Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGEMBANGAN DAN EVALUASI PROGRAM KONSELING GIZI INTENSIF PADA IBU HAMIL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS DIET Natalia Rorrong Pamilangan; Aminuddin Aminuddin; Agussalim Bukhari; Veni Hadju; Nilawati Usman Andi; Suryani As’ad
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes DepKes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.399 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v12i1.855

Abstract

The quality of a pregnant woman's diet is important for maternal health, fetal growth and development. Nutritional counseling interventions are effective in preventing complications for both mother and fetus. This study aims to determine differences in the quality of the diet of pregnant women in the treatment group and the control group, knowing the difference in the quality of the diet of pregnant women before and after intensive nutrition counseling using leaflet media. This research is a quasi-experimental study with a one post pre control group design approach. This research was conducted at Polongbangkeng Utara Health Center, Takalar Regency. The sampling technique uses simple random sampling method. The sample in this study was pregnant women trimester I-III who met the inclusion and exclusion criteria. The group that received intensive nutrition counseling was 35 people and the group without intensive nutrition counseling was 35 people. Intensive nutritional counseling was provided by researchers with the help of media leaflets then mentoring with a target of six sessions / meetings for 45 minutes. Every 7 (seven) days will be assessed again the quality of the diet per individual Respondents record the food consumed in URT (Household Size) or gram, then researchers estimate / estimate URT (estimated food record) into a measure of weight (grams). The calculation of diet quality is calculated using Nutrisurvey 2007 software. The results showed there were differences in the quality of the diets of pregnant women in the treatment and control groups with a p value = 0.002 <0.05. The results of statistical tests using Wilcoxon indicate there are differences in the quality of the diet of pregnant women before and after intensive nutrition counseling is given (p <0.05). Intensive nutritional counseling using leaflet media can improve the quality of the diet of pregnant women.
Pengaruh metode pembelajaran mentorship terhadap keterampilan pemeriksaan Leopold pada mahasiswa DIII kebidanan Siti Nurbaya; Manapa Esther Sanda; Ahmad Mardiana; Muh.Nasrum Massi; Veni Hadju; Nilawati Andi
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes DepKes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.023 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v12i1.856

Abstract

Objective: This study aims to analyze the effect of the mentorship learning method on Leopold's examination skills in midwifery students in Sidenreng Rappang Regency, Madya Pare City, Pinrang Regency, South Sulawesi.Method: This research was conducted in August-September 2019 Sampling was done by purposive sampling technique for Level I students who are active in the Health Sciences High School Study Program D III Midwifery in the Ajateppareng Region from August to September 2019, which were divided into two groups, namely the intervention group of 40 subjects and the control group of 40 subjects, and 80 students were successfully analyzed.Results: The results of the analysis found that the average value of Leopold pre-test skills in the intervention group was 56.32 ± 8.695 and the control group was 50.68 ± 9.683 with a p value = 0.003, while the average value of Leopold skills for post-test female students in the mentorship group was 84.70 ± 4,598 and audiovisual 76,82 ± 6,736 with p = 0,000.Conclusion: There are differences in the mean pretest and posttest scores between the two groups of learning methods, where the method of mentorship learning is generally higher in improving Leopold examination skills in Midwifery DIII students.KEYWORDS: Mentorship; Leopold Examination Skills
Analisis Hubungan Kontak Dan Komunikasi Perawat Pada Pelaksanaan Keperawatan Spritual Dengan Kepuasan Pasien Ilhamsyah Ilhamsyah; Elly L Sjattar; Veni Hadju
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 8 No 02 (2019)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.155 KB) | DOI: 10.12345/jikp.v8i02.143

Abstract

Elemen yang digunakan dalam pelaksanaan keperawatan Spritual adalah pelaksanaan kontak dan komunikasi perawat. Tujuan penelitian: menganalisis hubungan kontak dan komunikasi pada pelaksanaan keperawatan spiritual terhadap kepuasan spiritual pasien yang dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Metode penelitian ini bersifat observasional dengan rancangan cross sectional study pada sampel sebanyak 88 orang. Hasil analisis dengan menggunakan uji chi square menunjukkan ada hubungan pelaksanaan keperawatan spiritual dengan kepuasan spiritual pasien di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar dengan nilai p 0,019. Saran yang dapat diberikan pada penelitian ini adalah perlunya pengembangan pelaksanaan keperawatan Spritual di instansi-instansi pelayanan Kesehatan sebagai bagian dalam peningkatan kepuasan spiritual pasien terutama dengan pendekatan kontak dan komunikasi kepada pasien.
Module-Based Health Education On Adolescent Knowledge Of Hiv/Aids Lenny Krey; Veni Hadju; Mardiana Ahmad; Werna Nontji; Andi Nilawati Usman; Sri Rahmadayany
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 8, No 2 (2022): Vol 8.No.2.April 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v8i2.5585

Abstract

Latar Belakang: Meningkatnya jumlah remaja penderita HIV dan AIDS yang masih tinggi di Papua dan kabupaten Biak numfor dimungkinkan karena keterbatasan akses informasi dan layanan kesehatan yang berdampak pada rendahnya pengetahuan tentang HIV dan AIDS yang benar dan juga pemahaman yang salah bahwa informasi tentang hubungan seks masih di anggap tabu disampaikan kepada remaja oleh orang tua. Tujuan: untuk menilai pengaruh edukasi pendidikan kesehatan berbasis modul terhadap pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di SMK kesehatan terpadu Biak.Metode: jenis penelitian yaitu Quasi Eksperimen one group pre-post test design dengan melakukan pengukuran sebelum dan sesudah dilakukan edukasi pendidikn kesehatan. Sampel dalam penelitian ini adalah semua siswa-siswi kelas X pada SMK Kesehatan Terpadu Biak tahun 2021 yang berjumlah 96 siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling.Hasil: dari hasil uji statistik menggunakan paired t test diperoleh p-value 0,000 atau p < α (0,05), dengan demikian ada pengaruh edukasi pendidikan kesehatan berbasis modul terhadap pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di SMK Kesehatan Terpadu Biak tahun 2021.Kesimpulan: Program penyuluhan kesehatan reproduksi dengan metode pemberian modul pembelajaran dapat digunakan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDSSaran : Diharapkan program penyuluhan kesehatan reproduksi pada remaja dapat memilih metode berbasis modul dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS Kata Kunci: Edukasi, HIV/AIDS, Modul, Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan Remaja ABSTRACT Background:  The increasing number of adolescents with HIV and AIDS who are still high in Papua and Biak Numfor districts is possible due to limited access to information and health services that have an impact on inadequate knowledge about HIV and AIDS correctly and also a false understanding that information about sex is still considered taboo conveyed to adolescents by parents.Purpose : To assess the influence of module-based health education on adolescent knowledge about HIV / AIDS in Biak integrated vocational health school.Method: The type of research is Quasi Experiment one group pre-post test design by taking measurements before and after health education.   The sample in this study was all ten grade students at Biak Integrated Health Vocational School in 2021, which amounted to 96 students. Therefore, the sampling technique is total sampling.Results: From the results of statistical tests using paired t-test obtained a p-value of 0,000 or p < α (0.05); thus, module-based health education influences adolescent knowledge about HIV / AIDS in Biak Integrated Health Vocational School in 2021.Conclusion: Reproductive health extension programs with learning modules can be used in efforts to prevent and combat HIV / AIDS.Suggestion: It is hoped that reproductive health counseling programs for adolescents can choose module-based methods to prevent and overcome HIV / AIDS Keywords: Education, HIV/AIDS, Modules, Health Education, Adolescent Knowledge 
Pelatihan Pengolahan Makanan Berbahan Baku Kelor Di Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto Veni Hadju; Muhummad Dassir; Andi Imam Arundhana; Akmal Novrian Syahruddin
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i3.5639

Abstract

ABSTRAK Potensi sumber daya  manusia  (SDM)  dan  sumber  daya  sandang  pangan lokal (sektor pertanian) yang dimiliki Kabupaten Jeneponto sangatlah banyak. Diantaranya adalah tanaman kelor yang belum tersentuh  dengan teknologi (teknologi tepat guna) dalam proses pengolahannya sehingga belum memberikan nilai manfaat kesehatan serta nilai jual bagi masyarakat setempat. Desa Turatea dan Desa Bonto Jai, adalah wilayah yang banyak ditumbuhi tanaman kelor, masyarakatnya belum melakukan budidaya sesuai standar sehingga pohon kelor tumbuh dengan tidak terawat. Bahkan masyarakat disana belum pernah melakukan upaya pengolahan pasca panen. Tujuan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan kelor di tingkat rumah tangga. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode penyuluhan dan pelatihan yang terdiri demonstrasi dan praktik langsung kepada 21 orang peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan kelompok tani. Terdapat 10 resep olahan kelor yang dipraktikkan. Selain itu diukur juga pengetahuan peserta sebelum dan setelah mengikuti penyuluhan serta pemberian angket untuk mengetahui respon peserta setelah mengikuti pelatihan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan para peserta dengan seksama memperhatikan pemaparan materi penyuluhan yang disampaikan. Terlihat para peserta antusias melakukan tanya jawab dan berdiskusi setelah penyuluhan. Pengetahuan dan pemahaman peserta juga meningkat setelah penyuluhan dimana semua responden menunjukkan pengetahuan baik sebanyak 100%. Para peserta terlihat kompak dan bekerjasama dengan baik pada saat pelatihan dan berhasil membuat kue sesuai resep yang diberikan. Berdasarkan angket, para peserta menyatakan sangat tertarik mengukuti pelatihan karena selama ini mereka hanya mengolah kelor menjadi sayur. Mereka berminat untuk mengembangkan hasil pelatihan ini dengan mempraktikkan langsung membuat kue di rumah, menjualnya dan membuat kebun kelor sendiri dirumah. Kata kunci: Penyuluhan, Pelatihan, Kelor, Pengetahuan      ABSTRACT The potential of human resources (HR) and local food and clothing resources owned by Jeneponto Regency is very helpful. Among them are Moringa plants that have not utilized technology (appropriate technology) in the processing process so they have not provided health benefits and selling value for the local community. Turatea Village and Bonto Jai Village were areas that are widely planted with Moringa plants, the people have not cultivated according to standards so that Moringa trees grow unkemptly. Even the people there have never made post-harvest processing efforts. The purpose of this community service is to increase the knowledge and skills of the community in the use of Moringa at the household level. The method used in this activity is an extension and training method consisting of demonstrations and direct practice to 21 participants consisting of PKK women and farmer groups. There were 10 recipes for processed Moringa that are practiced. In addition, the measurement of participants' knowledge before and after attending the counseling and presenting a questionnaire to find out the participants' responses after attending the training. The results of this service showed that the participants carefully paid attention to the delivery of the material presented. It was seen that the participants were enthusiastic in conducting questions and answers and training after the counseling. knowledge and understanding of participants also increased before and after counseling. The participants looked compact and understood well during the training and succeeded in making cakes according to the given recipe. Based on the questionnaire, the participants stated that they were very interested in participating in the training because so far they had only processed Moringa into vegetables. They were interested in developing the results of this training by directly making cakes at home, selling them and making their own Moringa gardens at home. Keywords: Counseling, Training, Moringa, Knowledge
THE CORRELATION OF FAST FOOD CONSUMPTION AND PHYSICAL ACTIVITY WITH STUDENT MENTAL HEALTH DISORDERS DURING PANDEMIC Riska Maya Sari; Abdul Salam; Veni Hadju; Citrakesumasari; Rahayu Indriasari; Devintha Virani
Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia
Publisher : Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jgmi.v11i2.21086

Abstract

Introduction: During the pandemic period, a social restriction policy has been implemented which has an impact on all aspects of life. One of them has an impact on students' mental health which can trigger anxiety or depression because they spend more time at home. It can also be influenced by several factors such as diet and physical activity. Objective: To determine the correlation between fast food consumption and physical activity with anxiety and depression. Methods: This study used a cross-sectional design. The research sample was students from the Hasanuddin University health sciences group, totaling 189 people, and was selected using simple random sampling. The instruments used in this study were SQ-FFQ to measure fast food consumption, GPAQ to measure physical activity, and DASS-42 to measure mental health. Results: The results showed that most of the respondents rarely consumed fast food (92.1%) and the majority had moderate levels of physical activity (46.6%). The results of the bivariate analysis showed p-value>0.005 for fast food consumption with anxiety, depression, and general mental disorders and physical activity with general mental disorders. Meanwhile, for physical activity with anxiety and depression obtained p-value <0.005. Conclusion: There is no correlation between the consumption of fast food with anxiety, depression, and general mental disorders. There is a correlation between physical activity with anxiety and depression, but there is no correlation between physical activity and general mental disorders. Students are expected to be able to implement a healthy lifestyle during the pandemic by eating a good diet and increasing physical activity. Keywords: Fast Food, Physical Activity, Anxiety, Depression
DESCRIPTION OF MOTHER’S SELF EFFICACY IN COMPLEMENTARY FEEDING AND STUNTING AMONG CHILDREN Nugraheni Dwi Pratiwi Putri; Veni Hadju; Rahayu Indriasari; Healthy Hidayanty; Marini Amalia Mansur
Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) Vol. 12 No. 1 (2023): Vol.12, No.1, 2023: Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia
Publisher : Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jgmi.v12i1.26568

Abstract

Introduction: Stunting is a chronic malnutrition problem caused by lack of nutritional intake for a long time, resulting in growth disorders in children, namely the child's height is shorter than the standard age. Mother's self-efficacy in offering MP-ASI is a mother's self-confidence in carrying out the feeding process which includes the quantity and quality of MP-ASI, safety in providing food and the responsive feeding. Objective: To describe the mother's self-efficacy in giving complementary feeding and the incidence of stunting in children aged 6-23 months. Methods: This study used a descriptive design. Involving 100 samples of baduta and mothers, obtained by cluster random sampling technique. Data was collected by using a complementary feeding self efficacy (CFSE) questionnaire and measuring baduta’s body length using a lengthboard. This research was conducted on Barrang Lompo Island, Makassar City. Descriptive data analysis using SPSS 25 application. Result: Mother's self-efficacy in the high category is 52% and low 48%. Majority of mother's self-efficacy in giving complementary feeding tends to be low in the quality and quantity aspects of MP-ASI is 55% and the responsive feeding aspect is 52%. The incidence of stunting reached 31% of the total sample. Conclusion: There are still many mother's self-efficacy in the low category, especially in the quality and quantity of MP-ASI aspects and responsive feeding aspects. The incidence of stunting is 31%. Mentoring are needed for mothers whose self-efficacy is still low and increased knowledge of mothers through nutrition education, especially about stunting and providing good complementary feeding. Keywords: Stunting, Mother's self-efficacy, Complementary Feeding, Baduta
HUBUNGAN MODEL SUPERVISI KEPALA RUANGAN DENGAN MOTIVASI PERAWAT DALAM PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RSUD SYECH YUSUF SUNGGUMINASA: Correlation of Supervisor Model of Nurse Manager with Nurse Motivation in Documenting Care in Syech Yusuf General Hospital Sungguminasa 2015 Kurniawati Kurniawati; Elly Sjattar; Veni Hadju
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 9 No. 2 (2023): JIKep | Juni 2023
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v9i2.1408

Abstract

Pendahuluan: Supervisi dalam keperawatan ditujukan untuk mengarahkan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. Penelitian ini  bertujuan untuk melihat hubungan model supervise kepala ruangan dengan motivasi perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap RSUD Syech Yusuf Sungguminasa. Metode: Jenis penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan tanggal 6 sampai dengan 30 mei  2015 di RSUD Syech Yusuf Sungguminasa.Sampel adalah perawat pelaksana di ruang rawat inap RSUD Syech Yusuf dengan jumlah sampel 55 orang dengan tehnik  purposive sampling. Hasil uji statistic bivariat chi-square menunjukkan hasil terdapat hubungan bermakna model supervisi kepala ruangan dengan motivasi perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan, yaitu dilihat dari aspek normatif, formatif dan restoratif. Rekomendasi untuk manajemen keperawatan diharapkan selalu meningkatkan kemampuan supervisi kepala ruangan ,motivasi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan termasuk pendokumentasian.
Hubungan Riwayat Ispa, Riwayat Diare, dan Riwayat Malaria dengan Kejadian Stunting pada Baduta Usia 6-24 Bulan di Kelurahan Kelapa Lima Kabupaten Merauke Papua Erni Agit Ekawati; Ema Alasiry; Andi Nilawati Usman; Suryani As'ad; Andi Wardihan Sinrang; Veni Hadju
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.253 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i7.8797

Abstract

Pendahuluan: Masalah stunting merupakan salah satu permasalahan gizi yang dihadapi dunia. Pada 1000 HPK, anak rentan mengalami stunting yang dapat berpengaruh pada gangguan pertumbuhan anak. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui hubungan riwayat ISPA, riwayat diare, dan riwayat malaria dengan kejadian stunting pada baduta usia 6-24 bulan di Kelurahan Kelapa Lima. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggunakan data sekunder. Populasi berjumlah 535 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil: Data menunjukkan bahwa dari 535 baduta terdapat 132 baduta mengalami stunting. Variabel yang berhubungan dengan kejadian stunting adalah riwayat ISPA (p = 0.026), diare (p = 0.023), dan malaria (p = 0.045). Kesimpulan: intervensi harus difokuskan pada peran tenaga kesehatan dalam membantu memberikan penyuluhan tentang pencegahan dan penanggulangan penyakit-penyakit infeksi seperti ISPA, diare, dan malaria. Selain itu, peran orang tua dalam menjaga asupan gizi anak, imunitas anak, personal hygiene anak, serta sanitasi lingkungan dapat dilakukan untuk menghindari terjadinya penyakit infeksi pada anak.
FOOD CONSUMPTION PATTERNS AND INCIDENCE OF CHRONIC ENERGY DEFICIENCY IN PREGNANT WOMEN: POLA KONSUMSI MAKANAN DAN KEJADIAN KURANG ENERGI KRONIK PADA IBU HAMIL Stevanya Britney; Veni Hadju; Laksmi Trisasmita; Djunaidi M. Dachlan; Abdul Salam
Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) Vol. 13 No. 1 (2024): Volume 13, No.1, 2024
Publisher : Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jgmi.v13i1.28298

Abstract

Pendahuluan: Ibu hamil yang menderita Kurang Energi Kronik dapat berisiko melahirkan bayi dengan berat bayi lahir rendah dan akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga dapat mengakibatkan anak stunting bahkan, dapat berisiko fatal yakni terjadi kematian pada ibu. Tujuan: untuk menganalisis pola konsumsi makanan dan kejadian Kurang Energi Kronik pada ibu hamil di daerah pesisir wilayah kerja puskesmas galesong. Bahan dan Metode: Penelitian ini dilakukan pada 148 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Galesong. Pola konsumsi pada ibu hamil diukur dengan menggunakan Recall 2×24 jam dan Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan analisis deskriptif dilakukan dengan menggunakan SPSS. Hasil: didapatkan sebanyak 25% ibu hamil yang menderita KEK. Dalam penelitian ini didapatkan makanan tersering yang dikonsumsi berupa nasi, tempe, telur, bayam hijau dan pisang. Dari uji bivariat didapatkan hubungan signifikan antara zat gizi makro (karbohidrat dan lemak) dan kejadian KEK yakni sebesar p = 0,049 dan p = 0,040 serta tidak terdapat hubungan signifikan antara zat gizi makro (protein dan karbohidrat), keberagaman pangan dengan kejadian KEK (p > 0,05). Mayoritas ibu hamil yang menderita KEK mengonsumsi energi kurang (80,0%), protein kurang (50,0%), lemak kurang (73,0%), karbohidrat kurang (90,0%) serta keberagaman pangan yang cukup (53,3%). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara antara zat gizi makro (karbohidrat dan lemak) dan kejadian Kurang Energi Kronik pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas GalesongKata kunci : Pola konsumsi, Ibu hamil, KEK, Keberagaman Pangan
Co-Authors A. Ummu Salamah Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Salam Abdul Salam Agus Bintara Birawida Ahmad Mardiana Aliyah Aliyah Aminuddin Aminuddin Andi Aisyah Andi Alimuddin Unde Andi Hariati Bachtiar Andi Imam Arundhana Andi Nilawati Usman Andi Nur Hudayah Andi Wardihan Sinrang Asbi Samli Aulia Maghfirah Bukhari, Agussalim Burhanuddin Bahar Citrakesumasari Citrakesumasari Devintha Virani Djunaidi M Dachlan Djunaidi M. Dachlan Elly L Sjattar Elly Sjattar Elly.L.Sjattar Elly.L.Sjattar Ema Alasiry Erni Agit Ekawati Esther Sanda Manapa Firdaus Hamid Hazairin Zubair Healthy Hidayanti Healthy Hidayanty Healthy Hidayanty Idayanti Nursyamsi Ifah Finatry Latiep Ilhamsyah Ilhamsyah Indah Yun Diniaty Rosidi Kurniawati Kurniawati Laksmi Trisasmita Lenny Krey lhamsyah Mardiana Ahmad Mardiana Ahmad Marini Amalia Mansur Masyitha Muis Mohammad Fais Satrianegera Muh Dassir Muh.Nasrum Massi Muhammad Dasir Muhammad Raihan Muldaniyah Muldaniyah Natalia Rorrong Pamilangan Ni Luh Putu Herli Mastuti Nugraheni Dwi Pratiwi Putri Nur Anissa Hamid Nurhaedar Djafar Nurhaedar Jafar Nurul Hikmah Nurwijayanti Nurzakiah Hasan Nurzakiah Hasan Rahayu Indriasari Rahayu Indriasari Ridwan Mochtar Thaha Riska Maya Sari Rosmini Rosmini sabaria battung Sabaria Manti Sabaria Manti Battung Safirah Mujahidah Syamsari Safruddin Samrichar R Sharvianty Arifuddin Siti Nurbaya Soma, Andang Suryana Sri Manovita Pateda Sri Rahmadayany Stevanya Britney Suryani As'ad Suryani As'ad Suryani As’ad Syahruddin, Akmal Novrian Wahyuni Alinengsih Werna Nontji Werna Nontji Wina Kurnia S Yessy Kurniati Yulianti Anwar Zakaria Zakaria