Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal Industrial Servicess

Analisis Kekeringan Menggunakan Metode Theory of Run (Studi Kasus DAS Ciujung) Restu Wigati; Sulastri Oktaviani; Soedarsono Soedarsono
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 2 (2016): Maret 2016
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.682 KB) | DOI: 10.36055/jiss.v1i2.1547

Abstract

Letak geografis diantara dua benua dan dua samudera serta terletak di sekitar garis khatulistiwa merupakan faktor klimatologis penyebab banjir dan kekeringan di Indonesia. Kekeringan merupakan parameter yang seharusnya dapat diukur seperti halnya banjir, terutama kekeringan meteorologi yang sepenuhnya berasal dari hujan. Studi ini bertujuan untuk melakukan analisis untuk mengetahui tingkat kekeringan, durasi kekeringan dan karakteristik kekeringan yang dapat terjadi di suatu daerah, sehingga bisa dijadikan sebagai peringatan awal adanya kekeringan yang lebih jauh. Data yang digunakan adalah data hujan bulanan selama 17 tahun di 6 stasiun hujan di DAS Ciujung, diantaranya stasiun Bojongmanik, Pamarayan, Pipitan, Cibeureum, Pasir Ona, dan Sampang Peundeuy. Metode yang di gunakan adalah Theory of Run, dengan perhitungan indeks kekeringan berupa durasi kekeringan terpanjang dan jumlah kekeringan terbesar dengan periode ulang tertentu di suatu wilayah. Hasil penelitian menunjukkan dari keenam stasiun hujan, Stasiun Bojongmanik memiliki durasi dan defisit hujan yang paling besar, yaitu pada kala ulang 20 tahun dengan defisit 1574 mm, sedangkan stasiun Cibeureum memiliki durasi dan defisit hujan yang paling kecil, yaitu pada kala ulang 20 tahun dengan defisit 468 mm. Dan dari hasil perhitungan klasifikasi tingkat kekeringan dapat disimpulkan bahwa DAS Ciujung memiliki kondisi normal basah.
Program Aplikasi Analisis Frekuensi Menggunakan Visual Basic 2010 Restu Wigati; Soelarso Soelarso; Metadilisa Habi
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 1 (2015): Oktober 2015
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i1.315

Abstract

Analisis frekuensi merupakan salah satu cara untuk menentukan besaran hujan atau debit rancangan kala ulang tertentu dalam perencanaan dan perancangan bangunan air. Perhitungan analisis frekuensi biasanya hanya ditentukan berdasarkan perhitungan manual dan memerlukan waktu yang cukup lama. Program aplikasi analisis frekuensi ini menggunakan program bantuan Visual Basic 2010. Program aplikasi ini menampilkan hasil tanpa perhitungan jenis sebaran serta tidak menampilkan grafik dari masing- masing distribusi (Normal, Log-Normal, Gumbel dan Log-Pearson III). Berdasarkan hasil analisis frekuensi dalam menentukan hujan rencana menggunakan data hujan pada stasiun Cilegon tahun 2001 sampai 2010, dengan kala ulang 5, 10, 25, 50 dan 100 tahun untuk perhitungan manual dengan distribusi terpilih Log- Pearson III menghasilkan hujan rencana sebesar 80,975 mm; 121,063 mm; 147,247 mm; 179,365 mm; 202, 294 mm; 225, 301 mm. Sedangkan untuk perhitungan mengunakan program mendapatkan hasil 80,962 mm; 121,053 mm; 147, 235 mm; 179,473 mm; 202, 786 mm; 225, 474 mm. 
Strategi peningkatan produktivitas dengan pendekatan green productivity pada agroindustri kedelai Kulsum Kulsum; Yanuar Sutanto; Evi Febianti; Dyah Lintang Trenggonowati; Restu Wigati; Akbar Gunawan; Bobby Kurniawan
Journal Industrial Servicess Vol 8, No 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v8i1.14445

Abstract

Agroindustri kedelai XYZ merupakan industri rumahan yang membuat produk tempe. Pada produksi industri rumahan sering kali menghasilkan limbah dari proses produksi yang dilakukan. Oleh sebab itu diperlukan usaha pengelolaan yang tepat, salah satunya dengan melakukan usaha reduksi limbah. Melalui pendekatan Green Productivity diharapkan dapat mereduksi limbah yang dihasilkan dari proses produksi serta mampu mengurangi penggunaan sumber daya dan energi material yang berdampak pada pengurangan pemborosan maka akan lebih efisien dalam proses produksi yang dilakukan. Penelitian diawali dengan mengindentifikasi limbah yang dihasilkan dari setiap proses produksi tempe, kemudian menghitung nilai Green Productivity Index pada kondisi awal, lalu menentukan alternatif solusi perbaikan untuk mereduksi limbah dan menghitung nilai estimasi GPI setiap alternatif solusi perbaikan. Limbah yang dihasilkan berupa limbah padat, limbah cair dan limbah gas. Limbah padat berasal dari kulit kedelai dan abu kayu bakar, limbah cair berasal dari limbah air sisa proses produksi, dan limbah gas berasal dari asap pembakaran kayu bakar. Alternatif perbaikan yang dipilih yaitu penggunaan kembali air pada proses penyaringan. Alternatif ini mendapatkan nilai estimasi dampak lingkungan 1,2862, nilai produktivitas sebesar 1,3501 dan nilai GPI sebesar 1,04.
Co-Authors Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim, Abdurohim Adianti, Feni Adinda Tiaranni Haryono Aditya Widiastomo Ahmad Faqih Irsyad Ai Nur Azizah Alfian Faris Amalia, Risty Amatullah Radhiyah Andi Cahya Setiawan Andi Maddeppungeng Anisa Ulfa Aprilia Maharani Arief Budiman Bambang Adhi Priyambodho Bambang Adhi Priyambodho Bella Dwi Pratiwi Bobby Kurniawan Budiman, Arief Dewandha Mas Agatya Dwi Esti Intari Dwi Esti Intari Dyah Lintang Trenggonowati Ellya Susilowati Enden Mina, Enden Evi Febianti Fahrus Sabri Fahrus Sabri Faiz Syafaat Arifin Faiz Syafaat Arifin Fathonah, Woelandari Firyaal Nabila Graciela Febriyanti Zulfa Gunawan, Akbar Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Heri Mulyono Intan Afiah Rakhmatika Irma Suryani Irvan Krisnanto Irvan Krisnanto, Irvan Ivandhika Rizal Ardiansyah Jannah, Dahlia Raudothul Jenfatika Chandra Junaidi Junaidi Kiki Tri Prihatini kulsum kulsum Kulsum Kulsum Kulsum Kulsum, Kulsum Kuncoro, Hendrian Budi Bagus Lia Muliawaty Listia Lailita Lutfiah, Qonita Martia Dwi Lestari Martia Dwi Lestari Maulana, Yovi Metadilisa Habi Mita Nivalia Muhammad Yusril Nasheh Nada Shafa Soraya Gandakusumah Nasuha, Cecep Nana Ngakan Putu Purnaditya Ngakan Putu Purnaditya NR.Ruyani Nufus Sulthonah Nyi Raden Ruyani Pinem, Mekro Permana Priyambodho, Bambang Adhi Putu Purnaditya, Ngakan Rahmad Permadi Rahmania, Bunga Raissa, Azarine Vashti Alpha Rama Indera Kusuma Resma Kusumaningrum Rifky Ujianto Rifky Ujianto Rindu Twidi Bethary, Rindu Twidi Rizki Ichwan Saharani, Reza Nurul Sarrobi Kamal Shandi Irfani Sasmita Soedarsono . Soedarsono Soedarsono Soedarsono Soedarsono Soedarsono Soedarsono Soedarsono Soedarsono Soelarso Soelarso Subekti . Subekti Subekti Subekti Subekti Subekti, Subekti Sulastri Oktaviani Sulastri Oktaviani Susilawati Syahid, Mush'ab Abdu Asy Syahid, Mushab Abdu Asy Ujianto, Rifky Wahyudin . Yanuar Sutanto Yulistian Yusi Ananda Zulfa, Graciela Febriyanti Zulmahdi Darwis