Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Siswa SD Negeri 1 Tua, Tabanan Made Dharmesti Wijaya; Ida Bagus Agung Dody Wira Putra; Amirah Khairunnisa; Anak Agung Gede Indraningrat; Desak Putu Citra Udiyani; Putu Austin Widyasari Wijaya; Putu Shinta Widari Tirka
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.3.2025.189-193

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Anak usia sekolah dasar menjadi kelompok strategis untuk diberikan edukasi PHBS karena sedang berada dalam tahap pembentukan kebiasaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan siswa melalui edukasi dan praktik langsung di SD Negeri 1 Tua, Desa Tua, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi, serta demonstrasi praktik mencuci tangan yang benar, memilih makanan bergizi, dan menggosok gigi. Sebanyak 35 siswa kelas V dan VI mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Hasil pretest menunjukkan rata-rata nilai 9,77 dan meningkat sedikit menjadi 9,91 pada posttest. Perbedaan yang kecil ini menunjukkan bahwa pengetahuan siswa tentang PHBS sebelumnya sudah baik, namun kegiatan edukasi tetap berdampak sebagai penyegaran pengetahuan dan penguatan keterampilan praktis. Kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis praktik mampu menjaga konsistensi pemahaman sekaligus mendorong siswa untuk menerapkan PHBS secara lebih baik dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun di rumah.
Bakti Sosial Dalam Rangka Muktamar AIPKI Wilayah V Sebagai Perwujudan Pencapaian SDGs Ke-3 Winianti Ni Wayan; Indra Wijaya; Saktivi Harkitasari; Widhidewi Ni Wayan; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; Sri Ratna Dewi; Agus Praktyasa; Komang Trisna Sumadewi; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; Citra Udiyani; Dharmesti Wijaya; Nia Calista Santoso; Anny Eka Pratiwi
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.5.1.2026.50-55

Abstract

Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) Wilayah V Bersama Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa bertujuan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-3, yang menekankan pentingnya kehidupan sehat dan kesejahteraan bagi semua. Kegiatan ini diadakan di Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali pada tanggal 13 Oktober 2025, dengan melibatkan para pelaku pariwisata dan warga setempat. Rangkaian kegiatan bakti sosial yang dilakukan meliputi penyuluhan dan pelatihan teknik bantuan hidup dasar (BHD) serta pemeriksaan kesehatan gratis yang mencakup pemeriksaan BMI, tekanan darah, dan kadar gula darah. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan BHD diikuti oleh 20 orang pelaku pariwisata di Desa Penglipuran. Pemeriksaan kesehatan dilakukan pada 44 orang warga Desa Penglipuran. Selain itu, dilakukan pula penyerahan bantuan berupa lima unit tempat sampah organik dan anorganik serta 50 paket sembako kepada warga Desa Penglipuran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan para pelaku pariwisata di Desa Penglipuran terkait BHD sebesar 36%. Kesadaran masyarakat tentang kesehatan dan pentingnya pemeriksaan rutin juga semakin meningkat. Kegiatan ini menjadi contoh kolaborasi yang efektif antara institusi pendidikan kedokteran dan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan di komunitas.
Pemberdayaan Kelompok Petugas Kebersihan di Pasar Kreneng Denpasar Sebagai Kader Pencegahan Penularan Covid-19 Anak Agung Gede Indraningrat; Made Dharmesti Wijaya; Dewa Ayu Putri Sri Masyeni
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.2.2.2020.41-45

Abstract

Merebaknya pandemi COVID-19 di awal tahun 2020 memerlukan aksi nyata dalam upaya pencegahannya di masyarakat. Pemerintah telah secara gencar menyosialisasikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang meliputi: mencuci tangan memakai sabun, memakai masker apabila bepergian, mengikuti etika bersin dan batuk, menjaga asupan makanan bergizi dan melakukan aktivitas fisik yang cukup. Penerapan PHBS ini semakin tinggi urgensinya pada kelompok petugas kebersihan pasar mengingat tingginya intensitas paparan terhadap sampah dan berbagai macam kotoran yang dapat menularkan berbagai macam penyakit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini difokuskan untuk menyiapkan kader guna menyosialisasikan gerakan PHBS kepada kelompok petugas kebersihan di Pasar Kreneng Denpasar. Pemilihan lokasi dan topik pada PKM ini didasarkan atas masih kurangnya pemahaman akan PHBS di kalangan petugas kebersihan di pasar Kreneng. Kegiatan PKM ini terdiri dari sosialisasi, focus group discussion, pemaparan materi, pre-test dan post-test, yang diakhiri dengan evaluasi dan monitoring secara berkala selama 1 bulan. Hasil kegiatan menunjukkan kader telah memahami dan mempraktekkan konsep PHBS seperti mencuci tangan memakai sabun yang baik dan benar, memakai masker dengan baik dan benar, serta mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Selain itu pemahaman kader akan konsep PHBS secara signifikan telah ditunjukkan dengan peningkatan nilai post-test dibandingkan pre-test sebesar 40%. Kedepannya diharapkan kader petugas kebersihan dapat secara aktif menyosialisasikan gerakan PHBS pada petugas kebersihan lainnya dan warga di sekitar Pasar Kreneng Denpasar khususnya dalam upaya mencegah penularan COVID-19.
Pemberdayaan Karyawan Yayasan Rama Sesana Sebagai Kader Pencegahan Penularan Covid-19 di Pasar Badung, Bali Made Dharmesti Wijaya; Anak Agung Gede Indraningrat; Dewa Ayu Putri Sri Masyeni
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.2.2.2020.46-50

Abstract

COVID-19 merupakan pandemi yang tengah mengancam kesehatan dan keselamatan global. Di tengah kebijakan social distancing yang dihimbau pemerintah, terdapat beberapa lapisan masyarakat yang tidak mendapatkan privilage ini, salah satunya adalah para pedagang pasar tradisional. Pasar menjadi salah satu tempat yang berisiko tinggi terhadap penularan COVID-19 karena interaksi antarmanusia yang tidak bisa dihindari dalam kegiatan transaksi. Salah satu pasar tradisional terbesar di Bali yaitu Pasar Badung, mengalami masalah serupa dimana para pedagang harus tetap berjualan untuk menyambung hidup. Yayasan Rama Sesana sebagai mitra dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini, telah berusaha melakukan upaya untuk membantu pencegahan penularan penyakit ini dengan membagikan leaflet mengenai COVID-19 kepada para pedagang dan menyarankan pentingnya cuci tangan. Namun, karena akses air yang cukup jauh dari kios pedagang, penggunaan hand sanitizer dirasa akan sangat membantu. Sayangnya, kelangkaan produk hand sanitizer di masyarakat, serta harganya yang melambung tinggi membuat mitra kesulitan dalam menjalankan programnya dalam upaya menurunkan tingkat penularan COVID-19. Oleh karena itu, kegiatan PKM ini difokuskan untuk melatih karyawan Yayasan Rama Sesana mengenai cara pembuatan hand sanitizer yang sesuai standar WHO dengan teknik aseptik. Metode yang digunakan adalah melakukan focus group discussion, penyuluhan dan pemutaran video mengenai pencegahan penularan COVID-19, serta pelatihan pembuatan hand sanitizer kepada mitra. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan, serta telah dilakukan pula monitoring dan evaluasi kegiatan.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Usaha Pencegahan COVID-19 dan Pemanfaatan Lahan Pekarangan Untuk Tanaman Sayuran di Desa Sukamaju, Kecamatan Lunyuk, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat Dharmesti Wijaya; Ni Wayan Widhidewi; Luh Suriati
Community Service Journal (CSJ) Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.3.2.2021.57-60

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Warmadewa dilaksanakan selama satu bulan, yaitu tanggal 22 April hingga 22 Mei 2021. Kegiatan ini menggunakan kombinasi metode daring dan luring sehingga baik efektivitas kegiatan maupun keamanan mahasiswa dalam masa pandemi COVID-19 ini tetap terjaga. Kelompok 86 merupakan salah satu kelompok yang telah melaksanakan program KKN-PPM di Desa Sukamaju, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kelompok ini terdiri dari 29 orang mahasiswa yang berasal dari beragam bidang ilmu seperti agroteknologi, ekonomi, ilmu hukum, ilmu administrasi negara, peternakan, sastra Inggris, dan lainnya. Berdasarkan hasil diskusi dengan mitra, dirumuskan dua permasalahan prioritas yang menjadi program KKN-PPM ini. Permasalahan pertama terkait rendahnya pengetahuan dan awareness masyarakat mengenai cara penularan serta pencegahan infeksi COVID-19. Sedangkan permasalahan yang kedua adalah pemanfaatan lahan pekarangan yang belum maksimal untuk digunakan bercocok tanam sayuran. Oleh karena itu, pada kegiatan KKN-PPM ini dilakukan pemberdayaan masyarakat untuk menjadi kader sadar COVID-19 dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan terkait bahaya dan cara penularan penyakit ini, serta langkah mencuci tangan dengan sabun dan cara penggunaan masker yang baik dan benar. Selain itu, masyarakat desa juga diberikan penyuluhan terkait cara pemanfaatan lahan pekarangan untuk bercocok tanam sayuran serta pembagian bibit sayuran gratis. Kegiatan ini terbukti telah berkontribusi terhadap permasalahan mitra, terutama dengan peningkatan pengetahuan dan awareness masyarakat terkait COVID-19, serta penanaman bibit sayuran hasil bantuan anggota KKN-PPM.
Pemberdayaan Pedagang Sayur di Pasar Badung Sebagai Kader Pencegahan COVID-19 dan Pelatihan Promosi Usaha Berbasis Online Dharmesti Wijaya; Anak Agung Gede Indraningrat; Ida Ayu Agung Idawati
Community Service Journal (CSJ) Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.5.1.2022.8-13

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak besar di masyarakat, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun kesehatan. Dampak tersebut juga dirasakan mitra kami yang merupakan pedagang sayur di Pasar Badung, Denpasar, Bali. Berdasarkan hasil diskusi, mitra mengeluhkan penerapan protokol kesehatan yang mulai longgar, baik oleh pedagang maupun pembeli, serta pendapatan yang menurun akibat pembatasan kegiatan masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupaya memberdayakan mitra untuk menjadi kader sadar COVID-19 dengan memberikan penyuluhan terkait bahaya dan cara penularan virus ini, serta pelatihan mencuci tangan dan menggunakan masker yang baik dan benar. Dalam kegiatan ini juga dilakukan pelatihan promosi usaha berbasis online serta pemberian bantuan langsung. Metode yang dilakukan adalah focus group discussion, penyuluhan dan pelatihan terkait COVID-19 dan penerapan protokol kesehatan, serta pelatihan promosi online menggunakan media sosial. Hasil pretest dan posttest menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman mitra terkait materi yang diberikan. Proses monitoring pascakegiatan dilakukan dengan observasi langsung ke lapangan dan dapat diamati bahwa para pedagang telah menggunakan masker dengan benar, menyediakan hand sanitizer di kios masing-masing, serta mulai membuat konten promosi di akun media sosialnya. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini telah menambah pengetahuan dan kemampuan mitra dalam menerapkan protokol kesehatan dan promosi online.
Edukasi Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Pengelolaan Sampah, serta Pelatihan Literasi Finansial pada STT Wira Dharma, Desa Bangbang, Bangli Dharmesti Wijaya; Anak Agung Gede Indraningrat; Ida Ayu Agung Idawati; Wahyu Antari Wijaya
Community Service Journal (CSJ) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.5.2.2023.50-54

Abstract

Mitra pada kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah pengurus STT Wira Dharma Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Berdasarkan diskusi dengan mitra yang dalam hal ini diwakili oleh Perbekel Desa Bangbang dan Ketua STT Wira Dharma, diketahui bahwa pengelolaan sampah domestik oleh masyarakat masih kurang baik. Kesadaran masyarakat untuk mengurangi sampah plastik dan melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik sebelum membuang sampah juga masih perlu ditingkatkan. Selain itu, perilaku masyarakat yang masih suka buang air di pinggir jalan/ persawahan juga menyebabkan permasalahan seperti lingkungan menjadi bau dan tidak sehat, serta dapat menjadi sumber penyakit. Hal lain yang dirasa perlu untuk dicarikan solusi adalah mengenai kurangnya pemahaman masyarakat akan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik. Hal tersebut terlihat jelas setelah pandemi melanda dimana pemasukan masyarakat hilang atau mengalami penurunan dan menjadi kesulitan ekonomi akibat tidak mempersiapkan dana darurat maupun investasi ketika masih memiliki penghasilan tetap. Oleh karena itu, dalam kegiatan PKM ini dilaksanakan pemberdayaan mitra sebagai kader dalam penerapan PHBS dan pengelolaan sampah yang baik di masyarakat. Dalam kegiatan ini juga dilakukan pemberian materi mengenai literasi finansial dan pelatihan pengelolaan keuangan yang baik untuk mewujudkan generasi muda yang cerdas secara finansial. Metode yang dilakukan adalah dengan focus group discussion, serta penyuluhan dan pelatihan terkait PHBS, pengelolaan sampah, dan literasi finansial. Berdasarkan hasil pretest dan posttest, didapatkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman mitra terkait materi yang diberikan, yaitu dari nilai rata-rata 76/100 menjadi 94/100 setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa mitra sudah mulai melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik, serta telah belajar melakukan recycle sampah organik dengan melakukan composting menggunakan bantuan yang diberikan tim PKM.
PKM Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Kelompok Petugas Pemungut Sampah dan Pengembangan Bank Sampah di Banjar Batu Bintang Desa Dauh Puri Kelod Denpasar Anak Agung Gede Indraningrat; Made Dharmesti Wijaya; Ida Ayu Agung Idawati
Community Service Journal (CSJ) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.5.2.2023.55-61

Abstract

Pemerintah telah secara gencar mensosialisasikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang meliputi: mencuci tangan memakai sabun, memakai masker apabila bepergian, mengikuti etika bersin dan batuk, menjaga asupan makanan bergizi dan melakukan aktivitas fisik yang cukup khususnya di masa pandemi COVID-19. Penerapan PHBS ini semakin tinggi urgensinya pada kelompok petugas kebersihan mengingat tingginya intensitas paparan terhadap sampah dan berbagai macam kotoran yang dapat menularkan berbagai macam penyakit. Kegiatan kemitraan kepada masyarakat (PKM) ini akan difokuskan pada kelompok petugas kebersihan di Banjar Batu Bintang Desa Dauh Puri Kelod Denpasar tentang PHBS dan bantuan alat perlindungan diri di kalangan petugas kebersihan. Selain itu, kegiatan juga akan difokuskan untuk mendesain program bank sampah untuk mengatasi masalah sampah dan menambah pemasukan bagi mitra. Kegiatan PKM ini akan terdiri dari sosialisasi, focus group discussion, pemaparan materi, pre-test dan post-test, yang diakhiri dengan evaluasi dan monitoring secara berkala selama 3 bulan. Hasil kegiatan menunjukkan kader telah memahami dan mempraktekkan konsep PHBS seperti mencuci tangan memakai sabun yang baik dan benar. Selain itu pemahaman kader akan konsep PHBS secara signifikan telah ditunjukkan dengan peningkatan nilai post-test dibandingkan pre-test sebesar 30%. Mitra mendapatkan pemahaman baru tentang konsep bank sampah namun saat ini masih terkendala dengan lokasi pembangunan bank sampah dan untuk sementara mitra bekerja sama dengan bank sampah terdekat. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa mitra sudah menggunakan fasilitas yang diberikan seperti gerobak sampah, sepatu boots, jas hujan dan sarung tangan untuk mendukung aktivitas mengumpulkan sampah.
PKM Pembuatan Sabun Berbahan Dasar Minyak Jelantah Pada Kelompok Guru Program Keahlian Tata Boga di SMK Negeri 1 Tembuku Bangli Anak Agung Gede Indraningrat; Made Dharmesti Wijaya; Ida Ayu Agung Idawati
Community Service Journal (CSJ) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.6.1.2023.40-46

Abstract

Program Keahlian Tata Boga adalah salah satu jurusan yang ditawarkan untuk peserta didik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Tembuku Bangli. Program keahlian ini mengajarkan keahlian di bidang memasak berbagai jenis menu makanan baik nasional maupun internasional. Menggoreng makanan adalah satu aktivitas memasak yang diajarkan program tataboga di SMK 1 Tembuku Bangli. Sebagai konsekuensi aktivitas menggoreng akan dihasilkan limbah berupa minyak jelantah. Berdasarkan pemaparan mitra yang diwakilkan oleh ketua program studi tataboga para guru ingin mendapatkan pelatihan cara mengolah limbah minyak jelantah yang dihasilkan selama proses menggoreng menjadi produk yang ramah lingkungan. Mitra juga berharap produk olahan minyak jelantah ini dapat dipasarkan dan menambah nilai ekonomi selain mengurangi limbah cair. Hal ini sejalan dengan program sekolah yang mewajibkan setiap program keahlian menghasilkan satu produk unggulan. Hasil diskusi mengerucut pada keinginan dari mitra untuk diberikan pelatihan dalam mengolah limbah minyak jelantah menjadi sabun. Beranjak dari permasalahan mitra, maka kegiatan PKM akan difokuskan pada solusi penanganan limbah minyak jelantah melalui pemberian penyuluhan kesehatan dan memberikan pelatihan tentang cara pengolahan minyak jelantah menjadi sabun batangan yang dapat dimanfaatkan mitra dan dapat pula diajarkan pada peserta didik mereka. Disamping aspek kesehatan lingkungan, mitra juga akan mendapatkan pelatihan manajemen produksi dan pemasaran produk sabun minyak jelantah. Kegiatan PKM ini akan dikerjakan dengan metode focus group discussion secara tatap muka langsung dan diikuti dengan proses evaluasi dan monitoring. Hasil PKM menunjukkan mitra secara umum memiliki pemahaman dasar tentang dampak minyak jelantah bagi kesehatan, cara mengolah limbah minyak jelantah menjadi sabun dan cara pemasaran produk sabun minyak jelantah. Evaluasi pre dan posttest menunjukkan peningkatan pemahaman mitra yang signifikan mencapai 60% tentang cara membuat sabun berbahan dasar minyak jelantah. Pendampingan terhadap mitra mengindikasikan bahwa mitra sudah mampu secara mandiri mengolah limbah minyak jelantah menjadi sabun. Hal ini dibuktikan dengan kreasi sabun minyak jelantah yang sudah dibuat mitra dan dokumentasi proses pembuatan berupa video dan foto. Sabun minyak jelantah sudah digunakan oleh mitra untuk kegiatan membersihkan kain atau lingkungan sekitar dapur. Mitra juga sudah mengajarkan pada murid-murid di kelas tata boga tentang cara pengolahan limbah minyak jelantah dan memasarkan produk dalam skala kecil. Mitra mengapresiasi bantuan fasilitas alat dan bahan pembuatan sabun minyak jelantah dan telah menggunakan bantuan buku-buku teks yang disumbangkan tim pengabdi kepada perpustakaan sekolah.
PKM Penyuluhan Kesehatan Reproduksi, Perilaku Bersih dan Sehat (PHBS) dan Gerakan Menabung Pada Guru dan Siswa Sekolah Dasar Negeri 3 Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli Anak Agung Gede Indraningrat; Made Dharmesti Wijaya; Ida Ayu Agung Idawati
Community Service Journal (CSJ) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.6.2.2024.101-106

Abstract

Sekolah Dasar adalah tingkatan pendidikan formal pertama yang dilalui siswa-siswa di Indonesia. Pendidikan di tingkat SD memegang peranan penting dalam membangun karakter siswa-siswa yang akan dibawa hingga ke tingkat remaja dan dewasa. Mitra pada kegiatan PKM ini adalah guru dan siswa di SD Negeri 3 Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli. Kegiatan PKM akan difokuskan untuk memecahkan permasalahan mitra di bidang kesehatan dan ekonomi. Hasil diskusi awal dengan perwakilan mitra yaitu kepala sekolah SDN 3 Batur menunjukkan bahwa mitra memerlukan penyuluhan dan pemahaman tentang penyakit reproduksi pada wanita seperti penyuluhan tentang kanker serviks dan payudara karena mitra merasa masih minimnya pemahaman akan kedua penyakit ini. Mitra juga ingin mendapatkan pemahaman tentang perilaku bersih dan sehat pada murid-murid SDN 3 Batur khususnya tentang cara mencuci tangan yang bersih dan benar. Pada aspek ekonomi, mitra ingin mendapatkan pelatihan tentang gerakan gemar menabung pada siswa. Kegiatan PKM telah berlangsung selama 10 bulan dari Mei 2023 hingga Februari 2024. Tim pengbadi memberikan pembekalan tentang aspek kesehatan reproduksi pada guru-guru wanita dan penyuluhan tentang perilaku bersih dan sehat pada siswa-siswa SD. Selain itu, siswa-siswa SD juga dibekali penyuluhan gerakan gemar menabung. Hasil evaluasi nilai pre dan posttest pada mitra berturut-turut sebesar 42 poin dan 10 poin setelah dilakukan evaluasi atas penyuluhan kegiatan reproduksi dan pneyuluhan tenang PHBS dan gerakan gemar menabung. Pada pelaksanan PKM, tim pengabdi memberikan bantuan langsung yang dibutuhkan mitra berupa tong sampah, bak mencuci tangan, alat tensi meter, kotak P3K, timbangan dan tinggi badan, serta lima puluh souvenir celengan untuk siswa dan uang tunai sebesar dua puluh ribu per anak. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan mitra sudah menggunakan bantuan alat yang diberikan dengan baik dan menerapkan PHBS dengan baik. Luaran dari kegiatan ini akan dipublikasikan jurnal nasional Community Service Journal dengan nomor E-ISSN: 2654-9379 dan P-ISSN: 2654-9360 dan video kegiatan berdurasi 4 menit.
Co-Authors A.A. Gede Indraningrat AAG Indraningrat Agus Praktyasa Agus Santosa Amirah Khairunnisa Anak Agung Dewi Megawati Anak Agung Mirah Gayatri Anak Agung Mirah Gayatri Anak Agung Sri Agung Aryastuti AR, Sunthio Barran Cia Arta, Ni Kadek Dewi Asri Tiara Ayu Savitri Siskayani Ayu Usha Vedaswari Widnyana Bayuningrat I Gusti Ngurah Made Choe, Daegeun Citra Udiyani Desak Gede Pradnyaniti Dewa Made Candra Pramarta Dwiputra, Made Wahyu Dharma Eka Putri Rusyanthini Fridayanthi, Putu Utari I Dewa Gede Yogananda I Dewa Gede Yogananda I Gede Ngurah Bagus Arthayasa I Gede Sutapa I Gusti Agung Istri Mas Dianti Pratiwi I Made Pariartha I Made Wisnu Wardhana I Nengah Wirajana I Wayan Eka Arsana I Wayan Sudiarta Ida Ayu Agung Idawati Ida Ayu Agung Idawati Ida Ayu Agung Idawati Ida Ayu Agung Idawati Ida Ayu Agung Idawati Ida Ayu Agung Idawati Ida Ayu Agung Idawati Ida Bagus Agung Dody Wira Putra Idawati Ida Ayu Agung Indra Wijaya Indraningrat, Anak Agung Gede Janurianti, Ni Made Defy Kadek Lila Antara Kartika Sari Kirtanayasa, I Gede Yoga Ayuning Komang Putri Indrasuari Komang Putri Indrasuari Komang Trisna Komalasari Komang Trisna Sumadewi Komang Triyani Kartinawati Legis Ocktaviana Saputri Luh Gde Evayanti Luh Gede Pradnyawati Luh Putu Suci Sri Sunarti Luh Suriati Made Dwi Yoga Bharata Made Indra Wijaya Marta Setiabudy Ni Made Asthi Pramesti Kirana Ni Made Ayu Suardani Singapurwa Ni Putu Ayu Dian Maharani Ni Putu Diah Witari, Ni Putu Ni Wayan Rusni Ni Wayan Widhidewi Nia Calista Santoso Pande Ayu Naya Kasih Permatananda Pande Putu Christine Putri Purnami PANDE PUTU CHRISTINE PUTRI PURNAMI Pande Putu Dimas Yoga Pratama Pratiwi, Anny Eka Putu Anggia Dimitri Pramesti Putu Arya Suryanditha Putu Austin Widyasari Wijaya Putu Nadya Asti Utari Putu Shinta Widari Tirka Sagun Chandra Yowani Saktivi Harkitasari, Saktivi Saputri Legis Ocktaviana Sri Masyeni, Dewa Ayu Putri Sri Ratna Dewi Suka Astini, Dewa Ayu Agung Alit Surya, Putu Rissa Almadea Tanjung Subrata Tanjung Subrata Tanjung Subrata Udiyani, Desak Putu Citra Wahyu Antari Wijaya Wahyu Antari Wijaya Winianti, Ni Wayan