Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ASUPAN KARBOHIDRAT DAN PERSENTASE LEMAK TUBUH DENGAN KEBUGARAN JASMANI ANGGOTA UKM FUTSAL UNIVERSITAS DI SURAKARTA Fadillah, Kurniawati; Zulaekah, Siti; Mardiyati, Nur Lathifah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47369

Abstract

Futsal merupakan salah satu cabang olahraga yang menuntut kebugaran jasmani optimal pada pemain. Kebugaran jasmani yang baik akan meningkatkan kemampuan fisik dan produktivitas seorang atlet sehingga prestasi yang maksimal dapat dicapai oleh atlet. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) futsal merupakan salah satu bentuk organisasi di universitas yang memiliki potensi prestasi tinggi. Data Kemenpora menunjukkan bahwa 83,55% laki-laki usia 16-30 tahun memiliki kebugaran jasmani kategori kurang dan kurang sekali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara asupan karbohidrat dan persentase lemak tubuh dengan kebugaran jasmani anggota UKM Futsal universitas di Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah desain observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota ukm futsal universitas di Surakarta dengan teknik pengambilan sampel secara convenient sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara recall 3x24 jam, pengukuran komposisi tubuh menggunakan BIA dan pengukuran kebugaran jasmani menggunakan metode beep test. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara asupan karbohidrat dan kebugaran jasmani (p= 0,199) dan terdapat hubungan signifikan antara persentase lemak tubuh dengan kebugaran jasmani (p = 0,036; r= -292) di mana responden yang memiliki persentase lemak tubuh lebih 54,5% memiliki kebugaran jasmani sangat kurang dan responden yang memiliki persentase lemak tubuh obesitas 72,7% memiliki kebugaran jasmani sangat kurang. Tingginya prevalensi kebugaran jasmani yang sangat kurang membuktikan diperlukannya pengaturan persentase lemak tubuh dan konsumsi lemak pada responden untuk meningkatkan kebugaran jasmani serta penting bagi responden untuk memperhatikan jenis sumber lemak dan karbohidrat yang dikonsumsi.
Frequency of Students Fast Food Consumption, Physical Activity, and Nutritional Statustional Status at the Faculty of Health Sciences, Muhammadiyah University of Surakarta Firmansyah; Ahsan, Erwanda Defya; Zulaekah, Siti; Puspitasari, Dyah Intan
Indonesian Journal of Human Nutrition Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Nutrition, Faculty of Health Sciences, Universitas Brawijaya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ijhn.2025.012.01.4

Abstract

Early adulthood is a transitional period from adolescence to adulthood. The cause of early adulthood experiencing excess nutrition is the availability of fast food and lack of physical activity. The aim of this study to determine the relationship between the frequency of fast food consumption and physical activity with the nutritional status of students at the Faculty of Health Sciences, Muhammadiyah University of Surakarta. This design study was observational with a cross-sectional method involving 98 students, and were selected using the Proportional Random Sampling technique. Nutritional status was obtained from Body Mass Index (BMI) calculations, frequency of fast food consumption was collected from Food Frequency Questionnaire (FFQ), and physical activity was obtained using the Physical Activity Level (PAL) questionnaire and analyzed by Rank Spearman Test. The results of the study: 33 (33.7%) respondents were overweight, 16 (16.3%) respondents were obese I and were obese II (1%). The distribution of respondents who consumed fast food in the frequent category was 85.7% and the majority did light physical activity, namely 86.7%. The results of the correlation test showed that the frequency of fast food consumption was p-value=0.000, the value of r=0.385, and physical activity was p = 0.000, the value of r=-0.240. There is a significant relationship between the frequency of fast food consumption and physical activity with the nutritional status of students at the Faculty of Health Sciences, University of Muhammadiyah Surakarta. Education needs to be given regarding nutritional status, consumption of fast food, and physical activity in the campus environment.
Sifat Kimia Ubi Jalar Ungu berdasarkan Lokasi Panen sebagai Bahan Pangan Fungsional Zulaekah, Siti; Widiyaningsih, Endang Nur; Kurnia, Pramudya
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian terdahulu yang telah dilakukan menunjukkan pengaruh luas panen dan perlakuan awal dalam pembuatan tepung ubi jalar ungu terhadap kandungan polifenol, kandungan antosianin dan aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh luas tanam yang berbeda dan perlakuan awal pada luas tanam yang berbeda dan perlakuan awal pada pembuatan tepung ubi jalar ungu terhadap karakteristik kimiawi. Ubi jalar ungu diperoleh dari 3 sumber yaitu Boyolali, Karanganyar dan Ngawi kemudian dibuat preparat pembuatan tepung seperti pada penelitian sebelumnya yaitu penggunaan bisulfit, pengukusan dan kombinasi bisulfit dan pengukusan. Tepung ubi ungu Teston termasuk komposisi kimia atau komponen makro. Terdapat pengaruh area panen terhadap kadar air tepung ubi jalar ungu pada berbagai perlakuan awal yang masing-masing memiliki nilai p < 0,05. Tepung ubi jalar ungu dari Karanganyar dan Ngawi menunjukkan adanya pengaruh berbagai perlakuan terhadap kadar abu dengan nilai signifikansi (p=0,005 dan p=0,006). Tepung ubi ungu asal Boyolali tidak memberikan pengaruh apapun terhadap kandungan lemak pada variasi perlakuan awal. Terdapat pengaruh lokasi panen yang bervariasi terhadap sifat kimia tepung ubi jalar ungu. Secara statistik, lokasi panen berpengaruh terhadap karakteristik kimia tepung ubi jalar ungu, termasuk kadar air, protein, pati dan amilosa.
Efforts to Reduce Maternal, Infant, and Under-Five Mortality in Semarang Regency Widiyaningsih, Endang Nur; Zulaekah, Siti; Aprilliani, Dhian Sukma; Seftyarini, Syafiqa Rifda
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In 2019, the poverty rate in Semarang Regency declined to 7.04%, down from 7.29% in 2018. Nevertheless, the number of maternal, infant, and under-five deaths in the region increased in 2020 compared to the previous year. Despite numerous interventions that have been implemented, mortality rates among mothers, infants, and young children remain considerably high. This condition is primarily attributed to the inadequate number of healthcare professionals in proportion to the population that must be served across an extensive geographical area. In light of this analysis, the present community engagement initiative seeks to contribute constructively through the development of nutrition education media aimed at promoting nutritional awareness and preventing early maternal, infant, and child mortality. The educational media will be designed to be engaging and culturally appropriate, aligning with the characteristics of the local population in Semarang Regency. Furthermore, this initiative also aims to develop a variety of supplementary feeding (PMT) menus to serve as a reference for improving the nutritional intake of pregnant women and those experiencing Chronic Energy Deficiency (CED).
Pengetahuan Gizi dan Kadar Hemoglobin Anak Sekolah Dasar Penderita Anemia setelah Mendapatkan Suplementasi Besi dan Pendidikan Gizi Zulaekah, Siti; Widajanti, Laksmi
Kesmas Vol. 5, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan utama yang diderita 26,5% anak usia sekolah dan remaja di Indonesia. Dengan pendidikan gizi pada anak anemia di Sekolah Dasar diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan gizi dan pola makan sehingga akan meningkatkan asupan besi dan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan mempelajari efek suplementasi besi dan pendidikan gizi terhadap pengetahuan gizi dan kadar hemoglobin anak SD yang anemia. Desain penelitian ini Quasy experiment with pretest post test control group. Penelitian dilakukan pada 107 sampel yang dibagi menjadi tiga kelompok. Pengolahan data dilakukan dengan One Way Anova dan Kruskal Wallis Test untuk uji beda. Hasil penelitian menunjukkan kadar hemoglobin dan pengetahuan gizi pada ketiga kelompok mengalami peningkatan. Peningkatan kadar hemoglobin terbesar pada kelompok suplementasi besi, vitamin C dan pendidikan gizi (2,89 poin), sedangkan peningkatan pengetahuan gizi terbesar pada kelompok suplementasi vitamin C dan pendidikan gizi (17,44 poin). Ada perbedaan bermakna perubahan pengetahuan gizi dan kadar hemoglobin anak SD yang anemia sebelum dan sesudah intervensi pada ketiga kelompok intervensi. Disimpulkan Pendidikan gizi dipadukan dengan pemberian suplementasi besi dan vitamin C pada anak anemia akan memberikan hasil kenaikan kadar hemoglobin yang paling signifikan daripada pendidikan gizi atau suplementasi saja. Anemia is the major health problem for 26,5 % of the school children and teenagers in Indonesia. It is expected that by giving nutrition education to the anemic school age children, their nutritional knowledge and their diet pattern improve. Their better food intake especially higher iron intake will then increase their hemoglobin levels. The study was conducted to investigate the effect of iron supplementation and nutrition education on hemoglobin levels of the anemic school age children. This study was a quasy experimental research with a pretest post test control group design. The research was conducted on 107 subjects who were divided into three groups. Result shows level of hemoglobin and the nutrition knowledge of the three groups were all increased. The group who received iron, vitamin C and nutrition education had the highest increase in their hemoglobin level (2.89 point). The group who received vitamin C and nutrition education had the highest improvement in the score of nutrition knowledge (17.4 point). All of the groups had significantly higher hemoglobin level after the intervention. The combination of nutrition education with iron and vitamin C supplementation improved the hemoglobin levels of the anemic school children better than nutrition education or supplementation in isolated provision.
The Optimal Nutrition Education for Adolescents At Al Kautsar Junior High School Kartasura Zulaekah, Siti; Nur Widiyaningsih, Endang; Muwakhidah; Mutalazimah
Abdi Psikonomi Vol 6, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/psikonomi.v6i2.1923

Abstract

Adolescents tend to have poor eating habits that lead to nutritional deficiencies that make them vulnerable to current and future health problems, such as decreased concentration in learning, decreased productivity, and increased risk of comorbidities when they become adults. Teenagers have poor eating behaviors such as consuming foods that are not in accordance with food guidelines, consuming fast food, high-fat foods, sweet drinks, skipping breakfast, and rarely consuming vegetables and fruit. This behavior can be caused by low knowledge, peer influence, parents, increasing fast food centers, mass media and body image. Providing education is very important in increasing the knowledge of adolescents. The purpose of providing this education is to increase the knowledge and awareness of adolescents about the importance of implementing optimal nutrition as an effort to prevent nutritional problems in adolescents.Nutrition optimal education activities for SMP Special Program (PK) Al Kautsar, Junior High School students went well and smoothly according to the schedule. Participants enthusiastically took part in a series of nutrition education activities through animated videos, as well as actively participated in question and answer discussions. This activity received full support from the school to fill in the mentoring activities that are routinely held at PK Al Kautsar Middle School. Nutrition education with optimal nutrition material for adolescents can increase adolescent knowledge by 10.78 points, with an average value of knowledge before being given education of 59.2 and an average value of knowledge after being given education of 70. It is hoped that by increasing knowledge it will improve adolescent food consumption patterns so that good nutritional status can be achieved.
Peningkatan Ekonomi Masyarakat melalui Pemanfaatan Jamur Kuping di Kecamatan Wonosari Zulaekah, Siti; Suwaji, S
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten memiliki poteni ekonomi yangcukup baik, salah satunya adalah terdapatnya pembudidayaan jamurkupingoleh petani jamur kuping. Akan tetapi, petani jamur kuping,khususnya anggota kelompok tani jamur kuping di DesaLumbungkerep masih menghadapi beberapa permasalahan. Beberapamasalah tersebut adalah hasil panen jamur kuping dari petani dibelioleh tengkulak dengan harga yang sangat murah dibandingkan denganharga di pasaran. Di sisi lain, petani tidak mampu menjual sendirijamur kupingnya secara langsung di supermarket maupun di pasarpasartradisional, sehingga hasil panen sering kali tidak bisadipasarkan dan modal usaha berhenti karena sering merugi, sehinggabudidaya jamur tidak biasa dilanjutkan. Potensi lain di wilayah iniadalah masih terdapatnya ibu-ibu rumah tangga yang punya banyakwaktu luang, sehingga dapat diberikan usaha untuk membantuperekonomian rumah tangganya. Tujuan kegiatan pengabdianmasyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilanibu-ibu untuk dapat mengolah jamur kuping menjadi makanan jajananserta dapat. Selain itu tujuan kegiatan ini adalah memanfatkan jamurkuping dari petani, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi darijamur kuping. Sasaran kegiatan adalah petani dan ibu-ibu. Metodekegiatan yang diberikan adalah pelatihan kepada kelompok ibu-iburumah tangga mulai dari cara membuat tepung jamur kuping, caramembuat adonan, cara mengolah adonan, cara mengemas produk dancara memasarkan produk sehingga menjadi produk pangan komersil.Selain itu juga membantuibu-ibu mempunyai UMKM sendiri yangmengolah jamur kuping hasil petani jamur dan memasarkan produkolahan tersebut.Hasil dan luaran kegiatan ini adalah meningkatnyapengetahuan dan keterampilan anggota kelompok ibu-ibu rumahtangga dalam memanfatkan jamur kuping meningkat. Selain itu ibu-ibutelah memiliki keterampilan mengolah berbagai produk pangankomersil berbasis jamur kuping seperti cumi-cumi, onde-onde sertamakanan lain. Saat ini telah tumbuh pula UMKM KHASANAH yangbergerak dalam bidang pengolahan makanan jajanan berbasis produkolahan jamur kuping dan pemasaran produk tersebut.
Pengetahuan Kesehatan Mental Ibu Hamil di Puskesmas Wilayah Kota Surakarta Kusumawati, Yuli; Zulaekah, Siti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kelompok rentan mengalami masalah kesehatan mental adalah ibu hamil. Depresi merupakan gangguan mental umum yang sering terjadi pada wanita hamil dan nifas. Namun gangguan kesehatan mental ini belum dilihat sebagai penyakit dan masih dianggap kurang penting. Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kesehatan mental. Penelitian observasional dengan desain cross sectional ini dianalisis secara deskriptif. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang melakukan antenatal care (ANC) di wilayah puskesmas Penumping, Manahan, Purwosari, Purwodiningratan, Gilingan dan NgoresanKota Surakarta. Sampel sebanyak 40 orang, diambil secara cluster random sampling berdasarkan wilayah puskesmas. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diisi langsung oleh ibu hamil. Análisis data secara deskriptif menggunakan software stastistik. Temuan penelitian menunjukkan hanya sebagian kecil ibu hamil yang memiliki pengetahuan tentang kesehatan mental dalam kategori baik (13%) dan lebih dari tiga per empat ibu hamil, memiliki pengetahuan kesehatan mental dalam kategori sedang (77%). Implikasi studi ini perlu peningkatan pengetahuan ibu hamil dengan memberikan edukasi tentang kesehatan mental di layanan antenatal care (ANC) primer.
TINGKAT KECUKUPAN ZAT GIZI MAKRO DAN INDEKS MASA TUBUH PASIEN OVERWEIGHT PENGUNJUNG FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA Zulaekah, Siti; Oktaria, Abrianti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian overweight pada orang dewasa dipengaruhi oleh banyakfaktor, diantaranya adalah: genetik, pola makan, tingkat kecukupanzat gizi, tingkat aktivitas fisik, aktifitas olahraga dan kondisi sosialekonomi individu.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubunganantara tingkat kecukupan zat gizi makro dan indeks massa tubuhpada pasien overweight pengunjung fasilitas kesehatan tingkatpertama.Jenis penilitian ini adalah penelitian observasional denganpendekatan cross sectional. Jumlah sampel 100 orang denganmetode pengambilan menggunakan consecutive random samplingTingkat kecukupan zat gizi makro diperoleh dengan wawancaramenggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questioner selama3 bulan terakhir kemudian dianalisis dengan program nutrisurvey.Indeks masa tubuh(IMT) diperoleh melalui pengukuran berat badandan tinggi badan. Uji hubungan tingkat kecukupan zat gizi makrodan IMT menggunakan uji Rank Spearman.Hasil penelitian meunjukkan bahwa tingkat kecukupan zat gizi padasubjek penelitian dalam kategiri energi kurang : 20% , normal : 21%dan berlebih : 59% . Kategori protein kurang: : 53%, normal : 27%dan berlebih :20%. Kategori lemak kurang : 5%, normal: 16% danberlebih : 79%. Sedangkan kategori karbohidrat kurang :12%,normal : 15% dan berlebih : 73%. Hasil pengukuran IMTmenunjukkan rata-rata IMT subjek adalah 25,98 Kg/Cm2. Hasilanalisis statistik uji Rank Spearman menunjukkan tidak adahubungan tingkat
Booklet sebagai Media Edukasi dalam Meningkatan Pengetahuan Kesehatan Mental Ibu Hamil Kusumawati, Yuli; Zulaekah, Siti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini masalah kesehatan mental menambah beban dan berpengaruh terhadap kesehatan fisik. Kurangnya pengetahuan pada wanita hamil dan nifas, menyebabkan rentan terhadap gangguan kesehatan mental, seperti depresi. Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kesehatan mental dan gangguannya yang terjadi selama hamil termasuk kategori sedang 70% dan kategori kurang 10%. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kesehatan mental ibu hamil dengan memberikan edukasi dengan media booklet, dan menguji efektifivitas media booklet meningkatkan pengetahuan kesehatan mental ibu hamil. Studi Quasi exsperiment ini dilaksanakan dengan desain pretestposttest with control group. Populasi penelitian adalah ibu hamil primigravida yang melakukan pemeriksaan kehamilan di puskesmas wilayah Kota Surakarta. Sampel dipilih cluster random berdasarkan puskesmas yang memiliki jumlah ibu hamil terbanyak. Dua puskesmas yang terpilih secara acak adalah puskesmas Ngoresan sebagai lokasi intervensi dan puskesmas Sangkrah sebagai lokasi kontrol. Sampel ibu hamil masing-masing sebanyak 26 orang. Penentuan sampel ibu hamil secara purposive. Kriteria inkluasi: Ibu hamil primigravida, kehamilan tunggal, bersedia mengikuti penelitian dengan mengisi informed consent. Kriteria eksklusi: ibu hamil dengan komplikasi atau memiliki penyakit penyerta, seperti diabetes mellitus, penyakit jantung dan hipertensi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, yang diisi oleh ibu hamil secara mandiri. Prestest dilakukan pada ibu hamil ANC di puskesmas, pada kelompok intervensi ibu hamil diberikan edukasi media booklet. Selanjutnya posttest dilaksanakan empat minggu setelah pretest, dilakukan di rumah masing-masing. Data dianalisis dengan uji peired t dan uji t independent, menggunakan software SPSS 20. Ada perbedaan skor pengetahuan kesehatan mental ibu hamil antara sebelum dan sesudah edukasi dengan media booklet (p value 0,000). Media edukasi booklet efektif meningkatkan pengetahuan kesehatan mental ibu hamil. Booklet sebagai media edukasi, dapat digunakan untuk menyampaikan materi kesehatan mental dan berhasil meningkatkan pengetahuan kesehatan mental ibu hamil.
Co-Authors . Firmansyah Abrianti Oktaria Aflit Nuryulia Praswati Agustina, Apriliya Ahsan, Erwanda Defya Amanda, Ghaisani Shella Anindya, Vani Anisa Catur Wijayanti Aprilliani, Dhian Sukma Arif Pristianto Darnoto , Sri Dyah Intan Puspitasari Em Sutrisna Emiliya Kusuma Wardani Endang Nur Widiyaningsih Eni Purwani Fadillah, Kurniawati Faiza, Salsabila Alif Faqihuddin, Faqihuddin Farah Hayati Adibah Farida Nur Isnaeni Fauziana , Eni Fauziana, Eni Firantika, Rima Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Fitri Rachma Imelda Anggraini Indraswari, Rafinda Dyah Kelik Wardiono Khairuna Hamida Khoirunisa, Ilma Khusmalinda, Tri Hastin Kusumaatmaja, Donny Kurniawan Laksmi Widajanti Listyani Hidayati Luluk Ria Rakhma Lutfi Nur Ratna Kusuma Maimun, Muhammad Halim Mardiyati, Nur Lathifah Muchlison Anis Muhammad Da&#039;i Mutalazimah Mutalazimah Mutalazimah Muwakhidah, Muwakhidah Muwakhiddah, . Muzakar Isa Nur Widiyaningsih, Endang Nurfaiza, Elita Nadia Nurfauzia, Elita Nadia Nurhaliza, Alfida Aulia Rahma Firdauzy Oktaria, Abrianti Okti Sri Purwanti Pramudya Kurnia Praswatia, Aflit Nuryulia Pratiwi, Betty Intan Puspitasari, Dyah Intan Putri, Desy Anisa Lasono Rachma, Fitri Rahmi , Anggraita Nur Rahmi, Anggraita Nur Rohim, Azizah Nur Rusdin Rauf S Suwaji Sari, Marlynda Happy Nurmalita Sari, Prayoga Putri Perdana Seftyarini, Syafiqa Rifda Setia Asyanti Setiyo Purwanto Setyo Purwanto Sholikhah, Azizah Al Mar’atus Siti Fatimah Nurhayati Sri Darnoto Sudrajah Warajati Kisnawaty Suwaji, S Syamsudin Syamsudin Toto Suharto Wardani, Emiliya Kusuma Wardani, Wening Sulistyo Wardiono , Kelik Werdany, Kusuma Estu Widananda , Clarisa Widananda, Clarisa Yuli Kusumawati Yumailita Setiawati Yuniar, Siska Zerlind, Anas Tasya Ardea Zulia Setiyaningrum