Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan dan Edukasi Pengaturan Pola Makan pada Atlet Fencing Makassar Ichsania, Nurul; Irvan; Awaluddin; Syafruddin, Muhammad Akbar; Irwin
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan perilaku pengaturan pola makan pada atlet fencing di Kota Makassar. Permasalahan yang diidentifikasi adalah rendahnya kesadaran serta pemahaman atlet terhadap pentingnya pola makan yang sesuai dengan prinsip gizi olahraga, yang berdampak pada performa latihan dan pemulihan fisik. Kegiatan dilaksanakan selama dua minggu dan melibatkan 28 atlet dengan metode forum group discussion (FGD) dan edukasi gizi yang berlangsung sebanyak enam kali pertemuan. Tahapan kegiatan mencakup identifikasi masalah, penyampaian materi edukatif, diskusi partisipatif, dan evaluasi capaian pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman gizi, kesadaran hidrasi, serta komitmen perubahan pola makan yang sehat. Evaluasi akhir menunjukkan bahwa lebih dari 85% peserta mampu memahami prinsip dasar gizi atletik dan berkomitmen untuk mengubah kebiasaan makannya. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa pendekatan edukatif yang partisipatif dan kontekstual efektif dalam membentuk perilaku gizi yang sehat pada komunitas atlet. Diharapkan, kegiatan ini dapat berkontribusi terhadap penguatan sistem pembinaan atlet berbasis ilmu gizi olahraga di tingkat komunitas.
Factors Affecting the Completion of Physical Education Study Program Students' Theses Muhammad Akbar Syafruddin; Agus Sutriawan
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 5 No 2 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v5i2.3957

Abstract

This study uses a descriptive method with a quantitative approach. This method was chosen to systematically and accurately describe the factors that influence the completion of thesis of Physical Education and Sports students, both inhibiting and driving factors. This study aims to determine the percentage of influential factors based on data obtained from interviews with 37 students. The sampling technique was carried out by simple random sampling. The data obtained from the interview results were then processed in the form of a percentage to determine the dominant factors that influence students. Based on the results of the study, it is known that the largest supporting factor for students in completing their thesis is family support of 37.8%, then the support factor of the supervisor is 27%, deadline pressure is 16.2%, personal motivation is 13.5%, and friend support is 5.4%. While the inhibiting factors are lack of motivation of 32.4%, then the difficulty factor in data collection is 24.3%, ineffective guidance is 18.9%, time constraints are 13.5%, lack of references or literature is 8.1%, and personal problems are 2.7%.
Comparison of Drill and Game Situation Training Methods on Basketball Players' Shooting Accuracy Agus Sutriawan; Muhammad Akbar Syafruddin
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 5 No 2 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v5i2.4010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas antara metode latihan drill dan game situation terhadap peningkatan akurasi tembakan pemain bola basket. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri dari 30 pemain bola basket tingkat remaja yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok latihan drill dan kelompok latihan game situation, masing-masing berjumlah 15 orang. Kedua kelompok diberikan perlakuan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali latihan per minggu. Instrumen yang digunakan untuk mengukur akurasi tembakan adalah tes shooting standar yang terdiri dari 20 percobaan tembakan dari berbagai posisi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan peningkatan yang signifikan terhadap akurasi tembakan. Kelompok drill mengalami peningkatan dari nilai rata-rata 6,07 menjadi 10,13, sedangkan kelompok game situation meningkat dari 6,00 menjadi 11,53. Uji t independen menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok pada hasil posttest (p = 0,013 < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa latihan dengan metode game situation lebih efektif dibandingkan dengan metode drill dalam meningkatkan akurasi tembakan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode latihan game situation lebih unggul dalam meningkatkan akurasi tembakan pemain bola basket karena melibatkan aspek teknis, taktis, dan psikologis yang lebih mendekati situasi pertandingan. Disarankan agar pelatih dan guru pendidikan jasmani menggabungkan kedua metode tersebut secara proporsional sesuai dengan tahap perkembangan atlet.