Claim Missing Document
Check
Articles

An Analysis of the Concept of Dalālah Al-Mafhūm Al-Muwāfaqah in Usul Fiqh and Its Implications for the Establishment of Islamic Law Nur Aidah Fauziah; Fatmawati Fatmawati; Zaenal Abidin
Ushul Al-Hukm: Jurnal Syariah dan Hukum Islam Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/ushulalhukm.v1i2.24

Abstract

Dalalah al-mahfûm al-muwâfaqah is one of the methods of understanding texts in ushul fiqh which plays an important role in exploring the legal meaning of the syar'i text. This study aims to analyze the concept of mahfûm al-muwâfaqah, its basis in the syar'i text, and how it is implied in determining Islamic law. The methodology used is qualitative-descriptive with a normative analysis approach. The results of the study show that mahfûm al-muwâfaqah has strong legitimacy in the Qur'an and Sunnah, and is an important instrument in building legal analogies and ijtihad. The implications are very broad, especially in responding to modern legal problems that are not explicitly mentioned in the text.
Karakteristik Fisikokimia dan Aktivitas Antioksidan Susu Kedelai Fermentasi Spontan Tanpa Bleaching sebagai Pangan Fungsional Fahira, Nurul; Rachmawati, Wulan; Nur, Fatmawati; Muthiadin, Cut; Hafsan, Hafsan
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 6 No 1 (2026): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v6i1.59084

Abstract

Permintaan masyarakat terhadap pangan fungsional terus meningkat, termasuk produk berbasis kedelai seperti susu kedelai. Salah satu proses teknologi yang lazim dilakukan adalah bleaching, namun metode ini berpotensi menghilangkan senyawa bioaktif penting. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik fisikokimia, dinamika pertumbuhan bakteri asam laktat (BAL), serta aktivitas antioksidan susu kedelai fermentasi spontan tanpa bleaching sebagai alternatif pangan fungsional alami. Penelitian bersifat eksperimental dengan fermentasi spontan susu kedelai pada suhu ruang selama 6, 12, 18, 24, dan 30 jam. Parameter yang diamati meliputi warna, rasa, kekentalan, pH, kadar asam laktat, populasi BAL, serta aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil menunjukkan terjadinya perubahan signifikan pada karakteristik fisikokimia, meliputi warna kekuningan, rasa lebih asam, dan kekentalan menurun. Jumlah BAL meningkat dari 0,4 × 10⁶ CFU/mL pada jam ke-6 menjadi 4,7 × 10⁶ CFU/mL pada jam ke-30, disertai kenaikan kadar asam laktat hingga 0,077% dan penurunan pH dari 5 menjadi 2. Aktivitas antioksidan produk sangat tinggi dengan nilai IC50 sebesar 47,06 ppm. Fermentasi spontan tanpa bleaching berpotensi menghasilkan susu kedelai sebagai pangan fungsional alami dengan kandungan bioaktif yang tetap terjaga.