Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Penyusunan Struktur Organisasi Poskestren di Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Yogyakarta Mutalazimah, Mutalazimah; Puspitasari, Dyah Intan; Zulaekah, Siti; Pristianto, Arif; Purwanti, Okti Sri; Asyanti, Setia; Da’i, Muhammad; Suharto, Toto; Faqihuddin, Faqihuddin; Anindya, Vani
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v8i2.3189

Abstract

Perubahan bentuk fasilitas pelayanan kesehatan di Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (PPM MBS) Yogyakarta dari Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) menjadi Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) sesuai Permenkes RI Nomor 1 Tahun 2013 pada September 2022 lalu membawa berbagai konsekuensi, diantaranya adalah perubahan struktur organisasi dan tata kelolanya. Dalam Permenkes Nomor 1 Tahun 2013 mengenai Pedoman Penyelenggaraan dan Pembinaan Poskestren, juga diatur mengenai bentuk dari struktur organisasi dan tata kelola (SOTK) Poskestren. Kegiatan PkM ini bertujuan melakukan pendampingan kepada pengelola Poskestren PPM MBS Yogyakarta dalam menyesuaikan dan merevitalisasi struktur organisasi yang bermula dari UKS menjadi struktur organisasi sesuai aturan Kemenkes RI. Kegiatan dilakukan melalui workshop berupa pemaparan materi mengenai peran manajemen bagi optimalisasi mutu pelayanan kesehatan di pesantren; SOTK Poskestren sebagai dasar pengembangan pengelolaan fasilitas pelayanan kesehatan; SOTK UKS PPM MBS Yogyakarta (existing condition) sebelum menjadi Poskestren; mekanisme penyusunan SOTK dan deskripsi tugas Poskestren PPM MBS Yogyakarta. Selanjutnya dari kegiatan workshop ditindaklanjuti dengan diskusi dan pendampingan identifikasi jabatan yang disesuaikan kebutuhan poskestren, penyusunan struktur organisasi, penyusunan kualifikasi pejabat pada setiap bagian jabatan, dan penyusunan deskripsi tugas pejabat pada setiap bagian jabatan pada struktur organisasi yang telah terbentuk. Dengan adanya penyesuaian struktur organisasi poskestren yang dilengkapi dengan kualifikasi dan deskripsi tugas pejabat ini, diharapkan pengelolaan Poskestren PPM MBS Yogyakarta semakin optimal, sehingga pelayanan kesehatan pada para santri menjadi semakin lebih baik.Kata Kunci : struktur organisasi, deskripsi tugas, poskestren
Pendidikan Gizi Pencegahan Obesitas pada Remaja di SMP PK Al Kautsar Kartasura Siti Zulaekah; Pramudya Kurnia; Mutalazimah Mutalazimah; Zulia Setiyaningrum
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol 5, No 1 (2023): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v5i1.444

Abstract

Obesity is a health problem that can occur in various circles, including adolescents. The prevalence of obesity in adolescents continues to increase, although various efforts have been made to prevent and control obesity. Health education with the lecture method is less effective to be applied to today's youth. Therefore, one of the educational methods provided is the provision of education through animated videos that can attract the attention of teenagers so that messages can be conveyed and increase adolescent knowledge. This educational activity will be held in September 2022 in the PK Al Kautsar Kartasura Junior High School Hall. The participants of this activity were 51 teenagers consisting of grades 8 and 9. Nutrition education began with giving a pretest, then continued with the provision of material containing indicators of obesity, causes, impacts and how to prevent obesity with animated video media, to see the increase in knowledge, students were given posttest and discussion and question and answer. Increased knowledge about anemia that occurred in 40 adolescents, while 11 adolescents did not experience an increase. The average increase in knowledge is 29.67 points. This increase in knowledge shows that providing education by presenting animated videos can be effective in increasing adolescent knowledge. Therefore, the parties suggest that similar activities can be carried out regularly to increase their knowledge of the health of their students.
Video-based Training for Health Cadres on Mental Health and Social Support for Pregnant Women Kusumawati, Yuli; Sari, Marlynda Happy Nurmalita; Wijayanti, Anisa Catur; Zulaekah, Siti; Nurfaiza, Elita Nadia; Firantika, Rima
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 20, No 1 (2024)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v20i1.47251

Abstract

  The lack of knowledge of cadres about mental health causes a lack of social support for pregnant women. This study aims to analyze the effectiveness of mental health education for maternal and child health cadres on the knowledge and social support of cadres. This study was conducted with a quasi-experimental pre-test and post-test design with a control group. Sampling was carried out by cluster random sampling in the city of Surakarta. The intervention group consisted of 45 cadres in the Gajahan health center area and the control group consisted of 47 cadres in the Pajang health center area. While educational interventions use short story video media equipped with infographics. Data on knowledge and social support were collected using a questionnaire that had been tested for validity. Data analysis used independent t-tests and paired t-tests because the data were normally distributed. To analyze the data, this research used free statistical software. The results of this study are there were differences in the scores of mental health knowledge and social support between the intervention group and the control group (p-value 0.001). The intervention effectiveness test was carried out on the difference between the two groups’ pretest and post-test data. This study concluded that mental health education with video media for maternal and child health cadres is effective in increasing mental health knowledge and cadre social support for pregnant women.
Pengetahuan dan Sikap Siswa Penyintas Covid-19 mengenai Pola Makan Sehat untuk Mencegah Long Covid Syndrome di Muhammadiyah Boarding School (MBS) Sleman, Yogyakarta Mutalazimah, Mutalazimah; Puspitasari, Dyah Intan; Zulaekah, Siti; Pristianto, Arif; Asyanti, Setia
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v8i2.1599

Abstract

Sampai pada Bulan Februari 2022 sebanyak 155 siswa di Muhammadiyah Boarding School (MBS) Sleman Yogyakarta terpapar COVID-19. Tidak sedikit siswa penyintas COVID-19 tersebut mengalami long COVID syndrome, yakni dampak-dampak penyakit yang masih dirasakan dalam jangka panjang. Hal ini menimbulkan kekhawatiran, kegelisahan bahkan stress, yang dapat berdampak pada pola makan dan status gizi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pengetahuan dan sikap siswa penyintas COVID-19 terkait pola makan sehat dan status gizi untuk mencegah dampak dari long COVID syndrome. Penelitian observasional cross-sectional ini dilakukan pada 102 siswa penyintas COVID-19 di MBS Sleman Yogyakarta. Data pengetahuan dan sikap mengenai pola makan sehat diambil menggunakan kuesioner, dan data status gizi diambil menggunakan pengukuran antropometri dengan indeks BB/TB dengan menghitung indeks massa tubuh (IMT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan santri mengenai pola makan sehat dalam pencegahan dampak jangka panjang COVID-19, dengan kategori baik sebesar 72,94%. Sementara itu sikap dengan kategori baik sebesar 88,82%. Status gizi responden dengan kategori normal sebesar 66,7% dan kategori tidak normal 33,3%. Tidak ada hubungan antara pengetahuan dan sikap mengenai pola makan sehat dengan status gizi, dengan nilai p masing-masing 0,328 dan 0,515. Masih ditemukannya siswa dengan pengetahuan dan sikap yang kurang, serta status gizi yang tidak normal, memerlukan upaya berkesinambungan dalam kegiatan edukasi mengenai pola makan sehat untuk pencegahan long COVID syndrome dan berbagai masalah gizi pada usia remaja.
Hubungan Asupan Vitamin (B6) Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Di Sukoharjo Sholikhah, Azizah Al Mar’atus; Zulaekah, Siti; Firmansyah, Firmansyah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41309

Abstract

Kualitas tidur yang buruk pada mahasiswa dapat meningkatkan stres, kecemasan, dan gangguan kesehatan fisik serta mental. Faktor-faktor seperti stres, gaya hidup, nutrisi, dan paparan gadget memengaruhi kualitas tidur. Asupan vitamin B kompleks juga penting untuk menjaga kualitas tidur yang optimal. Selain itu, rendahnya literasi gizi dan kebiasaan makan yang tidak sehat menjadi tantangan bagi pemenuhan gizi seimbang pada mahasiswa. Oleh karena itu, pola tidur yang baik, nutrisi yang tepat, dan aktivitas fisik yang cukup sangat penting untuk kesehatan mahasiswa. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan vitamin B6 dengan kualitas tidur pada mahasiswa di Sukoharjo. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas tidur dan asupan vitamin B6 pada mahasiswa di Sukoharjo. Penelitian dilaksanakan dari November hingga Desember 2024 dengan melibatkan 190 mahasiswa dari empat perguruan tinggi di Sukoharjo, dengan metode multistage random sampling untuk memastikan representasi sampel yang sesuai. Instrumen penelitian meliputi informed consent, kuesioner PSQI untuk mengevaluasi kualitas tidur, dan formulir SQ-FFQ untuk mengukur asupan vitamin B6. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik variabel secara terpisah, sementara analisis bivariat menguji hubungan antara asupan vitamin B6 dan kualitas tidur menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan uji korelasi (Pearson atau Spearman). Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara asupan vitamin B6 dan kualitas tidur mahasiswa di Sukoharjo. Sebagian besar mahasiswa memiliki asupan vitamin B6 yang tergolong baik, meskipun terdapat variasi dengan kelompok tertentu yang mengonsumsi vitamin B6 di bawah atau melebihi rekomendasi. Namun, kualitas tidur mahasiswa secara umum tergolong buruk, terutama pada mahasiswa perempuan dan mereka yang tinggal di kost. Hasil uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal, sehingga digunakan uji Spearman untuk menguji hubungan antara kedua variabel. Dengan p-value sebesar 0,801, tidak ditemukan korelasi yang signifikan antara asupan vitamin B6 dan kualitas tidur. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain, seperti gaya hidup, stres, dan pola makan secara keseluruhan, kemungkinan lebih memengaruhi kualitas tidur mahasiswa. Penting untuk menyoroti perlunya perhatian terhadap kondisi kualitas tidur mahasiswa, mengingat dampaknya pada kesehatan fisik, mental, dan performa akademik mahasiswa.
Hubungan Asupan Lemak Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Di Wilayah Sukoharjo Sari, Prayoga Putri Perdana; Zulaekah, Siti; Firmansyah, Firmansyah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41311

Abstract

Mahasiswa sering mengalami gangguan tidur akibat aktivitas yang padat, yang dapat meningkatkan konsumsi makanan pada malam hari. Kualitas tidur yang buruk berdampak pada kesehatan fisik dan psikologis, serta mempengaruhi keseimbangan hormon yang mengatur nafsu makan. Kekurangan tidur dapat meningkatkan konsumsi makanan berlemak dan berkarbohidrat, yang berisiko menyebabkan obesitas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan antara asupan lemak dan kualitas tidur pada mahasiswa yang berada di wilayah Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross-sectional yang bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara kualitas tidur dan asupan lemak pada mahasiswa di wilayah Sukoharjo. Penelitian dilakukan pada empat universitas di Sukoharjo, yaitu Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, dan Universitas Sugeng Hartono, pada periode Mei hingga November 2024. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa di wilayah tersebut, dan sampel diambil berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan, dengan jumlah sampel minimal 171 mahasiswa yang kemudian ditambah 10% untuk mengantisipasi drop out, menghasilkan total sampel 190 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, dengan 55 responden dari setiap universitas. Analisis data dilakukan dengan uji univariat untuk mengetahui rata-rata asupan lemak dan kualitas tidur, serta uji bivariat untuk menganalisis hubungan antara kedua variabel. Uji normalitas dilakukan terlebih dahulu menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov, dan hubungan antara variabel diuji dengan Pearson Product Moment jika data berdistribusi normal atau Rank Spearman jika data tidak berdistribusi normal. Interpretasi hasil analisis didasarkan pada nilai p, dengan p < 0,05 menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kedua variabel. Berdasarkan hasil penelitian mengenai hubungan antara asupan lemak dan kualitas tidur pada mahasiswa di wilayah Sukoharjo, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara keduanya. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan p-value yang lebih besar dari 0,05, yang mengindikasikan bahwa asupan lemak tidak mempengaruhi kualitas tidur. Sebagian besar mahasiswa, sekitar 78,9%, mengalami kualitas tidur yang buruk, sementara mayoritas distribusi asupan lemak berada pada kategori defisit berat dan baik, dengan masing-masing sekitar 28%. Selain itu, faktor-faktor lain seperti stres akademik, kebiasaan makan, dan aktivitas fisik diperkirakan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kualitas tidur dibandingkan dengan asupan lemak.
HUBUNGAN ANTARA ASUPAN ENERGI, PROTEIN DAN LEMAK DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA PUTRI DI KOTA SURAKARTA Kusumaatmaja, Donny Kurniawan; Hidayati, Listyani; Zulaekah, Siti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.38103

Abstract

Remaja rentan mengalami masalah gizi seperti  kekurangan berat badan dan kelebihan berat badan. Kekurangan asupan energi dalam waktu lama akan menurunnya berat badan dan kekurangan zat gizi lainnya seperti protein dan lemak. Hal ini dapat menyebabkan pengurangan laju pertumbuhan dan penurunan massa otot tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara asupan  energi, protein dan lemak dengan status gizi pada remaja putri di Kota Surakarta. Metode penelitian ini menggunakan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode observasional analitik dan desain Cross Sectional yang berlangsung selama tujuh bulan di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Lokasi penelitian mencakup empat SMP Negeri yang dipilih secara simple random sampling, yaitu SMP Negeri 3, SMP Negeri 9, SMP Negeri 12, dan SMP Negeri 15 Surakarta, dengan tujuan menciptakan populasi yang lebih homogen. Populasi penelitian terdiri dari remaja putri berusia 13–15 tahun yang memenuhi kriteria tertentu, dan total sampel sebanyak 204 orang dipilih melalui metode multistage sampling di tahap awal dan diikuti oleh simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan metode Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) untuk memperoleh informasi terkait identitas responden serta asupan gizi mereka. Data yang diperoleh diuji normalitasnya menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Jika data berdistribusi normal (p > 0,05), digunakan uji korelasi Pearson Product Moment, sedangkan untuk data yang tidak berdistribusi normal (p < 0,05), digunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian berdasarkan uji dengan Rank Spearman diketahui tidak ada hubungan asupan energi dengan status gizi (p=0,493), tidak ada hubungan asupan protein dengan status gizi (p=0,145), dan tidak ada hubungan lemak dengan status gizi (p=0,230).
Hubungan Konsumsi Sayur dan Buah dengan Status Gizi Remaja Putri di Kota Surakarta Agustina, Apriliya; Hidayati, Listyani; Zulaekah, Siti
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v9i1.1618

Abstract

Masa remaja adalah periode transisi yang melibatkan perubahan gaya hidup, termasuk kebiasaan makan seperti konsumsi sayur dan buah yang masih rendah. Sayur dan buah mengandung serat serta fitokimia yang dapat memberikan rasa kenyang dan menunda rasa lapar, sehingga membantu mencegah makan berlebihan. Konsumsi sayur dan buah dapat mempengaruhi status gizi. Untuk mengetahui hubungan antara konsumsi sayur dan buah dengan status gizi remaja putri di Kota Surakarta. Jenis penelitian observasional dengan desain Cross Sectional, dilakukan di Kota Surakarta. Subjek penelitian dipilih menggunakan metode multistage sampling dan terdiri dari 204 responden. Data yang dikumpulkan mencakup konsumsi sayur, buah, serta status gizi. Data konsumsi sayur dan buah didapatkan melalui formulir Semi Quantitative Food Frequency (SQ-FFQ) untuk 30 hari terakhir, sedangkan status gizi remaja diukur dengan antropometri berupa berat dan tinggi badan menggunakan timbangan injak dan stadiometer. Analisis dilakukan dengan uji Chi Square. Terdapat hubungan antara konsumsi sayur (p=0,008), buah (p=0,000), serta konsumsi sayur dan buah (p=0,008) dengan status gizi remaja putri di Kota Surakarta. Terdapat hubungan antara konsumsi sayur dan buah dengan status gizi remaja putri di Kota Surakarta.
Hubungan Asupan Protein dan Persentase Massa Otot dengan Kebugaran Jasmani pada Anggota UKM Futsal Universitas di Surakarta Amanda, Ghaisani Shella; Zulaekah, Siti; Mardiyati, Nur Lathifah
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 13 No 2 (2025): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v13i2.4215

Abstract

Olahraga futsal menjadi salah satu cabang olahraga yang paling banyak diminati oleh seluruh kalangan, mulai dari anak anak, remaja , hingga dewasa. Dalam meningkatkan performa futsal yang optimal, penting bagi para pemain futsal untuk menjaga kebugaran jasmaninya, termasuk kebutuhan asupan protein dan persentase massa otot yang dimiliki oleh pemain futsal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara asupan protein dan persentase massa otot dengan kebugaran jasmani anggota futsal UKM 4 Universitas di Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan desain cross sectional yang melibatkan 52 sampel anggota futsal menggunakan convenience sampling. Hasil data yang dari analisis menggunakan Rank Spearman memperoleh hasil p value sebesar 0,871 (p > 0,05) untuk asupan protein dengan kebugaran jasmani dan 0,947 (p > 0,05) untuk persentase massa otot dengan kebugaran jasmani. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein dan persentase massa otot dengan tingkat kebugaran jasmani anggota UKM futsal universitas di Surakarta.
Hubungan antara Asupan Fe dan Pengetahuan Gizi dengan Tingkat Kebugaran Jasmani pada Anggota UKM Futsal Universitas di Surakarta Zerlind, Anas Tasya Ardea; Zulaekah, Siti; Isnaeni, Farida Nur; Mardiyati, Nur Lathifah
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1069

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan faktor penting yang mempengaruhi performa atlet, khususnya dalam olahraga futsal yang menuntut daya tahan dan kecepatan tinggi. Salah satu faktor yang berperan dalam mendukung kebugaran jasmani adalah asupan zat besi (Fe) dan tingkat pengetahuan gizi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan zat besi (Fe) dan pengetahuan gizi dengan tingkat kebugaran jasmani pada anggota UKM Futsal empat universitas di Karesidenan Surakarta. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 52 orang yang dipilih menggunakan metode convenience sampling. Data asupan Fe dikumpulkan melalui wawancara recall 3x24 jam, data pengetahuan gizi diperoleh melalui kuesioner, dan tingkat kebugaran jasmani diukur menggunakan Beep Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki asupan Fe defisit (55,77%), pengetahuan gizi cukup (15,38%), dan tingkat kebugaran jasmani sangat kurang (36,54%). Uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan antara asupan Fe dan kebugaran jasmani (p = 0,000; r = 0,603). Uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan gizi dan kebugaran jasmani (p = 0,000; r = 0,585). Semakin baik asupan Fe dan pengetahuan gizi atlet, maka semakin baik pula tingkat kebugaran jasmani yang dimiliki. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan program edukasi gizi dan perencanaan pola makan yang tepat bagi atlet futsal untuk meningkatkan performa dan kebugaran jasmani.
Co-Authors . Firmansyah Abrianti Oktaria Aflit Nuryulia Praswati Agustina, Apriliya Ahsan, Erwanda Defya Amanda, Ghaisani Shella Anindya, Vani Anisa Catur Wijayanti Aprilliani, Dhian Sukma Arif Pristianto Darnoto , Sri Dyah Intan Puspitasari Em Sutrisna Emiliya Kusuma Wardani Endang Nur Widiyaningsih Eni Purwani Fadillah, Kurniawati Faiza, Salsabila Alif Faqihuddin, Faqihuddin Farah Hayati Adibah Farida Nur Isnaeni Fauziana , Eni Fauziana, Eni Firantika, Rima Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Fitri Rachma Imelda Anggraini Indraswari, Rafinda Dyah Kelik Wardiono Khairuna Hamida Khoirunisa, Ilma Khusmalinda, Tri Hastin Kusumaatmaja, Donny Kurniawan Laksmi Widajanti Listyani Hidayati Luluk Ria Rakhma Lutfi Nur Ratna Kusuma Maimun, Muhammad Halim Mardiyati, Nur Lathifah Muchlison Anis Muhammad Da&#039;i Mutalazimah Mutalazimah Mutalazimah Muwakhidah, Muwakhidah Muwakhiddah, . Muzakar Isa Nur Widiyaningsih, Endang Nurfaiza, Elita Nadia Nurfauzia, Elita Nadia Nurhaliza, Alfida Aulia Rahma Firdauzy Oktaria, Abrianti Okti Sri Purwanti Pramudya Kurnia Praswatia, Aflit Nuryulia Pratiwi, Betty Intan Puspitasari, Dyah Intan Putri, Desy Anisa Lasono Rachma, Fitri Rahmi , Anggraita Nur Rahmi, Anggraita Nur Rohim, Azizah Nur Rusdin Rauf S Suwaji Sari, Marlynda Happy Nurmalita Sari, Prayoga Putri Perdana Seftyarini, Syafiqa Rifda Setia Asyanti Setiyo Purwanto Setyo Purwanto Sholikhah, Azizah Al Mar’atus Siti Fatimah Nurhayati Sri Darnoto Sudrajah Warajati Kisnawaty Suwaji, S Syamsudin Syamsudin Toto Suharto Wardani, Emiliya Kusuma Wardani, Wening Sulistyo Wardiono , Kelik Werdany, Kusuma Estu Widananda , Clarisa Widananda, Clarisa Yuli Kusumawati Yumailita Setiawati Yuniar, Siska Zerlind, Anas Tasya Ardea Zulia Setiyaningrum