Claim Missing Document
Check
Articles

Perencanaan Saluran Drainase Jalan Raya (Studi Kasus Jalan Farmasi dan Jalan Bumi I Kota Kupang) Remi Dita, Adi Yavael; Udiana, I Made; Sina, Dantje A.T
JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2024): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/juteks.v9i1.1199

Abstract

Jalan Farmasi dan Jalan Bumi I yang terletak di Kelurahan Liliba dan Keluarahan Oesapa Selatan memiliki pemukiman yang cukup padat. Tidak tersedianya saluran drainase menyebabkan terjadinya genangan dipermukaan jalan apabila terjadi hujan dengan intensitas yang cukup tinggi. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan perencanaan saluran drainase serta bangunan-bangunan pelengkap apabila diperlukan. Data hujan yang digunakan diambil dari 3 pos hujan, yaitu Pos Hujan Lasiana, Eltari dan Tarus selama 20 tahun (2002-2021). Data hujan harian dianalisa curah hujannya kemudian dilakukan uji parameter statistik dan uji kecocokan, maka metode Log Pearson Tipe III layak dipakai dalam perencanaan saluran dengan kala ulang 5 tahun serta besar curah hujan harian adalah 139,014 mm. Debit rencana diperoleh dari debit air hujan (QAH) ditambah dengan debit air kotor buangan penduduk (QAK), debit rencana setiap saluran berbeda-beda, berkisar antara 0,036 m3/dtk sampai 6,959 m3/dtk. Saluran drainase yang akan direncanakan terdapat 152 saluran dengan dimensi rata-rata, yakni (H) = 0,750 m dan (b) = 0,690 m. Sedangkan bangunan pelengkap terdiri dari Gorong-gorong, bak penampung dan inlet saluran drainase. Bangunan pelengkap juga memiliki dimensi yang bervariasi. Gorong-gorong yang direncanakan terdapat 82 bangunan dengan dimensi rata-rata, yakni (d) = 0,657 m, Bak penampung yang akan direncanakan terdapat 67 bangunan dengan dimensi rata-rata, yakni (H) = 1,192 m dan (b) = 0,570 m, dan inlet saluran drainase direncakan dengan dimensi (d) = 0,100 m dan (L) = 0,200 m.
Studi Perencanaan Sumur Resapan Untuk Menanggulangi Banjir Di Kelurahan Oesapa Kota Kupang Adoe, Jonathan; Udiana, I Made; Sina, Dantje A.T
JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2024): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/juteks.v9i1.1209

Abstract

Sumur resapan merupakan salah satu cara untuk meminimalisir banjir pada perumahan maupun badan jalan. Sumur resapan berfungsi sebagai tempat menampung air hujan yang jatuh dari atap rumah, kemudian air hujan tersebut akan diserap ke dalam tanah secara perlahan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari volume andil banjir dari setiap atap rumah yang akan ditampung oleh sumur resapan pada rumah-rumah di Kelurahan Oesapa untuk meminimalisir genangan yang terjadi pada jalan Timor Raya KM. 9 sampai KM. 10. Dalam penelitian ini menggunakan data curah hujan 20 Tahun terakhir dari stasiun pos hujan Tarus, Perhitungan debit banjir rencana menggunakan metode Gumbel Tipe I dan metode Log Pearson Tipe III, dari hasil uji parameter statistik dan uji kecocokan kedua metode tersebut layak untuk digunakan sehingga dipakai curah hujan rencana terbesar yaitu metode Gumbel Tipe I. dalam perhitungan debit rencana dipakai kala ulang 2 Tahun dengan besar curah hujan harian 41,1294 mm. Dari hasil perhitungan debit rencana lebih besar dari debit saluran drainase eksisting yaitu sebesar 1,2753 /dtk > 1,0608 /dtk, sehingga perlu dibuat sumur resapan agar mampu menahan sebagian debit banjir rencana yang masuk ke saluran drainase yang ada agar air tidak meluap dari saluran drainase ke badan jalan. Sampel tanah pada lokasi studi diambil untuk uji permeabilitas di Laboratorium. Berdasarkan pengujian tersebut diperoleh koefisien permeabilitas tanah (K) adalah 5,78 x cm/detik. Selanjutnya dari peta kontur dapat ditentukan titik rumah yang akan direncanakan sumur resapan. Berdasarkan data yang telah dianalisis menggunakan Metode SNI-03-2453-2002, diperoleh dimensi sumur resapan berbentuk lingakaran dengan diameter 1,40 m dan kedalaman sumur resapan sesuai dengan volume andil banjir yang berbeda-beda dari setiap atap rumah. Sebagai contoh untuk rumah I dengan tipe 15 x 11,5 memiliki diameter sumur resapan 1,40 m dengan kedalaman sumur 3,00 m dengan. Hasil perhitungan diperoleh 130 buah sumur resapan untuk 130 rumah dengan kedalaman yang bervariasi. yaitu kedalaman 1 m (7 buah); 1,5 m (13 buah); 2 m(16 buah) untuk sumur resapan tunggal, sedangkan untuk kedalaman 2,5 m (17 buah); 3 m (9 buah); 3,5 m (13 buah); 4 m (11 buah); 4,5 m (6 buah); 5 m (5 buah); 5,5 m (3 buah); 6 m (2 buah); 6,5 m (3 buah); 7 m (1 buah); 7,5 m (4 buah); 8 m (4 buah); 8,5 m (3 buah); 9 m (2 buah); 9,5 m (1 buah); 10 m (4 buah); 10,5 m (1 buah); 11 m (1 buah); 12 m (2 buah); 12,5 m (1 buah) dan 13 m (1 buah) untuk jenis sumur resapan paralel. Karena dari hasil perhitungan diperoleh kedalaman > 2,00 m maka akan dibangun sumur resapan mulai dari kedalaman 1,00 m – 2,00 m sampai kedalaman terpenuhi. Debit banjir rencana yang terjadi sebesar 1,2753 /dtk setelah ada sumur resapan berkurang menjadi 1,0533 /dtk, sehingga mampu mereduksi banjir sebesar 17,30 %.
THE PERLINDUNGAN HUKUM TERKAIT PENGGUNAAN LAGU TANPA IZIN PENCIPTA DI PLATFORM TIKTOK Cahyanto, Muhammad Reza; UDIANA, I MADE
Kertha Negara : Journal Ilmu Hukum Vol 11 No 08 (2023)
Publisher : Kertha Negara : Journal Ilmu Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karena kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, kehidupan telah berubah. Evolusi ini berefek pada aturan, terhusus pada aturan hak paten. Orang sekarang dapat mendengarkan lagu dan memanfaatkan lagu orang lain sebagai audio latar belakang untuk video dalam aplikasi berkat kemajuan teknologi yang kompleks. Sayangnya, banyak orang yang terus mengunggah lagu orang lain tanpa izin dari artis atau pihak lain yang berhak. hak cipta pada platform, seperti untuk aplikasi TikTok. Pengguna TikTok dapat membuat konten kreatif dengan memadukan video dan lagu. Kemudahan musik dapat diakses di TikTok, bagaimanapun, menyebabkan banyak pelanggaran hak cipta, termasuk pembajakan, plagiarisme, distribusi, dan replikasi karya berhak cipta tanpa persetujuan pemilik. Tentu saja, hal ini dapat berdampak negatif terhadap bisnis pemegang hak cipta. Menggunakan lagu orang lain demi keuntungan adalah melanggar aturan. Aturan Nomor 28 Tahun 2014, Apabila suatu musik digunakan tanpa izin, dapat dianggap melanggar kuasa ekonomi dan moral pembuat lagu apabila pengunggah tidak mencantumkan identitas pencipta lagu dan lagu tersebut digunakan untuk kepentingan komersial tanpa persetujuan pencipta lagu. . Pilihan untuk merekam atau mendaftarkan karya seseorang tersedia bagi pencipta yang ingin menghindari pelanggaran kekayaan intelektual. jika hak pencipta dilanggar. menggunakan metode penelitian aturan yang diterima pada riset ini. Tulisan ini berupaya guna mengetahui sejauh mana keterkaitan perlindungan hukum pencipta lagu dengan unggahan TikTok yang memuat musiknya sesuai dengan aturan Nomor 28 Tahun 2014 mengenai Kuasa Paten. Kata Kunci: Hak Cipta,Pencipta Lagu,Hak ekonomi,Tiktok
Desain Kolam Retensi untuk Optimalisasi Pengendalian Banjir di Kawasan Kampus Undana Kota Kupang Lempadeli, David Rival; Udiana, I Made; Sir, Tri M. W.; Hangge, Elsy E.
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 No. 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v5i1.20236

Abstract

Genangan air yang sering terjadi di Universitas Nusa Cendana (Undana) mengganggu aktivitas dan operasional kampus, dengan ketinggian genangan yang mencapai 0,07 m. Penyebab utama genangan ini adalah saluran drainase eksisting yang tidak dirancang dengan baik dan mengalami kerusakan parah, serta ketiadaan sistem pembuangan akhir yang memadai. Salah satu solusi untuk mengendalikan genangan dan banjir adalah melalui pembangunan kolam retensi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain kolam retensi yang efektif dan mendukung keberlanjutan di kawasan kampus Undana. Pengukuran lapangan dan pengolahan data dilakukan untuk menghasilkan desain kolam retensi yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan desain kolam retensi berbentuk elips dengan dimensi panjang (L) 50 m, lebar (B) 30 m, dan kedalaman (H) 8 m mampu menampung air sebanyak 37.699,112 m³. Kolam retensi ini dapat mengurangi potensi genangan dan banjir, serta meningkatkan efisiensi sistem drainase eksisting di kawasan kampus Undana. Desain ini memberikan solusi teknis yang berkelanjutan bagi permasalahan genangan air di lingkungan kampus.
Desain Perkerasan Kaku dengan Metode Bina Marga 2017 dan Rencana Anggaran Biaya Ruas Jalan Anggrek Dara, Harlando Ha'e; Kumalawati, Andi; Udiana, I Made
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 No. 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v5i1.21309

Abstract

Ruas jalan Anggrek, merupakan ruas jalan yang sering mengalami kerusakan sebelum sampai pada umur masa layannya, ini dikarenakan adanya aktifitas kendaraan berat seperti tengki air yang setiap hari melewati ruas jalan ini. Maka perlu di lakukan perencanaan perkerasan jalan yang baik agar dapat melayani arus lalu lintas sesuai umur rencana, dengan menggunakan perkerasan kaku sebagai lapisan permukaan. Tujuan dari penelitian ini melakukakn perencanaan lapisan perkerasan kaku, dan mnganalisis besarnya anggaran biaya konstruksi perkerasan kaku pada ruas jalan Anggrek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, adalah Metode Bina Marga 2017 untuk merencanakan tebal lapisan perkerasan kaku, sedangkan untuk menghitung perkiraan anggaran biaya untuk konstruksi perkerasan kaku menggunakan analisis Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Tahun 2022. Pada analisis ini, diperoleh tebal perkerasan kaku dengan tulangan sebesar 285 mm dengan biaya Rp. 3.476.515.000, dengan umur rencana selama 40 tahun, dan diperoleh untuk pondasi beton kurus 100 mm dengan biaya Rp. 900.372.000, lapisan drainase 150 mm dengan biaya Rp. 625.920.000, dan untuk stabilisasi semen sebesar 300 mm dengan biaya Rp. 1.699.981.000. Sehingga dengan semua biaya yang diperoleh untuk setiap lapisan perkerasan kaku, didapat biaya total untuk konstruksi perkerasan kaku untuk jalan Anggrek dengan panjang total 1050 meter, diperoleh sebesar Rp. 7.537.875.000.
Pengaruh Volume Lalu Lintas Terhadap Tingkat Kebisingan Di Kota Kupang (Studi Kasus Jalan Jenderal Sudirman Kuanino) Kumalawati, Andi; Bere, Flavianus; Udiana, I Made; Rizal, Andi Hidayat; Utama, Andi Agung Wahyu
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 No. 2 September 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v5i2.24728

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis tingkat kebisingan kendaraan akibat lalu lintas pada jalan Jend. Sudirman Kota Kupang dan menyatakan hubungan antara tingkat kebisingan yang terjadi dengan volume kendaraan serta memberikan solusi untuk kebisingan yang terjadi. Analisis data kebisingan menggunakan metode Calculation of Road Traffic Noise (CoRTN Method), kemudian dilakukan analisis hubungan antara volume kendaraan dengan tingkat kebisingan menggunakan Metode Regresi Linear Berganda pada Software SPSS 22.0 For Windows. Berdasarkan Hasil analisis maka tingkat kebisingan tertinggi pada Jalan Jenderal Sudirman Kuanino Kota Kupang adalah sebesar 77,59 dB(A) telah melewati baku mutu kebisingan untuk kawasan perdagangan dan jasa yaitu sebesar 70 dB(A). Bentuk model persamaan tingkat kebisingan lalu lintas terbaik adalah (Y) = 48,365 + 0,010X1 + 0,459X2 dengan nilai R2 = 0,873 yang menunjukan bahwa pengaruh yang diberikan variabel X1 dan X2 (variabel bebas) terhadap variabel Y (kebisingan) adalah sebesar 87,30 %. Dimana nilai X1 adalah volume total kendaraan (sepeda motor, kendraan ringan dan kendaraan berat) X2 adalah kecepatan rata-rata kendaraan dan Y nilai tingkat kebisingan. Alternatif solusi penanganan yang ditawarkan pada lokasi penelitian ini yaitu insulasi pada facade bangunan dengan penggantian jendela berkaca ganda atau triple dengan ketebalan kaca minimal 6 mm dapat mengurangi kebisingan secara teoritis hingga 15-25 dB(A).
Peran Transportasi Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Timor Tengah Utara-NTT Kumalawati, Andi; Nifu, Lidwina Lidya; Udiana, I Made; Rizal, Andi Hidayat
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 2 (2023): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v35i2.2217

Abstract

Sarana dan prasarana transportasi merupakan komponen yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan ekonomi masyarakat dan pembangunan wilayah. Desa Eban, Kecamatan Miomaffo-Barat Timor Tengah Utara dengan luas 31,2 Km2 dengan jumlah penduduk pada tahun 2020-2021 sebanyak 2.508 Jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pengaruh prasarana transportasi terhadap peningkatan ekonomi dan pengembangan wilayah di Desa Eban. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini berupa skala Likert, analisis regresi linear berganda, dan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh prasarana transportasi terhadap peningkatan ekonomi di Desa Eban memiliki pengaruh yang positif. Berdasarkan analisis penentuan skor dengan menggunakan skala Likert, variabel yang memiliki nilai skala Likert paling besar yaitu variabel distribusi barang dan jasa dengan nilai skala Likert 75% dan berdasarkan analisis regresi berganda diperoleh persamaan sebagai berikut ? = 2,158 + 0,498?₁ + 1,133?₂ + 0,334?3  + 0,118?4 + 0,227?5. Hal ini menunjukkan bahwa variabel ekonomi masyarakat dapat meningkat sebesar 2,158 terhadap semua variabel bebas dan variabel yang paling berpengaruh adalah variabel kondisi prasarana dengan koefisien 1,133. Sementara itu, prasarana transportasi terhadap pengembangan wilayah memiliki pengaruh yang positif. Berdasarkan hasil analisis korelasi dengan menggunakan korelasi berganda antara setiap variabel independen terhadap pengembangan wilayah diperoleh nilai (R) sebesar 0,47. Uji signifikansi korelasi berganda menunjukkan nilai Fhitung > Ftabel (4,39 > 2,31), maka terdapat hubungan atau pengaruh yang signifikan antara lima variabel independen terhadap ekonomi masyarakat dan pengembangan wilayah di Desa Eban.
Peran Transportasi Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Timor Tengah Utara-NTT Kumalawati, Andi; Nifu, Lidwina Lidya; Udiana, I Made; Rizal, Andi Hidayat
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 2 (2023): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v35i2.2217

Abstract

Sarana dan prasarana transportasi merupakan komponen yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan ekonomi masyarakat dan pembangunan wilayah. Desa Eban, Kecamatan Miomaffo-Barat Timor Tengah Utara dengan luas 31,2 Km2 dengan jumlah penduduk pada tahun 2020-2021 sebanyak 2.508 Jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pengaruh prasarana transportasi terhadap peningkatan ekonomi dan pengembangan wilayah di Desa Eban. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini berupa skala Likert, analisis regresi linear berganda, dan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh prasarana transportasi terhadap peningkatan ekonomi di Desa Eban memiliki pengaruh yang positif. Berdasarkan analisis penentuan skor dengan menggunakan skala Likert, variabel yang memiliki nilai skala Likert paling besar yaitu variabel distribusi barang dan jasa dengan nilai skala Likert 75% dan berdasarkan analisis regresi berganda diperoleh persamaan sebagai berikut ? = 2,158 + 0,498?₁ + 1,133?₂ + 0,334?3  + 0,118?4 + 0,227?5. Hal ini menunjukkan bahwa variabel ekonomi masyarakat dapat meningkat sebesar 2,158 terhadap semua variabel bebas dan variabel yang paling berpengaruh adalah variabel kondisi prasarana dengan koefisien 1,133. Sementara itu, prasarana transportasi terhadap pengembangan wilayah memiliki pengaruh yang positif. Berdasarkan hasil analisis korelasi dengan menggunakan korelasi berganda antara setiap variabel independen terhadap pengembangan wilayah diperoleh nilai (R) sebesar 0,47. Uji signifikansi korelasi berganda menunjukkan nilai Fhitung > Ftabel (4,39 > 2,31), maka terdapat hubungan atau pengaruh yang signifikan antara lima variabel independen terhadap ekonomi masyarakat dan pengembangan wilayah di Desa Eban.
PKM KELOMPOK TANI SAYUR MENGGUNAKAN TEKNOLOGI IRIGASI CURAH INSTALASI BAMBU DI DESA TUNFEU, KECAMATAN NEKAMESE, KABUPATEN KUPANG Udiana, I Made
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 12 No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v12i2.1870

Abstract

Kualitas sumber daya manusia pada Kelompok Tani Sayur (KTS) Kasih dan Manekan di Desa Tunfeu masih rendah dan manajemen penanaman cabai rawit masih memakai cara tradisional. Disamping itu cara pemberian air yang umum dipakai oleh masyarakat petani cabai di Desa Tunfeu dilakukan dengan cara pengaliran melalui semprotan dengan ujung selang, di mana air yang dialirkan dari ujung selang yang terbuka langsung disiramkam ke tanaman dengan bantuan mesin pompa. Sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan penyuluhan, demo, praktek dan pendampingan yang dilakukan berpedoman pada Pedoman Teknologi Irigasi Curah (2017) dan Pedoman Budi Daya Cabai Rawit (2018). Dari Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) PKM ini di dapat hasil sebagai berikut: 1). Adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia pada KTS Kasih dan Manekan dilihat kehadiran (100%) dan keaktifan dalam kegiatan PPM PKM. Pengetahuan petani tentang penggunaan air dan budi daya cabai rawit meningkat, 2). Penggunaan air pada bedengan tanah untuk tanaman cabai rawit sudah optimal (tidak boros) dan penyiramannya sudah merata, karena menggunakan teknologi sistem irigasi curah/pancar (sprinkler irrigation) dengan instalasi dari bambu (bahan lokal), di mana penghematan penggunaan air sebelumnya (yaitu penyiraman air langsung ke arah tanaman dengan ujung selang) dan sesudah penggunaan irigasi curah instalasi bambu adalah sebesar 2,10 m3 atau sebesar 33,33% per 10 bedengan tiap kali penyiraman, 3). Kegiatan praktek tentang budi daya cabai terutama cabai rawit yang dirancang secara teknis dalam lahan petani juga baru pertama kali dilakukan sehingga perbandingan hasil produksi untuk 10 bedengan yang didapat sebelumnya (yaitu penyiraman air langsung ke arah tanaman dengan ujung selang) dan sesudah penggunaan irigasi curah instalasi bambu adalah (Rp. 200.000,- per 10 bedengan) : (Rp. 400.000,- per 10 bedengan) atau 1 : 2, dan 4). Rasio pencapaian dalam tahapan kegiatan PPM PKM mulai dari kegiatan persiapan, pelaksanaan, pendampingan, penanaman, pemanenan, evaluasi dan pelaporan sebesar 100%.
Analisis Kapasitas Tampungan Sungai pada Daerah Aliran Sungai Kapsali Menggunakan HEC-RAS 6.4.1 Leda, Gracia Kasih Cintana; Bunganaen, Wilhelmus; Udiana, I Made
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 4 No 2 (2024): Volume 4 No.2 September 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v4i2.20204

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapsali terletak pada Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Sungai utama yaitu Sungai Kapsali. Jembatan Kapsali yang digunakan sebagai jembatan penyebrangan ambruk akibat banjir sehingga lalu lintas menuju beberapa wilayah Amfoang terhenti dan berdampak negatif bagi warga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas dari Sungai Kapsali dalam menampung debit banjir rencana pada berbagai periode ulang sebagai pertimbangan dalam penentuan solusi bagi permasalahan pada DAS Kapsali. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu: topografi sungai yang diambil menggunakan drone dan data curah hujan dari pos hujan terdekat untuk mencari debit banjir rencana menggunakan Metode HSS Nakayasu. Aplikasi HEC-RAS 6.4.1 digunakan untuk mengukur kapasitas dari sungai dalam menampung debit banjir rencana. Hasil penelitian debit banjir rencana maksimal menggunakan Metode HSS Nakayasu pada Q2= 473,22 m3/s, Q5= 645,87 m3/s, Q10= 837,08 m3/s, Q25= 1090,13 m3/s, Q50= 1224,40 m3/s, Q100= 1573,20 m3/s, dan Q500= 2169,18 m3/s. Pada Q2 dan Q5 tidak ada titik yang mengalami luapan, pada Q10 sebanyak 2 titik, pada Q25 dan Q50 sebanyak 7 titik, pada Q100 sebanyak 9 titik, dan pada Q500 sebanyak 16 titik sehingga dapat disimpulkan semakin besar periode ulang yang digunakan, semakin tinggi profil muka air yang dihasilkan.
Co-Authors A.A Ngr Bagus Surya Arditha A.A. Istri Prami Yunita A.A. Sg Istri Karina Prabasari Adena Nurkhaliza Adoe, Jonathan Akhila Rayintama, I Gde Anak Agung Ayu Wulandari Anak Agung Dicky Arianto Anak Agung Ketut Sukranatha Anak Agung Ngurah Bagus Baskara Anak Agung Ngurah Wisnu Manika Putra Anak Agung Putu Krisna Putra Anak Agung Sagung Wiratni Darmadi Andi Hidayat Rizal Andi Kumalawati Andi Lukman Hakim Anissa Aulia Ayuning Sasmitha Margana Bere, Flavianus Cahyanto, Muhammad Reza Calvin Smith Houtsman Sitinjak Dantje A. T. Sina Dara, Harlando Ha'e Desak Putu Dewi Kasih Dewa Ayu Widya Sari Feranika Anggasari Jayanti Finna Wulandari Gandi Silaban Gede Adhitya Ariawan Gede Bayu Wicaksana Gede Dicka Prasminda Gede Fajar Aryesha Wiguna Gek Ega Prabandini Gusti Ketut Alfionita Hangge, Elsy E. I Dewa Ayu Dila Pariutami I Dewa Made Wisnu Adi Kesawa P I Gede Gumiar Eka Redana I Gede Surya Prayoga I Gusti Agung Yoga Bhaskara Susila I Gusti Ayu Intan Purnamaningrat I Gusti Ayu Nyoman Diana Fitri Astuti I Gusti Ayu Putri Kartika, I Gusti Ayu I Gusti Ketut Riza Aditya I Gusti Ngurah Bagus Pramana I Gusti Ngurah Eka Prasetia Dananjaya I Ketut Agus Surya Opriyana I Ketut Alit Adi Saputra I Ketut Markeling I Ketut Satria Wiradharma S. I KETUT WESTRA I Made Aditia Warmadewa I Made Dedy Priyanto I Made Dwi Anugrah Putra I Made Jaya Nugraha I Made Pujawan I Made Sarjana I Made Yuda Wiguna I Nyoman Darmadha I Nyoman Mudana I Putu Agus Prastika Gunaksa Putra I Putu Aris Udiana Putra I Putu Budi Arta Yama I Wayan Angga Prawira I Wayan Novy Purwanto Ida Ayu Krisna Kartika Dewi Ida Ayu Made Indah Lestari Ida Ayu Shintyani Brahmisiwi Ida Bagus Ketut Agastya Indah Dwi Rahmawati Indriana Nodwita Sari Jerry Ary Murti Ketut Nurcahya Gita Kobi Wayan Kariarta Leda, Gracia Kasih Cintana Lempadeli, David Rival Luh Gede Pebby Gitasari Luh Putu Suciarini Made Aditya Ambara Made Nadya Pradnya Sari Made Nikita Novia Kusumantari Made Subawa Marwanto Marwanto Melani, Maria Agustina Henny Michael Johan Mowoka Ngakan Putu Surya Negara Ni Ketut Sri Utari Ni Made Srinitha Themaswari Ni Nyoman Trisnawati Nifu, Lidwina Lidya Orchita, Ida Ayu Putu Gde Aditya Wangsa R. A. Retno Murni Remi Dita, Adi Yavael Suatra Putrawan Tri M. W. Sir Utama, Andi Agung Wahyu Wilhelmus Bunganaen Yohanes Usfunan