Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS MASYARAKAT DESA KRAGILAN DI BIDANG PERTANIAN DAN KEBUDAYAAN MELALUI PROGRAM KERJA SOSIALISASI HIDROPONIK DAN BUDAYA BATIK Noviani, Rita; Hafizh, Rifki Muhammad; Kesturi, Pramnesti Gitarina Sekar; Wajh, Chiquitana Balqis Ghorraul; Farahdiba, Lentera; Asri, Seroja Puspa; Putri, Tiara Damayanti; Febriana, Wanda Azizah Wahyu; Mulyawati, Widya Kartika; Fauziah, Yulanda Aini Nur; Iskandar, Usup
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 1 No. 5 (2024): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, September 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/qkyaj979

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kecerdasan masyarakat. KKN diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menegaskan kewajiban perguruan tinggi untuk menyelenggarakan pengabdian masyarakat. Program KKN ini dilakukan oleh kelompok 26 KKN Universitas Sebelas Maret di Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali. Program kerja yang dilakukan berbentuk sosialisasi disertai praktik meliputi “Hidroponik Mandiri Desa” dan “Pengenalan Budaya Batik”. Program “Hidroponik Mandiri Desa” ditujukan untuk mengatasi masalah kekeringan yang terjadi di kebun gizi RT Bibisari, sementara “Pengenalan Budaya Batik” bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang warisan budaya batik sebagai salah satu identitas bangsa Indonesia. Melalui kedua program ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka di masa depan.
PEMBUATAN BONEKA HORTA SEBAGAI PEMANFAATAN LIMBAH SERBUK KAYU DAN PEMBELAJARAN PERAWATAN TANAMAN DI SDN 2 GUMUKREJO Noviani, Rita; Fahreza, Zainal Ihza; Handayani, Beta Amanda Putri; Shanti, Uri Ashe; Puwa, Maharani Ladja; Khoirunnissa, Yulia Anggita; Cecilia, Danela Teguh; Andriyani, Yunika; Megasih, Adila; Swastika, Tia; Ramadhan, A’an Nur Khisma
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 1 No. 5 (2024): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, September 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/rdv7zz76

Abstract

Horta Doll program explores the application of innovative learning methods at SDN 2 Gumukrejo as an effort to cultivate students' environmental awareness and creativity. Horta dolls, which are planting media shaped like dolls made from organic materials with plant seeds inside, are used to introduce the concept of plant growth in a direct and enjoyable way. The demonstration method is applied in this workshop to provide an interactive experience that engages students in creating and caring for Horta dolls. The results show high enthusiasm from students, as well as an increase in environmental awareness and creativity. This environment-based learning proves effective in teaching students about plant growth and care for the environment practically..
Toponimi Lanskap Karst Berdasarkan Hidromorfologi Karst Gunungsewu, di Kecamatan Giritontro, Jawa Tengah Wijayanti, Pipit; Noviani, Rita; Widiyanti, Baiq Liana; Nursaly, Baiq Risma; Muzaqi, Fathi
Majalah Geografi Indonesia Vol 39, No 1 (2025): Majalah Geografi Indonesia
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mgi.100438

Abstract

Abstrak. Artikel ini mengkaji toponimi di kawasan karst Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Penelitian ini berfokus pada bagaimana proses penamaan tempat di wilayah karst mencerminkan karakteristik geografi, sejarah, dan budaya masyarakat setempat. Toponimi tidak hanya berfungsi sebagai penanda geografis tetapi juga sebagai cerminan interaksi manusia dengan lingkungannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, dan wawancara mendalam. Data yang dikumpulkan mencakup nama-nama objek alam seperti bukit, gua, dan mata air, serta nama-nama buatan manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penamaan tempat di kawasan karst Giritontro banyak dipengaruhi oleh karakteristik morfologi dan hidrologi karst. Misalnya, istilah seperti "giri" dan "gunung" digunakan untuk menyebut perbukitan dan kubah karst, sedangkan "luweng" dan "telaga" digunakan untuk menamai doline atau lubang runtuh. Selain itu, istilah penamaan hidrologi juga digunakan seperti istilah “Teleng”, “Sumber/Mber”, “Dung” dan “Kali”.  Proses morfologi kata seperti blending, coinage, dan compounding ditemukan dalam pembentukan toponim di wilayah ini. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman tentang sejarah dan kearifan lokal dalam konservasi lanskap karst, yang unik karena struktur hidrologi dan morfologinya. Hasil kajian ini juga menunjukkan bahwa toponimi dapat menjadi alat penting untuk memahami dan mendokumentasikan perubahan lanskap dan penggunaan lahan di kawasan karst, serta dapat menginspirasi masyarakat untuk menjaga warisan geologi dan budaya mereka. Abstract.  This study explores toponymy in the karst region of Giritontro District, Wonogiri Regency, Central Java, focusing on how place-naming processes reflect the local community's geographical, historical, and cultural characteristics. Toponymy acts as both a geographical marker and a representation of human-environment interaction. The research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through field observations and in-depth interviews. The data includes names of natural features, such as hills, caves, springs, and man-made locations. Findings reveal that the naming of places in the Giritontro karst region is strongly influenced by its unique morphological and hydrological characteristics. For instance, terms like "giri" and "gunung" refer to hills and karst domes, while "luweng" and "telaga" denote dolines or sinkholes. Hydrological terms such as "Teleng," "Sumber/Mber," "Dung," and "Kali" are also commonly used. Additionally, word formation processes such as blending, coinage, and compounding play a significant role in toponym creation. This study underscores the importance of understanding local history and wisdom in conserving karst landscapes, renowned for their unique hydrological and morphological features. Furthermore, it demonstrates that toponymy is a valuable tool for documenting and understanding landscape changes and land use while inspiring communities to safeguard their geological and cultural heritage. Submitted: 2024-10-04 Revisions:  2025-01-17 Accepted: 2025-02-17 Published: 2025-02-17 
Strengthening the Corn Processing Industry in Boyolali Regency Towards the Market Global Through E-Commerce Rudianto, M; Noviani, Rita; Rahmawati, Rahmawati; Ubaidillah, Ubaidillah; Nurlaela, Siti
IMPOWERMENT SOCIETY Vol 8 No 1 (2025): February
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30741/eps.v8i1.1518

Abstract

Boyolali Regency is one of the largest corn producers in Central Java. The high productivity of corn encourages the Boyolali Regency government program to increase corn processing through coaching various SMEs and MSME corn processing and has been proposed as a pioneering regional superior product in the Strategic Plan of the Trade and Industry Service and the Cooperatives and Manpower Service of Boyolali Regency in 2025. One of the processed corn products is maning, increasing the marketing of Marning MSME as a superior product of Boyolali Regency with the triple helix method through collaboration between universities, business actors, and the Boyolali Regency government in order to realize quality UMKM, globally competitive, and sustainable. Global scale marketing is carried out to increase marketing expansion, implementing an approach to increase product visibility and sales with: e-commerce account development, online marketing strategies, packaging and branding, market and competition analysis, and training and education. Taking advantage of global market opportunities and e-commerce technology, as a marketing method for processed corn marning products offers great opportunities to increase sales and expand the market.
Biogas Energy Application for Eco-Friendly Development in Dukuh Village, Banyudono District, Boyolali Noviani, Rita; Ubaidillah, Ubaidillah; Eko Setyowati, Widiastuti Agustina; Arif, Nursida; Indraningrum Shrestha, Maria Emerita; Marfu'ah, Istiyanti Nur
Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): May 2025
Publisher : Asosiasi Dosen Pengembang Masyarajat (ADPEMAS) Forum Komunikasi Dosen Peneliti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/engagement.v9i1.1991

Abstract

Waste management has become a significant challenge due to the increasing volume of waste driven by rapid population growth. Banyudono District, a major contributor to waste in Boyolali Regency, faces considerable difficulties in managing this waste. This community service initiative applies the Community-Based Resource (CBR) approach to empower the local community in processing organic waste and livestock manure into biogas energy. Through the implementation of biogas machines, capacity-building training, and technology guidance, the community is actively involved in the process. As a result, Dukuh Village now operates a biogas production system, and the community has gained the necessary knowledge and skills to independently manage waste and livestock manure for biogas production. This project not only addresses waste management issues but also promotes sustainable energy solutions by leveraging local resources and fostering active community participation.
Pemodelan Spasial untuk Prediksi Perubahan Penggunaan Lahan di Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah Nugroho, Albertus Erico Jerry Krisna; Mahdi, Imam; Utami, Siska Dwi; Wijayanti, Pipit; Noviani, Rita
Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 21, No 2 (2025): JPWK Volume 21 No. 2 June 2025
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pwk.v21i2.70203

Abstract

Dinamika perubahan penggunaan lahan akibat perkembangan wilayah di Kabupaten Kendal menimbulkan tantangan serius terhadap perencanaan tata ruang dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan pada periode 2019 hingga 2024 serta memprediksi distribusi penggunaan lahan pada tahun 2039 melalui pendekatan pemodelan spasial. Metode yang digunakan adalah Sistem Informasi Geografis dan model Cellular Automata–Markov Chain untuk mengklasifikasikan serta memproyeksikan transisi penggunaan lahan. Klasifikasi dilakukan dengan metode supervised classification berbasis maximum likelihood, dan evaluasi akurasi dilakukan menggunakan overall accuracy dan koefisien kappa. Model prediksi menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi dengan nilai kappa sebesar 0,83. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada lahan terbangun yang diproyeksikan mencapai 39% dari total luas wilayah pada tahun 2039, sedangkan lahan produktif seperti sawah dan tambak diperkirakan mengalami penurunan. Temuan ini membuktikan efektivitas pemodelan spasial dalam memberikan informasi berbasis data untuk mengantisipasi tren penggunaan lahan di masa depan. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah bagi perumusan kebijakan pengelolaan lahan yang berkelanjutan di wilayah dengan pertumbuhan menengah seperti Kabupaten Kendal.
The Effects of Urbanization on Indonesian Community and Environment Noviani, Rita; Saputra, Aditya Eka; Rochmatullah, Mahameru Rosy
Indonesian Journal of Geography Vol 57, No 1 (2025): Indonesian Journal of Geography
Publisher : Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijg.90161

Abstract

This research aims to analyze the impact of urbanization on environmental and socio-economic resilience of communities by investigating the Sukoharjo region in Indonesia. Several components of urban ecosystem were considered, including geological formations, geomorphological conditions, and eco-regions. Meanwhile, the analysis of urban socio-economic aspects focuses on community well-being and urban facilities. The research uses 180 observation samples in the analysis process. The result shows that urbanization deteriorates soil fertility, agricultural land, and the availability of clean water through panel data regression. In addition, urbanization has successfully increased per capita income, employment opportunities, and the development of public facilities, posing a dilemma for policymakers. This shift in population needs to be pursued by some communities to preserve urban ecosystem. Urbanization has a positive and negative impact on community welfare and ecosystems, respectively. In this context, future research must adopt effective methods for managing urbanization and urban ecosystems.Received: 2023-10-26 Revised: 2024-01-25 Accepted: 2025-02-19 Published: 2025-03-25 
DINAMIKA PERBANDINGAN URBANISASI: STUDI KASUS KECAMATAN COLOMADU DAN GROGOL Noviani, Rita; Saputra, Aditya Eka; Muta'ali, Luthfi; Syafii, Syarif
Jurnal Pengembangan Kota Vol 12, No 2: Desember 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpk.12.2.208-220

Abstract

Perkembangan pesat Kota Surakarta yang melampaui batas administrasi, Kecamatan Colomadu dan Grogol muncul sebagai pusat pertumbuhan yang signifikan. Penelitian ini menggambarkan perbandingan urbanisasi di kedua kecamatan pada tahun 2011 dan 2022, dengan mempertimbangkan LULC, tingkat urbanisasi, dan urbanisasi lahan sebagai indikator utama. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis komparatif atau perbandingan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kecamatan Colomadu menunjukkan laju urbanisasi yang lebih tinggi daripada Kecamatan Grogol, tercermin dalam perubahan signifikan dalam penggunaan lahan, tingkat urbanisasi yang lebih besar, dan intensitas urbanisasi lahan yang lebih tinggi. Implikasinya, perencanaan tata ruang yang terkoordinasi perlu diterapkan, khususnya di Kecamatan Grogol, untuk mengatasi pertumbuhan yang pesat dan memastikan keberlanjutan lingkungan. Penyusunan kebijakan perkotaan perlu berfokus pada pengelolaan pertumbuhan yang seimbang dan berkelanjutan, mengakomodasi kebutuhan penduduk perkotaan tanpa mengorbankan aspek lingkungan.
Analysis of Urbanisation’s Relationship with Clean Water Supply Ecosystem Services in Sukoharjo Regency, Indonesia Saputra, Aditya Eka; Nugraha, Setya; Noviani, Rita
Forum Geografi Vol 37, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/forgeo.v37i2.21218

Abstract

The phenomenon of urban population growth is a global concern which will result in a decrease in the value of ecosystem services in an area. Sukoharjo Regency is an area affected by the development of Surakarta City; therefore, rapid growth is taking place. The objective of this study is to investigate the interplay between urbanization, ecosystem services, and the provision of clean water in Sukoharjo Regency in 2022. The methods used in the study were calculating the percentage of the urban population to determine the level of urbanisation, AHP and overlay to ascertain the ecosystem service score, together with cross-tabulation to establish the relationship between these two variables. The result of this study is that the level of urbanisation produces a pattern that districts in the north tend to comprise a higher level. The clean water supply ecosystem services in Sukoharjo Regency obtained results dominated by the low to medium level. The situation regarding the level of urbanisation and ecosystem services in Sukoharjo Regency reveals a relationship where an increase in the level of urbanisation will reduce the value of ecosystem services.
APPLICATION OF INSTAGRAM AS A GLOBAL WARMING LEARNING MEDIA TO STUDENTS (STUDY CASE SMAN 2 KLATEN REGENCY, INDONESIA) Khoirunisa, Nanda; Susilawati, Siti Azizah; Fatta, Firda Nur; Noviani, Rita
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i2.32474

Abstract

Abstrak: Pemanasan global merupakan fenomena yang mempengaruhi kehidupan manusia dalam berbagai aspek, termasuk kehidupan sehari-hari siswa. Oleh karena itu, media pembelajaran mengenai pemanasan global menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Instagram sebagai media pembelajaran yang inovatif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pemanasan global, serta menganalisis persepsi siswa terhadap media tersebut. Penelitian dilakukan di SMAN 2 Klaten kelas XI IPS 2 dengan sampel 35 siswa menggunakan desain pre-eksperimental (pra-tes dan pasca-tes). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 86% siswa memiliki persepsi positif terhadap akun Instagram @fakta_globalwarming. Selain itu, terdapat peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa setelah menggunakan Instagram sebagai media belajar dengan peningkatan rata-rata sebesar 27%. Hasil ini menunjukkan bahwa Instagram efektif digunakan sebagai media pembelajaran. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam mengembangkan strategi pembelajaran berbasis digital yang lebih menarik dan relevan di era industri 4.0. Abstract:  Global warming is a phenomenon that affects various aspects of human life, including students’ daily activities. Therefore, learning media that address global warming are critically important. This study aims to examine the effectiveness of using Instagram as an innovative learning medium to enhance students’ understanding of global warming and to analyze students’ perceptions of the platform. The research was conducted at SMAN 2 Klaten, class XI IPS 2, with a sample of 35 students using a pre-experimental design (pre-test and post-test). The results show that 86% of students had a positive perception of the Instagram account @fakta_globalwarming. In addition, there was a significant improvement in students’ learning outcomes after using Instagram as a learning tool, with an average increase of 27%. These findings indicate that Instagram is an effective learning medium. It is hoped that the results of this study can serve as a foundation for developing more engaging and relevant digital learning strategies in the era of Industry 4.0.
Co-Authors Adinda, Karina Sekar Ahmad, Naufal ajar, seno budhi Akbar, Masdihar Amperawati, Endang Dwi Andriyani, Yunika Anggraeni, Lilian Asqav, Rayyan Fida Asri, Seroja Puspa Astuti, Amelia Dwi Astuti, Lissa Dwi Azqiya, Aida Nur Baiq Liana Widiyanti Buana, Muhammad Arjunov Ramadhan Genta Budhi Ajar, Seno Cecilia, Danela Teguh Chatarina Muryani Damayeti, Nadia Demi Desi Kumalasari Djuminah Djuminah Djuminah, Djuminah Dwi Amperawati, Endang Effendi, Darwin Erawati, Herdina Dwi Erna Setiany Fahreza, Zainal Ihza Farahdiba, Lentera Fatta, Firda Nur Fauziah, Yulanda Aini Nur Febriana, Wanda Azizah Wahyu Hafizh, Rifki Muhammad Handayani, Beta Amanda Putri Happy Fitria, Happy Hartoko, Sri Indraningrum Shrestha, Maria Emerita Iskandar, Usup Kesturi, Pramnesti Gitarina Sekar Khoirunnissa, Yulia Anggita Khusniyatinna’im, Layinatu Kumaladewi, Lathifah Laili, Larissa Adwitya Lutfiana, Annida M, Rudianto Maharani, Jovita Shafa Mahdi, Imam Malinda, Charly Marfu'ah, Istiyanti Nur Marfuah, Istiyanti Nur Marwanti Maulana Yusuf Megasih, Adila Mohammad Gamal Rindarjono, Mohammad Gamal Mubarok, Muhammad Riyadh Mulyawati, Widya Kartika Muqorobin, Muqorobin Murningtyas, Diana Muta'ali, Lutfi Muta'ali, Luthfi Muzaqi, Fathi Nanda Khoirunisa, Nanda Nangim, Nida Khoirun Nasruddin Nasruddin Nugroho, Agung Nugroho, Albertus Erico Jerry Krisna Nur Fajriyah, Nur Nur Z.O, Anggun Nurhadi Nursaly, Baiq Risma Nursida Arif Pipit Wijayanti Prananto, Adi Pranata, Putri Febri Puput Wijayanti Purnomo, Rochmat Aldy Putri, Meilia Dwi Krisanti Putri, Tiara Damayanti Putri, Zahra Annisa Putro, Satrio Adhi Santoso Puwa, Maharani Ladja Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Ramadhan, A’an Nur Khisma Rispantyo Rispantyo, Rispantyo Rochmatullah ., Rochmatullah Rudianto, M Rudianto, M. Rukmini Rukmini Saputra, Aditya Eka Saputro, Firman Ardi Sarah Rum Handayani Sari, Cinditya Arum Sarwono Setya Nugraha Shanti, Uri Ashe Siti Arifah Siti Azizah Susilawati Siti Nurlaela Sri Mulyani Suprihati - Suryani, Amin Swastika, Tia Syafii, Syarif Tjahjono, Gentur Adi Ubaidillah Ubaidillah Utami, Siska Dwi Wajh, Chiquitana Balqis Ghorraul Widiastuti Agustina Eko Setyowati Wijayanti, Pipit Yasin Yusup Yuliastuti, Sri Utari Yuwita Ariessa Pravasanti, Yuwita Ariessa