Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengembangan Aplikasi Kesehatan Berbasis Mobile Untuk Pemantauan Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK) Anak Usia 4-6 Tahun Nopriansyah, Untung; Wulandari, Heny; Pangastuti, Ratna
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2020): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajipaud.v3i1.6912

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengembangkan aplikasi kesehatan berbasis mobile untuk mendeteksi dini tumbuh kembang (DDTK) anak usia 4-6 tahun. Rancangan penelitian mengacu pada modifikasi model pengembangan Borg and Gall . Penelitian ini dilakukan di Taman Kanak-Kanak. Subjek penelitian merupakan anak TK usia 4-6 tahun dan guru. Data dikumpulkan melalui pengisian kuisioner untuk guru TK. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa aplikasi kesehatan berbasis seluler untuk deteksi dini tumbuh kembang (DDTK) anak usia 4-6 tahun yang dikembangkan efektif digunakan.
Efforts to develop aspects of cognitive ability for early childhood based on Western and Eastern concepts Meriyati, Meriyati; Wulandari, Heny; Aisya, Nadiya
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2022): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajipaud.v5i2.13934

Abstract

Cognitive development is one of the important elements for child development. this is where the reasoning lies that the child will go through during his lifetime. This study aimed to discover the efforts in developing aspects of children's cognitive abilities based on western and eastern concepts. The method used is classroom action research using two cycles. Playing activities are carried out to empower all the potential they have so that it is hoped that, in the future, they will be able to actualize themselves in society. Teachers made various efforts to develop aspects of cognitive abilities in early childhood by referring to theories put forward by experts from both western and eastern theories. From the research findings obtained by researchers, namely children accustomed to home visit activities, children's cognitive abilities have reached 75%. Based on the study's results, it was found that in cycle one, the children began to develop and was not yet developing. Then, it was continued with the 2nd cycle to meet the targets set by the researchers, which resulted in the child's cognitive development developing well.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis : Dampak Model Pembelajaran Superitem Berbantuan Scaffholding Raya, Ahmad Kausar; Soleh, Sofyan M; Wulandari, Heny
Desimal: Jurnal Matematika Vol. 1 No. 3 (2018): Desimal : Jurnal Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/djm.v1i3.3107

Abstract

This study aims to determine the effect of the use of the super-scaled model of scaffolding on students' mathematical problem solving abilities. The sampling technique used was cluster random sampling with 3 classes namely experimental class 1 (the class was treated with scaffolding assisted superememe learning model), experimental class 2 (superitem learning only) and control class (the conventional treatment class). Hypothesis testing used is anava 1 cell path is not the same. The results of the study found that there were differences in students' mathematical problem solving abilities by using learning models of scaffolding assisted supermarkets. Furthermore, the mathematical problem solving ability of students with the super-intensive learning model assisted by scaffholding is the same as the mathematical problem-solving ability of students using superemit learning models. The mathematical problem solving ability of students with superficial learning models assisted by scaffholding is better than the students' mathematical problem-solving abilities using conventional learning models. Furthermore, the mathematical problem solving ability of students with superemit learning models is the same as the mathematical problem solving ability of students using conventional learning models.
Peran Cooking Class dalam Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur Anak Usia Dini Nur Amanda Sari, Silvi; Wulandari, Heny
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1571

Abstract

Tujuan dari studi ini guna untuk menganalisis kegiatan cooking class dalam mengenalkan jiwa entrepreneur pada anak usia dini. Pendekatan yang diterapkan bersifat deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian terdiri atas pendidik, orang tua, serta peserta didik yang terlibat dalam kegiatan. Penelitian ini dilakukan di TK Citra Melati yang terletak di Kota Bandar Lampung. Proses analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan Temuan studi mengungkapkan bahwa anak mulai menunjukkan jiwa entrepreneur melalui tahapan idea finding dengan mengemukakan ide lokasi dan menu, opportunity shaping melalui persiapan alat dan bahan secara kolaboratif, serta action-based learning saat terlibat langsung dalam proses cooking class. Setelah kegiatan, anak berpartisipasi dalam feedback & reflection dengan mengungkapkan pengalaman dan ketertarikan untuk mengulang kegiatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa cooking class berpotensi menjadi media pengenalan jiwa entrepreneur secara menyenangkan bagi anak usia dini. Kegiatan cooking class merupakan strategi pembelajaran yang efektif dalam mengenalkan jiwa entrepreneur pada Anak-anak pada tahap usia awal. Melalui aktivitas ini, para anak menunjukkan indikator kewirausahaan seperti kreativitas, percaya diri, kerja sama, keberanian mengambil risiko, dan tanggung jawab terhadap tugas.
Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Emosional Anak Usia Dini Ganda Ningrum, Ratna; Wulandari, Heny
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1572

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi keterlibatan ayah dalam pengasuhan emosional anak usia dini serta dampaknya terhadap perkembangan emosi anak laki-laki dan Perempuan di TK Dharma Wanita Bina Karya Utama. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif berupa studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dan 3 orang ayah, 3 orang ibu, serta 1 guru kelas berpartisipasi dalam penelitian ini sebagai informan. Temuan studi mengindikasikan bahwa partisipasi aktif dari seorang ayah yang signifikan, khususnya dalam aspek keterjangkauan emosional dan interaksi langsung, berkontribusi pada ekspresi emosi yang sehat, regulasi emosi yang baik, serta kepercayaan diri anak. Sebaliknya, minimnya keterlibatan ayah berdampak pada kesulitan anak dalam mengelola emosi, ketakutan, dan penarikan diri secara sosial. Studi ini mengungkapkan bahwa kontribusi seorang ayah sangat penting dalam menciptakan keseimbangan emosi pada anak sejak usia dini. Kehadiran emosional ayah memiliki peran penting dalam pembentukan emosi anak usia dini. Ayah yang terlibat secara empatik dan responsif mampu menciptakan hubungan yang mendukung kestabilan emosi, kepercayaan diri, dan keterbukaan anak.
The effect of the problem-based learning model assisted by pop-up books on the critical thinking skills of fourth grade students in the IPAS subject Khasanah, Widya Miftahul; Wulandari, Heny; Ningrum, Ayu Reza
Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI Vol. 11 No. 2 (2025): Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI
Publisher : Program Studi PGMI STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/mpgmi.v11i2.3003

Abstract

This study aims to examine the effect of the Problem-Based Learning (PBL) model assisted by pop-up book media on the critical thinking skills of fourth-grade students in the IPAS subject. The research employed a quantitative approach using a quasi-experimental design with a posttest-only control group design. The sample consisted of two classes: the experimental group, which used the PBL model with pop-up book assistance, and the control group, which used the cooperative Think Pair Share method. The research instrument was a multiple-choice test based on indicators of critical thinking skills. The data analysis revealed a significant difference in posttest scores between experimental and control groups. The experimental group achieved higher learning outcomes, indicating that the combination of PBL and visual media such as pop-up books effectively enhances students’ critical thinking skills. The novelty of this research lies in the integration of a problem-based learning model and visual media in IPAS instruction, particularly for fourth-grade students who had never used such media before. This approach has proven to encourage active student engagement and provide a more enjoyable and meaningful learning experience.
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS DALAM FILM ANIMASI NUSSA SERTA RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Putri, Alfi Dynara; Meriyati, Meriyati; Wulandari, Heny
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i3.6622

Abstract

Religious character education is essential in shaping a generation with noble character, especially amid the growing moral degradation influenced by technological advancements. The animated film Nussa, as an audiovisual medium, is considered effective in conveying values of character education based on Islamic teachings. The purpose of this study is to analyze the religious character education values contained in the Nussa animated film and to examine their relevance to the values of Islamic Religious Education. This research employs a descriptive qualitative approach through interviews, observation, and documentation techniques. The results show that the Nussa animated film contains religious character education values such as faith (iman), Islam, excellence (ihsan), knowledge (ilmu), and good deeds (amal), which are highly relevant to the core values of Islamic Religious Education: creed (aqidah), morality (akhlaq), and Islamic law (sharia). The implementation of the Nussa animated film at SDN 29 Way Lima has had a positive impact on improving students’ religious attitudes and social behavior. ABSTRAKPendidikan karakter religius menjadi hal yang sangat penting dalam membentuk generasi berakhlak mulia, khususnya di tengah maraknya dekadensi moral akibat perkembangan teknologi. Film animasi Nussa sebagai media audiovisual dinilai efektif dalam menyampaikan nilai-nilai pendidikan karakter berbasis ajaran Islam. Tujuan penelitian dalam penelitian ini Untuk Menganalisis Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Religius Yang Terkandung Dalam Film Nussa dan untuk Menganalisis Relevansi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Religius Yang Terkandung Dalam Film Animasi Nussa Dengan Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui Teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film animasi Nussa mengandung nilai-nilai pendidikan karakter religius seperti iman, Islam, ihsan, ilmu dan amal yang sangat relevan dengan nilai-nilai pendidikan agama Islam yakni akidah, akhlak dan syariat. Implementasi film animasi Nussa di SDN 29 Way Lima memberikan dampak positif terhadap peningkatan sikap religius dan perilaku sosial peserta didik.
Pengaruh Model Pembelajaran Number Head Together (NHT) Berbantuan Media Question Cards Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Kelas IV di SD Muchlisin Saputra; Heny Wulandari; Hasan Sastra Negara
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) berbantuan media Question Cards terhadap pemahaman konsep matematika peserta didik kelas IV. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan menggunakan eksperimen (Quasi Experimental) dengan desain penelitian pretest-posttest. Populasi penelitian ini ialah seluruh siswa kelas IV dengan jumlah 112 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV berjumlah 56 siswa yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IV B sebagai kelompok eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran tipe kooperatif Number Head Together (NHT) berbantuan media Question Cards dan kelas IV C sebagai kelompok kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes essay berjumlah 10 soal untuk mengukur pemahaman konsep matematika. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t dengan bantuan program SPSS. Hasil rata-rata post-test kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, dan hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai signifikansi (sig 2-tailed) lebih kecil dari taraf signifikansi (0,05) dengan thitung 4.321> ttabel 2.004 , sehingga H₀ ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) berbantuan media Question Cards terhadap pemahaman konsep matematika peserta didik di kelas IV SD.
Model Pendampingan Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus Berbasis Moderasi Beragama melalui Participatory Action Research Romlah, Romlah; Wulandari, Heny
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas orang tua anak berkebutuhan khusus (ABK) di Provinsi Lampung dalam memberikan pendampingan berbasis moderasi beragama. Penelitian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan tiga tahapan utama, yaitu (1) persiapan berupa identifikasi masalah dan perumusan tujuan, (2) pelaksanaan melalui pelatihan, pendampingan langsung, dan small group discussion (SGD), serta (3) refleksi partisipatif untuk mengevaluasi hasil dan merumuskan strategi perbaikan. Subjek penelitian melibatkan 50 orang tua ABK dari Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Pesawaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman orang tua (40% menjadi 75%), akses informasi (20% menjadi 60%), jaringan dukungan (10% menjadi 55%), dan kepercayaan diri (25% menjadi 70%) dalam mendampingi ABK. Temuan ini menegaskan bahwa tahapan PAR mampu memperkuat motivasi, dukungan emosional, serta kapasitas orang tua dalam merawat anak. Implikasi penelitian menekankan perlunya intervensi holistik berbasis partisipasi aktif keluarga untuk memperkuat praktik pendampingan dan pendidikan moderasi beragama sejak usia dini.
Pengaruh Model Pembelajaran Collaborative Learning Technique Buzz Group (CLTBG) Berbantuan Media Baamboozle terhadap Pemahaman Konsep Matematika Kelas III di MIN 10 Bandar Lampung azzilla, wilma; Heny Wulandari; Hasan Sastra Negara
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Collaborative Learning Technique Buzz Group (CLTBG) berbantuan media Baamboozle terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas III di MIN 10 Bandar Lampung. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya pemahaman konsep matematika siswa yang ditunjukkan oleh hasil pra tes di tiga kelas, di mana sekitar 91,58% siswa belum mencapai ketuntasan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III, dengan sampel dua kelas yaitu kelas III A sebagai kelas eksperimen dan kelas III C sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pretest dan posttest. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil pemahaman konsep matematika siswa sebelum dan sesudah perlakuan pada kelas eksperimen. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,043 < 0,05 dan nilai effect size (Cohen’s d) sebesar 0,47 yang menunjukkan pengaruh sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CLTBG berbantuan media Baamboozle berpengaruh positif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa.