Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI EKSPERIMENTAL KUAT TEKAN BEBAS TANAH LEMPUNG YANG DISTABILISASI DENGAN SEMEN DAN SERAT FIBER Suyadi Suyadi; Dewi Sriastuti Nababan; Yulius Kamisi Sulo
MUSTEK Vol 5 No 3 (2016): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v5i3.627

Abstract

Sifat-sifat fisik tanah lempung yaitu memiliki sifat kembang susut yang tinggi sehingga memerlukan perlakuan yang baik untuk meningkatkan kemampuan daya dukung tanah dan stabilitasnya. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melakukan stabilisasi tanah menggunakan bahan tambah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dan peningkatan kuat tekan bebas tanah dasar pada tanah lempung tanpa perkuatan serta tanah yang telah distabilisasi menggunakan semen dan serat fiber. Sampel tanah yang digunakan pada pengujian diambil dari ruas jalan Kuda Mati-Tujuh wali-wali, lalu dilakukan pengujian karakteristik tanah dasar dan pengujian kuat tekan bebas, dengan menggunakan metode SNI 03-6887-2002. Persentase penambahan semen, semen dan serat fiber sebesar  5%, 10%, dan 15%. Adapun penambahan serat fiber dalam campuran semen dan serat fiber sebesar 1% dari berat semen yang digunakan dari tiap variasi. Nilai kuat tekan bebas yang diperoleh dengan penambahan semen sebesar 4,45 kg/cm², 7,8 kg/cm², dan 13,4 kg/cm².Nilai kuat tekan bebas yang diperoleh dengan penambahan semen dan serat fiber sebesar 4,02 kg/cm², 7,17 kg/cm², dan 10,09 kg/cm². Tanah lempung yang distabilisasi dengan semen dan serat fiber dapat mempengaruhi nilai kuat tekan bebas secara signifikan. Kenaikan paling signifikan terjadi pada campuran 15% semen sebesar 764,52%, dan campuran 15% semen dan serat fiber sebesar 550,97% dari nilai kuat tekan bebas tanah asli. Semen yang ditambahkan dapat mempengaruhi sifat tanah menjadi getas, dengan adanya penambahan serat fiber dapat mengubah pola keruntuhan yang terjadi, serat fiber  mampu bekerja sebagai tulangan mikro pada tanah, yang dapat dan mereduksikeruntuhan pada tanah yang getas.
PENGUJIAN KUAT GESER TANAH LEMPUNG DENGAN BAHAN STABILISASI SEMEN DAN FIBER Suyadi Suyadi; Jeni Paresa; Alsedo Alsedo
MUSTEK Vol 7 No 2 (2018): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v7i2.915

Abstract

Tanah merupakan bagian penting dalam mendukung suatu pondasi dan konstruksi ataupun jalan raya yang berdiri di atasnya. Untuk kondisi tanah di daerah Kabupaten Merauke, khususnya wilayah jalan kuda mati yang menjadi salah satu jalan penghubung Kota Merauke dan daerah sekitarnya mempunyai kondisi fisik tanah kurang baik yaitu tanah lempung, karena itu akan dicoba dilakukan stabilisasi untuk meningkatkan daya dukung tanahnya. Stabilisasi tanah yang dilakukan menggunakan semen dan fiber, dengan presentase semen sebesar 5%, 7,5%, 10%, dan untuk setiap presentase fiber yang digunakan adalah 1% untuk setiap campuran semen. Hasil nilai pengujian kuat geser pada kondisi tanah asli sebesar 0,126 Kg/cm2. Pada campuran tanah asli 95% dan 5% semen, tanah asli 92,5% dan 7,5% semen, tanah asli 90% dan 10% semen, diperoleh nilai kuat geser sebesar 2,105 Kg/cm2, 3,157 Kg/cm2, 4,736 Kg/cm2 dengan masing-masing peningkatan 16,7 %, 25%, 37,5%. Pada campuran tanah, semen dan fiber dengan campuran seperti pengujian tanah asli dan semen namun di tambahkan 1% fiber diperoleh nilai kuat geser sebesar 2,263 Kg/cm2, 3,684 Kg/cm2, 5,263 Kg/cm2, dengan masing-masing peningkatan 17,9%, 29,2%, 41,7%. Kata kunci : Kuat geser, stabilisasi, semen, fiber
STUDI KUAT TEKAN MORTAR DENGAN MENGGUNAKAN PASIR LOKAL MERAUKE DAN BAHAN TAMBAH ADMIXTURE BETON MIX Suyadi Suyadi; Budi Doloksaribu; Miranda Massy
MUSTEK Vol 7 No 1 (2018): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v7i1.1501

Abstract

Ketersedian material beton di Merauke cukup sulit sehingga harus didatangkan dari luar Merauke yang mengakibatkan harganya menjadi mahal. Untuk mengatasi hal tersebut dilakukan pengujian dengan menggunakan material lokal yang dicampurkan dengan bahan tambah admixture beton mix berguna untuk meningkatkan kekuatan beton dan untuk workability. Penelitian dilakukan dengan menggunakan mortar dan bertujuan untuk mengetahui seberapa besar perbandingan kekuatan kuat tekan mortar normal dengan mortar yang menggunakan bahan tambah beton mix. Pengujian mortar normal dan mortar dengan presentasi bahan tambah kimia beton mix menggunakan presentasi 1%; 1,5%; 2% dengan metode eksperimental yang dilakukan menggunakan perbandingan campuran mortar 1 semen : 1,5 pasir. Agregat halus (pasir) lokal yang digunakan berasal dari kampung Kumaaf Distrik Ulilin. Berdasarkan analisa perhitungan hasil pengujian kuat tekan mortar normal pada umur 28 hari sebesar fc‘= 13,21 MPa. Hasil uji kuat tekan mortar (fc‘) penggunaan bahan tambah Admixture beton mix pada umur 28 hari dengan presentasi 1%; 1,5%; 2% diperoleh nilai masing-masing sebesar 22,27 MPa, 26,04 MPa, 26,80 MPa dengan peningkatan kuat tekan masing-masing sebesar 40,69%; 14,48% dan 2,84%. Kenaikan signifikan terjadi pada penambahan bahan tambah beton mix 1% dimana pada umur mortar dengan penambahan beton mix 14 hari melebihi kuat tekan mortar normal dengan umur 28 hari. Kata kunci: Admixture Beton Mix, Mortar, Kuat Tekan.
Penerapan Teori Belajar Behavioristik Skinner Dalam Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an murniyati murniyati; Suyadi Suyadi
Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Vol 11 No 2 (2021): Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman
Publisher : Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/ulumuddin.v11i2.895

Abstract

Behavioristic learning theory from B.F Skinner is the theory of learning which discusses the process of changing behavior. This behavior change is mentioned as a form of learning outcomes through a process of strengthening a new behavior which is also called operant conditioning. The purpose of this research is to find out how the application of Skinner's theory in Alam Nurul Islam IT Elementary School and the impact of the application of B.F Skinner’s behavioristic theory on learning to read and write Al-Qur'an. The writer uses descriptive qualitative method in conducting the research in order to explain the application of B.F Skinner's behavioristic theory. Through this research, the researchers tries to reveal the efforts of giving stimulus and repetition which is made by the teacher to the material being taught as well as the principles of Skinner which are applied in BTAQ learning. The result of this research shows that the application of B.F Skinner's behavioristic theory has resulted in a better change in student behavior in the form of increasing motivation, discipline, istiqomah behavior, and quality of memory.
POLA PELAYANAN LEMBAGA PAUD INKLUSI BERBASIS ISLAM DAN PSIKOLOGI PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) USIA 2-6 TAHUN Ika Siti Rukmana; Suyadi Suyadi
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2020): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunas cendekia.v3i2.1531

Abstract

Abstrak: Terdapat sekitar 1,6 juta anak Indonesia yang berkebutuhan khusus sehingga perlu adanya pola dalam memberi pelayanan yang layak pada mereka. Salah satu usaha yang dilakukan adalah memberi pelayanan untuk ABK dengan memberi pelayanan pada ABK di lembaga pendidikan, pendidikan inklusi merupakan salah satu pilihan di antara lainnya. Pendidikan inklusi menjadi solusi bagi ABK agar bisa belajar bersama dengan teman-temannya yang normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pelayanan yang diberikan oleh PAUD Inklusi terhadap ABK berusia 2-6 tahun di Sekolah Inklusi Islam Pelangi Anak Negeri Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.Teknik mengumpulkan data menggunakan hasil data dari mengobservasi, mewawancarai, dan mendokumentasi. Hasil penelitian ini meliputi Sekolah Inklusi Islam Negeri Pelangi Anak Negeri Yogyakarta memberi beberapa pelayanan untuk ABK, diantaranya: (1) Pihak sekolah mendatangkan dokter spesialis anak, terapis, dan psikolog anak, (2) menyediakan tes sidik jari dan golongan darah, (3) menggunakan metode Pull Out dan Cluster, (4) memyediakan terapi wicara, okupasi, sensori integrasi, dan perilaku, (5) menyediakan healthy food and drink, (6) membiasakan wudlu dan shalat berjama’ah, (7) mengajarkan bahasa Arab-Inggris, lagu Islami, dan do’a,(8) menyediakan ekstrakulikuler melukis, (9) mengajarkan membaca Iqro dengan metode Ummi. (10) mengajarkan doa-doa, dan (11) menyediakan audio tartil Al Qur’an.  Kata Kunci: Pelayanan, PAUD Inklusi, Anak Berkebutuhan Khusus, Islam dan Psikologi
MENENTUKAN SUDUT PUNCAK MATA BOR PADA PROSES DRILLING MODEL STRUT PROPELLER Muhammad Guruh; Suyadi Suyadi
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 7 No. 2 (2013)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v7i2.3204

Abstract

Dalam menentukan sudut puncak  mata bor dituntut keseragaman sisi-sisi potong dan besarnya sudut yang dibentuk pada ujung mata bor yang sesuai  dengan sudut-sudut  mata bor.  Pembentukan mata bor, pada sudut puncak mata bor yaitu untuk mendapatkan ketajaman mata potong. Dari dasar tersebut maka, sudut-sudut mata bor  berguna untuk menentukan sudut yang sesuai dengan tujuan menghasilkan benda kerja (strut) dengan nilai tingkat kehalusan dan presisi. Jadi hasil dari pembentukan sudut puncak  mata bor,  maka sudut puncak mata bor harus simetris untuk mendapatkan lubang strut benar benar bulat
Genetic Parameters of Birth Weight, Litter Size in Crossbreeding of Boer and Indonesian Goat Rosidi Azis; Gatot Ciptadi; Suyadi Suyadi
Budapest International Research in Exact Sciences (BirEx) Journal Vol 2, No 3 (2020): Budapest International Research in Exact Sciences, July
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birex.v2i3.1063

Abstract

The study was conducted to analyze the genetic crossbreed of Boer and PE goats through the productivity of offspring by crossing based on birth weight and litter size. The material used is 65 goats from the Boer and PE goats consisting of males and females. Data analysis was estimated by calculating the probability of birth weight, litter size using the average and standard deviation based on Noor (1996) formula, then this data was analyzed using the t-test based on Steel and Torrie, (1991) to find out its significance. The results of crossing Boer and PE goats have a high productivity and proliferation rate with an average birth weight parity of male goats parity higher than female goats were 3,92±0,59 dan 3,87±0,90 (P<0,05). The results of the sex ratio of female goats were on average higher than males were 45.73% and 54.27%, respectively. The sex ratio of males is higher than females only in the third parity (64.29% and 35.71%).  The average yield of litter size of mothers who gave birth single, twins, and triplets (25%, 50%, and 25%). The results generally indicate that the litter size of the mother goat gave birth to twins and triplets by 80% and only 20% single. The highest litter size was at the fourth parity and the second parity (2.14 ± 0.11 and 1.86 ± 0.07 tails). The crossing of Boer and PE goats in the fourth parity has a high prolific rate. Goats with a fourth parity that are born with twin birth types and high birth weight can potentially have good genetic and could be used as stock prospective livestock in the future. Analysis of genetic parameters based on birth weight and litter size in goat to be a basis for selection could be achieved.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN ANTARA PT PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE TBK DAN PT AIA FINANCIAL TBK Suyadi Suyadi; Veronika Yuni .T
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 7 No 2 (2022): Mei
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v7i2.1793

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana posisi perbandingan rasio Current Ratio (CR) dan Total Asset Turn Over (TATO) pada PT Prudential Life Assurance Tbk dan PT AIA Financial Tbk pada tahun 2014 sampai 2018. Objek penelitian pada PT Prudential Life Assurance Tbk dan PT AIA Financial Tbk. Data-data yang diperoleh dari masing-masing website perusahaan dan berbagai pustaka. Alat analisis yang digunakan analisis kuantitatif dan analisis rasio keuangan, analisis tersebut sangat penting untuk mengetahui kinerja keuangan masing-masing perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata CR pada PT AIA Financial tbk lebih baik dari pada PT Prudential, PT Prudential Life Assurance tbk lebih baik dari pada PT AIA Financial tbk, rata-rata TATO pada PT Prudential Life Assurance tbk lebih baik dari pada PT AIA Financial tbk. Secara umum berdasarkan hasil perhitungan, PT Prudential Life Assurance Tbk masih lebih baik untuk rekomendasi investasi dibandingkan dengan PT AIA Financial, walaupun Current Ratio PT Prudential lebih rendah dari pada PT AIA Financial tbk.
PEMBELAJARAN SOMAMUN MELALUI METODE BERNYANYI PADA ANAK USIA DINI DI TK SIMAHATE TAKENGON hermawati hermawati; Suyadi Suyadi
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 4 No. 1 (2020): Early Childhood: Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/earlychildhood.v4i1.791

Abstract

ABSTRACT Religious learning is the most important thing to be taught to early childhood, one of them is like learning to pray and eat and drink properly, where early age is the golden age of children, this age is very good for stimulating religious learning in children because children can record all learning is given by kaffah. Cultivation of religious values ??must be given continuously and accustomed to children. Based on observations in the Takengon community, millennial children are now proud to pray in the mosque, and they are also reluctant to sit when eating and drinking, which can be observed when the child has stepped into adolescence, the child will not stop praying and eat irregularly. This all depends on the education experienced at preschool age. There are several factors that influence this are the child's self-factors, and environmental factors. Seeing that, we really hope that teachers can apply religious teachings, especially prayer and eating and drinking (SOMAMUN) right at an early age.
The Role of Parents' Attention in the Moral Development of Children in the Amid of COVID-19 Pandemic Eri Susanto; Suyadi Suyadi
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 4 No 3 (2020): August 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v4i3.25536

Abstract

The current covid-19 pandemic has caused the child's needs to be less fulfilled for the attention and guidance of parents, which will undoubtedly affect the aspects of children's moral development. This research was conducted to identify the role of parental attention in the moral development of elementary school children during the Covid-19 pandemic. This research uses qualitative methods with literature studies from several sources, both print and electronic media, as well as books and online journals. The research technique used is the documentation technique in the form of notes, books, papers or articles, journals, and news. Validity test, researchers used the triangulation of data sources. The literature review analysis uses the content analysis paradigma presentation of data using informal presentation methods. The results of this study are based on a survey from the Ministry of Education and Culture, namely that around 90% of parents accompany their children during SFH, and only 3,4% of children do not receive assistance from their parents because their parents work outside the home. This research concludes that it is essential for parents to pay attention to the moral development of their children, especially during the Covid-19 pandemic, in general, parents have played a role in accompanying their children during the Covid-19 and SFH pandemic.