Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Kepemimpinan Transaksional Preseptor Akademik Terhadap Kinerja Praktik Mahasiswa Keperawatan Universitas Malahayati Bandar Lampung Ni Luh Sumo; M. Arifki Zainaro; Dewi Kusumaningsih
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.17415

Abstract

ABSTRACT Transactional leadership style is one of the factors that can improve the practical performance of nursing students. This leadership approach is needed to support the learning and development of nursing students.  This research aims to explore and analyze the relationship between academic preceptor transactional leadership and student practical performance nursing. By understanding the dynamics and influence of this type of leadership, it is hoped that it can provide in-depth insight into other factors that can influence nursing students' practical performance. It is known that there is a relationship between the transactional leadership style of academic preceptors and the practical performance of nursing students in the field. This research uses a quantitative type of research. Quantitative research uses an analytical survey approach with cross-sectional methods. The population of this study was 247 students from the Malahayati University nursing study program. The sample used was 229 respondents. The results of the analysis show that the majority of academic preceptors have low transactional leadership, and the majority of practical students' performance is poor, p-value 0.001 (0.05). There is a relationship between the transactional leadership of academic preceptors and students' practical performance.  Keywords : Leadership Style, Transactional, Practical Performance  ABSTRAK Gaya kepemimpinan transaksional merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan kinerja praktik mahasiswa keperawatan pendekatan kepemimpinan ini diperlukan dalam mendukung pembelajaran dan pengembangan mahasiswa keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis hubungan antara kepemimpinan transaksional preseptor akademik dengan kinerja praktik mahasiswa keperawatan. Dengan memahami dinamika dan pengaruh dari jenis kepemimpinan ini, diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam mengenai faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja praktik mahasiswa keperawatan. Diketahui adanya hubungan gaya kepemimpinan transaksional preseptor akademik terhadap kinerja praktik mahasiswa keperawatan di lapangan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitaif. penelitian  kuantitatif  menggunakan  pendekatan  survey  analitik  (analytical survey) dengan metode crosssectional. Populasi penelitian ini berjumlah 247 mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati. Sampel yang digunakan 229 responden. Hasil analisis menunjukan sebagian besar preceptor akademik dengan kepemimpinan transaksional yang rendah, dan Sebagian besar kinerja mahasiswa praktik kurang baik, p-value 0,001 (0,05). Ada hubungan antara kepemimpinan transaksional preseptor akademik terhadap kinerja praktik mahasiswa. Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Transaksional, Kinerja Praktek
Hubungan Fasilitas Kesehatan dan Komunikasi Perawat dengan Tingkat kepuasan Pasien di UPTD Puskesmas Krui Al Khairul Rizwan; M. Arifki Zainaro; Dewi Kusumanignsih
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i5.12817

Abstract

ABSTRAK In the last ten years the level of public trust in health care centers has decreased. One way to improve it is to measure the level of patient satisfaction, which according to the regulation of Menteri Kesehatan 2019 patient satisfaction with services have to be 100%. Health facilities and nurse communication are important factors in determining the level of patient satisfaction, because health facilities and nurse communication are the first things that will be assessed by patients when they are in a health service center. Know the correlation between health facilities and nurse communication on the level of patient satisfaction at UPTD Puskesmas Krui in 2023. This study used Quantitative method. The design of this study was Analytic Survey with a cross-sectional approach. The population of this study were all of patients at UPTD Puskesmas Krui in January 2023 amount 109 patients. In this study the number of respondents were 86 people and used Purposive Sampling Tchnique. In this study, majority of respondents were pre-elderly, the most gender was female and the results of the analysis showed a p-value of 0.001 (0.05), which meant that there was a significant relationship between health facilities and the level of patient satisfaction, the results of the analysis showed a p-value -value 0.001(0.05). There are a significant relationship between nurse communication and the level of patient satisfaction at the UPTD Puskesmas Krui in 2023. Keywords: Health Facilities, Nurse Communication, Satisfaction  ABSTRAK Sepuluh tahun terakhir ini tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pusat pelayanan kesehatan semakin menurun. Salah satu cara untuk memperbaikinya adalah dengan melakukan pengukuran tingkat kepuasan pasien, yang mana menurut peraturan Menteri Kesehatan 2019 kepuasan pasien terhadap pelayanan haruslah 100%. Fasilitas kesehatan dan juga komunikasi perawat merupakan faktor penting dalam menentukan tingkat kepuasan seorang pasien, karena fasilitas kesehatan dan komunikasi perawat adalah hal pertama yang akan dinilai oleh pasien ketika ia berada di suatu pusat pelayanan kesehatan. Diketahui hubungan antara fasilitas kesehatan dan komunikasi perawat terhadap tingkat kepuasan pasien di UPTD Puskesmas Krui Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dimana rancangan dalam penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien UPTD Puskesmas Krui, terhitung 109 Pasien pada bulan Januari 2023, sehingga didapati sampel berjumlah 86 responden. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling. Pada penelitian ini mayoritas responden adalah dengan usia pra lanjut usia, jenis kelamin terbanyak adalah perempuan dan hasil analisis menunjukan p-value 0,001 (0,05) yang berarti ada hubungan yang signifikan antara fasilitas kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien, hasil analisis menunjukan nilai p-value 0,001 (0,05). Ada hubungan yang signifikan antara komunikasi perawat dengan tingkat kepuasan pasien di UPTD Puskesmas Krui pada tahun 2023. Kata Kunci: Fasilitas Kesehatan, Komunikasi Perawat, Kepuasan
Hubungan Motivasi Perawat dengan Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Yosi Adelta; M. Arifki Zainaro; Triyoso Triyoso
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i3.7657

Abstract

ABSTRACT Performance is a world issue today. This happens as a consequence of the community's demands for the need for excellent service or high quality services that are inseparable from standards, because performance is measured based on standards. One method of assessing the performance of nurses is by looking at the standards of nursing care. individual work motivation that encourages the achievement of a nurse's performance. Motivation is something that encourages someone to behave in achieving a goal. To find out the relationship between nurse motivation and nurse performance in the Class III Inpatient Room at Pertamina Bintang Amin Hospital in 2022. This type of research uses quantitative, analytical survey research design with a cross sectional approach, the population and sample are nurses at Pertamina Bintang Amin Hospital as many as 38 respondents, the sampling technique uses purposive sampling, data analysis uses univariate and bivariate using chi square. Seen by 38 respondents, 13 respondents (34.2%) have good motivation, 10 respondents (26.3%) good nurse performance and 3 respondents (7.9%) poor nurse performance. nurses are not good as many as 25 respondents (65.8%) with good nurse performance as many as 9 respondents (23.7%) and nurse performance is not good as many as 16 respondents (42.1%). Most of the nurses' motivation is in poor category. Most of the nurses' performance is in poor category. The results of data analysis using the chi square test obtained p-value values that have a relationship between nurse motivation and nurse performance in the third class inpatient room at Pertamina Bintang Amin Hospital in the year 2022 Keywords: Nurse Motivation and Nurse Performance  ABSTRAK Kinerja (performance) menjadi isu dunia saat ini. Hal tersebut terjadi sebagai konsekuensi tuntutan masyarakat terhadap kebutuhan akan pelayanan prima atau pelayanan yang bermutu tinggi yang tidak terpisahkan dari standar, karena kinerja diukur berdasarkan standar. Salah satu metode dalam menilai kinerja perawat yaitu dengan melihat standar asuhan keperawatan.  motivasi kerja individu yang mendorong pencapaian kinerja seorang perawat. Motivasi merupakan suatu yang mendorong seseorang untuk bertingkah laku dalam mencapai suatu tujuan. Diketahui hubungan motivasi perawat dengan kinerja perawat di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Tahun 2022. Jenis penelitian menggunakan kuantitatif, rancangan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional, Populasi dan sampel adalah perawat di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin sebanyak 38 responden, teknik sampling menggunakan purposive sampling, analisa data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan chi square. Dilihat 38 responden, perawat yang memiliki motivasi baik sebanyak 13 responden (34,2%) dengan kinerja perawat baik sebanyak 10 responden (26,3%) dan kinerja perawat kurang baik sebanyak 3 responden (7,9%), sedangkan motivasi perawat kurang baik sebanyak 25 responden (65,8%) dengan kinerja perawat baik sebanyak 9 responden (23,7%) dan kinerja perawat kurang baik sebanyak 16 responden (42,1%). Sebagian besar motivasi perawat kategori kurang baik.Sebagian besar kinerja perawat dengan kategori kurang baik.Hasil analisa data menggunakan uji chi square didapat nilai p-value ada hubungan motivasi perawat dengan kinerja perawat di ruang rawat inap kelas III Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Tahun 2022 Kata Kunci: Motivasi Perawat dan Kinerja Perawat
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dengan Metode Simulasi terhadap Pengetahuan Siswa SMA N 1 Gading Rejo Fidela Ferisca; Usastiawaty C.A.S Isnainy; M. Arifki Zainaro; M. Ricko Gunawan
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.21986

Abstract

ABSTRACT An emergency this situation requires appropriate support, including providing basic life support (BLS), not only to healthcare workers but also to students, as this is rarely addressed in emergencies regardless of age or location. This study aimed to determine the effectiveness of simulated BLS health education on students' knowledge at SMA Negeri 1 Gading Rejo. This research methodology was quantitative, using a quasi-experimental design, and a One Group Pre- and Post-Test Design. The study population was 1,179 students enrolled at SMA Negeri 1 Gading Rejo in 2025. The sample size was 30 respondents. The sampling technique used was probability sampling, i.e., random sampling. Sixty percent of students experienced an increase in knowledge, 30% experienced no change, and 10% experienced a decrease, indicating a significant difference between knowledge before and after the intervention. BHD health education using simulation methods is effective in improving student knowledge at SMA Negeri 1 Gading Rejo. This method provides hands-on learning experiences that significantly improve student understanding. Keywords: Basic Life Support, Simulation, Knowledge, Students.  ABSTRAK Gawat darurat hal ini memerlukan dukungan yang tepat untuk menghadapi keadaan ini yaitu pemberian pendidikanbantuan hidup dasar (BHD), bukan hanya kepada tenaga kesehatan pemberikan pendidikan kesehatan pada siswa perlu di berikan karena hal ini sangat jarang menjadi perhatian padahal keadaan kegawatdaruratan tidak mengenal usia dan tempat. Diketahui efektivitas pendidikan kesehatan BHD metode simulasi pada siswa SMA Negeri 1 Gading Rejo terhadap pengetahuannya. Metodologi penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, rancangan metode quasi-eksperiment dan rancangan One Group Pre And Post Test Design. Populasi penelitian yang terdaftar di SMA Negeri 1 Gading Rejo pada tahun 2025, yaitu sebanyak 1179 orang. Sampel pada penelitian ini adalah 30 responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik probability sampling yaitu Teknik random sampling.Sebanyak 60% siswa mengalami peningkatan pengetahuan, 30% tidak mengalami perubahan, dan 10% mengalami penurunan.), yang menandakan adanya perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Pendidikan kesehatan BHD dengan metode simulasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa di SMA Negeri 1 Gading Rejo. Metode ini memberikan pengalaman belajar langsung yang mampu meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan. Kata Kunci: Bantuan Hidup Dasar, Simulasi, Pengetahuan, Siswa
Edukasi Penanganan Terhadap Kondisi Keracunan Makanan Pada Anak Listiana Listiana; M. Arifki Zainaro; Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 5 (2026): Volume 9 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i5.16070

Abstract

ABSTRAK Keracunan pada anak merupakan masalah kesehatan yang serius dan memerlukan penanganan segera. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab utama keracunan pada anak, gejala, faktor, ciri ciri, pencegahan danpenanganan pertama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan tinjauan literatur, analisis data klinis dari rumah sakit, serta survei pada orang tua dan pengasuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keracunan pada anak paling sering disebabkan oleh konsumsi obat-obatan yang tidak sengaja, bahan kimia rumah tangga, dan tanaman beracun. Faktor risiko utama meliputi kurangnya pengawasan orang dewasa, penyimpanan bahan berbahaya yang tidak aman, dan kurangnya pengetahuan tentang bahaya potensial. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya edukasi bagi orang tua dan pengasuh serta pengembangan kebijakan yang mendukung lingkungan rumah yang aman bagi anak-anak. Saran yang diberikan mencakup peningkatan program edukasi tentang pencegahan keracunan dan perbaikan regulasi terkait penyimpanan bahan berbahaya di rumah. Kata Kunci: Keracunan pada anak, Pencegahan, Edukasi.  ABSTRACT Poisoning in children was a serious health issue requiring immediate attention. The aim of this study was to identify the primary causes of poisoning in children, analyze risk factors, and develop effective prevention strategies. The methods used in this research involved a literature review, analysis of clinical data from hospitals, and surveys of parents and caregivers. The results of the study showed that poisoning in children was most often caused by the accidental ingestion of medications, household chemicals, and toxic plants. The main risk factors included lack of adult supervision, unsafe storage of hazardous materials, and lack of knowledge about potential dangers. The conclusion of this study emphasized the importance of education for parents and caregivers, as well as the development of policies supporting a safe home environment for children. The recommendations provided included enhancing educational programs on poisoning prevention and improving regulations related to the storage of hazardous materials at home. Keywords: Child poisoning, Prevention, Education.
Edukasi Aktifitas Fisik dan Senam Hipertensi untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia dengan Hipertensi Nova Indriana; M. Arifki Zainaro; Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 5 (2026): Volume 9 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i5.16148

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang cukup berbahaya hingga mendapat julukan “The silent killer” kerena hipertensi dapat menyerang setiap orang tanpa adanya tanda yang muncul pada tubuh dan berisiko menyebabkan kematian. Hipertensi merupakan suatu keadaan klinis ketika pengukuran sistolik lebih dari 140 mmHg dan diastolik lebih dari 90 mmHg. Seiring meningkatnya usia pada lansia terjadi perubahan pada seluruh sistem, salah satunya perubahan sistem kardiovaskuler. Perubahan tersebut meliputi penurunan elastisitas dinding aorta, penebalan katup jantung dan katup jantung menjadi kaku, penurunan kemampuan jantung memompa darah sehingga dapat menyebabkan hipertensi pada lansia. Pencegahan dan penanggulangan hipertensi dapat dilakukan dengan olahraga teratur atau aktifitas fisik diantaranya berjalan, bersepeda, berenang, melakukan pekerjaan rumah dan senam anti hipertensi. Senam anti hipertensi adalah bagian dari aktifitas fisik yang dapat mengurangi berat badan dan menghilangkan stres, yang menjadi dua faktor tertinggi risiko penyebab hipertensi. Kata Kunci: Edukasi, Senam Hipertensi, Lansia.  ABSTRACT Hypertension is a non-communicable disease that is dangerous enough to have earned the nickname "The Silent Killer" because hypertension can attack anyone without any signs appearing on the body and has the risk of causing death. Hypertension is a clinical condition when the systolic measurement is more than 140 mmHg and the diastolic measurement is more than 90 mmHg. As the elderly age increases, changes occur in the entire system, one of which is changes in the cardiovascular system. These changes include a decrease in the elasticity of the aortic wall, thickening of the heart valves, stiffening of the heart valves, and a decrease in the heart's ability to pump blood, which can cause hypertension in the elderly. Prevention and management of hypertension can be done with regular exercise or physical activity including walking, cycling, swimming, doing housework and anti-hypertension exercises. Anti-hypertension exercise is part of physical activity that can reduce body weight and eliminate stress, which are the two highest risk factors for hypertension. Keywords: Education, Hypertension Exercise, Elderly.
Penyuluhan Kesehatan tentang Pengobatan Tradisional untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia dengan Hipertensi Rostika Januar; M Arifki Zainaro; Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 5 (2026): Volume 9 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i5.15982

Abstract

ABSTRAK Tekanan darah menjadi salah satu faktor yang memiliki efek sangat penting dalam sistem sirkulasi. Tinggi atau rendahnya tekanan darah akan mempengaruhi homeostatis di dalam tubuh manusia . Pada orang dewasa muda tekanan darah berkisar 120/70 mmHg dalam posisi istirahat. Namun secara fisiologis, tekanan darah bervariasi dari waktu ke waktu karena adanya beberapa faktor yang mempengaruhi. Tekanan darah di atas 140/90 mmHg yang diukur pada tiga kesempatan terpisah disebut hipertensi atau tekanan darah tinggi. Hipertensi menjadi penyebab utama kematian ketiga secara global. Pengobatan  dasar  untuk  hipertensi  adalah  non-farmakologis  terapi,  dan  termasuk  penurunan  berat badan,  asupan  natrium  terbatas,  aktivitas  fisik,  dan penghentian  merokok  dan  konsumsi  alkohol. Khomsan (2009) juga menyatakan bahwa buah mentimun memiliki efek hipotensif yang dapat menurunkan tekanan darah dan efek diuretik yang dapat melancarkan air seni sehingga menurunkan jumlah cairan yang beredar dalam aliran darah pada akhirnya dapat mengurangi beban kerja jantung. Hal ini berarti cara kerja terapi dengan mengkonsumsi jus mentimun sama halnya dengan obat-obatan antihipertensi golongan diuretik dalam menurunkan tekanan darah. Selain itu, mentimun sangat bermanfaat dalam menurunkan tekanan darah karena kandungan kalsium, magnesium, kalium, dan fosfornya yang tinggi Kata Kunci: Penyuluhan Kesehatan, Obat Tradisional, Mentimun, Hipertensi , Lansia.  ABSTRACT Blood pressure is one of the factors that has a very important effect on the circulatory system. High or low blood pressure will affect homeostatic in the human body. In young adults, blood pressure ranges from 120/70 mmHg in the resting position. But physiologically, blood pressure varies from time to time due to several influencing factors. Blood pressure above 140/90 mmHg measured on three separate occasions is called hypertension or blood pressure.Hypertension is the third leading cause of death globally. The basic treatment for hypertension is non-pharmacological therapy, and includes weight loss, limited sodium intake, physical activity, and cessation of smoking and alcohol consumption. Khomsan (2009) also stated that cucumbers have a hypotensive effect that can lower blood pressure and a diuretic effect that can promote urine so that it reduces the amount of fluid circulating in the bloodstream can ultimately reduce the workload of the heart This means that the way therapy works by consuming cucumber juice is the same as diuretic antihypertensive drugs in lowering blood pressure. In addition, cucumbers are very beneficial in lowering blood pressure due to their high content of calcium, magnesium, potassium, and phosphorus Keywords: Health Counseling, Traditional Medicine, Cucumber, Hypertension, Elderly.
Edukasi Tersedak Pada Anak dengan Tehnik Hemlich Manuver di Posyandu Anggrek Desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji Indah Wahyuninsih; M. Arifki Zainaro; Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 5 (2026): Volume 9 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i5.15989

Abstract

ABSTRAK Tersedak adalah kondisi darurat yang sering terjadi pada anak-anak, terutama mereka yang berusia di bawah lima tahun. Pengetahuan mengenai teknik Heimlich manuver sebagai pertolongan pertama sangat penting untuk mengurangi risiko fatalitas akibat tersedak. Penyuluhan  ini bertujuan untuk mengedukasi orang tua dan  pengasuh,  mengenai teknik Heimlich manuver  melalui penyuluhan. Metode yang digunakan meliputi presentasi materi, demonstrasi langsung, dan latihan praktik dengan anak salah satu peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta. Pengapdian Masyarakat  ini menyimpulkan bahwa penyuluhan teknik Heimlich manuver efektif dalam meningkatkan kesiapan menghadapi situasi darurat tersedak pada anak. Kata Kunci: Edukasi, Anak,Tersedak, Tehnik Hemlich Manuver.  ABSTRACT Choking is an emergency condition frequently occurring in children, particularly those under five years old. Knowledge of the Heimlich maneuver as a first aid technique is crucial to reduce the risk of fatality from choking. This study aims to educate parents, caregivers, and teachers about the Heimlich maneuver technique through an outreach program. The methods included material presentations, live demonstrations, and hands-on practice with mannequins. The results showed a significant increase in participants' knowledge and skills. This study concludes that Heimlich maneuver training is effective in improving preparedness for choking emergencies in children. Keywords: Education, Child,Choking, Heimlich Maneuver Technique.
Pengaruh Senam Asma Terhadap Kekambuhan Pada Penderita Asma di Perumahan Sakura Land Kemiling Bandar Lampung Destiana Rosa; M Arifki Zainaro; Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 6 (2026): Volume 9 Nomor 6 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i6.16024

Abstract

ABSTRACT Asthma Exercise is a type of group therapy (exercise group) that involves body movements or essential activities to aid the respiratory rehabilitation process for asthma sufferers and serves as a supportive part of asthma therapy. Asthma is a chronic inflammatory disorder of the airways. It causes increased airway hyperresponsiveness characterized by wheezing, difficulty breathing, chest tightness, and coughing, especially at night or early in the morning. Asthma exercise comprises a group of exercises aimed at improving the capabilities of muscles related to the breathing mechanism, enhancing respiratory capacity and efficiency. Asthma exercise can increase the ability of asthma sufferers to perform daily activities by improving breathing ability, enhancing the efficiency of respiratory muscles, increasing blood flow to the lungs thereby allowing more oxygenated air to flow, resulting in slower and more efficient breathing, reducing the rate of lung function decline, decreasing clinical symptoms, and reducing the frequency of inhaler bronchodilator use. Based on field survey results, it was found that there are 9 asthma patients living in Sakura Land Housing, Kemiling, Bandar Lampung. This number indicates a significant need for support and information related to asthma within the community. Therefore, the author has decided to conduct an outreach program about asthma and asthma exercise at Sakura Land Housing, Kemiling, Bandar Lampung. The aim is to provide education about asthma, as well as asthma exercises that can help reduce asthma attacks, thereby aiding in better management of health conditions and raising awareness of the importance of self-care in dealing with asthma. Keywords: Asthma Exercise, Recurrence Frequency, Asthma Sufferers.  ABSTRAK Senam Asma adalah salah satu jenis terapi latihan yang dilakukan secara berkelompok (exercise group) yang melibatkan aktifitas gerakan tubuh atau merupakan kegiatan esensial untuk membantu proses rehabilitasi pernafasan pada penderita asma dan merupakan salah satu bagian penunjang terapi asma. Asma adalah gangguan inflamasi kronik saluran napas. Hal ini menyebabkan peningkatan hiperresponsif jalan napas yang ditandai dengan wheezing, sulit bernapas, dada terasa berat, dan batuk, terutama terjadi malam hari atau menjelang pagi hari. Senam asma merupakan sekelompok latihan (Exercise group) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan otot-otot yang berkaitan dengan mekanisme pernapasan, meningkatkan kapasitas serta efisiensi dalam proses pernapasan. Senam asma dapat meningkatkan kemampuan penderita asma dalam melakukan kegiatan sehari hari, yaitu meningkatkan kemampuan bernapas, meningkatkan efisiensi kerja otot-otot pernapasan, menambah aliran darah ke paru sehingga aliran udara yang teroksigenasi lebih banyak, menyebabkan pernapasan lebih lambat dan efisien, mengurangi laju penurunan faal paru, menurunkan gejala klinis, mengurangi frekuensi penggunaan bronkodilator hisap. Berdasarkan hasil survei lapangan, ditemukan bahwa terdapat 9 pasien asma yang berada di Perum sakura land, Kemiling, Bandar Lampung. Angka ini menunjukkan adanya kebutuhan yang signifikan akan dukungan dan informasi terkait asma di komunitas tersebut. Oleh karena itu, penyusun memutuskan untuk menyelenggarakan penyuluhan tentang asma dan senam asma di Perumahan Sakura Land Kemiling Bandar Lampung yang bertujuan untuk memberikan edukasi tentang penyakit asma, serta senam asma yang dapat membantu mengurangi serangan asma, sehingga dapat membantu mengelola kondisi kesehatan dengan lebih baik, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya perawatan diri dalam menghadapi asma. Kata Kunci: Senam Asma, Frekuensi Kekambuhan, Penderita Asma.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN MELALUI METODE SIMULASI TERHADAP PENGETAHUAN ORANGTUA DALAM PENCEGAHAN RESIKO KEJANG Okva Hikma Kesumasari; M. Ricko Gunawan; Dewi Kusumaningsih; M. Arifki Zainaro
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v15i2.3708

Abstract

Latar belakang: Kejang demam merupakan kondisi gawat darurat yang sering terjadi pada anak balita, terutama saat demam tinggi tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Banyak orangtua masih memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai cara pencegahan dan penanganannya. Kurangnya informasi dan edukasi menjadi salah satu faktor utama penyebab keterlambatan penanganan. Tujuan: Diketahui pengaruh edukasi kesehatan melalui metode simulasi terhadap pengetahuan orangtua dalam pencegahan resiko kejang di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang Kota Bandar Lampung Tahun 2025. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian ini sebanyak 40 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji t-test berpasangan. Hasil: Uji t-test menunjukkan nilai p-value = 0,001 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi kesehatan melalui metode simulasi terhadap peningkatan pengetahuan orangtua dalam mencegah kejang demam pada anak. Kesimpulan: Terdapat pengaruh edukasi kesehatan melalui metode simulasi terhadap pengetahuan orangtua dalam pencegahan resiko kejang di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang Kota Bandar Lampung Tahun 2025.
Co-Authors A Muammar Khoddafi Ade Gunawati Sandi Afdilah Mianda Putri Agustina, Respa Ahmad Gunawan Aisyah Aisyah Ajeng Dyah Kumala Al Khairul Rizwan Alberta Rika Pratiwi Albet Maydiyantoro Alfabet Oktristyan Fakuriza Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko, Andoko Aniharyati Aniharyati Apriyadi Apriyadi Aria Winara Perkasa Aryanti Wardiyah Asri Mutiara Putri Ayesha Norabela Azis, Jhon Bahren Nortajulu Chrisanto, Eka Yudha Dani, Kharisma Wulan Deny Eka Liasari Destiana Rosa Devy Annieza Zahra Dewi Kusumanignsih Dewi Kusumaningsih Dewi Kusumaningsih Dewi Kusumaningsih Dewi Kusumaningsih Dewi Lutfianawati Dherlirona Dherlirona Dita Resi Andrianti Djamaludin, Djunizar Djamaludin, Djunizar Djunizar Djamaludin Djunizar Djamaludin Donna Caesarani Ananda Dwi Nopriyanto Dwi Oktaviyani Dwiky Dermawan Santari Eka Novita Sari Eka Sartika Eka Trismiyana Eka Yuli Hartati Elliya, Rahma Elpi Ulandari Erlina Wati Erna Listyaningsih Esti Handayani Fadlurahmi Fadlurahmi Fara Millinia Suwares Fatimah Az Zahra Fidela Ferisca Furqoni, Prima Dian Ghina Aliya Mufidah Giri Widakdo Gunawan, M. Ricko Hadi, Riswan Hafiffah Handayani Harkina, Prida Heki Febrianto Hermawan, Dessy Ibrahim, Idris Idawati Kn Indah Rohmafresha Berly Indah Wahyuninsih Indriana, Nova Ismanto Nasim Iwanda Saputra Joko Martono Julhana Julhana Karyanto Karyanto Keswara, Umi Romayati Khoidar Amirus Kiramah Wati Larasati Eka Setia Lensi, Yufia Liasari, Deny Eka Lidya Ariyanti Lilis Marlia Lina Oktavia Linawati Novikasari Listiana Listiana M Kelvin Alvaredo M. Ricko Gunawan M. Ricko Gunawan M. Ricko Gunawan Mardani Mardani Martiningsih Martiningsih Meisya Adelina Dewanti Melia Novita Mentari Permatasari Muhamad Kurniawan Muhammad Nurhidayat Muhammad Zaiem Muhtar Muhtar Mukayin Asisifa Mutia Ade Dea Naryati Naryati Naziah Naziah Naziah Naziah Ni Luh Sumo Nida Nafisah Nova Indriana Novikasari, Linawati Nuraenah Nuraenah Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Octa Reni Setiawati Okva Hikma Kesumasari Parid Khoirudin Perkasa, Aria Winara Prima Dian Furqoni Qori Anisa Putri Rafel Apriansah Rahma, Reka Putri Rahmawati, Reka Putri Rama Rajasa Ferlanda Alam Reka Putri Rahma Reka Putri Rahmawati Respa Agustina Rian Maylina Sari Rias Tusianah Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan Rifaie, Mahda Rizka Faer Rika Yulendasari Rike Saputra Riska Wandini, Riska Riyanto, Eko Rizwan, Al Khairul Rostika Januar Ryalita, Novindri Sadaukur Br Barus Samino Samino Sandi Esa Prayoga Sari, Eva Aprilia Satria Wijaya Sekardhyta Ayuning Tias Setiawati Sudjarwo Sudjarwo Suhartini Suhartini Susan Hestina Susanto Susanto Susi Anisia Laila Susmarini, Neta Teguh Pribadi Torry Duet Irianto Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso, Triyoso Tubagus Ali Rachman Puja Kesuma, Tubagus Ali Rachman Puja Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy Uswatun Hasanah Utama, Putri Yolanda Utomo, Budi Setia Wahid Tri Wahyudi Wahyuninsih, Indah Wayan Aryawati Yeni Novita Yosi Adelta Yufia Lensi Yuliawati Yuliawati Zonet Dwi Lembayung