p-Index From 2021 - 2026
5.496
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Hunafa: Jurnal Studia Islamika Al-Mizan (e-Journal) IJTIHAD Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan Al-Hikmah YUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam Wawasan : Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya BERITA BIOLOGI Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Al-Daulah : Jurnal Hukum dan Perundangan Islam Aqlam: Journal of Islam and Plurality Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Al-Jinayah: Jurnal Hukum Pidana Islam Syariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI) Al-Wardah: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama Jurnal Al-Dustur Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan ADHKI: Journal of Islamic Family Law Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Edible : Jedb Al-Mizan: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Syariah COVIT Hunafa: Jurnal Studia Islamika Journal of Innovation Research and Knowledge JIVA: Journal of Behaviour and Mental Health International Journal of Economics (IJEC) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Moderatio : Jurnal Moderasi Beragama Bashirah Tarsius: Jurnal Pengabdian Tarbiyah, Religius, Inovatif, Edukatif dan Humanis Jurnal Interdisipliner Sosiologi Agama
Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGIES OF RELIGIOUS MODERATION HOUSE IN RUNNING ITS ROLE ON PTKI Ilmudinulloh, Rafiud; Gunawan, Edi; Bustomi, Ahmad; Isroani, Farida
Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama Vol. 3 No. 1 (2023): Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat of Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/moderatio.v3i1.5574

Abstract

The mainstreaming of religious moderation is included in the 2020-2024 National Medium Term Development Plan (RPJMN) compiled by Bappenas. PTKI (Islamic Religious Colleges) has a strategic role in strengthening religious moderation by establishing RMB (Religious Moderation House) as the Leading Sector in the internalization of moderate religious understanding in the campus environment. However, the position of RMB in terms of the organization in several Islamic colleges is still unclear, thus affecting the sources of institutional funding. The purpose of this study is to describe RMB's strategies in disseminating Wasathiyyah Islam to students. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The data were then analyzed using the Huberman technique which consisted of data collection, data presentation, data reduction, and conclusions. The credibility of the data was tested using a triangulation technique of methods and data sources. The results showed that the RMB strategies in disseminating Wasathiyyah Islam to students consisted of 1) focusing on virtual world activities that minimized the use of budgets such as building social media networks by creating official institutional accounts on the website, Instagram, Facebook, YouTube, etc., 2) developing creative and interactive contents with messages and activities of religious moderation, 3) facilitating lecturers and students who wish to disseminate the results of their thoughts and research related to religious moderation, and 4) compiling a book containing a collection of articles from the RMB management as a final project.
Patterns of Relations between Adolescents and Parents and Their Impact on Religious Moderation Attitudes (Case Studies in Bali and Madura) Sahari, Sahari; Gunawan, Edi; Aisa, Siti; Tohis, Reza Adeputra
Aqlam: Journal of Islam and Plurality Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/ajip.v9i2.3421

Abstract

Abstract: This study aims to examine the patterns of relationships between adolescents and parents and their influence on the attitudes toward religious moderation among student adolescents in Bali's multicultural society and Santri adolescents in Madura's religious and homogeneous society. This research employs a quantitative research method with a survey approach. The results indicate that the relationship between parents and adolescent students in Bali and Madura shows a very good pattern, with an average score of 53.88. There are differences in the patterns of relationships between adolescents and parents in Madura and Bali. In Madura, the adolescent-parent relationship demonstrates authoritarian and democratic patterns, while in Bali, it shows permissive and neglectful patterns. The democratic relationship pattern has the highest average value compared to other relationship patterns. Overall, relationship patterns have a significant positive correlation with religious moderation among adolescents in Madura and Bali.Keywords: Relationship Patterns; Adolescents and Parents; Religious Moderation; Multicultural Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengkaji pola relasi remaja dan orangtua serta pengaruhnya terhadap sikap moderasi beragama remaja pelajar pada masyarakat Bali yang multikultural dan remaja santri pada masyarakat Madura yang religius dan homogen. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Hasil penelitian menunjukan bahwa relasi antara orang tua dan remaja pelajar di Bali dan Madura memiliki pola yang sangat baik dengan skor rata-rata 53,88. Terdapat perbedaan pola relasi remaja dan orang tua pada masyarakat Madura dan Bali. Di Madura relasi remaja-orang tua menunjukkan pola otoriter dan demokratis, sedangkan di Bali menunjukan pola permisif dan abai. Pola relasi demokratis memiliki nilai rata-rata paling tinggi dari pola relasi yang lain. Secara keseluruhan pola relasi memiliki hubungan positif yang signifikan dengan moderasi beragama pada remaja di Madura dan Bali.Kata Kunci: Pola Relasi; Remaja dan Orang Tua; Moderasi Beragama; Multikultural
Optimalisasi Perkembangan Anak Usia Sekolah di SDN Rawabunga 11, Jakarta Timur Silitonga, Junita Maratur; Laela, Sri; Anugrahwati, Ria; Putri, Nadia Oktiffany; Gunawan, Edi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i5.19191

Abstract

ABSTRAK Masa usia sekolah merupakan periode penting dalam perkembangan anak, di mana aspek fisik, kognitif, emosional, dan sosial berkembang secara signifikan. Optimalisasi perkembangan anak usia sekolah menjadi prioritas untuk memastikan anak mencapai potensi maksimalnya dalam berbagai dimensi kehidupan. Perkembangan anak usia sekolah yang tidak optimal dapat memberikan dampak negatif yang signifikan pada berbagai aspek kehidupan anak, baik dalam jangka pendek maupun jangka Panjang. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk mengoptimalisasi perkembangan anak usia sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan melalui intervensi terintegrasi, diawali dengan Pendidikan Kesehatan, kemudian dilanjutkan dengan terapi kelompok terapeutik dan terapi bermain. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 10 Desember 2024 di SDN Rawabunga 11 Jakarta Timur. Peserta yang terlibat sebanyak 60 anak usia sekolah. Setelah dilakukan Pendidikan Kesehatan dan terapi kelompok terapeutik, serta terapi bermain, terjadi peningkatan kemampuan kognitif, psikomotor, bahasa, emosional, spiritual, dan psikososial pada anak usia sekolah.Optimalisasi perkembangan anak usia sekolah diharapkan mampu menciptakan individu yang sehat, berdaya saing, dan berkarakter kuat di masa depan. Kata Kunci: Anak Usia Sekolah,  Terapi  Bermain, Terapi Kelompok Terapeutik  ABSTRACT The school age period is an important period in a child's development, where physical, cognitive, emotional and social aspects develop significantly. Optimizing the development of school-aged children is a priority to ensure children reach their maximum potential in various dimensions of life. The suboptimal development of school age children can have a significant negative impact on various aspects of children's lives, both in the short and long term. The aim of this community service activity is to optimize the development of school-age children. The method of implementing activities is through integrated intervention, starting with Health Education, then continuing with therapeutic group therapy and play therapy. The activity was held on Tuesday, December 10, 2024 at SDN Rawabunga 11, East Jakarta. The participants involved were 60 school age children. After health education and therapeutic group therapy, as well as play therapy, there was an increase in cognitive, psychomotor, language, emotional, spiritual and psychosocial abilities in school-age children. Optimizing the development of school-age children is expected to be able to create healthy, competitive and characterful individualis strong in the future. Keywords: School Age Children, Play Therapy, Therapeutic Group Therapy
THE RELATIONSHIP BETWEEN DIET AND PHYSICAL ACTIVITY WITH BODY MASS INDEX (BMI) IN ADOLESCENTS AT SMAN 9 JAKARTA Karyadi, Karyadi; Tisya Yulia Sari; Edi Gunawan; Jamaludin, Jamaludin
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 10: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Physical activity and diet are one of the factors of nutritional problems that will affect the growth and development of adolescents. In Indonesia, the prevalence of overnutrition and undernutrition in adolescents aged 16-18 years has increased. The role of nurses as educators and implementers of nursing care can improve health status in adolescents. Objective: This study is to determine the relationship between diet and physical activity with body mass index of adolescents at SMAN 9 Jakarta. Methods: This type of research is quantitative with correlation analytic design using cross sectional approach. Results: The results of the study from 102 respondents showed that the majority of body mass index was categorized as healthy weight 60.8%, moderate physical activity 59.8%, and poor diet 50.0%. The results of the Spearman's rho correlation test of dietary variables obtained p value = 0.000 so that p < α then, there is a relationship between diet and body mass index at SMAN 9 Jakarta with a strong closeness value of 0.507 and positive direction. The physical activity variable obtained p value = 0.511 so that p> α then, there is no relationship between physical activity and body mass index at SMAN 9 Jakarta with a very weak 0.066 and positive direction. Diet and physical activity are important to pay attention to in order to achieve a normal body mass index, especially for adolescents.
KELUARGA SAKINAH DALAM PANDANGAN PELAKU PERNIKAHAN USIA DINI DI KOTA BITUNG Gunawan, Edi; Nazar Irfiawan Pomalingo
ADHKI: JOURNAL OF ISLAMIC FAMILY LAW Vol. 3 No. 2 (2021): ADHKI: Journal of Islamic Family Law
Publisher : Indonesian Association of Islamic Family Law Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37876/adhki.v3i2.75

Abstract

Praktek pernikahan usia dini di Kota Bitung tercatat mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Para pelaku dianggap belum mampu melaksanakan konsep keluarga sakinah karena dianggap belum dewasa dalam melihat persoalan berumah tangga. Perkawinan usai dini sebagian besar di dominasi oleh kasus hamil di luar nikah. Asumsi negatif serta pesimis masyarakat mengenai praktek pernikahan dini berbanding terbalik dengan fakta dilapangan. Tercatat angka perceraian dari pasangan perkawinan di bawah umur begitu kecil. Hal ini menjadi daya tarik untuk dilakukan penelitian tentang keluarga sakinah dalam pandangan pelaku pernikahan usia dini dalam mempertahankan keluarga di Kota Bitung. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan sosiologis normatif dan teknik pengambilan secara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pelaku pernikahan dini di Kota Bitung merupakan keluarga yang dikategorikan sebagai keluarga Sakinah I dan Keluarga Sejahtera I. pendapat mereka tentang keluarga sakinah pun sejalan dengan apa yang disampaikan oleh para ahli hukum keluarga yang meletakkan unsur moral dan spiritual sebagai pondasi utama keluarga sakinah. Para pelaku pernikahan dini memiliki konsep keluarga yang sejalan dengan teori keluarga sakinah. Meskipun dalam praktek dilapangan masih banyak hal yang harus dibenahi dalam kehidupan berkeluarga.
Penyuluhan tentang Kesehatan Gigi dan Mulut Serta Terapi Bermain Pada Anak Usia Sekolah di SDN Rawabunga 11, Jakarta Timur Anugrahwati, Ria; Gunawan, Edi; Silitonga, Junita
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.19857

Abstract

ABSTRAK Anak pada usia sekolah, rentan terkena penyakit gigi dan mulut karena secara umum belum memiliki kebiasaan yang mendukung  untuk gigi dan mulut yang sehat. Penyuluhan tentang Kesehatan gigi dan mulut serta terapi bermain adalah bagian dari Kesehatan yang baik karena dapat mempengaruhi Kesehatan seluruh tubuh. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat agar dapat meningkatkan Kesehatan gigi dan mulut serta terapi bermain pada anak. Metode pelaksanaan kegaiatan ini dimulai dari pemberian materi Kesehatan gigi dan mulut, kemudian dilanjutkan dengan praktik menggosok gigi disertai dengan terapi bermain. Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa, 10 Desember 2024 di SDN Rawabunga 11 Jakarta Timur. Peserta yang terlibat sebanyak 60 anak usia sekolah. Setelah dilakukan penyuluhan Kesehatan gigi dan mulut, kemudian dilanjutkan dengan praktik menggosok gigi disertai dengan terapi bermain, terlihat anak usia sekolah mampu memahami cara menjaga agar gigi dan mulut selalu sehat diiringi dengan kemampuan psikomotor. Penyuluhan kesehatan ini diharapkan anak usia sekolah dapat mempraktekkan hidup sehat bagi dirinya sendiri. Kata Kunci: Anak Usia Sekolah,  Kesehatan Gigi Dan Mulut, Praktik Gosok Gigi, Terapi Bermain  ABSTRACT School age children are vulnerable to dental and oral diseases because they generally do not have habits that support healthy teeth and mouths. Education about dental and oral health and play therapy are part of good health because they can affect the health of the whole body. The aim of community service activities is to improve dental and oral health and play therapy in children. The method of implementing this activity starts with providing dental and oral health material, then continues with the practice of brushing teeth accompanied by play therapy. The activity was held on Tuesday, December 10 2024 at SDN Rawabunga 11, East Jakarta. The participants involved were 60 school age children. After providing dental and oral health education, followed by the practice of brushing teeth accompanied by play therapy, it was seen that school-age children were able to understand how to keep their teeth and mouth healthy along with psychomotor skills. It is hoped that this health education will enable school-age children to practice healthy living for themselves. Keywords: School Age Children, Dental Health And Oral Health, Tooth Brushing Practice, Play Therapy
Implementasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Melalui Penyusunan Desain Olahraga Daerah (DOD) Untuk Mendorong Pencapaian Visi Indonesia Emas 2045 Afrizal, Afrizal; Tahir, Muhammad; Reviza, Liza; Azmi, Fahrul; Tarigan, Selvi Br; Siringo-ringo, Juwita Juliana; Natalia, Desi; Gunawan, Edi
COVIT (Community Service of Tambusai) Vol. 5 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat (PKM) ini Masalahnya adalah: Para pelaku olahraga Kabupaten/kota banyak yang masih belum memahami secara implisit muatan dan arah kebijakan tentang Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional. Sasaran eksternal adalah utusan pelaku olahraga dari setiap kabupaten/kota di Aceh yang berjumlah 2 orang dari kabupaten/kota masing-masing. Para Akademisi Program studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga dan Badan Pembinaan Olahraga Mahsiswa Indonesia Pengprov Aceh harus mengambil peran yang strategis dalam mewujudkan tujuan dari DBON. Metode yang digunakan adalah: sosialisasi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil yang dicapai adalah (1) mitra memiliki pengetahuan desain besar olahraga nasional, (2) Mitra memiliki kemampuan meningkatkan manajemen tata Kelola olahraga Prestasi, olahraga Pendidikan. (3) Mitra memiliki pengetahuan dalam memilih strategi menentukan skala prioritas utama dan prioritas kedua pada olahraga prestasi. (4) Mitra dapat memanfaatkan ruang terbuka hijau dilengkapi dengan sport center. (5) Mitra dapat mengembangkan kreatifitas sumber daya lokal dalam meningkatan perekonomian daerah.
Redefining Employee Commitment: The Role of Digital Work Flexibility and Work-Life Balance in Enhancing Public Service Efficiency Gunawan, Edi; Mujanah, Siti; Fianto, Achmad Yanu Alif
International Journal of Economics (IJEC) Vol. 4 No. 1 (2025): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijec.v4i1.1210

Abstract

This study investigates the effect of digital work flexibility and work-life balance on employee commitment and its impact on public service efficiency at the Regional Revenue Agency (Bapenda) of Surabaya City. Using a quantitative approach with a cross-sectional design, data were collected from 115 civil servants through a structured questionnaire. Data analysis was performed using regression and mediation tests via Python-based statistical tools. The results indicate that both digital work flexibility and work-life balance significantly influence employee commitment. Furthermore, employee commitment fully mediates the relationship between the two independent variables and public service efficiency. This means that any improvements in work flexibility and balance will only lead to enhanced service performance if they are able to foster stronger employee commitment. The study highlights the importance of adaptive and human-centered work arrangements in improving service delivery in public sector institutions. These findings have practical implications for the design of flexible work policies and underscore the strategic role of psychological commitment in the effectiveness of digital transformation in public administration.
Kontekstualisasi Teologi Keadilan dalam Hukum Qisas dan Poligami Gunawan, Edi
Al-Jinayah : Jurnal Hukum Pidana Islam Vol. 4 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Islamic Criminal Law Study Program, Faculty of Sharia and Law, Sunan Ampel State Islamic University Surabaya, Surabaya, East Java, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6052.224 KB) | DOI: 10.15642/aj.2018.4.1.47-68

Abstract

Abstact Justice principle in the Quran and Hadis contains some meanings, among them: equality (al-Musāwāh), truthfulness (al-Ṣidq), and purity (al-Ikhlâṣ). Islam elevates justice values, it even became the character of Rasulullah and the muslims. However, these values of justice had been criticized at some applications of criminal judge, such as qisas, and polygamy in marriage which were considered not showing justice. The main point of this study was theological justice contextualization in the law of qisas and polygamy. The conclusion is that justice values in the implementation of qisas punishment and polygamy practice in marriage have beneficences for the goodness of human being. Prinsip keadilan dalam al-Qur’an dan Hadis meliputi makna antara lain: kesetaraan (al-Musâwâh), kejujuran (al-Ṣidq), dan kemurnian (al-Ikhlâṣ). Islam adalah ajaran yang menjunjung tinggi nilai keadilan, bahkan sisi keadilan merupakan karakter Rasulullah saw. dan umat Islam. Namun nilai keadilan tersebut dikritisi pada beberapa penerapan hukum pidana Islam, seperti hukuman qiṣāṣ, dan pada praktek poligami dalam perkawinan, yang dianggap tidak mencerminkan nilai keadilan. Pokok permasalahan penelitian ini adalah kontekstualisasi teologi keadilan dalam hukum qiṣâṣ dan poligami, dengan menggunakan pendekatan teologi normative. Kesimpulannya bahwa nilai-nilai keadilan terdapat pada penerapan hukuman qiṣâṣ dan praktik poligami dalam perkawinan, dan mengandung hikmah bagi kemaslahatan umat manusia.
Harmonising Worship and Noise: Community Responses to Loudspeaker Regulations in Bali and Manado Bukido, Rosdalina; Gunawan, Edi; Makka, Misbahul Munir
Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/rjsalb.v8i1.29532

Abstract

In multicultural societies, the regulation of worship loudspeakers, particularly those affecting the Muslim community, has sparked significant debate, ranging from strong support to outright rejection. This study seeks to explore the social tensions arising from these regulations, focusing on the culturally diverse regions of Bali and Manado. Employing a qualitative approach, interviews were conducted with religious leaders, community figures, and local government officials to gain insight into the community's reactions. The findings reveal two predominant responses. On one hand, some view the regulations as unnecessary, believing that the established tradition of tolerance has allowed diverse religious practices to coexist peacefully without significant issues related to loudspeakers. On the other hand, others feel that the loudspeaker use is excessive, disturbing their rest and seeking quieter times. Some members of the Muslim community perceive the regulation as discriminatory, noting that other religious groups might also use loudspeakers at higher volumes. This study offers valuable insights for policymakers on how regulatory interventions can influence social harmony in diverse environments, highlighting the importance of adjusting regulations to respect religious diversity and equitably manage public auditory spaces.
Co-Authors Achmad Yanu Aliffianto Afrizal Afrizal Ahmad Bustomi aisa, Siti Amin, Ali Andika Tangkudung Andika Triansyah Anugrahwati, Ria Ardianto Ardianto Askar Patahuddin Ayi Najmul Hidayat Azmi, Fahrul Bonok, Risdianti Budi Rahmat Hakim Budi Rahmat Hakim Budi Rahmat Hakim Bukido, Rosdalina Deden Afandi DESI NATALIA, DESI Devi Restiani Susilo Djamila Usup Dwi Agustiyani Faradila Hasan Farida Isroani Fatum Abubakar Gealby A R Roring Hariati Lestari Hartati Imamuddin Hayat Hidasari, Fitriana Puspa Irma Irma Isa, Santhy Jamaludin . Johana Manuhuwa Jujuri Perdamaian Dunia Junaidi, Siti Hadija Karyadi Karyadi Kasjim Salenda Kasman Bakry Kasman Bakry Laela, Sri latifah K Darusman M. Udiharto M. Udiharto, M. Udiharto Makka, Misbahul Munir Mash'ud, Imam Mokoginta, Dion Mudassir Mudassir Muhammad Rusdi Rasyid Muhammad Tahir Muhammad, Adamu Abubakar Mukhtarudin Muchsiri Murjani Murjani Murtado, A.D. Nadia Oktiffany Putri Nasruddin Yusuf, Nasruddin Nazar Irfiawan Pomalingo Nur Azizah Nur Azizah Hutagalung Nurlaila Harun Nurlaila TQ Pandabo, Gizka Triana Permatasari, Tria Endah Purwati, Nyimas Heni Rafiud Ilmudinulloh Rahman Mantu Renata Saputri Reviza, Liza Reza Adeputra Tohis Rindiani Maramis Rosdalina Bukido Rosdalina Rosdalina, Rosdalina Sahari Sahari Sahari Sahari Silitonga, Junita Silitonga, Junita Maratur Siringo-ringo, Juwita Juliana Siti Aisa Siti Mujanah Sri Laela Subeitan, Syahrul Mubarak Sudirman Sudirman Sudirman, Sudirman Swaidatul Masluhiya AF Syamsudin, Abin Tarigan, Selvi Br Tarmanto, Nur Anjasari Tisya Yulia Sari Tubagus, Munir Wildana Arsyad WIRA PURWADI Wira Purwadi Wira Purwadi Yosal Iriantara