Claim Missing Document
Check
Articles

Sifat Kimia Ubi Jalar Ungu berdasarkan Lokasi Panen sebagai Bahan Pangan Fungsional Zulaekah, Siti; Widiyaningsih, Endang Nur; Kurnia, Pramudya
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian terdahulu yang telah dilakukan menunjukkan pengaruh luas panen dan perlakuan awal dalam pembuatan tepung ubi jalar ungu terhadap kandungan polifenol, kandungan antosianin dan aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh luas tanam yang berbeda dan perlakuan awal pada luas tanam yang berbeda dan perlakuan awal pada pembuatan tepung ubi jalar ungu terhadap karakteristik kimiawi. Ubi jalar ungu diperoleh dari 3 sumber yaitu Boyolali, Karanganyar dan Ngawi kemudian dibuat preparat pembuatan tepung seperti pada penelitian sebelumnya yaitu penggunaan bisulfit, pengukusan dan kombinasi bisulfit dan pengukusan. Tepung ubi ungu Teston termasuk komposisi kimia atau komponen makro. Terdapat pengaruh area panen terhadap kadar air tepung ubi jalar ungu pada berbagai perlakuan awal yang masing-masing memiliki nilai p < 0,05. Tepung ubi jalar ungu dari Karanganyar dan Ngawi menunjukkan adanya pengaruh berbagai perlakuan terhadap kadar abu dengan nilai signifikansi (p=0,005 dan p=0,006). Tepung ubi ungu asal Boyolali tidak memberikan pengaruh apapun terhadap kandungan lemak pada variasi perlakuan awal. Terdapat pengaruh lokasi panen yang bervariasi terhadap sifat kimia tepung ubi jalar ungu. Secara statistik, lokasi panen berpengaruh terhadap karakteristik kimia tepung ubi jalar ungu, termasuk kadar air, protein, pati dan amilosa.
Efforts to Reduce Maternal, Infant, and Under-Five Mortality in Semarang Regency Widiyaningsih, Endang Nur; Zulaekah, Siti; Aprilliani, Dhian Sukma; Seftyarini, Syafiqa Rifda
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In 2019, the poverty rate in Semarang Regency declined to 7.04%, down from 7.29% in 2018. Nevertheless, the number of maternal, infant, and under-five deaths in the region increased in 2020 compared to the previous year. Despite numerous interventions that have been implemented, mortality rates among mothers, infants, and young children remain considerably high. This condition is primarily attributed to the inadequate number of healthcare professionals in proportion to the population that must be served across an extensive geographical area. In light of this analysis, the present community engagement initiative seeks to contribute constructively through the development of nutrition education media aimed at promoting nutritional awareness and preventing early maternal, infant, and child mortality. The educational media will be designed to be engaging and culturally appropriate, aligning with the characteristics of the local population in Semarang Regency. Furthermore, this initiative also aims to develop a variety of supplementary feeding (PMT) menus to serve as a reference for improving the nutritional intake of pregnant women and those experiencing Chronic Energy Deficiency (CED).
Pengetahuan Gizi dan Kadar Hemoglobin Anak Sekolah Dasar Penderita Anemia setelah Mendapatkan Suplementasi Besi dan Pendidikan Gizi Zulaekah, Siti; Widajanti, Laksmi
Kesmas Vol. 5, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan utama yang diderita 26,5% anak usia sekolah dan remaja di Indonesia. Dengan pendidikan gizi pada anak anemia di Sekolah Dasar diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan gizi dan pola makan sehingga akan meningkatkan asupan besi dan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan mempelajari efek suplementasi besi dan pendidikan gizi terhadap pengetahuan gizi dan kadar hemoglobin anak SD yang anemia. Desain penelitian ini Quasy experiment with pretest post test control group. Penelitian dilakukan pada 107 sampel yang dibagi menjadi tiga kelompok. Pengolahan data dilakukan dengan One Way Anova dan Kruskal Wallis Test untuk uji beda. Hasil penelitian menunjukkan kadar hemoglobin dan pengetahuan gizi pada ketiga kelompok mengalami peningkatan. Peningkatan kadar hemoglobin terbesar pada kelompok suplementasi besi, vitamin C dan pendidikan gizi (2,89 poin), sedangkan peningkatan pengetahuan gizi terbesar pada kelompok suplementasi vitamin C dan pendidikan gizi (17,44 poin). Ada perbedaan bermakna perubahan pengetahuan gizi dan kadar hemoglobin anak SD yang anemia sebelum dan sesudah intervensi pada ketiga kelompok intervensi. Disimpulkan Pendidikan gizi dipadukan dengan pemberian suplementasi besi dan vitamin C pada anak anemia akan memberikan hasil kenaikan kadar hemoglobin yang paling signifikan daripada pendidikan gizi atau suplementasi saja. Anemia is the major health problem for 26,5 % of the school children and teenagers in Indonesia. It is expected that by giving nutrition education to the anemic school age children, their nutritional knowledge and their diet pattern improve. Their better food intake especially higher iron intake will then increase their hemoglobin levels. The study was conducted to investigate the effect of iron supplementation and nutrition education on hemoglobin levels of the anemic school age children. This study was a quasy experimental research with a pretest post test control group design. The research was conducted on 107 subjects who were divided into three groups. Result shows level of hemoglobin and the nutrition knowledge of the three groups were all increased. The group who received iron, vitamin C and nutrition education had the highest increase in their hemoglobin level (2.89 point). The group who received vitamin C and nutrition education had the highest improvement in the score of nutrition knowledge (17.4 point). All of the groups had significantly higher hemoglobin level after the intervention. The combination of nutrition education with iron and vitamin C supplementation improved the hemoglobin levels of the anemic school children better than nutrition education or supplementation in isolated provision.
The Optimal Nutrition Education for Adolescents At Al Kautsar Junior High School Kartasura Zulaekah, Siti; Nur Widiyaningsih, Endang; Muwakhidah; Mutalazimah
Abdi Psikonomi Vol 6, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/psikonomi.v6i2.1923

Abstract

Adolescents tend to have poor eating habits that lead to nutritional deficiencies that make them vulnerable to current and future health problems, such as decreased concentration in learning, decreased productivity, and increased risk of comorbidities when they become adults. Teenagers have poor eating behaviors such as consuming foods that are not in accordance with food guidelines, consuming fast food, high-fat foods, sweet drinks, skipping breakfast, and rarely consuming vegetables and fruit. This behavior can be caused by low knowledge, peer influence, parents, increasing fast food centers, mass media and body image. Providing education is very important in increasing the knowledge of adolescents. The purpose of providing this education is to increase the knowledge and awareness of adolescents about the importance of implementing optimal nutrition as an effort to prevent nutritional problems in adolescents.Nutrition optimal education activities for SMP Special Program (PK) Al Kautsar, Junior High School students went well and smoothly according to the schedule. Participants enthusiastically took part in a series of nutrition education activities through animated videos, as well as actively participated in question and answer discussions. This activity received full support from the school to fill in the mentoring activities that are routinely held at PK Al Kautsar Middle School. Nutrition education with optimal nutrition material for adolescents can increase adolescent knowledge by 10.78 points, with an average value of knowledge before being given education of 59.2 and an average value of knowledge after being given education of 70. It is hoped that by increasing knowledge it will improve adolescent food consumption patterns so that good nutritional status can be achieved.
Peningkatan Ekonomi Masyarakat melalui Pemanfaatan Jamur Kuping di Kecamatan Wonosari Zulaekah, Siti; Suwaji, S
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten memiliki poteni ekonomi yangcukup baik, salah satunya adalah terdapatnya pembudidayaan jamurkupingoleh petani jamur kuping. Akan tetapi, petani jamur kuping,khususnya anggota kelompok tani jamur kuping di DesaLumbungkerep masih menghadapi beberapa permasalahan. Beberapamasalah tersebut adalah hasil panen jamur kuping dari petani dibelioleh tengkulak dengan harga yang sangat murah dibandingkan denganharga di pasaran. Di sisi lain, petani tidak mampu menjual sendirijamur kupingnya secara langsung di supermarket maupun di pasarpasartradisional, sehingga hasil panen sering kali tidak bisadipasarkan dan modal usaha berhenti karena sering merugi, sehinggabudidaya jamur tidak biasa dilanjutkan. Potensi lain di wilayah iniadalah masih terdapatnya ibu-ibu rumah tangga yang punya banyakwaktu luang, sehingga dapat diberikan usaha untuk membantuperekonomian rumah tangganya. Tujuan kegiatan pengabdianmasyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilanibu-ibu untuk dapat mengolah jamur kuping menjadi makanan jajananserta dapat. Selain itu tujuan kegiatan ini adalah memanfatkan jamurkuping dari petani, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi darijamur kuping. Sasaran kegiatan adalah petani dan ibu-ibu. Metodekegiatan yang diberikan adalah pelatihan kepada kelompok ibu-iburumah tangga mulai dari cara membuat tepung jamur kuping, caramembuat adonan, cara mengolah adonan, cara mengemas produk dancara memasarkan produk sehingga menjadi produk pangan komersil.Selain itu juga membantuibu-ibu mempunyai UMKM sendiri yangmengolah jamur kuping hasil petani jamur dan memasarkan produkolahan tersebut.Hasil dan luaran kegiatan ini adalah meningkatnyapengetahuan dan keterampilan anggota kelompok ibu-ibu rumahtangga dalam memanfatkan jamur kuping meningkat. Selain itu ibu-ibutelah memiliki keterampilan mengolah berbagai produk pangankomersil berbasis jamur kuping seperti cumi-cumi, onde-onde sertamakanan lain. Saat ini telah tumbuh pula UMKM KHASANAH yangbergerak dalam bidang pengolahan makanan jajanan berbasis produkolahan jamur kuping dan pemasaran produk tersebut.
Pengetahuan Kesehatan Mental Ibu Hamil di Puskesmas Wilayah Kota Surakarta Kusumawati, Yuli; Zulaekah, Siti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kelompok rentan mengalami masalah kesehatan mental adalah ibu hamil. Depresi merupakan gangguan mental umum yang sering terjadi pada wanita hamil dan nifas. Namun gangguan kesehatan mental ini belum dilihat sebagai penyakit dan masih dianggap kurang penting. Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kesehatan mental. Penelitian observasional dengan desain cross sectional ini dianalisis secara deskriptif. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang melakukan antenatal care (ANC) di wilayah puskesmas Penumping, Manahan, Purwosari, Purwodiningratan, Gilingan dan NgoresanKota Surakarta. Sampel sebanyak 40 orang, diambil secara cluster random sampling berdasarkan wilayah puskesmas. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diisi langsung oleh ibu hamil. Análisis data secara deskriptif menggunakan software stastistik. Temuan penelitian menunjukkan hanya sebagian kecil ibu hamil yang memiliki pengetahuan tentang kesehatan mental dalam kategori baik (13%) dan lebih dari tiga per empat ibu hamil, memiliki pengetahuan kesehatan mental dalam kategori sedang (77%). Implikasi studi ini perlu peningkatan pengetahuan ibu hamil dengan memberikan edukasi tentang kesehatan mental di layanan antenatal care (ANC) primer.
TINGKAT KECUKUPAN ZAT GIZI MAKRO DAN INDEKS MASA TUBUH PASIEN OVERWEIGHT PENGUNJUNG FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA Zulaekah, Siti; Oktaria, Abrianti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian overweight pada orang dewasa dipengaruhi oleh banyakfaktor, diantaranya adalah: genetik, pola makan, tingkat kecukupanzat gizi, tingkat aktivitas fisik, aktifitas olahraga dan kondisi sosialekonomi individu.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubunganantara tingkat kecukupan zat gizi makro dan indeks massa tubuhpada pasien overweight pengunjung fasilitas kesehatan tingkatpertama.Jenis penilitian ini adalah penelitian observasional denganpendekatan cross sectional. Jumlah sampel 100 orang denganmetode pengambilan menggunakan consecutive random samplingTingkat kecukupan zat gizi makro diperoleh dengan wawancaramenggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questioner selama3 bulan terakhir kemudian dianalisis dengan program nutrisurvey.Indeks masa tubuh(IMT) diperoleh melalui pengukuran berat badandan tinggi badan. Uji hubungan tingkat kecukupan zat gizi makrodan IMT menggunakan uji Rank Spearman.Hasil penelitian meunjukkan bahwa tingkat kecukupan zat gizi padasubjek penelitian dalam kategiri energi kurang : 20% , normal : 21%dan berlebih : 59% . Kategori protein kurang: : 53%, normal : 27%dan berlebih :20%. Kategori lemak kurang : 5%, normal: 16% danberlebih : 79%. Sedangkan kategori karbohidrat kurang :12%,normal : 15% dan berlebih : 73%. Hasil pengukuran IMTmenunjukkan rata-rata IMT subjek adalah 25,98 Kg/Cm2. Hasilanalisis statistik uji Rank Spearman menunjukkan tidak adahubungan tingkat
Booklet sebagai Media Edukasi dalam Meningkatan Pengetahuan Kesehatan Mental Ibu Hamil Kusumawati, Yuli; Zulaekah, Siti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini masalah kesehatan mental menambah beban dan berpengaruh terhadap kesehatan fisik. Kurangnya pengetahuan pada wanita hamil dan nifas, menyebabkan rentan terhadap gangguan kesehatan mental, seperti depresi. Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kesehatan mental dan gangguannya yang terjadi selama hamil termasuk kategori sedang 70% dan kategori kurang 10%. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kesehatan mental ibu hamil dengan memberikan edukasi dengan media booklet, dan menguji efektifivitas media booklet meningkatkan pengetahuan kesehatan mental ibu hamil. Studi Quasi exsperiment ini dilaksanakan dengan desain pretestposttest with control group. Populasi penelitian adalah ibu hamil primigravida yang melakukan pemeriksaan kehamilan di puskesmas wilayah Kota Surakarta. Sampel dipilih cluster random berdasarkan puskesmas yang memiliki jumlah ibu hamil terbanyak. Dua puskesmas yang terpilih secara acak adalah puskesmas Ngoresan sebagai lokasi intervensi dan puskesmas Sangkrah sebagai lokasi kontrol. Sampel ibu hamil masing-masing sebanyak 26 orang. Penentuan sampel ibu hamil secara purposive. Kriteria inkluasi: Ibu hamil primigravida, kehamilan tunggal, bersedia mengikuti penelitian dengan mengisi informed consent. Kriteria eksklusi: ibu hamil dengan komplikasi atau memiliki penyakit penyerta, seperti diabetes mellitus, penyakit jantung dan hipertensi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, yang diisi oleh ibu hamil secara mandiri. Prestest dilakukan pada ibu hamil ANC di puskesmas, pada kelompok intervensi ibu hamil diberikan edukasi media booklet. Selanjutnya posttest dilaksanakan empat minggu setelah pretest, dilakukan di rumah masing-masing. Data dianalisis dengan uji peired t dan uji t independent, menggunakan software SPSS 20. Ada perbedaan skor pengetahuan kesehatan mental ibu hamil antara sebelum dan sesudah edukasi dengan media booklet (p value 0,000). Media edukasi booklet efektif meningkatkan pengetahuan kesehatan mental ibu hamil. Booklet sebagai media edukasi, dapat digunakan untuk menyampaikan materi kesehatan mental dan berhasil meningkatkan pengetahuan kesehatan mental ibu hamil.
PENGARUH LOKASI PANEN TERHADAP KARAKTERISTIK GIZI TEPUNG UBI JALAR UNGU SEBAGAI BAHAN PANGAN FUNGSIONAL Zulaekah, Siti; Widiyaningsih, Endang Nur; Rauf, Rusdin
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik gizi tepung ubi jalar ungu berpengaruh terhadap pertimbangan dalam pengembangan produk pangan berbahan dasar ubi jalar ungu. Karakteristik gizi tepung ini sangat berpengaruh terhadap mutu produk pangan olahannya Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh lokasi panen yang berbeda terhadap karakteristik gizi tepung ubi jalan ungu. Sumber ubi jalar ungu diperoleh dari 3 lokasi, yaitu : Boyolali, Karanganyar dan Ngawi, kemudian dilakukan pembuatan tepung. Tepung ubi jalar ungu yang diperoleh dilakukan pengujian karakteristik gizi yang meliputi lemak, protein, pati, dan amilosa.Data dianalisis menggunakan uji Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh lokasi panen terhadap kadar protein, kadar pati dan amilosa tepung ubi jalar ungu (p < 0,05) tetapi tidak ada pengaruh lokasi panen terhadap kadar lemak. Hasil pengujian karakteristik tepung ubi jalar ini dapat dijadikan sebagai dasar dalam formulasi diversifikasi produk pangan berbahan dasar ubi jalar ungu.
Hubungan Asupan Energi dan Aktifitas Fisik dengan Status Gizi Pada Remaja Putri, Desy Anisa Lasono; Kisnawaty, Sudrajah Warajati; Zulaekah, Siti
NUTRIX Vol 9 No 1 (2025): Volume 9, Issue 1, 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.v9i1.1253

Abstract

Asupan energi dan aktivitas fisik erat kaitannya dengan status gizi. Apabila asupan energi dikonsumsi tidak sesuai dengan kebutuhan dalam jangka waktu lama akan menimbulkan masalah gizi. Selain itu, kurangnya aktivitas fisik dapat menimbulkan permasalahan gizi yang berdampak pada status gizi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan energi dan aktivitas fisik dengan status gizi remaja SMK Muhammadiyah 4 Surakarta. Desain penelitian ini menggunakan observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan proposional random sampling dengan total sampel 54 siswa. Pengumpulan data asupan energi dengan wawancara menggunakan food recall 4×24 jam, aktivitas fisik dengan form recall aktivitas fisik 7×24jam, sedangkan data status gizi dari hasil pengukuran berat badan dan tinggi badan secara langsung. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji rank spearman. Hasil: 26% siswa memiliki asupan energi lebih, 50% siswa memiliki aktivitas fisik ringan, dan 27,8% siswa memiliki status gizi lebih. Terdapat hubungan signifikan antara asupan energi dengan status gizi (p=0,000), aktivitas fisik dengan status gizi (p=0,000). Energy intake and physical activity are closely related to nutritional status. If energy intake is consumed not according to needs for a long period of time, it will cause nutritional problems. In addition, lack of physical activity can cause nutritional problems that have an impact on nutritional status. The purpose of this study was to determine the relationship between energy intake and physical activity with the nutritional status of adolescents at SMK Muhammadiyah 4 Surakarta. This study design used observational with a cross-sectional approach. The sampling technique used proportional random sampling with a sample size of 54 students. Data collection of energy intake by interview using a 4x24-hour food recall, physical activity with a 7x24-hour physical activity recall form, while nutritional status data from direct measurements of weight and height. Data analysis used univariate and bivariate analysis with the Spearman rank test. The results showed that 26% of students had excess energy intake, 50% of students had light physical activity, and 27.8% of students had excess nutritional status. There was a significant relationship between energy intake and nutritional status (p = 0.000), physical activity with nutritional status (p = 0.000). It is recommended that schools cooperate with the local Health Center or Health Service to provide counseling or outreach on the importance of meeting daily energy intake and the importance of doing physical activity to avoid the impact of nutritional problems.
Co-Authors . Firmansyah Abrianti Oktaria Aflit Nuryulia Praswati Agustina, Apriliya Ahsan, Erwanda Defya Amanda, Ghaisani Shella Anindya, Vani Anisa Catur Wijayanti Aprilliani, Dhian Sukma Arif Pristianto Azizah Al Mar’atus Sholikhah Darnoto , Sri Dyah Intan Puspitasari Em Sutrisna Emiliya Kusuma Wardani Endang Nur Widiyaningsih Eni Purwani Fadillah, Kurniawati Faiza, Salsabila Alif Farah Hayati Adibah Farida Nur Isnaeni Fauziana , Eni Fauziana, Eni Firantika, Rima Firmansyah Firmansyah Firmansyah Fitri Rachma Hanik Rahmawati, Hanik Imelda Anggraini Indraswari, Rafinda Dyah Kelik Wardiono Khairuna Hamida Khoirunisa, Ilma Khusmalinda, Tri Hastin Kusumaatmaja, Donny Kurniawan Kusumawati, Sary Laksmi Widajanti Listyani Hidayati Luluk Ria Rakhma Lutfi Nur Ratna Kusuma Maimun, Muhammad Halim Mardiyati, Nur Lathifah Muchlison Anis Muhammad Da&#039;i Mutalazimah Mutalazimah Mutalazimah Muwakhidah, Muwakhidah Muwakhiddah, . Muzakar Isa Nur Widiyaningsih, Endang Nur ‘Azah Nurfaiza, Elita Nadia Nurfauzia, Elita Nadia Nurhaliza, Alfida Aulia Rahma Firdauzy Oktaria, Abrianti Okti Sri Purwanti Pramudya Kurnia Praswatia, Aflit Nuryulia Pratiwi, Betty Intan Prayoga Putri Perdana Sari Puspitasari, Dyah Intan Putri, Desy Anisa Lasono Rachma, Fitri Rahmi , Anggraita Nur Rahmi, Anggraita Nur Rohim, Azizah Nur Rusdin Rauf S Suwaji Sari, Marlynda Happy Nurmalita Seftyarini, Syafiqa Rifda Setia Asyanti Setiyo Purwanto Setyo Purwanto Siti Fatimah Nurhayati Siti Zulaikhah Sri Darnoto Sudaryanto, Ruli Sudrajah Warajati Kisnawaty Suwaji, S Syamsudin Syamsudin Toto Suharto Wardani, Emiliya Kusuma Wardani, Wening Sulistyo Wardiono , Kelik Werdany, Kusuma Estu Widananda , Clarisa Widananda, Clarisa Wijayanti, Amanda Dwi Yuli Kusumawati Yumailita Setiawati Yuniar, Siska Zerlind, Anas Tasya Ardea Zulia Setiyaningrum