Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

EXPLORING PROBLEM-SOLVING SKILLS PROFILES OF PRE-SERVICE MATHEMATICS TEACHERS THROUGH POLYA’S FOUR STAGES: Riau, Indonesia Wahyuni, Reni; Wahyuni, Astri; Angraini, Lilis Marina; Sthephani, Aulia
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 13 No. 1 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v13i1.9075

Abstract

Mathematical problem-solving skills are an essential competence for pre-service mathematics teachers, as they are expected to cultivate these skills in their future students. This study aims to describe the problem-solving profiles of pre-service mathematics teachers using Polya’s four stages as an analytical lens. A qualitative case study approach was employed to examine the cognitive processes demonstrated by pre-service teachers while solving mathematical problems. The findings reveal diverse problem-solving profiles, including conceptual understanding shaped by prior experience, logical reasoning used to interpret problem conditions, and the ability to represent problems through mathematical models. These profiles underscore the need for dedicated coursework that enhances mathematical problem-solving skills within mathematics education programs. The study provides insights into the variation of problem-solving profiles and offers implications for curriculum development in the mathematics education department. Keywords: Mathematical problem-solving skills, pre-service mathematics teachers, Polya’s profile, qualitative research
Beyond counting: Unveiling epistemic gaps and learning obstacles in Indonesian first-grade mathematics textbooks Sholikhakh, Rizqi Amaliyakh; Oktaviani, Dian Nataria; Albab, Ulil; Wahyuni, Astri
Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Vol. 8 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Science and Mathematics Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijsme.v8i3.30085

Abstract

This study aims to analyze number recognition material (0–10) in Indonesian first-grade mathematics textbooks under the Kurikulum Merdeka using a praxeological lens from the Anthropological Theory of the Didactic (ATD). The research method employed was qualitative document analysis of the official textbook published by the Ministry of Education’s Center for Curriculum and Educational Standards. Through this method, the researchers examined tasks (T), techniques (τ), technology (θ), and theory (Φ) to identify epistemic structures and potential learning obstacles embedded in the material. Results show that although the macro-organization of the four main task types is reasonable, the micro-level design is weak. Task sequences often disrupt logical learning trajectories and rely heavily on perceptual and operational techniques, with limited progression toward introspective and a priori reasoning. Technological justifications and theoretical underpinnings remain largely implicit, hindering robust conceptual understanding and generating didactical and epistemological obstacles, particularly regarding zero and the distinction between numbers and numerals. Comparisons with textbooks from high-performing systems highlight shortcomings in epistemic framing, representational coherence, and cognitive demand. The study's implications include providing an integrated praxeological–learning obstacle framework and recommending improvements in textbook design, teaching practice, and policy to enhance students’ epistemic access to elementary mathematics.
Tren dan Inovasi Penelitian E-Learning pada Pendidikan Matematika dalam Menghadapi Transformasi Digital: Analisis Bibliometrik Wahyuni, Astri
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i1.4806

Abstract

Analisis ini bertujuan memetakan tren dan inovasi penelitian E-Learning dalam pendidikan matematika menggunakan pendekatan bibliometrik untuk memahami perkembangan, kolaborasi, dan arah penelitian di bidang tersebut. Proses seleksi dilakukan dengan metode PRISMA, sehingga dari 213 dokumen awal di database Scopus tersaring 164 dokumen yang relevan. Data dianalisis menggunakan R Program untuk melihat tren publikasi dan evolusi kata kunci, serta VOSviewer untuk memvisualisasikan jaringan dan klaster penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian E-Learning dalam pendidikan matematika berkembang signifikan sejak 2002 hingga 2025, dengan peningkatan tajam pada 2018 yang dipicu oleh kesadaran terhadap pentingnya pembelajaran digital pascapandemi. Fokus penelitian terlihat pada integrasi teknologi, peningkatan partisipasi siswa, serta efektivitas proses pengajaran yang adaptif terhadap transformasi digital. Evolusi topik menunjukkan pergeseran dari kajian dasar menuju pengembangan model pembelajaran digital yang kontekstual dan interaktif. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan eksplorasi lanjutan pada tema “Contrastive Learning” sebagai pendekatan inovatif, serta “Deep Learning” dan Kurikulum Merdeka sebagai fokus kebijakan pendidikan nasional untuk memperkuat pengembangan E-Learning yang cerdas, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan kompetensi digital peserta didik
Pelatihan Penggunaan Software Bilog Untuk Analisis Butir Soal Bagi Guru-Guru SMA Plus Binabangsa Pekanbaru Marina, Lilis; Andrian, Dedek; Wahyuni, Astri
Community Education Engagement Journal Vol. 1 No. 1 (2019): October
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v1i1.3849

Abstract

This community service is motivated by many complaints of teachers who have difficulty in analyzing teacher-made questions to be used in evaluations. As a professional teacher we must make good questions and be able to analyze the questions to be used in the test. In addition, a teacher is also required to be proficient in using IT to support his work in the current era of globalization. Based on this, the community service needs to be held with the aim to assist teachers in preparing questions that are well used in evaluation. Long-term application of this activity is very beneficial for teachers and lecturers, teachers will be helped by the implementation of this service. For lecturers, this activity is needed as a form of implementation and fulfillment of Tridharma Perguruan Tinggi (Three Pillars of Higher Education). The form of activities carried out in this was training to use Bilog Software for questions analysis for Teachers of SMA Plus Binabangsa Pekanbaru. This service activity ran well which held in the odd semester of the 2019/2020 academic year at Binabangsa High School Plus. In this activity the teachers was very enthusiastic in participating, the lecturer was also enthusiastic in teaching Bilog Software for Question Analysis. From this activity the teacher was greatly helped in analyzing the questions and making the evaluation process successful.
Sosialisasi Penggunaan Model Pembelajaran 5EIM Berbantuan Media Adobe Animate Bagi Guru di Era Digital Wahyuni, Astri; Abdurrahman; Ain, Siti Quratul; Yuliawan, Tri; Herlina, Sari; Fadilla, Jihan; Safitri, Endang; Zafrullah; Angraini, Lilis Marina
Community Education Engagement Journal Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v7i2.24972

Abstract

Latar Belakang: SMP 25 Pekanbaru belum mengimplementasikan model pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam proses pembelajaran, sehingga banyak guru masih mengandalkan metode pengajaran tradisional. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan interaktif. Tujuan: Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di SMP 25 Pekanbaru dalam menggunakan model pembelajaran 5EIM dengan media pembelajaran yang dirancang menggunakan aplikasi adobe animate, yang dapat membantu guru mengembangkan materi pembelajaran yang lebih menarik dan dinamis. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 12 September 2025, dan terdiri dari beberapa sesi pelatihan yang meliputi presentasi materi, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil: Kegiatan dimulai dengan sesi pembukaan yang dipimpin oleh siswa, dilanjutkan dengan doa, sambutan dari kepala SMP 25 Pekanbaru dan perwakilan dosen Universitas Islam Riau, serta materi dari beberapa dosen yang membahas topik seperti pentingnya penggunaan 5EIM dalam pengajaran, implementasi model 5EIM dengan media pembelajaran berbantuan adobe animate untuk guru SMP. Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab untuk memperdalam pemahaman peserta. Kesimpulan: Kesimpulan dari Program Pengabdian Masyarakat ini adalah bahwa kegiatan pelatihan berjalan dengan baik dan berhasil memberikan pemahaman baru kepada para guru tentang penggunaan model 5EIM yang dibantu oleh media adobe animate yang digunakan dalam pembelajaran. Kegiatan ini memiliki dampak positif yang signifikan pada peserta, meningkatkan keterampilan mereka dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran dan memotivasi mereka untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa.