Claim Missing Document
Check
Articles

Motivasi eksternal dan internal perawat dengan penerapan pasien safety Esti Handayani; Eka Yudha Chrisanto; M. Arifki Zainaro
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 16, No 4 (2022)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v16i4.3895

Abstract

Background: Based on data at the inpatient, it was reported that the Near Miss (NM) of the Tegineneng inpatient health center was 10.5%, the Near Miss (NM) 6.15%, and in Kedondong reported an indicator of complete initial clinical assessment of 50%, Wash Your Hands With Soap compliance of 80%, and the use of PPE of 80%. Inpatient Hanura reported the incidence of nosocomial infections in 2018 was 7, and in 2018 was 7.30%, and in 2019 it increased to 7.60%.Purpose: To know the relationship between external and internal motivation of nurses with the application of patient safety in inpatient health centers.Method: Quantitative research design, descriptive correlative research design using cross sectional study, population and sample in this study were 40 respondents, data analysis used univariate and bivariate using chi square test.Results: The distribution of respondents knowledge about the external motivation of nurses with good application of patient safety was 20 respondents 55.0%, 18 respondents 45.0 % poorly, then the internal motivation of nurses with the application of good patient safety was 32 respondents 80.0%, less good as many as 8 respondents 20.0% the results of statistical tests using the chi square test obtained p-value = 0.289 (> 0.05), p-value = 0.049 ( > 0.05).Conclusion: p-value = 0.385 (> 0.05), which means that there is no relationship between the external motivation of nurses and the application of patient safety. The results of statistical test using the chi square test obtained P-value = 0.049 (> 0.05), which means that there is a relationship between the internal motivation of nurses and the application of patient safety.Keyword: Motivation; Internal; External; Patient; Safety.Pendahuluan: Berdasarkan data di UPT Puskesmas Rawat Inap dilaporkan angka kejadian tidak diharapkan (KTD) Puskesmas Rawat Inap Tegineneng sebesar 10.5 %, Kejadian Nyaris Cidera (KNC) 6.15%. Puskesmas Rawat Inap Kedondong dilaporkan Indikator Pengkajian Awal Klinis yang terisi lengkap sebesar 50%, Kepatuhan Cuci Tangan Dengan Sabun  80%, dan penggunaan APD 80%. Puskesmas Rawat Inap Hanura dilaporkan Kejadian Infeksi Nosokomial tahun 2018 sebesar 7.30%  dan di tahun 2019 meningkat menjadi 7.60%.Tujuan: Diketahui hubungan motivasi eksternal dan internal perawat dengan penerapan pasien safety di puskesmas rawat inap.Metode: Penelitian kuantitatif, rancangan penelitian deskriptif korelatif dengan menggunakan rancangan cross sectional study, populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah perawat sebanyak 40 responden, analisa data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan uji chi square.Hasil: Distribusi pengetahuan responden tentang motivasi eksternal perawat dengan penerapan pasien safety baik sebanyak 20 responden (55.0%), buruk sebanyak 18 responden (45.0%), kemudian motivasi internal perawat dengan penerapan pasien safety baik sebanyak 32 responden (80.0%), buruk sebanyak 8 responden (20.0%). Hasil uji statistik menggunakan uji chi square didapat nilai p-value=0.289 (>0,05), p-value =0.049 (>0.05).Simpulan : p-value =0.289 (>0.05) yang artinya tidak terdapat hubungan motivasi eksternal perawat dengan penerapan pasien safety. Hasil uji statistik menggunakan uji chi square didapat nilai p-value=0,049 (>0.05) yang artinya ada hubungan motivasi internal perawat dengan penerapan pasien safety. 
Efektivitas Guided Imagery and Music (Gim) terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi Eka Yudha Christanto; M. Arifki Zainaro; Ade Gunawati Sandi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i9.7196

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan tekanan darah di atas atau sama 140 mmHg bagian systole dan di atas atau sama 90 mmHg bagian diastole. Beberapa terapi yang dapat dilakukan dalam hipertensi yaitu penanganan non farmakologis seperti, pijat kaki atau refleksi, hipnoterapi, teknik relaksasi napas dalam, relaksasi otot progresif (Progressive Muscle Relaxation) dan imajinasi terbimbing sambil menikmati music (Guided Imagery and Music). Adapun salah satu keistimewaan dari Guided Imagery and Music ini yaitu membuat tubuh lebih rileks, menurunkan ketegangan otot, membuat tubuh beristirahat lebih berkualitas, tekanan darah sistolik dan diastolic dapat menurun. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini, untuk mendapatkan kompetensi dan pengalaman dalam memberian asuhan keperawatan komprehensif yaitu dengan pemberian terapi Guided Imagery and Music (GIM) terhadap penurunan tekanan darah. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah membimbing klien agar rileks dan beristirahat sambil melakukan imajinasi terbimbing disertai dengan mendengarkan musik. Terdapat penurunan tekanan darah setelah dilakukan terapi Guided Imagery and Music (GIM) pada penderita hipertensi lansia. Dengan demikian, terapi Guided Imagery and Music (GIM) efektif dalam menurunkan tekanan darah. Kata Kunci: Guided Imagery and Music (GIM), Tekanan Darah, Hipertensi  ABSTRACT Hypertension is blood pressure above or equal to 140 mmHg in systole and above or equal to 90 mmHg in diastole. Some therapies that can be done in hypertension are non-pharmacological treatments such as foot massage or reflexology, hypnotherapy, deep breathing relaxation techniques, progressive muscle relaxation (Progressive Muscle Relaxation) and guided imagination while enjoying music (Guided Imagery and Music). As for one of the features of Guided Imagery and Music, it makes the body more relaxed, reduces muscle tension, makes the body rest better, systolic and diastolic blood pressure can decrease. The purpose of this community service is to gain competence and experience in providing comprehensive nursing care, namely by providing Guided Imagery and Music (GIM) therapy to reduce blood pressure. The activities carried out are guiding clients to relax and rest while doing guided imagination accompanied by listening to music. There is a decrease in blood pressure after Guided Imagery and Music (GIM) therapy in elderly hypertensive patients. Thus, Guided Imagery and Music (GIM) therapy is effective in lowering blood pressure. Keywords: Guided Imagery and Music (GIM), Blood Pressure, Hypertension 
Pengaruh Desain Pekerjaan dengan Kinerja Perawat di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Kota Bandar Lampung Dwiky Dermawan Santari; M. Arifki Zainaro; Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i12.7717

Abstract

ABSTRACT Performance is one of the problems in today's world. This is the result of people's need for quality services or high-quality services that are closely related to standards because performance is measured by standards. Inpatients at Pertamina Bintang Amin Hospital conducting a pre-survey of 15 nurses by conducting free interviews and filling out questionnaires related to leadership and job design, it was found that 9 nurses (60%) executors stated that the leadership and job design at Bintang Amin Hospital were not good, while 6 nurses (40%) said they were good. The influence of leadership and job design on the performance of nurses at the Pertamina Bintang Amin Hospital, Bandar Lampung City. This type of research uses a quantitative, analytic survey research design with a cross-sectional approach. The population and sample in this study were 103 nurses at the Pertamina Bintang Amin Hospital in Bandar Lampung used the solvin formula so that n = 81.9 respondents were obtained and rounded up to 82 respondents, the sampling technique used was purposive sampling. Data analysis using univariate and bivariate using chi-square. Most of the nurse leadership is in the unfavorable category. Most of the job designs with unfavorable categories. Most of the performance of nurses in the category is not good. The results of data analysis using the chi-square test obtained a p-value = 0.000 (< α 0.05), which means that there is a relationship between leadership and nurse performance at Pertamina Bintang Amin Hospital. The results of data analysis using the chi-square test obtained a p-value = 0.000 (< α 0.05). There is a relationship between job design and nurse performance at Pertamina Bintang Amin Hospital. Keywords: Job Design, Nurse Performance, Hospital ABSTRAK Kinerja menjadi salah satu permasalah di dunia saat ini. Ini adalah hasil dari kebutuhan masyarakat akan layanan berkualitas atau layanan berkualitas tinggi yang terkait erat dengan standar, karena kinerja diukur dengan standar. Rawat Inap Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin dengan melakukan prasurvey terhadap 15 perawat dengan melakukan wawancara bebas dan pengisian kuesioner terkait kepemimpinan dan desain pekerjaan didapat 9 perawat (60%) pelaksana menyatakan jika kepemimpinan dan desain pekerjaan yang ada di Rumah Sakit Bintang Amin kurang baik, sedangkan 6 perawat (40%) diantaranya menyatakan baik. Diketahui pengaruh kepemimpinan dan desain pekerjaan dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Kota Bandar Lampung. Jenis penelitian menggunakan kuantitatif, rancangan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah perawat di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin  Bandar Lampung 103 perawat dan digunakan dengan rumus slovin sehingga didapat n = 81,9 responden dan dibulatkan menjadi 82 responden, teknik sampling menggunakan purposive sampling. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan chi square. Sebagian besar kepemimpinan perawat dengan katagori kurang baik. Sebagian besar desain pekerjaan dengan katagori kurang baik. Sebagian besar kinerja perawat dengan kategori kurang baik Hasil analisa data menggunakan uji chi square didapat nilai p-value = 0,000 (< α 0,05) yang artinya ada hubungan kepemimpinan dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin. Hasil analisa data menggunakan uji chi square didapat nilai p-value = 0,000 (< α 0,05). Ada hubungan desain pekerjaan dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Kata Kunci: Desain Pekerjaan, Kinerja Perawat, Rumah Sakit
Pengaruh Kepemimpinan dengan Kinerja Perawat di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Kota Bandar Lampung Dwiky Dermawan Santari; M. Arifki Zainaro; Dewi Kusumaningsih
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i11.7716

Abstract

ABSTRACT Performance is a world issue today. This happens as a consequence of the community's demands for the need for excellent service or high quality services that are inseparable from standards, because performance is measured based on standards. Inpatient Room Pertamina Bintang Amin Hospital by conducting a pre-survey of 15 nurses by conducting free interviews and filling out questionnaires related to leadership and job design, 9 nurses (60%) stated that the leadership and job design at Bintang Amin Hospital were not good, while 6 nurses (40%) of them said it was good. To find out the influence of leadership and job design on the performance of nurses at Pertamina Bintang Amin Hospital, Bandar Lampung City in 2022. This type of research uses quantitative, analytical survey research design with a cross sectional approach. The population and sample in this study were nurses at Pertamina Bintang Amin Hospital Bandar Lampung 103 nurses and used the slovin formula so that n = 81.9 respondents were rounded up to 82 respondents, the sampling technique used purposive sampling. Data analysis using univariate and bivariate using chi square. Most of the nurse leadership in the poor category. Most of the job designs in the poor category. Most of the nurses' performance in the poor category. The results of data analysis using the chi square test obtained a p-value = 0.000 (< 0.05), which means that there is a leadership relationship with the performance of nurses at Pertamina Bintang Amin Hospital. The results of data analysis using the chi square test obtained p-value = 0.000 (< 0.05), which means that there is a relationship between job design and nurse performance at Pertamina Bintang Amin Hospital. Keywords : Leadership, Nurse Performance, Hospital ABSTRAK Kinerja (performance) menjadi isu dunia saat ini. Hal tersebut terjadi sebagai konsekuensi tuntutan masyarakat terhadap kebutuhan akan pelayanan prima atau pelayanan yang bermutu tinggi yang tidak terpisahkan dari standar, karena kinerja diukur berdasarkan standar. Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin dengan melakukan prasurvey terhadap 15 perawat dengan melakukan wawancara bebas dan pengisian kuesioner terkait kepemimpinan dan desain pekerjaan didapat 9 perawat (60%) pelaksana menyatakan jika kepemimpinan dan desain pekerjaan yang ada di Rumah Sakit Bintang Amin kurang baik, sedangkan 6 perawat (40%) diantaranya menyatakan baik. Diketahui pengaruh kepemimpinan dan desain pekerjaan dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Kota Bandar Lampung. Jenis penelitian menggunakan kuantitatif, rancangan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah perawat di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin  Bandar Lampung 103 perawat dan digunakan dengan rumus slovin sehingga didapat n = 81,9 responden dan dibulatkan menjadi 82 responden, teknik sampling menggunakan purposive sampling. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan chi square. Sebagian besar kinerja perawat dengan kategori kurang baik Hasil analisa data menggunakan uji chi square didapat nilai p-value = 0,000 (< α 0,05) yang artinya ada hubungan kepemimpinan dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin. Hasil analisa data menggunakan uji chi square didapat nilai p-value = 0,000 (< α 0,05) yang artinya ada hubungan desain pekerjaan dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin. Kata Kunci: Kepemimpinan, Kinerja Perawat, Rumah Sakit
Asuhan keperawatan komprehensif dengan penerapan efektifitas foot massage dan progressive muscle relaxation terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi M. Arifki Zainaro; Eka Yudha Chrisanto; Aria Winara Perkasa
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 3 (2021): Terapi Komplementer Dalam Keperawatan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (885.414 KB) | DOI: 10.56922/phc.v1i3.86

Abstract

Pendahuluan : Transisi epidemiologi global telah mengakibatkan perubahan pola penyakit dari penyakit menular ke penyakit tidak menular (PTM) yang meliputi penyakit degeneratif. Penyakit tidak menular seperti penyakit kardiovaskuler, kanker, diabetes, hipertensi dan penyakit paru kronis telah menggantikan penyakit infeksi sebagai penyebab terbanyak kematian di seluruh dunia. Hipertensi merupakan silent killer dimana gejala dapat bervariasi pada masing-masing individu dan hamper sama dengan gejala penyakit lainnya. Gejala-gejalanya itu adalah sakit kepala/rasa berat di tengkuk, pusing (vertigo), jantung berdebar-debar, mudah lelah, penglihatan kabur, telinga berdenging (tinnitus), dan mimisan. Prevalensi hipertensi di provinsi Lampung berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah yaitu 24,7%. Sedangkan prevalensi hipertensi provinsi Lampung berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan adalah 7,4%, ditambah kasus yang minum obat hipertensi prevalensi hipertensi berdasarkan wawancara sedikit bertambah menjadi 7,6%. Dari 10 besar penyakit terbanyak di provinsi Lampung, pada tahun 2016 hipertensi menduduki urutan ketujuh dengan jumlah 5.29%dan meningkat menjadi urutan kelima pada tahun 2017 dengan jumlah 7.05% dan pada tahun 2018 hipertensi meningkat lagi menjadi urutan ketiga dengan jumlah 11,01% Tujuan : Diketahui Efektivitas Foot Massage Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kotabumi Kabupaten Lampung Utara Tahun 2021. Metode : metode asuhan keperawatan ini adalah mendeskripsikan dalam bentuk review kasus yang mengananalisis suatu masalah asuhan keperawatan pada pasien yang mengalami hipertensi. Lokasi penelitian dilakukan di Kotabumi Lampung Utara. Hasil: hasil review kasus terhadap klien ditemukan keluhan utama nyeri kepala. Pada penegakkan diagnosis yaitu Resiko Penurunan Curah Jantung berhubungan dengan adanya vasokonstriksi. Evaluasi kasus diagnosa tersebut yaitu masalah teratasi sebagian. Simpulan: Berdasarkan evaluasi masalah dapat teratasi sebagian. Sebaiknya terapi foot massage (pijat kaki) dan Progressive Muscle Relaxation (PMR) dilakukan secara teratur 2x sehari selama 5 hari, agar tekanan darah yang tinggi dapat turun secara stabil dan dapat menurunkan resiko penurunan curah jantung pada klien dengan hipertensi
Pendidikan dan promosi kesehatan tentang diabetes mellitus M. Arifki Zainaro
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 4 (2021): Perawatan Lansia Secara Umum Dan Pertolongan Pertama Pada Keadaan Darurat
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.276 KB) | DOI: 10.56922/phc.v1i4.163

Abstract

Health education and promotion about diabetes mellitus Introduction: Diabetes mellitus in Indonesia is a serious threat to health development. The 2010 NCD World Health Organization (WHO) global status report reports that 60% of the causes of death of all ages in the world are caused by non-communicable diseases. Diabetes mellitus is ranked 6th as a cause of death. About 1.3 million people die of diabetes and 4% die before the age of 70. Objective: After following this health education and promotion, participants are able to recognize the characteristics of Diabetes Mellitus and avoid Diabetes Mellitus. Method: Education and Health Promotion about Diabetes Mellitus with lecture method and question and answer discussion, with an overview of the implementation of activities. Results: Pre-test as many as 2 participants from 22 participants or 9% already know about diabetes mellitus. Participants can pay attention and give good feedback to the instructor and participants actively ask questions. Furthermore, after the activity was carried out, the authors evaluated the results using a post-test, namely there were 5 participants who were able to answer well. Conclusion: Of the 5 participants from 22 participants who were present were able to mention and understand the meaning of diabetes mellitus, mention and understand the risk factors and causes of diabetes mellitus, mention and understand the signs and symptoms of diabetes mellitus, mention and understand the complications of diabetes mellitus, remember and understand how to prevent it. diabetes mellitus, as well as remembering and understanding the care and treatment of diabetes mellitus.   Keywords: Diabetes Mellitus, the elderly, education and health promotion Pendahuluan: Penyakit diabetes melitus di Indonesia merupakan ancaman serius bagi pembangunan kesehatan. Laporan status global NCD World Health Organization (WHO) tahun 2010 melaporkan bahwa 60% penyebab kematian semua umur di dunia disebabkan oleh penyakit tidak menular. Diabetes melitus menduduki peringkat ke-6 sebagai penyebab kematian. Sekitar 1,3 juta orang meninggal karena diabetes dan 4% meninggal sebelum usia 70 tahun. Tujuan: Setelah mengikuti pendidikan dan promosi kesehatan ini, peserta mampu mengenali ciri penyakit Diabetes Melitus dan bisa menghindari terkena penyakit Diabetes Melitus. Metode: Pendidikan dan Promosi Keshatan tentang Diabetes Melitus ini dengan metode ceramah dan diskusi tanya jawab, berikut gambaran pelaksanaan kegiatan. Hasil: Pre test ada 2 peserta dari 22 peserta atau jika dipersentasekan sebanyak 9% yang sudah mengetahui tentang penyakit diabetes melitus. Peserta dapat memperhatikan dan memberi timbal balik yang baik pada penyuluh dan peserta aktif bertanya. Selanjutnya setelah dilakukakan kegiatan penulis melakukan evaluasi hasil dengan ,mnggunakan post test : terdapat 5 peserta yang mampu menjawab dengan baik Kesimpulan: Dari 5 peserta dari 22 peserta yang hadir dapat menyebutkan kembali dan memahami tentang pengertian diabetes melitus, menyebutkan kembali dan memahami tentang faktor resiko dan penyebab diabetes melitus, menyebutkan kembali dan memahami tentang tanda dan gejala diabetes melitus, menyebutkan kembali dan memahami tentang komplikasi diabetes melitus, menyebutkan kembali dan memahami tentang cara pencegahan diabetes melitus, dan menyebutkan kembali dan memahami tentang perawatan dan pengobatan diabetes melitus    
Penyuluhan kesehatan tentang dukungan keluarga dan diit pasien dengan gangguan ginjal kronik Djunizar Djamaludin; M. Arifki Zainaro; Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy; Reka Putri Rahma; Respa Agustina; Deny Eka Liasari; Yufia Lensi
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 3 (2022): Penatalaksanaan Diabetes Melitus Tipe 2
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.43 KB) | DOI: 10.56922/phc.v2i3.201

Abstract

Pendahuluan: Gagal ginjal  kronik   adalah suatu   proses patofisiologis  dengan  etiologi yang beragam, mengakibatkan penurunan fungsi ginjal yang progresif, dan pada umumnya berakhir dengan gagal ginjal. Gagal ginjal merupakan suatu keadaan klinis yang ditandai dengan menurunnya fungsi ginjal yang bersifat irreversible, dan memerlukan terapi pengganti ginjal yaitu berupa dialisis atau transplantasi ginjal. Tujuan: Responden dapat mengetahui dan memahami tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) Metode: Pelaksanaan metode      yang      digunakan      dalam pengabdian     masyarakat     ini     dilakukan dengan 2 tahap, yaitu pertama mahasiswa profesi ners menjelaskan tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) dan ke dua setelah diberikan penyuluhan responden diberikan tanya jawab tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) Hasil: Responden memahami tentang bantuan keluarga dan diit pasien gagal ginjal kronik (GGK). Simpulan: responden dapat mengerti bantuan keluarga dan diit pasien gagal ginjal kronik (GGK)
Hubungan Sikap Perawat dengan Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Yosi Adelta; M. Arifki Zainaro; Triyoso Triyoso
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i5.7655

Abstract

ABSTRACT Performance is very important for research, good and bad nurse services in serving patients can be seen from their performance. Performance is the result or level of success of a person as a whole during a certain period to carry out a task compared to various possibilities, such as work standards, targets or targets or performance that has been determined in advance and has been mutually agreed upon. In addition to motivation, there are also other factors that can affect the performance of nurses, namely the attitude of nurses at work. Attitude is a positive or negative feeling and psychological state that is often prepared, studied, and regulated through experience, which has a specific influence on a person's response to people, situations, and objects. To know the relationship between attitudes of nurses with the performance of nurses in the Class III Inpatient Room at Pertamina Bintang Amin Hospital in 2022. This type of research uses quantitative, analytical survey research design with a cross sectional approach, the population and sample are nurses at Pertamina Bintang Hospital as many as 38 respondents, sampling technique using purposive sampling, data analysis using univariate and bivariate using chi square. Seen by 38 respondents, nurses who have a good attitude are 17 respondents (44.7%) with good nurse performance as many as 15 respondents (39.5%) and nurses' performance is not good as many as 2 respondents (5.3%), while the attitude of nurses is not good. 21 respondents (55.3%) poor nurses with good nurse performance as many as 4 respondents (10.5%) and poor nurse performance as many as 17 respondents (44.7%). Most of the nurses ' attitudes were in the poor category. The results of data analysis using the chi square test showed that the p-value had a relationship between the attitude of nurses and the performance of nurses in the class III inpatient room at Pertamina Bintang Amin Hospital in 2022. Keywords: Nurse Attitude, Nurse Performance  ABSTRAK Kinerja sangat penting untuk dilakukan penelitian, baik buruk nya pelayanan perawat dalam melayani pasien dapat dilihat dari kinerjanya. Kinerja merupakan hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara keseluruhan selama periode tertentu untuk melaksanakan tugas dibandingkan dengan berbagai kemungkinan, seperti standar kerja , target atau sasaran atau kinerja yang telah ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati bersama . Selain motivasi terdapat juga faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja perawat, yaitu sikap perawat dalam bekerja. Sikap merupakan suatu perasaan positif atau negatif serta keadaan psikis yang sering disiapkan, dipelajari, dan diatur melalui pengalaman, yang memberikan pengaruh spesifik terhadap respon seseorang terhadap orang, situasi, dan objek. Diketahui hubungan sikap perawat dengan kinerja perawat di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Tahun 2022. Jenis penelitian menggunakan kuantitatif, rancangan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional, Populasi dan sampel adalah perawat di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin sebanyak 38 responden, teknik sampling menggunakan purposive sampling, analisa data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan chi square. Dilihat 38 responden, perawat yang memiliki sikap baik sebanyak 17 responden (44,7%) dengan kinerja perawat baik sebanyak 15 responden (39,5%) dan kinerja perawat kurang baik sebanyak 2 responden (5,3%), sedangkan sikap perawat kurang baik sebanyak 21 responden (55,3%) dengan kinerja perawat baik sebanyak 4 responden (10,5%) dan kinerja perawat kurang baik sebanyak 17 responden (44,7%) . Sebagian besar sikap perawat dengan kategori kurang baik. Hasil analisa data menggunakan uji chi square didapat nilai p-value ada hubungan sikap perawat dengan kinerja perawat di ruang rawat inap kelas III Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin. Kata Kunci: Sikap Perawat, Kinerja Perawat
Penerapan Anjuran Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Karang Anyar Bahren Nortajulu; M. Arifki Zainaro; Eka Trismiyana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i7.9974

Abstract

ABSTRAK Hipertensi terjadi pada kelompok umur 31-44 tahun (31,6%), umur 45-54 tahun (45,3%), umur 55-64 tahun (55,2%). Dari prevalensi hipertensi sebesar 34,1%  diketahui bahwa sebesar  8,8% terdiagnosis hipertensi dan 13,3% orang yang terdiagnosis hipertensi tidak minum obat serta 32,3% tidak rutin minum obat. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar penderita Hipertensi tidak mengetahui bahwa dirinya Hipertensi sehingga tidak mendapatkan pengobatan. Untuk mengetahui penerapan anjuran dietary approaches to stop hypertension (DASH) terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Anyar. Pendekatan pada penulisan laporan tugas akhir berfokus pada penerapan anjuran dietary approaches to stop hypertension (DASH) terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Anyar. Hasil pengkajian pada Ny. D, Tn. G, Ny. A didapatkan tekanan darah tinggi. Diagnosa keperawatan yang didapat adalah manajemen kesehatan  tidak  efektif  berhubungan  dengan ketidakefektifan  pola  perawatan  kesehatan keluarga yang ditandai dengan ketidakmampuan merawat anggota keluarga yang sakit, menciptakan lingkungan yang kondusif, dan memanfaatkan saranan pelayanan kesehatan belum optimal. Intervensi dilakukan selama 3 hari dengan pemberian intervensi diet DASH dengan konsumsi makan pada pagi, siang, dan sore. Kajian implementasi selama 3 hari didapat hasil sebagian msalah teratasi, yang ditandai dengan menurunnya tekanan darah pada klien kelolaan. Terdapat efektifitas penerapan anjuran dietary approaches to stop hypertension (DASH) terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Anyar.Di harapkan hasil penelitian ini dapat memberikan info tentang konsumsi buah dan diet rendah garam serta natrium untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Kata Kunci: Dietary Approaches To Stop Hypertension (DASH), Tekanan Darah, Hipertensi  ABSTRACT Hypertension occurs in the age group of 31-44 years (31.6%), age 45-54 years (45.3%), age 55-64 years (55.2%). From the prevalence of hypertension of 34.1%, it was known that 8.8% were diagnosed with hypertension and 13.3% of people diagnosed with hypertension did not take medication and 32.3% did not take medication regularly. This shows that most people with hypertension do not know that they are hypertension so they do not get treatment. To find out the application of dietary approaches to stop hypertension (DASH) recommendations for reducing blood pressure in hypertensive patients at Karang Anyar Health Center in 2022.The approach in writing the final project report focuses on the application of dietary approaches to stop hypertension (DASH) recommendations for reducing blood pressure in hypertensive patients at Karang Anyar Health Center.The results of the study on Ny. D, Mr. G, Mrs. A has high blood pressure. The nursing diagnosis obtained is ineffective health management related to ineffective family health care patterns which are characterized by the inability to care for sick family members, create a conducive environment, and utilize health service facilities that are not optimal. The intervention was carried out for 3 days by giving the DASH diet intervention with food consumption in the morning, afternoon, and evening. The implementation study for 3 days showed that some of the problems were resolved, which was marked by a decrease in blood pressure in managed clients. There is an effective implementation of dietary approaches to stop hypertension (DASH) recommendations for reducing blood pressure in hypertensive patients at Karang Anyar Health.It is hoped that the results of this study can provide information about fruit consumption and a low-salt and sodium diet to keep blood pressure stable. Keywords: Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH), Blood Pressure, Hypertension
Asuhan Keperawatan Komprehensif pada Penderita Asam Urat dengan Masalah Nyeri Menggunakan Kompres Jahe Hangat di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Anyar Bandar Lampung Donna Caesarani Ananda; Idawati Kn; M. Arifki Zainaro
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i6.8584

Abstract

ABSTRAK Penyakit asam urat muncul sebagai akibat dari kondisi hiperurisemia ini. Berdasarkan data dari Puskesmas Karang Anyar Bandar Lampung tahun 2022 dari bulan Januari sampai bulan April di ketahui bahwa kasus asam urat yang terjadi pada lansia ada 91 kasus. Salah satu bahan untuk kompres yang dapat memberikan sensasi hangat adalah jahe. Kandungan jahe bermanfaat untuk mengurangi nyeri pada asam urat karena jahe memiliki sifat pedas, pahit dan aromatik dari olerasin seperti zingeron, gingerol, dan shagaol. Melakukan analisa jurnal, penerapan intervensi jurnal, pembahasan hasil asuhan keperawatan  asuhan keperawatan komprehensif dengan kompres jahe hangat terhadap nyeri pada penderita asam urat di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Anyar Bandar Lampung. Desain student oral case analysis (SOCA) menggunakan desain studi kasus dalam bentuk  penerapan dengan cara pendekatan sesuai metode deskriptif, metode ini bersifat mengumpulkan data terlebih dahulu, menganalisis data lalu menarik kesimpulan data. Unit yang menjadi kasus tersebut secara lebih jauh dianalisis dan diberikan suatu tindakan terapi. Dalam asuhan keperawatan ini ada 3 pasien yaitu Ny.B, Ny.M dan Tn.M mengalami penurunan nyeri setelah diberikan kompres jahe hangat. Asuhan keperawatan yang dilakukan terhadap Ny.B, Ny.M dan Tn.M yaitu memberikan kompres jahe hangat untuk menurunkan nyeri. Kata Kunci: Asam Urat, Kompres Jahe Hangat, Nyeri  ABSTRACT Gout appears as a result of this hyperuricemia condition. Based on data from the Karang Anyar Health Center in Bandar Lampung in 2022 from January to April, it is known that there were 91 cases of gout that occurred in the elderly. One of the ingredients for compresses that can give a warm sensation is ginger. The content of ginger is useful for reducing pain in gout because ginger has spicy, bitter and aromatic properties from olerasin such as zingeron, gingerol, and shagaol. Analyze journals, apply journal interventions, discuss results nursing care comprehensive nursing care with warm ginger compresses for pain in gout sufferers in the Working Area of the Karang Anyar Health Center, Bandar Lampung. The student oral case analysis (SOCA) design uses a case study design in the form of application by means of an approach according to the descriptive method, this method is to collect data first, analyze the data and then draw conclusions on the data. The unit that became the case was further analyzed and given a therapeutic measure. In this nursing care, there were 3 patients, namely Mrs.B, Mrs.M and Mr.M, who experienced a decrease in pain after being given warm ginger compresses. Nursing care was carried out for Mrs.B, Mrs.M and Mr.M, namely giving warm ginger compresses to reduce pain. Keywords: Gout, Warm Ginger Compress, Pain
Co-Authors A Muammar Khoddafi Ade Gunawati Sandi Adelta, Yosi Agustina, Respa Ahmad Gunawan Aisyah Aisyah Alberta Rika Pratiwi Albet Maydiyantoro Alfabet Oktristyan Fakuriza Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko, Andoko Apriansah, Rafel Apriyadi Apriyadi Aria Winara Perkasa Aryanti Wardiyah Ayesha Norabela Azis, Jhon Bahren Nortajulu Chrisanto, Eka Yudha Deny Eka Liasari Devy Annieza Zahra Dewanti, Meisya Adelina Dewi Kusumaningsih Dewi Kusumaningsih Dewi Kusumaningsih Dherlirona Dherlirona Dita Resi Andrianti Djamaludin, Djunizar Djunizar Djamaludin Djunizar Djamaludin Donna Caesarani Ananda Dwi Nopriyanto Dwiky Dermawan Santari Eka Novita Sari Eka Trismiyana Elliya, Rahma Elpi Ulandari Erlina Wati Erna Listyaningsih Esti Handayani Fara Millinia Suwares fatimah Fatimah Ferisca, Fidela Ferlanda Alam, Rama Rajasa Furqoni, Prima Dian Giri Widakdo Gunawan, M. Ricko Hafiffah Handayani Hartati, Eka Yuli Heki Febrianto Hermawan, Dessy Ibrahim, Idris Idawati Kn Indriana, Nova Ismanto Nasim Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Joko Martono Karyanto Karyanto Keswara, Umi Romayati Kiramah Wati Kusumanignsih, Dewi Lensi, Yufia Liasari, Deny Eka Lidya Ariyanti Lilis Marlia Linawati Novikasari M Kelvin Alvaredo Mardani Mardani Melia Novita Mentari Permatasari Muhamad Kurniawan Muhammad Nurhidayat Mutia Ade Dea Naryati, Naryati Naziah Naziah Naziah Naziah Novikasari, Linawati Nuraenah, Nuraenah Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Parid Khoirudin Perkasa, Aria Winara Prima Dian Furqoni Rahma, Reka Putri Rahmawati, Reka Putri Reka Putri Rahma Reka Putri Rahmawati Respa Agustina Rian Maylina Sari Rias Tusianah Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan Rifaie, Mahda Rizka Faer Rike Saputra Riska Wandini, Riska Riyanto, Eko Rizwan, Al Khairul Ryalita, Novindri Sadaukur Br Barus Sandi Esa Prayoga Sari, Eva Aprilia Sekardhyta Ayuning Tias Suhartini Suhartini Sumo, Ni Luh Susanto Susanto Susi Anisia Laila Susmarini, Neta Teguh Pribadi Trismiyana, Eka Triyoso Triyoso Triyoso, Triyoso Tubagus Ali Rachman Puja Kesuma, Tubagus Ali Rachman Puja Usastiawaty C.A.S Isnainy Utomo, Budi Setia Wahid Tri Wahyudi Wahyuninsih, Indah Yeni Novita Yosi Adelta Yufia Lensi Yulendasari, Rika Yuliawati Zonet Dwi Lembayung