Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Effect of Effective Microorganisms (EM 4) on the Growth of a Variety of Upland Rice Varieties in Swampy Areas Iqbal, Muhammad; Rosmiah, Rosmiah; Gusmiatun, Gusmiatun
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 10, No 1 (2015): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v10i1.198

Abstract

The research aims to identify and study the dose of EM 4 administration on the growth and production of some of the best in upland rice varieties in swampy areas. This research activity has been carried out from the month of June to September 2014. This study This study used a split-plot design as the main plot treatments were: 4 EM dose and treatment of children's plot is a variety of upland rice varieties and each repeated 3 times. Yag factors examined in this study include the dose of EM 4 5 ml / l, 10 ml/ l and 15 ml / l while the varieties used are varieties Situ bangendit, Huma and Andalas parameters observed in this study is the High Plant (cm ), 2. Maximum Number of Tillers, 3. The number of productive tillers, panicles 4. length (cm), 5. Total Grain Permalai, 6. Number of Contents Grain, Grain Perumpun 7. weight (g), 8. Percentage of Grain Vacuum (% ), 9. 1000 grain weight. 10. Production Perpetak. The results can in this study is the interaction between treatment dose administration of EM 4 15 ml / l and the use of varieties Situbagendit showed good results on the growth and yield of rice Gogo in swampy areas.
PENGARUH PROFESIONALISME, KECERDASAN EMOSIONAL ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR TERHADAP KINERJA ANGGOTA DPRD KOTA SORONG Rosmiah, Rosmiah
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 1 No. 2 (2019): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2019
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v1i2.317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji, menganalisis danmenginterpretasi : 1) Pengaruh profesionalisme terhadap kinerja kinerja; 2) Pengaruh kecerdasan emosional terhadapkinerja; dan 3) Pengaruh Organizational Citizenship Behavior terhadap kinerja anggota DPRD Kota Sorong. Desain dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey dengan sampel 30 orang.Penelitian ini dianalisis dengan software SPSS 25.Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah : 1) Profesionalisme berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Anggota DPRD Kota Sorong, semakin tinggi tingkat profesionalisme pegawai maka akan meningkatkan kinerjanya sebagai anggota DPRD khususya dalammelaksanakan tugas dan wewenang lain yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan; 2) Kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Anggota DPRD Kota Sorong,anggota DPRD yang memiliki kecerdasan emosional dapat menggunakan perasaannya secara optimal guna mengenali diri sendiri dan lingkungan sekitarnya, sehingga dapat menyerap aspirasi rakyat dan 3)Organizational citizenzhip behaviorberpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Anggota DPRD Kota Sorong.Secara umum Anggota DPRD memiliki sikap membantu sesame Anggota DPRD lainnya meskipun tidak menjadi keharusan, dengan cara seperti ini mereka saling membantu untuk meningkatkan kinerjanya dalam melakukan pengawasan terhadap pemerintah Daerah dan menyerap aspirasi rakyat
Penyuluhan Pembuatan Pupuk Organik Hayati di Kampung Talang Jawa Kelurahan Pulo Kerto Kota Palembang Marlina, Neni; Rosmiah, Rosmiah; Siti Amniah, Iin; Hawayanti, Erni
Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/altifani.v1i1.2974

Abstract

Pupuk organik hayati merupakan pupuk organik yang berbahan baku limbah asal hewani atau nabati yang diperkaya dengan bakteri.  Limbah asal hewani dan nabati  yang selama ini kurang termanfaatkan atau berserakan di lingkungan sekitar Kampung dapat termanfaatkan menjadi pupuk organik hayati.   Pupuk organik hayati ini merupakan salah satu teknologi yang dapat mengefisienkan pemakaian pupuk pada tanaman.  Pembuatannya praktis dan sangat mudah dilakukan oleh masyarakat  serta pemanfaatannya besar dalam meningkatkan produksi tanaman.  Penyuluhan dilaksanakan di Kampung Talang Jawa Kelurahan Pulo Kerto Kecamatan Gandus Kota Palembang pada  tanggal 25 Agustus 2019 bersama mahasiswa KKN Angkatan 52 tahun 2019.  Metode yang dilakukan yaitu sosialisasi cara pembuatan pupuk organik hayati dengan menggunakan limbah hewani dan nabati yang ada disekitar lingkungan.  Masyarakat Kampung Talang Jawa sangat antusias dan semangat untuk mencoba membuat pupuk organik hayati.
Budidaya Jamur Tiram Putih (Pluoretus ostreatus) sebagai Upaya Perbaikan Gizi dan Meningkatkan Pendapatan Keluarga Rosmiah, Rosmiah; Aminah, Iin Siti; Hawalid, Heniyati; Dasir, Dasir
Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/altifani.v1i1.3008

Abstract

Jamur tiram (Pluoretus ostreatus) termasuk organisme saprofit yang hidup di atas media organik yang sudah lapuk atau mati.  Nutrisi yang dibutuhkan selama pertumbuhan jamur  yaitu: fosfor, belerang, kalium, karbon yang telah tersedia dalam jaringan kayu yang sudah lapuk tetapi dalam jumlah yang sedikit, maka macam media tanam dan lama pengomposan (inkubasi) sangat mempengaruhi nilai nutrisi dan keberhasilan budidaya jamur tiram. Nutrisi dalam jamur tiram sangat baik bagi tubuh manusia dan dalam memenuhi gizi keluarga, diantaranya 19-35 % protein, 9 asam amino, 72%  lemak  tak jenuh dan kandungan serat yang tinggi (7,4 – 24,6 %). Disamping sebagai obat kolesterol, kanker, AIDS juga anti bakteri merugikan, anti virus dan meningkatkan kekebalan tubuh. Kegiatan penyuluhan dan menanam jamur dilakukan di Kelurahan Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin
Penyuluhan Budidaya Tanaman Sayur Kangkung (Ipomoea reptans) melalui Sistem Hidroponik di Kelurahan Alang-Alang Lebar Kota Palembang Aminah, Iin Siti; Rosmiah, Rosmiah; Hawalid, Heniyati; Yuningsih, Lulu; Helmizuryani, Helmizuryani
Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/altifani.v1i1.3010

Abstract

Hidroponik merupakan metode bercocok tanam tanpa menggunakan tanah. Tiga unsur utama dalam tanaman hidroponik yaitu, air, cahaya dan juga nutrisi. Selain air tanaman hidroponik juga menggunakan media-media tanam seperti, serabut kelapa, batu bata, arang sekam, pasir, rockwool,busa, dsb. Sistem hidroponik dapat memberikan suatu lingkungan pertumbuhan yang lebih terkontrol. Penyuluhan dilakukan melalui sosialisasi menerapkan cara bertanam secara sederhana dengan menggunakan limbah botol mineral sebagai media air untuk bertanam kangkung, yang dilakukan kepada warga di kelurahan Alang-Alang Lebar Kota Palembang. Kegiatan dilakukan selama kurun waktu 17 Februari 2020 bersama mahasiswa KKN Angkatan ke 5 tahun 2020. Warga khususnya ibu-ibu yang tergabung dalam PKK Kelurahan begitu antusias dengan adanya kegiatan ini, karena dengan biaya yang murah terjangkau dan diperlukan bahan dan alat berupa limbah yang mudah didapat.
PEMANFAATAN PUPUK FOSFAT DAN PUPUK HAYATI PADA JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt.) DI LAHAN KERING Nisfuriah, Laili; Aminah, R. Iin Siti; Rosmiah, Rosmiah; Satria, Desta
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 1 (2020): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v15i1.3721

Abstract

   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan respon pertumbuhan dan produksi jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) terhadap pemberian pupuk fosfat pada berbagai aplikasi pupuk hayati di lahan kering. Penelitian ini telah dilaksanakan di salah satu lahan penduduk yang terletak di Jalan Sukarela, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Alang-Alang Lebar, KM. 07 Palembang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 12 kombinasi yang di ulang sebanyak 3 kali. Persentase pemberian pupuk fosfat ( P) terdiri : P1 : 15 g/petak (25 % = 200 kg/Ha), P2 : 30 g/petak (50 % = 200 kg/Ha), P3 : 45 g/petak (75 % = 200 kg/Ha), P4 : 60 g/petak (100 % = 200 kg/Ha). Jumlah pemberian pupuk hayati (F) terdiri : F1 =   1 kali, F2 =2 kali, F3 =3 kali. Peubah yang Diamati dalam penelitian ini adalah Tinggi Tanaman (cm), Jumlah Daun (Helai), Panjang Tongkol (cm), Berat Tongkol/Tanaman (g), Berat Tongkol/Petak (kg). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pupuk fosfat 60 g (100 %)  menunjukan hasih tertinggi terhadap tinggi tanaman tertinggi (90,16 cm), jumlah daun terbanyak    (10,42 helai), panjang tongkol terpanjang (14,69 cm), berat tongkol pertanaman Terberat (108,44 g) dan berat tongkol perpetak terberat (2,66 kg). Dan pemberian pupuk hayati  2 kali pemberian  menunjukan hasil tertinggi terhadap tinggi tanaman tertinggi (94,61 cm), jumlah daun terbnyak       ( 10,35 helai), panjang tongkol terpanjang (14,59 cm), berat tongkol pertanaman Terberat (95 g) dan berat tongkol perpetak terberat (2,36 kg). This study aims to determine and determine the growth response and production of sweet corn (Zea mays saccharata Sturt ) against the application of phosphate fertilizer in various applications of biological fertilizers on dry land. This research has been carried out on one of the residents' land located in Jalan Sukarela, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Alang-Alang Lebar, KM. 07 Palembang. This study used Factorial Randomized Block Design with 12 repeated combinations 3 times. The percentage of phosphate fertilizer (P) consisted of: P1: 15 g / plot (25% = 200 kg / Ha), P2: 30 g / plot (50% = 200 kg / Ha), P3: 45 g / plot (75% = 200 kg / Ha), P4: 60 g / plot (100% = 200 kg / Ha). The amount of biological fertilizer (F) consists of: F1: 1 time, F2: 2 times, F3: 3 times. The variables observed in this study were plant height (cm), number of leaves (strands), cob length (cm), cob / plant weight (g), weight of cob / plot (kg). The results showed that the treatment of phosphate fertilizer 60 g (100%) showed the highest hash for the highest plant height (90.16 cm), the number of terbnyak leaves (10.42 strands), the longest ear length (14.69 cm), the weight of cob The heaviest cropping (108.44 g) and the heaviest weight of cob (2.66 kg). And the administration of biofertilizer 2 times gave the highest hasih to the highest plant height (94.61 cm), the highest number of leaves (10.35 strands), the longest ear length (14.59 cm), the heaviest cropping weight of cob (95 g) and the heaviest weight of cob (2.36 kg).
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) TERHADAP TAKARAN PUPUK KOTORAN AYAM Junainah, Junainah; Rosmiah, Rosmiah; Hawayanti, Erni
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 1 (2021): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v16i1.4043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan takaran pupuk kotoran ayam yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi beberapa varietas tanaman bawang merah. Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan kebun percobaan kampus C Universitas Muhammadiyah Palembang, di Desa Pulau Semambu, Kecamatan. Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Waktu penelitian dari bulan Mei sampai Juli 2019. Penelitian ini menggunakan  metode experimen dengan rancangan acak kelompok faktorial (RAKF)  dengan 9 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan sehingga di dapatkan 27 petak. Adapun perlakuannya sebagai berikut : Pupuk Kotoran Ayam (A) yaitu A1 = 10 ton/ha, A2 = 20 ton/ha, A3 = 30 ton/ha. Varietas Bawang merah (V) yaitu V1= Bima Brebes, V2= Manjung dan V3= Pancasona. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah Tinggi Tanaman (cm), Jumlah anakan, Berat umbi per perumpun (g). Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi perlakuan pupuk kotoran ayam takaran 20 ton/ha dan varietas manjung memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. This study aims to determine and obtain the best dose of chicken manure on the growth and production of several varieties of shallots. This research has been carried out in the experimental garden of Campus C, University of Muhammadiyah Palembang, in Pulau Semambu Village, District. North Indralaya, Ogan Ilir Regency, South Sumatra. The time of the study was from May to July 2019. This study used an experimental method with a factorial randomized block design (RAKF) with 9 treatment combinations and 3 replications so that 27 plots were obtained. The treatment is as follows: Chicken Manure (A) namely A1 = 10 tons/ha, A2 = 20 tons/ha, A3 = 30 tons/ha. Shallot varieties (V) are V1 = Bima Brebes, V2 = Manjung and V3 = Pancasona. The variables observed in this study were plant height (cm), number of tillers, tuber weight per cluster (g). The results showed that the combination treatment of chicken manure at a dose of 20 tons/ha and the Manjung variety gave the best effect on the growth and production of shallots.
PENINGKATAN PRODUKSI KACANG HIJAU DENGAN PENERAPAN KOMPOS KOTORAN AYAM DAN JENIS MULSA Rompas, Joni Philep; Hawayanti, Erni; Rosmiah, Rosmiah; Novriansyah, Aan
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 2 (2020): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v15i2.3862

Abstract

Produktivitas kacang hijau di Sumatera Selatan  rata-rata 1,67 ton/ha, hal ini dikarenakan karena teknik budidaya yang belum optimal, salah satu usaha yang dapat dilakukan dengan menerapkan kompos kotoran ayam dan jenis mulsa.  Tujuan penelitian untuk menentukan takaran kompos kotoran ayam dan jenis mulsa yang tepat dalam meningkatkan produktivitas kacang hijau.  Penelitian ini   dilaksanakan di lahan petani Bapak Hermanto di Desa Sukatani, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin ,Provinsi Sumatra Selatan dari bulan September  2018 sampai Janauri 2019. Tata letak di lapangan menggunakan  Rancangan  Acak  Kelompok Faktorial (RAKF)   dengan  8  kombinasi perlakuan yang diulang 4 kali.  Sebagai Faktor 1.  Takaran Kompos Kotoran Ayam (T):    0 ton/ha (T0), 5 ton/ha (T1), 10 ton/ha (T2) dan 15 ton/ha (T3).  Faktor 2:  Jenis Mulsa (M): mulsa jerami padi (M1), mulsa plastik perak (M2).  Hasil penelitian memperlihatkan terjadi peningkatan produksi kacang hijau sebesar 753,75 g/petak (3,01 ton/ha) dengan pemberiann takaran  kompos kotoran  ayam  5  ton/ha  dan  menggunakan  mulsa  jerami  padi. The productivity of green beans in South Sumatra is 1.67 tons/ha on average, this is due to cultivation techniques that are not optimal, one of the efforts that can be done is by appliying chicken manure compost and types of mulch.The purpose of the study was to determine the right amount of chicken manure compost and the right type of mulch to increase the productivity of green beans.  This research was conducted on farmer Mr. Hermanto’s land in Sukatani Village, Tanjung Lago District, Banyuasin Regency, South Sumatra Province from September 2018 to January 2019.  The layout in the field used a Factorial Randomized Block Design (RAKF) with 8 treatment combinations repeated 4 times.  As a Factor 1. Chicken Manure Compost (T): 0 tons/ha (T0), 5 tons/ha (T1), 10 tons/ha (T2) and 15 tons/ha (T3).  Factor 2: Type of Mulch (M): rice straw mulch (M1) silver plastic mulch (M2).  The results showed an increase in green beans production by 753.75 g/plot (3,01 tons/ha) by offering a dose of chicken manure compost of 5 tons/ha and using rice straw mulch.
Application of Biofertilizer on Rica Plants in Pangkalan Gelebak Village, Banyuasin Regency Marlina, Neni; Asmawati, Asmawati; Meidelima, Dewi; Kalasari, Rastuti; Nunilahwati, Haperidah; Marlina, Marlina; Philep Rompas, Joni; Siti Aminah, Iin; Rosmiah, Rosmiah
Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/altifani.v2i1.3818

Abstract

The farmers in Pangkalan Gelebak Village have the problem of their low agricultural productivity.  The high price of chemical fertilizers causes the ability of the population to purchase fertilizers to be deficient.  As a result, agricultural production is still far from optimal.  In addition, rice straw left alone in rice fields can become a nesting place for pests such as rats, leafhoppers, and others.  Therefore, it is necessary to transfer information on appropriate science and technology, which is environmentally friendly, to overcome the problems of farmers in Pangkalan Gelebak.  One way to overcome this is to provide counseling about the importance of processing rice straw into biofertilizers to increase production, train, guide, and practice techniques for making biofertilizers made from rice straw to increase agricultural production, especially rice, and practicing application techniques for biofertilizer made from rice straw.  Rice straw is the raw material for rice plants for farmers in Pangkalan Gelebak Village.  The method used is to make demonstration plots of rice plants organically, counseling about the importance of processing rice straw into biofertilizers to increase production, carried out from February to June 2018.  The results of using 400 kg/ha + 50 % chemical fertilizers can increase rice production from 3,5 tons/ha to 5,6 tons/ha (60,00% increase) when compared to using chemical fertilizers.
Use of Tofu Waste as Food for Silver Worms (Tubifex sp) Khotimah, Khusnul; Helmizuryani, Helmizuryani; Sari, Meika Puspita; Dwi Harmilia, Elva; Suyatno, Suyatno; Rosmiah, Rosmiah
Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/altifani.v3i2.6185

Abstract

Silkworms (Tubifex sp) are a natural feed with high nutritional content and are needed by fish, especially in the fry phase to support fish growth. Therefore, knowledge of natural food cultivation is needed to support the success of fish farming. Silkworm cultivation requires media with high organic content. Tofu pulp waste is one of the media that can be utilized for silkworm cultivation.  The purpose of this activity is to increase community skills in silkworm cultivation by utilizing tofu pulp waste as a cultivation medium to provide natural feed for cultured fish carried out by the Bumdes fish farming group of Serdang Menang village, SP. Padang OKI. Padang OKI.  The method is carried out by conducting counseling and mentoring in making silkworm cultivation sites and how to cultivate silkworms. Community Service activities regarding the production of silkworm cultivation with a system of utilizing organic waste have been well understood by the community.  It is hoped that the community in Serdang Menang Village, SP. Padang Kab.OKI can apply it in fish farming activities.