Articles
PENERAPAN BALANCED SCORECARD DALAM PENGUKURAN KINERJA PADA BMT NURUL BAROKAH DI SAMBI, BOYOLALI
Fahmi Nurdin Hamid;
Erni Widajanti
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 2 No. 1 (2024): September
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jemb.v2i1.2127
Penelitian ini mengevaluasi kinerja BMT Nurul Barokah di Sambi Boyolali menggunakan metode Balanced Scorecard. Studi ini mencakup empat perspektif utama: keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif keuangan dinilai 'cukup sehat' dengan ROA 0.50% dan ROE 7,93%. Perspektif pelanggan mendapat penilaian 'cukup baik' dengan market share 4.93% dan profitabilitas pelanggan 0.75%. Perspektif proses bisnis internal dinilai 'sangat baik' dengan Network Growth Ratio 100% dan Administrative Expense to Total Revenue 2.34%. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan juga menunjukkan hasil yang baik dengan meningkatnya kompetensi dan kepuasan karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan Balanced Scorecard efektif dalam mengukur dan meningkatkan kinerja BMT Nurul Barokah di Sambi Boyolali.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENTS PLANNING PADA HOME INDUSTRI KERIPIK TEMPE SAGU RAJI MAKMUR DI TAWANGSARI SUKOHARJO
Siska Dwi Rahayu;
Erni Widajanti
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 2 No. 1 (2024): September
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jemb.v2i1.2191
Home industri Raji Makmur adalah salah satu UMKM yang memproduksi keripik tempe sagu di Tawangsari Sukoharjo yang berlokasi di Dk. Karangturi RT 01/RW 10, Dalangan, Tawangsari, Sukoharjo. Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk menganalisis metode Material Requirement Planning dalam pengendalian persediaan bahan baku pada Home Industri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Material Requirement Planning (MRP), Lot For Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ) dan Period Order Quantity (POQ). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pengendalian persedian bahan baku di Home Industri Raji Makmur Tawangsari Sukoharjo menggunakan metode Material Requirement Planning dapat mengefisiensikan biaya persediaan bahan baku, hal tersebut dibuktikan dengan total persediaan bahan baku metode Lot For Lot (LFL) Rp 258.216, mtode Economic Order Quantity (EOQ) sebesar Rp 663.400 dan Period Order Quantity (POQ) sebesar Rp 258.216.
APLIKASI METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING DALAM PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PABRIK ROTI WIDORO DI SUKOHARJO
Bagas Priyatama;
Erni Widajanti
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 2 No. 1 (2024): September
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jemb.v2i1.2230
Pabrik Roti Widoro di Sukoharjo adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang industri makanan dan didirikan oleh Wongso Dinomo pada tahun 1922. Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk menganalisis metode Material Requirement Planning dalam pengendalian persediaan bahan baku pada Pabrik Roti Widoro di Sukoharjo. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Material Requirement Planning (MRP), Lot For Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ) dan Period Order Quantity (POQ). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, total biaya menurut kebijakan perusahaan sebesar Rp 6.880.000 dan berdasarkan metode Material Requirement Planning yang terdiri dari metode Lot For Lot (LFL) Rp 1.620.000, metode Economic Order Quantity (EOQ) sebesar Rp 2.020.000 dan Period Order Quantity (POQ) sebesar Rp 1.620.000. Maka peneliti menyimpulkan metode yang paling efisien digunakan yaitu metode LFL dan POQ, karena dapat mencapai biaya pembelian bahan baku yang paling efisien jika dibandingkan dengan kebijakan perusahaan saat ini.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING PADA INDUSTRI TEMPE PAK PARMIN DI KARANGANYAR
Utami, Fitria Dewi;
Widajanti, Erni
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 2 No. 1 (2024): September
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jemb.v2i1.2257
Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis efisiensi biaya persediaan bahan baku kedelai dengan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP), yang terdiri dari metode Lot For Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ), dan Period Order Quantity (POQ). Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan jenis data menggunakan kuantitatif dan kualitatif sumber data menggunakan primer dan sekunder. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Teknik analissi data dengan metode Material Requirement Planning dengan teknik LFL, EOQ, dan POQ Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya persediaan bahan baku menurut kebijakan pemilik usaha Industri Tempe Pak Parmin di kecamatan Matesih kabupaten Karanganyar sebesar Rp.1.990.000 lebih besar dibandingkan perhitungan dengan menggunakan metode MRP. Total biaya persediaan bahan baku dengan metode Lot For Lot (LFL) sebesar Rp 300.000, EOQ sebesar Rp 1.478.000 dan dengan metode POQ sebesar Rp.300.000. Dari hasil perhitungan total biaya persediaan bahan baku tersebut, maka metode MRP dapat mengefisienkan biaya persediaan bahan baku, terutama metode LFL dan POQ.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGANMETODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING PADA SUSUKEDELAI CELOMIL DI MATESIH KARANGANYAR
Dicky Wahyu Ramadhan;
Erni Widajanti
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 2 No. 2 (2024): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jemb.v2i2.2330
Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah membandingkan biaya pengendalian persediaan bahan baku antara kebijakan yang diterapkan oleh Susu Kedelai Celomil di Matesih Karanganyar dengan menggunakan metode MRP. Metode MRP diharapkan dapat mengurangi risiko kehabisan stok sehingga tidak mengganggu proses produksi Susu Kedelai tersebut, serta meningkatkan Optimalisasi persediaan bahan baku. Tujuan dari kedua metode ini adalah untuk mempertimbangkan waktu pemesanan yang tepat dan menentukan jumlah persediaan bahan baku yang optimal. Pada tahap analisis, dilakukan evaluasi penerapan metode Material Requirement Planning (MRP) dapat meningkatkan Optimalisasi dalam perencanaan persediaan bahan baku di Susu Kedelai Celomil di Matesih Karanganyar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa biaya persediaan bahan baku dengan metode Lot For Lot (LFL) adalah Rp 2.220.000, metode Economic Order Quantity (EOQ) adalah Rp 4.279.098,5, dan metode Period Order Quantity (POQ) adalah Rp 9.646.239,3. Sementara itu, jumlah biaya persediaan bahan baku menurut kebijakan pemilik Susu Kedelai Celomil di Matesih Karanganyar adalah Rp 9.834.997,5. Hasil perhitungan tingkat efisiensi biaya, metode MRP (LFL, EOQ maupun POQ) lebih efisien dibandingkan perhitungan biaya persediaan bahan baku bahan baku menurut kebijakan pemilik Susu Kedelai.
PENERAPAN QUALITY CONTROL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK DENGAN METODE SIX-SIGMA PADA BROWNIES CINTA DI KARANGANYAR
Calvin Andrea;
Erni Widajanti;
Sunarso , Sunarso
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 2 No. 2 (2024): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jemb.v2i2.2336
Brownies Cinta merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi makanan yang ada di wilayah Karanganyar yang di mana ketika dilakukan observasi sebelum penelitian ditemukan beberapa fenomena terkait dengan produk cacat yang tergolong tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis penerapan dan peran Quality control dengan metode Six sigma dalam meningkatkan kualitas produk pada Brownies Cinta Karanganyar. Penelitian ini merupakan penelitian jenis survei yang dilakukan pada produk yang dihasilkan oleh Brownies Cinta Karanganyar. Jenis data menggunakan kualitatif dan data kuantitatif. Sumber data menggunakan data primer dana data sekunder. Data yang digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini adalah produk cacat Brownies Cinta tahun 2023. Analisis data menggunakan analisis operasional data dengan metode six sigma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Browis Cinta Karanganyar belum menerapkan standar quality control dengan baik untuk meningkatkan kualitas produk dengan bukti adanya pencapaian nilai sigma 3,75 dengan DPMO 12.116 dan jauh dari standard six sigma ideal. Quality control dengan metode Six sigma dapat meningkatkan kualitas produk pada Brownies Cinta Karanganyar di mana dengan hitungan six sigma dapat meningkatkan kualitas produk Brownies Cinta Karanganyar.
ANALISIS MANAJEMEN RANTAI PASOK BERAS PADA GUDANG BULOG DI DUYUNGAN SRAGEN
Muthia Nur Alvianti;
Erni Widajanti;
Sunarso , Sunarso
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 2 No. 2 (2024): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jemb.v2i2.2337
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis optimalisasi kinerja dan dampak manajemen rantai pasokan beras yang dilakukan oleh Gudang Bulog Beras Duyungan. Penelitian ini termasuk dalam ruang lingkup penelitian survei yang terfokus pada produk beras untuk mengidentifikasi kondisi rantai pasok dan mendeskripsikannya melalui studi pustaka dan observasi secara langsung ke Gudang Bulog Beras Duyungan Sragen Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif berupa model rantai mengikuti kerangka proses yang telah dimodifikasi oleh Vorst yang terdiri dari aspek sasaran rantai, aspek struktur rantai, aspek manajemen rantai, aspek sumber daya rantai, aspek proses bisnis rantai, dan aspek performa rantai pasok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja manajemen rantai pasok Gudang Bulog Duyungan Sragen sudah berjalan dengan optimal, hal tersebut dapat diketahui bahwa dari adanya elemen-elemen prinsip dasar optimalisasi rantai pasok di dalam manajemen rantai pasok yang terdiri dari struktur rantai, manajemen rantai, sumber daya rantai dan proses bisnis internal Aspek yang DAPAT ditingkatkan agar manajemen rantai pasok beras pada Gudang Bulog Duyungan Sragen dapat berjalan lebih optimal lagi, yaitu aspek sumber daya teknologi yang harus selalu mengikuti perkembangan teknologi dan juga dengan menambah mitra kerja agar tidak terjadi keterlambatan pengiriman ataupun stock beras.
Analisis Pengaturan Layout Gudang Sparepart Menggunakan Metode Dedicated Storage pada Bengkel Saerah Baru Motor di Sragen
Friska Oktaviani;
Erni Widajanti;
Sunarso Sunarso
Jurnal Manajemen Riset Inovasi Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober : Jurnal Manajemen Riset Inovasi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/mri.v2i4.3185
The MSME Saerah Baru Motor workshop in Sragen is an MSME that operates in the field of selling goods and motorbike repair services in Masaran, Sragen. Saerah Baru Motor Workshop tries to organize spare parts warehouse layout planning with the right layout system. The problem in this research is whether the application of the Dedicated Storage method can streamline the layout of the spare parts warehouse at the Saerah Baru Motor workshop in Sragen. The use of this research is as a consideration for MSMEs at the Saerah Baru Motor workshop to streamline the layout of spare parts warehouses and can be used to make decisions regarding efficiency.This research uses the Dedicated Storage method at the Saerah Baru Motor workshop in Sragen. The data required is a general description of the Saerah Baru Motor workshop in Sragen, item size data, storage capacity data and average transfer data for incoming and outgoing goods. Data sources include primary data and secondary data. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. Data analysis techniques use quantitative. The results of this research indicate that the layout of the spare parts warehouse at the Sarah Baru Motor workshop is not efficient. This is proven by the absence of separation of types of spare parts, meanwhile, the results of calculations using the Dedicated Storage method are that there is a separation of wet spare parts from solid spare parts and the placement of items is adjusted and sorted based on the assignment value of each item, namely the item that has a high assignment value is the spark plug with a value of 17.47826 will be placed close to the place where consumers come to buy spare parts.
PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) PADA HOME INDUSTRY KUE BANTAL PAK SUNARDI DI KARANGANYAR
Retno Yulianti;
Erni Widajanti;
Asih Handayani
Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA) Vol. 2 No. 2 (2025): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jimea.v2i2.3953
Home Industry Kue Bantal Pak Sunardi di Karangnyar merupakan jenis usaha pada sektor kuliner makanan ringan yang memproduksi kue bantal. Berdasarkan pada hasil observasi pra penelitian yang dilakukan pada Home Industry Kue Bantal Pak Sunardi di Karangnyar, diketahui terdapat permasalahan yang terjadi bahwa pengendalian persediaan bahan baku pada proses produksi kue bantal diketahui belum efisien, sehingga terjadinya penumpukan persediaan bahan baku. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efisiensi pengendalian biaya persediaan bahan baku pada Home Industry Kue Bantal Pak Sunardi di Karangnyar dan menganalisis metode material requirement planning dalam mengefisienkan biaya persediaan bahan baku pada Home Industry Kue Bantal Pak Sunardi di Karangnyar.Penelitian ini merupakan penelitian jenis studi kasus yang dilakukan pada Home Industry Kue Bantal Pak Sunardi di Karangnyar. Jenis data menggunakan kualitatif dan data kuantitatif. Sumber data menggunakan data primer dana data sekunder. Teknik pengumpulan data mengunakan observasi atau pengamatan, wawancara atau interview, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan total biaya menunjukkan bahwa biaya persediaan bahan baku sesuai dengan kebijakan pada Home Industry Kue Bantal Pak Sunardi di Karangnyar saat ini belum efisien, karena total biaya persediaan menurut kebijakan perusahaan (Rp. 9.599.990) lebih besar dibandingkan dengan metode Lot For Lot (LFL) sebesar (Rp. 6.000.000), tetapi bila dibandingkan dengan metode Economic Order Quantity (EOQ) diperoleh hasil sebesar (Rp. 4.654.060) dan metode Period Order Quantity (POQ) yang diperoleh hasil sebesar (Rp. 6.000.000). Material requirement planning terutama pada metode Economic Order Quantity (EOQ) bisa mengefisiensikan biaya persediaan bahan baku yang paling rendah yaitu sebesar Rp. 4.654.060.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNINGPADA BATIK TIGA PUTRA SURAKARTA
Nurul Atikah;
Erni Widajanti
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 2 No. 4 (2025): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/jemb.v2i4.4150
Batik Tiga Putra Surakarta merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang tekstil. Pengendalian persediaan bahan baku Batik Tiga Putra Surakarta masih dilakukan dengan cara manual atau sebatas perkiraan saja dalam memasok bahan baku. Tujuan penelitian ini adalah untuk pertimbangan perusahaan dalam mengefisiensikan biaya persediaan bahan baku dan dapat digunakan untuk mengambil keputusan terkait dengan efisiensi biaya persediaan bahan baku. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Material Reauirement Planning (MRP), dengan teknik analisis data menggunakan teknik Lot For Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ), dan Period Order Quantity (POQ). Data yang diperlukan adalah gambaran umum Batik Tiga Putra Surakarta, proses produksi, data penggunaan bahan baku, data pembelian bahan baku, data biaya pesan, dan data biaya simpan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara. Berdasarkan hasil perhitungan total biaya menurut kebijakan perusahaan sebesar Rp 9.415.600 dan berdasarkan metode Material Reauirement Planning (MRP) yang terdiri dari teknik Lot For Lot sebesar Rp 1.245.000, Economic Order Quantity sebesar Rp1.826.600, Period Order Quantity sebesar Rp 420.000, maka peneliti menyimpulkan metode yang paling efisien diterapkan di Batik Tiga Putra Surakarta yaitu metode Period Order Quantity. Metode POQ menghasilkan biaya persediaan sebesar Rp 420.000 dan sebaiknya dalam menghitung biaya pengendalian persediaan bahan baku menggunakan metode Material Reauirement Planning dengan teknik Period Order Quantity, karena dapat mencapai biaya pembelian bahan baku yang lebih efisien dibanding dengan kebijakan perusahaan saat ini.