Claim Missing Document
Check
Articles

Usulan Perbaikan dan Standarisasi Sistem Kerja pada Proses Produksi Baja Ringan Jenis Reng di PT. Pratama Mandiri Paksi Retnaningtyas, Victoria Nadia Elma; Valentino, Fandy; Wahyudi, Rizqi
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 5, No 2 (2024): Jurnal SENOPATI Vol 5, No 2
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2024.v5i2.5250

Abstract

PT Pratama Mandiri Paksi merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur yang memproduksi produk baja ringan dari bahan setengah jadi sampai ke bahan jadi yang siap untuk dipasarkan. Permasalahan yang terjadi pada perusahaan ini yaitu tidak tercapainya target produksi yang direncanakan dalam waktu tertentu. Penelitian ini yang bertujuan untuk menetapkan waktu baku pada setiap proses produksi baja ringan jenis reng dan memberikan rancangan usulan perbaikan. Penelitian ini menggunakan metode work sampling dan penetapan factor penyesuaian menggunakan metode Westinghouse. Dari penelitian ini yaitu terdapat pemborosan berupa adanya non-value added activity pada proses pembuatan baja ringan jenis reng sebesar 22,73% dengan total waktu 42,52 detik. Setelah non-value added activity tersebut dihilangkan, maka persentase value added activity yang awalnya sebesar 67,06% mengalami peningkatan sebesar 19,70% menjadi 86,76%. Waktu proses produksi yang awalnya didapatkan sebesar 346,14 detik berkurang sebesar 42,52 detik menjadi 303,62 detik. Hal ini menunjukkan bahwa perbaikan metode kerja dengan menghilangkan non-value added activity dapat berdampak pada waktu proses produksi lebih singkat. Kapasitas produksi yang awalnya sebesar 84 produk/hari meningkat menjadi 95 produk/hari.
Penentuan Waktu Baku dengan Stopwatch Time Study untuk Pengukuran Kerja Operator di PT XYZ Lampung Tengah Wahyudi, Rizqi; Nugraha, Andhyka Tyaz; Kinasih, Anjas Sukma
Jurnal Sains dan Aplikasi Keilmuan Teknik Industri (SAKTI) Vol. 3 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Teknik Industri Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/jtiumc.v3i2.76

Abstract

PT XYZ, a company in the agribusiness sector, operates a chick hatching production line that yields hatching eggs as its final product. Currently, the company's production process lacks standardized working hours across various crucial stations – namely, terminal, pullchick, vaccine, and packing stations. This absence of standardized hours poses a significant challenge, impacting labor productivity. Additionally, the work pace remains inconsistent among employees at these stations, resulting in unpredictable monthly fluctuations in hatching egg production, rendering it unstable. To address these challenges, the implementation of the stopwatch time study method becomes imperative. This research aims to ascertain cycle time, normal time, and establish standard working hours across the terminal, vaccine, pullchick, and packing stations. Furthermore, the goal is to standardize the work time specifically at pullchick and packing stations. The objective is to compare these standard times against the current practices to enhance worker productivity effectively. Following the research, notable improvements have been observed. The terminal station has experienced a 1-train increase in output, rising from the prior 18 trains to 19 trains. Similarly, the vaccine station has shown remarkable progress, with an output surge of 6 boxes per hour, escalating from a previous rate of 25 boxes/hour to 31 boxes/hour. These findings underline the positive impact of implementing standardized work times, indicating enhanced productivity and efficiency across these stations within PT XYZ's production process.
Analisis Kinerja Karyawan Pada PT PLN (Persero) UPK Tarahan Nurazizah, Novalina; Wahyudi, Rizqi; Nugraha, Andhyka Tyaz
Jurnal Ilmiah Akuntansi Keuangan dan Bisnis (JIKABI) Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Akuntansi Keuangan dan Bisnis (JIKABI) - NOVEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jbi.v2i2.2977

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of Job Rotation, Training and Development, Career Planning, and Performance Appraisal toward the Employee Performance of PT PLN (Persero) UPK Tarahan either partially or simultaneously through the T-test and F-test. This type of research is a quantitative research. The data used in this study is primary data obtained using a data collection instrument in the form of a questionnaire that has been tested for validity and reliability using SPSS 16 software. The population in this study were all employees of PT PLN (Persero) UPK Tarahan, namely 68 employees. The sampling technique used the Slovin formula so that a sample of 59 employees was obtained. The data analysis method used Structural Equation Modeling (SEM). SmartPLS 3.2.9 is a tool used to perform analysis. The partial hypothesis testing resulted that job rotation is a variable that has no significant effect on employee performance while other variables have a positive significant effect on employee performance. Simultaneous testing shows that the independent variables together have no significant effect on the performance of PT PLN (Persero) UPK Tarahan employees because the job rotation variable has an F-square value 0.05, which is 0.00, which means the null hypothesis is rejected. The program recommendations given are job instruction exercises and coaching.
Usulan Perbaikan Lingkungan Kerja di Area Produksi Drum Besi CV. Lampung Aspalindo Wahyudi, Rizqi; Abdillah, Zaki; Armadani, Elvi
xxxx-xxxx
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV Lampung Aspalindo merupakan suatu badan usaha yang berjalan pada bidang industri manufaktur. Badan usaha ini memproduksi produk drum besi khususnya untuk produk aspal dalam drum dari produk setengah jadi hingga produk yang dapat dijual. Permasalahan perusahaan saat ini ialah belum mengkhususkan perhatiannya kepada kondisi lingkungan kerja, dan tidak ada divisi/sub-divisi yang dikhususkan untuk masalah tersebut. Masalah tempat kerja yang didapati antara lain tidak terdapatnya marker line di daerah pengerjaan produksi seperti area bahan baku, mesin, dan lain-lain. Hal lain yang ditemukan ialah beberapa barang personal pekerja dan peralatan kerja belum memiliki lokasi yang ditentukan. Pekerja di area produksi masih belum memperhatikan kondisi kebersihan dan tidak ada rotasi jadwal tugas pembersihan. Hasil dari penelitian ini adalah penilaian checklist audit di area produksi yang mendapat nilai sebesar 26% dan masuk kategori buruk, maka peluang penerapan 5S di area produksi CV Lampung Aspalindo sangat perlu untuk memperbaiki lingkungan kerja. Berdasarkan nilai evaluasi sebelum perbaikan didapatkan nilai sebesar 35% dan setelah dilakukan implementasi 5S didapatkan nilai sebesar 77%. Terdapat 11 implementasi yang berhasil dilakukan dan terdapat 6 usulan yang diharapkan dapat diimplementasikan di CV Lampung Aspalindo.
Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Loyalitas Pelanggan dengan Mediasi Kepuasan Pelanggan pada PB Swalayan Korpri Aulia, Fadillah; Wahyudi, Rizqi; Fathurochman, Alam
xxxx-xxxx
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya tingkat pertumbuhan toko Swalayan membuat persaingan menjadi semakin ketat. PB Swalayan sebagai objek dari penelitian ini perlu meningkatkan kualitas layanan untuk memperoleh kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan antara kualitas layanan terhadap loyalitas pelanggan dengan mediasi kepuasan pelanggan. Metode yang digunakan yaitu PLS SEM dengan dimensi ServQual sebagai skala pengukuran kualitas layanan. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen kuisioner yang disebar kepada 88 responden.  Sampel dalam penelitian ini adalah pelanggan yang pernah berbelanja di PB Swalayan. Hasil dari penelitian ini adalah seluruh dimensi ServQual memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kepuasan pelanggan. Dimensi tangible terbukti tidak memiliki hubungan terhadap loyalitas pelanggan, sedangkan keempat variabel lainnya terbukti memiliki hubungan. Variabel kepuasan pelanggan terbukti mampu memediasi dimensi responsiveness, reliability, empathy, dan assurance terhadap loyalitas pelanggan. Tetapi Variabel kepuasan pelanggan tidak mampu memediasi dimensi tangible terhadap loyalitas pelanggan.
Identifikasi Pengendalian Kualitas Produk Menggunakan Metode Statistical Process Control Pada PT X Fantasia, Immanuel Fabian; Wahyudi, Rizqi
Jurnal Industri dan Inovasi (INVASI) Vol 1, No 2 (2024): Maret
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64670/invasi.v1i2.9108

Abstract

Industri memiliki peranan yang penting dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara dengan menyediakan kebutuhan, menciptakan lapangan kerja, serta berkontribusi terhadap pembangunan social maupun pembangunan infrastruktur yang terbagi menjadi industri jasa, industri kreatif, ekstraktif dan industri manufaktur. Sektor industri manufaktur seringkali disebut dengan sektor pemimpin atau leading sector, hal ini diartikan bahwa pembangunan pada sektor industri manufaktur akan meningkatkan pembangunan sektor lainnya, yaitu sektor pertanian maupun sektor jasa. Industri manufaktur material kayu merupakan suatu prospek bisnis yang dibutuhkan dalam mendukung kemajuan infrastruktur. Mengiringi hal tersebut, semakin banyak industri manufaktur kayu yang gencar melakukan pembaharuan terhadap teknologi pendukung produksi sehingga mampu bersaing di pasar global. PT X sebagai industri manufaktur yang bergerak di sektor material kayu dan berfokus pada ekspor ekspor tentu berupaya lebih keras dalam meningkatkan kemampuan dalam menghasilkan material berkualitas tinggi. Pada proses produksi yang terdiri dari beberapa tahap, terlihat adanya cacat atau kerusakan pada produksi kayu yang berdampak merusak kualitas secara keseluruhan. Perusahaan juga belum memiliki pendekatan yang terstruktur untuk menganalisis dan mengendalikan cacat tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahu jenis cacat yang terjadi dan mengidentifikasi penyebab variasi cacat terhadap kualitas produk kayu pada PT X menggunakan metode statistical process control.
Analisis Potensi Bahaya dan Pengendalian Risiko Kecelakaan Kerja dengan Metode Hazard and Operability pada PT XYZ Philipus, Albion; Miswari, Nur; Wahyudi, Rizqi
xxxx-xxxx
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pelakasanaanya PT XYZ melibatkan banyak tenaga fisik dan juga alat berat. Hal ini membuat PT XYZ menjadi sebuah industri yang memiliki banyak sumber bahaya. Berdasarkan data historis tahun 2019-2021, telah terjadi sebanyak 15 kecelakaan kerja, yang terdiri dari 12 kasus di bagian produksi, 1 kasus di bagian office, 1 kasus di bagian finishing, dan 1 kasus di bagian konstruksi. Terlihat bahwa walaupun sudah diterapkannya K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) masih ada sumber bahaya yang bisa menyebebkan kecelekaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis sumber bahaya yang ada dengan metode HAZOP (Hazard and Operability) agar risiko yang ada, dapat dikendalikan dengan usulan perbaikan yang diberikan. Hasil yang didapatkan dalam penelitian kali ini adalah, ditemukannya 27 kemungkinan bahaya, yang dikelompokkan menjadi 14 sumber bahaya berdasarkan kegiatan kerja, alat dan mesin yang ada. 14 sumber bahaya yang ditemukan terdiri dari 7 sumber bahaya tingkat tinggi, 4 sumber bahaya tingkat sedang, dan 3 sumber bahaya tingkat rendah. Tingkat sumber bahaya tersebut di dapatkan dari level likelihood, dan level severity yang dikombinasikan menjadi risk score yang nantinya ditentukan tingkat risikonya pada risk matrix diagram. Setelah diketahui sumber bahaya dan tingkat risikonya, maka masing-masing sumber bahaya di analisis bagian, penyimpangan, penyebab, konsekuensi, dan tindakannya. Setelah dilakukan analisis maka didapatkan pengendalian risiko berupa usulan perbaikan dengan cara, penggantian lampu pada bagian pengelasan, penambahan tempat duduk pada mesin CNC Z3000, penempatan posisi fan yang strategis, memperbaharui working instruction yang sudah rusak, perapihan area kerja, edukasi terkait K3, dan melengkapi pekerja dengan Alat Pelindung Diri.
Hubungan Safety Climate Terhadap Ketercapaian Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT PLN (Persero) UPK Tarahan Susanto, Vania Putri; Wahyudi, Rizqi; Nugraha, Andhyka Tyaz
Jurnal Industri dan Inovasi (INVASI) Vol 1, No 2 (2024): Maret
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64670/invasi.v1i2.9121

Abstract

PT PLN Persero UPK Tarahan merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara yang telah mendapat gelar Zero Accident. Dalam memperoleh penghargaan tersebut, tentunya banyak hal dan upaya yang telah dilakukan oleh PT PLN (Persero) UPK Tarahan, salah satunya yaitu dalam upaya membangun Safety Climate. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui ketercapaian antara standar K3 PT PLN (Persero) UPK Tarahan dengan peraturan K3 oleh Undang-Undang di Indonesia, tepatnya Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan mengetahui keterkaitan hubungan antara variabel bebas yaitu Safety Leadership, Safety Management Safety Culture, dan Safety Knowledge dengan variabel terikat yaitu kondisi Zero Accident pada PT. PLN (Persero) UPK Tarahan. Jenis penelitian ini adalah mixed method dengan metode analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Pengumpulan data menggunakan studi literature dan dua macam kuesioner dengan sampel 81 responden dari seluruh populasi pekerja yang kemudian akan diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil dari penelitian ini yaitu tercapainya standar antara K3 PT PLN (Persero) UPK Tarahan dengan peraturan K3 oleh Undang-Undang di Indonesia sudah sesuai dan variabel Safety Leadership, Safety Management Safety Culture, dan Safety Knowledge secara parsial maupun simultan memiliki hubungan signifikan dengan kondisi Zero Accident pada PT PLN (Persero) UPK Tarahan.
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING BERBAHAN ALAM DAUN PANDAN DI DESA REJO MULYO Wahyudi, Rizqi; Evrilia, Nava; Ma'ruf, Nanang; `Manurung, Bahari Timotius; Manurung, Inggir Marsaulli Senni; Manalu, Joy Marito
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.7572

Abstract

Pemanfaatan bahan alami dalam pembuatan sabun cuci piring memiliki potensi yang sangat besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Sabun yang biasa digunakan untuk mencuci pada umumnya terbuat dari campuran alkali dan trigliserida dari asam lemak rantai karbon. Dalam proses pembuatan sabun pembusa yang umum digunakan adalah Sodium Lauryl Sulfate (SLS). Penggunaan SLS ini mengakibatkan terjadinya iritasi kulit baik itu iritasi kulit ringan maupun iritasi kulit berat. Dengan adanya bahan alami dalam proses pembuatan sabun cuci piring, formulasi yang dihasilkan bisa ramah lingkungan serta tidak mengandung bahan SLS. Salah satu bahan alami yang digunakan adalah daun pandan (Pandanus amaryllifolius) yang memiliki kandungan alami flavonoid, alkaloid, tanin, polifenol dan saponin. Kandungan yang terdapat dalam saponin pada daun pandan berfungsi untuk menghasilkan busa serta memiliki zat anti bakteri. Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan pembelajaran dalam memanfaatkan bahan alami pada proses pembuatan sabun cuci piring. Pada pelatihan ini melibatkan partisipasi aktif warga masyarakat Desa Rejo Mulyo, Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur sehingga metode yang digunakan adalah metode participatory action research. Hasil akhir dari pelatihan ini diharapkan menjadi peluang usaha dan meningkatkan perekonimian masyarakat di Desa Rejo Mulyo, Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur. The use of natural ingredients in making dishwashing soap has enormous potential to improve the community's economy. Soap that is usually used for washing is generally made from a mixture of alkali and triglycerides from carbon chain fatty acids. In the process of making foaming soap, what is commonly used is Sodium Lauryl Sulfate (SLS). The use of SLS causes skin irritation, both mild skin irritation and severe skin irritation. By having natural ingredients in the process of making dishwashing soap, the resulting formulation is environmentally friendly and does not contain SLS. One of the natural ingredients used is pandan leaves (Pandanus amaryllifolius) which contain natural flavonoids, alkaloids, tannins, polyphenols and saponins. The saponin content in pandan leaves functions to produce foam and has anti-bacterial substances. The aim of this training is to provide learning in using natural ingredients in the process of making dishwashing soap. This training involved active participation from residents of Rejo Mulyo Village, Pasir Sakti District, East Lampung Regency, so the method used was participatory action research. It is hoped that the final result of this training will be business opportunities and improve the economy of the community in Rejo Mulyo Village, Pasir Sakti District, East Lampung Regency.The use of natural ingredients in making dishwashing soap has enormous potential to improve the community's economy. Soap that is usually used for washing is generally made from a mixture of alkali and triglycerides from carbon chain fatty acids. In the process of making foaming soap, what is commonly used is Sodium Lauryl Sulphate (SLS). The use of SLS causes skin irritation, both mild skin irritation and severe skin irritation. By having natural ingredients in the process of making dishwashing soap, the resulting formulation is environmentally friendly and does not contain SLS. One of the natural ingredients used is pandan leaves (Pandanus amaryllifolius), which contain natural flavonoids, alkaloids, tannins, polyphenols, and saponins. The saponin content in pandan leaves functions to produce foam and has anti-bacterial substances. The aim of this training is to provide knowledge about using natural ingredients in the process of making dishwashing soap. This training involved active participation from residents of Rejo Mulyo Village, Pasir Sakti District, East Lampung Regency, so the method used was participatory action research. It is hoped that the final result of this training will be business opportunities and improve the economy of the community in Rejo Mulyo Village, Pasir Sakti District, East Lampung Regency.
IDENTIFIKASI ISO 45001:2018 DENGAN PENDEKATAN GAP ANALYSIS DAN PDCA DI RS RAAMX Wahyudi, Rizqi; Mardiyah, Reza Annisa Aina’il; Nugraha, Andhyka Tyaz
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v14i2.11171

Abstract

RS RAAMX adalah salah satu rumah sakit swasta yang masih terdapat beberapa masalah KAK dan PAK dalam waktu beberapa tahun ini. Berdasarkan masalah KAK dan PAK yang ada tersebut, RS perlu mengevaluasi dan melaksanakan SMK3 berdasarkan standar yang ada, diantaranya menekankan pada ISO 45001:2018. ISO 45001:2018 adalah Standar Internasional yang didalamnya memiliki elemen-elemen penilaian pada SMK3. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui seberapa besar kesenjangan yang ada antara ISO 45001:2018 dan penerapan SMK3 yang sudah dilakukan dan diterapkan pada RS RAAMX dengan menggunakan pendekatan Gap Analysis. Pendekatan Gap Analysis dinilai efektif melalui observasi yang dibuat secara terstruktur dan menghasilkan saran perbaikan yang sesuai. Hasil penelitian yang dilakukan didapatkan dengan perhitungan Gap Analysis didapatkan nilai sebesar 6%. Nilai yang dihasilkan dari perhitungan menunjukan seberapa besar kesiapan RS RAAMX dalam penerapan dan implementasi ISO 45001:2018. RS RAAMX juga harus melakukan beberapa perbaikan berkelanjutan khususnya pada klausul 4.4, klausul 7.2, klausul 7.3, klausul 7.5.2, klausul 8.1.2, klausul 8.3, dan klausul 9.1.2
Co-Authors Abdi Risqullah Widodo Abdillah, Zaki Abraham, Ivan Afizah, Anisa Fikratul Agung Masyad Fawzi Ahmad Latif Aryo Alam Fathurochman, Alam Alodia Gita Pratiwi Amanda, Zahra Nurul Andhyka Tyaz Nugraha Anissa, Dwi Nur Annisa, Zahratul Anshari, Aqbil Ari Saputra Damanik Arief Subhan Ariesta, Anggun Vica Arya Akidnaram Assidiqi, Zaky Astari, Ni Putu Widya Asyifa Zahradian Aulia, Fadillah Aulia, Lina Azzahra, Qori Sakura Bakara, Christ Yessi Marlina Bakti, Andi M. Faisal Banjarnahor, Elya Fitri Beby Ferina Elisabeth Br Sinurat Beltsazar Putra Libertus Gustaf Dupe Benny Arya Saputra Bhakti, Sufri Eka Bisma M, Cornelia Bunaya, Yaya Dahlan, Yasin Darmawan Derina, Naila Muthi Dewi, Hafizah Rani Putri Andam Dio Arief Utama Dwiki Subagdja Darmawan Elvi Armadani Evrilia, Nava Fachry Abda El Rahman Fandy Valentino Fantasia, Immanuel Fabian Fauziyah, Nurul Khansa Febriyan, Rafif Fitriadi, Muhammad Ghani, Fatkhan Ali Ginting, Ferdinan Juarta Gusvita, Rinda Hadawiyah, Asyh Hasibuan, Gabriel Alfredo Hermawan, Andre Aqshal Hosea Immanuel Simatupang Hummairoh, Siti Hanifah Hutajulu, Àn De Alvaro Tiopilus Inova Klara Saragih Intan Mardiono Jeims Strong Saragih Juniwati Juniwati Kamaruzzaman Kamaruzzaman, Kamaruzzaman Keliat, Agripa Moreno Khairunnisa, Azizah KHOIRUL ANAM Kinasih, Anjas Sukma Lina Aulia Linda Afriani Lubis, Marwah Agus M Faiz Rizqillah M. Rizky Alfarid Ma'ruf, Nanang Maechael Juan D. Pakpahan Malay, Izza Al Fawwaz aldi Manalu, Joy Marito Manggala, Widagdo Prayoga Manggala Manurung, Inggir Marsaulli Senni Mardiyah, Reza Annisa Aina’il Miswari, Nur Miswari, Nur Mizanul Khairi Mohamad Nabiel Priatna Muhammad Alwi Alhaqqi Muhammad Faishal Jundana Muttaqin, Muhammad Faishal Jundana Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhtadi, M. A’thof Mukaarim, Muhammad Naufal Nabila, Azra Nafis Khuriyati Nasywa Yasmin Nurazizah, Novalina Pardede, Yolanda Laurenzia Pasaribu, Sondang Asinauli Paskha, Veronika Githa Patria Insani Perwira, Rizky Agung Philipus, Albion Pratama, Andhika Ramdhan Pratama, Dimas Hardianto Prawira, Muhammad Mirza Adi Nata Purnamawanti , Jesica Dwi Putri, Ananda Hapsari Putri, Rossa Amalia Rachman, Muhammad Zaky Anandhiya Rafi Gredita Ferdana Rafli, Muhammad Rahma Ismi Fadhillah Raisa Sunniva Raisya, Nabila Shofia Ray Natanael Jericho Pelawi Rayhan Ghifari Baadilla Refly, Ahmad Renata, Viana Tasya Rengganis, Dewi Retnaningtyas, Victoria Nadia Elma Revita Nurfadhillah Rifaldy, Alvin Risma Widiastuti Rizqi, Asyrafi Muyassari Rohmah, Aidah Zahran Nurbaiti Rohman, Muhammad Daffa Fadhlur Romanus Renaldo Nerfando Garamba Sagala, Caren Foebe Ancilla Saifuddin Dhuhri Samuel, Dumangga Saputra, Muhammad Reza Saputri, Zunur Evita Saragih, Febi Nissa Sari, I Rahmallya Sembiring, Dessy Siar Rehulina Br Setiawan, Bayu Ajib Sholeha, Riska Wirdatus Sigalingging, Adrian Reinaldy Sihombing, Samuel Kevin Simanjuntak, Mikhael Fernando Halomoan Simanullang, Seventina Simbolon, Sardiana Sepriana Sinaga, Threeatmi Ulin Sinulingga, Riska Cesarea Br Sipahutar, Erika Jelita Sirait, Steve Zefanya Sirait Sitohang, Jhon Riski Saputra Sofy Eka Zalianti Solihin, Shesa Fadhila Sunarti Sunarti Sunarti Sunarti Sunarti Sunggu, Rachuel Ar. Op Susanto, Vania Putri Syafran M.S Syalsyaira, Mariska Tahara, Tanthia Putri Takari, Refskin Tarigan, Andre Otniel Tungga, Syailindra Dwi Ulfa, Helza Maria Valentino, Fandy Vebriyanti, Ria Wahyu Supartono wibowo, Daniel Bagus Wijaya, Astika Sari Wijayanti, Nyoman Okta Yanti, Assifa Serli Yanuarso, Hersa Dwi Yolanda, Feby Zahira, Haniifa Zahradian, Asyifa Zahrah, Nabila Anilda `Manurung, Bahari Timotius