Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Sistem Monitoring Untuk Mengurangi Cacat Gosong Pada Produk Wadah Telur (Egg Tray) Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) Di CV Maju Bersama Ridho, Muhammad; Wiyono, Wiyono; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Kecacatan yang sering timbul pada produk wadah telur dari hasil produksi pabrik antara lain penyok, berlubang, dan cacat warna (gosong). CV Maju Bersama merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang industri manufaktur, khususnya membuat wadah telur (egg tray). Proses produksi wadah telur merupakan salah satu faktor penting yang sangat mempengaruhi kualitas produk dari hasil produksi. Berdasarkan data yang diperoleh, persentase produk cacat berada diatas 1% sementara batas tingkat maksimum kecacatan produksi yang diinginkan oleh perusahaan adalah <1%. Penyebab kecacatan produk wadah telur antara lain adalah disebabkan oleh faktor manusia dan metode. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab produk cacat dan memberikan usulan perbaikan terhadap kualitas produk wadah telur yang tepat bagi perusahaan. Metode yang digunakan yaitu Quality Function Deployment (QFD). Berdasarkan penelitian yang dilakukan, nilai persentase cacat terbesar dibandingkan jenis cacat lainnya yaitu cacat gosong sebesar 70% dari jumlah produk yang defect. Diperlukannya perbaikan menggunakan beberapa tools untuk meminimasi jumlah produk defect pada proses pengovenan dengan menggunakan Quality Function Deployment (QFD), yang dibantu dengan menggunakan analisis fishbone, alternatif solusi, 5 why’s dan 5W-1H terkait dengan objek yang diteliti yang akhirnya peneliti dapat menentukan usulan rancangan perbaikan kualitas hasil produksi yaitu dengan membuat alat system monitoring menggunakan sensor pada mesin oven distasiun kerja proses pengovenan yang berpengaruh terhadap kualitas produk akhir dari produksi wadah telur.Kata kunci— QFD, defect, kualitas produk, eggtray, sensor, fishbone, 5W-1H
Perancangan Standard Operating Procedure Proses Pemeriksaan Bahan Baku Biji Plastik untuk Meminimasi Defect pada Produk Flexible Packaging dengan Metode Business Process Reengineering (BPR) di PT XYZ Arensi, Niken; Wiyono, Wiyono; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi Plastic & Printing. Salah satu produknya adalah Flexible packaging. Flexible Packaging biasa pada kemasan mie instan dan sejenisnya. Defect pada produk Flexible Packaging yang paling sering ditemukan yaitu defect pada produk Flexible packaging rata-rata melewetai batas toleransi defect yaitu 8% periode Januari sampai Desember 2021, Sedangkan rata-rata defect perbulan yaitu 10,08%. Berdasarkan data yang telah diperoleh jenis defect Ink Streaking merupakan defect yang paling banyak yaitu 1.619.183 meter. Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala produksi didapatkan permasalahan yaitu kualitas bahan baku yang digunakan pada proses produksi kurang baik dan belum ada SOP untuk pemeriksaannya. Tugas akhir ini merancang SOP Proses Pemeriksaan bahan baku biji plastik pada produk dengan metode Business Process Reengineering. Hasil penelitian ini yaitu pengambilan sampel yang akan diperiksa dengan menggunakan metode Acceptance Sampling. Jumlah sampel yang di periksa melalui dua pengujian yaitu kadar air dan melt flow rate. Jika hasil pengujian sesuai standar maka barang bisa disimpan digudang. Jika hasil pemeriksaan tidak sesuai standar maka bagian QC akan melaporkan ke purchasing akan mengembalikan produk tersebut. Rancangan usulan SOP yang mampu membantu proses pekerjaan sehingga SOP yang diusulkan akan menjadi acuan dan bisa mendukung produksi PT XYZ dan memenuhi kebutuhan pelanggan sesuai dengan standar dan permintaan. Kata Kunci-standard operating procedure, business process reengineering
Usulan Perancangan Informasi Terdokumentasi Pada Proses Produksi Perhiasan Di Umkm Aks Gold Product Sesuai Dengan Iso 9001:2015 Menggunakan Pendekatan Business Process Management Suswara, Naufal Lathief; Wiyono, Wiyono; Salma, Sheila Amalia
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM AKS Gold Product adalah salah satuUMKM yang bergerak di bidang industri perhiasan. NamunUMKM ini memiliki permasalahan terhadap pencacataninformasi yang terdokumentasi yang baik dan sesuai denganstandar, terutama dokumen untuk me-monitoring prosesproduksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancanginformasi terdokumentasi untuk permasalahan tersebut yangsesuai dengan persyaratan ISO 9001:2015 dikarenakaninformasi terdokumentasi yang digunakan saat ini belummemenuhi persyaratan standar ISO 9001. Pada penelitian ini,untuk perancangannya menggunakan pendekatan BusinessProcess Management (BPM) yaitu BPM Lifecycle yang terdiridari process identification, process discovery, process analysis,process redesign. Dengan pendekatan tersebut memungkinkanperancangan informasi terdokumentasi sesuai persyaratan ISO9001:2015 klausul 4.4.2. Berdasarkan hasil dari analisisinformasi terdokumentasi aktual dapat diketahui bahwapencacatan informasi di UMKM ini masih belum sesuai denganpersyaratan ISO 9001:2015. Oleh karena itu, hasil dariperancangan ini adalah sebuah usulan dokumen untukpendokumentasian informasi yang sesuai dengan ISO9001:2015. Dengan dilakukannya perancangan ini diharapkandapat membantu UMKM untuk semakin konsisten dalammenghasilkan produknya dan proses berjalan sesuai yangdirencanakan sehingga perusahaan dapat memenuhi standarkualitas internasional dengan meningkatkan efisiensi danefektivitas proses produksinya. Kata kunci— ISO 9001:2015, Informasi Terdokumentasi, UMKM, Business Process Management
Pengukuran Kandungan Air Tanah di Sekitar Pesisir Kabupaten Situbondo Wiyono, Wiyono
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 6 No. 1 (2020): September
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v6i1.1037

Abstract

Geographical location owned by Situbondo Regency has a coastal area, which could have the potential for sea water intrusion. Therefore, this study aims to explore water resources, namely groundwater in a coastal area of ​​Situbondo Regency - Banyuwangi Regency, which can be used to see the feasibility of life, especially for humans and animals. This research was conducted by sampling groundwater or well water using 3 parameters, namely TDS, pH, and salinity. After measuring the air content using TDS and pH parameters, ground or well water content, it is still suitable for use with a value range of 746 to 1170 mg/L for TDS, and 6.27 to 7.91 for pH content. Meanwhile, the salinity parameter can deny that the area measured in the study experienced sea water intrusion, but the value is not too high, namely 2 to 4 ‰. Then, for future improvements, it is necessary to carry out further research along the road from Situbondo District - Banyuwangi Regency to obtain a broader picture.
IMAGING TROPICAL PEATLAND AND AQUIFER POTENTIAL IN SOUTH SUMATERA USING ELECTRICAL RESISTIVITY TOMOGRAPHY Ramdhani, Muhammad Rizki; Ruhimat, Acep; Wiyono, Wiyono; Barnes, Ahmad
Indonesian Journal of Forestry Research Vol. 7 No. 1 (2020): Indonesian Journal of Forestry Research
Publisher : Association of Indonesian Forestry and Environment Researchers and Technicians

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59465/ijfr.2020.7.1.1-14

Abstract

Indonesia has one of the largest tropical peatland areas in the world. In Sumatra Island, peatland is spread over 11 areas and it was mainly found in Riau (60.1%) and South Sumatra (19.6 %) Provinces. This study investigates the subsurface of tropical peatland in Ogan Komering Ilir Regency, South Sumatra Province. Data was recorded using Electrical Resistivity Tomography (ERT) method based on the sub-surface images of tropical peatland. This study was conducted based on dipole-dipole configuration with 72 channels spread. This paper also studies the physical properties (thickness and electrical resistivity) of peatland and its substrate using ERT. In this study the ERT section and the geological map identified Alluvium (Qs), Kasai Formation, and the Basement. Result shows the ERT is applicable for imaging the thickness of tropical peatland and other geological features (Aquifer, geological structures, and stratigraphy). The electrical resistivity of peat varies from 20 ohm meter to 120 ohm meter and the thickness of peat varies from 2–5 meter. In some ERT sections, the basement was identified from 130 meter to 170 meter beneath the surface. The aquifer sweet spots were located from ERT Sections combined with the hydrogeological map. The aquifer was identified in Kasai Formation. The thickness of the aquifer layer is 2–20 meter. These physical properties may support the peatland conservation (forest fire mitigation) and geotechnical analysis purposes.
Perancangan Sistem Reporting Pengolahan dan Pembuangan Limbah Menggunakan Metode Process Design CV Oshwing Washing Sihaloho, Miranda Cahaya Rembulan Br; Wiyono, Wiyono; Nugrahaini, Yunita
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 1 No. 1 (2023): October 2023
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v1i1.6407

Abstract

Pengolahan limbah cair tentunya sangat penting bagi perusahaan laundry untuk meminimalisir limbah cair yang dihasilkan. Tata cara pengolahan limbah cair juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 82 Tahun 2001. CV Oshwin Washing merupakan perusahaan laundry yang pengolahan limbahnya masih belum mengikuti aturan pemerintah yang berlaku. Dengan begitu dilakukanlan gap analysis terhadap kondisi aktual dengan kriteria dari aturan pemerintan yang ada. Dari hasil gap analysis dibutuhkan suatu perancangan sistem reporting yang dapat digunakan untuk memenuhi aturan pemerintah. Selain hasil dari gap analysis, dibutuhkan juga metode yang cocok digunakan untuk mengolah hasil gap analysis. Proses Desain merupakan metode yang cocok digunakan karena metode dapat digunakan secara flexible dalam melakukan perancangan proses bisnis. Hasil perancangan ini berupa rancangan proses bisnis sistem reporting pada pengolahan limbah cair yang didalamnya terdapat formulir reporting, penambahan job decription dan penjadwalan reporting. Perancangan ini dapat berdampak bagi perusahaan agar dapat mengolah limbahnya dengan baik dan juga dengan reporting yang ada dapat digunakan untuk memenuhi syarat dari aturan pemerintah yang ada.
PENDAMPINGAN REGENERASI PETANI MILENIAL, DIGITALISASI PERTANIAN DAN PRODUKSI PUPUK BERKELANJUTAN BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL UNTUK KESEJAHTERAAN DAN KEMANDIRIAN PETANI DESA WAGIR KIDUL Nugroho, Imam Setyo; Wiyono, Wiyono; Hidayati , Diyah Nur; Erkamim , Moh.; Maharani, Annissa Tiara; Fatihah, Syalaysa Imani; Sulistiyawati, Anggun; Wardani, Qurrotul Ain Putri Kusuma; Cantikasari, Yuliana; Ramadhani, Argia Putri
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i1.4141

Abstract

Regenerasi petani milenial, digitalisasi pertanian dan produksi pupuk merupakan permasalahan yang dialami oleh petani desa Wagir Kidul. Jumlah petani dan pengurus kelompok tani aktif didominasi oleh orang tua yaitu berusia diatas 35 tahun. Hal ini menunjukkan rendahnya minat remaja untuk menjadi petani, sehingga regenerasi petani menjadi terhambat sampai ditakutkan banyaknya lahan pertanian yang nantinya akan terbengkalai tidak diurus. Rendahnya minat remaja untuk menjadi petani juga menghambat untuk berjalannya digitalisasi pertanian. Padahal digitalisasi pertanian merupakan hal yang penting saat ini. Belum adanya digitalisasi pertanian maka petani mengalami kesulitan dalam merencanakan, mengatasi masalah serta menjual produk pertanian. Permasalah pupuk juga menjadi permasalahan utama. Pupuk subsidi pemerintah sulit didadapatkan serta jatah untuk setiap petani juga sangat kurang. Sedangkan pupuk non subsidi harganya sangat mahal, sehingga menyulitkan petani untuk bertanam serta meningkatkan produktifitas tanaman. Tahap pelaksanaan kegiatan pengabdian yang dilakukan yaitu a. Tahap Perencanaan; b. Tahap Pelaksanaan Kegiatan mencakup Sosialisasi, Pelatihan, Penerapan teknologi, Pendampingan dan evaluasi; c. Tahap Evaluasi. Hasil kegiatan PKM dan solusi yang ditemukan terhadap permasalahan yang ada menunjukkan bahwa pengetahuan, keterampilan dan pemahaman anggota kelompok tani Sido Makmur Desa Wagir Kidul Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo terus meningkat terutama terkait kemandirian produksi pupuk serta penggunaan digitalisasi pertanian dengan adanya website khusus petani Wagir Kidul serta data based petani
Geotechnical Parameters Determination by Using Seismic Refraction Tomography in The New Capital City of Indonesia, Nusantara: Implication to Analysis of Soil Compaction Handoyo, Handoyo; Amalia, Atika; Sigalingging, Asido Saputra; Ruchimat, Acep; Wiyono, Wiyono; Akin, Özgenç
Indonesian Journal on Geoscience Vol. 12 No. 3 (2025)
Publisher : Geological Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17014/ijog.12.3.423-435

Abstract

The new capital city of Indonesia, Nusantara, in East Kalimantan, is undergoing enormous infrastructural development in Indonesia. Understanding the condition of the soil, sediment, and hardrock layers at this location is critical for geotechnical working principles. In this study, the first arrival P-wave tomography method was used to determine the distribution of P-wave velocity and geotechnical parameters (e.g. porosity, density, void ratio) to better understand the condition of the rock layers at this location. This study involved the use of seismic refraction tomography data consisting of forty-eight channels with a distance between geophones of 1 m, and a source in the form of a sledgehammer weighing 3 kg with a separation distance of 3 m. The natural frequency of the geophones used was 4.5 Hz with a recording time of 1.0 sec. Results of this investigation reveal a thinning hardrock layer from the south to the north, with a thickness ranging from 7 to 16 m correlated to consolidated alluvium. Moreover, the geotechnical parameter of sediment layers, top soil (clayey soil) and unconsolidated alluvium, has a density value range from 1.6 to 1.8 g/cm³, porosity 0.31 to 0.38, and void ratio 0.44 to 0.59. These findings show that the soil layer in the south to the middle of line profile of the studied area has low to medium compaction, requiring soil hardening activities (mechanical compaction) for infrastructure construction. Finally, the findings of this study are expected to help with infrastructure development in the IKN by utilizing geophysical technique.
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR DAN PEMANGKASAN BATANG LATERAL TERHADAP BERAT KERING TANAMAN DAN KOMPONEN HASIL MENTIMUN (Cucumis sativus L.) Aziez, Achmad Fatchul; Sari, Siti Mardhika; Suprapti, Endang; Wiyono, Wiyono; Sumarah KD, Tyas; Rohmatulloh, Hafizhudin
Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/hijau.v10i2.7997

Abstract

Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan tanaman merambat yang tumbuh di daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Budidaya mentimun umumnya tanpa pemangkasan, menyebabkan tanaman rimbun dan fotosintat rendah, sedangkan pemangkasan dapat merangsang pertumbuhan bagian tertentu. Selain pemangkasan, penggunaan pupuk organik cair juga dapat meningkatkan produksi mentimun, salah satunya melalui pemupukan organik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui interval aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) dan jumlah pemangkasan batang lateral dan interaksinya pada berat kering tanaman dan komponen hasil mentimun.Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama interval aplikasi POC, yaitu tanpa pemupukan, pemupukan setiap 5 hari sekali, dan pemupukan setiap 10 hari sekali. Faktor kedua pemangkasan batang lateral yaitu tanpa pemangkasan, pemangkasan 3 cabang, dan 5 cabang. Parameter meliputi berat kering tanaman, jumlah dan berat buah per tanaman serta jumlah dan berat buah per petak. Hasil penelitian menunjukkan Interval POC, jumlah pemangkasan maupun interaksinya berpengaruh sangat nyata pada semua parameter yang diamati : berat kering tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, jumlah buah per petak, dan berat buah per petak, kecuali pengaruh interval pemangkasan pada berat kering tanaman hanya berpengaruh nyata saja. Penggunaan POC dan pemangkasan maupun interaksinya sangat bermanfaat untuk peningkatan produktivitas tanaman mentimun. Kata Kunci : Batang lateral, hasil, interval POC, mentimun, pemangkasan,
Model Pembelajaran Drilling dan Tasking Pada Penyelesaian Soal Tes Kompetensi Akademik Kuswahyuningsih, Kuswahyuningsih; Suyadi, Suyadi; Takbir Rianto; Suparmin, Suparmin; Wiyono, Wiyono; Sri Suciatun
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Maret 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i2.8321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Drilling dan Tasking dalam penyelesaian soal Tes Kompetensi Akademik, serta mengidentifikasi kendala dan upaya guru dalam mengimplementasikan kedua model tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri Sukoharjo dengan pendekatan kualitatif melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Drilling dan Tasking dilakukan melalui empat langkah utama, yaitu: (1) pemilihan materi pembelajaran yang relevan dan esensial sesuai dengan kompetensi akademik yang diuji; (2) penerapan latihan intensif melalui model drilling untuk memperkuat penguasaan keterampilan dasar siswa; (3) penerapan model tasking melalui pemberian tugas yang menantang dan kontekstual untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah; serta (4) evaluasi dan pemberian umpan balik secara berkelanjutan untuk memperbaiki pemahaman dan kemampuan siswa. Selain itu, penelitian ini menemukan beberapa kendala dalam implementasi model pembelajaran Drilling dan Tasking, meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, keterbatasan sumber daya pembelajaran, kurangnya kesiapan siswa dalam menerima tugas yang menantang, serta adanya resistensi terhadap pendekatan pembelajaran baru dari guru maupun siswa. Adapun upaya yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan menyusun latihan soal berulang melalui model drilling dan memberikan tugas-tugas menantang melalui model tasking secara bertahap dan terstruktur. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Drilling dan Tasking mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal Tes Kompetensi Akademik. Model ini tidak hanya memperkuat penguasaan konsep dasar, tetapi juga mendorong pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi, sehingga layak dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif.
Co-Authors Abdul Hafidz Achmad Fatchul Aziez Achmad Nurmandi Ade Jubaedi Agus Budiyono Akin, Özgenç Akin, Özgenç Al Mahfuz, Al Mahfuz Alfatih, Zhilan Zhalilla Puti Alhafi, Azwar Najib Alifah, Maulida Amalia, Atika Amir Hamzah Andika, Putu Pradnya Andriyani, Diana Arensi, Niken Arif Cahyanto Arif Hidayatullah, Arif BAMBANG SUJATMIKO Bangsa, Vanessa Bunga Barnes, Ahmad Bela Pitria Hakim Budiarta Cantikasari, Yuliana DARYANTI DARYANTI Denni Susanto Denny Sukma Eka Atmaja Dewi, Amina Sukma Dittyata, Rizki Dwi Susilo Utami Endang Budiasih Endang Sulastri Endang Suprapti Epan Chaidir Fatihah, Syalaysa Imani Febrianita, Maya Fitihatussiriyah, Fitihatussiriyah Hadi Susanto Handoyo Handoyo Haq, Mellanie Nadya Azmi Haris Rachmat Harmani, Evy Harmani, Evy Heri Kustanto Hidayat, Rochmad Hidayati , Diyah Nur HIDAYATI, MIFTAKHUL Ilis, N Imam Setyo Nugroho Indah Nofitasari Irwansyah Irwansyah Juwita, Mega Maduratna Karsono Karsono Koesmantoro, Hery Kunanti, Rahmi Anugrah Kuswahyuningsih, Kuswahyuningsih Leo, Andi Lilipaly, Maria Ruthy Hillary Listariyanto, Adwityam Padma Putra Lujeng Widodo, Lujeng Maharani, Annissa Tiara Majlani, Majlani Moh. Erkamim Muhammad Ridho Muhammad Rivai Murman Dwi Prasetio Nariyanti, Lucianna Putri Nugraha, Aditya Prawira Nugrahaini, Yunita Oktalina, Silvi Nur OKTI PURWANINGSIH Paiman Paiman Pradana, Kharisma Enggar Puspita, Mayang Bunga Rahmat Hermawan Ramadhani, Argia Putri Ramdani, Aziz Ramdhani, Muhammad Rizki Rizal Rizal Roedy Kristiyono, Roedy Rohmatulloh, Hafizhudin Romadhona, Maya Rosa Ruchimat, Acep Rudiana, Sarah Aulia Ruhimat, Acep Rumengan, Riko Febrian Santoso, Probo Sari, Sri Mardhika Setie Harieni Sheila Amalia Salma Shodiq, Yusuf Nur Sigalingging, Asido Saputra Sihaloho, Miranda Cahaya Rembulan Br Siti Mardhika Sari SKD, Tyas Soelistijono , R Soemarah KD , Tyas Sony Meidiansyah Sopian sopian Sri Herwiningsih Sri Suciatun Subejo Sulistiyawati, Anggun SUMARAH KD, TYAS Sunaryo Sunaryo Suparmin Suparmin Suswara, Naufal Lathief Suwandi, Jessen Laorenza Suyadi Suyadi Suyanto, Beny Syahna A, Fayza Takbir Rianto Teguh Supriyadi Tyas Soemarah K.D Usman Adam Wardani, Qurrotul Ain Putri Kusuma Wijaya, Ardie Halim Witjaksono, Bambang Xavier, Rais Yufli