Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Agripet

Karakter Motilitas Spermatozoa Hasil Sexing pada Sapi Peranakan Ongole dengan Volume Awal yang Berbeda Rifai Mustofa; Aulia Puspita Anugra Yekti; Aryogi Aryogi; Dicky Pamungkas; Rizki Prafitri; Asri Nurul Huda; Kuswati Kuswati; Trinil Susilawati
Jurnal Agripet Vol 20, No 2 (2020): Volume 20, No. 2, Oktober 2020
Publisher : Agricultural Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v20i2.16932

Abstract

ABSTRAK. Sexing spermatozoa bertujuan untuk mengatur jenis kelamin sesuai harapan. Salah satu metode sexing adalah dengan menggunakan Sentrifugasi Gradien Densitas Percoll. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berbagai parameter motilitas menggunakan Computer-assisted Sperm Analysis dan proporsi spermatozoa X dan Y menggunakan metode Sentrifugasi Gradien Densitas Percoll dengan volume awal yang berbeda. Penelitian dilakukan di Loka Penelitian Sapi Potong Grati, Pasuruan, pada bulan Januari sampai Maret 2020. Materi yang digunakan adalah Semen Sapi Peranakan Ongole berumur 5 tahun dan bobot badan 700 kg sebanyak 3 ekor, motilitas masa 2+ dan motilitas individu 70%. Metode yang digunakan adalah eksperimental menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan volume saat sexing yaitu P1= 1 ml, P2= 1,5 ml dan P3= 2 ml dengan ulangan 11 kali. Ulangan juga berfungsi sebagai kelompok (block). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan sexing dan pendinginan hingga 5oC persentase motilitas adalah P1:71,02+10,08 %; P2: 79,63+8,65 % dan P3: 83,38+6,67 %, sedangkan motilitas progresif pada P1: 47,68+8,71%; P2: 59,61+7,26 % dan P3: 62,21+6,74%. Curvilinear Velocity (VCL) pada P1: 50,97,73 m/s, P2: 55,25,03 m/s dan P3: 53,25,97%. Straight-line Velocity (VSL) pada P1: 20,88,19 m/s; P2: 21,66,02 m/s; P3: 22,15,77 m/s, sedangkan Average Path Velocity (VAP) pada P1: 30,27,82 m/s; P2: 32,56,14 m/s dan P3 : 31,56,18 m/s. Linearity (LIN) pada P1: 40,212,26%;P2: 39,110,31%;P3: 39,87,25%. Straightness (STR) pada P1: 67,211,20%; P2: 65,710,06%;P3: 67,27,92% sedangkan Wobble (WOB) pada P1: 599,49%; P2: 58,88,63% dan P3: 59,17,74%. Kesimpulan dari penelitian adalah motilitas dan motilitas progresif spermatozoa pada sampel dengan volume awal 2 ml lebih baik dibandingkan dengan sampel dengan volume awal 1 ml dan 1,5 ml.(Characteristics of Sexing Spermatozoa Motility in Ongole Cattle with Different Initial Volume) ABSTRACT. Sperm sexing is a technique of sorting a specific type of sperm cell to fertilize the egg cell. One of the sexing methods that can be used for spermatozoa sexing is percoll gradient density centrifugation. This research aims to find out various motility parameters using Computer-assisted Sperm Analysis and the proportion of spermatozoa X and Y using density gradient centrifugation method percoll with different initial volume. The study was conducted at Grati Beef Cattle Research Station, Pasuruan, from January to March 2020. Materials of the study were Semen of 3 Filial Ongole Cattles, aged 5 years, with 700 kg body weight, mass motility 2+, and individual motility 70%. The method used was experimental using a Randomized Group Design with 3 treatment volume when sexing i.e. T0= 1 ml, T1= 1.5 ml dan T2= 2 ml with repetition 11 times. The repetition also functions as groups (blocks). The results showed that after sexing and cooling up to 5oC, the percentage of motility is T0:71.02+10.08 %; T1: 79.63+8,65 % and T2: 83.38+6.67 %. Progressive motility on T0: 47.68+8.71%; T1: 59.61+7.26 % and T2: 62.21+6.74%. Curvilinear Velocity (VCL) on T0: 50.97.73 m/s, T1: 55.25.03 m/s and T2: 53.25.97%. Straight-line Velocity (VSL) on T0: 20.88.19 m/s; T1: 21.66.02 m/s; T2: 22.15.77 m/s. The Average Path Velocity (VAP) on T0: 30.27.82 m/s; T1: 32.56.14 m/s and T2 : 31.56.18 m/s. Linearity (LIN) on T0: 40.212.26%; T1: 39.110.31%;T2: 39.87.25%. Straightness (STR) on T0: 67.211.20%; T1: 65.710.06%; T2: 67.27.92%. Wobble (WOB) on T0: 599.49%; T1: 58.88.63% and T2: 59.17.74%. The conclusion of the study is the motility and progressive motility of spermatozoa in samples with an initial volume of 2 ml is better than samples with an initial volume of 1 ml and 1.5 ml.
Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Menggunakan Semen Beku Sexing pada Bangsa Sapi yang Berbeda Wiranto Wiranto; Kuswati Kuswati; Rizki Prafitri; Asri Nurul Huda; Aulia Puspita Anugra Yekti; Trinil Susilawati
Jurnal Agripet Vol 20, No 1 (2020): Volume 20, No. 1, April 2020
Publisher : Agricultural Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v20i1.15811

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat keberhasilan IB semen beku sexing Y. Penelitian menggunakan 39 sapi Peranakan Ongole dan 77 sapi Persilangan Limousin yang di IB secara double dosis. IB menggunakan semen beku spermatozoa Y dengan metode pemisahan Sentrifugasi Gradien Densitas Percoll (SGDP) sapi Limousin yang diproduksi oleh Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari. Teknik deposisi semen adalah 4+ yaitu pada posisi cornua uteri selanjutnya dilakukan IB pada jam ke 2 dan ke 8. Untuk akseptor dilakukan penyuntikan BioATP+ dan pemberian pakan konsentrat 3 kg per hari selama 3 hari setelah IB. Variabel penelitian meliputi Non Return Rate (NRR), Service Per Conception (S/C), dan Conception Rate (CR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa IB sapi Peranakan Ongole dan sapi Persilangan Limousin yaitu NRR1 sebesar 82,05% dan 89,61%, nilai NRR2 sebesar 76,92% dan 84,42%, nilai CR sebesar 58,97% dan 74,03%, serta nilai S/C sebesar 1,78% dan 1,46%. Kesimpulan penelitian adalah IB menggunakan semen beku hasil sexing Y sapi Limousin pada sapi persilangan Limousin memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi dibandingkan sapi Peranakan Ongole.(The success rate of artificial insemination using frozen sexing semen of different breed cow)ABSTRACT. This study aimed to evaluate the success rate of AI frozen semen sexing Y. The material in this study used 39 Filial Ongole and 77 Limousin crossbred cattle in AI in double dose. The spermatozoa used were Y frozen semen of Limousin bull with the Percoll Gradient Density Centrifugation (SGDP) separation method produced by the Singosari Center for Artificial Insemination. The semen deposition technique was 4+, which has the position of the cornua uteri (deep Insemination), then AI implemented with a double dose at the 2nd and 8th hours after estrous. The cow acceptor was injected with BioATP+ and feed by 3 kg concentrate per day for three days after AI. Research variables include Non-Return Rate (NRR), Service Per Conception (S/C), and Conception Rate (CR). The results showed that AI of Peranakan Ongol and Limousin crossbred cattle on NRR1, NRR2, CR values, and S/C values respectively was 82.05% and 89.61%; 76.92% and 84.42%; 58.97% and 74.03%; 1.78% and 1.46%. In conclusion, AI using frozen semen from sexing Y Limousin cattle in Limousin crossbred cows had a higher success rate than Filial Ongole cattle.
Co-Authors Addharul Muttaqin Adli, Danung Nur Ainy Novitasari Alifian Ibnu Ansori Andriawan Soni Hantoro Anifiatiningrum - Aprilia, Rizka Muizzu Arief, Miftahudin Aryogi Aryogi Aswah Ridhowi Aulia Puspita A Yekti Aulia Puspita Anugera Yekti Aulia Puspita Anugra Yekti Auliya Puspita Anugrah Yekti Awang Tri Satria Binti Nur Rohmah Budi Utomo Chusnul Hanim Dian Ratnawati Dicky Pamungkas Didik Nur Edi Faizal Andri Fikri, Diony Ahlul Gatrananda, Sayyid Izzudin Hartutik (Hartutik) Hazanah Poespitasari Ndaru Hendrawan Soetanto Hermanto Hermanto Hermanto Hisyam Ryandhika Kusuma Ifar Subagiyo Ifar Subagiyo Jaisy Aghniarahim Putritamara Jois Harsah Joko Riyanto Kurniawan, Alvi Fahmi Kusmartono Kusmartono Kusmartono Kuswati , Kuswati Kuswati Kuswati Kuswati Layta Dinira Luqman Affandhy Marjuki Marjuki Marjuki Marjuki Marjuki Marjuki Mashudi Mashudi , Mashudi Mashudi Mashudi Mashudi Moh Mimbar Fauzi Muchamad Luthfi Muhammad Dikman Muhammad Halim Natsir Muhammad Zainul Hanif Nahiro, Dwi Khairu Nanang Febrianto Nurul Isnaini Nurul Layla Nurul Layla Oktafiyanti, Kamelia Onni Meirezaldi Osfar Sjofjan Phusparini, Arum Poespitasari Hazanah Ndaru Poespitasari Hazanah Ndaru Poespitasari Hazanah Ndaru Poespitasari Hazanah Ndaruc Putri Utami Putri Utami Rifai Mustofa Ritonga, Azra Salsabila Rizka Muizzu Aprilia Rizka Muizzu Aprilia Rizki Prafitri S. Chuzaemi Safitri, Anna Sri Wahjuningsih Sri Wardhani Susanti, Astrina Tita Trinil Susilawati Trinil Susilowati Viski Fitri Hendrawan Willy Saputra Saputra Tatulus Wiranto Wiranto Yadi Malda Yadi Malda Yuanita Nur Arsianty Yuli Frita Nuningtyas Zulfaini Shamad