Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Ketentuan Pasal 18 Ayat (1) Huruf G Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dalam Perjanjian Pembiayaan di BMT Ben Sejahtera Kroya Dyah Iqlima Sekar Kinanty; Suyadi Suyadi; Krishnoe Kartika Wahyuningsih
Soedirman Law Review Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.slr.2020.2.1.27

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui sesuai tidaknya penerapan ketentuan Pasal 18 Ayat (1) Huruf g Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dalam Perjanjian Pembiayaan di BMT Ben Sejahtera Kroya. Penelitian ini menggunakan metode analisis data kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif dan spesifikasi penelitian deskriptif analisis. Jenis dan sumber data yang digunakan meliputi data sekunder yang diperoleh dengan studi kepustakaan, dan wawacara, kemudian disajikan dalam bentuk teks naratif dan disusun secara sistematis. Hasil penelitian menunjukan bahwa klausula-klausula dalam perjanjian telah sesuai dan tidak melanggar Ketentuan Pasal 18 ayat (1) Huruf g Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Hal ini dapat dibuktikan melalui studi kepustakaan dan wawancara terkait perjanjian pembiayaan murabahah di BMT Ben Sejahtera.Kata kunci: Baitul Maal wa Tamwil; Perjanjian Pembiayaan
Perbandingan Asas Legalitas di Indonesia dan Korea Selatan (Tinjauan Yuridis Terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Indonesia dan Criminal Code of Republic of South Korea) Aditya Rizka Utami; Suyadi Suyadi; Setya Wahyudi
Soedirman Law Review Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.slr.2020.2.1.11

Abstract

Indonesia dan Korea Selatan menganut sistem hukum yang sama. Keduanya juga menganut asas legalitas namun ada perbedaan dan persamaan. Perbedaan  asas  legalitas  di  masing-masing negara  dapat  memberikan  dampak positif maupun negatif di antara keduanya. Adanya perbedaan tersebut dapat dijadikan sebagai bahan studi perbandingan dalam pembaharuan hukum pidana di masing-masing negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan dan persamaan asas legalitas di Indonesia dan Korea Selatan. Penelitian ini diharapkan  dapat menjadi kontribusi teoritis dalam pembaharuan hukum pidana Indonesia yang saat ini tengah melakukan pembaharuan melalui Rancangan Undang-undang (RUU) KUHP. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan. Data yang telah diperoleh kemudian diolah dan dianalisis dengan metode kualitatif dan disajikan dalam bentuk teks deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan hukum pidana dalam KUHP dan Criminal Code masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. KUHP lebih memuat kepastian hukum dalam hal perumusan, namun dalam hal recidive, Criminal Code lebih memuat keadilan hukum. Asas legalitas di Indonesia tidak mengatur arti dari “perubahan undang-undang” sedangkan asas legalitas Korea Selatan mengaturnya dalam arti perubahan undang-undang apabila ada dekriminalisasi atau meringankan ancaman pidana dari suatu tindak pidana. Persamaannya adalah apabila ada perubahan undang-undang, maka yang dipakai adalah yang paling ringan. Perbedaannya adalah di Indonesia apabila dekriminalisasi setelah putusan inkrah maka pelaksanaan pidana tetap dijalankan sedangkan di Korea Selatan pelaksanaan pidana harus dicabut.  Asas legalitas dalam RUU KUHP Tahun 2019 mengakui hukum yang hidup di masyarakat, namun tidak menjelaskan batasan-batasannya. Kata kunci: Asas Legalitas; Dekriminalisasi; Perubahan Undang-Undang
POLA PELAYANAN LEMBAGA PAUD INKLUSI BERBASIS ISLAM DAN PSIKOLOGI PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) USIA 2-6 TAHUN Ika Siti Rukmana; Suyadi Suyadi
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2020): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/cendekia.v3i2.1531

Abstract

Abstrak: Terdapat sekitar 1,6 juta anak Indonesia yang berkebutuhan khusus sehingga perlu adanya pola dalam memberi pelayanan yang layak pada mereka. Salah satu usaha yang dilakukan adalah memberi pelayanan untuk ABK dengan memberi pelayanan pada ABK di lembaga pendidikan, pendidikan inklusi merupakan salah satu pilihan di antara lainnya. Pendidikan inklusi menjadi solusi bagi ABK agar bisa belajar bersama dengan teman-temannya yang normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pelayanan yang diberikan oleh PAUD Inklusi terhadap ABK berusia 2-6 tahun di Sekolah Inklusi Islam Pelangi Anak Negeri Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.Teknik mengumpulkan data menggunakan hasil data dari mengobservasi, mewawancarai, dan mendokumentasi. Hasil penelitian ini meliputi Sekolah Inklusi Islam Negeri Pelangi Anak Negeri Yogyakarta memberi beberapa pelayanan untuk ABK, diantaranya: (1) Pihak sekolah mendatangkan dokter spesialis anak, terapis, dan psikolog anak, (2) menyediakan tes sidik jari dan golongan darah, (3) menggunakan metode Pull Out dan Cluster, (4) memyediakan terapi wicara, okupasi, sensori integrasi, dan perilaku, (5) menyediakan healthy food and drink, (6) membiasakan wudlu dan shalat berjama’ah, (7) mengajarkan bahasa Arab-Inggris, lagu Islami, dan do’a,(8) menyediakan ekstrakulikuler melukis, (9) mengajarkan membaca Iqro dengan metode Ummi. (10) mengajarkan doa-doa, dan (11) menyediakan audio tartil Al Qur’an.  Kata Kunci: Pelayanan, PAUD Inklusi, Anak Berkebutuhan Khusus, Islam dan Psikologi
ekonomi syariah Peran Komunikasi Internal Untuk Meningkatkan Budaya Kerja Yang Positif di BMT Ngabar Ponorogo Suyadi Suyadi; Joko Priono; Anisah Firdaus; Luhur Prasetyo
Eqien - Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 12 No 04 (2023): Eqien Journal Of Economics and Business
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi DR KH EZ Mutaqien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34308/eqien.v12i04.1504

Abstract

The Purpose of Writing This Article Discusses the Role of Internal Communication in Maintaining Good Relationships Between Employees and Leaders in Order to Improve a Positive Work Culture at BMT Ngabar Ponorogo. Internal communication aims to maintain good relationships between employees and management, avoid misunderstandings between employees and leaders, and also serve as a means of communication to convey aspirations and ideas within the BMT Ngabar Ponorogo environment. This research method utilizes a qualitative descriptive approach with primary data collection through direct interviews and observations, as well as secondary data from books, articles, websites, and blogs. The results of this study indicate that internal communication plays a crucial role in enhancing a positive work culture at BMT Ngabar.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN ANTARA PT PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE TBK DAN PT AIA FINANCIAL TBK Suyadi Suyadi; Veronika Yuni .T
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v7i2.1793

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana posisi perbandingan rasio Current Ratio (CR) dan Total Asset Turn Over (TATO) pada PT Prudential Life Assurance Tbk dan PT AIA Financial Tbk pada tahun 2014 sampai 2018. Objek penelitian pada PT Prudential Life Assurance Tbk dan PT AIA Financial Tbk. Data-data yang diperoleh dari masing-masing website perusahaan dan berbagai pustaka. Alat analisis yang digunakan analisis kuantitatif dan analisis rasio keuangan, analisis tersebut sangat penting untuk mengetahui kinerja keuangan masing-masing perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata CR pada PT AIA Financial tbk lebih baik dari pada PT Prudential, PT Prudential Life Assurance tbk lebih baik dari pada PT AIA Financial tbk, rata-rata TATO pada PT Prudential Life Assurance tbk lebih baik dari pada PT AIA Financial tbk. Secara umum berdasarkan hasil perhitungan, PT Prudential Life Assurance Tbk masih lebih baik untuk rekomendasi investasi dibandingkan dengan PT AIA Financial, walaupun Current Ratio PT Prudential lebih rendah dari pada PT AIA Financial tbk.
Allele Diversity of Diiti Cattle Using Microsatellite Loci Dako, Safriyanto; Nibras Karnain Laya; Syahruddin Syahruddin; Ari Ardiantoro; Desinta Wulandari; Suyadi suyadi
ANIMAL PRODUCTION Vol. 27 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University in associate with the Animal Scientist Society of Indonesia (ISPI) and the Indonesian Association of Nutrition and Feed Science (AINI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jap.2025.27.2.237

Abstract

Diiti cattle or Gorontalo local cattle were cattle that have the same exterior characteristics like Bali and PO cattle. To provide information regarding the unknown state of Diiti cattle, allele diversity was evaluated using ILSTS017, HEL13 and BM1818 microsatellite loci. A total of 117 Diti cattle from Gorontalo, Bonebolango and North Gorontalo were used in this study. Allele diversity analysis was generated using Cervus 3.0.7 version. All microsatellite loci were found to be highly polymorphic in the population. A total of 26 alleles were observed, which ranged from 6 in HEL13 and to 11 in ILSTS017. The mean of total alleles was found 6.667. The expected heterozygosity and observed heterozygosity values were 0.686, 0.610, 0.818 and 0.512, 0.351, 0.721 in ILSTS017, HEL13 and BM1818, respectively. Polymorphism Information Content (PIC) values were 0.540 for HEL13, 0.645 for ILSTS017 and 0.791 for BM1818. The result of this study would be used as basic information for development of unknown state of Diiti cattle as Gorontalo valuable genetic resources.
Penerapan Model Drill and Practice untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Analitis pada Pembelajaran Matematika Muhammad Irhamuddin; Ahmad Muslih; Khalimatul Hidayah; Naila Faizatur Rohmah; Muhammad Syarifudin; Suyadi Suyadi
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 3 No 5 (2025): Oktober
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v3i5.1460

Abstract

Student engagement in the learning process is significantly influenced by the strategies implemented by teachers. Students' learning activities not only reflect their understanding of the material but also indicate their motivation and interest, which are shaped by a supportive learning environment. One instructional model that can foster active learning is the Differentiated Instruction model. The purpose of this study is to describe the steps, strengths, and weaknesses of implementing the Differentiated Instruction model in Islamic Education (PAI) learning at Madrasah Aliyah Negeri 2 Rembang, Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Klaten and Madrasah Aliyah Negeri Sukoharjo. This research employs a qualitative approach. The research subjects are teachers at Madrasah Aliyah Negeri 2 Rembang, Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Klaten and Madrasah Aliyah Negeri Sukoharjo, with Islamic Education teachers serving as the informants. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation. The findings of this study are: (1) The steps of the Differentiated Instruction model include identifying student needs, grouping students, designing flexible learning activities, utilizing technology, employing diverse assessments, and evaluating understanding and internalization of values through questioning or assignments; (2) The advantages of the Differentiated Instruction model include enhanced material comprehension, appreciation of student diversity, avoidance of labeling students as weak or smart, and increased motivation and interest in learning; (3) The weaknesses of the Differentiated Instruction model involve time and resource limitations, teacher readiness, and limited facilities. The conclusion of this study is that the Differentiated Instruction model can be applied in the learning process as an effort to improve student engagement during the learning process at the Madrasah level.
Diagnosa Diskalkulia Generasi Alpha: Masalah dan Perkembangannya Ria Mutiani; Suyadi Suyadi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 4 No 1 (2020): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v4i1.278

Abstract

Abstrak Banyak peserta didik yang tidak menyukai dengan mata pelajaran matematika karena menganggap pada pembelajaran matematika yang susah dan banyak menghitung. Hal ini menyebabkan rendahnya nilai mata pelajaran matematika, dikarenakan peserta didik kesulitan berhitung (diskalkulia). Diskalkulia merupakan jenis kesulitan belajar yang spesifik terkait kemampuan matematika pada peserta didik generasi alpha. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis diagnosa peserta didik diskalkulia di generasi alpha yang belum maksimal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan dalam pemahaman konsep dalam pemebelajaran peserta didik generasi alpha pada kemampuan matematika memiliki pengaruh dari faktor internal dan faktor eksternal. Kata Kunci: Diagnosa, Diskalkulia, Generasi Alpha Abstract Many students do not like the subjects of mathematics as regards mathematics learning difficult and a lot of counting. This adversely affects the value of mathematics courses, because students' difficulties arithmetic (dyscalculia). Dyscalculia is a specific type of learning disability related mathematical skills in students alpha generation. The purpose of this research is to analyze the diagnosis dyscalculia students in alpha generation is not maximized. This study uses descriptive qualitative method. Data obtained by observation and interviews. The results showed that the difficulty in understanding the concepts in pemebelajaran alpha generation students in maths influence of internal factors and external factors. Keywords: Diagnosis, Dyscalculia, Generation Alpha
Penerapan Teori Belajar Kognitif Pada Mata Pelajaran PAI Tingkat SMP di SIT Bina Insan Batang Kuis Muhammad Alpin Hascan; Suyadi Suyadi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.1548

Abstract

Abstract: The theory of learning in the world of education is many in number, one that is often and commonly used especially in Indonesia is the theory of cognitive learning. Cognitive theory is one of the other theories that are quite effective in its application. This study aims to examine the application of cognitive learning theory in PAI subjects at junior high school at Bina Insan Batang Kuis Integrated Islamic School. This study uses a descriptive qualitative approach that is studied through library studies. The results of this study showed that cognitive learning theory is effective to be applied in junior high school SDIT Bina Insan. Such effectiveness must be supported by the creativity of educators by using strategies, methods and media so that cognitive learning theories can be applied in accordance with expectations. Keywords: Theory, Cognitivism, Applications, Learning Abstrak: Teori belajar dalam dunia pendidikan banyak jumlahnya, salah satu yang sering dan lazim digunakan khususnya di Indonesia adalah teori belajar kognitif. Teori tersebut merupakan satu diantara teori-teori lain yang cukup efektif dalam aplikasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan teori belajar kognitif pada mata pelajaran PAI tingkat SMP di Sekolah Islam Terpadu Bina Insan Batang Kuis. Penenlitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dikaji melalui studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teori belajar kognitif efektif untuk diterapkan di sekolah SDIT Bina Insan tingkat SMP. Efektivitas tersebut harus didukung dengan kreativitas pendidik dengan menggunakan strategi, metode dan media agar teori belajar kognitif dapat diaplikasikan sesuai dengan harapan. Kata kunci: Teori, Kognitif, Aplikasi, Pembelajaran
POLA PELAYANAN LEMBAGA PAUD INKLUSI BERBASIS ISLAM DAN PSIKOLOGI PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) USIA 2-6 TAHUN Ika Siti Rukmana; Suyadi Suyadi
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2020): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/cendekia.v3i2.1531

Abstract

Abstrak: Terdapat sekitar 1,6 juta anak Indonesia yang berkebutuhan khusus sehingga perlu adanya pola dalam memberi pelayanan yang layak pada mereka. Salah satu usaha yang dilakukan adalah memberi pelayanan untuk ABK dengan memberi pelayanan pada ABK di lembaga pendidikan, pendidikan inklusi merupakan salah satu pilihan di antara lainnya. Pendidikan inklusi menjadi solusi bagi ABK agar bisa belajar bersama dengan teman-temannya yang normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pelayanan yang diberikan oleh PAUD Inklusi terhadap ABK berusia 2-6 tahun di Sekolah Inklusi Islam Pelangi Anak Negeri Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.Teknik mengumpulkan data menggunakan hasil data dari mengobservasi, mewawancarai, dan mendokumentasi. Hasil penelitian ini meliputi Sekolah Inklusi Islam Negeri Pelangi Anak Negeri Yogyakarta memberi beberapa pelayanan untuk ABK, diantaranya: (1) Pihak sekolah mendatangkan dokter spesialis anak, terapis, dan psikolog anak, (2) menyediakan tes sidik jari dan golongan darah, (3) menggunakan metode Pull Out dan Cluster, (4) memyediakan terapi wicara, okupasi, sensori integrasi, dan perilaku, (5) menyediakan healthy food and drink, (6) membiasakan wudlu dan shalat berjama’ah, (7) mengajarkan bahasa Arab-Inggris, lagu Islami, dan do’a,(8) menyediakan ekstrakulikuler melukis, (9) mengajarkan membaca Iqro dengan metode Ummi. (10) mengajarkan doa-doa, dan (11) menyediakan audio tartil Al Qur’an.  Kata Kunci: Pelayanan, PAUD Inklusi, Anak Berkebutuhan Khusus, Islam dan Psikologi