Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran KARMA (Kartu Rantai Makanan) Berbantuan Permainan Edukatif Dalam Pembelajaran IPA pada Materi Rantai Makanan Kelas V SDN 2 Sukamaju Qoriah, Sohibah Nur; Pratiwi, Anggia Suci; Lestari, Asti Tri
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk pada pembelajaran IPA siswa Kelas V SDN 2 Sukamaju. Dalam penelitian ini bertujuan untuk melihat respon siswa pada pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran IPA kelas V.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian RD (Reaserch and Development) dengan menggunakan metode pengembangan ADDIE yang terdiri dari analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrument yang digunakan adalah angket. Sampel yang digunakan dengan menggunakan teknik  sample random sampling dan populasi keseluruhan yang menjadi sampel pada penelitian ini yaitu kelas V SDN 2 Sukamaju sebanyak 18 siswa. Instrumen  pengumpulan data dengan observasi, wawancara, analisis media sejenis, angket validasi (validasi materi, validasi media, dan validasi bahasa) dan angket respon siswa/ teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif dari hasil uji kelayakan media. Penelitian  ini mengembangkan media pembelajaran IPA kelas V materi rantai makanan. Uji validitas produk diperoleh dari ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Hasil dari validasi ahli materi mendapat skor 3,63 dengan kategori “Sangat Baik”. Penilaian Ahli media mendapat skor 3,81 dengan kategori “Sangat Baik” dan layak digunakan. Pada  validasi ahli bahasa mendapatkan skor 4,00 dengan kategori “Sangat Baik". Uji kelayakan media ini didasarkan pada pengisisan dan hasil angket respon siswa. Hasil angket respon siswa 3,60 dengan kategori “Sangat Baik”. Maka dari itu media pembelajaran KARMA (Kartu Rantai Makanan) pada materi rantai makanan kelas V dapat digunakan dalam pembelajaran di kelas
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PAPINCA PADA MATERI PECAHAN Kelas III SEKOLAH DASAR Ristiyani, Risna; Nurfitriani, Meiliana; Lestari, Asti Tri
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 7, No 1 (2025): Indonesian Journal Of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v7i1.13310

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di SDN Sirnagalih ditemukan kurangnya penggunaan media pembelajaran, siswa kurang memahami materi perbandingan pecahan sehingga hasil belajar siswa masih dibawah KKM khususnya pada mata pelajaran Matematika materi pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran yaitu media PAPINCA pada materi pecahan kelas III Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan desain penelitian yang dikemukakan oleh Borg and Gall dengan tujuh tahapan. Penelitian ini dilakukan di SDN Sirnagalih dengan 38 siswa, instrumen pengumpulan data yang digunakan diantaranya obserevasi, wawancara, angket, penilaian para ahli dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif berdasarkan hasil uji kelayakan dan uji efektivitas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media PAPINCA memiliki kriteria sangat baik. Berdasarkan uji kelayakan tim ahli dan respon siswa memperoleh hasil, validasi ahli media memberikan skor 3,60, ahli bahasa memberikan skor 4,00, ahli materi memberikan skor 3,40. Respon siswa dari uji kelompok kecil mendapatkan skor 3,70 dan uji kelompok besar mendapatkan skor 3,59. Kemudian hasil uji efektivitas dari hasil pretest dan posttest, hasil uji efektivitas pada kelas kontrol mendapat skor N-Gain 0,32 dengan kategori sedang, dan kelas eksperimen mendapat skor 0,80 dengan kategori tinggi. Untuk itu media PAPINCA dinyatakan layak dan efektif dijadikan media pembelajaran di kelas III Sekolah Dasar guna meningkatkan pemahaman siswa pada materi pecahan.
PEMBERDAYAAN TIM PENDAMPING KELUARGA (TPK) MELALUI EDUKASI MAKANAN PENDAMPING ASI (MPASI) DALAM MENURUNKAN ANGKA STUNTING DI TASIKMALAYA Falah, Miftahul; Kurniawati, Ade; Muhammad, Taofik; Febrian, Kaka Azi Fadhilah; Sabrina, Putri Nur; Zamaludin, Helmi Fauzan; Lismayanti, Lilis; Sari, Nina Pamela; Setiawan, Asep; Gunawan, Indra; Saefulloh, Muhammad; Pratiwi, Anggia Suci; Lestari, Asti Tri; Nurlina, Fitri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35714

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang. Stunting bisa disebabkan oleh malnutrisi yang dialami ibu saat hamil, atau anak pada masa pertumbuhannya. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberdayakan tim pendamping keluarga (TPK) untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui edukasi Makanan Pendamping ASI (MPASI) dalam mencegah dan penurunan angka stunting. Metode pengabdian yang digunakan melalui Pendidikan Kesehatan dan pelatihan masak makanan pendamping ASI berbasis bahan pangan local yang ada di masyarakat. Hasil pengabdian didapatkan respon yang baik dari para kader dan Masyarakat. Peserta memahami bahwa bahan pangan lockal bisa menjadi sumber makanan yang bergizi jika diolah dengan benar. Kesimpulanya pelatihan pengolahan bahan makanan local yang bergizi berlu bermanfaat bagi Masyarakat menengah kebawah. Disarakan untuk kader dan masyarakat yang sudah mengikuti kegiatan ini bisa mempraktekan di rumah masing-masing.
Kabar Sunda Program Reduces Aggressive Behavior in Elementary Students: Program Kabar Sunda Menurunkan Perilaku Agresi Siswa Sekolah Dasar Nurrahmah, Rara; Pratiwi, Anggia Suci; Lestari, Asti Tri; Dewi, Rikha Surtika
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 27 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v27i1.1862

Abstract

General Background: Aggressive behavior among elementary students disrupts learning activities and hinders social-emotional development in classroom environments. Specific Background: This condition was found in a third-grade student at SDN 1 Puspahiang, exhibiting physical, verbal, emotional, and hostile aggression, requiring contextual interventions aligned with Sundanese cultural values. Knowledge Gap: Although character education and cultural-based learning are theoretically recommended, practical implementation in schools remains limited, particularly programs integrating Kaulinan Barudak Sunda for behavioral regulation. Aims: This study aims to identify forms of aggression demonstrated by the student and to apply the Kabar Sunda (Kaulinan Barudak Sunda) Program as a strategy for reducing aggressive behavior. Results: A qualitative case study was conducted using participatory observation, in-depth interviews, and documentation over five traditional game sessions. Findings indicate aggressive behavior across dimensions conceptualized by Buss and Perry, triggered by internal emotional frustration and external disharmonious interactions, with aggression reduction reaching approximately 70–80% and improvement in rule compliance, participation, cooperation, and social interaction. Novelty: This research introduces a culturally grounded intervention through traditional Sundanese games as a contextual, engaging mechanism for behavioral regulation in early education settings. Implications: The outcomes offer a practical alternative for schools to employ local cultural assets as sustainable character-building strategies, reinforcing values of silih asih, silih asah, and silih asuh while fostering a conducive learning climate. Highlights Aggressive behavior decreased progressively across five sessions of traditional Sundanese games. Cultural values integration supported improvements in compliance, cooperation, and interaction. Localized educational programs created a meaningful alternative for character development. KeywordsAggressive Behavior; Elementary Students; Kabar Sunda Program; Traditional Games; Local Culture
Analisis Struktur dan Makna Gerak Tari Gaya Zapin, Sarah, dan Zahefah Pada Seni Marawis di Pondok Pesantren Al Mubarokah Kabupaten Tasikmalaya Nova Puspita; Asti Tri Lestari; Denden Setiaji
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 4 No. 5 (2026): Maret - April
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v4i5.4586

Abstract

Marawis art is an Islamic art form that developed in Islamic boarding schools as a medium for da'wah and cultural education. The Marawis performance at the Al Mubarokah Islamic Boarding School in Tasikmalaya Regency features three dance styles, namely Zapin, Sarah, and Zahefah, which have movement structures and religious symbolic meanings. This study aims to analyze the movement structures and reveal the symbolic meanings of the Zapin, Sarah, and Zahefah styles in the Marawis Art performance. The study used a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out through the stages of reduction, presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that the movement structures of Zapin, Sarah, and Zahefah are syntagmatically structured as a unified whole performance, starting from dynamic movements, reflective transitions, to solemn movements. The meaning of the movements of the three styles represents the values ​​of togetherness, discipline, submission, and devotion to Allah SWT. Thus, the dance movements in Marawis Art function not only as aesthetic expression, but also as a medium for internalizing religious values ​​and character education for students in the Islamic boarding school environment.
Gamified Islamic Dance Learning Media for Pesantren: An Android-Based Development Study Asti Tri Lestari; Anggia Suci Pratiwi; Taofik Muhammad; Meiliana Nurfitriani; Juju Masunah
Online Learning In Educational Research (OLER) Vol. 6 No. 1 (2026): Online Learning in Educational Research
Publisher : CV FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/oler.v6i1.1058

Abstract

Islamic dance learning at Pesantren (Islamic boarding schools) experiences problems because of insufficient learning materials, a teacher-centered teaching style, and the difficulty in delivering information about physical activities through conventional instruction. This study’s objective is to create an Android app to be used as instructional media for Islamic dance learning with gamification and social learning features. This study employed a Research and Development (R&D) methodology, utilizing a simplified Borg and Gall model (stages 1–5), encompassing needs analysis, product design and development, expert validation, product revision, and finalization. Data were gathered via observation, interviews, focus group discussions, and structured Likert scale questionnaires were administered to media, material, and language validator. The results show a consistent increase in the media aspect from 3.60 to 4.85, the material aspect from 3.75 to 4.95, and the language aspect from 3.80 to 5.00, all reaching the Very good category. This study produces the one of the first validated Android-based media by integrating gamification, the operationalization of Social Learning Theory, and Islamic dance content in the pedagogical tradition of Pesantren. This study confirms that Android-based Islamic dance learning media with gamification through a social learning model with interactive features is offers a novel approach for the Islamic boarding school environment. This study contributes to establishing that gamification elements must be culturally embedded in Islamic values ​​in order to help student participation and motivation.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PAPINCA PADA MATERI PECAHAN Kelas III SEKOLAH DASAR Risna Ristiyani; Meiliana Nurfitriani; Asti Tri Lestari
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol. 7 No. 1 (2025): Indonesian Journal Of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v7i1.13310

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di SDN Sirnagalih ditemukan kurangnya penggunaan media pembelajaran, siswa kurang memahami materi perbandingan pecahan sehingga hasil belajar siswa masih dibawah KKM khususnya pada mata pelajaran Matematika materi pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran yaitu media PAPINCA pada materi pecahan kelas III Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan desain penelitian yang dikemukakan oleh Borg and Gall dengan tujuh tahapan. Penelitian ini dilakukan di SDN Sirnagalih dengan 38 siswa, instrumen pengumpulan data yang digunakan diantaranya obserevasi, wawancara, angket, penilaian para ahli dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif berdasarkan hasil uji kelayakan dan uji efektivitas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media PAPINCA memiliki kriteria sangat baik. Berdasarkan uji kelayakan tim ahli dan respon siswa memperoleh hasil, validasi ahli media memberikan skor 3,60, ahli bahasa memberikan skor 4,00, ahli materi memberikan skor 3,40. Respon siswa dari uji kelompok kecil mendapatkan skor 3,70 dan uji kelompok besar mendapatkan skor 3,59. Kemudian hasil uji efektivitas dari hasil pretest dan posttest, hasil uji efektivitas pada kelas kontrol mendapat skor N-Gain 0,32 dengan kategori sedang, dan kelas eksperimen mendapat skor 0,80 dengan kategori tinggi. Untuk itu media PAPINCA dinyatakan layak dan efektif dijadikan media pembelajaran di kelas III Sekolah Dasar guna meningkatkan pemahaman siswa pada materi pecahan.
Transformasi Ronggeng Ibing dalam Upacara Hajat Bumi Cariu di Desa Sukadana Kabupaten Ciamis Sri Wulandari; Asti Tri Lestari; Budi Dharma
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 4 (2026): Edisi: Juli-September
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi Ronggeng Ibing dalam Upacara Hajat Bumi Cariu di Desa Sukadana, Kabupaten Ciamis. Perubahan fungsi Ronggeng Ibing dari media ritual sakral menjadi pertunjukan budaya dipengaruhi oleh dinamika sosial, budaya, dan keagamaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan sesepuh adat, tokoh seni, penari, masyarakat, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan transformasi pada aspek struktur penyajian dan fungsi kesenian. Struktur penyajian mengalami perubahan pada unsur ritual, durasi, musik pengiring, busana, dan interaksi pertunjukan. Sementara itu, fungsi Ronggeng Ibing bergeser menjadi media hiburan, pelestarian budaya, dan interaksi sosial. Meskipun mengalami perubahan, Ronggeng Ibing tetap mempertahankan nilai budaya lokal sebagai identitas masyarakat Desa Sukadana.
Co-Authors Aan, Andriana Aceng Sambas Aep Sunendar Ahmad, Sidiq ahmadfaozan faozan Ami Rahma Nursiam Ami, Ashari Anggia Suci Pratiwi Anggia Suci Pratiwi Anggita Yulizar Nada Pratiwi Annisa Icha, Nurul apriani, arni Apriliana, Arina Aqilla Sekar Febrianti Arief Asep Setiawan Asep Wasta Asep Wasta Asep Wasta Asyifa Gustia Noer Belgis Nurhaliza Budi Dharma Budi Dharma Budi Hendrawan Budi Hendrawan Damayanti, Tsalsa Putri Deden Setiaji Denden Setiaji Desi Rahmawati Desta Hikmah Ramdani Eri Puspitasari Febrian, Kaka Azi Fadhilah Fika, Rafikawati Fitri Nurlina Gilang Sepriangga Nuryudi Gugun Gundara Hasanah, Nauriatul herlina19 lisgiyanti Hutman Abdillah Indra Gunawan Joan Sepni Subagja Juju Masunah Kurniawati, Ade Lilis Lismayanti Lilis Lismayanti Maylisa Hayati Meiliana Nurfitriani Meiliana Nurfitriani Meiliana Nurfitriani Meiliana Nurfitriani, Meiliana Mia Indah Lestari Miftahul Falah Miftahul Falah Milah Nurkamilah Mochamad, Wildan Alimufti Muhaimin, Muhammad Taufik Muhammad Saefulloh Muharani, Yesi Mujiarto N. Wiwin Wahyuni Neni Nuraeni Nita Puspitasari Nova Puspita Novi Silmi, Pebriyani Nuranisa, Rifni Nuriyah, Winda Nurrahmah, Rara Nurrina Firdaus Patiniah, Shinta Alvionita Permana, Lutfi Gista Pratiwi, Anggia Suci Qoriah, Sohibah Nur Rani Nurhidayah Rika Yuliana Putri Rikha Surtika Dewi Rikha Surtika Dewi Rikha Surtika Dewi, Rikha Surtika Risna Ristiyani Risna, Siti Nurahmah Ristiyani, Risna Rizka Pajrin Juliasari Sabrina, Putri Nur Sari, Nina Pamela Seni Lidusyiami Setiaji, Denden Sinta Hopipah Siska Febriani Slamet Rebiyanto Sri Wulandari Tami Aspi Zahda Hidayah Tantri Ayu Rahmati Taofik Muhammad Taofik Muhammad Titin Paridatul Fuadah Tuti Alawiyah Virna Lestiyani Wan Ridwan Husen, Wan Ridwan Widya, Imardhea Yani H Yuda Yuda Zamaludin, Helmi Fauzan