Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Hubungan pemahaman pemaknaan beneficence (kebajikan) dengan justice (keadilan) Wujoso, Hari
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol3.iss1.art8

Abstract

Latar belakang: Prinsip beneficence (kebajikan) dan justice (keadilan) saling terkait dalam sektor medis. Beneficence menekankan usaha untuk memberikan manfaat kepada pasien, sedangkan justice mengutamakan perlakuan yang sama dan adil pada semua orang. Praktek medis yang tidak adil, seperti ketidaksamaan akses perawatan, dapat menyebabkan diskriminasi dan merugikan kelompok tertentu. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman calon dokter mengenai kedua prinsip etika ini dalam konteks pelayanan kesehatan sehari-hari. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei menggunakan kuesioner untuk mengukur pemahaman mahasiswa preklinik dan dokter muda tentang prinsip beneficence dan justice. Sampel penelitian sebanyak 76 orang, dan data dianalisis secara univariat dan bivariate untuk mengidentifikasi hubungan pemahaman mahasiswa terhadap kedua prinsip etika tersebut. Hasil: Sebagian besar mahasiswa menunjukkan pemahaman yang baik mengenai prinsip beneficence dan justice. Terdapat hubungan yang signifikan antara pemahaman mahasiswa terhadap kedua prinsip etika tersebut, dengan nilai P < 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pemahaman tentang prinsip beneficence (kebajikan) dan justice (keadilan) pada mahasiswa kedokteran. Kata Kunci: Etika, Mahasiswa Kedokteran, Beneficence, Justice
Analisis Pengembangan Posyandu Harapan Pertiwi Untuk Meningkatkan Kesehatan Bayi Dan Balita Endang Khoirunnisa; Hari Wujoso; Nunuk Suryani
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Science)
Publisher : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36307/55nhsv11

Abstract

Background: The analysis of development of integrated service post to improve the health of Earth HopekInfant andkToddlerkCasekStudykonkthekHamletkthekVillagekDruwo, Bangunharjo,Sewon BantulkYogyakarta. ThesisThekpostgraduatekProgramkthehUniversitykofkSebelaskMaretkSurakarta.Objective: To know determine the planning, the organization, the implementation, the monitoring and the evaluation, the results achieved, obstacles in the face in the Integrated Service Post Pertiwi Hope of the Hamlet the Village Druwo Bangunharjo SewonkBantulkYogyakarta.Method: The methode used in this study is the qualitative with the case study design is descriptive. Integrated Service Post the Analysis Unit is in the hamlet of Hope Pertiwi Druwo Bangunharjo Sewon Bantul Yogyakarta. Purposively sampling data taken the through in-depth interviews with the observation with checklist. The Analysis of data by the building the technical explanation explanation and analysis of the results of interviews and observations penulusuran checklist document.Results: Research shows that planning activities in the hamlet of Integrated Service Post Pertiwi Hope the hamlet the village Druwo Bangunharjo Sewon Bantul Yogyakarta is in good order to follow the rules of planning, involving all the components and produce planning documents, organizationalkstructurekofkthekimplementingkIntegratedkServicekPostkiskankinformalkorganizationkinkthelcommunity.Conclusion: of this study are as follow: the analysis of the implementation of Integrated Service Post of Pertiwi Hope of the hamlet the village Druwo Bangunharjo Sewon Bantul Yogyakarta.Keywords: The analysis, Integrated Service Post
Persepsi Mahasiswa Tentang Fasilitas Belajar Pada Prestasi Belajar Widy Nurwiandani; Bhisma Murti; Hari Wujoso
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol. 3 No. 3 (2015): Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Science)
Publisher : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36307/h188j597

Abstract

Background: Educational success will be achieved when the resulting achievement in the educational process issatisfactory. The factors that influence an individual learning consists of three kinds, namely internal factors and,external factors, and factor approach to learning. Purpose of this research was to analyze the effect learning facilities on student learning achievement.Methods: This research used the quantitative observational with th cross-sectional design. Population in this research are students of third level Midwifery Academy Estu Utomo and Yappi Sragen Utomo and students. Sampleof 40 students with a simple random sampling technique. Means of collecting data using questionnaires. Analysisof data used multiple linear regression with SPSS.Results: The results showed that there are positive and statistically significant effect between learning facilities onstudent achievement. (b1 =0.55CI=95%0.24to0.86, p =0.001).Conclusion: This study concludes that there are effects of students perseption about learning facilities on academic achivemend.Keywords: learning facilities and learning student achievement
Gambaran Trauma Kepala Korban Mati Kecelakaan Lalu Lintas yang Ditangani Instalasi Forensik RSUD Dr. Moewardi Tahun 2017-2022 Anwar, Muhammad Adib Fajar; Atmoko , Wahyu Dwi; Hari Wujoso
Plexus Medical Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v3i1.1026

Abstract

Pendahuluan: Kecelakaan lalu lintas (KLL) merupakan penyebab utama cedera yang tidak disengaja, terhitung memiliki proporsi terbesar penyebab kematian akibat cedera yang tidak disengaja. Salah satu trauma yang paling banyak ditemukan pada kecelakaan lalu lintas adalah trauma kepala. Pada kecelakaan kendaraan bermotor roda dua maupun tiga, trauma kepala menyebabkan angka kematian paling banyak dan trauma yang paling sering diakibatkan. Penelitian ini mengkaji pola trauma kepala pada korban mati akibat kecelakaan lalu lintas. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan studi observasional. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah total sampling dengan sampel berupa seluruh kasus kecelakaan lalu lintas yang ditangani Instalasi Forensik RSUD Dr. Moewardi pada periode 2017-2022. Hasil: Didapatkan 147 kasus dengan trauma kepala dari 160 kasus kematian akibat kecelakaan lalu lintas. Bagian wajah lebih sering mengalami cedera dengan 145 kasus daripada bagian kepala yang tertutup rambut dengan 99 kasus. Laserasi merupakan jenis trauma yang paling banyak ditemukan pada kepala, pada wajah sebanyak 98 kasus an pada bagian yang tertutup rambut sebanyak 60 kasus. Kesimpulan: Trauma kepala memiliki angka kejadian yang tinggi pada korban mati kecelakaan lalu lintas, memiliki persentase 91,87%. Trauma kepala lebih banyak terjadi di bagian wajah daripada bagian kepala yang tertutup rambut. Laserasi merupakan jenis trauma kepala yang paling sering ditemukan
Analisis Sikap Etika dalam Menghadapi Kasus untuk Prinsip Etik Justice Hafizh Nidhar Yahya; Hari Wujoso; Wahyu Dwi Atmoko
Plexus Medical Journal Vol. 4 No. 5 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v4i5.1116

Abstract

Pendahuluan: Etika merupakan pedoman pemilihan perilaku yang benar atau salah. Etika dalam dunia kedokteran mengatur kewajiban dokter terhadap pasien, profesional kesehatan lain dan masyarakat. Etik kedokteran diatur oleh Majelis Kehormatan Etika Kedokteran dalam Kode Etik Kedokteran Indonesia. Etik kedokteran memiliki prinsip dasar yaitu beneficence, non maleficence, autonomy, dan justice. Prinsip etik justice terkait dengan keadilan dan kesamaan hak pada setiap orang dalam hal ini merupakan keadilan sumber daya perawatan kesehatan yang adil, merata, dan tepat pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran sikap etik justice pada mahasiswa kedokteran Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan survei menggunakan kuesioner sikap. Penelitian dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2023 sebanyak 76 responden mahasiswa preklinik dan mahasiswa klinik menggunakan data primer dan dianalisis univariat  kemudian data ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik Hasil: Sebanyak 39 responden (51,3%) menunjukan sikap justice yang baik, sebanyak 37 responden (48,9%) menunjukan sikap justice sedang dan tidak terdapat responden yang menunjukan sikap justice yang kurang Kesimpulan: Mahasiswa kedokteran telah menunjukan sikap etik justice yang baik  
Hubungan Volume Iodiksanol dengan Perubahan Kadar Serum Kreatinin dan Hematokrit pada Pasien Pasca Angiografi Kalua, Karla; Putro, Prasetyo Sarwono; Irawan, Amelia Tjandra; Wujoso, Hari; Dewi, Ratih Tri Kusuma
Plexus Medical Journal Vol. 4 No. 6 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v4i6.2435

Abstract

Pendahuluan: Angiografi merupakan teknik memvisualisasikan vaskular dengan media kontras. Serum kreatinin dan hematokrit merupakan salah satu biomarker praktis dalam mendiagnosis gagal ginjal akut dan berpotensi memberikan nilai prognostik pada pasien dengan gagal ginjal akut. Namun, penelitian kejadian gagal ginjal akut pada media media kontras osmolalitas rendah (LOCM) maupun iso-osmolar (IOCM) pada angiografi jalur intraarterial masih menjadi perdebatan dan efek media kontras terhadap kadar hematokrit belum banyak dikemukakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan volume iodiksanol dengan perubahan kadar serum kreatinin dan hematokrit pada pasien pasca angiografi. Metode: Penelitian observasional analitik desain cohort prospektif pada pasien yang menjalani angiografi di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Surakarta pada April 2024 hingga September 2024. Data didapat melalui hasil laboratorium dan rekam medis dan hubungan diantara variabelnya dianalisis dengan uji korelasi Pearson. Hasil: 31 orang ikut serta dalam penelitian ini. Terdapat signifikansi (p) sebesar 0.034 (p < 0.05) pada hubungan volume iodiksanol dengan perubahan kadar hematokrit pasca angiografi hari ke-2 dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0.381. Tidak terdapat signifikansi pada hubungan volume iodiksanol dengan perubahan kadar hematokrit pasca angiografi hari ke-5 (p=0,781; p>0,05), volume iodiksanol dengan perubahan kadar serum kreatinin pasca angiografi hari ke-2 (p=0,968; p>0,05) maupun hari ke-5 (p=0,914; p>0,05), serta hubungan volume iodiksanol dengan perubahan eGFR pasca angiografi hari ke-2 (p=0,820; p>0,05) maupun hari ke-5 (p=0,693; p>0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara volume iodiksanol dengan perubahan kadar hematokrit pada pasien pasca angiografi hari ke-2 di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Surakarta.
DYNAMIC LUMBOSACRAL RADIOGRAPH IN COMPARISON WITH CONVENTIONAL LUMBOSACRAL RADIOGRAPH IN FINDING DEGENERATIVE DISEASE OF THE LUMBAR SPINE Adzhani , Fityay; Hanafi, Muchtar; Irawan, Amelia Tjandra; Wujoso, Hari
Biomedika Vol 18, No 1 (2026): Biomedika February 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Degenerative lumbar spine disease is a leading cause of disability, reducing patient's quality of life. However, Magnetic Resonance Imaging (MRI), the primary diagnostic modality, is not routinely feasible due to high cost and limited availability. Routine anteroposterior (AP) and lateral plain radiographs remain inferior to MRI, highlighting the need for alternative modalities such as vertebral dynamic radiography (flexion-extension views) to assess intervertebral instability. This analytic observational study used a cross-sectional design analyzing 42 patients at RSUD Dr. Moewardi (February 2019 - February 2020) with MRI-confirmed degenerative disease, the study compared findings of spondylolisthesis, vacuum disk phenomenon, osteophytes, and intervertebral space narrowing. Statistical analysis obtained p-value <0.05, demonstrating that dynamic radiographs possess higher sensitivity for detecting degenerative diseases of the spine than conventional views. Furthermore, the vacuum disk phenomenon was most prevalent in extension radiographs and least frequent in flexion. While osteophyte detection and intervertebral space narrowing remained consistent across both modalities, the dynamic study proved superior in assessing joint instability. The study concludes that there was a significant difference in the findings of spondylolisthesis on dynamic lateral radiographs and conventional lateral radiographs.