Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Komunikasi Pembina Yayasan YPPT Al Qodri dalam Merekonstruksi Pondok Pesantren Mahad Tahfidz Al Qodri Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Edi Gunawan
Bashirah Vol 4 No 1 (2023): Bashirah
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/bashirah.v4i1.296

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pembina yayasan YPPT Al Qodri dalam Merekonstruksi pondok pesantren Mahad Tahfidz Al Qodri Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif berupa kata-kata tertulis dari hasil pengamatan. Teknik pengumpulan data dilakukan secara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan di dalam penelitian ini adalah Harold laswell. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa strategi komunikasi pembina yayasan YPPT Al Qodri dalam merekonstruksi pondol pesantren Mahad Tahfidz Al Qodri dilakukan dengan cara musyawarah, penunjukan ketua tim lapangan, dan kerja sama dengan sekolah lain.
PUTUSAN KONSTITUSIONAL DEMOKRATIS TERHADAP SENGKETA PEMILU SERENTAK MENURUT FIQIH SIYASAH Wira Purwadi; Edi Gunawan; Devi Restiani Susilo; Johana Manuhuwa
Al-Mizan (e-Journal) Vol. 18 No. 2 (2022): Al-Mizan (e-Journal)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/am.v18i2.2058

Abstract

The Constitutional Court is a judicial institution that has the authority to resolve disputes over general election results. The purpose of this study is to analyze the challenges of the Constitutional Court in producing democratic constitutional decisions on 2024 simultaneous election disputes and to analyze its authority in producing democratic constitutional decisions on 2024 simultaneous election disputes from the perspective of Islamic constitutional law (fiqh siyasah). This type of research is a combination of normative research and empirical law. The results of the research show that the Constitutional Court faces several challenges in the 2024 Simultaneous Elections, namely: readiness to provide optimal service, intense political pressure for the presidential election, time issues and quality of decisions. The decision of the Constitutional Court must truly reflect a fair and just decision within the framework of implementing constitutional democracy. In the perspective of fiqh siyasah, the decisions of the judges of the Constitutional Court must provide a sense of justice for the people, and this is implemented if the constitutional judges have statesmanship, prioritize substantive justice, not become mouthpieces for the law, so that the decisions of the Constitutional Court must uphold constitutional democratic values based on justice. in the name of God Almighty.
Efektivitas Pembinaan Ibadah dan Keagamaan Bagi Narapidana Muslim di Lapas Amurang Sahari; Edi Gunawan
Al-Mizan (e-Journal) Vol. 17 No. 2 (2021): Al-Mizan (e-Journal)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/am.v17i2.2333

Abstract

This study aims to determine how effective worship and religious guidance is applied by the Class III Penitentiary of Amurang to Muslim prisoners. The guidance of worship is an effort and action carried out by a person to assist in understanding an individual or group to grow awareness to achieve good relations between humans and God and fellow creatures. This study uses a qualitative approach, with the research subjects being Muslim inmates and counselors at the Ministry of Religion. The method of collecting data is through observation, interviews, and documentation that explains the activities of worship development for Muslim inmates at the Penitentiary of Amurang. The results found that worship development for Muslim prisoners in the Penitentiary of Amurang was carried out as an effort to increase awareness of the importance of congregational prayers at the time of the Zuhr prayer, Asr prayer, Maghrib prayer, Isha prayer, and Friday prayer, except for the Fajr prayer carried out in their respective blocks. Streamlining reciting after every Zuhr and Asr prayers, prayer practices on Wednesdays, voluntary fasting on Mondays and Thursdays, and Ramadan, lecture and deprecate practices on Fridays. With regular worship services, the inmates' understanding of worship increases, improves personality, creates awareness, patience, and a sense of kinship. Constraints faced are the lack of facilities and infrastructure, the lack of officers who have religious knowledge, the lack of role models from prison employees in terms of carrying out worship.
Edukasi Pencegahan Diare pada Anak Sekolah Dasar Negeri 12 Kota Kendari Irma, Irma; Lestari, Hariati; Gunawan, Edi; AF, Swaidatul
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): PRAXIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/praxis.v2i2.738

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) diare adalah penyakit kedua yang menyebabkan kematian pada anak-anak setelah pneumonia, terutama pada negara – negara berkembang. Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang memiliki masalah penyakit menular. Kegiatan pengabdian ini berbentuk edukasi kesehatan yang bertujuan untuk memberi pengetahuan kepada anak usia sekolah dasar tentang pencegahan penyakit diare. Hasil ini kegiatan ini menunjukkan bahwa pengatahuan anak sekolah dasar tentang pencegahan diare sebelum pelaksanaaan vidio edukasi atau penyuluhan singkat tergolong rendah yaitu dengan skor 54,0 dan setelah pemberian vidio edukasi dan penyuluhan singkat rata – rata pengetahuan tresponden menjadi baik yaitu dengan skor 79,33. Hasil uji statistik dengan uji Wilcoxan menunjukkan bahwa nilai p=0,000< α =0,05. Dengan demikian dapat dikatatakan bahwa pemberian vidio edukasi dan penyuluhan singkat berpengaruh terhadap tingkat pengatahuan siswa tentang pencegahan diare. Kegiatan pengabdian ini dapat dikatakan berhasil.
Pengaruh Media Audiovisual “E-DI (Edukasi Diare)” Terhadap Pengetahuan dan Self Efficacy Ibu Dalam Mencegah Rehospitalisasi Pada Balita Dengan Diare di RSU Mitra Medika Medan Gunawan, Edi; Purwati, Nyimas Heni; Permatasari, Tria Endah
Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI): September 2023-Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jiki.v7i1.8911

Abstract

Latar belakang: Kematian karena diare pada balita diakibatkan oleh banyak kekurangan cairan dan elektrolit yang keluar bersama tinja sehingga, anak mengalami dehidrasi.Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media audiovisual “E-DI (edukasi diare)” terhadap pengetahuan dan self efficacy ibu dalam mencegah rehospitalisasi pada balita dengan diare.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental dengan desain penelitian pre-test and post-test control group design. Sample penelitian ini adalah ibu dengan balita diare yang dirawat di RSU Mitra Medika Medan yang diambil secara porposive sampling dengan jumlah 68 responden yang terbagi atas kelompok intervensi yang diberikan edukasi menggunakan media audiovisual “E-DI (edukasi diare)” dan kelompok kontrol yang diberikan edukasi menggunakan poster. Analisis data menggunakan Uji t dependen.Hasil: penelitian menunjukkan ada perbedaan tingkat pengetahuan pada kelompok intervensi dengan kontrol sebelum dilakukan intervensi (p value = 0,004) dan setelah dilakukan intervensi pada kelompok intervensi dengan kontrol (p value = 0,000). Pada pengukuran self efficacy, sebelum dilakukan intervensi tidak ada perbedaan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol (p value = 0,717), namun setelah dilakukan intervensi ada perbedaan tingkat self efficacy antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol (p value = 0,000).Simpulan: media audiovisual “E-DI (edukasi diare)” lebih efektif meningkatkan pengetahuan dan self efficacy dibandingkan dengan poster.Saran: media audiovisual “E-DI (edukasi diare)” dapat digunakan sebagai media edukasi kesehatan khususnya mengenai diare. Kata Kunci: Balita, Diare, E-DI “edukasi diare”, Pengetahuan, Self Efficacy
Pendampingan Penulisan Karya Ilmiah Pada NGOBRAS RISET MTs Negeri 1 Bolaang Mongondow Timur Tohis, Reza Adeputra; Gunawan, Edi; Isa, Santhy; Junaidi, Siti Hadija; Mokoginta, Dion
TARSIUS : Jurnal Pengabdian Tarbiyah, Religius, Inovatif, Edukatif & Humanis Vol 5 No 2 (2023): 2023 Volume 5 Nomor 2
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/tarsius.v5i2.586

Abstract

Tim riset Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Bolaang Mongondow Timur memiliki program kerja yang disebut dengan NGOBRAS RISET (Ngobrol Asik Seputar Riset). NGOBRAS RISET merupakan kegiatan pendampingan serta pelatihan mengenai penelitian dan penulisan karya ilmiah. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan penelitian dan penulisan karya ilmiah bagi siswa dan guru pendamping kelompok riset. Pada NGOBRAS RISET IV MTs Negeri 1 Boltim mengundang dua orang pendamping untuk membahas proposal penelitian yang disusun oleh kelompok tim riset. Dalam proses pelatihan mereka diberikan pengetahuan mengenai tata cara melakukan penelitian dan penulisan karya ilmiah. Hasil menunjukan bahwa kelompok tim riset MTs Negeri 1 Boltim dapat memahami tata cara penelitian dan penulisan karya ilmiah, serta kekurangan-kekurangan yang terdapat dalam proposal kelompok tim riset MTs Negeri 1 Boltim dapat diatasi.
Implications of the Law of Religious Moderation on Interfaith Marriages Gunawan, Edi; Tohis, Reza Adeputra; Hakim, Budi Rahmat
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Vol 21, No 2 (2023)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jis.v21i2.2649

Abstract

This research examines the implications of religious moderation on interfaith marriages in the city of Manado. The method used is qualitative with a case study approach; data collection is through observation, interviews, and documentation, which is then processed using the triangulation method. The findings show that religious moderation indirectly influences the sustainability of interfaith marriages in Manado. The implications are realized in the form of religious moderation, which aims to eliminate or minimize violence in the name of religion and uphold diversity through upholding the values of tolerance, thereby increasing guarantees for the continuity of interfaith marriages. These implications become more complex than the laws governing interfaith marriages, especially the Marriage Law (UU Number 16 of 2019) and the Compilation of Islamic Law (KHI). The implications of religious moderation in interfaith marriages underscore the need for legal transformation that recognizes religious diversity as a social asset, encourages interreligious dialogue, and ensures that legal regulations do not hinder individual religious freedom. Encouraging policy reforms that respect differences in beliefs is crucial in creating inclusive spaces and respecting human rights in interfaith marriages.
Harmonising Worship and Noise: Community Responses to Loudspeaker Regulations in Bali and Manado Bukido, Rosdalina; Gunawan, Edi; Makka, Misbahul Munir
Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/rjsalb.v8i1.29532

Abstract

In multicultural societies, the regulation of worship loudspeakers, particularly those affecting the Muslim community, has sparked significant debate, ranging from strong support to outright rejection. This study seeks to explore the social tensions arising from these regulations, focusing on the culturally diverse regions of Bali and Manado. Employing a qualitative approach, interviews were conducted with religious leaders, community figures, and local government officials to gain insight into the community's reactions. The findings reveal two predominant responses. On one hand, some view the regulations as unnecessary, believing that the established tradition of tolerance has allowed diverse religious practices to coexist peacefully without significant issues related to loudspeakers. On the other hand, others feel that the loudspeaker use is excessive, disturbing their rest and seeking quieter times. Some members of the Muslim community perceive the regulation as discriminatory, noting that other religious groups might also use loudspeakers at higher volumes. This study offers valuable insights for policymakers on how regulatory interventions can influence social harmony in diverse environments, highlighting the importance of adjusting regulations to respect religious diversity and equitably manage public auditory spaces.
Pengaruh Bahan Pengaktif Isopropil Alkohol dan Metanol dalam Proses Urea Dewaxing terhadap Spindle Oil (SPO) Raffinate Edi Gunawan
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 41 No. 3 (2007): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urea Dewaxing adalah suatu proses pengambilan lilin dalam suatu minyak dengan urea. Untuk memperbaiki proses urea dewaxing biasanya perlu ditambahkan dengan bahan pengaktif, dalam penelitian ini digunakan isopropil alkohol dan metanol. Bahan pengaktif ini akan mengubah struktur urea dari tetragonal menjadi heksagonal dalam pembentukan kompleks dan jumlah bahan pengaktif optimum tidak tergantung dari jenis minyak di dewaxing. Kelebihan bahan pengaktif dalam proses tidak memberi efek baik terhadap proses pembentukan kompleks, tetapi malah dapat merusak kompleks. Proses ini tanpa menggunakan pelarut karena bahan pengaktif ini dengan mudah dapat melarutkan parafin dan ureanya terhadap bahan dasar spindle oil. Urea digunakan dalam bentuk kristal, makin banyak jumlah kristal sampai batas tertentu, semakin banyak nparafin yang dapat diperoleh, karena pembentukan kompleks semakin baik dan harga titik tuangnya semakin turun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa isopropil alkohol mempunyai pengaruh yang lebih baik dalam melakukan proses urea dewaxing dengan pertimbangan harga titik tuang lebih rendah (-100C) , waktu pengadukan lebih singkat (2 jam), dan pengambilan lilin yang lebihbanyak.
Identifikasi dan Karakterisasi Katalis TA-4 Bekas secara Kimia-Fisika dan Biologi Beserta Pemanfaatannya sebagai Limbah Non B3 Edi Gunawan; M. Udiharto
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 40 No. 3 (2006): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja suatu katalis mempunyai keterbatasan. Selama pemanfaatan berlangsung, secara bertahap akan terjadi penurunan kemampuan kerja katalis. Katalis akan diganti dengan yang baru bila kinerja katalis tidak efektif lagi. Katalis bekas tidak dapat diaktifkan kembali, selanjutnya bahan tersebut berubah fungsi menjadi limbah. Limbah yang berasal dari katalis TA-4 bekas berupa butiran-butiran kecil yang keras dan berwarna hitam. Selama kegiatan kilang berlangsung, secara periodik limbah katalis akan selalu dihasilkan. Dari kegiatan suatu kilang di Pertamina, produksi limbah yang berasal dari katalis TA-4 dapat mencapai 12 ton per tahun. Sebagai limbah hasil kegiatan suatu industri migas, katalis TA-4 bekas tidak boleh langsung dibuang atau dimanfaatkan. Penanganan limbah tersebut, harus mengikuti ketentuan seperti yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 85 Tahun 1999 (PPRI 85/1999). Penanganan diawali dengan identifikasi limbah, yaitu untuk mengetahui apakah limbah eks katalis TA-4 terdaftar dalam kategori limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) atau tidak. Kemudian kajian dilanjutkan ke arah karakteristik limbah. Dalam hal ini pengujian limbah secara kimia-fisika diikuti dengan uji biologi. Apabila hasil analisis tidak memenuhi kriteria sebagai limbah B3, maka terhadap limbah katalis tersebut dapat dilakukan penanganan lebih lanjut. Limbah dapat dibuang di suatu lokasi yang terkontrol atau dapat pula dimanfaatkan menjadi produk lain. Dalam kegiatan ini, limbah katalis yang telah memenuhi kriteria untuk dibuang diusahakan untuk tidak langsung dibuang tetapi dikaji pemanfaatannya. Selama masih dapat dimanfaatkan, limbah tersebut perlu dimanfaatkan menjadi produk yang berdaya guna. Sehubungan dengan pendayagunaan limbah bekas katalis TA-4, dicoba mengkaji pemanfaatan limbah tersebut sebagai bahan campuran pembuatan paving block.
Co-Authors - Afrizal Achmad Yanu Aliffianto AF, Swaidatul Ahmad Bustomi aisa, Siti Amin, Ali Andika Tangkudung Andika Triansyah Anugrahwati, Ria Ardianto Ardianto Askar Patahuddin Azmi, Fahrul Bonok, Risdianti Budi Rahmat Hakim Budi Rahmat Hakim Budi Rahmat Hakim Bukido, Rosdalina Deden Afandi DESI NATALIA, DESI Devi Restiani Susilo Djamila Usup Dwi Agustiyani Faradila Hasan Farida Isroani Gealby A R Roring Hariati Lestari Hartati Imamuddin Hayat Hidasari, Fitriana Puspa Imam Mashud Irma Irma Isa, Santhy Isroani, Farida Jamaludin . Johana Manuhuwa Jujuri Perdamaian Dunia Junaidi, Siti Hadija Karyadi Karyadi Kasjim Salenda Kasman Bakry Kasman Bakry Laela, Sri latifah K Darusman M. Udiharto M. Udiharto, M. Udiharto Makka, Misbahul Munir Mokoginta, Dion Muchsiri, Mukhtarudin Mudassir Mudassir Muh Rusdi Rasyid Muhammad Tahir Murjani Murjani Murtado, A.D. Nadia Oktiffany Putri Nasruddin Yusuf, Nasruddin Nazar Irfiawan Pomalingo Nur Azizah Nur Azizah Hutagalung Nurlaila Harun Nurlaila TQ Pandabo, Gizka Triana Permatasari, Tria Endah Purwati, Nyimas Heni Rafiud Ilmudinulloh Rahman Mantu Renata Saputri Reviza, Liza Reza Adeputra Tohis Rindiani Maramis Rosdalina Bukido Rosdalina Rosdalina, Rosdalina Sahari Sahari Sahari Sahari Silitonga, Junita Silitonga, Junita Maratur Siringo-ringo, Juwita Juliana Siti Aisa Siti Mujanah Sri Laela Sudirman Sudirman Sudirman, Sudirman Tarigan, Selvi Br Tarmanto, Nur Anjasari Tisya Yulia Sari Tubagus, Munir Usup, Djamila Wildana Arsyad WIRA PURWADI Wira Purwadi Wira Purwadi