Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : RechtIdee

Penerapan Technical Barrier to Trade melalui Pelabelan (Hang Tag) Identitas Budaya pada Produk Batik Siti Zulaekah
RechtIdee Vol 9, No 2 (2014): December
Publisher : Trunojoyo Madura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ri.v9i2.408

Abstract

Artikel ini bertujuan menawarkan ide/gagasan baru tentang formulasi perlindungan melalui penerapan hambatan teknis perdagangan (technical barrier to trade/TBT) berupa pelabelan identitas budaya (hang tag) dalam mekanisme perdagangan internasional pada produk batik.Sebagaimana diketahui, perlindungan dalam bentuk hambatan non tariff (non tariff barrier) khususnya TBT yang menyangkut pelabelan produk yangberlaku selama ini sepanjang pengetahuan peneliti baru sebatas alasan keamanan pangan, kesehatan, dan lingkungan. Negara-negara yang menerap- kan hambatan dalam pelabelan di luar kategori tersebut pun masih sangat terbatas.Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini dirancang dengan menggunakan pendekatan Hukum Normatif dengan desain penelitian kualita- tif. Penelitian menggunakan teknik participatory observation dan focus group discussion sebagai metode pengumpulan data primer. Pengumpulan data sekunder dilakukan melalui telaah kepustakaan dan inventarisasi peraturan perundang-undangan untuk data yang berupa bahan hukum. Agar data (teru- tama data primer) yang diperoleh teruji keabsahannya, penelitian ini meman- faatkan metode trianggulasi yang menyatu dan tidak terpisahkan dari kegia- tan pengumpulan data primer tersebut. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang pada prinsipnya meliputi 3 (tiga) tahapan yakni reduksi data, display data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Indonesia sebenarnya telah menerapkan hambatan non tarif dalam bentuk TBT pada produk batik melalui Peraturan Menteri Perindustrian tentang batikmark “batik INDONE- SIA”. Meski demikian, pelabelan tersebut masih membutuhkan rincian lagi dalam bentuk pelabelan identitas budaya sehingga maksud pelestarian batik sebagaimana diamanatkan Unesco pada Pemerintah Indonesia diharapkan menjadi terwujud.Keywords : Non Tariff Barrier, Technical Barrier to Trade,   Hang Tag, Pelabelan Identitas  Budaya
Co-Authors . Firmansyah Abrianti Oktaria Aflit Nuryulia Praswati Aflit Nuryulia Praswatia Agustina, Apriliya Ahsan, Erwanda Defya Alghifari, Magistra Ammar Amanda, Dea Amanda, Ghaisani Shella Anas Tasya Ardea Zerlind Anindya, Vani Anisa Catur Wijayanti Annisa Nur Hanifah Aprilliani, Dhian Sukma Arif Pristianto Azizah Al Mar’atus Sholikhah Azizah Nur Rohim Darnoto , Sri Dwi Sarbini Dyah Intan Puspitasari Em Sutrisna Emiliya Kusuma Wardani Endang Nur Widiyaningsih Eni Purwani Fadillah, Kurniawati Faiza, Salsabila Alif Farah Hayati Adibah Farida Nur Isnaeni Fauziana , Eni Fauziana, Eni Febriannisa', Khayla Firantika, Rima Firmansyah Firmansyah Firmansyah Fitri Rachma Grishella Diandra Salsabila Hanik Rahmawati, Hanik Imelda Anggraini Indraswari, Rafinda Dyah Kelik Wardiono Khairuna Hamida Khoirunisa, Ilma Khoirunnisa, Ilma Khusmalinda, Tri Hastin Kusumaatmaja, Donny Kurniawan Kusumawati, Sary Laksmi Widajanti Listyani Hidayati Luluk Ria Rakhma Lutfi Nur Ratna Kusuma Mahadir Ahmad Mahadir Ahmad Maya Sukmawati Muchlison Anis Muhammad Da'i Muhammad Halim Maimun Mutalazimah Mutalazimah Mutalazimah Muwakhidah Muwakhidah Muwakhidah, Muwakhidah Muwakhiddah, . Muzakar Isa Nisa Rachmah Nur Anganthi nita puspitasari Nur Lathifah Mardiyati Nur Lathifah Mardiyati Nur ‘Azah Nurfaiza, Elita Nadia Nurfauzia, Elita Nadia Nurhaliza, Alfida Aulia Rahma Firdauzy Oktaria, Abrianti Okti Sri Purwanti Pramudya Kurnia Praswatia, Aflit Nuryulia Pratiwi, Betty Intan Prayoga Putri Perdana Sari Puspitasari, Dyah Intan Putri Meyzwari, Fiorizka Putri, Adelia Triana Putri, Desy Anisa Lasono Rachma, Fitri Rahmi , Anggraita Nur Rahmi, Anggraita Nur Rohim, Azizah Nur Rusdin Rauf S Suwaji Sari, Marlynda Happy Nurmalita Seftyarini, Syafiqa Rifda Setia Asyanti Setiyo Purwanto Setyo Purwanto Sharla Apsarini Siti Fatimah Nurhayati Siti Zulaikhah Sri Darnoto Sudaryanto, Ruli Sudrajah Warajati Kisnawaty Suwaji, S Syamsudin Syamsudin Toto Suharto Tri Hastin Khusmalinda Utami, Anindya Wahyu Wardani, Emiliya Kusuma Wardani, Wening Sulistyo Werdany, Kusuma Estu Widananda , Clarisa Widananda, Clarisa Wijayanti, Amanda Dwi Winda Wahyu Pratiwi Wiyono, Satrio Yuli Kusumawati Yumailita Setiawati Yuniar, Siska Zaini Said Zaini Said Zerlind, Anas Tasya Ardea Zulia Setiyaningrum