Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Usahatani Kacang Tanah di Desa Belangian Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar Ermawati Ermawati; Kamiliah Wilda; Abdurrahman Abdurrahman
Frontier Agribisnis Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v5i4.5992

Abstract

Komoditas kacang tanah merupakan tanaman pangan yang memiliki permintaan yang cukup tinggi. Hal tersebut menandakan bahwa kacang tanah sangat diminati konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besar biaya, pendapatan, keuntungan, kelayakan usaha tani dan mengidentifikasi permasalahan yang terjadi selama ini serta alternatif yang bisa diberikan untuk memecahkan masalah pada usaha tani kacang tanah di Desa Belangian. Populasi dalam penelitian ini adalah petani kacang tanah sebanyak 30 petani. Metode analisis data menggunakan pendekatan perhitungan besar biaya, pendapatan, keuntungan, RCR dan metode analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata luas tanam kacang tanah seluas 0,25 ha dengan biaya total satu kali musim tanam Rp 5.151.188,-/usahatani atau Rp 20.495.445,-/ha, dengan rata-rata penerimaan Rp 11.840.000,-/usahatani atau Rp 47.108.753,-/ha, sehingga pendapatan petani peroleh Rp 9.531.667,-/usahatani atau Rp 37.924.403,-/ha dan keuntungan petani Rp 6.688.812,-/usahatani atau Rp 26.613.309,-/ha. Nilai RCR usaha tani kacang tanah sebesar 2,30. Artinya usaha tani kacang tanah di Desa Belangian layak diusahakan. Permasalahan utama yang dijumpai dalam usahatani kacang tanah yaitu serangan hama walang sangit (L. oratorius L.).
Analisis Strategi Pemasaran Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus) pada Usaha CV. EEP di Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru Brillian Sanubari; Ahmad Yousuf Kurniawan; Kamiliah Wilda
Frontier Agribisnis Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v7i3.10353

Abstract

Ada berbagai macam jenis jamur konsumsi di Indonesia. Namun, produksinya mengalami fluktuasi, termasuk di wilayah Kalimantan Selatan. Produsen di Kota Banjarbaru merupakan wilayah yang mengalami penurunan produksi paling tinggi pada tahun 2021, yang pusatnya berada di Kecamatan Landasan Ulin. CV. EEP Jamur memiliki tempat usaha jamur paling luas dibandingkan dengan pemilik usaha lain. Namun, industri rumah tangga ini masih mengandalkan pemasaran produksi secara tradisional. Banyak permasalahan yang dihadapi untuk dapat bertahan dengan usaha ini. Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk mengatasinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan, serta menganalisis strategi pemasaran yang tepat untuk diterapkan pada usaha CV. EEP Jamur di Kecamatan Landasan Ulin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif dan menerapkan analisis SWOT. Peneliti melakukan wawancara kepada pemilik CV. EEP Jamur untuk menggali data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang tepat digunakan untuk CV. EEP Jamur adalah strategi menjaga dan mempertahankan. Hasil juga menemukan bahwa CV. EEP Jamur perlu menerapkan strategi konsolidasi untuk menghindari kehilangan profit dan penjualan. CV. EEP Jamur dapat memperluas pasar, fasilitas produksi, dan teknologi melalui cara pengembangan faktor internal maupun eksternal dengan akuisisi dengan perusahaan lain dalam usaha yang sama
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Bawang Daun di Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan Liang Anggang Frendi Kurniawan; Hamdani Hamdani; Kamiliah Wilda
Frontier Agribisnis Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v7i2.9424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh luas lahan, bibit, tenaga kerja, pupuk dan pestisida terhadap produksi bawang daun di Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan Liang Anggang. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan dari Bulan Juli 2022 sampai selesai. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja di Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan Liang Anggang. Metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode sample acak sederhana (Simple Random Sampling). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cobb-Douglas dan menggunakan metode kuadrat terkecil (OLS = Ordinary Least Squares) pada pendugaan parameter dari fungsi produksi. Hasil penelitian menggunakan faktor variabel luas lahan, bibit, tenaga kerja, pupuk dan pestisida, secara bersama-sama signifikan mempengaruhi produksi bawang daun. Peningkatan faktor variabel luas lahan, bibit, tenaga kerja, pupuk dan pestisida, secara bersama-sama signifikan mempengaruhi produksi bawang daun sedangkan secara parsial peningkatan variabel benih dengan nilai t hitung sebesar 2.156 dan pupuk nilai t hitung sebesar 3.201 berpengaruh secara nyata (signifikan), sedangkan variable luas lahan, tenaga kerja dan pestisida tidak berpengaruh secara nyata (signifikan). Adapun permasalahan yang dihadapi petani bawang daun di Kelurahan Landasan Ulin Utara yaitu hama penyakit dan ketersedian pupuk subsidi., adapun permasalahan yang dihadapi petani bawang daun di Kelurahan Landasan Ulin Utara yaitu hama penyakit dan ketersedian pupuk subsidi.
Alokasi Waktu Tenaga Kerja Wanita Pengrajin Anyaman Purun dan Konstribusi Pendapatannya terhadap Pendapatan Total Rumah Tangga di Desa Walatung Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan Marhamah Marhamah; Kamiliah Wilda; Usamah Hanafie
Frontier Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i3.7787

Abstract

Desa Walatung merupakan salah satu desa penghasil anyaman purun berupa bakul di Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Kegiatan menganyam purun ini umumnya dilakukan oleh wanita yang sudah berumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alokasi waktu kerja wanita pengrajin anyaman purun, pendapatan dan kontribusi pendapatannya terhadap pendapatan total rumah tangga. Responden dalam penelitian ini memiliki peran ganda yaitu sebagai ibu rumah tangga juga sebagai pengrajin anyaman purun. Curahan waktu kerja responden pada usaha anyaman purun ini berkisar antara 4 sampai 6 jam setiap harinya. Penerimaan yang didapat responden pada usaha ini rata-rata Rp 442.286 perbulan dan total biaya eksplisitnya adalah Rp 82.052 perbulan. Rata-rata pendapatan responden dalam penelitian ini adalah Rp 360.234 perbulan. Pendapatan total rumah tangga reponden diperoleh dari pendapatan responden dan pendapatan anggota keluarga lainnya yang bekerja. Rata-rata pendapatan total rumah tangga responden Rp 1.305.948 perbulan. Konstribusi pendapatan responden terhadap pendapatan total rumah tangga sebesar 27,54%.
ANALISIS NILAI TAMBAH DAN STRATEGI PEMASARAN INDUSTRI KERIPIK TEMPE (Studi Kasus Kripik Tempe Sagu cap ASA di Kota Banjarbaru) Elianingsih Elianingsih; Kamiliah Wilda; Emy Rahmawati
Frontier Agribisnis Vol 2, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v2i4.657

Abstract

Industri pengolahan merupakan penyumbang untuk memajukan perekonomian di Indonesia. Keberadaan industri sebagai salah satu motor penggerak yang cukup penting untuk pertumbuhan ekonomi di Indonesia. SalahIsatu industri yang ada di Kota Banjarbaru adalahIindustri keripik tempe yang memiliki potensi yang seharusnya dikembangkan karena memiliki keunggulan dan memiliki prospek yang baik untuk kedepannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui nilai tambah yang didapat, strategi pemasaran dan permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan. Data yangIdigunakan ialahIdataIprimer dan sekunder. Penelitian ini merupakan studi kasus yaitu di keripik tempe sagu cap ASA. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survei dan snowball. Berdasarkan hasil penelitian nilaiItambah yang di dapat dari kedelai menjadi tempe sebesar Rp. 3.296/kg. Sedangkan nilai tambah yang dihasilkan usaha industri keripik tempe sebesar Rp. 44.665/kg. Strategi pemasaran yang harus dilakukan industri di tempat penelitian adalah Strategi Diversifikasi yang lebih fokus pada strategi ST (strength-threaths) yaitu menciptakan strategi yangmenggunakanIkekuatan untuk mengatasi ancaman. Strategi ST (Strength- threaths): Meningkatkan produksi kripik tempe dengan mempertahankan kualitas bahan baku yang suda ada. Mempertahankan kualitas dan merek produk dengan harga yang terjangkau. Mempertahankan pelanggan dengan melalukan pelayanan yang baik supaya produk dapat terus laku di pasaran. Masalah yang dihadapi oleh usaha industri kripik tempe yaitu pemilik yang belum fokus pada usaha, usaha ini hanya sebagai usaha sampingan.Kata kunci: keripik tempe, nilai tambah, strategi pemasaran, SWOT
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TELUR ASIN DI KOTA BANJARMASIN (STUDI KASUS PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA ANNIDA BERKAH UTAMA) Syaprudin Ilham; Usamah Hanafie; Kamiliah Wilda
Frontier Agribisnis Vol 4, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v4i4.2928

Abstract

Berdasarkan data dari Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan, terjadi penambahan unit usaha industri sebanyak 3.071 unit pada tahun 2015, dengan jumlah unit industri mencapai 66.432 unit. Sedangkan nilai investasi yang terjadi pada usaha industri sebesar 6,65 triliun atau tumbuh sebesar 41,27%. Salah satu usaha Banjarmasin industri pengolahan telur asin yang berbahan baku telur itik yaitu industri rumah tangga Annida Berkah Utama. Usaha ini sudah berdiri kurang lebih 8 tahun yaitu dari tahun 2011. Tujuan penelitian untuk mengetahui perkembangan usaha telur asin pada industri rumah tangga Annida Berkah Utama, mengetahui besar biaya, penerimaan, keuntungan serta kelayakan usaha, menghitung titik impas atau break even point serta mengetahui permasalahan pada industri. Data yang digunakan adalah primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yaitu responden hanya satu orang. Analisis yang digunakan yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan total biaya tetap sebesar Rp 3.992.000 yang di dapat dari total penyusutan peralatan di tambah dengan biaya pajak bumi dan bangunan.Total biaya variabel selama satu tahun Rp 135.832.500. Biaya Total sebesar Rp 139.824.500 didapat dari biaya tetap perbulan di tambah dengan biaya variabel perbulan. Penerimaan sebesar Rp 184.000.000 selama satu tahun. Keuntungan selama satu tahun sebesar Rp 44.175.500. RCR menunjukkan bahwa setiap Rp 1,00 biaya yang dikeluarkan memberikan penerimaan sebesar Rp 1,31 Juli 2017, Rp 1,31 Agustus 2017, Rp 1,32 September 2017, Rp 1,32 Oktober 2017, Rp 1,31 November 2017, Rp 1,31 Desember 2017, Rp1,32 Januari 2018, Rp1,32 Februari 2018, Rp1,32 Maret 2018, Rp1,32 April 2018, Rp 1,31 Mei 2018 dan Rp 1,32 Juni 2018. Karena RCR > 1 maka dapat ditarik kesimpulan industri pengolahan telur asin ini layak untuk diteruskan. Break even point berdasarkan jumlah produksi minimal dihasilkan sebesar 953 kotak, berdasarkan jumlah penjualan minimal dalam (Rp) sebesar Rp 15.249.452, berdasarkan break even price sebesar Rp 12.159.
Studi Kinerja Usaha Industri Rumah Tangga Berbasis Bahan Baku Ikan (Studi Kasus P-IRT Bakti Food di Banjarbaru) Beny Budianto; Kamiliah Wilda; Djoko Santoso
Frontier Agribisnis Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v1i1.761

Abstract

Sistem pengukuran kinerja perusahaan yang hanya menekankan pada aspek finansial tidak dapat mengetahui aspek-aspek lain (non-finansial) didalam perusahaan yang juga mempengaruhi performansi perusahaan. Oleh sebab itu diperlukan juga diukur aspek-aspek non-finansial perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesehatan industri rumah tangga tersebut dengan melihat organisasi dan membuat laporan keuangan serta menghitung rasio-rasio keuangan. Metode penelitian dengan metode deskriptif untuk organisasi, administrasi menggunakan laporan keuangan dan operasional menggunakan rasio Likuiditas dan rasio Rentabilitas. Analisis data dengan membagi struktur organisasi dalam 5 jabatan, serta administrasi membuat neraca, laporan laba rugi dan laporan perubahan modal, kemudian menghitung rasio solvabilitas (Current ratio dan Quick ratio) dan rentabilitas (ROI dan ROE). Hasil dari penelitian organisasi Bakti Food sehat karena memiliki mendapatkan skor 80%, tetapi masih ada jabatan-jabatan yang merangkap dalm tugasnya, laporan keuangan pada Bakti Food mengalami kenaikan setiap bulannya. Berdasarkan laporan keuangan maka rasio solvabilitas dikatakan tidak baik secara Current ratio dan baik sekali secara Quick ratio, sedangkan pada rasio rentabilitas mengalami kenaikan keuntungan setiap bulannya.Kata kunci: kinerja usaha, industri rumah tangga, kesehatan usaha
PkM Pemanfaatan Kotoran Kuda untuk Pupuk Kompos sebagai Solusi Ramah Lingkungan dalam Pengelolaan Limbah Kandang Kuda: Community Service Program on the Utilization of Horse Stable Manure for Compost as an Eco-Friendly Solution for Horse Stable Waste Management Santoso, Untung; Saputra, Riza Adrianoor; Diena, Nurin Nisa Farah; Anjardiani, Luki; Rosni, Masyhudah; Budiwati, Nina; Wilda, Kamiliah; Syarbini, Muhammad
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 7 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i7.9220

Abstract

The increasing popularity of equestrian activities today for sports, entertainment, recreation, hobbies, and lifestyles has had a positive impact with the emergence of several horse riding training areas and horse-breeding in South Kalimantan, especially in Banjarbaru City. The horse stables at the horse riding training areas will produce waste in the form of horse manure, both solid (feces) and liquid (urine). Poor waste management of horse manure will hurt the environment. This community service activity aims to provide an eco-friendly solution to the problem of a pile of horse manure in horse stables. Based on the discussions between the community service team and the owner of one of the horse farms in Banjarbaru City, Johnhaus Stable, a solution was provided in the form of training in making compost fertilizer made from horse manure. The training began with a presentation on compost making and was followed by practice in making compost from horse manure. Based on the results of the pre-test and post-test given to participants, there has been a significant increase in the interest and knowledge of the participants regarding compost fertilizer.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN DI CAFE BUBBLE TIE BANJARBARU Fauzan Maulidian Noor; Kamiliah Wilda; Sadik Ikhsan
Frontier Agribisnis Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v8i2.13031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasankonsumen / pelanggan terhadap kinerja Cafe Bubble Tie dan untuk mengetahui indikator pelayanan yang dianggap penting oleh pelanggan dan kinerja yang diterima oleh pelanggan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Metode pengumpulan data menggunakan teknik accidental sampling dengan menggunakan alat bantu kuesioner. Pengunjung yang datang akan diminta untuk mengisi kuisioner melalui Google Formatau secara langsung. Pada penelitian ini, analisis data yangdigunakan adalah Importance Performance Analysis (IPA). Pada penelitian ini, variabel yang akan diukur merupakan variabel bagian dari kualitas pelayanan. Terdapat 6 dimensi yang akan diteliti, mulai dari dimensi suasana tempat, penampilan fisikbarista / karyawan, kecakapan, pelayanan, kepastian dan empati. Hasil pada penelitian ini menunjukkan Indeks Kepuasan Pelanggan adalah 3,83. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas layanan yang diterima oleh pelanggan Cafe Bubble Tie dinilai oleh pelanggan Cafe Bubble Tie termasuk ke dalam kategori Puas. Pada diagram kartesius menunjukkan bahwa terdapat 10 indikator termasuk dalam kuadran A (Keep Up The Good Work) yaitu, D1.1, D1.2,D1.3, D2.7, D2.8, D3.10, D4.14, D5.19, D6.20, dan D6.21. terdapat 4 indikator yang termasuk Kuadran B (Concentrate Here) yaitu D1.4, D4.15, D5.17, dan D5.18. 5 indikator termasuk dalam kuadran C (Low Priority) yaitu, D1.5, D1.6, D2.9, D4.13, danD4.16. Serta 2 indikator termasuk dalam kuadran D (Possibble Overkill) yaitu, D3.11 dan D3.12. Pada uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat 16 dimensi indikator memiliki perbedaan terhadap kualitas pelayanan yang diharapkan oleh pelanggan dengan kualitas pelayanan yang diterima oleh pelanggan Cafe Bubble Tie, sedangkan 5 dimensi indikator tidak memiliki perbedaan.
Sikap Konsumen Terhadap Mi Instan Lemonilo Pada Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Halimatus Sakdiah; Kamiliah Wilda; Muzdalifah Muzdalifah
Frontier Agribisnis Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v9i1.14725

Abstract

Lemonilo adalah produk mi instan yang dirancang khusus untuk mendukung gaya hidup sehat, seperti dengan penggunaan bahan alami tanpa menggunakan pengawet, pewarna sintetis, dan penguat rasa (MSG). Kemasan hijau yang menarik mencerminkan konsep alaminya, sekaligus membuat produk ini mudah dikenali. Meskipun harganya sedikit lebih tinggi, Lemonilo mengklaim hal tersebut sebanding dengan kualitasnya. Lemonilo juga aktif mempromosikan produknya dengan menggunakan media sosial serta melakukan kolaborasi dengan artis ataupun influencer (pemengaruh), sehingga semakin dikenal luas. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis sikap konsumen terhadap Mi Instan Lemonilo pada mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan 100 sampel penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan analisis data model multiatribut Fishbein. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa atribut kemasan memiliki pengaruh paling besar dengan nilai ( ) sebesar 15,9032 dalam pertimbangan konsumen untuk membeli Mi Instan Lemonilo dibandingkan atribut rasa, iklan, tekstur, dan harga.
Co-Authors Abdurrahman Abdurrahman Adi Budiono Aditya Renaldi Kurniawan Afrillia Wulandari Ahmad Yousuf Kurniawan Aisya Najmi Maulida Akhmad Raja Shaufi Artahnan Aid Aulia Rahman Beny Budianto Berty Khairun Nafisah Brillian Sanubari Candra Wahyu Pratama Cristiani Putri Dedi Ardiansyah Djoko Santoso Djoko Santoso Dolok Saribu Eka Radiah Elianingsih Elianingsih Emy Rahmawati Ermawati Ermawati Fauzan Maulidian Noor Ferrianta, Yudi Frendi Kurniawan Gean Mirasantika Gusti Halimatus Sa'diah Hairi Firmansyah Hairin Fajeri Halimatus Sakdiah Hamdani Hasriati Erawati Ike Dewi Yuliani Insinul Riki Intan Suari Adidarma Putri Irfan Rifanto Lina Afriyani Lindawati Lindawati Luki Anjardiani Marhamah Marhamah Masyhudah Rosni Meilani Wulansari Mequa Eleina Cahya Gusti Mira Yulianti Muhammad Faisal Muhammad Fauzi Muhammad Firdaus Muhammad Husaini Muhammad Ichwan Muhammad Lufi Maulana Muhammad Rizal Muhammad Syarbini Muhammad Syarif Muzdalifah Muzdalifah Nina Budiwati Noor Aidayanti Nova Regina Tobing Novie Noor Anissa Nur Prasyetiyo Nur Safitri Nur Syifa Nurin Nisa Farah Diena Octavianus, Bintang Eka Paulina Sakdah Rahman Robiansyah Ratih Noviartie Ratna Taher Raudatina Raudatina Restu Prasetia Rifiana Rifiana Ririn Oktavia Riska Aulia Wulandari Riya Dewi Afriyanti Riza Adrianoor Saputra Rizki Amalia Savitri Ryad Reynadie Sadik Ikhsan Sirajunnisa Sirajunnisa Siti Hafsah Siti Khadijah Siti Sapnah Sri Noorliani Syaprudin Ilham Syarbini, Muhammad Umi Salawati Untung Santoso Usamah Hanafie Vina Ramadhanty Wika Vidya Yanti, Nuri Dewi Yedita Ayu Kusuma Ningrum Yusuf Azis