Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : PKM Maju UDA

BELAJAR SAMBIL BERMAIN UNTUK MENUMBUHKAN NILAI GOTONG ROYONG MENUJU KEBHINEKAAN MELALUI PENDIDIKAN BERKUALITAS Pardede, Lukman; Pardede, Dewi Lestari; Sinurat, Hersakso; Siahaan, Monalisa Marta; Silalahi, Dewi Paulina; Alexander, Irving Josafat
PKM Maju UDA Vol 5 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v5i2.4568

Abstract

Salah satu hal yang paling penting dalam kehidupan yakni Pendidikan. Salah satu manfaatnya membuat kita menjadi berilmu serta dapat memahami sesuatu. Terdapat banyak cara untuk mendapatkan pendidikan selain dari sekolah, yaitu melalui lingkungan rumah, masyarakat dan gadget. Dengan semakin banyak sarana pembelajaran, diharapkan para pelajar memberikan inovasi pada semua bidang. Maka inovasi ini pun dapat membuat taraf pendidikan semakin berkualitas.Saat ini pendidikan yang berkualitas sangat dibutuhkan untuk mendorong kehidupan agar lebih maju dan mampu bersaing dalam era globalisasi. Hal ini dikarenakan pendidikan berkualitas menjadi kunci dasar dari keberhasilan suatu negara. Dan pendidikan dijadikan sebagai salah satu indikator utama dalam meningkatkan sumber daya manusia dikarenakan dapat mempengaruhi suatu tindakan. Maka salah satu misi pendidikan berkualitas yaitu, membangun karakter anak bangsa. Oleh karena itu, pendidikan karakter yang baik merupakan bagian dari penerapan pendidikan yang berkualitas. Pendidikan karakter memiliki peran untuk mengembangkan kemampuan para pelajar dalam berperilaku dan berbudi pekerti yang baik. Pelajar diharapkan dapat menyaring kebudayaan yang bertentangan dengan nilai dan budi pekerti ataupun karakter bangsa. Selain itu, melalui pendidikan karakter budaya gotong royong diharapkan dapat tetap terjaga. Karena gotong royong mencakup dalam bekerjasama, demokrasi, pembiasaan musyawarah mufakat, meningkatkan rasa empati, solidaritas dan anti diskriminasi. Salah satu dampaknya ini sangat erat kaitannya dengan kebhinekaan. Karena dalam menjaga kebhinekaan diperlukan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat. Luas dan pentingnya cakupan pendidikan karakter menandakan bahwa dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas diperlukan usaha dari semua pihak. Dengan terwujudnya pendidikan berkualitas, maka akan mendukung salah satu tujuan SDG’s yaitu pada indikator nomor 4 “Pendidikan Berkualitas”.
SOSIALISASI PEDULI PENYANDANG DISABILITAS: KESETARAAN HAK DALAM SISTEM PENDIDIKAN DI SMA NAMIRA MEDAN Pardede, Lukman; Pardede, Dewi Lestari; Sinurat, Hersakso; Laia, Didi Yusuf Friend
PKM Maju UDA Vol 4 No 3 (2023): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v5i3.4037

Abstract

The rising number of disabilities in Indonesia, currently at 22.97 million, equivalent to 8.5% of the population, highlights the urgent need for inclusive education. Despite constitutional and international commitments to non-discrimination, people with disabilities face challenges in accessing higher education due to exclusionary admission practices. This paper reveals discriminatory criteria in brochures, limiting the choice of majors for disabled students.The research exposes the pervasive stigma against disabilities, resulting in social marginalization and denial of equal educational opportunities. These discriminatory practices extend to public facilities, legal standing, and violate basic human rights. Despite constitutional guarantees and global commitments, challenges persist in providing effective educational programs and services for all individuals with disabilities. This study explores the educational disparities faced by people with disabilities, assessing student awareness at Namira Private High School and examining the role of formal education in promoting inclusivity. The conclusion emphasizes the need for collective efforts to eliminate internal and external barriers hindering the full realization of educational rights for people with disabilities. The findings underscore the existing gaps and encourage actions to ensure equal opportunities for people with disabilities in education.
PEMBERDAYA KESETARAAN GENDER DALAM ORGANISASI INTRA SEKOLAH DI SMA NEGERI 1 MEDAN Pardede, Lukman; Pardede, Dewi Lestari; Sinurat, Hersakso; Alexander, Irving Josafat; Silalahi, Dewi Paulina; Surbakti, Mariana
PKM Maju UDA Vol 5 No 3 (2024): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v5i3.4809

Abstract

Diskriminasi gender masih terus terjadi di masyarakat sehingga muncul perlakuan yang tidak setara antara laki-laki dan perempuan yang mempengaruhi pengalaman hidup suatu individu. Oleh karena itu, dibutuhkannya bentuk kesetaraan gender yang memiliki makna terealisasinya kenyamanan kondisi bagi kedua gender dan menghilangkan budaya patriarki serta stereotipe negatif terhadap suatu gender. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris bentuk kesetaraan gender yang terjadi di lingkungan SMA Negeri 1 Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang merupakan metode penelitian yang bertujuan untuk memahami suatu fenomena dalam kontak sosial secara alami dengan menyimpan proses interaksi komunikasi yang mendalam antara peneliti dan fenomena yang diteliti.
KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERA : ANALISIS PERAN KESEHATAN MENTALDALAM PENINGKATAN PRODUKTIVITAS GENERASI Z Pardede, Dewi Lestari; Pardede, Lukman; Siahaan, Monalisa; Marpaung, Rince; Sihite, Muda Sakti Raja; Nababan, Melissa Febristira; Alexander, Irving Josafat; Sirait, Gloria; Pangaribuan, Lena Rosdiana
PKM Maju UDA Vol 5 No 3 (2024): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v5i3.4935

Abstract

Kesehatan mental merupakan elemen penting dalam mendukung kehidupan sehat dan sejahtera, terutama di kalangan generasi Z yang menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan teknologi. Generasi Z, yang lahir antara tahun 1995 hingga 2010, dikenal sebagai generasi yang dekat dengan teknologi digital namun juga rentan terhadap gangguan kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, dan stres. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kesehatan mental dalam meningkatkan produktivitas generasi Z. Pendekatan ini menggabungkan analisis literatur dan data empiris untuk memahami dampak kesehatan mental terhadap kemampuan generasi Z dalam menjalani kehidupan produktif dan sejahtera. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesehatan mental yang baik berkontribusi pada peningkatan kemampuan individu untuk mengelola tekanan, mengambil keputusan yang bijak, dan beradaptasi dengan perubahan. Sebaliknya, gangguan kesehatan mental dapat menurunkan produktivitas, meningkatkan risiko drop-out akademik, serta memengaruhi hubungan sosial. Faktor seperti stigma terhadap gangguan mental, kurangnya akses layanan kesehatan jiwa, dan eksposur terhadap tekanan digital menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, upaya kolaboratif antara pemerintah, institusi pendidikan, keluarga, dan komunitas diperlukan untuk menyediakan dukungan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Dengan pendekatan yang holistik, generasi Z dapat menjadi individu yang lebih sehat secara mental, produktif, dan berkontribusi pada pembangunan bangsa.
Co-Authors Abel Holong Andriel Simorangkir Abel Holong Andriel Simorangkir Alim Parangin-angin Alim Perangin-angin Anggreni Siagian, Ruth Anisa Putri Roma Yana Astina maya Nainggolan Atustinus Giawa Bajongga Silaban, Bajongga Brahmana, Samuel Damanik, Febrina Damanik, Ira Estomihi Damaris Br Purba Dewi Lestari Pardede Dewi Lestari Pardede Dewi Lestari Pardede Dewi Lestari Pardede Dewi Lestari Pardede Dewi Paulina Silalahi Dian Nirwana Harahap Elga Marbun, Putri Fransiskus Gultom Gaol, Sarma Uli Lumban Gloria Sirait Gultom, Elisa Magdalena Br Harianja, Sri Henri Rotnedi Pardede Hersakso Sinurat Irving Josafat Alexander Jojor Silalahi Kammer Tuahman Sipayung Kondios Mei Darlin Pasaribu Kondios Meidarlin Pasaribu L. Tobing, Yosephine Aprilia Laia, Agustinus Laia, Didi Yusuf Friend Lawolo, Fa’asokhi Lena Rosdiana Pangaribuan Lumban Gaol, Sarma Uli Malau, Siska Hotnaida Manata Paska Wati Manik, Selly Lorenza Mariana Br. Surbakti Marpaung, Dameria Marpaung, Rince Meidarlin Pasaribu, Kondios Monalisa Martha Siahaan Nababan, Delgloriam Nababan, M. Nehemia Nababan, Melissa Febristira Nababan, Rosma Nadapdap, Delfi Elfrida Nadapdap, Delfi Eprida Naibaho, Tutiarny Nainggolan , Debora Hotmaria Nainggolan , Juliper Nainggolan, Astina maya nainggolan, juliper Nike Elsalia Sinaga Nova Yunita Sari Siahaan Nurliani Manurung Oktavia Sirait, Jelita Vini Panggabean, Bunga Ria Parapat, Agnes Lorenza Pardede, Dewi Lestari Pardede, Gloria Pasaribu, Kondios Pasaribu, Kondios M.D Pasaribu, Kondios M.D. Pasaribu, Kondios Mei Darlin Perangin-angin, Alim Purba, Damaris Br Purba, Klarissa Theodora Br. Putra Gelli Siringo-ringo Rameyanti Tampubolon Rina Devi Romauli Siahaan Rince, Rince Risna Veronika Safitri, Ria Anggreni Sahlan Tampubolon Sarma Uli Lumbangaol Siagian, Reky Hoklae Aldo Sianturi, Sartika Evitauli Sibarani, Anastasiah Sigalingging, Feby A Sihite, Muda Sakti Raja Sihotang, Widia Simanjuntak, Renol Simanjuntak, Roulina Simanjuntak, Yulia Simbolon, Florenta Simorangkir, Angela Putri Sinaga, Angel Mayland Santika Br. Sinaga, Imay Evdia Sinaga, Nike Elsalia Sinambela, Martogu S Sirait, Sunggu Siregar, Norviana Sitepu, Peranti Permainta Br Soripada, Timotius Agung Tamba, Losten Tampubolon, Anisa Putri Roma Yana Br Tarigan, Juleha Br Tinadya Maya Sari Sinaga Tinambunan, Aliando Togatorop, Yesi Widia Paramita Hosianna Sihotang Yulia Margaretha Simanjuntak