Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Deteksi Dini Kesehatan Mental Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Univeritas Muhammadiyah Enrekang Endarwaty, Asrina; Sudirman, M Yunus; Mahyuddin, Muhammad Junaedi; Budi, Nurwafiqah Amirah
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 6 No 1 (2024): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edupsycouns.v6i1.8350

Abstract

Abstract: Abstrak: : Kesehatan mental mahasiswa semakin meningkat di lingkup lembaga pendidikan tinggi. Kesehatan mental merupakan faktor utama yang mendukung individu dalam menjalani aktivitas keseharian khususnya menjalani aktivitas perkuliahan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis deskriptif mengenai kondisi kesehatan mental mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Enrekang. Sebanyak 107 mahasiswa dari beberapa program studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Enrekang berpartisipasi dalam penelitian ini. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner SRQ-20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa terindikasi mengalami masalah kesehatab mental yang di dominasi oleh perempuan. Selanjutnya dilakukan analisis kondisi kesehatan mental berdasarkan variabel demografis. Hasilnya menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan anatara jenis kelamin dan tingkatan studi terhadap gejala gangguan kesehatan mental. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan program dan kebijakan yang mendukung kesehatan mental mahasiswa. Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan mental mahasiswa dan melakukan perbandingan lintas negara untuk mendapatkan wawasan yang lebih luas.
Application of Role Playing Techniques to Increase Students’ Learning Motivation in the New Normal Period Mahyuddin, Muhammad Junaedi; Sulaiman, Fitriyanti; Sudirman, M Yunus; Riska, Riska; Yanti, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3451

Abstract

The title of this study is "Application of Role Playing Techniques to Increase Students' Learning Motivation in Class V SDN 89 Uru in the New Normal Period." The pupils in this research were all in fifth grade at SDN 89 Uru. When provided to pupils, little learning motivation is shown, and just a few repetitions are appropriate to complete the job. The goal of this research was to see if using role-playing strategies may help pupils become more motivated to learn. A pre-experimental approach was used to perform this study. In this study, descriptive and inferential statistics were used to analyze the data. This is a class V research project involving 19 pupils. To make observations and distribute surveys, and subsequently draw conclusions, data gathering techniques were utilized. Learning motivation in class V SDN 89 Uru is in the high group, according to the research findings, with an average score of 84.65, a standard deviation of 7.03, and an ideal score of 200. The use of role playing tactics is now more common than it was previously.
A Rhizomatic Approach in Elementary Reading Comprehension Strategies: Encouraging Dynamic Connections with Local Literature Ismail, Ismail; Khalid, Muh. Idham; Mahyuddin, Muhammad Junaedi; Musdalifah, Musdalifah; Djafar, Suarti; Suparman, Suparman
KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2024): December
Publisher : CV ALFA EDU KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70078/kolektif.v1i2.41

Abstract

This study explores the effectiveness of a rhizomatic approach in enhancing reading comprehension through the integration of local literature at SD Negeri 161 Enrekang, South Sulawesi, Indonesia. Literacy skills, particularly reading comprehension, are critical for academic success, yet traditional teaching methods often fail to engage students or foster critical thinking. While rhizomatic learning has proven effective in higher education, its application in primary education remains underexplored. This study employed a mixed-methods design, incorporating classroom observations, analysis of students' written responses, and pre-test and post-tests to measure the impact of this approach on student engagement and comprehension. The findings revealed significant improvements in reading comprehension, with students demonstrating greater engagement and the ability to make personal and cultural connections with the texts. These results suggest that the rhizomatic approach, integrated with local literature, can create a more interactive and meaningful learning experience for young learners. The study emphasizes the importance of culturally relevant texts in enhancing literacy skills and provides insights into the potential of non-linear learning frameworks in primary education. Further research is recommended to examine the long-term effects and scalability of this approach.
Deep learning to optimize literacy intervention with educational games in elementary schools Ismail Ismail; Rahmat; Muhammad Junaedi Mahyuddin; Ita Sarmita Samad; Suarti Djafar
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v14i1.21665

Abstract

This study examines the impact of deep learning-supported game-based learning on literacy skills in primary school students in Indonesia. A four-month intervention involving 32 fifth-grade students used adaptive educational games to target phonemic awareness, vocabulary, and reading comprehension. Utilizing a quasi-experimental design with pre-test and post-test assessments, the study found an average literacy score increase of 31.84 points post-intervention. Students from lower socioeconomic backgrounds showed the greatest improvement, indicating the potential of adaptive, technology-assisted education to reduce learning disparities. The use of deep learning models to personalize feedback and adjust content to individual needs was key to enhancing student engagement. The findings suggest that integrating deep learning with game-based learning can significantly boost literacy outcomes, especially in under-resourced settings. Further research is recommended to evaluate these interventions across broader populations and extended timelines
KAJIAN REVOLUSI KONSELING ISLAM DALAM PEMBENTUKAN PENDIDIKAN KARAKTER ERA REVOLUSI MENTAL 4. Mahyuddin , Muhammad Junaedi; Sura, Handayani; Sulaiman, Fitriyanti
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29325

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran revolusi konseling Islam dalam membentuk pendidikan karakter dalam konteks revolusi mental 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana konseling Islam dapat berkontribusi dalam mengembangkan karakter dan nilai-nilai moral yang kuat pada siswa untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan era digital.studi konseptual atau berbasis literatur yang mengkaji peran potensial konseling Islam dalam pendidikan karakter dalam konteks revolusi mental 4.0.Konseling Islam penting dalam pendidikan karakter di era Revolusi Mental 4.0, membantu siswa menginternalisasi nilai Islami seperti kejujuran dan tanggung jawab. Pendekatan ini meningkatkan disiplin, kerjasama, dan mengurangi konflik. Dengan menggabungkan nilai Islami dan keterampilan abad 21, konseling Islam membentuk siswa tangguh dan kreatif untuk menghadapi tantangan era digital.Revolusi Mental 4.0 melibatkan perubahan cara berpikir dan bekerja dalam era digital, menekankan nilai gotong royong, moderasi beragama, dan pendidikan karakter. Pendidikan karakter, penting untuk menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0, bertujuan membentuk individu berakhlak mulia dan bertanggung jawab. Konseling Islam berperan dalam mengintegrasikan nilai spiritual Islam, mendukung transformasi mental, dan pembentukan karakter.
KAJIAN REVOLUSI KONSELING ISLAM DALAM PEMBENTUKAN PENDIDIKAN KARAKTER ERA REVOLUSI MENTAL 4.0 Mahyuddin , Muhammad Junaedi; Sura', Handayani; Sulaiman, Fitriyanti
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29670

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran revolusi konseling Islam dalam membentuk pendidikan karakter dalam konteks revolusi mental 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana konseling Islam dapat berkontribusi dalam mengembangkan karakter dan nilai-nilai moral yang kuat pada siswa untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan era digital.studi konseptual atau berbasis literatur yang mengkaji peran potensial konseling Islam dalam pendidikan karakter dalam konteks revolusi mental 4.0.Konseling Islam penting dalam pendidikan karakter di era Revolusi Mental 4.0, membantu siswa menginternalisasi nilai Islami seperti kejujuran dan tanggung jawab. Pendekatan ini meningkatkan disiplin, kerjasama, dan mengurangi konflik. Dengan menggabungkan nilai Islami dan keterampilan abad 21, konseling Islam membentuk siswa tangguh dan kreatif untuk menghadapi tantangan era digital.Revolusi Mental 4.0 melibatkan perubahan cara berpikir dan bekerja dalam era digital, menekankan nilai gotong royong, moderasi beragama, dan pendidikan karakter. Pendidikan karakter, penting untuk menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0, bertujuan membentuk individu berakhlak mulia dan bertanggung jawab. Konseling Islam berperan dalam mengintegrasikan nilai spiritual Islam, mendukung transformasi mental, dan pembentukan karakter.
Etika Profesi Konselor dalam Praktik Konseling Online di Indonesia: Tinjauan Scoping Review Sabtana, Fayruziyah Ifroch; Aminah, Siti; Jayus, Rozita; Mahyudin, Muhammad Junaedi
ROSYADA: Islamic Guidance and Counseling Vol. 6 No. 1 (2025): Rosyada: Islamic Guidance and Counseling
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konseling online telah menjadi alternatif yang populer dalam memberikan layanan konseling di era digital. Namun, penerapan konseling berbasis teknologi ini menghadirkan tantangan baru terkait etika profesional konselor. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan peran etika konselor dalam penyelenggaran konseling online dengan menggunakan metode scoping review. Artikel yang relevan dikumpulkan dari berbagai basis data ilmiah, dengan fokus pada isu-isu seperti privasi, kerahasiaan, penggunaan teknologi, dan keterampilan khusus dalam konseling online. Hasil kajian menunjukkan bahwa konselor memiliki tanggung jawab untuk memahami data dan permasalahan konseli, menjaga rahasia konseli, memiliki kompetensi konseling lintas budaya, memahami keterampilan khusus dalam memberikan layanan konseling online, memiliki kecakapan dalam penggunaan teknologi, memberikan edukasi kepada konseli mengenai keterbatasan konseling online, memperhatikan penggunaan media sosial pribadi, dan memahami pentingnya etika pemberian layanan konseling online. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar dalam mendorong program pelatihan dan sertifikasi yang membekali konselor dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk pemberian layanan konseling online yang lebih efektif.
PERILAKU TERISOLIR (STUDI KASUS PADA SISWA DI SMPN SATU ATAP 4 BONGGAKARADENG) Handayani Sura; Muhammad Junaedi Mahyuddin; Muliyadi Muliyadi; Hasnidar Hasnidar
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 1 (2018): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v2i1.14

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (i) untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan perilaku terisolir. (ii) untuk mengetahui dampak perilaku terisolir hubungan dengan teman sebaya. (iii) untuk mengetahui bentuk layanan bimbingan yang dilakukan oleh guru bimbingan konseling terhadap siswa yang terisolir di SMPN Satu Atap 4 Bonggakaradeng. (iv) untuk mengetahui bentuk perubahan perilaku siswa setelah mendapatkan layanan bimbingan konseling dari guru bimbingan konseling di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa perilaku subjek adalah (i) menghindar dari teman-teman (ii) menyendiri saat melakukan kegiatan kelompok, (iii) kurang berpartisipasi dan subjek ke dua (i) menyendiri saat melakukan kegiatan (ii) melamun di dalam kelas dan malu-malu. Faktor-faktor yang menyebabkan perilaku terisolir adalah faktor internal yaitu pendiam, pemalu, kurang percaya diri dan faktor eksternal yaitu ekonomi, lingkungan dan pengalaman masa kecil. Dampak perilaku terisolir yaitu hubungan sosial dengan teman sebaya kurang bagus, di jauhi oleh teman-teman kelompok, kemampuan dalam menerima materi pelajaran kurang sehingga malas mengerjakan tugas sekolah. Bentuk layanan yang diberikan oleh guru bimbingan konseling di sekolah terhadap perilaku terisolir kedua subjek adalah layanan bimbingan individual dan layanan konsultasi. Penerapan layanan bimbingan individual dan layanan konsultasi terhadap masalah siswa terisolir menunjukkan adanya perubahan peningkatan perilaku dari negatif ke arah perilaku positif.
Group Guidance Services Based on Massenrempulu Cultural Values to Improve Student Character Muhammad Junaedi Mahyuddin; Handayani Sura; Muliyadi Muliyadi; Musdin Muzakkir; Siti Aminah; Elihami Elihami
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Character is a pattern of behavior that is shown in the form of actions. The focus of character development is the formation of students' mindsets. Strive for students to be positive, responsible, and have good morals. Massenrempulu cultural values are symbols of nobility that are passed down from generation to generation. Mutual respect, courtesy and ethics are termed mataratte. Mataratte is loving and respecting each other, and saying good things. This study aims to determine the effectiveness of massenrempulu cultural value-based group guidance on the character of SMK students. The approach used in this research is a quantitative approach. This type of experimental research, the research model used is Pre-Experimental Designs which examines the application of massenrempul cultural value-based group guidance to improve student character. The experimental design used was One-Group Pretest-Posttest Designs. The population in this study were students of class X and XI at SMK Latanro Enrekang. The sampling technique used simple random sampling. Based on the results of calculations using SPSS for windows through a paired sample t-test, there is a difference in the mean value after treatment which is higher than before being given treatment, with a value of t = 10.645 with df = 29. Price ttable at t 0.05 = 2.05 with a significant value (P) = 0.000 < α = 0.05. This means that the null hypothesis (Ho) which is "group guidance based on massenrempulu cultural values is not effective in improving student character is declared rejected. Hence, the working hypothesis (H1), namely "group guidance based on massenrempulu cultural values is effective in improving student character" is declared accepted. From the previous statement, it can be concluded that group guidance based on massenrempulu cultural values is effective in improving student character.
Siri' Culture-Based Psychoeducation Services in an Effortalleviation of Adolescent Problems Due to the Negative Impact of Globalization M Yunus Sudirman; Muhammad Junaedi Mahyuddin; Fitrianti Sulaiman; Elihami Elihami; Imam Mursyid
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education is an entity that is very close to human culture and civilization. In the era of disruption, progress in science and technology has been seen and can be enjoyed by mankind. Culture as a national character, clearly cannot fade and its existence must be strengthened.Indonesia has a wealth of culture including local wisdom values ​​contained in each region, these values ​​contain positive meanings to be maintained and implemented today. This research is based on the idea that socio-cultural changes that are so fast make teenagers. So one of the efforts to maintain the values ​​of local wisdom that exist in Indonesia, needs to be revitalized again, one of which is through siri' culture-based psychoeducation services in an effort to alleviate youth problems due to the negative impacts of globalization. This study uses a descriptive qualitative approach. The results of the research show that the guidance and counseling program is based on siri' cultural values ​​such as valuesGuilt-culture, (b) Shame-culture, (c) Fear-and-cultureeffective for alleviating youth problems due to the negative impact of globalization.