Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

IDENTIFIKASI KENDALA OPERASIONAL DALAM BONGKAR MUAT DAN DISTRIBUSI BARANG DI TERMINAL PETIKEMAS SORONG Idris, Muhammad; Muhammad, Fadel; Setiyono, Muji
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 5 No. 2 (2025): JPB: NOVEMBER 2025
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v5i2.218

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hambatan operasional dalam proses bongkar muat dan distribusi barang di Terminal Petikemas Sorong, salah satu simpul logistik penting di Papua Barat Daya yang berperan dalam mendukung pelaksanaan program Tol Laut. Meskipun memiliki posisi strategis sebagai penghubung distribusi barang menuju wilayah terpencil di Indonesia Timur, operasional terminal tidak selalu berjalan optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung dan wawancara dengan pihak terminal, agen kapal, dan distributor barang. Analisis tematik digunakan untuk mengelompokkan hambatan yang ditemukan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama meliputi keterbatasan kesiapan dan ketersediaan peralatan bongkar muat, gangguan mekanis pada alat, ketidakteraturan jadwal pelayanan kapal, koordinasi yang belum optimal antar pelaku logistik, serta terbatasnya akses transportasi lanjutan menuju wilayah terpencil. Hambatan ini berdampak pada meningkatnya waktu tunggu dan ketidakefisienan alur distribusi barang. Temuan penelitian ini menegaskan perlunya peningkatan manajemen operasional, pemeliharaan peralatan, penguatan sistem informasi layanan, serta peningkatan integrasi logistik antar moda. Rekomendasi ini diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi barang dalam rangka memperkuat konektivitas logistik dan efektivitas program Tol Laut di kawasan Indonesia Timur.
Analisis Persediaan Chlorine Tablet di PT Pupuk Iskandar Muda dengan Metode Min-Max Meutia, Sri; Sofyan, Diana Khairani; Muhammad, Fadel
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.851 KB) | DOI: 10.56211/factory.v1i2.173

Abstract

Salah satu bahan baku pembuatan pupuk di PT Pupuk Iskandar Muda adalah tablet Klorin, yang merupakan bahan penunjang dalam sistem produksi, Tablet Klorin ini digunakan untuk menjernihkan air polish pada proses produksi pembuatan pupuk. Berdasarkan data yang diperoleh dari perusahaan tahun 2018-2022 diketahui bahwa terdapat sisa bahan chlorine tablet di gudang bahan baku, dimana persediaan bahan baku yang berlebih ini menunjukkan adanya pemborosan produksi, dengan jumlah 500 kg pada Tahun 2018, 1200 kg Tahun 2019, 5540 kg Tahun 2020, 200 kg Tahun 2021, 600 kg Tahun 2022. Hal ini sangat berbahaya dikarenakan chlorine tablet merupakan bahan kimia yang dimana bahan jenis ini memiliki batas kadaluwarsa, jika chlorine tablet tidak digunakan dalam kurun waktu tertentu, maka kadar kualitas chlorine akan menurun sehingga jika digunakan untuk kepentingan produksi akan menimbulkan hasil produksi yang tidak maksimal. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu di lakukan perhitungan persediaan bahan baku chlorine, dengan melakukan evaluasi dan perencanaan persediaan bahan penunjang chlorine tablet yang tepat. Salah satunya dengan menggunakan metode Min-Max. Metode Min-Max stok adalah metode pengendalian bahan baku yang didasarkan atas asumsi bahwa apabila persediaan telah melewati batas-batas minimum dan mendekati batas dari Safety Stock atau batas persediaan pengaman, maka Reorder atau pemesanan kembali bahan baku harus dilakukan, Berdasarkan pengolahan data, persediaan bahan baku dengan metode Min-Max didapatkan stok pengaman chlorine tablet pada tahun 2022 sebesar 75 kg, sedangkan pada persediaan minimum didapatkan hasil sebesar 300 kg, pada persediaan maksimum didapatkan hasil sebesar 675 kg dan pada tingkat pemesanan persediaan kembali sebesar 375 kg.
PENGGUNAAN PATI SAGU DENGAN SUBTITUSI TEPUNG DAUN KELOR DALAM PEMBUATAN KERUPUK SAGU Muhammad, Fadel; Fitriani, Shanti; Nopiani, Yanti
SAGU Vol. 24 No. 1 (2025): SAGU Journal – Agri. Sci. Tech., Maret, 2025, Vol. 24 : No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Crackers are snacks made from starch-containing ingredients. The raw material for making crackers is basically tapioca. Efforts to diversify sago crackers need to be made to increase protein content, one of which is by adding moringa flour. This study aimed to determine the effect of the ratio of sago starch and moringa flour on the physicochemical and organoleptic properties of sago crackers. The treatment in this study was the ratio of sago starch and moringa flour namely: SK1 (100:0), SK2 (95:5), SK3 (90:10), and SK4 (85:15). The data obtained were statistically analysed using analysis of variance and continued with duncan’s multiple range test (DMRT) at a 5% level. The results of variance analysis showed that the ratio of sago starch and moringa flour used significantly affected moisture, ash, protein, and fat contents, expandability, breakability, descriptive and hedonic sensory assessment, and overall assessment of crackers. The best treatment in this study was the SK2 (95:5) with characteristics of moisture content of 3.36%, ash content of 0.02%, protein content of 2.86%, fat content of 12.71%, expandability of 38.89%, breakability of 2.75 N/s with descriptive sensory assessment of greenish beige color, moringa leaf aroma, moringa leaf flavor, crispy, and overall rating was liked by the panellists.
PROTEKSI OVERHEAT PADA PENGENDALI MOTOR BRUSHLESS DIRECT CURRENT UNTUK BECAK LISTRIK DENGAN SENSOR SUHU MENGGUNAKAN XMC1302 Trisna Pambudi, Kukuh; Firmansyah, Eka; Dhiya’ulhaq Priambodo, Muhammad Dyffa; Muhammad, Fadel
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v14i1.8981

Abstract

BLDC motor controllers in light electric vehicles such as electric pedicabs are prone to excessive temperature rise due to high current and continuous operation, which may reduce system reliability. This study implements a BLDC motor controller based on the Infineon XMC1302 microcontroller using a Hall-sensor-based block commutation method and an NTC thermistor for thermal protection. Temperature data are acquired through the integrated ADC and used to adaptively regulate the PWM duty cycle via a throttle derating mechanism. Experimental results show that the duty cycle starts to decrease when the temperature exceeds 50 °C and is completely disabled above 70 °C. Laboratory and field tests on an electric pedicab demonstrate a continuous reduction in the speed profile as temperature increases, confirming effective thermal protection performance.
Evaluation of the Implementation of Safety Standards in the Debarkation and Embarkation Process of Seatoll Vessel R-72 at Anchorage Muhammad, Fadel; Idris, Muhammad; Satria, Idham Dwi; Filemon, Filemon; Siregar, Muhammad Sapril; Rakka, Stevian G. A.
Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Vol. 7 No. 1 (2025): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (Octob
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v7i1.5606

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of safety standards in the debarkation and embarkation process of the R-72 seatoll vessel at anchorage in Sofyanin Village. The research employed a qualitative case study design, utilizing field observations, interviews, questionnaires, and literature review. The findings indicate that passenger safety is influenced by three main dimensions: structural–policy, operational, and cultural. Structurally, the absence of a permanent pier and lack of regulatory oversight are the dominant factors increasing risks. Operationally, the captain’s ability to determine anchorage points and the limited availability of safety equipment serve as critical challenges. Culturally, low public awareness of safety procedures further exacerbates vulnerabilities. Evaluation against international standards (SOLAS, STCW, ISM Code, LSA Code) and national regulations (Law No. 17/2008, MoT Regulation No. 11/2023) reveals significant gaps between requirements and actual practices. The risk matrix analysis shows that most hazards, such as passengers falling overboard, capsizing of small transfer boats, and injuries from gangways, fall under the High–Extreme category. Therefore, this study recommends strengthening regulatory oversight, providing safety facilities in compliance with standards, and promoting safety culture awareness among local communities to minimize maritime accident risks.  
Sinergi Ilmu Umum dan Agama: Pendekatan Holistik dalam Membimbing Siswa Madrasah Aliyah Melalui Program PPL Arifin, Moh. Aziz; Muhammad, Fadel; Mahbub, Iqbal Abdullah; Ghifar Zen, Muhamad
Jurnal Abdimas Al Hidayah Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Al Hidayah
Publisher : STAI Hidayatut Thullab Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengalaman Lapangan (PPL) tidak hanya berfungsi sebagai wahana penerapan teori keguruan, tetapi juga sebagai ruang strategis untuk mengembangkan paradigma pendidikan integral. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi pendekatan holistik yang menyinergikan ilmu umum dan agama dalam proses pembimbingan siswa Madrasah Aliyah (MA) selama pelaksanaan PPL. Melalui metode partisipatif-observasional, mahasiswa praktikan merancang dan melaksanakan kegiatan pembelajaran serta bimbingan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan umum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam: (1) menjadikan pembelajaran lebih kontekstual dan bermakna bagi siswa, (2) memperkuat profil siswa yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual (IQ) dan spiritual (SQ), serta (3) mengatasi dikotomi ilmu yang sering kali terjadi dalam pemikiran peserta didik. Sinergi ini diwujudkan melalui strategi seperti perancangan materi ajar yang terintegrasi, penggunaan contoh dari khazanah keislaman dalam ilmu umum, dan proyek kolaboratif yang mengedepankan etika dan tanggung jawab sosial keagamaan. Artikel ini menyimpulkan bahwa PPL di MA berpotensi besar sebagai laboratorium untuk mengembangkan model pendidikan holistik, sekaligus membekali calon guru dengan kompetensi untuk mendidik generasi muslim yang unggul, berpengetahuan luas, dan berakhlak mulia. Implikasinya, kurikulum pendidikan calon guru perlu lebih diperkaya dengan pendekatan interdisipliner yang memadukan sains, humaniora, dan nilai-nilai agama.
Contribution of Leg Muscle Explosive Power and Balance to Sickle Kick Speed in Pencak Silat Athletes Ahmad, Alvia; Sulfa, Muhammad; Prasetyo, Yudik; Widiyanto; Amiruddin; Muhammad, Fadel
Jurnal Ilmu Olahraga dan Kepelatihan Indonesia Vol 8 No 1 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Publisher : Jurusan Pendidikan Olah Raga dan Kepelatihan FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijssc.v8i1.53316

Abstract

The sickle kick is one of the most frequently used techniques in pencak silat competitions and yields high scores, making kick speed a critical performance factor. A faster sickle kick is more difficult for opponents to anticipate, parry, or counter. Several physical components support effective sickle kick performance, including strength, flexibility, power, balance, and agility. This study specifically examined the contribution of leg muscle explosive power and balance to sickle kick speed. This research employed a correlational design involving 30 male athletes from the Pencak Silat Student Activity Unit of Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), aged 19–23 years. Data were collected through tests and measurements, using the standing broad jump test to assess leg muscle explosive power, the standing stork test to measure balance, and a 10-second sickle kick speed test to evaluate kick performance. Data analysis was conducted using regression analysis to determine the contribution of each variable. The results revealed that leg muscle explosive power contributed 53.1% to sickle kick speed, while balance contributed 45.7%. When analyzed simultaneously, both variables accounted for 53.6% of the variance in sickle kick speed. These findings highlight the importance of developing leg muscle explosive power and balance within structured training programs to enhance sickle kick speed and overall competitive performance in pencak silat athletes.