Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNINGPADA BATIK TIGA PUTRA SURAKARTA Nurul Atikah; Erni Widajanti
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 2 No. 4 (2025): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v2i4.4150

Abstract

Batik Tiga Putra Surakarta merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang tekstil. Pengendalian persediaan bahan baku Batik Tiga Putra Surakarta masih dilakukan dengan cara manual atau sebatas perkiraan saja dalam memasok bahan baku. Tujuan penelitian ini adalah untuk pertimbangan perusahaan dalam mengefisiensikan biaya persediaan bahan baku dan dapat digunakan untuk mengambil keputusan terkait dengan efisiensi biaya persediaan bahan baku. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Material Reauirement Planning (MRP), dengan teknik analisis data menggunakan teknik Lot For Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ), dan Period Order Quantity (POQ). Data yang diperlukan adalah gambaran umum Batik Tiga Putra Surakarta, proses produksi, data penggunaan bahan baku, data pembelian bahan baku, data biaya pesan, dan data biaya simpan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara. Berdasarkan hasil perhitungan total biaya menurut kebijakan perusahaan sebesar Rp 9.415.600 dan berdasarkan metode Material Reauirement Planning (MRP) yang terdiri dari teknik Lot For Lot sebesar Rp 1.245.000, Economic Order Quantity sebesar Rp1.826.600, Period Order Quantity sebesar Rp 420.000, maka peneliti menyimpulkan metode yang paling efisien diterapkan di Batik Tiga Putra Surakarta yaitu metode Period Order Quantity. Metode POQ menghasilkan biaya persediaan sebesar Rp 420.000 dan sebaiknya dalam menghitung biaya pengendalian persediaan bahan baku menggunakan metode Material Reauirement Planning dengan teknik Period Order Quantity, karena dapat mencapai biaya pembelian bahan baku yang lebih efisien dibanding dengan kebijakan perusahaan saat ini.
TRANSFORMASI BISNIS: PENDAMPINGAN PRODUKTIF UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN UMKM KONVEKSI Handayani, Asih; Widajanti, Erni; Sari, Aisyah Arum
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.6679

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bekerjasama dengan mitra UMKM Konveksi Di Desa Gedongan dan sekitarnya Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar. UMKM ini bergerak di bidang konveksi terutama konveksi baju sergama sekolah. Pengabdian masyarakat kali ini bertujuan membantu UMKM konveksi untuk memaksimalkan usahanya melalui perluasan usaha produk melalui platform marketplace digital, terutama Shopee dan juga penataan persediaan dengan manajemen stokcontrol. Pendekatan ini mendukung strategi pemasaran online dan pemahaman mendalam tentang segmentasi konsumen, yang pada gilirannya meningkatkan pengetahuan pemilik usaha dan mendorong pertumbuhan omset. Pengabdian ini dilakukan di rumah salah satu pelaku usaha yaitu Ibu Ririn yang sekaligus dijadikan sebagai obyek percontohan untuk direview perkembangan usahanya baik dalam digital marketing maupun dalam menentukan jumlah bahan baku yang paling optimal ketika masa crowded pemesanan. Metode ABCD (Asset-Based Community Development) diimplementasikan untuk memastikan kolaborasi yang kuat dengan komunitas sekitar.
Aplikasi manajemen operasi dan manajemen pemasaran pada UMKM untuk mencapai optimalisasi Widajanti, Erni; Sutarno
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i2.23441

Abstract

Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertema “Pendampingan Cara Mencapai Efisiensi Berbasis Manjemen Operasi Dan Manajemen Pemasaran Pada UMKM Anti Galau Kabupaten Boyolali”. Permasalahan yang dihadapi pemilik sekaligus pengelola UMKM Anti Galau terutama dalam mengelola persediaan dan masalah dalam memasarkan hasil produksinya. Untuk ini kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan membantu pemilik sekaligus pengelola UMKM Anti Galau Kabupaten Boyolali terutama dalam mengelola persediaan untuk mencapai efisiensi biaya persediaan dan untuk meningkatkan penjualan dengan penjualan online. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu Participatory Action Research (PAR) adalah metode yang melibatkan mitra dalam proses kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan dilakukan pada tanggal 25 Mei 2024 jam 10.00 sd jam 15.00 dan tanggal 26 Mei 2024 jam 10.00 sd 15.00 bertempat di UMKM Anti Galau Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali Hasil dari kegiatan adalah 1. Biaya persediaan yang dikeluarkan UMKM Anti galau belum efisien. Untuk mencapai efisiensi biaya persediaan, UMKM Anti galau dapat menggunakan metode pengendalian persediaan Material Requirement Planning (MRP), terutama metode EOQ yang menghasilkan tingkat efisiensi biaya paling besar yaitu 74,62%. 2. Setelah diadakan penyuluhan tentang pentingnya penjualan online, tingkat pemahaman mitra meningkat dari yang ditargetkan skala indek 3 menjadi skala indek luaran 4,5.
Analisis Total Quality Management dalam Memperbaiki Kualitas Produk pada Perusahaan Garmen (Studi Kasus pada CV Sakti Abadi Garmindo di Wonogiri) Francisca Audry Kournikova; Erni Widajanti; Sutarno
PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Inprogress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/wtejea47

Abstract

Product quality is key to attracting consumers; therefore, it is a crucial concern for companies, given the competitiveness of companies producing similar or similar products. All companies have specific standards for determining product quality, including CV Sakti Abadi Garmindo, a garment company. The purpose of this study was to analyze Total Quality Management and its constraints in improving the quality of defective products in the garment production process at CV Sakti Abadi Garmindo in Wonogiri. This study used a qualitative method through interviews with the Owner, production Leader, and quality control staff. The hypothesis of this study states that the implementation of Total Quality Management (TQM) at CV Abadi Garmindo is suboptimal. Inadequate training, a lack of quality planning, and a lack of professional development for employees are obstacles to TQM analysis in improving the quality of defective products in garment production at CV Sakti Abadi Garmindo in Wonogiri. Based on the interviews, it was revealed that TQM implementation is not comprehensive and systematic. This is due to the lack of adequate training for employees, the lack of structured quality planning, and the minimal use of professional development and technology. Therefore, the results of this study indicate that both hypotheses are proven true.
Pengendalian Persediaan Bahan Baku Menggunakan Material Requirement Planning Pada Industri Tahu Express Prasetyo, Briyan Aji; Widajanti, Erni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2649

Abstract

Industri Tahu Express adalah sebuah usaha yang bergerak dibidang makanan yaitu tahu. Dalam proses produksinya sangat memerlukan banyak bahan baku, persediaan bahan baku sangat penting untuk dijaga agar proses produksi berjalan dengan lancar. Persediaan merupakan salah satu komponen yang mempunyai peranan penting dalam proses produksi. Dengan pengendalian persediaan juga akan dapat mempertahankan suatu proses produksi berjalan dengan baik yakni dengan adanya ketersediaan bahan baku yang cukup. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis efisiensi biaya persediaan bahan baku kedelai dengan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP), yang terdiri dari metode Lot For Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ), dan Period Order Quantity (POQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya persediaan bahan baku menurut kebijakan pemilik usaha Industri Tahu Express di kecamatan Karangayar kabupaten Karanganyar sebesar Rp 1.993.000,- lebih besar dibandingkan perhitungan dengan menggunakan metode MRP. Total biaya persediaan bahan baku dengan metode Lot For Lot (LFL) sebesar Rp 844.000,- EOQ sebesar Rp 1.274.400,- dan dengan metode POQ sebesar Rp 844.000,-. Dari hasil perhitungan total biaya persediaan bahan baku tersebut, maka metode MRP dapat mengefisienkan biaya persediaan bahan baku, terutama metode LFL dan POQ.
Analisis Metode Statistical Quality Control Untuk Mengendalikan Kualitas Produksi Pia Nyah Solo Vadesma, Wanda Theza; Widajanti, Erni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2666

Abstract

UMKM Pia Nyah Solo merupakan usaha mikro yang bergerak di bidang kuliner, khususnya produksi bakpia keeing dengan berbagai varian rasa. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM Pia Nyah Solo adalah tingkat kerusakan produk yang melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 2%, yaitu ambang maksimum kerusakan yang masih dapat diterima tanpa merugikan mutu dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) dengan alat bantu statistik berupa check sheet, histogram, diagram pareto, peta kendali, dan diagram sebab akibat atau diagram fishbone. Hasil analisis data produksi tahun 2024 menunjukkan kerusakan dominan berupa penyok (37,44%), isian keluar (33,06%), dan gosong (26,50%). Berdasarkan hasil analisis diagram sebab akibat diketahui bahwa faktor utama penyebab kerusakan produk adalah tenaga kerja, metode, mesin, dan bahan baku. Dengan penerapan Statistical Quality Control (SQC) diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengendalian kualitas serta menurunkan tingkat produk rusak di UMKM Pia Nyah Solo. Dengan demikian, perusahaan perusahaan dapat menjaga konsistensi mutu dan kepuasan pelanggan.  
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dengan Menggunakan Metode Material Requirement Planning Pada UMKM Sagon Bu Saliyem Di Karanganyar: Isnaini, Isnaini; Widajanti, Erni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2790

Abstract

UMKM Sagon Bu Saliyem di Karanganyar menghadapi masalah inefisiensi dalam pengendalian persediaan bahan baku akibat penggunaan sistem konvensional berbasis perkiraan sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kebijakan pengendalian persediaan yang diterapkan UMKM dengan metode Material Requirement Planning (MRP), melalui tiga teknik lot sizing: Lot for Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ), dan Period Order Quantity (POQ). Data penelitian diperoleh melalui survei penggunaan, pembelian, dan biaya penyimpanan bahan baku utama yaitu ketan, kelapa, dan gula pasir pada periode 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa total biaya persediaan berdasarkan kebijakan UMKM mencapai Rp 8.274.800, jauh lebih tinggi dibandingkan hasil perhitungan menggunakan metode MRP. Penerapan teknik LFL menghasilkan biaya persediaan sebesar Rp 3.000.000, teknik EOQ sebesar Rp 3.027.700, dan teknik POQ sebesar Rp 3.000.000. Temuan ini membuktikan bahwa pengendalian persediaan dengan metode MRP, terutama melalui LFL dan POQ, jauh lebih efisien dibandingkan kebijakan tradisional. Oleh karena itu, penerapan MRP direkomendasikan sebagai strategi yang tepat untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan bahan baku, menekan biaya persediaan, serta mendukung keberlanjutan usaha UMKM Sagon Bu Saliyem di tengah persaingan industri makanan yang semakin ketat.
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku dengan Menggunakan Metode Material Requirement Planning pada UMKM Keripik Tempe Benguk Satrya di Wonogiri Kusuma, Egidia Natasya Yovita; Widajanti, Erni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2797

Abstract

UMKM Keripik Tempe Benguk Satrya di Wonogiri menghadapi masalah efisiensi dalam pengendalian persediaan bahan baku. Penelitian ini menganalisis kebijakan persediaan perusahaan dan membandingkannya dengan metode Material Requirement Planning (MRP) menggunakan teknik Lot For Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ), dan Period Order Quantity (POQ). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terkait kebutuhan bahan baku serta biaya simpan dan pemesanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya menurut kebijakan perusahaan lebih tinggi dibanding metode MRP, di mana teknik EOQ memberikan efisiensi terbesar. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan MRP dapat mengurangi biaya persediaan sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan bahan baku pada UMKM.
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku dengan Metode Material Requirement Planning pada UMKM Roti Tawar Mizan Bapak Joko di Karanganyar Sari, Ressa Meilani; Widajanti, Erni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2799

Abstract

Industri makanan Indonesia berkembang pesat karena kebutuhan masyarakat dan persaingan bisnis yang meningkat. Industri roti, termasuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), terus berkembang dan memainkan peran penting dalam pemenuhan kebutuhan konsumen. Namun, masalah umum yang sering dihadapi oleh UMKM adalah pengelolaan persediaan bahan baku yang tidak efisien.Bisnis roti tawar UMKM MIZAN di Karanganyar tidak efektif dalam mengelola stok bahan baku. Studi ini melihat seberapa efektif kebijakan persediaan dan penerapan metode Material Requirement Planning (MRP) dengan teknik Lot For Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ), dan Period Order Quantity (POQ). Hasilnya menunjukkan bahwa metode MRP lebih efisien—dengan harga Rp1.556.200 (LFL), Rp1.326.500 (EOQ), dan Rp1.556.200 (POQ). Metode LFL dan POQ dinilai paling efisien dalam menekan biaya, sehingga MRP dapat menjad. Sebagai hasil dari penelitian ini, UMKM Roti Tawar MIZAN di Karanganyar tidak berhasil mengontrol ketersediaan bahan baku. Seperti yang ditunjukkan oleh total biaya persediaan berdasarkan kebijakan perusahaan sebesar Rp4.248.000, yang lebih tinggi dibandingkan dengan perhitungan menggunakan metode Perencanaan Persyaratan Material (MRP). Penggunaan MRP dengan teknik Lot for Lot (Rp1.556.200), Jumlah Pembelian Ekonomi (Rp1.326.500), dan Jumlah Pembelian Periodik (Rp1.556.200) terbukti dapat menekan biaya secara signifikan. Meskipun LFL dan POQ mungkin merupakan opsi yang lebih baik, EOQ adalah yang paling efisien dari ketiga metode tersebut. Dengan demikian, metode MRP terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi pengendalian persediaan bahan baku pada UMKM Roti Tawar MIZAN.
Analisis Pengendaliaan Persediaan Bahan Baku Dengan Metode Material Requirement Planning Pada Batik Lestari Di Plupuh Sragen Saputro, Rohmat Dimas; Widajanti, Erni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi pengendalian persediaan bahan baku kain mori pada UMKM Batik Lestari di Plupuh, Sragen. Permasalahan utama yang dihadapi adalah ketidakefisienan dalam pengelolaan persediaan yang menimbulkan biaya tinggi. Metode yang digunakan adalah Material Requirement Planning (MRP) dengan tiga teknik lot-sizing, yaitu Lot For Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ), dan Period Order Quantity (POQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya persediaan berdasarkan kebijakan perusahaan sebesar Rp1.125.848, sedangkan dengan metode LFL dan POQ hanya Rp599.184, serta EOQ sebesar Rp1.002.788. Hal ini membuktikan bahwa sistem persediaan yang digunakan Batik Lestari belum efisien, dan penerapan MRP—khususnya metode LFL atau POQ—lebih optimal dalam menekan biaya sekaligus meningkatkan efisiensi produksi.Hasil perhitungan menunjukkan bahwa persediaan bahan baku Batik Lestari di Plupuh, Sragen tidak dikelola dengan efektif. Jika dibandingkan dengan metode Perencanaan Kebutuhan Material (MRP), biaya persediaan berdasarkan kebijakan perusahaan sebesar Rp1.125.848 lebih tinggi. Biaya teknik Lot for Lot (LFL) adalah Rp599.184, Economic Order Quantity (EOQ) adalah Rp1.002.788, dan Period Order Quantity (POQ) adalah Rp599.184. Oleh karena itu, keyakinan pertama bahwa sistem persediaan tidak efisien terbukti benar. Selain itu, keyakinan kedua terbukti: penerapan MRP, khususnya teknik LFL dan POQ, dapat menjadi lebih efisien daripada kebijakan perusahaan dengan mengurangi biaya persediaan hingga Rp599.184.
Co-Authors Afifah Devi Lestari Amin Wahyudi Aminuyati Anissa Nur Azizah Arie Wibowo Arif Nur Saputro Asih Handayani Aurel Yulita Pradyasari Bagas Priyatama Calvin Andrea Caturani, Erwin Desvitasari, Armelita Dian Raras Ati Dicky Wahyu Ramadhan Dwi Astuti, Alfiana Dyah Susanti Hayuningrum Eka Parya, Atiska Eva Nur Safitri Fahmi Nurdin Hamid Febri Widya Puspitasari Francisca Audry Kournikova Friska Oktaviani Handayani, Asih Isnaini Isnaini Justitie, Destria Karunia Fadillatul Firdaus Kusuma, Egidia Natasya Yovita Maharani, Dona Fitriana Muthia Nur Alvianti Nani Irma Susanti Nurul Atikah Pebrianti, Naca Shahidatur Rahma Permadani, Septiana Bunga Prasetyo, Briyan Aji Purwaningsih, Reza Retma Puspitasari, Vernanda Putri Novita Sari Raras Ati, Dian Retno Yulianti Rika, Odysiusoctavia Rispantyo Rispantyo, Rispantyo Rohman, Annisa Safitri, Eva Nur Safitri, Natalina Wahyu Saputro, Arif Nur Saputro, Rohmat Dimas Sari, Aisyah Arum Sari, Ressa Meilani Selvia Luwinda Septiana Bunga Permadani Siska Dwi Rahayu Suddin, Alwi Sumaryanto Sumaryanto Sumaryanto Sumaryanto, Sumaryanto Sunarso , Sunarso Sunarso Sunarso Sunarso Sunarso Suprayitno Suprayitno Suprayitno Suprayitno Suryo, Aryoto Adhi Susanti, Nani Irma Sutarno Syaifudin, Muh Ismail Syamsulhaq, Syamsulhaq Tri Handayani Tyandini, Lelani Kalis Utami, Fitria Dewi Vadesma, Wanda Theza Valentina, Jesslyn Wahyuningsih, Triana Widya Puji Astuti, Widya Puji Windiyastutik, Arida Tri Y. Djoko Suseno Y. Djoko Suseno Yernia Aloensia Putri Yulfina Putri Wahyuningrum