Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

The Potential Effectiveness of the Project Based Learning (PjBL) Learning Model in Improving Ecoliteracy Reviewed from Creative Thinking Lestari, Eunike Dwi; Atmojo, Idam Ragil Widianto; Daryanto, Joko
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.99113

Abstract

Urgensi peningkatan keterampilan ekoliterasi dan berpikir kreatif semakin mendesak di tengah tantangan lingkungan global. Project-Based Learning (PjBL) muncul sebagai pendekatan potensial untuk mengembangkan kedua keterampilan tersebut secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas PBL dalam meningkatkan ekoliterasi dari perspektif keterampilan berpikir kreatif. Metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA digunakan untuk meninjau artikel yang diterbitkan di Elsevier (ScienceDirect) dengan indeks acak dari Q1 hingga Q4. Sebanyak 14 artikel dianalisis. Melalui pendekatan yang berpusat pada siswa dan berbasis proyek, PjBL mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendorong inovasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah yang kreatif. Keberhasilan PjBL dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21 terlihat secara konsisten di berbagai konteks pendidikan dan latar belakang budaya Kemampuan PjBL untuk meningkatkan ekoliterasi siswa juga menunjukkan potensinya sebagai alat untuk mendidik generasi masa depan yang sadar lingkungan. Melalui proyek-proyek yang relevan dengan isu-isu ekologi kontemporer, PjBL tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa tentang lingkungan, tetapi juga mendorong mereka untuk mengambil tindakan konkret dalam melestarikan lingkungan. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan PBL dalam kurikulum pendidikan lingkungan untuk mempersiapkan generasi yang lebih sadar lingkungan dan kreatif dalam menghadapi tantangan ekologi di masa depan.
Integration of Puppet Story Cultural Values in Strengthening the Character of Elementary School Students Nuryanti, Nuryanti; Slamet, St. Y.; Daryanto, Joko
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109818

Abstract

This study aims to analyze the form of integration of the cultural value of wayang stories in Indonesian learning in elementary schools, describe the perception of teachers and students of the character values contained in the puppet story, and identify the challenges of its implementation as a character strengthening strategy. The research uses a descriptive qualitative approach with a staked case study design focused on grade IV of SDN 1 Tawangharjo involving 1 classroom teacher and 25 fourth-grade students as research subjects. Data was collected through in-depth interviews, participant observations, and documentation, and analyzed using thematic-interactive analysis techniques with data triangulation. The results of the study show that wayang stories are used contextually in the planning and implementation of learning that contains character values such as responsibility, courage, and mutual cooperation. Teachers develop thematic modules based on local stories, but still face obstacles in the formulation of value indicators, limitations in visual media, and students' symbolic understanding. The implications of these findings underscore the need to develop a curriculum based on local culture, value literacy training for teachers, and continuous evaluation of students' character. This research contributes significantly to strengthening culturally and contextually relevant character learning in elementary schools by providing a practical framework for integrating local cultural values into formal education curricula.
Penerapan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Berbantuan Power Point Interaktif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Peserta Didik VIC SDIT Ar – Risalah Surakarta Kusuma, Devi Widya; Maulinda, Laela Cahya; Daryanto, Joko; Triningsih, Wahyu
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97183

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik kelas VIC SDIT Ar-Risalah Surakarta pada muatan bahasa indonesia materi menulis informasi budaya melalui wawancara. Tujuan penelitian ini untuk sejauh mana penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) berbantuan Power Point Interaktif untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia peserta didik kelas VIC SDIT Ar – Risalah Surakarta. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan subjek penelitian peserta didik kelas VIC berjumlah 26 peserta didik. Teknik pengumpulan data melalui lembar observasi, tes dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif yang digunakan untuk mengukur hasil belajar peserta didik setelah tindakan dilakkukan. Pada pelaksanaan pra siklus pencapaian indikator hanya 26,92% (kategori kurang) tuntas sehingga peneliti melanjutkan penelitian siklus I ketuntasan meningkat menjadi 36% (kategori kurang) kemudian peneliti melanjutkan penelitian siklus II ketuntasan meningkat 92,3% (kategori sangat baik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Berbantuan Power Point Interaktif dapat Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Peserta Didik VI C SDIT Ar – Risalah Surakarta.
Penggunaan media Stick Figure berbasis permainan papan edukatif untuk meningkatkan keterampilan menulis aksara Jawa nglegena peserta didik kelas III sekolah dasar Wasis, Tri; Sadiman, Sadiman; Daryanto, Joko
Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 2 (2019): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v7i2.31640

Abstract

The study aims to improve the writing skills of javanese alphabet nglegena through the use of media Stick Figure based on educational board games in class III students of Selodoko 2 elementary school, Ampel Sub-district, Boyolali Districk, in academic year 2018/2019. The form of this research is Classroom Action Research conducted in two cycles. The subjects of this study were third grade teachers and students. Data collection techniques in this study used interview, observation, documentation, and test techniques. Test the validity of the data using content validity, source triangulation and technical triangulation. The data analysis technique used interactive analysis according to Miles and Huberman. Increase in the average score of the four aspects from the pre-action with the score of 2,09 increasing up to 2,48 in the first cycle then increase again in the cycle 2 with a score of 3,26. The average aspect influences the value of aspects of writing skills Javanese alphabet nglegena. Therefore, it can be concluded that the use of media Stick Figure based on educational board games can improve writing skills in Javanese alphabet nglegena in class III students of Selodoko 2 elementary school, Ampel Sub-district, Boyolali District.Keywords: media Stick Figure based on educational board games, Javanese alphabet nglegena writing skill, elementary school
Lila, wani, korban: karakter tokoh werkudara pada lakon wahyu eka bawana sebagai wahana pendidikan karakter dan nilai-nilai etika dasar bagi anak sekolah dasar Kuncoro, Bimo; Wicaksono, Andi; Daryanto, Joko
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 5 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i5.110572

Abstract

This study aims to analyze and map the alternative character representation of Werkudara in the traditional Javanese puppet performance (pakeliran) titled Lakon Wahyu Eka Bawana, specifically focusing on its potential as a medium for character education and fundamental ethical values for primary school children. Werkudara, commonly known for his strength, is uniquely interpreted through three principles: Lila (sincere sacrifice/sincerity), Wani (moral courage/integrity), and Korban (collective self-sacrifice). Employing a qualitative approach with textual analysis and Malinowski's functional theory, the study finds that these three principles transcend mere narrative function. Functionally, Lila serves as a basis for fundamental ethics (honesty and humility), Wani as moral inspiration (integrity and responsibility), and Korban as a strengthener of social solidarity (mutual cooperation and social care). The value mapping demonstrates that Werkudara's character is highly relevant and can be integrated into the primary school curriculum as a concrete model rooted in local wisdom. The study concludes that traditional arts like wayang kulit are living and functional cultural media, effective in instilling noble values and preserving morality within the community.
Profil guru sekolah dasar dalam mengimplementasikan pembelajaran daring berbasis media aplikasi Arumanda, Hesa Resti; Riyadi, Riyadi; Daryanto, Joko
Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 6 (2021): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v9i6.56023

Abstract

This study aims to 1) find out the profile of teachers in implementing online learning based on application media 2) find out the obstacles experienced by teachers in implementing online learning based on application media. This research was conducted at SD Negeri Mangkubumen Kidul No. 16 Surakarta uses a qualitative descriptive method. The subjects of this study were teachers of class I to class VI. Data collection techniques are observation, interviews, and documentation. Learning is carried out online using the internet and media applications such as whatsapp, zoom, google form, and google meet. The learning process is carried out with due regard to teacher competency standards, namely 1) pedagogic competency standards 2) professional competency standards 3) personality competency standards 4) social competency standards. In carrying out the learning process, the teacher encountered several obstacles. However, the process of implementing online learning at SD Negeri Mangkubumen Kidul No. 16 Surakarta can be said to be quite good.
Analisis dampak pembelajaran daring pada keterampilan membaca pemahaman cerita fiksi peserta didik kelas iv sekolah dasar Senja, Puti Alleza Kemuning; Winarni, Retno; Daryanto, Joko
Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 4 (2022): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v10i4.68193

Abstract

This study aims to describe the analysis of the impact of online learning on reading comprehension skills. This research uses descriptive qualitative research methods. The subjects of this study were fourth grade students of SD Negeri 6 Parakan. Research data collection is done through data collection techniques of observation, interviews and document studies. The data analysis technique uses the Miles and Huberman model which consists of data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that the fourth grade students of SD Negeri 6 Parakan in analyzing reading comprehension skills in fiction stories were still less successful in obtaining reading information, explaining the intrinsic elements of reading, drawing conclusions from the reading, and determining statements that were in accordance with the contents of the reading. from reading. Constraints in reading comprehension skills are the students' lack of interest in reading, lack of reading facilities and the role of parents. The solution to these problems is to foster students' interest in reading, improve reading facilities both at school and at home, and get used to reading from an early age by parents.
Analisis penerapan model project based learning (pjbl) dalam mengembangkan kreativitas siswa pada pembelajaran ipas kelas V Sari, Rivana Martya; Daryanto, Joko; Supianto, Supianto
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.116423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan model Project-Based Learning (PJBL) dalam mengembangkan kreativitas siswa pada pembelajaran IPAS kelas V SD Negeri 2 Truwolu ditinjau dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis multiple-case study. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas V dan sembilan peserta didik yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Validitas data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap perencanaan menguatkan aspek press melalui penciptaan lingkungan belajar yang kondusif dan perancangan proyek terstruktur. Tahap pelaksanaan menunjukkan perubahan fokus pada aspek process dan person melalui peran guru sebagai fasilitator yang responsif dalam memberikan umpan balik dan fleksibilitas waktu. Tahap evaluasi menunjukkan aspek product dengan temuan bahwa proyek terbuka menghasilkan perkembangan kreativitas lebih optimal pada indikator fluency, flexibility, originality, dan elaboration dibanding proyek terstruktur. Kelemahan utama meliputi minimnya keterlibatan siswa dalam perencanaan proyek, ketergantungan pada guru, dan evaluasi yang belum terdokumentasi secara sistematis. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa keseimbangan antara struktur dan kebebasan dalam desain proyek merupakan faktor penting dalam pengembangangan kreativitas siswa melalui model PJBL.
Penerapan model problem based learning berbantuan socio scientific issue (SSI) untuk meningkatkan kesadaran lingkungan pada pembelajaran IPAS peserta didik kelas V sekolah dasar Exa, Hasna Nabila; Daryanto, Joko
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 1 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i1.107961

Abstract

This study attempts to provide a description of application of problem-based learning model based on Socio Scientific Issues (SSI) that can increase environmental awareness. This study utilizes the Classroom Action Research (CAR) method. The study was conducted with all students from grade V A at SD Negeri Rejosari Surakarta as subjects. The data used are qualitative and quantitative data with data collection techniques using observation, interviews, questionnaires, and documentation. The validity test technique uses triangulation of sources and techniques. Data analysis uses data analysis techniques proposed by Miles and Huberman, namely data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification. The results of this study prove that the model can increase students' environmental awareness which is reflected in the increasing understanding of environmental issues, empathy and responsibility, and environmentally conscious behavior in everyday life.
Peningkatan keterampilan menulis teks basa krama alus melalui model project based learning Putri, Hananti Nindita; Daryanto, Joko
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.117443

Abstract

Latar Belakang: Bahasa Jawa krama alus merupakan warisan budaya yang kian tergerus oleh dominasi bahasa Indonesia dan bahasa Jawa ngoko dalam komunikasi sehari-hari siswa sekolah dasar. Di SDN 1 Kebakan, sebanyak 92% siswa kelas V memperoleh nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM 70) dalam menulis teks basa krama alus. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes unjuk kerja menulis, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil: Penerapan model Project Based Learning (PjBL) menunjukkan peningkatan signifikan. Nilai rata-rata pratindakan 40,90 dengan ketuntasan 8% meningkat menjadi 82,52 dengan ketuntasan 84% pada akhir siklus II. Peningkatan terlihat pada aspek fonologi, diksi, struktur kalimat, kapitalisasi, dan tanda baca. Implikasi: Model PjBL terbukti efektif sebagai alternatif pembelajaran inovatif yang tidak hanya meningkatkan keterampilan menulis, tetapi juga menumbuhkan apresiasi siswa terhadap bahasa dan budaya Jawa sebagai bagian dari pelestarian identitas budaya lokal.