p-Index From 2021 - 2026
5.741
P-Index
This Author published in this journals
All Journal LAW REFORM Jurnal Dinamika Hukum PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum (Journal of Law) JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Masyarakat Berdaya dan Inovasi Medium : Jurnal Ilmiah Fakultas Ilmu Komunikasi jurnal hukum das sollen Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial STUDI PELAKSANAAN SELFMEDICATION PADA PENDERITA DIARE BERDASARKAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT PESISIR KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT CAHAYA MANDALIKA (ABDIMANDALIKA) Jurnal hukum IUS PUBLICUM Jurnal Ilmiah Teunuleh: The International Journal of Social Sciences Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Sisi Lain Realita Bhakti Nagori (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Al-Ijtima: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mawaddah: Jurnal Hukum Keluarga Islam International Journal of Law, Policy and Governance Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan dan Hukum Journal of Knowledge and Collaboration Mandalika Journal of Community Services International Law Discourse in Southeast Asia
Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA PERANGKAT DESA DALAM MENCEGAH BERKEMBANGNYA RADIKALISME Usmita, Fakhri; Rinaldi, Kasmanto; Rangkuti, Riska Ayu Saputri
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i2.2614

Abstract

Di dalam masyarakat tidak jarang berkembangnya paham-paham radikalisme. Maraknya radikalime di masyarakat dapat berimplikasi pada stabilitas dan keamanan antar umat beragama Radikalisme maupun terorisme sama-sama menggunakan instrumen kekerasan terbuka dalam mencapai kepentingannya. Radikalisme dapat dilakukan dengan mekanisme pencucian otak dan penolakan terhadap hukum maupun pancasila. Metode pengabdian dilaksanakan dalam tahap, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksaaan. Perangkat desa adalah komponen penting didalam masyarakat, karena langsung bersentuhan dengan masyarakat, perangkat desa memiliki berbagai manfaat salah satunya yaitu dalam hal pencegahan. Hasilnya pengabdian ini berupa Masyarakat mengetahui tentang terorisme namun belum sepenuhnya paham terkait apa saja yang dikategorikan paham radikalisme selain itu, perangkat Desa tidak terlalu berperan aktif dan belum secara benar mengetahui cara mencegah berkembangnya paham radikalisme di masyarakat. Oleh karena itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan atau sosialisasi guna untuk mengedukasi anak mengenai upaya perangkat desa dalam mencegah berkembangnya radikalisme Kata Kunci: Radikalisme, Masyarakat, Perangkat Desa
PEMBINAAN TERHADAP SISWA YANG MELAKUKAN CYBER BULLYING Rinaldi, Kasmanto; Permana, Bintang Johan; Rahmi, Fauziah; Akmal, Muhammad; Iqbal, Muhammad; Maulana, Muhammad; AR, Mutiara Rengganis
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 1 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i1.3064

Abstract

Dalam penyuluhan ini kami memilih topik yaitu “Pembinaan Terhadap Siswa Yang Melakukan Cyber Bullying“ alasan kami memlih topik tersebut karna dalam hasil penelitian yang kami lakukan banyak faktok yang menunjukan remaja melakukan cyberbulling di kota pekanbaru yaitu berkembangnya inovasi teknologi dengan sangat pesat, kontrol sosial yang semakin melemah, Hukum yang tidak diketahui oleh para remaja, dan cara berperilaku remaja yang suka meniru. SMAN 14 Pekanbaru merupakan tempat dimana kami akan melakukan penyuluhan. Penyuluhan pembinaan terhadap siswa yang melakukan cyberbullying merupakan cara yang digunakan untuk menambah pengetahuan tentang pembinaan terhadap siswa yang melakukan cyberbullying untuk pencegahan agar bertujuan mengubah atau mempengaruhi pelaku yang melakukan cyberbullying dan membina agar korban cyberbully tidak merasa takut dan merasa aman. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberitahukan bagaimana penghukuman untuk pelaku cyberbullying. Riset ini dijalankan guna memperoleh informasi berupa faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan cyber bullying. Pada masa ini terdapat beberapa fasilitas yang dapat mendukung terjadinya cyberbullying yang dilakukan oleh remaja diantaranya adalah permainan yang menggunakan internet, sosial media, dan beberapa media komunikasi digital lain. Setiap tahunnya terus terjadi peningkatan kasus-kasus cyberbullying yang dilakukan oleh para remaja. Oleh karena itu faktor-faktor yang menyebabkan para remaja melakukan tindakan cyberbullying ini sangat penting untuk diketahui. Sehingga dengan mengetahui faktor-faktor tersebut, diharapkan kasus cyberbullying dapat diberantas secara efektif dengan mengetahui kebijakan kriminal.
The Efforts of the Pekanbaru Mayor in Addressing and Managing the Issue of Foreign Refugees in Pekanbaru City Febmahduni, Mahartika; Rinaldi, Kasmanto
Jurnal Ilmiah Teunuleh Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Teunuleh
Publisher : Teunuleh Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51612/teunuleh.v6i4.206

Abstract

Pekanbaru City has become one of the destinations for foreign refugees, particularly those from conflict-affected countries such as the Rohingya, Afghanistan, and Pakistan. The increasing number of refugees has led to various challenges, especially in social and security aspects, necessitating serious attention and management from the local government. This study aims to examine the efforts undertaken by the Mayor of Pekanbaru in addressing the presence of foreign refugees within the city. The research employs a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including interviews with the National Unity and Political Agency (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik), community leaders, local residents, as well as document analysis and relevant secondary data. The findings indicate that the implemented measures include both penal and non-penal approaches. The penal approach is applied to minor violations through placement in the Immigration Detention Center (Rumah Detensi Imigrasi/Rudenim), while handling serious violations is hindered by language barriers and the unclear citizenship status of the refugees. Meanwhile, the non-penal approach involves establishing a Foreign Refugee Handling Task Force (Satgas Penanganan Pengungsi Luar Negeri/PPLN), conducting public awareness campaigns and education, and planning refugee relocations in collaboration with the UNHCR and IOM. These policies reflect the city government’s efforts to balance law enforcement and humanitarian protection for foreign refugees in Pekanbaru.
Optimizing the Role of Community Advisors in Assisting Juvenile Clients with Diversion at the Mandau Sector Police Rinaldi, Kasmanto; Yut Sepin, Fitria; Musa, M.
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 1 (2024): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i3.5267

Abstract

This study discusses the role of community advisors in the implementation of diversion for juvenile clients at the Mandau Sector Police. The research focuses on the implementation of guidance in accordance with Law No. 11 of 2012, which emphasizes the active role of community officers in the diversion process. The research methodology used is a normative empirical approach, combining normative legal studies with empirical data from the field. The findings indicate that the guidance provided by community advisors at the Mandau Sector Police complies with the provisions of Law No. 11 of 2012. Community officers play an active role in guiding, supervising, and overseeing the juveniles throughout the diversion process and in implementing the agreements reached. Additionally, community advisors are responsible for reporting to the court if the diversion agreement is not executed. However, the study also identifies several challenges in the guidance provided by community advisors, including a lack of consensus or agreement between the parties, a shortage of human resources or social workers, and the absence of community figures in the diversion process due to time constraints and the remote location of homes. Therefore, efforts are needed to improve the quality of human resources, involve community figures, and provide adequate facilities to support more effective diversion implementation.
Peningkatan Pengendalian Sosial Terhadap Kenakalan Anak Di Sekolah Dasar Negeri 21 Pekanbaru Melalui Tim Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan (TPPK) Rinaldi, Kasmanto; Lestari, Ria; Adha, Sasi Kirana; Alfarizi, Muhammad Wildan; Hendria, Shakira Eka; Dinda, Trisia Rahma; Putri, Rizka Septia Pratama; Patdilah, Patdilah; Kurniawan, Reski; Daulay, Suci Azhari; Hidayat, Rahmad; Pratama, Yogi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i2.4815

Abstract

Penulis ingin menjabarkan hasil kegiatan mengenai peningkatan pengendalian sosial terhadap kenakalan anak di sekolah dasar. Sebagai objek observasi ialah kelas 5B dari SDN 21 Pekanbaru. Bersama ibu kartika sebagai narasumber pada wawancara terhadap beberapa pertanyaan seputar pengendalian sosial terhadap kenakalan anak kelas 5B yang beliau pegang sebagai wali kelasPenulisan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memahami strategi guru dalam menangani kenakalan siswa di SDN 21 Pekanbaru. Informan dipilih secara purposive dari guru wali kelas 5B. Instrumen penelitian meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data deskriptif. Tujuan utama adalah memberikan gambaran mendalam tentang upaya pencegahan kenakalan siswa.Hasil analisis di SD Negeri 21 Pekanbaru menegaskan peran penting konsistensi tenaga pendidik, penyuluhan kepolisian, pembentukan TPPK, dan budaya sekolah positif dalam mencegah kenakalan siswa. Temuan ini sejalan dengan pendekatan kolaboratif dan nilai-nilai positif dalam lingkungan sekolah. Langkah- langkah ini dapat dijadikan pedoman bagi sekolah lain dalam mencegah kenakalan siswa.Sosialisasi lancar di SDN 21 Pekanbaru. Peran konsisten tenaga pendidik, penyuluhan kepolisian, dan pembentukan Tim TPPK berhasil mencegah kenakalan siswa. Kolaborasi antar pihak, seperti guru, kepolisian, dan tim sekolah, efektif dalam pencegahan.
Socioeconomic Inequality and Judicial Disparities In Drug Sentencing: A Mixed-Methods Study on Rehabilitation vs Imprisonment In Indonesia Rinaldi, Kasmanto; Susanti, Heni; Ladiqi, Suyatno; Adni, Dita Fisdian
Mawaddah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 4 No 1 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52496/mjhki.v4i1.87

Abstract

Drug-related arrests in Indonesia frequently result in disparate legal outcomes influenced by extralegal determinants, raising concerns about fairness and consistency within the national drug policy framework. This study examines the factors shaping judicial decisions between rehabilitation and imprisonment within the Indonesian legal system. Employing a mixed-methods design, the research integrates quantitative analysis of secondary data derived from judicial decisions and reports of the National Narcotics Agency (BNN) covering the period 2019–2024, with qualitative insights obtained through in-depth interviews, analyzed using NVivo 12. The analysis is grounded in critical criminology and Islamic legal principles, particularly maqāṣid al-sharī‘ah. Within this framework, “systemic bias” is operationalized as patterned disparities in sentencing outcomes associated with extralegal factors, including socioeconomic status and drug type. The findings indicate that individuals from lower socioeconomic backgrounds and those involved with synthetic drugs are significantly more likely to receive custodial sentences, whereas defendants from higher socioeconomic groups or associated with traditional substances are more frequently directed toward rehabilitation programs. These disparities reflect structural inequalities that undermine both legal rationality and the normative objectives of justice, including the protection of life, intellect, and social welfare as emphasized in maqāṣid al-sharī‘ah. To address these issues, the study advocates for comprehensive legal reforms, including the standardization of sentencing guidelines, expanded access to rehabilitation services, strengthened inter-agency coordination, and a shift toward a harm-reduction approach to promote a more equitable system of drug law enforcement in Indonesia.
Co-Authors - Afrizal Abdul Rohim, Abdul Adha, Sasi Kirana Akmal, Sulaiman Alfaridzi, Fadel Galih Alfarizi, Muhammad Wildan Amaya, Sari Nabita Andree, Andree Anggraeni, Lucky Anis Widyawati Aprinianto, Rifky Aqila, Putri Sabita Ar, Mutiara Rengganis Arrahman, Sandi Noval Arshani, Astrid Askarial, Askarial Aufa, Mimi Dwi Azim , Kabiyrul Azraf, Muhammad Ikhsan Bar'i, Ragil Naufal Amjad Buana, Dira Daulay, Suci Azhari Dinda, Trisia Rahma Dita Fisdian Adni ENDRI ENDRI F, Fathurrahman Fahlewi, Khotma Umniah Fakhri Usmita, Fakhri Farizky, M. Ihza Febmahduni, Mahartika Fembahduni, Mahartika Fernando, Zico Junius Ginting, Emya Elitna Ananta Gumilang, M. Aryo Gustaf, Ghifari Ahmad Halim, Hanifa Nuriya Hendria, Shakira Eka Heni Susanti, Heni Hermawan, Doni Hidayati Hidayati Ihsani, Wilda Indriani, Nazhara Juliana, Eka Julianda, Cendra Leka Khairun Nisa Khandefa, M. Farhan Krisdayanti, Ayu Kumala, Aida Yumi Kurnia Dewi Anggraeny Kurniawan, Reski Ladiqi, Suyatno Lubis, Dira Buana Madani, Raudho Maharani, Afrilia Putri Maharani, Dhea Mahkota, Andes Bang Muhammad Akmal Muhammad Fikri Muhammad Iqbal Muhammad Maulana Muhammad Wahyudi Murti, Sindy Ramadani Ardi Musa, M. Nirwana, Nadia Putri Nurwinda , Citra Oktaviana, Helma Patdilah, Patdilah Permana, Bintang Johan Praditya Nugraha, Chandra Pratama, Andika Dayu Pratama, Rizki Pratama, Yogi Priadi, Muhammad Brahma Restu Putra, M. Alif Rakhi Putri, Alin Kamelia Putri, Poppy Amanda Putri, R Syahrani Putri, Rizka Septia Pratama Putri, Syahrani Rahma Rafli, M. Alzhiary Rahmadani, Dwi Putri Rahmi, Fauziah Ramadhani, Widia Rangkuti, Riska Ayu Saputri Ria Lestari, Ria Ridho, M Ridwan Risani, Dwi Isprianti Rohimah, Siti Rodiyatul Salpia, Oktaviani Aysah Salsabila AE, Afifah Adila Setiawan, Yuda Shabila, Rezi Aznan Sisca Vaulina, Sisca Siti Nurhalimah Situmorang, Eka Irma Sonny Zulhuda Syafriadi Syafriadi Syahendra, Daffa Ghalbi Tasya, Syifa Taufiqurahman, Ilham Tazam, Zikrul Yaumul Tutrianto, Rio Umaila, Ghina Al Khairina Utami, Gusmediana Viero, Diel widya eka putri, widya eka Yulia, Dinda Yut Sepin, Fitria Z., Syafaruddin Z Zubaini, Fenty Zulhairi, Muhammad Al Fayyed