Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Islamic Studies

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR MINAT MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1 SD NEGERI ROROTAN 07 PAGI JAKARTA UTARA Harbi, Ibnu; Fanirin, Moch. Hasyim; Utami, Dewi
Journal of Islamic Studies Vol 1 No 5 (2024): Journal of Islamic Studies (Maret)
Publisher : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61341/jis/v1i5.045

Abstract

Pendidikan adalah suatu elemen penting yang harus ada di setiap individu. Pendidikan formal dimulai dari sekolah dasar, dimana peserta didik akan diberikan keterampilan dasar yang diperlukan untuk berpikir, dimana membaca termasuk kedalamnya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana minat membaca permulaan siswa kelas 1 dan mengetahui pula faktor-faktor yang mempengaruhi minat membaca permulaan siswa kelas 1 pada SD Negeri Rorotan 07 Pagi. Metode dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi, observasi, dan wawancara terhadap responden terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadaan minat membaca siswa kelas 1 SD Negeri Rorota Pagi pada umumnya memperlihatkan minat membaca permulaan n 07 P pada tingkat yang rendah, meskipun pada kenyataannya mereka berada pada level kemampuan membaca yang berbeda. Kemudian, faktor pengaruh pada minat membaca permulaan siswa Kelas 1 SDN Rorotan 07 Pagi secara umum terdiri atas 3 faktor, yaitu faktor lingkungan yang terdiri dari guru dan sekolah, faktor keluarga, dan faktor diri sendiri, dimana ketiga faktor ini dapat menjadi pendukung maupun penghambat minat membaca siswa kelas 1 SD Negeri Rorota Pagi.
ANALISIS BUKU AJAR BAHASA ARAB  MADRASAH TSANAWIYAH MENURUT BSNP Murtado, Ali; Ramadlan, Fikri Halfia; Utami, Dewi
Journal of Islamic Studies Vol 1 No 6 (2024): Journal of Islamic Studies (Mei)
Publisher : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61341/jis/v1i6.060

Abstract

Buku teks merupakan salah satu instrumen penting untuk menghasilkan output pendidikan yang berkualitas, karena dengan adanya buku, pelaksanaan pendidikan dapat berjalan dengan lebih lancar dan terarah. Kriteria buku teks yang baik menurut Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), harus memenuhi empat unsur kelayakan, meliputi isi, penyajian, bahasa, dan grafik. Tujuan penelitian ini menganalisis kelayakan buku teks yang berfokus pada dua aspek yakni kelayakan isi dan bahasa pada buku berjudul “Ayo Memahami Bahasa Arab” untuk kelas VII MTs. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research). Dalam pengumpulan data peneliti mencari informasi kepustakaan mengenai hal-hal yang ada relevansinya dengan buku teks yang dianalisis. Data primer yaitu buku teks berjudul “Ayo Memahami Bahasa Arab” untuk kelas VII MTs dan data sekunder yaitu data-data yang diambil dari berbagai sumber pada artikel jurnal dan buku-buku serta dokumen sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan isi dan bahasa buku teks sudah sesuai dengan Badan Standar Nasional Pendidikan. Buku teks tersebut sudah memenuhi kelayakan isi meliputi aspek materi, kelayakan dengan KI-KD, kelengkapan materi, keluasan materi, kedalaman materi, dan keakuratan materi.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALLAM BELAJAR IPA DI KELAS IV MADRASAH IBTIDAIYAH MA’HAD AL-ZAYTUN Arifudin, Akmal; Iswandi, Irvan; Utami, Dewi
Journal of Islamic Studies Vol 2 No 3 (2024): Journal of Islamic Studies (November)
Publisher : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61341/jis/v2i3.086

Abstract

Belajar dan pembelajaran adalah dua konsep yang saling terkait dan tak terpisahkan dalam proses pendidikan. Dalam kegiatan edukatif, interaksi antara guru dan siswa menjadi kunci utama. Dalam konteks belajar IPA di Sekolah Dasar, guru perlu menggunakan model pembelajaran yang tepat untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA di kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah Mahad Al-Zaytun serta upaya guru dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam belajar IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memahami dan menggambarkan fenomena yang terkait dengan pembelajaran IPA. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan tes. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 4 dan guru yang mengajar IPA dikelas 4 Madrasah Ibtidaiyah Ma’had Al-Zaytun. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan berpikir kritis dalam belajar IPA berpusat pada siswa, bekerja sama, berkomunikasi, berpikir kritis dan berinovasi. Sedangkan hasil diperoleh untuk mencapai tujuan upaya guru dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis diantaranya menjadi teladan yang baik dan mengintegrasikan nilai-nilai kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran.
Analisis Kecerdasan Emosional Guru dalam Membina Karakter Disiplin Siswa Kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah Ma'had Al-Zaytun Salamah, Huri; Iswandi, Irvan; Utami, Dewi
Journal of Islamic Studies Vol 3 No 1 (2025): Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Islamic Studies (Juli)
Publisher : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61341/jis/v3i1.125

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pemahaman dan penerapan kecerdasan emosional guru dalam membina karakter disiplin siswa kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah Ma’had Al-Zaytun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas 1 telah memiliki pemahaman praktis yang baik terhadap lima aspek kecerdasan emosional yakni kesadaran diri, pengendalian diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial. Guru mampu menerapkan aspek-aspek tersebut dalam membina kedisiplinan siswa, baik melalui keteladanan, komunikasi empatik, pembiasaan, maupun strategi kreatif yang disesuaikan dengan kebutuhan emosional siswa. Disiplin siswa terbentuk melalui pembinaan yang berkesinambungan, kegiatan khas seperti kolosal, apel pagi, tea time, serta pendekatan yang memadukan ketegasan dan kelembutan. Meskipun sebagian guru belum memiliki pemahaman teoretis yang mendalam mengenai kecerdasan emosional, mereka mampu menerapkannya secara efektif dalam praktik pembelajaran, yang berdampak positif terhadap pembentukan karakter disiplin siswa. Hal ini menunjukkan bahwa penguasaan aspek praktis kecerdasan emosional oleh guru merupakan faktor penting dan strategis dalam keberhasilan pendidikan karakter di jenjang dasar. Kata Kunci: Kecerdasan Emosional Guru, Karakter Disiplin, Sekolah Berasrama