Claim Missing Document
Check
Articles

Construction of Simple Bathing, Washing, and Toilet Facilities for Sanitation and Environmental Conservation in Polaman Sub-Village, Kalirejo Village, Lawang District, Malang Regency Suhartanto, Ery; Bisri, Mohammad; Andawayanti, Ussy; Wahyuni, Sri; Chandrasasi, Dian; Marsudi, Suwanto; Rubiantoro, Prasetyo
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tekad.2026.05.1.4

Abstract

Limited access to adequate bathing, washing, and toilet facilities (MCK) remains a significant problem for residents of RT-03/RW-10, Polaman Sub-Village, Kalirejo Village, Lawang District, Malang Regency, so that some residents still use the river to meet their basic sanitation needs, potentially reducing their health and environmental quality. This Community Service Activity aims to provide simple WASH facilities that meet sanitation standards while promoting behavioral changes toward clean and healthy living through community participation. The implementation methods included an initial survey and interviews to identify the socio-cultural and environmental conditions, discussions to develop solutions with the RT administrators and residents, socialization with the PKK women's group, the construction of the MCK through the self-help efforts of students, donors, and the community during July-October 2025, and an evaluation in November 2025 through field observations, interviews, and documentation. The results of the activity include the construction of a simple, functional, and easy-to-operate toilet two units with a layout that meets comfort standards and better manages wastewater flow; increased community understanding of the importance of sanitation and environmental conservation; and a stronger spirit of cooperation in maintaining shared facilities. Overall, this program was deemed effective by residents and neighborhood association administrators in improving access to basic sanitation, reducing dependence on rivers as a means of sanitation, and supporting the creation of a cleaner, healthier, and more sustainable residential environment, while also providing a model for simple sanitation facilities that can be replicated in similar areas.
Kesesuaian Kualitas Air Tanah Irigasi dengan Komoditas Tanaman Pertanian pada Kabupaten Jombang Amalia Aprilliani Saiful; Hari Siswoyo; Ussy Andawayanti
Exact Papers in Compilation (EPiC) Vol. 8 No. 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/epic.v8i3.1719

Abstract

Petani pengguna air tanah menanggung tingginya biaya operasional untuk mendapatkan air irigasi, sehingga diperlukan upaya peningkatkan keterjangkauan biaya melalui peningkatan pendapatan petani dari kesesuaian komoditas tanaman pertanian yang dibudidayakan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan nilai indeks kualitas air tanah, identifikasi karakteristik kimia air sebagai sumber irigasi, dan rekomendasi komoditas tanaman pertanian yang sesuai untuk dibudidayakan pada lahan pertanian. Penilaian kualitas air tanah menggunakan metode Irrigation Water Quality Index dan penentuan karakteristik kimia air tanah melalui metode Diagram Trilinier Piper. Penyesuaian jenis tanaman pertanian terhadap kualitas air dilakukan dengan menerapkan klasifikasi toleransi relatif tanaman terhadap garam dengan mempertimbangkan tanaman bernilai ekonomi tinggi serta tanaman yang umum dibudidayakan di lokasi penelitian. Berdasarkan hasil analisis, menunjukkan bahwa nilai indeks kualitas air tanah untuk kebutuhan irigasi berada pada kisaran 77,36 hingga 80,03 yang termasuk dalam kategori pembatasan penggunaan air rendah. Sedangkan, untuk analisis karakteristik kimia air menunjukkan dominasi magnesium bikarbonat, dengan air tanah yang mengandung alkali tanah dan asam lemah. Kesesuaian jenis tanaman pertanian dengan kualitas air tanah menunjukkan bahwa jenis tanaman yang tergolong cukup sensitif hingga cukup toleran terhadap garam seperti kacang tanah, jagung, semangka, melon, cabai, terong, mentimun, dan kedelai edamame dapat direkomendasikan untuk dibudidayakan.
Flood Risk and Economic Loss Assessment in the Lower Citarum Basin Using InaSAFE Rahmah Dara Lufira; Suwanto Marsudi; Ussy Andawayanti; Ery Suhartanto; M. Amar Sajali; Rizki Ramadhani Pratama
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 23, No 2 (2026): July 2026
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v23i2.716-738

Abstract

The hydrometeorological hazard of flooding in the Lower Citarum River Basin constantly affects agricultural sustainability, infrastructure, settlements, and regional economic activities. This study used InaSAFE to model human exposure and economic losses due to flooding under a 50-year return-period scenario. Flood depths were classified as >1.5 m (high), 0.76–1.5 m (medium), and ≤0.76 m (low) and then overlaid with spatial layers of population, land cover, roads, and buildings. The results revealed 1,739,195 exposed individuals, with 1,067,442 requiring evacuation support from medium-to high-depth classes. The different types of land cover exposed to floods cover 126,413 ha, mainly agricultural areas. The minimum humanitarian relief needs are US$ 88.00 million. The losses from buildings and public facilities totaled USD 616.51 million, and for road infrastructure, they amounted to USD 1.23 million, providing a subtotal of primary direct losses of USD 894.67 million. Additional proxy-based elements raised the stretched notional economic-loss estimate to USD 2.64 billion. These results offer a baseline for additional studies on flood-risk reduction and future scenario-based analyses of possible mitigation alternatives; they are not an explicit evaluation of the hydraulic or economic effectiveness of the Cijurey Dam.
Bahasa Inggris Bahasa Inggris Shevananda Arifianto; Ussy Andawayanti; Sumiadi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 6 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i6.15149

Abstract

Urban flooding is influenced by land use change, rainfall characteristics, river conveyance capacity, and downstream tidal conditions. This study evaluates the effect of land use conditions on hydrological response, flood inundation, and structural flood control performance using hydrological analysis and HEC-RAS modeling. The 2025 observed land use condition was classified using Landsat 9 imagery and supervised classification, while the 2031 scenario was based on the Semarang City Spatial Plan 2011–2031. The classification produced an overall accuracy of 85.42% with a Kappa coefficient of 0.83. The runoff coefficient increased from 0.41 in 2025 to 0.46 in 2031. The Nakayasu Synthetic Unit Hydrograph method estimated that the 25-year design flood discharge increased from 111.52 m³/s to 139.09 m³/s. HEC-RAS 1D/2D coupled unsteady flow simulation under the HWL condition showed that inundation increased from 12.21 ha to 17.24 ha. River normalization and levee construction improved channel conveyance capacity and reduced overflow potential in critical segments. These results indicate that integrating land use control and structural flood mitigation can support sustainable urban flood management.
Analisis Laju Erosi dan Sedimen Berbasis ArcSWAT serta Perencanaan Check Dam di DAS Petung Kabupaten Pasuruan Izzuddin, Moh; Andawayanti, Ussy; Suhartanto, Ery
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.2.76

Abstract

Peningkatan laju erosi dan sedimen pada Daerah Aliran Sungai (DAS) menjadi permasalahan penting yang berdampak pada penurunan kapasitas sungai serta meningkatnya risiko banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju erosi dan sedimen serta menentukan Indeks Bahaya Erosi (IBE) sebagai dasar perencanaan bangunan pengendali sedimen (Check dam) di DAS Petung. Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi, pemodelan ArcSWAT, serta analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju erosi meningkat dari 38.06 ton/ha/tahun (2009) menjadi 57.79 ton/ha/tahun (2024) dengan perubahan sedimen yang signifikan. Hasil kalibrasi model menunjukkan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0.951 dan nilai NSE sebesar 0.525 yang tergolong memenuhi. Analisis IBE menunjukkan dominasi kategori tinggi hingga sangat tinggi sehingga diperlukan prioritas penanganan konservasi. Perencanaan Check Dam menghasilkan volume tampungan berkisar antara 13950.26 m³ hingga 24423.35 m³ dan usia manfaat bangunan berkisar antara 1.02 tahun hingga 2.51 tahun, dengan total rencana anggaran biaya sebesar Rp. 33,447,358,000 Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pendekatan terintegrasi antara pemodelan hidrologi, analisis spasial, dan perencanaan teknis dalam pengelolaan DAS secara berkelanjutan.
Analisis Laju Erosi dan Sedimen Menggunakan ArcSWAT pada DAS Gending Kabupaten Probolinggo Rahmadanti, Khalisa; Suhartanto, Ery; Andawayanti, Ussy
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) adalah kawasan daratan yang berfungsi sebagai  penampung sekaligus pengalir air hujan menuju jaringan sungai utama. Pengelolaan DAS yang  tidak optimal dapat meningkatkan erosi dan sedimen sehingga diperlukan upaya pengelolaan  yang berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis besarnya laju erosi dan sedimen pada DAS Gending. Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi, pemodelan  menggunakan ArcSWAT yang dikalibrasi dengan data Automatic Water Level Recorder (AWLR), serta kajian spasial yang memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG).  Hasil menunjukkan laju erosi di wilayah penelitian mengalami peningkatan dari 30,651  ton/ha/tahun pada tahun 2018 menjadi 38,127 ton/ha/tahun pada tahun 2021 dan tetap tinggi  sebesar 37,494 ton/ha/tahun pada tahun 2024. Laju sedimen juga mengalami peningkatan  hingga mencapai 29,222 ton/ha/tahun dengan volume sedimen sebesar 4171,449 m³. Nilai  Indeks Bahaya Erosi (IBE) didominasi oleh kategori sedang hingga tinggi, terutama pada Sub DAS 4 dan 5
Model Prototipe Alih Ragam Hujan Ke Debit Menggunakan Data Satelit TRMM Dan Jaringan Syaraf Tiruan Ery Suhartanto; Ussy Andawayanti; Rahmah Dara Lufira; Azhar Adi Darmawan; Angelina Satya Putri
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 1 (2025): Volume 15 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i1.1219

Abstract

Abstrak Ketersediaan dan akurasi data hujan maupun debit menjadi masalah umum di setiap DAS termasuk Sub DAS Lesti. Penelitian ini fokus pada kalibrasi dan validasi data satelit TRMM terhadap pos hujan lapangan. selain itu, bertujuan untuk mengembangkan model prototipe alih ragam hujan ke debit menggunakan JST. Pemodelan ini memanfaatkan data masukan hidrologi, termasuk data satelit TRMM, hari hujan, evaporasi, dan penggunaan lahan, serta data target debit dari Sub DAS Lesti. Hasil kalibrasi dan validasi data satelit TRMM menghasilkan nilai NSE sebesar 0,97 (sangat baik) dan koefisien korelasi (R) sebesar 1,00 (sangat kuat). Selain itu, hasil pemodelan diperoleh kalibrasi terbaik model prototipe yang mengkonversi data hujan menjadi debit menggunakan JST dengan fungsi transfer logsig, menghasilkan nilai koefisien korelasi R = 0,98897 (sangat kuat) dengan skema arsitektur jaringan 8-2-10-1 (terdiri dari delapan lapisan masukan, dua lapisan tersembunyi, sepuluh neuron, satu lapisan keluaran) pada 3000 epochs. Kata kunci: Hujan, Debit, TRMM, Jaringan Syaraf Tiruan  Abstract The availability and accuracy of rain and discharge data is a common problem in every watershed, including the Lesti sub-watershed. This research focuses on the calibration and validation of TRMM satellite data on field rain posts. Apart from that, it aims to develop a prototype model for transferring rainfall variations to discharge using ANN. This modeling utilizes hydrological input data, including TRMM satellite data, rainy days, evaporation, and land use, as well as discharge target data from the Lesti Sub-watershed. The results of calibration and validation of TRMM satellite data produced an NSE value of 0.97 (very good) and a correlation coefficient (R) of 1.00 (very strong). In addition, the modeling results obtained the best calibration of the prototype model which converts rain data into discharge using ANN with the logsig transfer function, producing a correlation coefficient value of R = 0.98897 (very strong) with an 8-2-10-1 network architecture scheme (consisting of eight input layers, two hidden layers, ten neurons, one output layer) at 3000 epochs. Keywords:  Rainfall, Discharge, TRMM, Artificial Neural Network
Perencanaan Check Dam Berdasarkan Pendugaan Erosi danSedimen di DAS Pancarglagas Menggunakan Model ArcSWAT Rahmatika, Naila Nisa'; Andawayanti, Ussy; Suhartanto, Ery
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DAS Pancarglagas merupakan DAS yang setiap tahunnya mengalami banjir sehingga menimbulkan banyak kerusakan akibat alih fungsi lahan dan didominasi lereng sangat curam, yang meningkatkan limpasan permukaan saat hujan. Penelitian ini bertujuan mengetahui laju erosi dan sedimen berdasarkan pemodelan ArcSWAT sehingga dapat direncanakan lokasi dan dimensi yang tepat untuk usaha konservasi mekanis berupa check dam hingga RAB. Hasil menunjukkan bahwa pada tahun 2024, laju erosi dan sedimen masing-masing sebesar 90,57 ton/ha/tahun dan 27,34 ton/ha/tahun, didominasi kategori Indeks Bahaya Erosi sangat tinggi sebesar 61% dari total luas DAS Pancarglagas, sedangkan sisanya termasuk kategori sedang dan tinggi.Karena erosi yang terjadi melebihi laju yang diperbolehkan di Indonesia, dilakukan usaha konservasi mekanis berupa perencanaan enam check dam dengan volume tampungan terbesar 20.278,77 m³ dan terkecil 4.231,43 m³. Perhitungan dimensi check dam meliputi bendung utama, kolam olak, dan sub-bendung dengan jumlah anggaran pembangunan sebesar Rp22.701.423.330,00.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad Marzuqi, Achmad Adelia Riska Pratama Agasi, Angga alif, chalid jul Aliyah, Firda Samaniyatul Amalia Aprilliani Saiful Andre Primantyo Hendrawan Andriantari, Nur Fadhlillah Angelina Satya Putri Anggara Wiyono Wit Saputra Anis, Mizun Bariroh Arief, Amalia Mardhatillah Arif Rahmad Darmawan Aulia Zahira, Nabila Azhar Adi Darmawan Azhar Adi Darmawan Azzahra, Arrum Bagaskoro, Qistan Maraghi Beselly Putra, Sebrian Mirdeklis Cahyani Ainin Dewanti, Wahyuning Dian Chandrasasi Dian Sisinggih Dian Sisinggih Dini Rosvita Tri A. Donny Harisuseno Edison Hukom Elang Timur M. Patih Ragananda Emma Yuliani Endang Purwati RN Erryanto, Sandi Ery Suhartanto Ery Suhartanto Ery Suhartanto Ery Suhartanto evanur Hendrasari, evanur Evi Nur Cahya Fajri, Novansyah Fitriani, Deshinta Fitriyasari, Ammy Furqani, Fahma Handoko, Shubhananda Aulia hari siswoyo Hariyanto, Andri Kwin Haromain, Safira Anisah Harya Muldianto Hidayah, Mita Nur I Gusti Ngurah Antariza I Wayan Yasa, I Wayan Imani, Reyhan Satya Irenne Ismayanti Romadona Izzuddin, Moh Jadfan Sidqi Fidari Khoiri, Ahmad Hirson Kusumabrata, Luffi Lailatul Mukarromah, Lailatul Laksono Trisnantoro Lenny Febriana Ideawati, Lenny Febriana Lily Montarcih Limantara Linda Prasetyorini Luh Natasya Karini Putri Lukman Hakim M. Amar Sajali M. Bisri M. Janu Ismoyo Maharani, Fiadita Maharani, Yasinta Surya Marsudi, Marsudi Moch Rizky Moh. Sholichin Mohammad Bisri Mohammad Bisri Muhammad Adhitya Aldi Mustafa Mukti Hidayat nama, arnoldus Napitupulu, Ruth Erditha Nashrullah, Imam Nurrohma Amalia, Nadhea Paksi, R. Susenatama Jatayu Pancaputri, Widyaiswara Parmawati, Rita Pitojo Tri Juwono Pradany, Ahmad Dwiki Pramesi, Gading Komala Pratama, Rizki Ramadhani Pratiwi, Mitha Aprilia Pulasari, Luh Ayu Putri Wedayanti Putra, Farhan Akbar Darma Putra, Muhhammad Alfyan Rachmana Putra, Rizky Almarendra Wirawan Putri, Angelina Satya Qomariyatus Sholihah Qomarul Huda Rachmanto, Fariz Bayu Rahmadanti, Khalisa Rahmah Dara Lufira Rahmatika, Naila Nisa' Ramadhani, Tresna Asih Utami Ramadhania, Salsabila ramdhani, fitroh Resmani, Eva Respatiningrum, Amalia Wara Rispiningtati Rispiningtati Rita Parmawati Riyanto Haribowo Rizki Ramadani Pratama Rizki Ramadhani Rizki Ramadhani Pratama Rizki Tri Utami Rizki Tri Utami Rochman, Hafid Nuri Rubiantoro, Prasetyo Runi Asmaranto Runi Asmaranto Santi Sari Sapto Dwi Hari Oktavianto Saputra, Candra Tri Sariyanti, Ni Komang Yuli Satria, Bagus Harjo Secilia, Melinda Priskila Sekar Padma Lestari Shabrina, Salsabila Shevananda Arifianto Sholichin, M. Sholichin, Moch. Sofriansyah, Rafi Satria Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sudiarti, Sri Utami Suhardjono Suhardjono Suhartanto , Ery Sultonulazkar, Aulia Sumiadi Sumiadi Sumiadi, Sumiadi Suwanto Marsudi Tri Budi Prayogo, Tri Budi Tsuyoshi Imai, Tsuyoshi Tuhepaly, Firman Syarif Tyas Daru, Tyas Utami, Rizki Tri Very Dermawan Very Dermawan Widandi Soetopo Yudianto, Engelbertus Fajar Zalma, Nasywah Miftahul