Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran pengetahuan ibu balita tentang gizi seimbang Pasla, Angie Julieta; Sanggelorang, Yulianty; Punuh, Maureen Irinne
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 12 (2026): Volume 19 Nomor 12
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i12.2296

Abstract

Background: Nutrition is a crucial aspect of maintaining human health and well-being. Broadly speaking, nutrition encompasses all processes within the human body to acquire, digest, absorb, and transport nutrients, starting from the ages of 0-5 years. Mothers' knowledge about nutritional needs is very important, this is because to create a better future generation, the role of mothers in caring for babies and children is a determining factor. Purpose: To examine the knowledge of mothers of toddlers regarding balanced nutrition. Method: This quantitative research used a total sampling technique and a sample size of 90 respondents. The study was conducted in five villages in Pineleng District, Minahasa Regency, from May to November 2025. The research variable examined was mothers' knowledge of balanced nutrition, using a questionnaire. Results: Most respondents were aged 17-35 years (82 respondents) (91.1%), worked as housewives (79 respondents) (87.7%), and had a high school education (57 respondents) (63.3%). Regarding knowledge levels, the majority of respondents (78 respondents) had good knowledge. Conclusion: The general overview of mothers' knowledge of balanced nutrition in this study was categorized as good. Suggestion: It is hoped that health authorities can provide education to the community, especially mothers with toddlers, about nutrition-aware families to increase public knowledge.   Keywords: Balanced Nutrition; Knowledge; Mother; Toddler.   Pendahuluan: Gizi merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan manusia. Gizi, dalam pengertian luas, mencakup semua proses yang terjadi dalam tubuh manusia untuk memperoleh, mencerna, menyerap, dan mengangkut dimulai dari usia 0-5 tahun. Pengetahuan ibu tentang kebutuhan gizi sangat penting sekali, hal ini disebabkan untuk menciptakan generasi mendatang yang lebih baik, peran ibu dalam merawat bayi dan anak menjadi faktor penentu.   Tujuan: Untuk melihat gambaran pengetahuan ibu balita tentang gizi seimbang. Metode: Penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan  sampel menggunakan teknik total sampling dan jumlah sampel sebanyak 90 responden. Penelitian ini dilakukan  di 5 desa di Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa dengan waktu pelaksanaan pada Mei-November 2025 dengan variabel yang di teliti adalah pengetahuan  ibu  tentang gizi seimbang menggunakan instrumen kuesioner. Hasil: Sebagian besar responden berusia pada rentang 17-35 tahun sebanyak 82 responden (91.1%), bekerja sebagai IRT sebanyak 79 responden (87.7%), dan pendidikan terakhir yang paling banyak yaitu SMA sebanyak 57 responden (63.3%). Terkait dengan tingkat pengetahuan, mayoritas responden memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 78 responden (86.6%). Simpulan: Gambaran pengetahuan ibu tentang gizi seimbang pada penelitian ini termasuk pada kategori baik. Saran: Diharapkan pihak kesehatan dapat memberikan penyuluhan kepada masyarakat, khususnya ibu yang memiliki balita tentang keluarga sadar gizi, agar pengetahuan masyarakat dapat meningkat. Kata Kunci: Ibu; Balita; Gizi Seimbang; Pengetahuan.
Hubungan antara pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dengan kejadian wasting pada balita Paisa, Fria Maria; Punuh, Maureen Irinne; Kapantow, Nova Hellen
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 12 (2026): Volume 19 Nomor 12
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i12.2297

Abstract

Background: Malnutrition in toddlers, if not addressed seriously, can negatively impact their health, both growth and development later in life. Providing nutritious and balanced complementary foods plays a crucial role in addressing growth and developmental issues in children. Purpose: To analyze the relationship between complementary foods and malnutrition in toddlers. Method: This quantitative study used an observational analytical design and a cross-sectional approach. The study was conducted from June to August 2025, with a sample size of 63 toddlers aged 6-12 months using total sampling. Data collection using the 2024 Indonesian Nutritional Status Survey questionnaire and interviews as well as measuring body weight (baby scale) and body length (infantometer). Data analysis used the chi-square test and Fisher's exact test. Results: Fisher's exact test yielded p = 0.001 (p > 0.05). This study found a significant relationship between complementary foods and malnutrition in toddlers aged 6-24 months. Conclusion: There is a significant relationship between complementary foods and malnutrition in toddlers. Suggestion: Future researchers can use these results as a reference, but may need to add other methods or variables not included in this study.   Keywords: Complementary Foods for Breast Milk; Toddler; Wasting.   Pendahuluan: Wasting pada balita jika tidak mendapatkan penanganan secara serius dapat berakibat buruk bagi kesehatan anak, baik pertumbuhan maupun perkembangan di masa selanjutnya. Pemberian makanan pendamping ASI yang bergizi dan seimbang berperan penting dalam mengatasi masalah pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan pemberian makanan pendamping ASI dengan kejadian wasting pada balita. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik dan menggunakan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2025 dengan jumlah sampel 63 balita usia 6-12 bulan menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner SSGI 2024 dan wawancara serta melakukan pengukuran berat badan (baby scale) dan panjang badan (infantometer). Metode analisis data menggunakan uji statistik chi square dan Fisher’s exact test. Hasil: Fisher’s exact test ini didapatkan hasil p = 0.001 (p > 0.05), temuan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian makanan pendamping ASI dengan kejadian wasting pada balita usia 6-24 bulan Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian makanan pendamping ASI dengan kejadian wasting pada balita. Saran: Bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan hasil ini sebagai referensi, namun dengan menambah metode lain atau dengan menambahkan variabel yang belum ada pada penelitian ini. Kata Kunci: Balita; Makanan Pendamping ASI (MP-ASI); Wasting.
Co-Authors ., Ernawaty Adha, Tri Y. Amisi, Marsella Amisi, Marsella D. Anastasya, Solideo Angela, Indri I. Aring, Enjelia S. Asrifudin, Afnal Astri Lyseria Losu Bidara, Christa Boseren, Agustinus Budi T. Ratag Cendy A.A. Oroh, Cendy A.A. Chreisye Kardinalia Fransisca Mandagi Christin, Angel Datu, Deva Monica Mayomi Eirene Maradesa, Eirene Ester C. Musa Fauzul Badjeber Febi Kornela Kolibu Gimon, Novela Keren Gobel, Lafita Abella Grace Debbie Kandou Haryanti, Clarista M. Hokky, Jessica Merlyn Hullah, Muhammad Rosyad Igir, Anggun Irot, Rodela A. Kahusadi, Olivia A. Kairupan, Calista A. Kalesaran, Angela Fitriani Clementine Kapantow, Nova Hellen Kaunang, Delalia Christy Kawatu, Paul A.T Koleangan, Fionita Kumayas, Valentine Kurusi, Fazni D. Lalo, Samuel Lamia, Filia Latta, Jasmiaty Lenette, Novranka Limbat, Rio Daniel Christovel Lucia C. Mande, Lucia C. Makikama, Caren V. Malonda, Nancy . S. H. Malonda, Nancy S H Malonda, Nancy S. H Malonda, Nancy S.H Malonda, Nancy Swanida Hanriette Malonda, Nancy Swanida Henriette Mantjoro, Eva M. Mantur, Riska P. Maramis, Marsita S. L. Maringka, Ferlina mawu, christine Mirip, Eda Muhaling, Jesica Christin Mulalinda, Chendany W. Musa, Ester C, Musa, Ester C. Musa, Ester Candrawati Nancy S. H. Malonda Nancy S.H. Malonda, Nancy S.H. Nathania Degista Tololiu Nikita F. Wattimena Nova H. Kapantouw Nova Hellen Kapantow Novita, Vidya Nurdin, Nurhalisa Oksfriani Jufri Sumampouw Oktavia, Anggriani Ondang, Ribka Paendong, Nikita Ester Paisa, Fria Maria Pangalila, Yesenia Veronika Paraso, Saskia Pasla, Angie Julieta Patimbano, Brenda Lavenia Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Payuk, Aprilyana Tandi Pesik, Leidy F. Pojoh, Alda R. Pondagitan, Alpinia Shinta Pusida, Jesika Natalia Rahayu Akili, Rahayu Rahayu H. Akili, Rahayu H. Ransun, Gita Natalia Rares, Belina Pingkan Sultika Rattu, A .J.M. Ratu, Novelinda Ch. Ratu, Veronika N. Ricky C. Sondakh Rudolf B. Purba, Rudolf B. Rumais, Mariani Rumende, Mada Sagune, Novanda Sri Regina Sahalessy, Christina C. Saisab, Jacklin B. Sandala, Thania C. Sari, Rinanda Laura Shirley E. S. Kawengian Shirley Kawengian, Shirley Sianjpar, Monika M. Simangunsong, Nella P Sindar, Cindy Cicilia Sitepu, Cracety M. Steve, David Sukoco, Olvi Sulaemana Engkeng, Sulaemana Sumilat, Milianike Fresye Sunkudon, Stephanie D. Suoth, Lery F. Tamba, Enjelina Virginia Paulina Tambuwun, Carmelia Y. Tangkilisan, Bella C. Taroreh, Putri Tuasuun, Diana Tumiwa, Militia Christy Rebcca Tumurang, Marjes N. Wenur, Senny Arshelia Winerungan, Richard Winowatan, Gabrielisa Wulanta, Ellena Yacob, Desriana M.L Yocom, Jonna F. Yohanis Tomastola Yulianty Sanggelorang