Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Analisis Perancangan Pembelajaran Dalam Pelatihan Keterampilan Pembuatan Sovenir Bagi Karang Taruna Aswan, Dedy
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 10 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11541337

Abstract

This study aims to develop a well-structured and flexible training program for Karang Taruna members interested in developing souvenir-making skills. A comprehensive survey was conducted to identify the preferences and needs of the participants. The survey results indicated that the most favored types of souvenirs are keychains, custom-designed shirts, handbags, and accessories. Practical sessions led by experts and the use of local materials were identified as the most appealing training elements for the participants. A blended learning approach, combining online and in-person training, was identified as the most suitable method to accommodate the busy schedules of the members. Additionally, a curriculum that includes entrepreneurial skills such as business planning and marketing strategies was deemed essential to equip participants with the necessary tools for business success. This study emphasizes the importance of a well-designed training program to empower Karang Taruna members, enhancing their skills, creativity, and entrepreneurship. The program is expected to contribute to the economic development and self-sufficiency of the community, creating a sustainable positive impact on the broader socio-economic landscape.
Analisis Kebutuhan Video Tutorial untuk mahasiswa pada Mata Kuliah Media Foto Aswan, Dedy
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 10 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11541221

Abstract

multimedia integration, mainly video tutorials, plays a crucial role in education. This study investigates the needs of students regarding video tutorials in the context of the Media Photography course at Universitas Negeri Makassar (UNM). An online survey involving 50 students from the Technology Education Program examined preferences for learning, challenges in understanding course materials, and expectations for video tutorials. The findings reveal that 80% of students prefer video tutorials, valuing their visual demonstrations and practical examples. Despite this preference, students need help understanding lighting concepts, complex camera settings, and photo editing techniques. They desire comprehensive, engaging, interactive video tutorials covering theoretical concepts and providing practical demonstrations. The study emphasizes the importance of aligning instructional design with student preferences and addressing specific learning challenges. Educators are encouraged to integrate tailored video tutorials into the curriculum to improve learning outcomes and student engagement
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI SISWA DI SEKOLAH DASAR Nurhayati; Abdul Haling, Dedy Aswan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34684

Abstract

This study was conducted by researchers referring to initial observations where researchers found the fact that the teaching module used was not in accordance with the guidelines for implementing the independent curriculum, where data that was designed visually still required data in the form of clear images or illustrations and materials that were not yet appropriate, especially in sociology subjects. This study aims to (1) determine the level of development needs, (2) design sociology subject teaching modules, (3) determine the level of validation of teaching modules, (4) determine the level of practicality of teaching modules. This study uses an R&D approach with the ADDIE development model (analysis, design, development, implementation, evaluation). Data collection techniques use questionnaires and documentation. This study was conducted at SMA Negeri 3 Luwu Timur with a total of 30 students and 1 sociology subject teacher as research subjects. The results of this study indicate that the needs analysis is at the level of need, needed because the previous teaching devices were not optimal, which were dominated by printed books, so that interactive teaching modules were needed and contained reading materials, videos and evaluation instruments. Then in the design of the teaching module developed using software such as Microsoft Word, Canva, Capcut and hardware using a printer. The level of product validity based on the alpha test of learning media experts is in a very valid qualification, then the material/content experts are in a very valid qualification so that it can be tested in the field. The level of product practicality is in a very practical qualification and the teacher's response results are in a very practical qualification. Based on the results of research and development, this teaching module is able to increase student involvement and understanding in accordance with the principles of the independent curriculum and can be an innovative alternative in supporting the learning process.
Pelatihan Pembuatan Portofolio Dengan AI Prodi Pendidikan Seni Rupa Dan Desain Komunikasi Visual Bagi Pelajar SMA Sidrap Erlangga Makawi, Faizal; Djirong, Agussalim; Aswar, Aswar; Cahyadi, Dian; Aswan, Dedy
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 02 (2024): Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 01 Nomor 02 (Mei 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v1i02.82

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk membantu para calon mahasiswa yang akan mendaftar pada perguruan tinggi di Fakultas Seni dan Desain, khususnya pada Program Studi Desian Komunikasi Visual dan Pendidikan Seni Rupa dalam membuat portofolio mereka. Hal ini dikarenakan banyaknya ditemukan kendala pada calon mahasiswa baru yang kesulitan dalam membuat portofolio mereka. Pengabdian ini hadir memberikan praktek langsung pada beberapa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan SMK di Sidenreng Rappang (Sidrap) yang menjadi kandidat calon mahasiswa baru di FSD UNM. Pengabdian ini menghadirkan contoh yang lebih detail disertai dengan video dan gambar gambar yang mempermudah proses pembuatan portofolio. Adapun target yang menjadi sasaran dalam pelatihan ini adalah para siswa-siswa atau calon mahasiswa baru yang berpotensi untuk melanjutkan pendidikan di Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar. Metode pelatihan ini adalah menggunakan pendekatan teori dan praktik dengan tahapan pertama yakni tutorial, pelatihan dan umpan balik. Hasil penelitian menunjukan (1) minat calon mahasiswa di Sidrap cukup tinggi untuk melanjutkan perkuliahan di FSD UNM; (2) portfolio dari peserta didik memerlukan pelatihan yang lebih baik lagi; (3) kegiatan pelatihan ini hendaknya bersifat berkelanjutan.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU SMA NEGERI 1 PAMBOANG Pattaufi, Pattaufi; Aswan, Dedy; jamalong, Ahmad; Baids, Fajrin
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 02 (2024): Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 01 Nomor 02 (Mei 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v1i02.93

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat di SMA 1 Pamboang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menerapkan penelitian tindakan kelas (PTK) melalui pelatihan dan materi konsep PTK. Metode PTK, yang melibatkan guru dalam penelitian untuk memperbaiki pembelajaran melalui refleksi dan evaluasi berkelanjutan, menjadi fokus kegiatan ini. Para guru menerima pelatihan tentang pengertian PTK, langkah-langkah PTK, identifikasi masalah, tujuan penelitian, pengumpulan dan analisis data, perbaikan pembelajaran, tindakan berkelanjutan, serta presentasi hasil penelitian.Setelah pelatihan, para guru melakukan penelitian tindakan kelas di kelas masing-masing sesuai dengan konsep PTK yang telah dipelajari. Data hasil penelitian dianalisis untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Hasil penelitian tindakan kelas yang telah diperbaiki kemudian dipublikasikan melalui laporan yang mudah dipahami dan disosialisasikan kepada masyarakat pendidikan. Melalui pendekatan ini, diharapkan kualitas pembelajaran di SMA 1 Pamboang dapat meningkat, menghasilkan peningkatan prestasi belajar siswa, dan memberikan dampak positif pada lingkungan sekolah dan masyarakat.
PKM Pelatihan Pembuatan Modul Berbasis Project Based Learning di Kabupaten Gowa Febriati, Farida; Pattaufi, Pattaufi; Sinaga, Andromeda Valentino; Aswan, Dedy; Syah, Maenuddin Bustanil
DEDIKASI Vol 27, No 2 (2025): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v27i2.78524

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru MIN 2 Gowa dalam merancang dan mengimplementasikan modul pembelajaran berbasis Project Based Learning (PjBL). Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih terbatasnya pemahaman guru mengenai konsep PjBL, minimnya keterampilan dalam penyusunan modul, serta rendahnya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Program dilaksanakan melalui tahap sosialisasi, pelatihan intensif, pendampingan, serta praktik penyusunan modul. Aplikasi Canva dipilih sebagai media utama karena kemudahan akses, fleksibilitas fitur, serta kemampuannya dalam mendukung kreativitas guru. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep PjBL, keterampilan dalam menyusun modul yang kontekstual, serta respon positif dari guru terhadap pemanfaatan Canva sebagai sarana inovatif dalam pengembangan bahan ajar. Dengan demikian, pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas profesional guru sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Gowa.Kata kunci: Modul Pembelajaran, Pelatihan Guru, Project Based Learning
Membangun Kesadaran Etika Digital melalui Pelatihan ‘Bijak dan Cerdas Menggunakan AI’ di Kalangan Mahasiswa Teknologi Pendidikan FIP UNM Syah, Maenuddin Bustanil; Sella Mawarni; Aswan, Dedy; Nur Eva Yanti; Nuraini Yusuf
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.387

Abstract

Pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah memunculkan tantangan etis baru dalam lingkungan akademik, khususnya di kalangan mahasiswa Teknologi Pendidikan yang cenderung memanfaatkan AI tanpa mempertimbangkan aspek keaslian dan tanggung jawab ilmiah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan etis mahasiswa dalam menggunakan AI secara bijak melalui pelatihan bertema “Bijak dan Cerdas Menggunakan AI.” Pelatihan dilaksanakan secara luring dengan pendekatan partisipatif dan reflektif, melibatkan 111 mahasiswa sebagai peserta. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, diskusi, praktik terbimbing, serta refleksi etis terhadap penggunaan AI dalam pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat keberhasilan pelatihan yang tinggi, dengan rata-rata capaian peserta sebesar 86%, di mana indikator tertinggi adalah pemahaman etika digital (100%) dan kesadaran terhadap keaslian karya akademik (95%). Sementara itu, aspek pemahaman risiko penyalahgunaan AI (65%) dan perumusan panduan etika pribadi (70%) masih memerlukan penguatan lanjutan. Kegiatan ini berimplikasi pada perlunya pengembangan kurikulum literasi AI yang menyeimbangkan keterampilan teknis dengan nilai etika dan pedagogis, guna membentuk ekosistem akademik yang berintegritas, reflektif, dan humanistik di era kecerdasan buatan.
Pelatihan Desain Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva bagi Mahasiswa Perguruan Tinggi di Sulawesi Selatan Syah, Maenuddin Bustanil; Aswan, Dedy; Baids, Fajrin; Ibrahim, Nur Wahyuningsih
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut mahasiswa, khususnya calon pendidik, untuk memiliki kompetensi dalam merancang media pembelajaran yang interaktif dan inovatif. Namun, sebagian besar mahasiswa perguruan tinggi di Sulawesi Selatan masih memiliki keterbatasan dalam keterampilan desain digital, sehingga pembelajaran cenderung menggunakan media konvensional yang kurang menarik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital dan kreativitas mahasiswa melalui Pelatihan Desain Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi reflektif yang diikuti oleh 26 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang sangat tinggi dengan capaian antara 82% hingga 95%, di mana aspek peningkatan pengetahuan dan kualitas narasumber memperoleh skor tertinggi sebesar 95%. Selain itu, peserta mampu menghasilkan media pembelajaran yang interaktif, komunikatif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Implikasi kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis Canva dapat menjadi model pemberdayaan literasi digital mahasiswa dan berkontribusi terhadap penguatan kompetensi teknologi pendidikan di perguruan tinggi, serta mendukung implementasi Tridharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian berbasis peningkatan kapasitas mahasiswa.
Miskonsepsi Guru PAUD terhadap Computational Thinking: Studi Eksploratif Antara Pengajaran Coding dan Logika Berpikir Aswan, Dedy
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Computational Thinking (CT) telah menjadi kompetensi esensial dalam pendidikan abad ke-21, termasuk pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Namun, implementasinya sering terhambat oleh miskonsepsi guru mengenai batasan konseptual antara aktivitas coding dan pengembangan logika berpikir. Penelitian ini bertujuan memetakan tingkat pemahaman dan miskonsepsi guru PAUD terhadap CT menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen Two-Tier Diagnostic Test. Sebanyak 50 guru PAUD di Kota Makassar berpartisipasi sebagai responden. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa miskonsepsi menjadi kategori dominan (55%), disusul pemahaman ilmiah (35%) dan ketidaktahuan konsep (20%). Pada empat domain kunci CT—Definisi CT, Implementasi CT, Algoritma, dan Dekomposisi—terdapat kesenjangan signifikan antara jawaban benar Tier 1 dan alasan benar Tier 2. Temuan mengindikasikan bias digitalisasi yang kuat, di mana guru memaknai CT sebagai aktivitas berbasis teknologi alih-alih proses berpikir kognitif. Pola ini mengonfirmasi bahwa pemahaman guru masih bersifat surface knowledge dan dipengaruhi oleh pengalaman pelatihan yang bersifat teknis. Penelitian ini menegaskan perlunya rekonseptualisasi CT bagi guru PAUD serta pengembangan pelatihan berbasis pendekatan unplugged untuk mengatasi miskonsepsi yang bersifat sistemik.
Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran: Pendekatan Komik Edukasi untuk Pengenalan Mitigasi Bencana pada Anak Usia Dini Aswan, Dedy
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan pedagogis, hambatan instruksional, serta spesifikasi media komik edukasi yang relevan untuk pembelajaran mitigasi bencana pada anak usia dini di Kota Makassar. Menggunakan desain Mixed Methods dengan strategi Exploratory Sequential, penelitian ini menggabungkan data dari angket, wawancara mendalam, FGD, dan observasi partisipatif pada guru PAUD, kepala sekolah, serta ahli kebencanaan BPBD. Temuan menunjukkan adanya implementation gap antara tingginya kesadaran guru terhadap urgensi mitigasi bencana dan rendahnya frekuensi implementasi pembelajaran di kelas. Hambatan utama bersifat pedagogis dan teknis, terutama kesulitan dalam memvisualisasikan konsep abstrak “bencana” bagi anak pra-operasional. Hasil analisis menegaskan perlunya media kontekstual yang merepresentasikan lingkungan lokal Makassar—seperti lorong sempit, rumah berdempetan, banjir teras, dan angin kencang di kawasan pesisir—agar anak dapat membangun mental mapping yang tepat terhadap risiko bencana. Guru menunjukkan preferensi kuat terhadap format Big Book, ilustrasi semi-realis berwarna cerah, serta integrasi QR Code sebagai fitur multisensori. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media komik edukasi berbasis konteks lokal berpotensi meningkatkan pemahaman, retensi memori, dan kesiapsiagaan anak, serta menawarkan kerangka pengembangan media yang dapat direplikasi di wilayah rawan bencana lainnya.