p-Index From 2021 - 2026
6.029
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Community Empowerment Through Processing Salai Patin Fish Waste into Organic Fertilizer in Koto Mesjid Village: Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Limbah Ikan Salai Patin Menjadi Pupuk Organik di Desa Koto Mesjid F, Fathurrahman; Rinaldi, Kasmanto; Vaulina, Sisca; Rafli, M. Alzhiary; Yulia, Dinda
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i1.22992

Abstract

Community service activities were conducted in Koto Mesjid Village, XIII Koto Kampar District, Kampar Regency, Riau Province, where most residents rely on fishery products, especially catfish. An initial survey identified the problem of underutilized smoked catfish waste, which also caused environmental pollution. To address this, partners from the village's smoked catfish industry were aided in handling the waste by processing it into organic fertilizer. This initiative aimed to enhance the community's knowledge and skills in waste management, reducing pollution while increasing the economic value of fish waste. The activities spanned eight months, involving preparation, partner engagement, monitoring, and publication. Socialization, material support, counseling, and training were critical methods used. The results showed a significant increase in participants' knowledge about producing organic fertilizer from fish waste.
Analysis of Narcotics Circulation in Riau Province; inherited and studied in the View of Criminology Integrative Theory Rinaldi, Kasmanto; Tutrianto, Rio; Ahmad, Muhamad Fazil bin; Zulherawan, M.
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 22 No. 001 (2023): Pena Justisia (Special Issue)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v22i3.3489

Abstract

The rise of narcotics smuggling in Indonesia is a complex issue that requires a comprehensive explanation. The use of integration theory, specifically the integration of Cultural Transmission and Differential Association, can provide a better understanding of the phenomenon of narcotics crime in urban areas. Cultural Transmission theory suggests that individuals learn their values, beliefs, and behaviors through the process of socialization within their culture. This theory highlights the role of family, peer groups, and the media in shaping an individual's attitudes and behaviors towards drugs. The theory argues that individuals who are exposed to drug use at an early age are more likely to engage in drug use themselves. On the other hand, Differential Association theory suggests that individuals learn deviant behaviors from their associations with others. The theory posits that individuals who associate with those who engage in deviant behavior, such as drug use, are more likely to adopt those behaviors themselves. By integrating these two theories, we can better understand the complex phenomenon of narcotics crime in Indonesia. The use of rat ports as entry points for illegal drugs can be explained by the influence of cultural transmission, where individuals are exposed to drug use through their socialization process. Furthermore, the use of these rat ports can also be explained by differential association, where individuals who associate with drug smugglers are more likely to engage in the smuggling of narcotics themselves. Overall, the integration of Cultural Transmission and Differential Association theory provides a more nuanced understanding of the complex phenomenon of narcotics crime in Indonesia. By considering the various factors that contribute to the rise of narcotics smuggling, we can develop more effective strategies to combat this issue.
Optimizing the Role of Community Advisors in Assisting Juvenile Clients with Diversion at the Mandau Sector Police Rinaldi, Kasmanto; Yut Sepin, Fitria; Musa, M.
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 002 (2024): Pena Justisia (Special Issue)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i3.5267

Abstract

This study discusses the role of community advisors in the implementation of diversion for juvenile clients at the Mandau Sector Police. The research focuses on the implementation of guidance in accordance with Law No. 11 of 2012, which emphasizes the active role of community officers in the diversion process. The research methodology used is a normative empirical approach, combining normative legal studies with empirical data from the field. The findings indicate that the guidance provided by community advisors at the Mandau Sector Police complies with the provisions of Law No. 11 of 2012. Community officers play an active role in guiding, supervising, and overseeing the juveniles throughout the diversion process and in implementing the agreements reached. Additionally, community advisors are responsible for reporting to the court if the diversion agreement is not executed. However, the study also identifies several challenges in the guidance provided by community advisors, including a lack of consensus or agreement between the parties, a shortage of human resources or social workers, and the absence of community figures in the diversion process due to time constraints and the remote location of homes. Therefore, efforts are needed to improve the quality of human resources, involve community figures, and provide adequate facilities to support more effective diversion implementation.
EDUKASI BAHAYA NARKOBA DAN SEKS BEBAS PADA PELAJAR Rinaldi, Kasmanto; Mahkota, Andes Bang; Andree, Andree; Lubis, Dira Buana; Ridho, M Ridwan; Salpia, Oktaviani Aysah; Putri, R Syahrani
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 7 No. 1 (2023): Transformasi Digital, Penguatan Kapasitas, dan Akselerasi Pemberdayaan Masyarak
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v7i1.1338

Abstract

Peredaran gelap narkoba kini telah menyebar keseluruh tingkat masyarakat tidak bahkan merambah pada kalangan pelajar atau mahasiswa. Seseorang terlebih anak-anak mempunyai keingintahuan yang tinggi, peluang tersebut dijadikan ruang untuk masuknya para pengedar. Seks bebas merupakan Hasrat seksual yang dirasakan kepada lawan jennies atau bahkan pada sesame jenis, hubungan yang terjalin diluar ikatan resmi yang diakui oleh negara dan agama, bahkan hal ini diluar batas norma yang berlaku di mata umum. Umur yang menginjak masa remaja menjadi saat -saat yang mudah terdampak perbuatan yang memiliki timbal balik buruk. Dalam melakukan riset ini digunakan metode sosialisasi atau menggunakan teknik penyampaian yang dimana tahapan pertama kegiatan observasi dan yang kedua kegiatan penerapan. Topik ini dipilih karena dari tahun ke tahun pengguna narkoba semakin meningkat disemua kalangan, terutama dikalangan remaja. Tidak kuatnya pedoman berkehidupan yang dimiliki oleh setiap remaja dalam hal kepercayaan atau agama serta tingkat emosional remaja yang tidak signifikan berdampak pada terciptanya tingkah laku atau perbuatan yang tidak terkontrol pula. Pentingnya penanaman nilai agama dan kesadaran diri bahwa sebagai siswa atau siswi harus bisa membentengi diri dan mencari kegiatan positif guna menghindari penyalahguaan obat obatan terlarang dan bahayanya seks bebas di kalangan siswa atau siswi. Kesimpulannya siswa memeberikan pendapat positif terhadap sosialisasi yang diberikan menggunakan media diskusi interaktif. Tanggapan siswa dalam mengetahui permasalahan seputar anak remaja ini cukup baik dengan metode sosialisasi yang disampaikan siswa mampu memahami materi yang disampaikan . Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskrisikan bahaya perilaku menyimpang dikalangan remaja dan bagaimana cara menanggulanginya
PENYULUHAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP ETNOGRAFI KEJAHATAN Rinaldi, Kasmanto; Usmita, Fakhri
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i1.2230

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya buat tingkatkan harkat serta martabat susunan warga yang dalam keadaan saat ini tidak sanggup buat membebaskan diri dari perangkap kemiskinan serta keterbelakangan. Sedangkan Etnografi kejahatan ialah satu disiplin ilmu yang mengkaji tentang fenomena kejahatan di bermacam wilayah di Indonesia, yang bentuk- bentuknya dipengaruhi oleh aspek budaya ataupun tradisi etnis tertentu di daerah- daerah tersebut. Pelaksanaan Pengabdian di Kelurahan Sungai Pagar Kecamatan Kampar Kiri Hilir memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pemberdayaan masyarakat terhadap etnografi kejahatan. Metode pelaksanaan pengabdian dilaksanakan dengan tiga tahapan, dimana tahap pertama merupakan tahap persiapan dan tahap kedua adalah tahap pelaksanaan pengabdian. Tim pengabdian memberikan pengetahuan mengenai pemberdayaan masyarakat terhadap bentuk etnografi kejahatan. Hasil dari pengabdian ini yaitu Masyarakat Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir secara umum telah memahami defenisi kejahatan dan jenis-jenisnya tetapi tidak memahami tentang etnografi kejahatan di Indonesia, sehingga dengan dilakukannya sosialisasi terkait pemberdayaan etnografi kejahatan maka diharapkan masyarakat lebih mengenal lagi terkait dengan etnografi kejahatan. Kata kunci:masyarakat, etnografi, kejahatan
PENDEKATAN ATTACHMENT SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENCEGAHAN JUVENILE DELINQUENCY Rinaldi, Kasmanto; Afrizal, Afrizal; Maulana, Muhammad
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i2.2612

Abstract

Anak merupakan karunia tuhan yang maha esa, yang harus senantiasa dilindungi karena anak sejatinya adalah generasi penerus bangsa. kenakalan yang dilakukan anak atau yang disebut dengan kenakalan anak adalah perilaku menyimpang yang mana diluar dari kebiasaan yang ada di dalam masyarakat dan hal itu melanggar hukum. topik ini dipilih mengingat banyaknya kasus kenakalan anak yang terjadi di panti asuhan fajar amanah, sehingga diperlukanlah penyuluhan terkait hal ini. metode pengabdian yang dilaksanakan dibagi dalam beberapa tahap, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksaaan. edukasi kepada anak terkait dampak kenakalan penting dilakukan karena umumnya anak tidak mengetahui dampak dari kenakalan itu, selain itu edukasi terkait anak nakal dan pencegahannya perlu diberikan pada pengurus panti agar dapat mencegah terjadinya kenakalan anak. oleh karena itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan atau sosialisasi guna untuk mengedukasi anak dan pengurus panti mengenai pendekatan attachment sebagai salah satu upaya pencegahan juvenile delinquency Kata Kunci: Anak, Attachment, Kenakalan
UPAYA PENANAMAN NILAI PANCASILA MELALUI PENDEKATAN BUDAYA MELAYU Askarial, Askarial; Rinaldi, Kasmanto; Hidayati, Hidayati; Buana, Dira
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i2.2613

Abstract

Pancasila merupakan nilai-nilai hidup yang dianut oleh masyarakat Indonesia dan senantiasa dijadikan pandangan hidup. Pancasila dianggap sebagai sesuatu yang sakral yang setiap warganya harus hafal dan mematuhi segala isi dalam pancasila tersebut. Namun sebagian besar warga negara Indonesia hanya menganggap pancasila sebagai dasar negara/ideologi semata tanpa memperdulikan makna dan manfaatnya dalam kehidupan. Topik ini dipilih dikarenakan dengan arus globalisasi dan modernisasi yang ada, banyak anak yang tidak lagi mengetahui makna nilai-nilai pancasila, padahal sebenarnya pancasila adalah nili-nilai luhur bangsa Indonesia yang telah ada dan hidup dalam masyarakat sejak dulu kala. Hasil pengabdian ini para siswa mengetahui tentang nilai-nilai pancasila dan fungsinya dalam kehidupan sehari-hari, para siswa memiliki edukasi yang sedikit terkait dengan budaya melayu, padahal mayoritas dari siswa berasal dari suku melayu, namun dikarenakan kemajuan teknologi dan modernisasi menyebabkan tergerusnya nilai-nilai budaya melayu itu sendiri. Oleh karena itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan atau sosialisasi guna untuk mengedukasi siswa terkait penerapan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui pendekatan budaya melayu. Kata Kunci: Pancasila, Nilai, Melayu
UPAYA PERANGKAT DESA DALAM MENCEGAH BERKEMBANGNYA RADIKALISME Usmita, Fakhri; Rinaldi, Kasmanto; Rangkuti, Riska Ayu Saputri
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i2.2614

Abstract

Di dalam masyarakat tidak jarang berkembangnya paham-paham radikalisme. Maraknya radikalime di masyarakat dapat berimplikasi pada stabilitas dan keamanan antar umat beragama Radikalisme maupun terorisme sama-sama menggunakan instrumen kekerasan terbuka dalam mencapai kepentingannya. Radikalisme dapat dilakukan dengan mekanisme pencucian otak dan penolakan terhadap hukum maupun pancasila. Metode pengabdian dilaksanakan dalam tahap, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksaaan. Perangkat desa adalah komponen penting didalam masyarakat, karena langsung bersentuhan dengan masyarakat, perangkat desa memiliki berbagai manfaat salah satunya yaitu dalam hal pencegahan. Hasilnya pengabdian ini berupa Masyarakat mengetahui tentang terorisme namun belum sepenuhnya paham terkait apa saja yang dikategorikan paham radikalisme selain itu, perangkat Desa tidak terlalu berperan aktif dan belum secara benar mengetahui cara mencegah berkembangnya paham radikalisme di masyarakat. Oleh karena itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan atau sosialisasi guna untuk mengedukasi anak mengenai upaya perangkat desa dalam mencegah berkembangnya radikalisme Kata Kunci: Radikalisme, Masyarakat, Perangkat Desa
PEMBINAAN TERHADAP SISWA YANG MELAKUKAN CYBER BULLYING Rinaldi, Kasmanto; Permana, Bintang Johan; Rahmi, Fauziah; Akmal, Muhammad; Iqbal, Muhammad; Maulana, Muhammad; AR, Mutiara Rengganis
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 1 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i1.3064

Abstract

Dalam penyuluhan ini kami memilih topik yaitu “Pembinaan Terhadap Siswa Yang Melakukan Cyber Bullying“ alasan kami memlih topik tersebut karna dalam hasil penelitian yang kami lakukan banyak faktok yang menunjukan remaja melakukan cyberbulling di kota pekanbaru yaitu berkembangnya inovasi teknologi dengan sangat pesat, kontrol sosial yang semakin melemah, Hukum yang tidak diketahui oleh para remaja, dan cara berperilaku remaja yang suka meniru. SMAN 14 Pekanbaru merupakan tempat dimana kami akan melakukan penyuluhan. Penyuluhan pembinaan terhadap siswa yang melakukan cyberbullying merupakan cara yang digunakan untuk menambah pengetahuan tentang pembinaan terhadap siswa yang melakukan cyberbullying untuk pencegahan agar bertujuan mengubah atau mempengaruhi pelaku yang melakukan cyberbullying dan membina agar korban cyberbully tidak merasa takut dan merasa aman. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberitahukan bagaimana penghukuman untuk pelaku cyberbullying. Riset ini dijalankan guna memperoleh informasi berupa faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan cyber bullying. Pada masa ini terdapat beberapa fasilitas yang dapat mendukung terjadinya cyberbullying yang dilakukan oleh remaja diantaranya adalah permainan yang menggunakan internet, sosial media, dan beberapa media komunikasi digital lain. Setiap tahunnya terus terjadi peningkatan kasus-kasus cyberbullying yang dilakukan oleh para remaja. Oleh karena itu faktor-faktor yang menyebabkan para remaja melakukan tindakan cyberbullying ini sangat penting untuk diketahui. Sehingga dengan mengetahui faktor-faktor tersebut, diharapkan kasus cyberbullying dapat diberantas secara efektif dengan mengetahui kebijakan kriminal.
Co-Authors - Afrizal Abdul Rohim, Abdul Ahmad, Muhamad fazil Bin Akmal, Sulaiman Alfaridzi, Fadel Galih Amaya, Sari Nabita Andree, Andree Anggraeni, Lucky Anis Widyawati Aprinianto, Rifky Aqila, Putri Sabita Ar, Mutiara Rengganis Arrahman, Sandi Noval Arshani, Astrid Askarial Askarial, Askarial Aufa, Mimi Dwi Azim , Kabiyrul Azraf, Muhammad Ikhsan Bar'i, Ragil Naufal Amjad Buana, Dira ENDRI ENDRI F, Fathurrahman Fahlewi, Khotma Umniah Fakhri Usmita, Fakhri Farizky, M. Ihza Fembahduni, Mahartika Fernando, Zico Junius Ginting, Emya Elitna Ananta Gumilang, M. Aryo Gustaf, Ghifari Ahmad Halim, Hanifa Nuriya Heni Susanti, Heni Hermawan, Doni Hidayati Hidayati Hidayati Ihsani, Wilda Indriani, Nazhara Juliana, Eka Julianda, Cendra Leka Khairun Nisa Khandefa, M. Farhan Krisdayanti, Ayu Kumala, Aida Yumi Kurnia Dewi Anggraeny Lubis, Dira Buana Madani, Raudho Maharani, Afrilia Putri Maharani, Dhea Mahkota, Andes Bang Muhammad Akmal Muhammad Fikri Muhammad Iqbal Muhammad Maulana Muhammad Wahyudi Murti, Sindy Ramadani Ardi Musa, M. Nirwana, Nadia Putri Nurwinda , Citra Oktaviana, Helma Permana, Bintang Johan Praditya Nugraha, Chandra Pratama, Andika Dayu Pratama, Rizki Priadi, Muhammad Brahma Restu Putra, M. Alif Rakhi Putri, Alin Kamelia Putri, Poppy Amanda Putri, R Syahrani Putri, Syahrani Rahma Rafli, M. Alzhiary Rahmadani, Dwi Putri Rahmi, Fauziah Ramadhani, Widia Rangkuti, Riska Ayu Saputri Ridho, M Ridwan Risani, Dwi Isprianti Rohimah, Siti Rodiyatul Salpia, Oktaviani Aysah Salsabila AE, Afifah Adila Setiawan, Yuda Shabila, Rezi Aznan Sisca Vaulina, Sisca Siti Nurhalimah Situmorang, Eka Irma Sonny Zulhuda Syafriadi Syafriadi Syahendra, Daffa Ghalbi Tasya, Syifa Taufiqurahman, Ilham Tazam, Zikrul Yaumul Tutrianto, Rio Umaila, Ghina Al Khairina Utami, Gusmediana Viero, Diel widya eka putri, widya eka Yulia, Dinda Yut Sepin, Fitria Z., Syafaruddin Z Zubaini, Fenty Zulhairi, Muhammad Al Fayyed Zulherawan, M.