Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN KELOMPOK KADER DI KELURAHAN TAMBAKHARJO DALAM PERAWATAN PASIEN STROKE Retnaningsih, Dwi; Suara, Eviwindha; Ramadhani, Desi; Maesaroh, Dina Siti; Wahab, Kenan Aditya
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v6i2.152

Abstract

Latar belakang didasarkan pada urgensi penanganan efektif terhadap pasien stroke di tingkat komunitas, khususnya di Kelurahan Tambakharjo. Kelompok kader di kelurahan ini memiliki peran integral dalam mendukung kesehatan masyarakat. Stroke merupakan penyakit neurologis dengan dampak signifikan terhadap kesehatan global, termasuk perubahan kognitif dan emosional. Kelurahan Tambakharjo memiliki kekhasan struktur sosialnya, di mana kelompok kader memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan masyarakat. Pengabdian dilakukan untuk menggali potensi dan tantangan pemberdayaan kelompok kader dalam perawatan pasien stroke melalui PKM. Pengabdian bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kelompok kader di Kelurahan Tambakharjo mengenai penyakit stroke melalui implementasi Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Metode pengabdian masyarakat melibatkan langkah-langkah sistematis, termasuk studi pendahuluan, pemilihan kelompok kader, pelatihan intensif, pengembangan materi informasi masyarakat, dan pendampingan aktif dengan monitoring. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam tingkat pengetahuan kelompok kader setelah intervensi edukasi mengenai penyakit stroke. Dalam pembahasan, efektivitas program edukasi tergambar dari hasil yang menunjukkan seluruh kelompok kader mencapai tingkat pengetahuan yang sangat baik. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat meningkatkan peran kader dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, mendukung upaya pencegahan penyakit stroke, dan memberikan perawatan yang adekuat. Kesimpulan dari pengabdian adalah bahwa intervensi edukasi memberikan dampak positif pada pengetahuan kelompok kader tentang penyakit stroke di Kelurahan Tambakharjo.
Interventions to improve resilience in breast cancer patients: a systematic review Retnaningsih, Dwi; Nursalam, Nursalam; Nihayati, Hanik Endang
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 14, No 4: December 2025
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v14i4.26206

Abstract

Breast cancer patients with low resilience may experience adverse psychological outcomes, including stress, anxiety, depression, emotional dysregulation, and difficulties in recovery. This systematic review aims to evaluate the effectiveness of various interventions in improving resilience among breast cancer patients and to provide practical guidance for healthcare practitioners in implementing these interventions. Following the preferred reporting items for systematic reviews and meta-analyses (PRISMA) guidelines and PICOS framework, a comprehensive search was conducted across PubMed, Scopus, ScienceDirect, and Google Scholar for studies published between 2018-2024. Two independent reviewers screened eligible studies in two stages (title/abstract and full-text). The methodological quality of included studies was assessed using the Joanna Briggs Institute Critical Appraisal Tool. A total of 20 studies met the inclusion criteria. Interventions identified include music therapy, mindfulness, family and social support programs, cognitive behavioral therapy, digital-based interventions, and psychoeducation. Most interventions demonstrated a significant positive impact on patients’ psychological resilience, coping ability, and quality of life. Evidence suggests that resilience-focused interventions can be effectively integrated into supportive care for breast cancer patients. Healthcare practitioners should consider incorporating these strategies to address psychosocial needs. Further studies are recommended to evaluate long-term impacts and cost-effectiveness in diverse settings.
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK MELAKUKAN TERAPI OKUPASI PADA LANSIA Firdaus, Amelia; Deraya, Reanita Anggis; Selviana, Sinta; Retnaningsih, Dwi
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v7i2.180

Abstract

Permasalahan yang memerlukan perhatian khusus pada lansia berkaitan dengan proses penuaan yang dapat menimbulkan perubahan dalam aspek kognitif, motorik, emosional, dan sosial. Oleh karena itu, lansia perlu terus dilatih melalui aktivitas yang kreatif agar penurunan fungsi kognitif, motorik, maupun sosial dapat diperlambat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memberikan terapi okupasi. Melalui media seni dan proses kreatif, lansia dapat mengekspresikan diri, meningkatkan kemampuan koping, mengelola stres, serta membangun rasa percaya diri. Terapi okupasi juga menjadi sarana bagi lansia untuk mengungkapkan perasaan melalui berbagai fungsi yang dimilikinya. Pendekatan pemecahan masalah yang digunakan dalam hal ini adalah dengan melaksanakan kegiatan Terapi Aktivitas Kelompok berupa “Terapi Okupasi Kolase pada Lansia” di Wisma Lansia Harapan Asri. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 6 Oktober 2025 di Wisma Lansia Harapan Asri. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa para lansia sangat menyukai terapi okupasi sebagai aktivitas untuk mengisi waktu luang. Terapi ini membantu mereka mengurangi rasa bosan dan kejenuhan, sekaligus menjadi sarana untuk mengekspresikan perasaan melalui karya gambar menggunakan biji-bijian. Selain itu, kegiatan ini juga melatih kemampuan kognitif serta motorik dengan baik. Terapi okupasi terbukti bermanfaat untuk menjaga kesehatan mental dan fisik lansia
Psychosocial, demographic, and clinical predictors of postpartum depression among mothers: a cross-sectional study Sukesi, Niken; Saputri, Oktavia Ramadhani; Iswanti, Dwi Indah; Seman, Nordianna; Retnaningsih, Dwi; Nugraha, Rozaq I
Pediomaternal Nursing Journal Vol. 12 No. 1 (2026): VOLUME 12 NO 1 MARCH 2026
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/pmnj.v12i1.77160

Abstract

Introduction: Postpartum depression (PPD) is a major public health issue with lasting effects on maternal well-being and child development. However, limited empirical evidence exists on the psychosocial, demographic, and clinical determinants of PPD among urban populations in Southeast Asia. This study aimed to identify psychosocial, demographic, and clinical predictors of postpartum depression among mothers residing in Semarang, Indonesia.Methods: A cross-sectional study was conducted among 168 postpartum women aged ≥17 years who had delivered a live infant and provided informed consent. Data were collected using validated tools, including the Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) to assess depressive symptoms. Independent variables included maternal age, education, employment, parity, mode and place of delivery, medical history, obstetric complications, socioeconomic status, anxiety level, and perceived spousal and family support. Chi-square tests and binary logistic regression were used to determine significant predictors.Results: The prevalence of mothers at risk of PPD was 50%. Logistic regression analysis showed that low education (OR = 7.18; 95% CI: 1.05–48.96; P-value = .044), moderate anxiety (OR = 5.52; 95% CI: 1.14–26.74; P-value = .034), limited spousal support (OR = .34; 95% CI: 0.15–0.80; P-value = .013), and lack of family support (OR = 6.15; 95% CI: 1.93–19.62; P-value = .002) were significant predictors of PPD.Conclusion: Psychosocial factors, particularly anxiety and insufficient social support, are key predictors of postpartum depression. Routine psychosocial screening and strengthened family-centered interventions are essential to reduce the risk and long-term impact of PPD.Keywords: depression postpartum; edinburgh postpartum depression scale; risk factors
Co-Authors A, Ardha Yuniar A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aden, Christine Adin Muafiro Aini, Khusnul Aliyah, Euis Apriliana, Rista Arifianto, Arifianto Artika Nurrahima, Artika Asih, Susi Wahyuni Astuti, Luthfia Indah astuti, windy Damayanti, Widya Putri Deraya, Reanita Anggis Desyandri Desyandri Dody, Asep Dwi Indah Iswanti Dwi Nur Aini, Dwi Dwi Nur Aini, Dwi Nur Endang Supriyanti, Endang Firdaus, Amelia Fitria Handayani Huri, Mas ianto, Arif Ikhwati, Laila Indri Khizba Dini, Indri Khizba Ita Yulianti Jumiati Jumiati Karunianingtyas, Maulidta kusuma saputri, Oktafiyani Listiowanti, Listiowanti Luh Titi Handayani, Luh Titi Maesaroh, Dina Siti Maisyaroh, Dina Siti Moerland, Theodhora Albertiene Nana Rohana, Nana Nasihah, Lailatul Nihayati, Hanik Endang Niken Sukesi Ni’mah, Maulida Izzatin Nugraha, Rozaq I Nur Amelia, Alda Nursalam Nursalam Pawestri, Pawestri Priharyanti Wulandari, Priharyanti Prihati, Dyah Restuning Purjayanti, Annisa Titiani Putri Puspitasari Putri, Iva Anissya Ramadhan, Pradipta Ramadhani , Desi Ramadhani, Desi Rozaq Isnaini Nugraha, Rozaq Isnaini Saputri, Oktavia Ramadhani Sarida Surya Manurung Selviana, Sinta Seman, Nordianna Setyaningrum, Fitri Wahyuni Sri Wahyuni Suara, Eviwindha Sugianto, Emilia Puspitasari Sugiyanto, Emilia Puspitasari Syamsul Arifin Tamrin Tamrin Triyantini, Oki Ulya, Muniroul Untung Sujianto Vina Haris Afriana, Vina Haris Wahab, Kenan Aditya Wahyuningsih Wahyuningsih Wani, Ar Wardani, Elia Domas Ayu Widyaningsih, Tri Sakti Wilantika, Dyas Sukma Winarti, Rahayu Windyastuti Windyastuti, Windyastuti