Claim Missing Document
Check
Articles

Information Management Database System Managerial Supervision of School Supervisors M.Rusni Eka Putra; Marianita Marianita; Ahmad Gawdy Prananosa
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v6i1.1264

Abstract

This article aimed at managing information technology based school supervisory managerial supervision database. The approach in this study uses a system approach with a waterfall model. The steps of developing the model are requirements analysis, design, implementation and unit testing, integration and system test. The results show that School supervisors in the North Musi Rawas District Office still use the manual system, and design of managerial supervisory information systems for principals are designed based on planned flowcharts. The results of expert validation, the supervisory managerial supervisory database includes; curriculum and learning administration, class administration, school administration and management, organization and institutions, facilities and infrastructure, staffing, funding, students, community participation, school cultural environment are appropriate to be used. The appropriate Implementation of the School Supervisory Managerial with Supervision Database SIM. Keywords: Management Information System, Management Supervision, System Managerial Supervision
SISTEM PENGOLAHAN DATA MANAJEMEN AKADEMIK PONDOK PESANTREN TAZAKKA BERBASIS WEB MOBILE. Hamdan; Dedy Firduansyah; M. Rusni Eka Putra
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v2i3.416

Abstract

Pondok Pesantren Tazaka merupakan salah satu pesantren yang tertinggal dalam penggunaan teknologi salah satunya penggunaan sistem manajemen yang masi manual, Sistem informasi akademik sendiri adalah sebuah kebutuhan utama bagi sekolah baik SD, SMP, SMA, SMK, Pesantren dan perguruan tinggi. Selain dapat mempermudah pekerjaan dalam pengelolaan nilai, sistem informasi akademik juga dapat membantu dalam keamanan penyimpanan nilai siswa (Nanda, 2017 Melihat kondisi ini tim pengusul Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai program yang berupa pendampingan sistem pengolahan data manajemen akademik pondok pesantren tazakka berbasis web mobile. Berdasarkan permasalahan yang terjadi pada mitra tim pengusul pengabdian memberikan pendampingan berupa materi mengenai manajemen administrasi berbasis web mobile dan cara penggunaan aplikasi web mobile yang terintergrasi secara online yang akan memudahkan pekerjaan yang ada dipesantren tazaka.
Sistem Blusukan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Ahmad Gawdy Prananosa; Donni Pestalozi; Marianita Marianita; Rudi Erwandi; Nyayu Masnon; M. Rusni Eka Putra
Journal Of Administration and Educational Management (ALIGNMENT) Vol 6 No 1 (2023): Alignment:Journal of Administration and Educational Management
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/alignment.v6i1.6551

Abstract

ABSTRACT This study aimed to determine the school principal's Alaskan system in improving teacher performance. This study uses a qualitative approach with phenomenological methods. This research was conducted at elementary school principals in Lubuklinggau City. The subjects in this study were all people seen by researchers as able to provide data about the elementary school principal's Alaskan system in improving teacher performance. The research subjects included school principals, teacher boards, and staff. Data collection techniques include; observation, interview, and documentation. In contrast, the data analysis technique used is the data analysis method, according to Miles & Huberman, namely interactive model analysis. Data analysis took place simultaneously, which was carried out simultaneously with the data collection process with a flow of stages: data collection (data collection), data reduction (data reduction), data presentation (data display), and conclusions or verification (conclusion drawing & verifying). The study results show the Alaskan system for leaders in knowing the condition of their subordinates do not have to do blusukan every day because they remember that leaders must carry out other tasks in carrying out their duties. Blusukan can also be carried out suddenly to find out the condition of their subordinates at work, and then also, in the era of the advancement of information technology era leaders can utilize information technology tools to support the activities of carrying out blusukans such as the use of CCTV media to monitor the conditions of their subordinates at work. In conclusion, the school principal blusukan system can utilize information technology tools to support blusukan implementation activities, such as the use of CCTV media to monitor the conditions of his subordinates at work Keywords: System, blusukan, principal, performance, teacher
Peran Karangtaruna Dalam Pendidikan Pada Masa Pandemik Covid 19 Di Desa Kalibening Kacamatan Tugumulyo Inda Puspita Sari; Agung Nugroho; M. Rusni Eka Putra
KENDURI : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah Pengoptimalan peran Karangtaruna dalam Pendidikan pada Masa Pandemik Covid 19 di Desa Kalibening Kecamatan Tugumulyo. Metode yang digunakan adalah metode observasi dan sosialisasi. PKM ini adalah kegiatan sosialisasi pentingnya pendidikan dimasyarakat pada karangtaruna Desa Kalibening Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas. Hal ini menjadi perhatian tim PKM karena di masa pandemik covid 19 pendidikan menjadi permasalahan yang rizkan. Kegiatan sosialisasi pentingnya pendidikan pada karangtaruna di Desa Kalibening akan memberikan dampak positif dalam hal pendidikan. Hasil dari kegiatan PKM (Pengabdian pada Masyarakat) pada karangtaruna Desa Kalibening, diantaranya: 1) Terlaksananya koordinasi tim PKM STKIP PGRI Lubuklinggau dengan ketua karangtaruna Desa Kalibening, sehingga kegiatan berlangsung aman dan lancar, 2) Terlaksananya sosialisasi pentingnya pendidikan dimasa pandemik covid 19, 3) Ketua dan anggota karangtaruna sangat antusias berkaitan dengan kegiatan sosialisasi, 4) Ketua karangtaruna berharap kegiatan tidak terbatas kegiatan sosialisasi akan tetapi lebih kepada pelatihan-pelatihan keterampilan khusus. Secara umum hasil PKM ini adalah terciptanya karangtaruna Desa Kalibening yang memahami dan peduli terhadap pendidikan di masa pandemik covid 19 saat ini.
The “Blusukan” Leadership Style of Elementary School Principals in Kota Lubuklinggau : What Lessons Can Be Learned? Ahmad Gawdy Prananosa; Donni Pestalozi; Rudi Erwandi; M. Rusni Eka Putra
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 10, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i1.8355

Abstract

This study aims to reveal the phenomenon of elementary school principals in Kota Lubuklinggau engaging in blusukan leadership. The research employed a qualitative approach with a phenomenology method. The subjects involved were school principals, teachers, and school staff. The data were collected using observations, interviews, and documentation. The obtained data were then analyzed using Miles and Huberman’s interactive models in the following steps: data collection, reduction, display, and conclusion drawing/verification. The results indicated that: 1) the concept of blusukan was performed by the elementary school principals through their willingness to directly supervise the working conditions of their subordinates to get real and accurate information from various sources; such information might be taken as consideration when making a decision; 2) The blusukan leadership style was implemented by encouraging subordinates, hearing and valuing their views, and sustaining close bonds between leaders and subordinates; 3) communication made by leaders was clear and not ambiguous, also easy to understand language, so subordinates can accept messages accurately, 4) due to the other vital obligations of school principals, the blusukan style should not be executed on a daily basis. Blusukan could also be done on the fly to check on subordinates while working. In this digital age, leaders could also utilize technology to support their blusukan by controlling the jobs of their subordinates through CCTV media.
PENGGUNAAN APLIKASI CANVA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA GURU DISMP NEGERI 4 KOTA LUBUKLINGGAU M. Nejatullah Sidqi; Shinta Aprilisa; Rani Oktafelani; M. Rusni Eka Putra
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v3i2.549

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat pesat memberikan manfaat pada bidang pendidikan. Saat ini pengembangan media pembelajaran pada suatu pendidikan semakin pesat mulai dari pemanfaatan aplikasi canva. Aplikasi canva merupakan suatu platform desain berbasis online dengan memberikan suatu fitur-fitur yang sangat baik, berupa template, gambar serta kategori-kategori desain yang menarik sesuai dengan harapan, sehingga membuat sebuah proses pembelajaran yang tidak membosankan. Penggunaan aplikasi canva sebagai media pembelajaran, guru dapat memberikan dan menyampaikan materi serta mengajarkan ilmu pengetahuan, keterampilan yang akan diperloleh peserta didik atau siswa. Aplikasi canva dapat meningkatkan suatu motivasi dan literasi sains, sebagai media penunjang yang baik serta layak saat aktivitas belajar. Penggunaan aplikasi canva dilakukan saat kegiatan pengabdian kepada masyarakat terhadap guru SMP Negeri 4 kota lubuklinggau. Sedangkan metode pelaksanan kegiatan tersebut dilakukan mulai dari presentasi dan diskusi, mengenai apa saja yang akan dilakukan pada pelatihan tersebut. Kemudian melakukan pelatihan dan demostrasi secara langsung kepada guru SMP Negeri 4 Lubuklinggau. Selain itu juga mempersiapkan sarana dan prasana penunjang kelancaran kegiatan pengabdian. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adalah peningkatan kompetensi guru melalui canva. Hal ini telihat dari keaktifan peserta dalam mengikutin kegiatan, sehingga menghasilkan suatu kreativitas saat pembuatan bahan ajar serta meningkatkan kompetensi guru dalam penggunaan teknologi, pada aplikasi canva untuk media pembelajaran
MENINGKATKAN PERANAN KARANGTARUNA DALAM PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASI PADA KELURAHAN AIR KUTI KOTA LUBUKLINGGAU M.Rusni Eka Putra; Agung Nugroho; Inda Puspita Sari; Donni Pestalozi
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v4i1.625

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah Peran Karangtaruna dalam Pendidikan di Kelurahan Air Kuti Kecamatan Lubuklinggau Timur 1. Metode yang digunakan adalah metode observasi dan sosialisasi. PKM ini adalah kegiatan sosialisasi pentingnya pendidikan di masyarakat pada karangtaruna Kelurahan Air Kuti Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 Kota Lubuklinggau. Hal ini menjadi perhatian penulis karena di masa globalisasi pendidikan menjadi permasalahan yang rizkan. Kegiatan sosialisasi pentingnya pendidikan pada karangtaruna di Kelurahan Air Kuti akan memberikan dampak positif dalam hal pendidikan. Hasil dari kegiatan PKM (Pengabdian pada Masyarakat) pada karangtaruna Kelurahan Air Kuti, di antaranya: 1) Terlaksananya koordinasi penulis, Pemerintah Kelurahan Air Kuti dengan ketua karangtaruna Kelurahan Air Kuti, sehingga kegiatan berlangsung aman dan lancar, 2) Terlaksananya sosialisasi pentingnya pendidikan, 3) Ketua dan anggota karangtaruna sangat antusias berkaitan dengan kegiatan sosialisasi, 4) Ketua karangtaruna berharap kegiatan tidak terbatas kegiatan sosialisasi akan tetapi lebih kepada pelatihan-pelatihan keterampilan khusus. Secara umum hasil PKM ini adalah terciptanya karangtaruna Kelurahan Air Kuti yang memahami dan peduli terhadap pendidikan saat ini
Management practices in the implementation of driving school program at senior high school: A phenomenological study Putra, M. Rusni Eka; Marianita, Marianita; Prananosa, Ahmad Gawdy; Erwandi, Rudi
Journal of Educational Management and Instruction (JEMIN) Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/jemin.v4i2.9974

Abstract

The Driving School program has become a prominent subject in the context of the Independent Curriculum's implementation. While substantial research has been conducted on its execution, studies specifically examining the management processes remain scarce. This study aims to investigate the management of the Driving School program at the senior high school level. Employing a phenomenological approach, the research was conducted at SMAN 5 Lubuklinggau, South Sumatera, Indonesia. The participants included the principal, vice principals, facilitator teachers, alumni, teaching staff, and school administrative personnel. Data were collected through interviews and analyzed using an interactive model for qualitative data. The findings revealed that effective management of the program involves a comprehensive approach encompassing planning, organizing, implementation, and evaluation. Key areas of focus include: 1) student management, from enrollment to graduation; 2) the professional development and performance of teaching and administrative staff; 3) infrastructure and facilities management; 4) financial management; 5) curriculum development; and 6) fostering community partnerships. The study suggests the establishment of a detailed procedural framework, such as Standard Operating Procedures (SOP), to guide future program implementation. Additionally, future research could explore the effectiveness of these management procedures in achieving the program's overarching objectives.
Pendampingan Pengolahan Data Umkm Himalkom Untuk Peningkatan Kinerja Dan Efisiensi Bisnis Berbasis Web Mobile Putra, M.Rusni Eka; Riyanto, Nugroho Ponco; Nugroho, Khathibul Umam Zaid; Gufiran, Hermu; Sugiarto, Anjar
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 1 (2025): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v4i1.1912

Abstract

Himpunan Mahasiswa Perguruan Tinggi (HIMA) adalah organisasi mahasiswa untuk menyalurkan minat, bakat, aspirasi, dan kegiatan mereka. UMKM Kampus (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di lingkungan kampus) merujuk pada inisiatif dan usaha bisnis yang dikelola oleh mahasiswa, dosen, atau bagian dari komunitas kampus. UMKM kampus dapat berfokus pada berbagai bidang, mulai dari makanan dan minuman, jasa, teknologi, hingga produk kreatif. Tujuan utama dari UMKM kampus adalah untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan, menyediakan sumber pendapatan tambahan, dan memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dan komunitas kampus. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam perekonomian, tetapi seringkali menghadapi tantangan dalam pengelolaan data bisnis yang efisien. Dengan memanfaatkan teknologi berbasis web mobile, pengolahan data dapat menjadi lebih mudah dan efisien, yang pada gilirannya meningkatkan kinerja dan efisiensi operasional UMKM. Himpunan Mahasiswa Ilmu Komputer (HIMALKOM) berkomitmen untuk meningkatkan UMKM dalam mengadopsi teknologi pengolahan data berbasis web mobile. Dalam kegiatan pengabdian Masyarakat peneliti akan menerapkan Metode Prototype yang digunakan dalam pengembangan perangkat lunak dimana metode ini tidak hanya sekedar evolusi dalam dunia pengembangan perangkat lunak, tetapi juga merevolusi metode pengembangan perangkat lunak dengan menggunakan metode SDLC, dengan menerapkan sistem pengolahan data UMKM HIMALKOM untuk peningkatan kinerja dan efisiensi bisnis berbasis web mobile.
REVITALISASI BUDAYA LITERASI SEKOLAH MELALUI PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN SATGAS LITERASI BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SMK NEGERI TUGUMULYO Agung Nugroho; Inda; M. Rusni Eka Putra; Donni Pestalozi; Cekman
Jurnal PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya minat baca di kalangan siswa menjadi tantangan utama dalam membangun budaya literasi di sekolah. Pendekatan berbasis kearifan lokal dinilai mampu memberikan kedekatan kontekstual dalam upaya menumbuhkan kebiasaan literasi. Penelitian ini bertujuan untuk merevitalisasi budaya literasi sekolah melalui pendampingan pembentukan Satgas Literasi berbasis kearifan lokal di SMK Negeri Tugumulyo. Penelitian ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan model pendampingan intensif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kegiatan Satgas Literasi. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk mengevaluasi proses, keterlibatan, dan dampak kegiatan terhadap budaya literasi siswa. Pembentukan Satgas Literasi berhasil meningkatkan keterlibatan siswa dan guru dalam kegiatan literasi berbasis nilai-nilai lokal. Terdapat peningkatan frekuensi dan variasi kegiatan literasi di sekolah, termasuk pemanfaatan cerita lokal sebagai bahan bacaan dan media diskusi. Pendampingan pembentukan Satgas Literasi berbasis kearifan lokal efektif dalam merevitalisasi budaya literasi sekolah. Temuan ini menunjukkan pentingnya pendekatan partisipatif dan kontekstual dalam upaya pemberdayaan literasi di satuan pendidikan.