Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Model Pembelajaran Konstruktivisme pada Pembelajaran PAI Khodijah
Tadris: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2022): Tadris : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil ini menunjukkan bahwasannya model pembelajaran konstruktifisme dapat menumbuh kembangkan kreatif peserta didik dan juga guru, karena dalam model pembelajaran ini, siswa dituntut untuk berimajinasi dari materi yang telah disampaikan oleh guru, hasil ini setuju sependapat dengan pemikiran Alok Kumar (2011) model pembelajaran konstruktivisme menunjukkan bahwa dapat dipertahankan oleh dunia pendidikan karena hal ini dapat membangun pengalaman siswa melalui pembelajaran aktif. Menurut pendapat Rida Blaik-Hourani (2011) konstruktivisme memperbaiki pengetahuan siswa, mengembangkan keterampilan melalui berpikir kritis dan memberikan stimulus untuk memahami dunia sekitar. Hasil penelitian dengann pendapat Khaled F. Alazzi dan Ayed Khawaldeh, (2008) yang menyatakan bahwa pembelajaran konstruktivisme tidak diterima oleh masyarakat konservatif karena mereka beranggapan pengetahuan berpusat pada seorang guru.
INTEGRASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BIMBINGAN KONSELING DALAM PEMBENTUKAN AKHLAKUL KARIMAH SANTRI DI SMPIQU AL-BAHJAH CIREBON Nurus Sobah; Saepi; Khaerudin; Khodijah
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): In Press
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk integrasi antara Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bimbingan Konseling (BK) dalam pembentukan akhlakul karimah santri di SMPIQu Al-Bahjah Cirebon. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena degradasi moral remaja yang menuntut adanya sinergi antara pembinaan spiritual dan pendampingan psikologis di lingkungan pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru PAI, guru BK, dan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi PAI dan BK dilakukan melalui pembinaan ibadah, mentoring akhlak, layanan konseling islami, serta kegiatan penguatan karakter berbasis nilai Qur’ani. Integrasi tersebut berdampak pada meningkatnya kesadaran spiritual, kedisiplinan ibadah, serta perilaku sosial santri. Penelitian ini menegaskan bahwa kolaborasi PAI dan BK merupakan model pembinaan karakter yang relevan untuk memperkuat akhlakul karimah di sekolah berbasis pesantren.