Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI PEMANFAATAN ENERGI GELOMBANG LAUT UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK Suyadi Suyadi
TEKNIK Vol 29, No 1 (2008)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.303 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v29i1.1919

Abstract

In the case of the exploration on renewal energy sources and non fossil energy sources, the writer hasmade a concept of development method in using sea wave for electrical plant as an effort to develop theelectrical plant system by using renewal energy sources. This system uses pontoon to press the sea waterinto tanks, then the generated pressure is used to move turbine. Cylinder pontoon may be floated byproducing maximum heave at the type weight = 0,65. At this type weight surge and pitching movement cannot be reduced until zero, however it may reduces the other movements like rolling and translating, namelyby: DL < 0,615H and DL < 0,175λ, the buoyancy value is 75,4% from its diameter sink in the water or thevolume buoyancy of the floated part that is 15% from the total volume of cylinder. The energy that may beboosted depends on the pontoon's weight which can be pulled by one way of wave, amplitude, and naturalperiod of the wave. The research gives method of electrical energy and estimation and boosting boosted byone way of wave. The result of energy estimation which can be boosted for wave length is 1,20 m and waveheight is 0,50 meter, the energy that can be boosted is 0,02Kw, for wave length 4,00 meter and wave height2,00 meter, the energy that can be boosted is 23,06Kw for wave length 4,00 meter and wave height 8,00meter the energy that can be boosted is 737,89Kw.
STUDI PERENCANAAN SISTEM UNTUK PENDUKUNG KEPUTUSAN PROYEK KAPAL BANGUNAN BARU Suyadi Suyadi
TEKNIK Vol 30, No 1 (2009)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.453 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v30i1.1822

Abstract

Since Presidential decree No 5 2005 on the empowerment of the Indonesian shipping industry applies, theIndonesian shipbuilding industry has officially gained support from the Indonesian government to be able tocompete in the national as well as international market. Along with the globalization era and a lot ofshipbuilding orders, the shipyard management has to do some improvement to the shipyard to be morecompetitive. One of efforts that should be done is by improving the management of incoming orders. This isvery important to do because during this time the shipyard management has to collect a lot of informationfrom departments in the shipyard manually to consider accepted shipbuilding orders.In this paper, a new model to manage new shipbuilding orders is developed. The model is implementedwithin a computer-based decision support system that is related to an existing system of production, planningand control in the shipyard. The approach used in the development of this system is ROMC (Representation,Operation, Memory Aids and Control Mechanism).The aim of the developed decision support system is to assist all decision makers in defining problems,developing alternative solution; , and chosing various alternative decisions in the system development thereare three steps to be done : (i) building data base, (ii) building model base, and (iii) building dialogue base
PENDAFTARAN MEREK DAGANG MAKANAN TRADISIONAL DI KABUPATEN BANYUMAS Suyadi Suyadi
Kosmik Hukum Vol. 11 No. 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/kosmikhukum.v11i1.733

Abstract

Merek sebagai tanda pengenal dan tanda pembeda akan dapat menggambarkan jaminan kepribadian (individuality) reputasi barang dan jasa hasil usahanya sewaktu diperdagangkan dan menjaga terjadinya persaingan usaha. Dalam penelitian ini peneliti berupaya untuk mengkaji tentang bekerjanya Undang–Undang Merek No. 15 Tahun 2001 dan kendala yang ditemui pelaku usaha selama proses pendaftaran Merek Dagang Terdaftar Berdasarkan data dilapangan pelaksanaan pendaftaran merek dagang terdaftar Makanan Tradisional bagipelakuusaha di kabupatenBanyumasdilaksanakandengantiga model yaitu :(1)MurnimenggunakanHukum Negara yaituUndang-UndangMerek No. 15 Tahun 2001(2)SebagianmenggunakanHukum Negara yaituUndang-UndangMerek No. 15 tahun 2001 dan (3) MenolakmenggunakanHukum Negara YaituUndang-UndangMerek No. 15 Tahun 2001.Kendala yang dihadapipelakuusahadalampendaftaranMerekDagangTerdaftarMakananTradisiona adalah birokrasi yang lama, Disperindagkoptidakmendukungpelakuusahakecilmenengahdalampengalokasiantransaksipemasaran, masihberlakunya perbedaanpemberianpelayananantarapelakuusaha yang bonafiddenganpelakuusahakecil,biayapendaftaranyang cukup tinggi, dan kurangnya pengetahuan dari pelaku usaha karena kurangnya komunikasi hukum. Kata Kunci: Merk Dagang dan Makanan Tradisional
PENERAPAN PASAL 30 UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PRODUK MELAMIN IMPOR CHINA OLEH DINAS PERINDUSTRIAN PERDAGANGAN DAN KOPERASI DI KABUPATEN BANYUMA Suyadi Suyadi; Hendro Puntoadji
Kosmik Hukum Vol. 12 No. 2 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/kosmikhukum.v12i2.778

Abstract

Akibat globalisasi ekonomi perdagangan dan pasar bebas, permasalahan yang dihadapi konsumen semakin komplek.Lebih dari itu, globalisasi dan perdagangan bebas yang ditunjang oleh pesatnya kemajuan teknologi telekomunikasi dan informatika (telematika) semakin membuat pesat dan luasnya ruang gerak arus transaksi barang dan/atau jasa yang ditawarkan ke tengah pasar baik produk dalam negeri maupun luar negeri (baran import). Lahirnya UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen memberi perlindungan dengan mendasarkan pada adanya sejumlah hak konsumen yang perlu dilindungi dari tindakan-tindakan yang mungkin merugikan yang dlakukan oleh pihak lain. Produk wadah makanan dan minuman yang berbahan melamin dan dijual murah diklaim mengandung bahan kimia urea formaldehyde. Bahan ini sangat berbahaya bagi kesehatan, karena jika terkena panas dapat langsung mengeluarkan zar formalin yang melebihi ambang batas kesehatan. Produk ini biasa disebut dengan melamin palsu dan banyak diimpor dari negeri China. Oleh karena itu diperlukan pengawasan yang dilakukan oleh pihak Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) terhadap produk melamin impor China khususnya di Kabupaten Banyumas. Kata Kunci: Perlindungan Konsumen dan Melamin Impor
PERANAN UNDANG-UNDANG NOMOR 21 TAHUN 2008 TENTANG PERBANKAN SYARIAH DALAM MENDUKUNG PEREKONOMIAN NASIONA Suyadi Suyadi
Kosmik Hukum Vol. 12 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/kosmikhukum.v12i1.789

Abstract

Tujuan pembangunan nasional dapat dicapai dengan adanya partisipasi dan peran aktif dari seluruh komponen masyarakat termasuk pengembangan sistem ekonomi berdasarkan syariah. Perbankan syariah tidak mendasarkan kegiatan operasionalnya pada bunga yang sudah dipatok besarnya dalam persentase tertentu melainkan berdasarkan sistem bagi hasil. Bagi hasil dihitung dari hasil usaha pihak bank dalam mengelola dana nasabah yang disimpan di bank. Bank dan nasabah membuat perjanjian bagi hasil dengan perbandingan keuntungan yang akan didapatkan baik oleh pihak nasabah atau pihak bank. Daya tarik industri yang menjadi faktor penentu dari kecenderungan positif perkembangan perbankan syariah ini adalah kebijakan dalam UU Perbankan Syariah No. 21 tahun 2008 yang mendorong pertumbuhan pesat perbankan syariah di Indonesia. Kata kunci: perbankan syaria dan sistem perekonomian