Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAAN PENGETAHUAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI SETELAH DIBERI PENDIDIKAN DENGAN METODE CERAMAH TANPA MEDIA DAN CERAMAH DENGAN MEDIA BUKU CERITA Rohim, Azizah Nur; Zulaekah, Siti; Kusumawati, Yuli
Jurnal Kesehatan Vol 9, No 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurkes.v9i2.4592

Abstract

Anemia gizi rentan terjadi pada remaja putri. Salah satu upaya pencegahan dan penanggulangannya dengan pendidikan gizi. Metode ceramah merupakan cara paling mudah dalam pendidikan, dapat dilakukan dengan ataupun tanpa media. Buku cerita dipilih sebagai media untuk melihat perbedaan peningkatan pengetahuan dalam metode ceramah dengan media dan tanpa media. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengetahuan anemia dengan metode ceramah tanpa media dan ceramah menggunakan buku cerita. Penelitian ini merupakan penelitian quasy experiment dengan rancangan pretest-posttest control group. Penelitian dilakukan terhadap 75 sampel. Pengetahuan dinilai dari hasil pretest dan posttest. Buku cerita diberikan pada kelompok eksperimen dan diberikan ceramah sebelum posttest. Kelompok kontrol diberikan ceramah tanpa media sebelum posttest. Kelompok daya terima sebanyak 32 sampel dan menggunakan rancangan posttest only design, kuesioner daya terima diberikan sehari setelah buku cerita dibagikan. Terdapat perbedaan yang bermakna pengetahuan anemia sebelum dan sesudah diberikan pendidikan baik pada kelompok eksperimen (p= 0,000) maupun pada kelompok kontrol (p= 0,000). Terdapat perbedaan yang bermakna tingkat pengetahuan anemia pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p=0,000). Pendidikan metode ceramah dengan buku cerita memberikan hasil yang lebih baik 11,49 lebih tinggi dibandingkan dengan ceramah tanpa media. Pendidikan gizi menggunakan media buku cerita dapat meningkatkan pengetahuan gizi pada remaja putri dan terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan pada kelompok eksperimen dan kontrol setelah intervensi dilakukan.
ANEMIA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK MALNUTRISI Zulaekah, Siti; Purwanto, Setiyo; Hidayati, Listyani
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 2 (2014)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v9i2.2837

Abstract

AbstrakDi Indonesia masalah gizi kurang atau malnutrisi masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama. Masalah penelitian adalah apakah ada perbedaan pertumbuhan dan perkembangan antara anak malnutrisi yang anemia dan tidak anemia. Tujuan penelitian untuk menganalisis perbedaan pertumbuhan dan perkembangan antara anak malnutrisi yang anemia dan tidak anemia. Lokasi penelitian di Kelurahan Semanggi dan Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta. Data sosial ekonomi yang dikumpulkan adalah pendapatan keluarga ,umur ayah, umur ibu, dan jumlah anak. Data karakteristik anak meliputi kadar Hb anak, data pertumbuhan anak (berat badan, tinggi badan dan nilai Z-Score BB/U), dan perkembangan anak (motorik kasar, motorik halus, dan perkembangan bahasa). Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada anak malnutrisi sebesar 25%. Anak malnutrisi yang anemia mempunyai berat badan, tinggi badan, dan Z-Score BB/U yang lebih rendah dibandingkan dengan anak malnutrisi yang tidak anemia. Skor perkembangan motorik kasar, motorik halus, dan perkembangan bahasa anak malnutrisi yang anemia lebih rendah dibandingkan dengan anak yang tidak anemia. Simpulan penelitian, tidak terdapat beda nyata laju pertumbuhan dan tingkat perkembangan antara anak malnutrisi yang anemia dengan yang tidak anemia. In Indonesia, lack of nutrition or malnutrition remains one of the major public health prob-lems. Research problem was whether difference growth and development between malnutri-tion child with anemic and without anemic. The purpose to analyze the differences growth and development between malnutrition child with anemic and without anemic. Research location Semanggi and Sangkrah Village, Pasar Kliwon District, Surakarta City. Socio-eco-nomic data collected were family income, father’s age, mother’s age, and number of children. Data child characteristics include hemoglobin level of children, child growth data (weight, height, and the Z-Score value of W/A), and child development (gross motor, fine motor, and language development). The result showed that the prevalence of anemia in malnourished children as 25%. Child malnutrition anemia have weight, height, and Z-Score W/A lower than the malnourished children without anemic. Score gross motor development, fine mo-tor, and language development child malnutrition with anemic lower than children without anemic. The conclusions, there was no significant growth and development difference of malnutrition children with anemic or not.
Pengaruh Suplementasi Minuman Mikronutrien Terhadap Status Besi dan Status Vitamin A Anak Usia Dini Malnutrisi Jangka Panjang di Wilayah Miskin Perkotaan Zulaekah, Siti; Hidayati, Listyani; Purwanto, Setyo; Kusumawati, Yuli
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 2 No 2 (2021): JPPKMI: November 2021
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jppkmi.v2i2.52117

Abstract

Malnutrisi merupakan penyebab utama hampir separuh anak-anak meninggal di negara sedang berkembang. Bila tidak ditangani dengan serius, diduga akan terjadi peningkatan anak-anak malnutrisi, yang sangat berkaitan dengan defisiensi berbagai mikronutrien, baik vitamin maupun mineral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jangka panjang malnutrisi terhadap status besi dan status vitamin A anak usia dini setelah mendapat minuman suplemen. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah anak usia 1-3 tahun yang mengalami malnutrisi. Status hemoglobin anak dianalisis dengan metode cyanmethemoglobin, untuk status Fe dilakukan dengan pengukuran serum ferritin metode ELISA dan mengukur status vitamin A dilakukan dengan metode penentuan serum retinol dengan cara HPLC.Intervensi minuman suplemen diberikan untuk satu kali pemberian pada pagi hari diberikan selama 6 hari dalam 1 minggu selama 12 minggu intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi minuman suplemen dapat menurunkan angka kejadian anemia pada anak yang malnutrisi sebesar 13,2%. Pemberian minuman suplemen dapat meningkatkan status feritin sebesar 23,7%. Hal ini menunjukkan bahwa minuman suplemen efektif meningkatkan status feritin anak yang malnutrisi. Meskipun sudah diberikan intervensi minuman suplemen pada anak yang malnutrisi akan tetapi terdapat peningkatan jumlah subjek yang mempunyai kadar retinol yang tidak normal sebesar 9,2 %.
Pengaruh Penambahan Sari Buah Nanas (Ananas Comosus) terhadap Jumlah Bakteri Asam Laktat (BAL) dan Nilai pH Soyghurt Emiliya Kusuma Wardani; Siti Zulaekah; Eni Purwani
Jurnal Kesehatan Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v10i1.5494

Abstract

Penambahan sari buah nanas pada soyghurt dapat meningkatkan mutu organoleptik soyghurt. Sari buah nanas mengandung gula yang dapat meningkatkan aktivitas bakteri asam laktat (BAL). Sari buah nanas ditambahkan untuk memperbaiki citarasa soyghurt. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan sari buah nanas terhadap jumlah bakteri asam laktat (BAL) dan nilai pH soyghurt. Penelitian dilakukan dengan konsentrasi sari buah nanas pada pembuatan soyghurt dengan variasi konsentrasi 0%, 15% dan 30%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh penambahan sari buah nanas terhadap jumlah bakteri asam laktat (BAL) soyghurt dan kecenderungan adanya pengaruh penambahan sari buah nanas terhadap nilai pH soyghurt. Jumlah bakteri asam laktat (BAL) tertinggi diberikan oleh soyghurt dengan penambahan sari buah nanas pada konsentrasi 0% yaitu 2,88 x 14108"  CFU/ml. Nilai pH tertinggi diberikan oleh soyghurt dengan penambahan sari buah nanas pada konsentrasi 0% yaitu 4,15.
PERBEDAAN PENGETAHUAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI SETELAH DIBERI PENDIDIKAN DENGAN METODE CERAMAH TANPA MEDIA DAN CERAMAH DENGAN MEDIA BUKU CERITA Azizah Nur Rohim; Siti Zulaekah; Yuli Kusumawati
Jurnal Kesehatan Vol 9, No 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v9i2.4592

Abstract

Anemia gizi rentan terjadi pada remaja putri. Salah satu upaya pencegahan dan penanggulangannya dengan pendidikan gizi. Metode ceramah merupakan cara paling mudah dalam pendidikan, dapat dilakukan dengan ataupun tanpa media. Buku cerita dipilih sebagai media untuk melihat perbedaan peningkatan pengetahuan dalam metode ceramah dengan media dan tanpa media. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengetahuan anemia dengan metode ceramah tanpa media dan ceramah menggunakan buku cerita. Penelitian ini merupakan penelitian quasy experiment dengan rancangan pretest-posttest control group. Penelitian dilakukan terhadap 75 sampel. Pengetahuan dinilai dari hasil pretest dan posttest. Buku cerita diberikan pada kelompok eksperimen dan diberikan ceramah sebelum posttest. Kelompok kontrol diberikan ceramah tanpa media sebelum posttest. Kelompok daya terima sebanyak 32 sampel dan menggunakan rancangan posttest only design, kuesioner daya terima diberikan sehari setelah buku cerita dibagikan. Terdapat perbedaan yang bermakna pengetahuan anemia sebelum dan sesudah diberikan pendidikan baik pada kelompok eksperimen (p= 0,000) maupun pada kelompok kontrol (p= 0,000). Terdapat perbedaan yang bermakna tingkat pengetahuan anemia pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p=0,000). Pendidikan metode ceramah dengan buku cerita memberikan hasil yang lebih baik 11,49 lebih tinggi dibandingkan dengan ceramah tanpa media. Pendidikan gizi menggunakan media buku cerita dapat meningkatkan pengetahuan gizi pada remaja putri dan terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan pada kelompok eksperimen dan kontrol setelah intervensi dilakukan.
KONSUMSI SUPLEMEN, ASUPAN ENERGI DAN KEBUGARAN JASMANI ATLET DI PERSTUAN BULUTANGKIS KABUPATEN KUDUS Tri Hastin Khusmalinda; Siti Zulaekah
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2017.1.2.2472

Abstract

Low consumption of supplements and energy intake can a decrease athlete performance because it is unable to restore stamina. The purpose of this study to determine whether there is a relationship between the consumption of supplements and energy intake of physical fitness athletes in Badminton Association of Kudus Regency. The type of this research is observational research with cross sectional approach. The sample size used was 33 athletes 18 years old. Sampling was done by using simple random sampling method. Taking supplement consumption data was obtained by filling out the questionnaire. Energy intake data were obtained through questionnaire food frequency questionnaire (FFQ) semi-quantitative. Physical fitness is obtained by performing a fitness test (beep test). Analysis relationship of the supplement consumption, energy intake and physical fitness using pearson product moment test. Respondents with consumption levels of supplements were often 84.8%, rarely 12.1% and never 3%. The results of energy intake study with severe deficit category 9.1%, moderate deficit absent or 0%, light deficit 3%, normal 45,5%, above requirement 42,4%.Physical fitness levels of athletes in the category of superior 21.2%, excellent 30.3%, above average 24.2%, an average of 15.2% and below the average of 9.1%. The result of analysis of the relationship between consumption of supplement with physical fitness showed p value = 0,477 and result of analysis of energy intake relationship with physical fitness showed p value = 0,535. The conclusion of this study is that there is no relationship between supplement consumption and energy intake on physical fitness.
STATUS GIZI, ASUPAN CAIRAN DAN KEBUGARAN JASMANI ATLET DI PERSATUAN BULUTANGKIS KABUPATEN KUDUS Fitri Rachma; Siti Zulaekah
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2017.1.1.1525

Abstract

Achievement of badminton athlete performance is supported by excellent physical fitness, normal nutritional status and adequate fluid intake. The purpose of this study was to determine the relationship of nutritional status and fluid intake with physical fitness athletes in Badminton Association of Kudus Regency. This research is an observational research with cross sectional approach. The populations in the study were badminton athletes in Kudus Region who met the inclusion criteria. Samples used 33 samples from the total population of 85 samples. Analysis of the relationship of nutritional status and fluid intake with athlete's physical fitness using Pearson Product Moment test. Based on the test of the relationship of nutritional status with athlete physical fitness obtained p value = 0.386. Analysis of the relationship of fluid intake with athlete's physical fitness obtained p value = 0.450. This study can be concluded that there is no relationship of nutritional status and fluid intake with athlete's physical fitness. 
Introduksi Bahan Bakar Wood Pellet pada IKM Makanan Syamsudin Syamsudin; Aflit Nuryulia Praswati; Siti Fatimah Nurhayati; Siti Zulaekah
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2019): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.812 KB) | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v5i1.913

Abstract

Small and Medium Enterprises (IKM) play an important role in the economic growth of Sragen Regency. Efforts to empower SMEs to need to be continued, one of which is by maintaining the availability of fuel. The IKM of Kedawung District currently uses wood fuel but is hampered by the quality of firewood that is less dry. Nata de coco IKM had switched to using LPG, but it was often difficult to get it if they found it at a high price. Wood pellets are an alternative fuel source that can be used by SMIs in Sragen Regency. Sragen Regency already has wood pellet producers located in Kalijambe District. The solution offered at IKM is alternative energy biomass wood pellets. The Community Partnership Program (PKM) to be carried out is in the form of production in the form of introduction of wood pellet biomass energy and management in the form of calculating the feasibility of using wood pellets for business development. The PKM activity plan includes training and socialization of wood pellet biomass energy, the introduction of wood pellet stoves, training on the use of wood pellet stoves. The target of this PKM activity output is the IKM of Sragen Regency to get knowledge and skills to use alternative energy biomass wood pellets as fuel
Perbedaan pola makan pasien diabetes melitus (DM) dan non-DM di Pusat Layanan Kesehatan Masyarakat Kota Surakarta Siti Zulaekah; Imelda Anggraini; Yumailita Setiawati; Yuli Kusumawati
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An unhealthy diet is one of the risk factors for non-communicable diseases (PTM), especially diabetes mellitus (DM) and hypertension. The application of a healthy lifestyle is the management of DM with the application of medical nutrition therapy. This study aimed to analyze the differences in energy intake, carbohydrates, cholesterol, glycemic load of food consumed between DM and non-DM patients at Chronic Disease Management Program (CDMP) in the Surakarta Primary Health Center (PHC). This observational study was conducted with a case control design. The samples were 32 DM patients and 32 non-DM patients participating in CDMP at the Jayengan, Penumping, Sibela, Pucang Sawit, Gajahan, and Manahan PHC. The samples were taken by consecutive sampling. Dietary data including energy intake, carbohydrates, cholesterol and glycemic load consumed by subjects during the last three months were obtained through direct interviews using the Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) form and analyzed using the Nutri Survey 2007 program. Analysis of differences in energy intake, carbohydrates and cholesterol in both groups using the Independent T-Test. The results showed that the diet pattern in the DM group has the sufficient energy intake (40.6%), most of the carbohydrate intake in the DM group was excessive (87.5%). Cholesterol intake in the DM group was as recommended (50%), in the DM group, the consumption of the glycemic load was high (97.3%). There were differences in energy intake and glycemic load between DM and non-DM patients at the Surakarta City Health Center. On the other hand, there were no differences in carbohydrate and cholesterol intake between DM and non-DM CDMP patients.
PENGEMBANGAN DAN PENGAPLIKASIAN MEDIA VIDEO VISUAL DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG PADA REMAJA Firmansyah Firmansyah; Lutfi Nur Ratna Kusuma; Siti Zulaekah; Luluk Ria Rakhma
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 5, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v5i2.1082

Abstract

Nutrition problems that are often found in adolescents include nutritional imbalances, so they need knowledge about balanced nutrition. To increase knowledge of balanced nutrition, a tool is needed in the form of audio-visual media. This audio-visual media is considered effective in increasing knowledge. This study aimed to develop and apply audio-visual media to increase knowledge of balanced nutrition in adolescents. This study used the Research and Development (RnD) method with the analysis, planning, development, and implementation stages. In this study, the research subjects were material and media experts, and the target and object of this research were audio-visual media. Based on the media validation test, the assessments of the validators of material experts, media experts, and targets, audio-visual was included in the appropriate category with an average value of 4.3, while for CVI calculations a score of 1 means that each material expert agrees that the material in the audio-visual was relevant. The results of the application of audio-visual media obtained an average value of 6.7 pretests and 9.7 posttests so there was an increase in knowledge of 44.7%. Audio-visual media was appropriate to be used as a means of information to increase knowledge of balanced nutrition in adolescents. So that nutrition education methods with related media can be developed and applied.
Co-Authors . Firmansyah Abrianti Oktaria Adelia Triana Putri Aflit Nuryulia Praswati Aflit Nuryulia Praswatia Agustina, Apriliya Ahsan, Erwanda Defya Amanda, Dea Amanda, Ghaisani Shella Anas Tasya Ardea Zerlind Anindya, Vani Anisa Catur Wijayanti Annisa Nur Hanifah Aprilliani, Dhian Sukma Arif Pristianto Azizah Al Mar’atus Sholikhah Azizah Nur Rohim Darnoto , Sri Dwi Sarbini Dyah Intan Puspitasari Em Sutrisna Emiliya Kusuma Wardani Endang Nur Widiyaningsih Eni Purwani Fadillah, Kurniawati Faiza, Salsabila Alif Farah Hayati Adibah Farida Nur Isnaeni Fauziana , Eni Fauziana, Eni Firantika, Rima Firmansyah Firmansyah Firmansyah Fitri Rachma Grishella Diandra Salsabila Hanik Rahmawati, Hanik Imelda Anggraini Indraswari, Rafinda Dyah Kelik Wardiono Khairuna Hamida Khayla Febriannisa' Khoirunisa, Ilma Khoirunnisa, Ilma Khusmalinda, Tri Hastin Kusumaatmaja, Donny Kurniawan Kusumawati, Sary Laksmi Widajanti Lintang Caesar Apriliani Listyani Hidayati Luluk Ria Rakhma Lutfi Nur Ratna Kusuma Magistra Ammar Alghifari Mahadir Ahmad Mahadir Ahmad Maya Sukmawati Muchlison Anis Muhammad Da'i Muhammad Halim Maimun Mutalazimah Mutalazimah Mutalazimah Muwakhidah Muwakhidah Muwakhidah Muwakhidah, Muwakhidah Muwakhiddah, . Muzakar Isa Nisa Rachmah Nur Anganthi nita puspitasari Nur Lathifah Mardiyati Nur Lathifah Mardiyati Nur ‘Azah Nurfaiza, Elita Nadia Nurfauzia, Elita Nadia Nurhaliza, Alfida Aulia Rahma Firdauzy Oktaria, Abrianti Okti Sri Purwanti Pramudya Kurnia Praswatia, Aflit Nuryulia Pratiwi, Betty Intan Prayoga Putri Perdana Sari Puspitasari, Dyah Intan Putri Meyzwari, Fiorizka Putri, Desy Anisa Lasono Rachma, Fitri Rahmi , Anggraita Nur Rahmi, Anggraita Nur Rohim, Azizah Nur Rusdin Rauf S Suwaji Sari, Marlynda Happy Nurmalita Seftyarini, Syafiqa Rifda Setia Asyanti Setiyo Purwanto Setyo Purwanto Sharla Apsarini Siti Fatimah Nurhayati Siti Zulaikhah Sri Darnoto Sudaryanto, Ruli Sudrajah Warajati Kisnawaty Suwaji, S Syamsudin Syamsudin Toto Suharto Tri Hastin Khusmalinda Utami, Anindya Wahyu Wardani, Emiliya Kusuma Wardani, Wening Sulistyo Werdany, Kusuma Estu Widananda , Clarisa Widananda, Clarisa Wijayanti, Amanda Dwi Winda Wahyu Pratiwi Wiyono, Satrio Yuli Kusumawati Yumailita Setiawati Yuniar, Siska Zaini Said Zaini Said Zerlind, Anas Tasya Ardea Zulia Setiyaningrum