p-Index From 2021 - 2026
9.472
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Syiar Hukum: Jurnal Ilmu Hukum FIAT JUSTISIA: Jurnal Ilmu Hukum Jurnal IUS (Kajian Hukum dan Keadilan) Jurnal Wawasan Yuridika JURNAL CENDEKIA HUKUM JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SOEPRA Jurnal Hukum Kesehatan Humani (Hukum dan Masyarakat Madani) ABDIMAS SILIWANGI Jurnal Jatiswara PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Komunitas: Jurnal Ilmu Sosiologi Justisi : Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Kepastian Hukum dan Keadilan Journal La Sociale KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Community Development Voice Justisia : Jurnal Hukum dan Keadilan Jurnal Warta Desa (JWD) AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Hukum Kesehatan Indonesia DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora Jurnal Riset Ilmu Hukum Semarang Law Review Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Jurnal Dialektika Hukum Golden Ratio of Law and Social Policy Review (GRLSPR) Journal Customary Law Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Journal of Contemporary Law Studies Indonesian Journal of Public Administration Review Indonesian Journal of Law and Justice Intellectual Law Review (ILRE) Jurnal Parenting dan Anak Hukum Inovatif : Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora Jurnal Hukum Mimbar Justitia Jurnal Cendekia Ilmiah Perantara Journal Juridisch Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Dialogia Iuridica Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Jurnal Penelitian Hukum De Jure
Claim Missing Document
Check
Articles

Tantangan Hukum dalam Mengatasi Kesenjangan Sosial Makmur, Acumen; Amalia, Mia; Mulyana, Aji
Jurnal Kepastian Hukum dan Keadilan Vol 6, No 1 (2024): JURNAL KEPASTIAN HUKUM DAN KEADILAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/khk.v6i1.7347

Abstract

Salah satu yang menjadi permasalahan utama hampir di setiap negara terutama negara berkembang adalah masalah kesenjangan. Kesenjangan dapat terjadi dalam segala aspek sosial, hal ini disebabkan karena ketidakmerataan pendistribusian. Kesenjangan biasanya terjadi pada ketidakmerataan pendistribusian aspek-aspek perekonomian sehingga muncullah istilah kesenjangan sosial ekonomi. Dalam mewujudkan penerapan sistem ekonomi di Indonesia dengan lebih matang perlu diperhatikan beberapa karakteristik yang tidak dapat dilewatkan demi menjamin kesejahteraan bersama. Setiap kegiatan ekonomi merupakan tanggung jawab bersama atas ikatan kekeluargaan dengan ketentuan berbagai cabang produksi menjadi urusan kekuasaan negara sebagai jaminan hak hidup bersama. Karakteristik perekonomian Indonesia juga menjamin penuh komponen sistem campuran tanpa memberatkan warga negaranya. Sesuai sistem ekonomi pancasila setiap kegiatan dilangsungkan demi menjaga keamanan mereka yang hidup di dalamnya.
Pengaruh Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Terhadap Kualitas Hubungan Sosial dalam Keluarga Chatlina, Chiara Belva; Mulyana, Aji; Amalia, Mia
KOMUNITAS: Jurnal Ilmu Sosiologi Vol 7 No 1 (2024): KOMUNITAS: JURNAL ILMU SOSIOLOGI
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/komunitasvol7issue1page19-38

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas tentang pengaruh teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terhadap kualitas hubungan sosial dalam keluarga, serta dampaknya terhadap interaksi sosial dan pola perilaku anak. Penelitian ini menyoroti bagaimana penggunaan gadget dan teknologi canggih dapat mempengaruhi interaksi sosial dalam keluarga, terutama antara orang tua dan anak, serta dampak positif dan negatif dari penggunaan TIK dalam keluarga. Penelitian ini juga bertujuan untuk menyoroti pentingnya memperhatikan literasi digital dan dampak negatif TIK dalam penggunaannya di keluarga. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian telaah Pustaka. Metode telaah pustaka adalah suatu pendekatan penelitian yang menggunakan sumber-sumber tertulis, seperti jurnal, artikel ilmiah, buku, dan dokumen lainnya, untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyimpulkan informasi tentang topik yang diteliti. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam keluarga memiliki dampak yang kompleks dan juga memberikan peningkatan literasi digital di kalangan orang tua dan anak-anak. Orang tua perlu diberikan pemahaman yang lebih baik tentang pengaruh TIK terhadap kualitas hubungan sosial dalam keluarga, sementara anak-anak perlu diberikan edukasi tentang penggunaan teknologi yang sehat dan bertanggung jawab. Selain itu, perlu adanya kerjasama antara pihak sekolah dan keluarga untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang literasi digital kepada anak-anak. Dengan demikian, upaya untuk meningkatkan literasi digital, memberikan pemahaman yang lebih baik tentang penggunaan teknologi yang sehat, serta memperkuat interaksi sosial langsung dalam keluarga. Kata Kunci: Perkembangan; Pengaruh; Teknologi; Keluarga. Abstract This research discusses the influence of information and communication technology (ICT) on the quality of social relationships in the family, as well as its impact on children's social interactions and behavior patterns. This research highlights how the use of gadgets and advanced technology can affect social interactions in the family, especially between parents and children, as well as the positive and negative impacts of ICT use in the family. This research also aims to highlight the importance of paying attention to digital literacy and the negative impact of ICT in its use in the family. The method used in this research is the literature review research method. The literature review method is a research approach that uses written sources, such as journals, scientific articles, books, and other documents, to collect, analyze, and conclude information on the topic under study. The results show that the use of information and communication technology (ICT) in the family has a complex impact and also provides an increase in digital literacy among parents and children. Parents need to be given a better understanding of the influence of ICT on the quality of social relationships in the family, while children need to be educated about the healthy and responsible use of technology. In addition, there needs to be cooperation between schools and families to provide children with a better understanding of digital literacy. Thus, efforts to improve digital literacy, provide a better understanding of the healthy use of technology, as well as strengthen direct social interaction within the family. Keywords: Development; Influence; Technology; Family.
Fenomena Tawuran Antar Pelajar Sebagai Bentuk Penyimpangan Sosial Pada Kalangan Remaja di Cianjur Hidayat, Cep; Amalia, Mia; Mulyana, Aji
KOMUNITAS: Jurnal Ilmu Sosiologi Vol 7 No 1 (2024): KOMUNITAS: JURNAL ILMU SOSIOLOGI
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/komunitasvol7issue1page50-61

Abstract

Abstrak Masa remaja adalah masa peralihan, dimana pola kehidupan remaja mengalami perubahan, meliputi tata cara bertingkah laku, bergaul, cara berpikir dan berbagai pola kehidupan lainnya yang menjadi ciri khas remaja, Hal yang menjadi kekhawatiran adalah remaja tidak mampu mengendalikan diri sehingga lepas kontrol dan terjerumus pada perilaku menyimpang, Tawuran adalah salah bentuk penyimpangan sosial yang ada di Indonesia khususnya di Cianjur. Metode kualitatif dengan analisis sumber-sumber dan studi literatur digunakan untuk mengumpulkan informasi dan memberikan pemahaman yang mendalam tentang faktor- faktor dan dampak fenomena tawuran remaja. Kata Kunci: Kenakalan remaja, Penyimpangan sosial, Remaja Abstract Adolescence is a transitional period, where teenagers' life patterns experience changes, including ways of behaving, socializing, ways of thinking and various other life patterns that are characteristic of teenagers. The thing that is worrying is that teenagers are not able to control themselves so they lose control and fall into Deviant behavior, brawls are a form of social deviance in Indonesia, especially in Cianjur. Qualitative methods with analysis of sources and literature studies were used to collect information and provide an in-depth understanding of the factors and impacts of the youth brawl phenomenon. Keywords: Juvenile delinquency; social deviance; teenagers
Legal Protection Against a Mother Who Has Baby Bluess Tarisah, Atasa; Handayani, Trini; Mulyana, Aji
Justisi: Jurnal Ilmu Hukum Vol 9 No 1 (2024): Justisi: Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Program Studi Hukum Fakultas Hukum Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jjih.v9i1.6603

Abstract

Postpartum mothers who suffer from baby blues syndrome may abuse their biological children. Baby blues syndrome is a form of mental disorder. The chronology, mental condition, evidence and results of forensic psychiatry in a case of abuse by a perpetrator who suffers from a mental disorder are very important considerations and determine whether or not the perpetrator can be punished. This is considering that apart from the Criminal Code, regulations regarding legal accountability for perpetrators of mental disorders are also regulated in Law of the Republic of Indonesia Number 36 of 2009 concerning Health (UU Health) and Law of the Republic of Indonesia Number 18 of 2014 concerning Mental Health (UU Mental Health ). This research also explores the form of legal responsibility for the perpetrator. This research methodology uses normative juridical, with a statutory regulation approach and a case approach. Data collection was obtained using the data analysis method in the form of descriptive qualitative analysis of secondary data. The results of the research show that perpetrators suffering from baby blues syndrome when committing abuse cannot be punished due to forgiving reasons based on Article 44 paragraph (1) of the Criminal Code which is an exception for mental disabilities for the mental disorders they suffer from. Criminal liability certainly cannot be imposed on the perpetrator. The form of legal responsibility is carrying out rehabilitation as well as efforts to cure it, as well as carrying out education regarding the mental illness suffered.
Legal Challenges In The Age Of Social Media: Protecting Citizens From Misuse Of Information Aka Akbar, Rivaldi; Mulyana, Aji; Amalia, Mia
Golden Ratio of Law and Social Policy Review Vol. 3 No. 1 (2023): July - December
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grlspr.v3i1.328

Abstract

social media has become an integral part of everyday life, bringing about positive impacts but also posing significant legal challenges. This research delves into the legal aspects of the social media era, particularly concerning the protection of citizens from information misuse. The phenomena of spreading false information, defamation, and insults are increasingly alarming, challenging the existing legal framework. This study aims to identify and analyze the legal challenges emerging in the era of social media, focusing on the protection of citizens from information misuse. The research employs a descriptive method with a qualitative approach to identify relevant legal frameworks. The analysis techniques include document analysis, comparison, and information synthesis. The result of the study highlights weaknesses in the existing legal framework and suggests policy updates to address emerging challenges. It is hoped that this research contributes to enhancing legal protection for citizens facing the risks of information misuse in the era of social media.
Legal Challenges in Overcoming Changes in Social Behaviour Due to the Development of Technology and Information Octaviani Suryanto, Salsa; Mulyana, Aji
Golden Ratio of Law and Social Policy Review Vol. 3 No. 2 (2024): January - June
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grlspr.v3i2.359

Abstract

The development of technology and information that is spread globally, especially in Indonesia, has a significant impact on changes in social behavior in people's lives. Technological developments not only affect behavioural changes but also affect the way of interacting, acting and communicating. Although it provides convenience for society and has a positive side that can help humans in all matters and fields, technology and information also pose serious legal challenges related to changes in social behaviour that occur in society, such as violations of privacy, freedom of speech and the spread of fake news. The research method used in this article is descriptive qualitative, literature study and reflection method. Data were collected through literature studies, articles, and legislation related to information technology. Therefore, this article aims to identify legal challenges that arise due to the development of information technology that causes changes in individual behaviour. So as to overcome these challenges, improvements and adjustments to laws relevant to the current technological era are needed such as the protection of privacy rights or personal data must be strengthened through strict regulations, law enforcement related to fake news needs to be improved and moral decline must also be addressed. The association between the government and legal bodies must work together to overcome the challenges that occur and maintain a balance between technological progress, legal protection and law enforcement. It is hoped that this article will provide a better understanding of the legal challenges faced due to the growing flow of technology, and provide awareness to each individual to understand in depth the negative impact of information technology.
Optimalisasi Kebijakan Pemerintah Daerah Mengenai Perlindungan Kesehatan Mental Masyarakat Nurmala, Nurmala; mulyana, Aji; Amalia, Mia
JATISWARA Vol. 39 No. 1 (2024): Jatiswara
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jtsw.v39i1.574

Abstract

Kesehatan jiwa adalah keadaan dimana seseorang terbebas dari segala penyakit jiwa dan optimal dalam hal kemampuannya untuk mengelola emosinya, baik emosional maupun intelektual. Jenis penelitian ini dikenal dengan penelitian yuridis empiris, atau yang dikenal dengan penelitian lapangan, yang bertujuan untuk menyelidiki isu-isu hukum yang timbul serta apa yang dibicarakan di masyarakat umum. Penelitian yuridis empiris dalam penelitian ini berfokus pada penerapan hukum normatif, atau hukum yang sekarang dipahami di masyarakat, terhadap kesehatan jiwa dan isu-isu yang terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk mengalami gangguan kejiwaan; hal ini disebabkan oleh faktor sosial, ekonomi, dan fisik yang mempengaruhi lokasi masing-masing individu pada saat itu dan berdampak negatif terhadap keamanan nasional dalam kaitannya dengan masalah sosial, hukum, dan politik. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan bahwa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan masalah kesehatan jiwa, koordinasi dan sinergi harus ditingkatkan baik dari pihak keluarga, dan pemerintah daerah.
Sociological Analysis of Social Assistance Fund Allocation in the 2024 General Election: Democracy and Popular Sovereignty Mulyadi, Dedi; Amalia, Mia; Mulyana, Aji
Journal La Sociale Vol. 5 No. 5 (2024): Journal La Sociale
Publisher : Borong Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journal-la-sociale.v5i5.1260

Abstract

The Executive General Election and Legislative General Election in 2024 is a democratic process to elect the President and Vice President as the head of the executive and People's Representatives (DPR, DPD, Provincial DPRD, Regency and City) directly by citizens in Indonesia both domestically and abroad. In general, general elections are an important mechanism in a modern democratic system that allows people to participate in determining state leaders and policies. The policy of allocating Grants and Social Assistance funds during the 2024 Election, precisely at the campaign stage, can potentially be part of Money Politic/money politics. This scientific writing is carried out using a normative juridical system with the aim of this research to investigate and provide an in-depth understanding of the Sociological Background of the Allocation of Social Assistance Funds during the Presidential and Legial Elections, the Allocation Policy of Social Assistance Funds that have the potential for Political Corruption in the Presidential and Legislative Elections, and the social impact and political impact of the Allocation of Social Assistance Funds during the political campaign period of the Presidential and Legislative Elections. Where this scientific writing is expected to be an alternative thought on the various problems above, in the implementation of the next General Election and the allocation of proportional and non-excessive Grants and Social Assistance policies.
Peran Hakim Memperkokoh Integritas Peradilan sebagai Benteng Penegakan Hukum dan Keadaban Publik Baidi, Ribut; Mulyana, Aji
Jurnal Hukum Mimbar Justitia Vol 10, No 1 (2024): Published Juni 2024
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jhmj.v10i1.4171

Abstract

AbstrakPeran hakim dalam memperkokoh integritas peradilan sebagai benteng penegakan hukum dan keadaban publik di Indonesia. Sistem hukum Indonesia yang mengadopsi elemen dari sistem Eropa Kontinental dan Anglo-Saxon menuntut hakim untuk tidak hanya menegakkan hukum tertulis tetapi juga menyesuaikan dengan dinamika masyarakat dan rasa keadilan yang berkembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis studi kasus terhadap peran hakim dalam sistem peradilan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim memiliki tanggung jawab untuk menggali, mengikuti, dan memahami nilai-nilai hukum serta rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat. Melalui perannya, hakim dapat meningkatkan integritas pengadilan dan mendapatkan kepercayaan masyarakat. Namun, integritas peradilan seringkali terganggu oleh kasus-kasus korupsi, seperti yang diungkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Oleh karena itu, diperlukan upaya luar biasa untuk membersihkan praktik korupsi di sektor peradilan dan mengembalikan citra lembaga kehakiman. AbstractThe role of judges in strengthening judicial integrity as a bastion of law enforcement and public civility in Indonesia. The Indonesian legal system, which adopts elements from the Continental European and Anglo-Saxon systems, requires judges to not only enforce the written law but also adjust to the dynamics of society and the growing sense of justice. This research uses a qualitative approach with a case study analysis of the role of judges in the Indonesian judicial system. The results show that judges have the responsibility to explore, follow, and understand the legal values and sense of justice that live in society. Through their role, judges can improve the integrity of the court and gain public trust. However, judicial integrity is often compromised by corruption cases, as revealed by the Corruption Eradication Commission (KPK). Therefore, extraordinary efforts are needed to clean up corrupt practices in the judicial sector and restore the image of the judiciary.
Pengaruh Teknologi Terhadap Kesehatan Mental: Perspektif Hukum Affarel, Muhammad Wahyu; Mulyana, Aji; Amalia, Mia
Jurnal MHKI Vol 4 No 01 (2024): April
Publisher : Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53337/jhki.v4i1.106

Abstract

Teknologi yang berkembang dengan begitu pesat, tentunya tak luput dari dampak positif dan negatif yang ditimbulkan. Dampak dari teknologi sendiri mencakup pada berbagai bidang, termasuk pada kesehatan psikis individu, terutama di era serba digital saat ini. Penelitian ini memaparkan hasil analisis mengenai pengaruh perkembangan teknologi bagi kesehatan mental individu di era 4.0 Peneliti menggunakan metode studi literature menggunakan tahapan menentukan topic serta tujuan yang akan diteliti pada studi ini, mengumpulkan data sebanyak mungkin dari berbagai sumber seperti skripsi, jurnal ilmiah, buku, artikel juga sumber lainnya, menyeleksi dan mengklasifikasikan sumber data yang cukup relevan dengan topik yang telah ditentukan, menganalisis data yang sudah dikumpulkan dari berbagai sumber, serta menyusun laporan berdasarkan data yang telah diterima melalui tahapan sebelumnya. Ditemukan beberapa dampak yang terjadi pada individu berdasarkan jurnal yang di analisis. Dampak negatif yang ditemukan diantaranya: rasa takut ketinggalan, hyper-konektivitas dengan teman sebaya, perbandingan dengan teman sebaya, penurunan interaksi sosial tatap muka, gangguan dalam pengembangan keterampilan sosial, penurunan penghambatan terhadap perilaku anti-sosial. Sementara dampak negative yang ditimbulkan, diantaranya: keterlibatan aktif dengan teman sebaya, jaringan sosial yang lebih luas, tempat untuk mengungkapkan diri, rekan sebaya bisa berperan sebagai penjaga gerbang, access to mental health intervention programs (akses ke program intervensi kesehatan mental)
Co-Authors Abdullah Faqih, Muhammad Ade Mahmud Affarel, Muhammad Wahyu Agus Suheri Aini Rahma Ramadhani, Qurrota Ajeng Permana Ajeng Permana Aka Akbar, Rivaldi Alifah Nur Irfani Amelia, Husna AMINAH Andari Rizky Aria Putra Angga Adriana Imansyah Ani Triwati Anisa Amalia Azahra Anita Kamilah Anita Kamiliah Anzalna Rizki Aqbil Hasya Ardelia Lananda Asep Saepul Alam Asnawi Asnawi Aurelya Carmenita Azzahra Salsabila Ramadani Azzahra Salsabila Ramadani Baidi, Ribut Bonarsius Saragih Budi Heryanto Camiliya Fakhriyah Garnita Chatlina, Chiara Belva Chepi Ali Firman Z Cucu Solihah dadang hidayat Dadang Sumarna Dedi Mulyadi Dedi Mulyadi Desi Asri Maryani Dey Ravena Dey Ravena Dey Ravena Dey Ravena Dimas Anugrah Saputra Dimas Bayu Anggoro Dini Dewi Herniati Dwidja Priyatno Eka Santika Julianti Elis Homsini Maolida Elsa Adetia Emaliawati, Emaliawati Eman Sulaiman Endang Setyowati Fietri Setiawati Sulaeman Finsa Nurpandi Fuji Raihan Azhari Kusworo Girirangga Sulangkar Hakim, Aurel Hania Auliya, Alika Hasna Laksmi Utami Hendral Veno Hesti Dwi Astuti Hidayat, Cep Hilman Nur Iga Intani Descatherine Muslimah Iis Ristiani Ikbal Safari Ikhsan Kintara Jauhar Helmie Juhara, Nasisca Fitria Kaffah Almira Aulia Kartono Kartono Kayla Andini Putri Kayla Andini Putri Kayla Andini Putri kayla, Nadira Kirana Utami, Tanti Koerniatmanto Soetoprawiro Kuswandi Kuswandi Lira Sari Iskandar M. Mahdor Al Idrus M. Rendi Aridhayandi Makmur, Acumen Mala Nurseha Mia Amalia Moch Suryana Mugianing Putri Muhamad Akbar Fauzi Mutakin Muhamad Fahreza Ramdhi Muhamad Fahri Mawardi Muhamad Irpan Ipaldi Muhammad Abiansyah Damar Nagara Muhammad Bintang Muhammad Faisal Rasyid Nabila Rahma Alia Nadiyana, Delis Nia Kurniawati Novita MZ Nur Aulia, Widi Nur, Himan Nurmala Nurmala Nurmariam, Yuli Octaviani Suryanto, Salsa Padlilah Padlilah Permatasari, Ira Pramesti Agustiani, Arda Putri Triyana Putri, Ira Rahma Aliansya Ningrum Raisha Hanifah Azahra Ribut Baidi Ribut Baidi Rivki Andian Rizal, Desca Mochamad Rusman Rusman Salsa Octaviani Suryanto Salsabila Hadi Aulia Salsabila Hadi Salsabila Hadi Aulia Sandi, Chintia Saptaning Ruju Paminto Sekha Anggita Maulidina Siti Nazilah Siti Rahma R Suci Lestari Sukarna, Kadi Suprihantoro, Ikhwan Susilawati, Eli Tanti Utami Tarisah, Atasa Tarya Sonjaya Taufik, Muhamad Syamsul Terry Rangga Nugraha Tita Supartika Trini Handayani Triyana, Putri Usep Saepuloh Zen Vina Nurviyani Yolanda Agustina Yolanda Assyar Yudiansyah, Fakhrian Yuyun Yulianah Zuber Zuber