Claim Missing Document
Check
Articles

AN ANALYSIS OF MORAL VALUE IN “THE MAZE RUNNER” A FILM BY WES BALL 2014 Dewi Qomaria; Suyadi Suyadi; Erisa Kurniati
JELT: Journal of English Language Teaching Vol 2, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jelt.v2i1.14

Abstract

The aim of this research is to analyze the moral value in “The Maze Runner” film, the researcher limited the problem into the analysis the moral value in “The Maze Runner” film. In this research, researcher used descriptive qualitative research. The object of this research is a film by Wes Ball “The Maze Runner”. In this research, there are fourteen data found in relation to moral values in “The Maze Runner” film.Keywords: Analysis, Moral Value, Film.
Implementasi Manajemen Pengawasan Komprehensif dalam Perspektif Pendidikan Islam Rahmatan Lil Alamin di Lingkungan Kementerian Agama Suyadi Suyadi
Jurnal Hikmatuna Vol 3 No 2 (2017): HIKMATUNA: Journal for Integrative Islamic Studies, December 2017
Publisher : Postgraduate Program, Universitas Islam Negeri (UIN) K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.299 KB) | DOI: 10.28918/hikmatuna.v3i2.1075

Abstract

Sebuah lembaga pendidikan yang baik harus dikelola dengan manajemen yang baik pula. Salah satu bentuk manajemen yang harus dimiliki sebuah lembaga pendidikan yaitu manajemen pengawasan. Hal ini berfungsi untuk mengontrol kinerja tenaga yang berada dalam suatu lembaga tersebut. Akan tetapi mayoritas lembaga pendidikan, khususnya pendidikan Islam, belum menganggap manajemen pengawasan sebagai suatu hal yang penting sehingga banyak dari lembaga pendidikan Islam kurang teratur administrasinya. Padahal untuk mencapai suatu tujuan yang dikonsep di awal pembentukan suatu lembaga pendidikan banyak hal yang harus dikerjakan secara profesional. Di antara manfaat manajemen pengawasan ini ialah mengurangi tingkat kesalahan, terjadinya penyimpangan, serta memperkecil hambatan yang justru akan menghalangi proses lembaga mencapai tujuan yang dicanangkan. Manajemen pengawasan dalam Kementerian Agama berdasarkan kebijakan Menteri Agama berkaitan dengan pendidikan pencegahan perilaku korupsi setidaknya terdapat dua hal yang perlu digarisbawahi yaitu: pengawasan sebagai tindakan preventif dan represif atau kuratif ataupun korektif. Langkah kegiatan pendidikan pencegahan perilaku korupsi mengacu kepada kegiatan pencegahan (preventif). Fokus kajian dalam penelitian ini adalah implementasi atau penerapan Manajemen Pengawasan Melekat dan Pengawasan Pendekatan Agama Bagi PNS untuk Menegakan Integritas di Kementerian Agama. Oleh karena itu, langkah strategi yang mendasari kegiatan pengawasan adalah bagaimana meningkatkan kesadaran diri para pengawas. Implikasi kesadaran diri pengawas akan tampak dalam sikapnya yang cerdas, teliti, tegas, dan arif dalam melakukan audit dengan menunjukkan kepribadian pengawas yang stabil dan berwibawa.
PENGARUH KEMAMPUAN DAN LINGKUNGAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN MUSI RAWAS Suyadi Suyadi
Imara: JURNAL RISET EKONOMI ISLAM Vol 2, No 2 (2018): IMARA: JURNAL RISET EKONOMI ISLAM
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/imara.v2i2.1253

Abstract

This study aims to determine the ability and work environment on the performance of employees at the Regional Disaster Management Board of Musi Rawas Regency. The population was 54 employees. Data were collected through questionnaires, and analyzed by using simple linear test, correlation coefficient, t test, multiple regression, determination coefficient, and F test. The research findings reflected couple things. First, there is a significant influence of the employees’ ability towards their performance partially in Regional Disaster Management Board of Musi Rawas Regency. It is supported by the simple partial regression test results is equal to 27.903. Testing Hypothesis Test is 2,957 ≥ t table 1,673. Second, there is a significant influence of the employees’ work environment towards their performance partially in Regional Disaster Management Board of Musi Rawas Regency. It is proofed by simple partial regression test results is equal to 0.556. Testing Hypothesis Test is 2,957 ≥ t table 1,673. Third, there are significance influence of both the employees’ ability and work environment towards their performance all together in Regional Disaster Management Board of Musi Rawas Regency. It is explained through hypothesis Test Testing with F test obtains F count value of 42.721 and the level of significance simultaneously sig F is 0.000 α α (0.05).
Penerapan Ketentuan Pasal 18 Ayat (1) Huruf G Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dalam Perjanjian Pembiayaan di BMT Ben Sejahtera Kroya Dyah Iqlima Sekar Kinanty; Suyadi Suyadi; Krishnoe Kartika Wahyuningsih
Soedirman Law Review Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.slr.2020.2.1.27

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui sesuai tidaknya penerapan ketentuan Pasal 18 Ayat (1) Huruf g Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dalam Perjanjian Pembiayaan di BMT Ben Sejahtera Kroya. Penelitian ini menggunakan metode analisis data kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif dan spesifikasi penelitian deskriptif analisis. Jenis dan sumber data yang digunakan meliputi data sekunder yang diperoleh dengan studi kepustakaan, dan wawacara, kemudian disajikan dalam bentuk teks naratif dan disusun secara sistematis. Hasil penelitian menunjukan bahwa klausula-klausula dalam perjanjian telah sesuai dan tidak melanggar Ketentuan Pasal 18 ayat (1) Huruf g Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Hal ini dapat dibuktikan melalui studi kepustakaan dan wawancara terkait perjanjian pembiayaan murabahah di BMT Ben Sejahtera.Kata kunci: Baitul Maal wa Tamwil; Perjanjian Pembiayaan
Perbandingan Asas Legalitas di Indonesia dan Korea Selatan (Tinjauan Yuridis Terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Indonesia dan Criminal Code of Republic of South Korea) Aditya Rizka Utami; Suyadi Suyadi; Setya Wahyudi
Soedirman Law Review Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.slr.2020.2.1.11

Abstract

Indonesia dan Korea Selatan menganut sistem hukum yang sama. Keduanya juga menganut asas legalitas namun ada perbedaan dan persamaan. Perbedaan  asas  legalitas  di  masing-masing negara  dapat  memberikan  dampak positif maupun negatif di antara keduanya. Adanya perbedaan tersebut dapat dijadikan sebagai bahan studi perbandingan dalam pembaharuan hukum pidana di masing-masing negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan dan persamaan asas legalitas di Indonesia dan Korea Selatan. Penelitian ini diharapkan  dapat menjadi kontribusi teoritis dalam pembaharuan hukum pidana Indonesia yang saat ini tengah melakukan pembaharuan melalui Rancangan Undang-undang (RUU) KUHP. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan. Data yang telah diperoleh kemudian diolah dan dianalisis dengan metode kualitatif dan disajikan dalam bentuk teks deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan hukum pidana dalam KUHP dan Criminal Code masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. KUHP lebih memuat kepastian hukum dalam hal perumusan, namun dalam hal recidive, Criminal Code lebih memuat keadilan hukum. Asas legalitas di Indonesia tidak mengatur arti dari “perubahan undang-undang” sedangkan asas legalitas Korea Selatan mengaturnya dalam arti perubahan undang-undang apabila ada dekriminalisasi atau meringankan ancaman pidana dari suatu tindak pidana. Persamaannya adalah apabila ada perubahan undang-undang, maka yang dipakai adalah yang paling ringan. Perbedaannya adalah di Indonesia apabila dekriminalisasi setelah putusan inkrah maka pelaksanaan pidana tetap dijalankan sedangkan di Korea Selatan pelaksanaan pidana harus dicabut.  Asas legalitas dalam RUU KUHP Tahun 2019 mengakui hukum yang hidup di masyarakat, namun tidak menjelaskan batasan-batasannya. Kata kunci: Asas Legalitas; Dekriminalisasi; Perubahan Undang-Undang
POLA PELAYANAN LEMBAGA PAUD INKLUSI BERBASIS ISLAM DAN PSIKOLOGI PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) USIA 2-6 TAHUN Ika Siti Rukmana; Suyadi Suyadi
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2020): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/cendekia.v3i2.1531

Abstract

Abstrak: Terdapat sekitar 1,6 juta anak Indonesia yang berkebutuhan khusus sehingga perlu adanya pola dalam memberi pelayanan yang layak pada mereka. Salah satu usaha yang dilakukan adalah memberi pelayanan untuk ABK dengan memberi pelayanan pada ABK di lembaga pendidikan, pendidikan inklusi merupakan salah satu pilihan di antara lainnya. Pendidikan inklusi menjadi solusi bagi ABK agar bisa belajar bersama dengan teman-temannya yang normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pelayanan yang diberikan oleh PAUD Inklusi terhadap ABK berusia 2-6 tahun di Sekolah Inklusi Islam Pelangi Anak Negeri Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.Teknik mengumpulkan data menggunakan hasil data dari mengobservasi, mewawancarai, dan mendokumentasi. Hasil penelitian ini meliputi Sekolah Inklusi Islam Negeri Pelangi Anak Negeri Yogyakarta memberi beberapa pelayanan untuk ABK, diantaranya: (1) Pihak sekolah mendatangkan dokter spesialis anak, terapis, dan psikolog anak, (2) menyediakan tes sidik jari dan golongan darah, (3) menggunakan metode Pull Out dan Cluster, (4) memyediakan terapi wicara, okupasi, sensori integrasi, dan perilaku, (5) menyediakan healthy food and drink, (6) membiasakan wudlu dan shalat berjama’ah, (7) mengajarkan bahasa Arab-Inggris, lagu Islami, dan do’a,(8) menyediakan ekstrakulikuler melukis, (9) mengajarkan membaca Iqro dengan metode Ummi. (10) mengajarkan doa-doa, dan (11) menyediakan audio tartil Al Qur’an.  Kata Kunci: Pelayanan, PAUD Inklusi, Anak Berkebutuhan Khusus, Islam dan Psikologi
ekonomi syariah Peran Komunikasi Internal Untuk Meningkatkan Budaya Kerja Yang Positif di BMT Ngabar Ponorogo Suyadi Suyadi; Joko Priono; Anisah Firdaus; Luhur Prasetyo
Eqien - Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 12 No 04 (2023): Eqien Journal Of Economics and Business
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi DR KH EZ Mutaqien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34308/eqien.v12i04.1504

Abstract

The Purpose of Writing This Article Discusses the Role of Internal Communication in Maintaining Good Relationships Between Employees and Leaders in Order to Improve a Positive Work Culture at BMT Ngabar Ponorogo. Internal communication aims to maintain good relationships between employees and management, avoid misunderstandings between employees and leaders, and also serve as a means of communication to convey aspirations and ideas within the BMT Ngabar Ponorogo environment. This research method utilizes a qualitative descriptive approach with primary data collection through direct interviews and observations, as well as secondary data from books, articles, websites, and blogs. The results of this study indicate that internal communication plays a crucial role in enhancing a positive work culture at BMT Ngabar.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN ANTARA PT PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE TBK DAN PT AIA FINANCIAL TBK Suyadi Suyadi; Veronika Yuni .T
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v7i2.1793

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana posisi perbandingan rasio Current Ratio (CR) dan Total Asset Turn Over (TATO) pada PT Prudential Life Assurance Tbk dan PT AIA Financial Tbk pada tahun 2014 sampai 2018. Objek penelitian pada PT Prudential Life Assurance Tbk dan PT AIA Financial Tbk. Data-data yang diperoleh dari masing-masing website perusahaan dan berbagai pustaka. Alat analisis yang digunakan analisis kuantitatif dan analisis rasio keuangan, analisis tersebut sangat penting untuk mengetahui kinerja keuangan masing-masing perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata CR pada PT AIA Financial tbk lebih baik dari pada PT Prudential, PT Prudential Life Assurance tbk lebih baik dari pada PT AIA Financial tbk, rata-rata TATO pada PT Prudential Life Assurance tbk lebih baik dari pada PT AIA Financial tbk. Secara umum berdasarkan hasil perhitungan, PT Prudential Life Assurance Tbk masih lebih baik untuk rekomendasi investasi dibandingkan dengan PT AIA Financial, walaupun Current Ratio PT Prudential lebih rendah dari pada PT AIA Financial tbk.
Allele Diversity of Diiti Cattle Using Microsatellite Loci Dako, Safriyanto; Nibras Karnain Laya; Syahruddin Syahruddin; Ari Ardiantoro; Desinta Wulandari; Suyadi suyadi
ANIMAL PRODUCTION Vol. 27 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University in associate with the Animal Scientist Society of Indonesia (ISPI) and the Indonesian Association of Nutrition and Feed Science (AINI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jap.2025.27.2.237

Abstract

Diiti cattle or Gorontalo local cattle were cattle that have the same exterior characteristics like Bali and PO cattle. To provide information regarding the unknown state of Diiti cattle, allele diversity was evaluated using ILSTS017, HEL13 and BM1818 microsatellite loci. A total of 117 Diti cattle from Gorontalo, Bonebolango and North Gorontalo were used in this study. Allele diversity analysis was generated using Cervus 3.0.7 version. All microsatellite loci were found to be highly polymorphic in the population. A total of 26 alleles were observed, which ranged from 6 in HEL13 and to 11 in ILSTS017. The mean of total alleles was found 6.667. The expected heterozygosity and observed heterozygosity values were 0.686, 0.610, 0.818 and 0.512, 0.351, 0.721 in ILSTS017, HEL13 and BM1818, respectively. Polymorphism Information Content (PIC) values were 0.540 for HEL13, 0.645 for ILSTS017 and 0.791 for BM1818. The result of this study would be used as basic information for development of unknown state of Diiti cattle as Gorontalo valuable genetic resources.
Penerapan Model Drill and Practice untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Analitis pada Pembelajaran Matematika Muhammad Irhamuddin; Ahmad Muslih; Khalimatul Hidayah; Naila Faizatur Rohmah; Muhammad Syarifudin; Suyadi Suyadi
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 3 No 5 (2025): Oktober
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v3i5.1460

Abstract

Student engagement in the learning process is significantly influenced by the strategies implemented by teachers. Students' learning activities not only reflect their understanding of the material but also indicate their motivation and interest, which are shaped by a supportive learning environment. One instructional model that can foster active learning is the Differentiated Instruction model. The purpose of this study is to describe the steps, strengths, and weaknesses of implementing the Differentiated Instruction model in Islamic Education (PAI) learning at Madrasah Aliyah Negeri 2 Rembang, Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Klaten and Madrasah Aliyah Negeri Sukoharjo. This research employs a qualitative approach. The research subjects are teachers at Madrasah Aliyah Negeri 2 Rembang, Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Klaten and Madrasah Aliyah Negeri Sukoharjo, with Islamic Education teachers serving as the informants. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation. The findings of this study are: (1) The steps of the Differentiated Instruction model include identifying student needs, grouping students, designing flexible learning activities, utilizing technology, employing diverse assessments, and evaluating understanding and internalization of values through questioning or assignments; (2) The advantages of the Differentiated Instruction model include enhanced material comprehension, appreciation of student diversity, avoidance of labeling students as weak or smart, and increased motivation and interest in learning; (3) The weaknesses of the Differentiated Instruction model involve time and resource limitations, teacher readiness, and limited facilities. The conclusion of this study is that the Differentiated Instruction model can be applied in the learning process as an effort to improve student engagement during the learning process at the Madrasah level.