Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kapasitas Produksi Minyak Tradisional Kh. H. Zakaria Kamal Melalui Otomatisasi Peralatan Produksi Sundawa, Bakti; Tarigan , Rasdinanta; Harahap, Muhammad Ari Subhan; Parman, Parman
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v1i2.1448

Abstract

Kebutuhan akan ramuan-ramuan minyak tradisional untuk pengobatan alternatif dari tahun ke tahun semakin meningkat. Meskipun usaha produksi minyak tradisional sudah mulai berkembang, namun bukanlah tanpa hambatan. Mengutamakan kualitas dan kepuasan pelanggan serta diversifikasi hasil produksi, maka usaha ini akan bisa bertahan di tengah persaingan dengan produksi obat-obatan modern oleh perusahaan-perusahaan besar dunia. Minyak tradisional berlabel “Kh. H. Zakaria Kamal” telah berproduksi sejak tahun 1998. Hasil produksi dari kelompok usaha Kh. H. Zakaria Kamal berupa minyak serbaguna, minyak kemiri, minyak gosok asam urat, dan balsem cengkeh. Setiap jenis memiliki khasiatnya tersendiri. Berdasarkan hasil survei, dapat diketahui bahwa peralatan yang dimiliki masih sangat sederhana dan perlu pengembangan ke arah yang lebih modern. Hal ini berguna untuk peningkatan kapasitas produksi minyak tradisional. Diperlukan pengembangan teknologi peralatan-peralatan produksi, salah satunya teknologi digitalisasi. Untuk memperluas jaringan pemasaran produk minyak tradisional Kh. H. Zakaria Kamal, dibutuhkan izin lisensi dari BPOM agar pemasarannya dapat dilakukan berskala nasional. Selama ini, pemasarannya hanya bersifat lokal dan regional seperti di sekitaran Kabupaten Langkat dan Provinsi Sumatera Utara saja. Tanpa lisensi dari BBPOM maka pemasaran produk ini tidak bisa lebih luas lagi. Untuk itu, kelompok usaha ini butuh dukungan dari pihak perguruan tinggi untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan tersebut.
Hukum Perlindungan Konsumen pada Telekonsultasi Kesehatan Kristianti, Nunul; Yanuar, Ferdian; Ardiansyah, Deden; Putri, Mega Amanda; Parman, Parman; Prayuti, Yuyut
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3537

Abstract

Perkembangan layanan telekonsultasi kesehatan di Indonesia telah membuka era baru dalam penyelenggaraan pelayanan medis berbasis teknologi digital. Inovasi ini memberikan kemudahan akses, efisiensi waktu, serta perluasan jangkauan layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang selama ini sulit memperoleh pelayanan medis konvensional. Namun demikian, transformasi digital tersebut juga menghadirkan tantangan hukum yang kompleks, khususnya terkait jaminan perlindungan hukum bagi pasien sebagai konsumen. Kerentanan pasien terhadap ketimpangan informasi medis, risiko malpraktik, ketidakjelasan standar layanan, hingga potensi kebocoran dan penyalahgunaan data pribadi menuntut adanya regulasi yang jelas, harmonis, dan implementatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, ruang lingkup, dan mekanisme perlindungan hukum terhadap pasien pengguna jasa telekonsultasi dengan merujuk pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, serta Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rezim perlindungan hukum bagi pasien dalam layanan telekonsultasi masih bersifat parsial, sektoral, dan belum terintegrasi dalam satu kerangka regulasi yang komprehensif. Tanggung jawab hukum antara tenaga medis dan penyelenggara platform digital masih belum diatur secara tegas, sementara mekanisme penyelesaian sengketa konsumen belum tersedia dalam bentuk yang mudah diakses. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan regulasi telemedicine yang memasukkan norma perlindungan konsumen secara eksplisit serta pembentukan mekanisme penyelesaian sengketa daring (e-dispute resolution) di sektor kesehatan guna menjamin kepastian hukum dan perlindungan hak-hak pasien di era digital.
Etika Profesional dan Tanggung Jawab Hukum Dokter di Era Kecerdasan Buatan: Kajian Filsafat Hukum terhadap Relasi Manusia–Teknologi (AI) dalam Diagnostik Medis Kristianti, Nunul; Ardiansyah, Deden; Putri, Mega Amanda; Yanuar, Ferdian; Parman, Parman; Sapsudin, Asep
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3540

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dalam kedokteran telah mengubah paradigma hubungan antara dokter, pasien, dan teknologi digital. Sistem berbasis algoritma kini mampu melakukan analisis diagnostik dengan akurasi tinggi, mendukung pengambilan keputusan klinis, dan meningkatkan efisiensi pelayanan. Namun, kemajuan ini sekaligus menimbulkan persoalan baru dalam etika profesional, otoritas medis, serta batas tanggung jawab hukum dokter. Kajian ini menggunakan pendekatan filsafat hukum normatif-reflektif untuk menelaah pergeseran peran dokter di era digital, dengan mengkaji pemikiran para filsuf seperti Aquinas mengenai hukum moral, Grotius dan Locke tentang rasionalitas dan keadilan, Hobbes terkait kewenangan dan tanggung jawab, serta Kant mengenai otonomi dan imperatif moral. Selain itu, gagasan Heidegger tentang teknologi sebagai enframing dan pandangan Habermas mengenai tindakan komunikatif digunakan untuk memahami relasi manusia–teknologi secara lebih mendalam. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun AI mampu meniru proses berpikir rasional dan memberikan rekomendasi klinis yang canggih, teknologi tersebut tidak memiliki kesadaran moral, niat, maupun kapasitas pertanggungjawaban. Dengan demikian, AI tidak dapat diposisikan sebagai subjek hukum atau pemikul kewajiban etik. Tanggung jawab etik dan yuridis tetap berada pada dokter sebagai aktor profesional yang membuat keputusan akhir dalam tindakan medis—termasuk ketika keputusan tersebut dipengaruhi oleh output sistem AI. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan regulasi dan revisi Kode Etik Kedokteran Indonesia untuk mengakomodasi penggunaan teknologi cerdas, dengan menegaskan prinsip human-centered accountability, transparansi algoritmik, keadilan, serta perlindungan pasien. Kesimpulannya, AI dapat memperkuat kompetensi klinis dokter, tetapi tidak dapat menggantikan tanggung jawab moral, empati, dan penilaian profesional yang menjadi landasan hakiki profesi kedokteran
Balancing the Scales: The Role of Work-Life Balance and Technological Support in Enhancing Gig Worker Productivity in Indonesia Parman, Parman; Shafar, Muhammad Uliah; Putri, Deasy Soraya A. Aminartha
The South East Asian Journal of Management Vol. 19, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research Aims: This study examined the impact of work-life balance (WLB) initiatives on gig worker productivity, focusing on the mediating role of job satisfaction and the moderating effects of gig work characteristics and technological support. Design/Methodology/Approach: PLS-SEM was used in this study to analyse survey data collected from a sample of 400 gig workers engaged in various platforms, including Gojek, Grab, Shopee, and Freelancer.com. The survey instrument comprised structured questions designed to measure key constructs, namely WLB initiatives, technological support, job satisfaction, and employee productivity. Research Findings: WLB initiatives significantly positively impacted employee productivity, with job satisfaction functioning as a key mediating factor in this relationship. Moreover, the effectiveness of WLB initiatives was further amplified under conditions of low work intensity, stable gig roles, and robust technological support. Theoretical Contribution/Originality: By applying the Job Demands-Resources (JD-R) model to the gig economy, this study highlighted the critical role of tailored interventions, specifically the integration of technological tools and effective workload management, in enhancing both productivity and job satisfaction among gig workers. Managerial Implication in the South East Asian Context: The findings underscored the necessity for culturally responsive WLB initiatives and enhanced technological support to address persistent challenges, including job insecurity and inconsistent workloads, within Southeast Asia’s evolving labour market. Research Limitation & Implications: The cross-sectional design of this study limited the ability to draw causal inferences, and the findings may not be fully generalisable beyond the Indonesian context. Future research should employ longitudinal designs and examine diverse cultural settings to refine and validate strategies aimed at promoting sustainable productivity and well-being among gig workers.
Desain dan Simulasi Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Skala Kecil Untuk Penerangan di Perahu Nelayan Parman, Parman; Tsany, Rahmat Basya Shahrys; Zulfika, Dicki Nizar; Brian, Thomas
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 11 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i11.4888

Abstract

The utilization of renewable energy in the maritime sector serves as a strategic solution to reduce fishermen's dependence on expensive and environmentally unfriendly fossil fuels. This study develops a mini Wind Power Plant (PLTB) model that can be implemented on fishing boats using a MATLAB Simulink-based simulation approach. The study encompasses turbine aerodynamic design, generator selection, and control system optimization to enhance the efficiency of wind energy conversion into electrical power. Simulation results indicate that at an average wind speed of 7.7 m/s, the designed mini wind turbine is capable of generating 125.8 Watts of mechanical power with a peak torque of 3.44 Nm at a wind speed of 12 m/s. The study also calculates the turbine shaft size at 6 mm, the turbine-side pulley diameter at 70 mm, and the generator-side pulley diameter at 39.63 mm, with a belt drive length of 473.75 mm, based on the generator specifications of 1500 RPM and 81% efficiency. Considering the dynamic maritime environment, the design is evaluated through performance simulations using MATLAB Simulink to ensure power output stability under various wind speed conditions. The analysis demonstrates that the system can maintain wind energy conversion efficiency at optimal wind speeds and has significant potential for small-scale applications.
Transformasi Literasi Siswa dan Profesionalisme Guru Melalui Pengembangan Pembelajaran Teks Deskripsi Berbasis Kearifan Lokal Ramli, Ratu Bulkis; Ismail, Ismail; Damayanti, Damayanti; Mudatsir, Mudatsir; Hanipah, Sri; Oktariani, Mutiyah; Parman, Parman; Asrudi, Asrudi
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): SEPTEMBER-DESEMBER
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v5i3.5053

Abstract

The low level of student literacy in understanding descriptive texts and the need to strengthen teacher professionalism constitute the primary foundation of this community engagement program. Instruction on descriptive texts in junior high school of Al Ma’arif NU Merauke has not fully utilized the potential of local wisdom, resulting in students’ limited ability to observe objects in depth and express their observations in coherent descriptive form. At the same time, teachers require systematic collaborative support to enhance their pedagogical competence and to design contextual and meaningful learning experiences. This program employed a two-cycle lesson study model, comprising stages of planning, classroom implementation, observation, and reflection to ensure continuous improvement of instructional practices. Each cycle emphasized the development of teaching materials grounded in local wisdom, the enhancement of classroom interaction quality, and the monitoring of students’ progress in comprehending and producing descriptive texts. The results indicate substantial improvement in students’ ability to generate more detailed, logical, and culturally relevant descriptions. Teachers also demonstrated increased professionalism through collaborative practice, improved reflective capacity, and refined instructional strategies across cycles. These findings underscore that integrating local wisdom through collaborative learning processes is effective in strengthening student literacy and enhancing teacher competence, and holds potential as a sustainable model for instructional development in elementary education.
Co-Authors Abdul Syukur Afrida, Erni Afwan, Rohis Agil Al Idrus Agus Triyanto Ahmad Raksun Ahmal, Ahmal Ainin Hapis, Abul Andriani, Medi Angga Pratama Ardini, Rizkika Asep Sapsudin Asrudi, Asrudi Augustino, Immanuel Freddy AZ, Rasyidah Bakti Viyata Sundawa Berliana, Novi Bone, Iskia Ipan Dua’ Brian, Thomas Damayanti Damayanti Damayanti Damayanti Deden Ardiansyah Emosda Emosda ETI KURNIAWATI Fais Hamzah Faisal Lubis Farhan Farhan Firman Bagja Juangsa Fitriyani Syukri Hamdani . Hamdani Hamdani Hanipah, Sri Harahap, Muhammad Ari Subhan Hasna, Hasna Hendi Riyanto, Hendi Hendrasakti, Jooned Irwandi Rachman, Irwandi Isma Ambarwati Ismail Ismail Kalalinggi, Yohana Kristianti, Nunul Lisnawaty Lisnawaty, Lisnawaty Melda Yenni Mirsiyanto , Eko Mitrasari, Reni Mudatsir Mudatsir Mughnyanti, Mayang Muh.Fitra Mutiari Handini Ni Luh Putu Nita Yulianti Nirwana Sampara Nizar Zulfika, Dicki nofrida saswati, nofrida Nurfadillah Nurfadillah Nurta, Ardo Nuryati Nuryati Oktariani, Mutiyah Prayoga, Ari Prayuti, Yuyut Pujiputra, Anggarjuna Puncak Putri Junita Putri Nur Rahayu Putri, Deasy Soraya A. Aminartha Putri, Mega Amanda Ramandha, Levyance Ramli, Ratu Bulkis Rati Rukmana Ratna Sari Dewi Ratu Bulkis Ramli Reni Mitrasari Resha, Mochammad Romualdus Turu P.M. Djanggo Ruslan Majid, Ruslan Sampara, Nirwana Shafar, Muhammad Uliah Situmorang, Ideal Soelaiman, Tubagus Ahmad Fauzi Sri Hanifah Sri Tejowulan Sri Wahyuni Subrata, Anda Sugiarto S Sundawa, Bakti Sunubi, Wahyudin Susanto Susanto Sutinah Sutinah Suwardji T Samsul Hilal Tarigan , Rasdinanta Tarigan, Rasdinanta Tsany, Rahmat Basya Shahrys Warsini, Lusi Wayrohi Maelvidiri Winda Winda Wuni, Cici Yansah, Dovi Yanuar, Ferdian Yundi Fitrah Zulfika, Dicki Nizar