Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pemilihan Rute Perjalanan Rangkasbitung – Serang Terhadap Jalan Tol Serang Panimbang Arief Budiman; Dwi Esti Intari; Woelandari Fathonah; Rindu Twidi Bethary; Syarifudin Syarifudin
Jurnal Fondasi Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v10i1.10623

Abstract

Pemilihan Rute Perjalanan yang baik mampu mengefisiensi jarak, waktu tempuh dan biaya perjalanan yang di butuhkan. Dalam pemilihanrute perjalanan ini, analisis data di dapat dari persepsi pengguna jalan dan masyarakat, analisis ini nantinya akan di hitung menggunakan metode Stated Preference. Metode ini menunjukan jumlah semua pendekatan - pendekatan yang berbeda dengan menggunakan pernyataan-pernyataan individu tentang bagaimana mereka merespon situasi yang berbeda, melalui pendekatan control siste ekonomi yang dibuat dengan mengadakan hipotesis situasi perjalanan, yang mengaju pada pendapat responden memalui alternatif pilihan yang telah di buat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui karakterisrik pelaku perjalanan dari masyarakat Rangkasbitung  dalam berkendara menuju kota Serang dan Melakukan Permodelan Pemilihan Rute Perjalanan berdasarkan Karakteristik dan analisa regresi linier yang menyatakan probabilitas individu dalam memilih rute serta Menganalisis Preferensi Pemilihan Rute dari Masyarakat Rangkasbitung terhadap jalan Tol Rangkasbitung – Serang.Hasil yang didapatkan bawah waktu menjadi faktor utama yang menentukan pilihan masyarakat dengan presentase sebesar 39,2% dan keamanan menjadi faktor kedua dengan presentase 16%,  dua hal ini menjadi prioritas masyarakan dalam memilih rute perjalanan, dan Jalan Tol menjadi pilihan utama mayoritas responden karna pelayanannya dengan presentase sebesar 79,4%. 
PERENCANAAN TEBAL LAPIS PERKERASAN KAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA 2003 DAN METODE BEAM ON ELASTIC FOUNDATION Andi Maddeppungeng; Rindu Twidi Bethary; Dicki Dian Purnama
Jurnal Fondasi Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.202 KB) | DOI: 10.36055/jft.v2i1.1989

Abstract

Sebuah pusat kegiatan (termasuk rencana pembangunan pelabuhan Bojonegara serta adanya PLTU Suralaya) mensyaratkan adanya akses yang mudah dan cepat untuk mencapai lokasi. Karenanya diperlukan jalan yang mampu melayani kondisi lalu lintas yang terjadi pada jalan tersebut. Termasuk tebal perkerasan yang kuat untuk menahan beban kendaraan selama umur rencana.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mencari tebal lapis perkerasan jalan hasil perhitungan metode Bina Marga 2003 dan metode Beam On Elastic Foundation kemudian membandingkan hasil dari kedua perhitungan tersebut. Serta mengetahui Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibutuhkan untuk tebal perkerasan dengan metode Bina Marga 2003.Dari hasil perhitungan menggunakan kedua metode dengan nilai CBR tanah dasar 4%, pondasi bawah berupa CBK (Campuran Beton Kurus) setebal 10 cm, didapatkan tebal perkerasan kaku dengan metode Bina Marga 2003 setebal 23 cm sedangkan dengan metode Beam On Elastic Foundation didapat tebal perkerasan setebal 20 cm. Didapat biaya perkerasan kaku dengan metode Bina Marga 2003 sebesar Rp. 4.017.179.633,- /km
PERENCANAAN KEMBALI PERKERASAN JALAN KAKU DENGAN METODE BINA MARGA 2003 DAN AASHTO 1993 (STUDI KASUS RUAS JALAN MAJA-CITERAS) Muhammad Fakhruriza Pradana; Rindu Twidi Bethary; Tita Indriyani Enggalita
Jurnal Fondasi Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (922.288 KB) | DOI: 10.36055/jft.v2i2.1728

Abstract

Ruas Jalan Maja – Citeras merupakan jalan Provinsi yang menghubungkan Rangkas Bitung dan Tigaraksa dengan panjang ±12 km. Kondisi jalan saat ini tidak memenuhi syarat kelayakan jalan karena banyak mengalami kerusakan dan tidak mampu menampung kendaraan dengan beban angkut berlebih.Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan tebal Perkerasan kaku menggunakan metode Bina Marga 2003 dan AASHTO 1993 yang memperhatikan beban berlebih serta mengetahui besar anggaran biaya yang diperlukan untuk tebal perkerasan kaku dengan 2 metode. Penelitian ini menganalisa tebal perkerasan kaku dengan membandingkan dua metode yaitu metode Bina Marga 2003 dan AASHTO 1993. Metode Bina Marga merupakan penyederhanaan dari metode AASHTO dengan menyesuaikan kondisi yang ada di Indonesia, sedangkan metode AASHTO 1993 dipilih karena metode ini dipakai secara umum di seluruh dunia untuk perencanaan tebal perkerasan jalan. Hasil yang diperoleh dari analisa dengan umur rencana 10 tahun, didapatkan tebal perkerasan kaku menggunakan Metode Bina Marga 2003 didapatkan 26 cm lebih besar dibandingkan dengan Metode AASHTO 1993 yang hanya mendapatkan 24 cm. Anggaran biaya perkerasan menggunakan metode BinaMarga 2003 memerlukan biaa sebesar Rp. 4,448,357,700.00 per 1 km lebih besar dari metode AASHTO 1993 dengan biaya sebesar Rp. 4,175,708,000.00 per 1 km
ANALISIS KERUSAKAN DAN PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN JALAN KAKU DENGAN METODE BINA MARGA 2003 (Studi Kasus : Jl. Raya Bojonegara - Serdang KM 02) Rindu Twidi Bethary; Muhammad Fakhruriza Pradana
Jurnal Fondasi Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.605 KB) | DOI: 10.36055/jft.v4i2.1235

Abstract

Ruas Jalan Raya Bojonegara – Serdang KM 2 merupakan jalur alternatif menuju Pelabuhan Merak, dan jalur industri menuju pabrik-pabrik yang ada di Bojonegara. Ruas Jalan ini setiap harinya selalu dipadati kendaraan bermuatan besar dan bus – bus besar sehingga mengalami kerusakan yang cukup signifikan. Oleh karena itu diperlukan penelitian untuk mengidentifikasi kerusakan dan merencanakan tebal perkerasan yang tepat, efisien serta optimal agar dapat mengakomodir beban yang melintas diatasnya.Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan perkerasan kaku bersambung dengan tulangan menggunakan metode Bina Marga 2003 dan mengidentifikasi persentase kerusakan yang terjadi serta mengetahui metode perbaikan yang disarankan dengan metode Tata Cara Pemeliharaan Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) No. 10/T/BNKT/ 1991 pada Jalan Raya Bojonegara – Serdang KM 2.Hasil yang diperoleh dari perhitungan tebal perkerasan kaku Jalan Raya Bojonegara – Serdang KM 2 dengan menggunakan metode Bina Marga 2003, didapat jenis perkerasan kaku yang digunakan adalah beton bersambung bertulang dengan tebal lapis perkerasan sebesar 25 cm. Identifikasi kerusakan menunjukan bahwa total kerusakan yang terjadi sebesar 3542,68 m2 atau sebesar 25,30 % pada sepanjang 2 KM Jalan Raya Bojonegara – Serdang KM 2. Kerusakan yang paling dominan adalah kerusakan Punch Out sebesar 1984,45 m2 (14,17 %). Hasil identifikasi kerusakan jalan menunjukan bahwa usulan perbaikan yang disarankan menurut Tata Cara Pemeliharaan Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) No. 10/T/BNKT/ 1991 termasuk kedalam program pemeliharaan rutin yaitu penambalan beton yang rusak di permukaan untuk perbaikan sementara, dan penambalan di seluruh kedalaman untuk perbaikan permanen. Usulan perbaikan yang termasuk kedalam peningkatan jalan yaitu melakukan pembangunan kembali / rekonstruksi perkerasan kaku
STUDI EFEKTIVITAS CONTRA FLOW DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA SIMPANG Muhammad Fakhruriza Pradana; Rindu Twidi Bethary; Didi Maulana
Jurnal Fondasi Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2176.241 KB) | DOI: 10.36055/jft.v6i1.2015

Abstract

Volume lalu lintas yang padat pada ruas Jalan Asia Raya menuju Simpang Damkar Kota Cilegon khususnya pada jam pulang kerja, sehingga mengakibatkan antrian panjang kendaraan pada sore hari. Untuk itulah Pihak Keamanan terkait yang ada di Kawasan Industri Krakatau Kota Cilegon melakukan uji coba “Contra Flow” pada ruas jalan keluar Kawasan Industri tersebut guna mengurangi kemacetan yang terjadi. Mekanisme teknis contra flow adalah dengan mengambil 1 lajur berlawanan dengan arah Jalan Asia Raya menuju Simpang Damkar Kota Cilegon.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas contra flow pada jalan keluar Asia Raya, Kawasan Industri Krakatau Kota Cilegon. Serta dampak contra flow terhadap kinerja Simpang Damkar Kota Cilegon. Analisis kinerja simpang ini dilakukan dengan mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997.Data lalu lintas diperoleh melalui survei di lapangan pada hari kerja pada saat jam puncak sore. Penerapan sistem contra flow cukup efektif akan tetapi masih perlu di evaluasi karena dengan membandingkan hasil kinerja simpang kondisi existing dan kondisi pada saat penerapan contra flow derajat kejenuhannya = 0,97 melebihi dari ketentuan MKJI yaitu < 0,85, untuk tundaan rata-rata, kinerja simpang kondisi existing = 71,59 detik/smp, sedangkan Kinerja simpang kondisi saat penerapan contra flow = 68,88 detik/smp. Maka dapat disimpulkan waktu tempuh pada saat contra flow untuk melalui simpang mempunyai waktu yang lebih cepat di bandingkan dengan kinerja simpang kondisi existing
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR RESIKO YANG BERPENGARUH DI TAHAP CONSTRUCTION PADA PROYEK EPC TERHADAP KINERJA WAKTU Andi Maddeppungeng; Rindu Twidi Bethary
Jurnal Fondasi Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.056 KB) | DOI: 10.36055/jft.v4i2.1240

Abstract

Proyek EPC memiliki item pekerjaan meliputi Engineering, Procurement, dan Construction yang dapat menyebabkan terjadinya risiko yang berdampak pada kinerja waktu proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko ditahap construction yang mempengaruhi kinerja waktu proyek, penyebab sertasolusi/tindakan dari faktor risiko yang didapat dari penelitian ini.Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara membagikan kuesioner kepada responden, kemudian data kuesioner tersebut dianalisa menggunakan software SPSS ver.21 yaitu analisa deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji Kruskal Wallis, uji Mann-Whitney kemudian untuk mendapatkan faktor yang berpengaruh menggunakan korelasi nonparametris dengan Rank Spearman kemudian hasil tersebut dilanjutkan dengan validasi ke pakar untuk mengetahui penyebab dan solusi/tindakan dari faktor faktor tersebut.Hasil dari analisa nonparametris tersebut didapatkan ada 7 variabel yang berpengaruh di tahap construction pada proyek EPC terhadap kinerja waktu, namun dipilih 3 yang memiliki korelasi kuat, yaitu kurangnya teknisi spesialis, manajemen proyek yang buruk, dan kesalahan perencanaan.
ANALISA KARAKTERISTIK PARKIR TARIF DAN NON TARIF DI PUSAT PERBELANJAAN KOTA SERANG STUDI KASUS MALL OF SERANG (TARIF) DAN GIANT SERANG (NON TARIF) Rindu Twidi Bethary; Arief Budiman; Ihwan Nugraha
Jurnal Fondasi Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1137.152 KB) | DOI: 10.36055/jft.v3i2.1629

Abstract

Parkiran yang ada di pusat perbelanjaan kota Serang yang semakin hari makin meningkat menjadi salah satu hal yang menarik untuk dikaji, terutama karakteristik parkir yang ada di Mall Of Serang (Tarif) dan Giant Serang (Non Tarif). Metode penelitian  yang digunakan melakukan observasi, dan penentuan waktu pengambilan data. Hasil dari penelitian ini didapat kesimpulan bahwa perbedaan karakteristik parkir dari Mall Of  Serang dan Giant Serang dari kuisoner kebanyakan pengunjung tidak terpengaruh terhadap tarif parkir yang diberlakukan. Untuk kebutuhan parkir pada Mall Of Serang kapasitasnya masih cukup menampung kendaraan yang parkir, sedangkan untuk Giant Serang estimasi kebutuhan yang sesuai adalah dengan menggunakan metode kepemilikan kendaraan. Untuk alternatif penanganan masalah parkir yang sesuai untuk Giant Serang  yaitu pemberlakuan tarif parkir kombinasi atau progresif pada hari libur, sedangkan jangka panjangnya yaitu pembuatan lahan parkir baru.
STUDI PENGARUH KETERLAMBATAN PROYEK TERHADAP COST OVERRUNS PROYEK Andi Maddeppungeng; Rindu Twidi Bethary; Diah Hardianti Wibowo
Jurnal Fondasi Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.467 KB) | DOI: 10.36055/jft.v2i2.1729

Abstract

Studi pengaruh keterlambatan proyek terhadap cost overruns proyek dilakukan di daerah Tangerang yang meliputi Tangerang Kota, Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan yang terdiri dari proyek bangunan gedung di daerah tersebut. Pada penelitian ini akan membahas pengaruh keterlambatan terhadap costoverruns proyek. Keterlambatan merupakan faktor yang sering terjadi pada proyek konstruksi yang ada. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor dominan penyebab cost overruns yang dipengaruhi oleh keterlambatan proyek. Faktor dominan penyebab cost overruns proyek, akan dianalisa agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir dan dicegah. Kuisioner disebarkan kepada responden dan dianalisa dengan menggunakan SPSS, yang kemudian dianalisa regresi berganda dengan terlebih dahulu mengujinya dengan pengujianasumsi klasik.Dalam penelitian ini didapat hasil bahwa ada empat faktor yang sangat berpengaruh terhadap keterlambatan yang mengakibatkan cost overruns proyek, yaitu faktor peralatan (X7), Faktor tidak terduga (X10), Faktor subkontraktor (X11), dan faktor rantai pasok (X12) adalah faktor-faktor yang paling berpengaruh. Dari analisa yang telah dilakukan juga didapat persamaan Y = -1,353 - 0,011X7 + 0,011 X10 + 0,123X11 - 0,010X12 dilihat dari persamaan tersebut maka dapat dilihat bahwa faktor peralatan (X7) dan faktor rantai pasok (X12) bernilai negatif yang berarti jika faktor tersebut meningkat maka akan menyebabkan penurunan terhadap cost overruns. Sedangkan Faktor tidak terduga (X10) dan Faktor subkontraktor (X11) bernilai positif yang berarti jika faktor tersebut meningkat maka akan menyebabkan peningkatan juga terhadap cost overruns
ANALISIS KINERJA TIGA RUAS JALAN UTAMA KOTA CILEGON Muhammad Fakhruriza Pradana; Rindu Twidi Bethary
Jurnal Fondasi Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.26 KB) | DOI: 10.36055/jft.v5i1.1246

Abstract

Kota Cilegon adalah sebuah kota di provinsi Banten, Indonesia. Cilegon berada di ujung barat laut pulau jawa, di tepi Selat Sunda. Kota Cilegon dikenal sebagai Kota Baja mengingat kota ini menghasilkan 6 juta ton baja setiap tahunnya di kawasan industri Krakatau steel.. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa kinerja ruas-ruas jalan utama kota cilegon, terutama pada ruas jalan Jendral sudirman, Jendral ahmad yani, dan jalan Raya cilegon, serta mengetahui karakteristik pergerakan kendaraan yang mel ewati ketiga ruas jalan tersebut yang dilengkapi dengan perbandingan volume kendaraan total pada setiap ruas yang di analisa. Metode yang digunakan untuk melakukan penelitian dengan analisis kinerja ruas jalan perkotaan sesuai dengan yang terdapat pada MKJI 1997 serta peraturan mentri perhubungan yang berlaku, dimulai denganpengumpulan data survey kendaraan, pengolahan data dengan panduan MKJI 1997 serta hasil penelitian yang di tampilkan dengangrafik, dari metode diatas. Hasil yang diperoleh Analisis kinerja ruas pada masingmasing ruas yang diteliti memiliki Tingkat pelayanan yang baik secara menyeluruh. Namun kinerja ruas terburuk didapat pada ruas jalan Jendral Sudirman pada hari kerja yang memiliki nilai DS (derajat kejenuhan) sebesar 0,84 dengan tingkat pelayanan D.Pergerakan yang terjadi dimulai pada ruas jalan jendral sudirman menuju jalan jendral ahmad yani sampai ke jalan raya cilegon memiliki jenis pergerakan yang sama. Dimana ruas jalan jendral sudirman selalu memiliki volume tertinggi untuk pergerakan kendaraan yang terjadi.Untuk pergerakan jenis kendaraan terdapat beberapa hasil yang didapat dimana untuk kendaraan jenis sepeda motor dan mobil penumpang dipengaruhi oleh faktor kenyamanan sedangkan untuk kendaraan berat dipengaruhi oleh kebutuhan pengiriman barang dan jasa
EVALUASI PARKIR DI BADAN JALAN /ON STREET PARKIN (STUDI KASUS RUAS JL JENDERAL AHMAD YANI–CILEGON) Muhammad Fakhruriza Pradana; Rindu Twidi Bethary; Dede Nurhaesih
Jurnal Fondasi Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (860.812 KB) | DOI: 10.36055/jft.v2i2.1727

Abstract

Jalan Jenderal Ahmad Yani Kota Cilegon ini memiliki karakteristik parkir yang cukup padat karena adanya berbagai aktifitas pada ruas jalan tersebut, termasuk adanya on street parking, hal ini lah yang mempengaruhi kemacetan lalu lintas dan mengurangi kapasitas ruas jalan tersebut. Tujuan dari penelitianiniadalahuntuk mengetahui karakteristik parkir, dan potensi pendapatan tarif parkir, di badan jalan pada Jl Jenderal Ahmad Yani Kota Cilegon. Penelitian ini menggunakan metode survei patroli yang dilakukan pada hari kerja dan hari libur dari pukul 06.00-21.00 WIB. Sehingga alur penelitian yang dipakai meliputi, pengambilan data, analisis dan pembahasan, serta kesimpulan dan saran. Pada penelitian ini melakukan analisa data yang meliputi perhitungan karakteristik parkir, dan perhitungan analisa tarif parkir. Dari hasil penelitian didapatkan nilai karakteristik parkir untuk volume parkir maksimum kendaraanroda empat pada hari kerja mencapai 347 kendaraan dan pada hari libur 271 kendaraan, sedangkan untuk kendaraan roda dua pada hari kerja 405 kendaraan dan pada hari libur 315 kendaraan. Untuk akumulasi parkirkendaraan roda empat pada hari kerja pukul 10.00-10.30 yaitu 20 kendaraan dan untuk hari libur pada pukul 09.30-10.00 yaitu 24 kendaraan.Sedangkan untuk kendaraan roda dua pada hari kerja pukul 14.0014.30 yaitu 18 kendaraan dan untuk hari libur pukul 10.30-11.30 yaitu 12 kendaraan. Dimana kapasitas parkir yang tersedia untuk kendaraan roda empat pada hari kerja adalah 20 kendaraan dan pada hari libur adalah 24 kendaraan, sedangkan kapasitas parkir yang tersedia untuk kendaraan roda dua pada hari kerja adalah 114 kendaraan dan pada hari libur adalah 83 kendaraan. Indeks parkirkendaraan roda empat mencapai 100%, dan kendaraan roda dua 15,78%. Dan nilai parking turn over kendaraan roda empat 17,35, dan kendaraan roda dua 3,79. Sehingga Durasi parkir rata-rata untuk kendaraan roda empat 34 menit/mobil dan untuk kendaraan roda dua 25 menit/motor. Pendapatan tarif parkir untuk kendaraan roda empat Rp. 347.000,-perhari dan untuk kendaraan roda dua Rp. 405.000,- per hari. Ini artinya kendaraan yang melakukan parkir setiap harinya cukup banyak, sehingga kapasitas ruas jalan menjadi berkurang akibat adanya on steet parking di ruas jalan tersebut, dan untuk mengatasi permasalahan on street parking ini dengan dilakukannya beberapa upaya yaitu dengan mencari alternatif yang paling memungkinkan untuk on street parking ini yaitu dengan cara menghilangkan parkir sebagai hambatan samping dan pemindahaan on street parking ke off street parking pada ruas Jl Jenderal Ahmad Yani Kota Cilegon. Dengan dilakukannya alternatif ini akan memberi kenyamanan bagi pengguna jalan terutama bagi kendaraan yang akan melakukan parkir