Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pemberdayaan Kelompok Tani Padi Sawah untuk Mendukung Kemandirian Pangan di Desa Bongohulawa Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Wahab, Wanti A.; Rauf, Asda; Saleh, Yanti
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.21939

Abstract

This study aims to analyze the empowerment of rice farmer groups towards food independence in Bongohulawa Village, Tilongkabila District, Bone Bolango Regency. The main problems faced by farmers are limited business capital, access to financial institutions, so the role of institutions and microfinance institutions is needed in strengthening farming businesses. The study was conducted in January–March 2025 using a quantitative descriptive method. The sampling technique was carried out purposively with a total of 48 farmers as respondents, while data were obtained through observation, interviews, questionnaires, and documentation studies. Data analysis used simple linear regression analysis, t-test, f-test, and determination. The results showed that farmer group empowerment had a direct effect on food independence of 0.708. In addition, this research model explained 49.9% of the variation in food independence, while 50.1% was influenced by other factors outside the model. These findings confirm that collaboration between farmer groups is very important in supporting sustainable food independence.
Factors in Farmers' Decision-Making in the Implementation of the Good Agricultural Practices (GAP) System in Tilongkabila District Ridwanto Ismail; Yanti Saleh; Ramlan Mustafa
Majapahit Journal of Islamic Finance and Management Vol. 6 No. 1 (2026): Islamic Finance and Management
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/mjifm.v6i1.808

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of corn farming management and to identify the factors influencing farmers’ decisions to adopt Good Agricultural Practices (GAP) in Tilongkabila District, Bone Bolango Regency. The research employed a descriptive quantitative approach using a survey method involving 30 corn farmers selected through purposive and snowball sampling techniques. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation. The effectiveness of corn farming management was analyzed using a Likert scale and an effectiveness index, while the influence of social, economic, technological, and policy factors on farmers’ decisions to adopt GAP was examined using multiple linear regression analysis. The results indicate that corn farming management in Tilongkabila District falls into the effective category, with an average effectiveness score of 74.42%, covering aspects of planning, organizing, implementation, and supervision. Regression analysis shows that social, economic, technological, and policy factors simultaneously influence farmers’ decisions to adopt GAP; however, partially, only certain factors have a significant effect.
KARAKTERISTIK PETANI JAGUNG DI DESA DULAMAYO UTARA KECAMATAN TELAGA BIRU KABUPATEN GORONTALO Abdul, Fadli; Saleh, Yanti; Suleman, Delvi
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 10, NO 2, 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.36332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik petani jagung di Desa Dulamayo Utara, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Oktober 2025, dengan menggunakan metode survei. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada 39 responden yang ditentukan dengan teknik simple random sampling menggunakan rumus Slovin dari populasi 317 petani jagung. Data yang dikumpulkan meliputi umur, tingkat pendidikan, pengalaman berusahatani, jumlah tanggungan keluarga, luas lahan, dan status kepemilikan lahan. Analisis data dilakukan secara deskriptif  Kuantitatif melalui penyajian tabel dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas petani jagung berada pada usia produktif dengan rata-rata 44 tahun. Tingkat pendidikan petani tergolong rendah, di mana 56,41% hanya tamat Sekolah Dasar. Pengalaman berusahatani rata-rata 10 tahun dan jumlah tanggungan keluarga rata-rata 3 orang. Luas lahan yang digarap relatif sempit, didominasi luas 1 hektare dengan rata-rata 1,26 Ha. Status kepemilikan lahan menunjukkan bahwa 51,28% petani berstatus sebagai penggarap. Karakteristik paling dominan dari petani jagung di Desa Dulamayo Utara adalah rendahnya tingkat pendidikan, status sebagai petani penggarap, serta luas lahan garapan yang kecil. Kondisi ini berpengaruh terhadap kemampuan adopsi inovasi dan tingkat pendapatan petani.
Pengaruh Tingkat Penerapan GAP (Good Agricultural Practices) terhadap Pendapatan Petani Jagung (Analisis Regresi Linear di Kecamatan Tilongkabila) Dwi Kurniawan Dondo; Ramlan Mustafa; Yanti Saleh
JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Department of Agribusiness, Halu Oleo University Jointly with Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia - Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/jia.v11i1.2567

Abstract

This study analyzes the effect of the level of Good Agricultural Practices (GAP) implementation on maize farmers’ income in Kecamatan Tilongkabila. The GAP index was constructed from nine cultivation components based on Regulation of the Minister of Agriculture No. 48 of 2006, measured using a five-point Likert scale (1–5), then summed and normalized into a percentage index (0–100%). The study employed a survey of 30 purposively selected farmers and applied simple linear regression after meeting the classical assumptions. The results indicate a positive but very weak relationship between GAP and income (R = 0.260; R² = 0.067). The regression coefficient is B = 0.039 (t = 1.423; p = 0.166), meaning that a one-point increase in the GAP index is associated with an average increase of 0.039 income units. However, the effect is not statistically significant at α = 0.05. Therefore, this study does not provide sufficient statistical evidence that increasing the intensity of GAP implementation improves maize farmers’ income. Income variation is largely explained by factors outside the model, suggesting the need for further research incorporating more comprehensive variables. The present study enriches the body of knowledge in agricultural economics by employing a continuous GAP index to measure implementation intensity and by providing localized empirical evidence that GAP adoption, when implemented partially, may not automatically translate into higher farmer income.
ANALISIS BIAYA DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH MENGGUNAKAN MESIN PANEN COMBINE HARVESTER DAN TRADISIONAL DI KECAMATAN DUMOGA BARAT KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Deddy S. Sumaila; Amir Halid; Yanti Saleh
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 10, NO 3, 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v10i3.32290

Abstract

Perbandingan pendapatan petani padi sawah dengan mekanisasi penggunaan alat mesin pertanian perlu dilakukan terhadap pendapatan yang diperoleh masing-masing petani untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk menganalisis pendapatan yang diperoleh petani yang menggunakan mesin combine harvester dan yang Tradisional pada usaha tani padi sawah di Kecamatan Dumoga Barat Kabupaten Bolaang Mongondow (2) Untuk menganalisis perbedaan pendapatan petani yang menggunakan mesin combine harvester dan yang Tradisional pada usaha tani padi sawah di Kecamatan Dumoga Barat Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Dumoga Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Provinsi Sulawesi Utara. Waktu penelitian mulai bulan Februari sampai bulan Mei 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani yang mengusahakan padi sawah di Kecamatan Dumoga Barat dengan pengambilan sampel secara acak sederhana. Hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata total pendapatan petani menggunakan combine harvester sebesar Rp. 12.655.229/petani/MT dengan rata-rata pendapatan per Ha sebesar Rp. 22.801.672. Untuk rata-rata total pendapatan dari petani tradisional sebesar Rp. 10.467.776 dengan rata-rata pendapatan per Ha sebesar Rp. 19.474.935. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh terdapat adanya perbedaan penerimaan yang signifikan disebabkan oleh adanya perbedaan hasil produksi yang diperoleh petani padi sawah baik itu petani Combine Harvester maupun tradisional di Kecamatan Dumoga Barat.
Strategi Penyuluhan Pertanian Dalam Pengembangan Budidaya Tanaman Labu Kuning Di Desa Domag Mekar Kecamatan Bonubogu Kabupaten Buol Moh Jusdin; Irwan Bempah; Yanti Saleh
Mediagro: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 21 No 1 (2025): Mediagro
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v21i1.12307

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Faktor internal dan eksternal dalam pengembangan budidaya tanaman labu kuning, dan (2) Faktor internal dan eksternal dalam pengembangan budidaya tanaman labu kuning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survey yaitu penggambaran secara kualitatif, fakta, data atau objek material yang dibutuhkan dalam penelitian melalui observasi, wawancara, dan kuisioner. Penelitian ini dilakukan di Desa Domag Mekar, Kecamatan Bonubogu, Kabupaten Buol, dengan total responden sebanyak 30 orang,  diantaranya 10 penyuluh dan 20 petani labu kuning. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi penyuluhan pertanian dalam pengembangan budidaya tanama labu kuning yaitu strategi agresif, Strategi ini menjelaskan situasi yang sangat memiliki kekuatan dan peluang untuk pengembangan budidaya tanaman labu kuning di Desa Domag Mekar dan juga memiliki kekuatan dan peluang yang sifatnya saling mendukung dengan cara menguntungkan faktor semua kekuatan dan memanfaatkan peluang yang ada. Keyword : Strategi penyuluh,  pegembangan, budidaya tanaman
Factors in Farmers' Decision-Making in the Implementation of the Good Agricultural Practices (GAP) System in Tilongkabila District Ridwanto Ismail; Yanti Saleh; Ramlan Mustafa
Majapahit Journal of Islamic Finance and Management Vol. 6 No. 1 (2026): Islamic Finance and Management
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/mjifm.v6i1.808

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of corn farming management and to identify the factors influencing farmers’ decisions to adopt Good Agricultural Practices (GAP) in Tilongkabila District, Bone Bolango Regency. The research employed a descriptive quantitative approach using a survey method involving 30 corn farmers selected through purposive and snowball sampling techniques. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation. The effectiveness of corn farming management was analyzed using a Likert scale and an effectiveness index, while the influence of social, economic, technological, and policy factors on farmers’ decisions to adopt GAP was examined using multiple linear regression analysis. The results indicate that corn farming management in Tilongkabila District falls into the effective category, with an average effectiveness score of 74.42%, covering aspects of planning, organizing, implementation, and supervision. Regression analysis shows that social, economic, technological, and policy factors simultaneously influence farmers’ decisions to adopt GAP; however, partially, only certain factors have a significant effect.
Analisis Strategi Pemasaran Kopi Gorontalo di Cv. Ameer Essoya Natura Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo Serlin Mooduto; Irwan Bempah; Yanti Saleh
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i1.1013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal pemasaran kopi Gorontalo dan merumuskan strategi pemasaran kopi Gorontalo di Cv. Ameer Essoya Natura. Penelitian ini dilakukan di Ameer Essoya Natura Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo. Jumlah Informan dalam penelitian ini adalah 31 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis kuantitatif serta studi kasus. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Matrik SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yaitu Produk kopi memiliki date yang lama, kualitas produk meliputi konsistensi rasa serta kebersihan yang terjaga, harga produk lebih murah, memiliki promo menarik, lokasi Home Industry Ammer Essoya Natura mudah di temukan, pembeliaan produk dapat dilakukan secara online, produk bersertifikasi halal dan BPOM sedagkan Faktor eksternal yaitu gaya hidup minum kopi semakin berkembang, peningkatan pengguna aktif sosial media, adanya kepercayaan konsumen, semakin bertambahnya peminat produk kopi robusta pinogu, distribusi produk keluar daerah. Strategi mengembangan produk kopi pinogu robusta dengan konsistensi rasa serta kebersihan yang terjaga, memperkuat citra produk kopi Gorontalo sebagai produk yang dapat menarik minat konsumen kalangan khusus, meningkatkan kualitas bahan baku untuk menjamin daya tahan serta kualitas produk untuk kepuasan konsumen, menambah varian harga dan pemberlakukan promo menarik atau diskon untuk menarik konsumen baru, memperluas jaringan pemasaran melalui adopsi media digital (online marketing
Analisis Peran Penyuluh Pada Usahatani Padi Sawah Di Desa Binuni Kecamatan Bolangitang Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Moh Dandung Mandey; Irwan Bempah; Yanti Saleh
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i2.1070

Abstract

Peran penyuluh pertanian dapat dikatakan sebagai garda terdepan untuk meningkatkan kualitas petani. Penyuluh berperan sebagai perantara informasi untuk petani. Penyuluh menyampaikan infomasi dari balai pengkajian maupun peneliti ke petani. Komoditas utama kecamatan Bolangitan Timur adalah padi . padi mempunyai peranan penting dalam pembangunan ekonomi. Desa Binuni memiliki luas lahan padi sawah sebesar 20 hektar. Serangan hama seperti tikus dan burung yang menjadi salah satu masalah utama yang memberikan kerugian bagi petani padi. Peneltian ini bertujuan untuk menganalisis peran penyuluh pada usahatani padi sawah di Desa Binuni. Metode yang digunakan adalah survey dengan sampel sebanyak 51 petani padi. Menggunakan pendekatan deskriptif dengan alat Total Capaian Responden (TCR). Hasil Penelitian menunjukan peran penyuluh pertanian sebagai pendidik dan peran penyuluh sebagai peneliti sangat baik sedangkan peran penyuluh sebagai pelatih pengambilan keputusan belum masih dalam kategori baik.
Strategi Penyuluh Pertanian Pada Pengembangan Kelompok Tani Jagung Di Desa Pone Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo Nurfadilah K. Pilowani; Amir Halid; Yanti Saleh
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i2.1263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Mengetahui faktor internal dan eksternal peran penyuluh di kelompok tani pada usahatani jagung. 2) Menganalisis strategi peran penyuluh di kelompok tani pada usahatani jagung. Penelitian ini dilakukan di Desa Pone Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo. Waktu penelitian dilaksanakan selama 3 bulan terhitung mulai dari bulan Oktober - Desember 2023. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor internal terdiri atas adanya kepilikikan lahan, Pengalaman dalam usahatani, adanya motivasi kerja petani, penggunaan teknologi, dinamika kelompok tani, keterbatasan modal, ketergantungan pada satu jenis varietas jagung, kurang adanya pengalaman dalam menjalnkan bisnis secara kelompok serta faktor eksternal yakni adanya ketersedian bantuan sarana produksi, akses kredit, berkembangnya produk olahan berbahan jagung, kemudahan bibit, pupuk perubahan cuaca yang tidak menentu, kenaikan harga input, tenaga kerja luar keluarga, adanya serangan hama dan penyakit. Strategi pengembangan usahatani di Desa Pone Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo menggunakan strategi SO, dimana strategi ini di gunakan untuk memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada untuk meminimalkan kelemahan dan ancaman dengan mengoptimalkan program pemerintah untuk mendorong motivasi petani dalam meningkatkan produksi jagung dan memanfaatkan penggunaan lahan serta adanya ketersedian bibit, pupuk yang akan meningkatkan produksi pada jagung.
Co-Authors Abdul Fahmi A. Rasyid Abdul Gias Djafar Abdul Mahris Bakue Abdul, Fadli Adelin Septianingsih Herson Adrianto Kalamento Afdal Tanaiyo Agustinus Moonti Ahmad Fadhli, Ahmad Ahmad Fadhly Ahmad Yusuf Ahmad, Merlin Ahmad, Sry Melisa Ali, Harisan Amelia Murtisari Amir Halid Amriyanti Ayuba Antuala, Sri Asmawati Anwar Fendy Aprilya, Lia Asda Rauf Astika, Lini Baruadi, Mahludin H Beby S D Banteng Bobihu, Ijhan Cahyani, Nisa Dwi Chossy, Achmad Datau, Elsy Febriani Daud, Sofyani David Dwiyahya M Tuna Debi Sintia Abas Deddy S. Sumaila Delvi Suleman Denis Pangulili Desei, Frice Desriyanti Rasyid Dwi Kurniawan Dondo Dwi Kurniawan Dondo Echan Adam Efendi Yanto Elsy Febriani Datau Erwin Hujani Eyato, Fadila Fadel Amili Fahrul Ilham Febrianti Abubakar Febyola Abubakar Fitri Nur Hasanah Fitryane Lihawa Gaib, Siswan Y Haipi, Riski Hartin Ajuai Hasan, Fitran Hendra Habibu Hendra S Yubi Hendra, Mohamad Roqib Hendrawan, Wawan Ibrahim, Kristian Idris Bagu Indriani, Lusi Irmawati saul Irwan Bempah Ismail, Milawaty Jeflan Halidu Jusuf, Maarifat Kadir, Liskawati Karlena Arsyad Kasim Nusi Kasim, Febby Sixtyani I. Kemi, Haddad Kono, Pardan Kunuti, Samsir A. Lagarusu, Liawati Larasati Sukmadewi Wibowo Lasena, Nurhayati Latif, Yopan Liskawati Kadir Lukman Kaluku Machieu, Intan Nuraini Mahludin H. Baruwadi Mahmud, Sri Anggita Manto, Rizky Amalia Marike Mahmud Masenge, Cecenli Daeng Masni Masni Melana, Rahma Miftahuljannah Tanjung Api Miftha Hulzannah Alamri Moh Dandung Mandey Moh Jusdin Mohamad Alfian Mantali Mohammad Zubair Hippy Moki, Nur Intan Monoarfa, Febri Yanti R. Muhammad Abrar Panigoro Nandaria Yakub Nindy Agustia Nunge Nur Ayin T. Olii Nur Mia Rahma Lahidjun Nur Silfiah Amin Nurfadilah K. Pilowani Nurmawi Ali Nurul Wakhidah Pakaya, Mohammad Rivaldi Panigoro, Soraya Ponto, Moh Fais Pontoh, Moh Fais Pontoh, Siti Hajar Mirantia Rahayu Nangsi Paramata Rahayu, Baiq Handiningrat Rahim, Nur Cindi Rahmat Supu Ramlan Mustafa Rauf, Nurain Ria Indriani Ria Indriani Ridwanto Ismail Rifni Mobi Riki Djamalu Rindiani Rajak Rischa Sherliyana Dewi Riska Halid Robiah Adhawiyah Rolianjana, I Putu Serlin Mooduto Siska Ismail Siska Latongko Siswan Y Gaib Siswatiana Rahim Taha Siti Rahmatia Machieu Siti Yuliat Radji Sofyan duda, Felisha Putri Sofyan Duda Felisha putri Soraya panigoro Ayu Sriwahyuni Palia Sriwulanty Rudjua Sry Melisa Ahmad St. Aisyah St. Aisyah R Suangita, Indriyani Harmain Suci Puji Rahma Ahmad Suleman, Maryam Ulfa Supriyo Imran Suroto Suroto Syafrudin S. Abdul Tahala, Sri Indriyanti Tajeb, Widiawati Tamran Suaib Tangkudung, Anggun Juwita Tsamara, Devy Tune, Merlan Wahab, Wanti A. Wawan K Tolinggi Yasin, Aldi Adriansyah Yeri Mahalika Yuliana Bakari Yulista Razak Yuni Listyani Amu Yuriko Boekoesoe Yusuf, Hendrik Zulham Sirajuddin