Claim Missing Document
Check
Articles

Keanekaragaman Mikroalga Divisi Cyanobacteria di Danau Aur Kabupaten Musi Rawas Harmoko, Harmoko; Krisnawati, Yuni
Jurnal Biodjati Vol 3 No 1 (2018): May
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v3i1.1638

Abstract

Danau Aur memiliki biodiversitas yang kompleks baik jenis maupun manfaatnya. Salah satu yang menarik yaitu mikroalga, khususnya dari divisi Cyanobacteria. Tujuan penelitian ini untuk melihat keanekaragaman mikroalga divisi cyanobacteria di Danau Aur. Penelitian yang dilakukan dengan metode survei. Sampel diambil dari 5 stasiun dengan 3 ulangan. Mikroalga yang diperoleh diamati, diidentifikasi dan dianalisis dengan keragaman. Berdasarkan hasil penelitian, divisi Cyanobacteria di Danau Aur terdiri dari 2 kelas, 3 ordo, 3 famili, 5 genera dan 6 spesies. Mikroalga divisi Cyanobacteria yang ditemukan: Anabaena sp., Anacystis sp., Gelocapsa sp., Lyngbya sp., Oscillatoria sp. dan Oscillatoria limosa. Keanekaragaman tertinggi ditemukan di stasiun 1 (0,11) sedangkan keragaman terendah ditemukan di stasiun 2 (0,01). Hasil ini menunjukkan bahwa keanekaragaman mikroalgadivisi Cyanobacteria di Danau Aur rendah.
Pengaruh Konsentrasi EM4 dalam Pembuatan Silase Batang Pisang Lico, Gideon Johsua; Harmoko, Harmoko; Gairtua, Barnabas
Kalwedo Sains (KASA) Vol 6 No 2 (2025): Kalwedo Sains (KASA), September 2025
Publisher : Program Studi Di Luar Kampus Utama Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/kasav6i2p107-117

Abstract

Penelitian ini mengatasi permasalahan pemanfaatan limbah batang pisang sebagai pakan ternak yang belum optimal, khususnya dalam menentukan konsentrasi Effective Microorganisms 4 (EM4) yang efektif dan efisien untuk silase. Tujuannya adalah menganalisis pengaruh variasi konsentrasi EM4 terhadap kualitas silase batang pisang, menentukan konsentrasi optimal, serta mengukur perubahan sifat fisik dan kandungan nutrisi. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan faktor konsentrasi EM4 (0%, 2%, 4%, 6%) dan lama fermentasi (14, 21, 28 hari), diulang 5 kali. Hasilnya menunjukkan bahwa kombinasi EM4 dan lama fermentasi berpengaruh nyata terhadap pH, keberadaan jamur, tekstur, aroma, dan warna silase. Perlakuan A2B2 (EM4 4% + fermentasi 21 hari) direkomendasikan sebagai perlakuan optimal karena memberikan keseimbangan terbaik pada semua parameter kualitas silase. Kesimpulannya, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teknologi pemanfaatan limbah pertanian menjadi pakan ternak bernilai tinggi.
Implementasi Prinsip Kearifan Lokal Dalam Hukum Lingkungan Sebagai Instrumen Konservasi Hutan Oleh Masyarakat Hukum Adat Ilman, La; Humulhaer, Siti; Kalibia, Muhammad Umar; Raunas, Ide; Harmoko, Harmoko; Giri, Raden
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip kearifan lokal dalam hukum lingkungan sebagai instrumen konservasi hutan oleh Masyarakat Hukum Adat (MHA). Di tengah kegagalan hukum formal yang bersifat top-down dalam menekan laju deforestasi yang masif, kearifan lokal muncul sebagai sistem hukum yang hidup (living law) dengan efektivitas yang jauh lebih tinggi di tingkat tapak. Melalui kacamata penelitian sosio-legal, kajian ini membedah interaksi kompleks antara norma adat dengan regulasi lingkungan nasional yang sering kali tumpang tindih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal, seperti praktik Sasi di Maluku dan Hutan Larangan di berbagai wilayah Nusantara, memiliki struktur hukum yang mapan dan sistematis. Struktur ini mencakup aspek preventif untuk mencegah kerusakan, aspek kuratif untuk pemulihan, hingga penerapan sanksi sosial-spiritual yang memberikan efek jera secara psikologis dan sosiologis lebih kuat dibandingkan sanksi pidana negara. Meskipun pasca Putusan Mahkamah Konstitusi No. 35/PUU-X/2012 peluang transformasi nilai adat ke dalam instrumen konservasi formal semakin terbuka lebar, implementasinya masih terhambat oleh rigiditas administratif dan ego sektoral birokrasi. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kedaulatan MHA atas wilayah adatnya merupakan kunci utama bagi keberlanjutan ekosistem hutan dan mitigasi perubahan iklim. Diperlukan sinkronisasi kebijakan yang secara radikal menempatkan masyarakat adat sebagai subjek utama pembangunan, bukan sekadar objek kebijakan. Model konservasi kolaboratif yang berbasis pada kearifan lokal ini diyakini mampu menjawab tantangan krisis iklim global sekaligus mewujudkan keadilan ekologis yang substansial di Indonesia.  
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Agus Sutanto Agustin, Inneke Ahmad Syauqi Naja Ahmudi, Ahmudi Al Fajar, Muhammad Rasyad Al'Amin, M Alfianto, Novi Amalia Rakhmawati Amalia, Nasyita Vivi ANDIYONO, ANDIYONO Arisandy, Destien Atmi Arnold Ismael Kewilaa Arum Setiawan Astuti N, Veronica Sri Barnabas Gairtua Bastian, Barbalina Marta Bayu Anggara Cinde, Nensia Dewi Anggun Oktaviani Eka Lokaria, Eka Eko Wahyono, Eko Elsifa, Armelia Fitria Lestari Fitriani, Linna Gairtua, Barnabas Giri, Raden Hana, Vidya Ismatul Hari Pamungkas Harinugroho, Hafizh Helfi Nasution Hidayat Asta Humulhaer, Siti Husein, Ashari Ibrahim Ibrahim Ilman, La Imbama, Dorkas Indra Yustian Irwan Yulianto Kalibia, Muhammad Umar Keilaikou, Julio Khasanofa , Auliya Khatimah, Berza Husnul Kusnanto, R. Angga Bagus Kusniawati, Noer Aini Lerrick, Meilisa Everdina Lewan Dolewikou, Risart Lico, Gideon Johsua Lico, Gidion M Ilham Hermawan Makatita Juwaher Maksin, Mastina Marhayani, Marhayani Martha, Galuh Lingga Ma’arif, Zaenul Muhammad Wakhid Musthofa Nelly Kusrianty Novasani, Raditya Jarwenda Nugroho, Yudistira Nur Hadian Padang Padang Permaha, Yakoba Porsiana, Sin Algonda Pratiwi, Intan Rahma Wati Ratuhalano, Rita Marlin Raunas, Ide Rezeki, Desi Tri Ria Dwi Jayati Risal Ngizudin Romkeny, Hermelina Sairudy, Albertus Samitra, Dian Sansabila, Indri Ayu Sepriyaningsih, Sepriyaningsih Siti Aisyah Siwa, Isak P. Sri Mulyati Su'ud, Moch. Sudari, Sudari Sulimaly, Gres Sulimaly, Petronela Susilawati, Susilawati Tachriri, Yusril Ihza Tedy Herlambang, Tedy Tursina ST MCs, Tursina ST Uray Dian Novita, Uray Dian Utami, Febri Yulia Warsyim, Yusuf Welerubun, Inggrid Yasri, Budi Yuliansyah Yuliansyah Yuni Krisnawati Yusuf Yusuf Yusuf, Havid