p-Index From 2021 - 2026
5.764
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Foristek JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Jurnal Ilmu Perpustakaan Al-Hikmah TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) Jurnal Sains Matematika dan Statistika Jurnal Akuntansi Aktual INOVTEK POLBENG J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains) Distribusi Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin Journal of English Teaching, Applied Linguistics and Literatures (JETALL) Jurnal STIE Semarang (Edisi Elektronik) Jurnal Penelitian Enjiniring Fakultas Teknik Unhas International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Jurnal Ilmu Manajemen Profitability MALLOMO: Journal of Community Service Proceeding International Seminar of Islamic Studies Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab KOMUNIKATA57 YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya ADIBA: Journal of Education Jurnal Konstanta : Ekonomi Pembangunan Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik LINGTERSA: Jurnal Linguistik, Terjemahan, Sastra Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Jurnal Riset Manajemen Journal of Educational Innovation and Public Health Birokrasi: Jurnal Ilmu Hukum dan Tata Negara Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Presidensial: Jurnal Hukum, Administrasi Negara, Dan Kebijakan Publik Parlementer : Jurnal Studi Hukum Dan Administrasi Publik Jurnal Praba: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Program Serasi (Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani) di Desa Upang Makmur, Kecamatan Makarti Jaya Kabupaten Banyuasin Dedy Sugianto; Sunarto Sunarto; Alamsyah Alamsyah
Presidensial: Jurnal Hukum, Administrasi Negara, dan Kebijakan Publik Vol. 1 No. 4 (2024): Desember : Presidensial : Jurnal Hukum, Administrasi Negara, dan Kebijakan Publ
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/presidensial.v1i4.149

Abstract

Dedi Sugianto. Evaluation of the Serasi Program (Save the Prosperous Swamp of Farmers) in Upang Makmur Village, Makarti Jaya District, Banyuasin Regency. The objectives of this study are: 1) To describe and analyze the Evaluation of the Serasi Program (Save the Farmers Prosperous Swamp) in Upang Makmur Village, Makarti Jaya District, Banyuasin Regency; 2) To describe and analyze the supporting and inhibiting factors of the Serasi Program Evaluation (Save the Farmers Prosperous Swamp) in Upang Makmur Village, Makarti Jaya District, Banyuasin Regency. The results of the study stated that: 1) In the context, there are still many needs that have not been met in the implementation of the Serasi Program (Save the Prosperous Swamp of Farmers) in Upang Makmur Village, Makarti Jaya District, Banyuasin Regency. The condition of the embankment that is not too high, then the farmers are not compact in carrying out this program is a problem that must be solved immediately; From the input evaluation, it is known that the residents of Upang Makmur village as the implementer of the SERASI program have strong characteristics and a high commitment in making the SERASI program a success; Regarding the procedures in working, the residents of Upang Makmur village have followed all applicable rules; In the evaluation of the program, it can be concluded that the SERASI program in Upang Makmur Village has been implemented well, but not optimally, because there are still many things that must be improved in the future, so that the expected goals can really be maximally achieved. 2) The supporting factors in the Evaluation of the Serasi Program (Save the Prosperous Swamp of Farmers) in Upang Makmur Village, Makarti Jaya District, Banyuasin Regency are as adequate supporting infrastructure, the commitment and seriousness of the people of Upang Makmur Village in carrying out the program, the supervision carried out, and the clear program implementation procedures, the inhibiting factor is the condition of seawater that often enters agricultural land. The entry of seawater is also due to the condition of the embankment at several points that are not too high, so that seawater can enter agricultural land.
Pengaruh Kepemimpinan terhadap Peningkatan Kinerja dan Motivasi Pegawai Bapedda Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Mulya Hapenny; Maulana Maulana; Alamsyah Alamsyah
Presidensial: Jurnal Hukum, Administrasi Negara, dan Kebijakan Publik Vol. 1 No. 3 (2024): September: Presidensial : Jurnal Hukum, Administrasi Negara, dan Kebijakan Publ
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/presidensial.v1i3.161

Abstract

Mulya Happenny. This study aims to get an in-depth picture of the effect on improving the performance and motivation of Bappeda employees of Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Regency. The place that became the object of research was the Bappeda of Penukal Abab Lematang Ilir Regency which was located on Merdeka Street, Handayani Mulya Village, Talang Ubi District. The background of the problem in this study is the decline in employee performance from 2019 to 2021. Since 2020 in PALI Regency there are many echelon 2 positions. The Head of Division at Bappeda also holds the position of Head of Service in another place. So the researchers tried to examine whether there is an effect on improving the performance and motivation of employees under these conditions. The method used is a quantitative analysis method using the SPSS v 25 application. Data collection uses a Likert questionnaire. The number of samples taken was 50 employees using the saturated sample method or using the total population. Data analysis used is validity and reliability test, classical assumption test, simple linear regression analysis, and multiple linear regression as well as t-test, F test, and coefficient of determination test (Adjusted R Square). The results of the study indicate that leadership has a varied effect on increasing employee motivation and performance. Leadership in the Infrastructure Sector on improving performance with the magnitude of the influence of 25.67%, 74.5% from the Head of the Ecososbud Sector, and 26.6% from the Head of the Program. The difference in the magnitude of the effect is also shown in the employee motivation variable, namely 27.6% from the Head of the Infrastructure Division, 25.6% from the Division Head, and 30% from the Program Head. The simultaneous influence shows that leadership will affect performance improvement by 90% and 33.4% effect on employee motivation. From the results of the study, it can be suggested to the leadership to improve the quality of good leadership and make improvements in terms of coordination and communication with subordinates.
Pengaruh Kode Etik dan Kompetensi Terhadap Perilaku Kerja Guru Di Mts Negeri Palu Alamsyah Alamsyah; Sagaf S. Pettalongi; Rustina Rustina
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v2i1.1861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kode etik dan kompetensi baik secara parsial maupun simultan terhadap perilaku kerja guru di MTs Negeri 2 Kota Palu. Kode etik memiliki indikator meliputi norma hubungan guru dengan peserta didik, orang tua, rekan sejawat, masyarakat, profesi dan organisasi profesi serta pemerintah. Kompetensi memiliki indikator meliputi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional. Perilaku kerja memiliki indikator meliputi keterampilan sosial, kualitas kerja, kebiasaan kerja dan pengendalian diri. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian ex post facto. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik di MTs Negeri 2 Kota Palu kelas VII, VIII, dan IX yang berjumlah 708 orang. Pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling, dan 10% dari masing-masing kelas sehingga sampel berjumlah 84 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Analisis data dilakukan dengan program SPSS versi 25 dengan model analisis regresi linear berganda. Hasil uji regresi linear berganda, diperoleh persamaan regresi sebesar Y = 0,620 + 0,291 X1 + 0,692 X2. Hasil uji t diperoleh nilai signifikansi variabel kode etik sebesar 0,004 < 0,05 dan nilai signifikansi variabel kompetensi sebesar 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa kode etik dan kompetensi secara parsial berpengaruh terhadap perilaku kerja guru di MTs Negeri 2 Kota Palu. Selain itu, hasil uji F diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa kode etik dan kompetensi secara simultan berpengaruh terhadap perilaku kerja guru di MTs Negeri 2 Kota Palu. Kooefisien determinasi diperoleh nilai R Square = 0,588, persentase pengaruh simultan kode etik dan kompetensi terhadap perilaku kerja sebesar 0,588 atau 58,8% dan sisanya sebesar 41,2% dipengaruhi oleh variabel lain. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin baik kode etik dan kompetensi, maka semakin baik pula perilaku kerja guru.
Evaluasi Mutasi Pegawai di Pemerintahan Kabupaten Banyuasin Juanda Heri; Alamsyah Alamsyah; Mega Nugraha
Parlementer : Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 4 (2024): Desember: Parlementer: Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/parlementer.v1i4.146

Abstract

Juanda Heri. This study aims to describe employee mutations in the Banyuasin Regency Government. This research was conducted for three months using a descriptive qualitative approach. Data was collected through interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques are carried out by presenting data, reducing data, and drawing conclusions. The results showed that the Evaluation of Employee Movements in the Government of Banyuasin Regency. From the context aspect, employee transfers carried out by BKD often violate existing rules or SOPs, namely without paying attention to the agreed provisions such as having 2-5 years, must be in accordance with competence and good career development, the transfer process is often intervened due to political factors. From the input side, there are many things that, indeed, employee transfers are not done out of necessity, but because there are personal and political factors, employee transfers are often done because they don't want to work in that place, can be far from home and the like, staffing appointments as well and this becomes a problem. one of the main problems in the mutation process. For the aspect of transferring and transferring employees, it is often not carried out with appropriate steps and processes, this is because the transfer of employees is not due to the needs of the institution, but because of the dislike and personal interest of the employee. While the product aspect is expected to be better than employee transfer, namely to improve employee performance and work productivity in a new place, but this is often ignored because the purpose of performance transfer does not always consider the aspect of improvement, but from the aspect of interest. The supporting factor and being the biggest force in the employee transfer process is the policy that regulates this, namely BKN Regulation Number 5 of 2019 concerning Procedures for Implementing Transfers, by following these rules, of course the transfer process will not experience problems. While the inhibiting factor in the problem of employee transfer is again caused by the interests of the institution and increasing work productivity, but is caused by political factors, and in the future if it continues to be influenced by political interests, every time a regime change there will be a change of employees this will make it easier.
`Status Talak Bagi Pasangan Istri Tanpa Melalui Peradilan Agama (Studi Kasus Kua Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo) Andi Baso Ishak; Alamsyah Alamsyah; Erfandi Erfandi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji status talak yang dilakukan di luar Pengadilan Agama (PA), mengambil studi kasus di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo. Latar belakang penelitian ini muncul dari adanya fenomena di masyarakat di mana perceraian seringkali tidak melalui prosedur resmi di PA, melainkan hanya dengan ucapan talak dari suami. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam kondisi perceraian yang terjadi di Kecamatan Tempe, mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat memilih perceraian di luar PA, menganalisis dampak yang ditimbulkan dari praktik tersebut, dan yang terpenting, menentukan status hukum dari talak yang diucapkan di luar pengadilan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, di mana pengumpulan data dilakukan melalui serangkaian metode. Observasi dilakukan untuk mengamati langsung fenomena yang terjadi. Wawancara mendalam dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk pelaku perceraian di luar PA, staf KUA Kecamatan Tempe, dan staf PA Sengkang, untuk mendapatkan informasi dari berbagai perspektif. Dokumentasi juga digunakan untuk mengumpulkan data-data pendukung. Fokus penelitian ini mencakup tiga aspek utama: pertama, kondisi perceraian secara umum di Kecamatan Tempe; kedua, alasan-alasan yang mendorong perceraian di luar PA beserta dampak-dampak yang ditimbulkannya; dan ketiga, status hukum dari talak yang diucapkan di luar pengadilan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka perceraian di Kecamatan Tempe mengalami fluktuasi selama periode 2018 hingga 2023. Beberapa alasan utama yang mendorong masyarakat untuk melakukan perceraian di luar PA antara lain masalah ekonomi yang membebani biaya pengurusan di pengadilan, kesulitan dalam mengurus administrasi yang diperlukan, kurangnya pemahaman masyarakat mengenai prosedur yang berlaku di PA, dan adanya praktik pernikahan siri yang tidak tercatat secara resmi. Dampak dari perceraian di luar PA dirasakan oleh berbagai pihak. Bagi suami, dampaknya adalah kesulitan untuk menikah lagi secara resmi karena status perceraiannya tidak diakui oleh negara. Bagi istri, statusnya menjadi tidak jelas dan rentan secara hukum. Sementara bagi anak-anak, perceraian di luar PA dapat berdampak negatif pada perkembangan psikologis dan perilaku mereka. Berdasarkan keterangan dari Kepala KUA Kecamatan Tempe dan merujuk pada Kompilasi Hukum Islam (KHI) serta fatwa tarjih Muhammadiyah, talak yang diucapkan di luar sidang PA dinyatakan tidak sah menurut hukum negara. Hukum positif di Indonesia mengatur bahwa perceraian yang sah harus dilakukan di depan sidang PA setelah upaya mediasi yang dilakukan oleh pengadilan dinyatakan gagal.Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik perceraian di luar PA menimbulkan berbagai permasalahan, baik dari aspek hukum maupun sosial. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta pemahaman yang lebih baik mengenai prosedur perceraian yang sah menurut hukum yang berlaku.
Analisis Kinerja Pegawai Di Kantor Kelurahan Plaju Ulu Kota Palembang di Tengah Pandemi Covid-19 Davy Anggreana; Alamsyah Alamsyah; Ignasius Hendrasmo
Parlementer : Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 3 (2024): September: Parlementer: Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/parlementer.v1i3.108

Abstract

Davy Angreana. Analisis Kinerja Pegawai pada Kantor Kelurahan Plaju Ulu Kota Palembang di Tengah Pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Analisis Kinerja Pegawai pada Kantor Kelurahan Plaju Ulu Kota Palembang di Tengah Pandemi Covid-19. Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara penyajian data, reduksi data, dan pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah hasil kerja pegawai kecamatan Plaju Ulu belum maksimal dikarenakan jumlah pegawai yang masih kurang, belum didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai serta situasi corona yang juga menjadi faktor penghambat. Kualitas kerja pegawai di Plaju Ulu tidak hanya didukung oleh kualitas individu dengan semangat kerja yang baik, tetapi juga kualitas pendidikan dan pengalaman pegawai menjadi nilai tambah bagi pegawai untuk meningkatkan kinerjanya secara optimal. Dalam melaksanakan tugas pegawai sesuai dengan aturan dan SOP, tugas pokok dan fungsi masing-masing pegawai ditujukan untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam bekerja, kemudian disisi lain akan lebih memaksimalkan kinerja. Pegawai memiliki tanggung jawab yang baik terhadap pekerjaannya, pegawai menyadari bahwa ketika sudah dilantik menjadi pegawai memiliki beban dan tanggung jawab yang lebih banyak, dan tentunya yang memberikan gaji adalah rakyat, dari itu mereka akan bekerja secara maksimal. Faktor pendukung kinerja pegawai yang ada di Desa Plaju Ulu adalah kualitas sumber daya pegawai yang sudah berpengalaman, terlatih dan didukung dengan pendidikan yang memadai, sudah sarjana dan menengah maupun yang belum pada tahap pendidikan. Kemudian didukung dengan kemampuan kerja sama tim yang sudah terjalin dengan baik. Sedangkan faktor penghambat kondisi pandemi corona, membuat kinerja pegawai tidak maksimal, maka pengurangan jumlah pegawai menjadi masalah yang menghambat kinerja di Desa Plaju Ulu.
Efektivitas Pasal Penanggulangan Tindak Pidana Gratifikasi di Sumatera Selatan Arimby Palera; Alamsyah Alamsyah; Sunarto Sunarto
Parlementer : Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 3 (2024): September: Parlementer: Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/parlementer.v1i3.109

Abstract

Arimby Palera. Efektivitas Pasal Pemberantasan Tindak Pidana Gratifikasi di Sumatera Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Pasal Pemberantasan Tindak Pidana Gratifikasi di Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Pasal Pemberantasan Tindak Pidana Gratifikasi di Sumatera Selatan belum efektif dalam kasus ini dikarenakan beberapa hal yaitu keterbatasan jumlah personil sehingga masih menghambat dalam penanganan perkara. Faktor dari efektivitas kebijakan gratifikasi adalah kerjasama antar departemen dan personil yang terjalin dengan baik, kemudian Subdirektorat III memiliki sumber daya personil yang mumpuni, dengan kedua hal tersebut kebijakan gratifikasi dapat berjalan dengan efektif. Faktor penghambatnya adalah kurangnya pemahaman masyarakat umum dan ASN mengenai kebijakan gratifikasi beserta kategorinya sehingga membuat banyak ASN yang terjebak dalam kasus suap. Kemudian keterbatasan jumlah personil dengan kualitas yang mumpuni akan menghambat dan memperlambat kinerja Subdirektorat III khususnya. Seharusnya satu orang petugas mampu menangani satu berkas perkara karena jumlah petugas tidak mencukupi sehingga harus menangani dua sampai tiga perkara.
Evaluasi Kinerja Pegawai Pada Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang Bilqisti Bilqisti; Alamsyah Alamsyah; Sunarto Sunarto
Parlementer : Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 3 (2024): September: Parlementer: Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/parlementer.v1i3.111

Abstract

Kinerja pegawai akan menentukan kinerja instansi secara keseluruhan. Masalah kinerja sangat perlu diperhatikan karena kinerja merupakan kontribusi terbesar yang diharapkan instansi dari aparaturnya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hasil penilaian kinerja pegawai Badan Ketenagakerjaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara, dan studi pustaka, sedangkan teknik analisis data adalah analisis interaktif miles dan huberman. Hasil penelitian ; (1) Penilaian kinerja pegawai pada Kantor BKPSDM Kota Palembang cukup baik. Hal ini terlihat dari sikap dan ketegasan kepala BKPSDM dalam memantau perkembangan atau pencapaian target kinerja pegawai dan instansi, dimana secara keseluruhan target indikator kinerja terealisasi. Adapun pencapaian indikator kinerja yang melampaui target yaitu presentase indikator penanganan pelanggaran disiplin pegawai ASN, (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi penilaian kinerja pegawai pada Kantor BKPSDM Kota Palembang adalah sebagai berikut: (a) faktor pendukung meliputi dimensi konteks, input, produk, dan (a) faktor penghambat yaitu dimensi proses.
Peran Bagian Kesejahteraan Rakyat Dalam Menunjang Kinerja Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuasin Alhadi Alhadi; Sunarto Sunarto; Alamsyah Alamsyah
Parlementer : Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 3 (2024): September: Parlementer: Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/parlementer.v1i3.118

Abstract

Alhadi, Peran Bagian Kesejahteraan Rakyat Dalam Mendukung Kinerja Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Bagian Kesejahteraan Rakyat Dalam Mendukung Kinerja Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara penyajian data, reduksi data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Bagian Kesejahteraan Rakyat Dalam Mendukung Kinerja Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuasin belum berjalan secara optimal hal ini dikarenakan kurangnya koordinasi dengan instansi lain yang masih terkait dengan program dari Kesejahteraan, seperti Baznas dan lain-lain. Faktor pendukung peran bagian Kesejahteraan Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuasin sendiri adalah pegawai yang bekerja sesuai aturan, dalam hal ini tugas pokok dan fungsi masing-masing bagian yang telah ditetapkan. Sedangkan faktor penghambat dalam penelitian ini adalah belum terjalinnya koordinasi yang kuat antara bagian Kesejahteraan Rakyat dengan instansi yang terkait langsung dengan kesejahteraan rakyat, misalnya yang terkait dengan Baznas, Haji dan Umrah serta Tahfidz dan lain sebagainya. Kedepannya perlu ditingkatkan lagi.
Peran Badan Usaha Milik Desa dalam Mengembangkan Usaha Kecil di Desa Pelajau Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Rozi Rozi; Maulana Maulana; Alamsyah Alamsyah
Parlementer : Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 3 (2024): September: Parlementer: Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/parlementer.v1i3.144

Abstract

Rozi.This study aims to describe the role of village-owned enterprises in developing small businesses in Pelajau Village, Banyuasin III District, Banyuasin Regency. This research was conducted for three months using a descriptive qualitative approach. Data was collected through interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques were carried out by presenting data, reducing data, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the establishment of a Village-Owned Enterprise has the aim of improving the village economy, optimizing village assets so that they are useful for village welfare, increasing community efforts in managing the village's economic potential through SMEs In this case Pelajau Village Owned Enterprises have human resources that are quite good and facilities that are quite supportive, it's just how the implementation process will determine the success of each program to be implemented. With the existence of sufficient human resources and supported by village facilities and infrastructure, it is expected to be able to explore the economic potential of pelajau villages through BUMDes. With the commitment and quality of BUMDes management in collaboration with the community, of course, the hope to build the needed job opportunities will be realized through the development of village potential and creative economic activities in Pelajau Village. The implementation of the Village-Owned Enterprise program also involves other parties, namely other community institutions, especially those in Pelajau Village and organizations that are included in the activities of Village-Owned Enterprises and the community in general.
Co-Authors Abdul Azis Abrari Noor Hasmi Abriyadi Hasyim Achmad Noerkhaerin Putra Aditya Dwi Raja Kamansastra Ajeng Ayu Maike Alfiana Utama Alhadi Alhadi Ali Fahmi Alif Kautsar Amalia Ika Wulandari Amalia Ika Wulandari Amran Amran Amrul Mukminin Andi Baso Ishak Andin Muhammad Maulana Anita Rahmayani Apriliano Chandra Diva ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arimby Palera Arlian Fachrul Syahputra Armin Darmawan Ayuna Noor aini Baiq Nurul Suryawati Bia Dwiripa Bilqisti Bilqisti Budi Uzaman Budy Wiryawan Chrissando Mayort Sailana Davy Anggreana Dedy Sugianto Deva Adelya Prestanty Didik Aribowo Dwi Ridho Aulianto Dzikri Nirwana Endar Pituringsih Erfandi Erfandi Etik Winarni Evi Faura Lutfia Femmy Angreany Hamida Umil Khoiriyah Haqqy Rerian Erlangga Heriyanto Heriyanto Hikmahyanti Hikmahyanti Hisbullah Salam Hisbullah Salam Husaini Ibrahim Ignasius Hendrasmo Irfan Noor Irwan Syah Irwansyah Irwansyah jam&#039;ah jam&#039;ah Juanda Heri Kinanti Risang Ayu Lalu Hamdani Husnan Lely Novia M Irwan M. Amil Arfah M. Uswah Pawara Mannahali, Misnah Maulana Maulana Mega Nugraha Mery Subito Mery Yanti Muftihaturrahmah Burhamzah Muh. Rusli Muhammad Budi Prasetyo Muhammad Syafri Muhammad Yunus Mulya Hapenny Mustika Mustika Mustofa Abi Hamid Nadratun Nikmah Nanda Nanda Neri Kautsari Ngesti Lestari Nining Ahmad Norhidayani Norhidayani Qadriansyah Qadriansyah Rahma Yudi Astuti, Rahma Yudi Rahmat Rifai Lubis Rajiah Rusydi Ratna Wulandari Riko Prayudi Septa Riski Amalia Ristasari Ristasari Rizana Fauzi, Rizana rozi rozi Rustina Rustina saenal saenal Sagaf S. Pettalongi Samsiah Samsiah Samsir Samsir Samsu Dlukha N Sandi Pratama Sani Noviani Selviana Selviana Siti Aisyah Hidayati Siti Dewii Kartia St Subriani Suardi Suardi Suci Mufliha Sunarto Sunarto Susianti andi Syamsul Bahri Tahir Maloko Tan Suryani Sollu Taufik Hidayat Taufik Hidayat Thorikul Huda Tut Handayani Wartono Yolanda Sari Yuli Rohmiyati Yusuf Yusuf Zainal Abidin Zaskia Nurdin