Claim Missing Document
Check
Articles

Proses Alih Teknologi E-Administrasi Pilkades Cianjur 2025-2026 Meningkatkan Profesionalisme dan Akuntabilitas Mulyadi, Dedi; Utami, Tanti Kirana; Kuswandi, Kuswandi; Nur, Hilman; Mulyana, Aji; Azahra, Anisa Amalia; Ramadani, Azzahra Salsabila; Aulia, Salsabila Hadi; Kusworo, Fuji Raihan Azhari; Kintara, Ikhsan
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/kdrkm.v5i1.9872

Abstract

Village Head Elections are a manifestation of village democracy in order to determine qualified village leadership. In Law Number 6 of 2014 concerning Villages, Article 31 Paragraphs (1) and (2) states that Village Head Elections are held simultaneously in all Regency / City areas. The rapid development of technology in the era of the industrial revolution 4.0 has affected many things, one of which is in the process of simultaneous village head elections, the government can utilize technology by creating an E-Administration system policy in the registration process. This E-Administration system aims to increase professionalism and accountability both to the community and stakeholders. The method of implementation in this research is through forum group discussions involving the research team, supporting team, surveyor team, and several stakeholders. The results of this study are that after several discussions between the research team, supporting team, surveyor team, and several stakeholders, all parties agreed and equalized perceptions regarding the technical implementation of the 2025-2026 simultaneous village head elections in Cianjur Regency.
Optimalisasi Kebijakan Pemerintah Daerah Mengenai Perlindungan Kesehatan Mental Masyarakat Nurmala, Nurmala; mulyana, Aji; Amalia, Mia
JATISWARA Vol. 39 No. 1 (2024): Jatiswara
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jtsw.v39i1.574

Abstract

Kesehatan jiwa adalah keadaan dimana seseorang terbebas dari segala penyakit jiwa dan optimal dalam hal kemampuannya untuk mengelola emosinya, baik emosional maupun intelektual. Jenis penelitian ini dikenal dengan penelitian yuridis empiris, atau yang dikenal dengan penelitian lapangan, yang bertujuan untuk menyelidiki isu-isu hukum yang timbul serta apa yang dibicarakan di masyarakat umum. Penelitian yuridis empiris dalam penelitian ini berfokus pada penerapan hukum normatif, atau hukum yang sekarang dipahami di masyarakat, terhadap kesehatan jiwa dan isu-isu yang terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk mengalami gangguan kejiwaan; hal ini disebabkan oleh faktor sosial, ekonomi, dan fisik yang mempengaruhi lokasi masing-masing individu pada saat itu dan berdampak negatif terhadap keamanan nasional dalam kaitannya dengan masalah sosial, hukum, dan politik. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan bahwa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan masalah kesehatan jiwa, koordinasi dan sinergi harus ditingkatkan baik dari pihak keluarga, dan pemerintah daerah.
Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Perceraian Orang Tua Lananda, Ardelia; Amalia, Mia; Mulyana, Aji
Hukum dan Masyarakat Madani Vol. 14 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/humani.v14i1.8542

Abstract

Perlindungan hukum tidak hanya ditujukan untuk anak yang orang tuanya utuh atau lengkap, tetapi anak yang orang tuanya telah berpisah atau tidak utuh pun tetap harus mendapatkan perlindungan hukum dari orang tuanya. Perlindungan hukum tersebut berupa tanggung jawab untuk menanggung dan memenuhi semua biaya hidup anaknya. Tidak hanya berupa materi, tetapi perhatian, kepedulian, serta dukungan emosional juga harus tetap diberikan kepada anak. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis lebih mendalam mengenai upaya perlindungan hukum terhadap anak korban perceraian orang tua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian hukum empiris. Metode penelitian hukum empiris ini dilakukan dengan cara survei atau berdasarkan pengalaman orang lain. Kegiatan survei tersebut dilakukan melalui pengisian kuesioner berupa sebuah lembaran kertas yang berisikan beberapa pernyataan, yang kemudian disebarluaskan kepada responden atau subjek penelitian secara langsung. Seorang anak yang orang tuanya masih utuh dan lengkap memiliki pondasi diri yang cukup kuat, bersikap tenang, serta dapat mengendalikan dirinya sendiri sehingga tidak mudah terpengaruh hal negatif dari orang lain. Sedangkan anak yang orang tuanya sudah berpisah (cerai hidup) atau tidak lengkap (cerai mati) memiliki sikap yang tidak tenang, cenderung emosional dan tidak dapat mengendalikan diri. Orang tua yang sudah berpisah atau bercerai harus tetap memberikan yang terbaik untuk anaknya. Hal tersebut dikarenakan yang dilakukan oleh orang tua merupakan usaha untuk memenuhi hak-hak yang harus didapatkan oleh anak pasca perceraian orang tua.
Sociological Analysis of Social Assistance Fund Allocation in the 2024 General Election: Democracy and Popular Sovereignty Mulyadi, Dedi; Amalia, Mia; Mulyana, Aji
Journal La Sociale Vol. 5 No. 5 (2024): Journal La Sociale
Publisher : Borong Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journal-la-sociale.v5i5.1260

Abstract

The Executive General Election and Legislative General Election in 2024 is a democratic process to elect the President and Vice President as the head of the executive and People's Representatives (DPR, DPD, Provincial DPRD, Regency and City) directly by citizens in Indonesia both domestically and abroad. In general, general elections are an important mechanism in a modern democratic system that allows people to participate in determining state leaders and policies. The policy of allocating Grants and Social Assistance funds during the 2024 Election, precisely at the campaign stage, can potentially be part of Money Politic/money politics. This scientific writing is carried out using a normative juridical system with the aim of this research to investigate and provide an in-depth understanding of the Sociological Background of the Allocation of Social Assistance Funds during the Presidential and Legial Elections, the Allocation Policy of Social Assistance Funds that have the potential for Political Corruption in the Presidential and Legislative Elections, and the social impact and political impact of the Allocation of Social Assistance Funds during the political campaign period of the Presidential and Legislative Elections. Where this scientific writing is expected to be an alternative thought on the various problems above, in the implementation of the next General Election and the allocation of proportional and non-excessive Grants and Social Assistance policies.
Peran Hakim Memperkokoh Integritas Peradilan sebagai Benteng Penegakan Hukum dan Keadaban Publik Baidi, Ribut; Mulyana, Aji
Jurnal Hukum Mimbar Justitia Vol 10, No 1 (2024): Published Juni 2024
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jhmj.v10i1.4171

Abstract

AbstrakPeran hakim dalam memperkokoh integritas peradilan sebagai benteng penegakan hukum dan keadaban publik di Indonesia. Sistem hukum Indonesia yang mengadopsi elemen dari sistem Eropa Kontinental dan Anglo-Saxon menuntut hakim untuk tidak hanya menegakkan hukum tertulis tetapi juga menyesuaikan dengan dinamika masyarakat dan rasa keadilan yang berkembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis studi kasus terhadap peran hakim dalam sistem peradilan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim memiliki tanggung jawab untuk menggali, mengikuti, dan memahami nilai-nilai hukum serta rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat. Melalui perannya, hakim dapat meningkatkan integritas pengadilan dan mendapatkan kepercayaan masyarakat. Namun, integritas peradilan seringkali terganggu oleh kasus-kasus korupsi, seperti yang diungkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Oleh karena itu, diperlukan upaya luar biasa untuk membersihkan praktik korupsi di sektor peradilan dan mengembalikan citra lembaga kehakiman. AbstractThe role of judges in strengthening judicial integrity as a bastion of law enforcement and public civility in Indonesia. The Indonesian legal system, which adopts elements from the Continental European and Anglo-Saxon systems, requires judges to not only enforce the written law but also adjust to the dynamics of society and the growing sense of justice. This research uses a qualitative approach with a case study analysis of the role of judges in the Indonesian judicial system. The results show that judges have the responsibility to explore, follow, and understand the legal values and sense of justice that live in society. Through their role, judges can improve the integrity of the court and gain public trust. However, judicial integrity is often compromised by corruption cases, as revealed by the Corruption Eradication Commission (KPK). Therefore, extraordinary efforts are needed to clean up corrupt practices in the judicial sector and restore the image of the judiciary.
Pengaruh Teknologi Terhadap Kesehatan Mental: Perspektif Hukum Affarel, Muhammad Wahyu; Mulyana, Aji; Amalia, Mia
Jurnal MHKI Vol 4 No 01 (2024): April
Publisher : Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53337/jhki.v4i1.106

Abstract

Teknologi yang berkembang dengan begitu pesat, tentunya tak luput dari dampak positif dan negatif yang ditimbulkan. Dampak dari teknologi sendiri mencakup pada berbagai bidang, termasuk pada kesehatan psikis individu, terutama di era serba digital saat ini. Penelitian ini memaparkan hasil analisis mengenai pengaruh perkembangan teknologi bagi kesehatan mental individu di era 4.0 Peneliti menggunakan metode studi literature menggunakan tahapan menentukan topic serta tujuan yang akan diteliti pada studi ini, mengumpulkan data sebanyak mungkin dari berbagai sumber seperti skripsi, jurnal ilmiah, buku, artikel juga sumber lainnya, menyeleksi dan mengklasifikasikan sumber data yang cukup relevan dengan topik yang telah ditentukan, menganalisis data yang sudah dikumpulkan dari berbagai sumber, serta menyusun laporan berdasarkan data yang telah diterima melalui tahapan sebelumnya. Ditemukan beberapa dampak yang terjadi pada individu berdasarkan jurnal yang di analisis. Dampak negatif yang ditemukan diantaranya: rasa takut ketinggalan, hyper-konektivitas dengan teman sebaya, perbandingan dengan teman sebaya, penurunan interaksi sosial tatap muka, gangguan dalam pengembangan keterampilan sosial, penurunan penghambatan terhadap perilaku anti-sosial. Sementara dampak negative yang ditimbulkan, diantaranya: keterlibatan aktif dengan teman sebaya, jaringan sosial yang lebih luas, tempat untuk mengungkapkan diri, rekan sebaya bisa berperan sebagai penjaga gerbang, access to mental health intervention programs (akses ke program intervensi kesehatan mental)
Peran Pemerintah Terhadap Kesehatan Mental Masyarakat Di Era Modern Hakim, Aurel; Mulyana, Aji; Amalia, Mia
Jurnal MHKI Vol 4 No 01 (2024): April
Publisher : Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53337/jhki.v4i1.108

Abstract

Kesehatan mental adalah suatu kondisi psikologis yang mempengaruhi produktivitas dan kesejahteraan seseorang. Hal ini berkaitan erat dengan kesejahteraan fisik, mental, spiritual, dan sosial sehingga mereka dapat beradaptasi dengan lingkungan dan hidup sehat. Kesehatan mental sangat penting bagi individu, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, deskriptif, dan berbasis internet. Hal ini bertujuan untuk memahami konsep kesehatan mental dan pentingnya bagi individu, keluarga, dan masyarakat. Kesehatan mental merupakan ketenangan dan ketentraman sehinggamemungkinkan dapat menjalankan kehidupan sehari-hari dengan baik dan bekerja secara lebih optimal. Individu dengan kesehatan mental dapat meningkatkan kualitas hidup mereka dengan mengurangi stres, meningkatkan kesehatan mental, dan berkontribusi pada komunitas.Di Indonesia, masyarakat semakin mengkhawatirkan dampak kesehatan mental terhadap masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kesehatan mental dan dampaknya terhadap individu, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan
Peran Hukum dalam Melindungi Korban Penipuan Media Sosial Perspektif Sosiologi Ruju Paminto, Saptaning; Amalia, Mia; Mulyana, Aji; Hania Auliya, Alika
Journal Customary Law Vol. 2 No. 1 (2024): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jcl.v2i1.3335

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat sehari-hari, segala sesuatu saat ini dapat ditemukan dengan mudah di internet atau media sosial. Tentu kemajuan teknologi ini mempermudah masyarakat dalam mencari tahu tentang informasi yang ada dalam negeri maupun luar negeri. Namun, dibalik kemudahan teknologi yang ada saat ini, kejahatan cyber menjadi ancaman serius karena dapat menyebabkan berbagai kerugian. Oleh karena itu peran hukum dalam melindungi korban penipuan di media sosial ini sangat penting adanya. Tujuan adanya artikel ini, untuk menambah informasi bahwasanya penegakan hukum dan perlindungan hukum bagi korban penipuan di media sosial itu sangat penting dan untuk menambah wawasan masyarakat terkait pentingnya serta berbahayanya perkembangan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan yang digunakan dalam penulisan artikel ini, dengan tujuan untuk memperoleh penjelasan berdasarkan variabel-variabel yang diteliti nantinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat saat ini masih awam terhadap kasus cybercrime yang marak terjadi di media sosial serta terdapat berbagai kendala dalam penanganannya seperti kurangnya penegak hukum, minimnya bukti dan fasilitas untuk penyelidikannya. Pencegahan kejahatan cyber melalui media sosial memerlukan upaya kerja sama yang kuat antar masyarakat dan pemerintah agar dapat menekan jumlah kasus kejahatannya Kejahatan cyber menjadi ancaman serius karena dapat menyebabkan berbagai kerugian.
Dampak Globalisasi Terhadap Sistem Pendidikan Menurut Perspektif Hukum dan Sosiologi Amalia, Mia; Lestari, Suci; Mulyana, Aji
Indonesian Journal of Law and Justice Vol. 2 No. 2 (2024): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijlj.v2i2.3331

Abstract

Globalisasi memiliki dampak yang besar terhadap sistem pendidikan di seluruh dunia, membawa perubahan baik dalam aspek positif maupun tantangan. Di satu sisi, globalisasi memperluas akses informasi dan pengetahuan melalui teknologi digital, sehingga sistem pendidikan dapat mengikuti standar internasional. Penggunaan teknologi internet memungkinkan akses terhadap sumber daya pendidikan global, mendukung fleksibilitas pembelajaran, serta meningkatkan kesempatan kolaborasi global bagi siswa dan guru. Adaptasi kurikulum pun terjadi untuk memenuhi kebutuhan global, meliputi keterampilan teknologi, bahasa asing, dan kompetensi berpikir kritis, yang mempersiapkan siswa bersaing di pasar kerja global. Namun, globalisasi juga memunculkan tantangan dalam pendidikan, termasuk ketimpangan akses teknologi antara negara maju dan berkembang, serta antara wilayah urban dan rural. Selain itu, pengaruh budaya global berpotensi menggeser nilai-nilai lokal, menciptakan dilema antara mempertahankan identitas budaya dan mengikuti tren global. Oleh karena itu, kebijakan pendidikan yang adaptif, inklusif, dan sensitif terhadap keragaman budaya sangat dibutuhkan untuk memastikan bahwa dampak positif globalisasi dapat dioptimalkan tanpa mengesampingkan keunikan lokal. Globalisasi menuntut adanya sistem pendidikan yang dinamis, berbasis teknologi, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia berkualitas, namun tetap berakar pada nilai-nilai lokal
Legalization of Marijuana in the Medical Sector: A Criminal Law Perspective Amalia, Mia; Sandi, Chintia; Mulyana, Aji
Indonesian Journal of Law and Justice Vol. 2 No. 2 (2024): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijlj.v2i2.3352

Abstract

Marijuana is a plant that is illegal in Indonesia today. This is regulated in law 35 of 2009 concerning narcotics.2009 on narcotics. Although the use of marijuana is still reaping the pros and cons, one of the followingorganization LGN (lingkat ganja nusantara) is fighting for legalization and expanding to educate the public.educate the public. Marijuana, which is viewed negatively by society, in fact provides many benefits for the medical sector where it is used as a drug.benefits for the medical sector where it is used as an alternative treatment with the doctor's compliance. The conclusion of this study is that the government continues to prohibit the legalization and use of marijuana for medical purposes with the aim of protecting all Indonesian people from new problems that are at risk of arising and to strengthen the government's narrative about marijuana policy for medical purposes requires empirical testing by involving academics to strengthen government policy arguments and clinical trials.
Co-Authors Abdullah Faqih, Muhammad Ade Mahmud Affarel, Muhammad Wahyu Agus Suheri Aini Rahma Ramadhani, Qurrota Ajeng Permana Aka Akbar, Rivaldi Alifah Nur Irfani Amelia, Husna AMINAH Andari Rizky Aria Putra Andian, Rivki Angga Adriana Imansyah Anita Kamiliah Anzalna Rizki Asep Saepul Alam Asnawi Asnawi Aulia, Salsabila Hadi Azahra, Anisa Amalia Baidi, Ribut Bintang, Muhammad Bonarsius Saragih Budi Heryanto Camiliya Fakhriyah Garnita Chatlina, Chiara Belva Chepi Ali Firman Z Chepi Ali Firman Zakaria Cucu Solihah dadang hidayat Dadang Sumarna Dedi Mulyadi Dedi Mulyadi Dey Ravena Dey Ravena Dey Ravena Dey Ravena Dimas Anugrah Saputra Dimas Bayu Anggoro Dini Dewi Herniati Dwidja Priyatno Eka Santika Julianti Elis Homsini Maolida Elsa Adetia Emaliawati Emaliawati Eman Sulaiman Endang Setyowati Fietri Setiawati Sulaeman Finsa Nurpandi Girirangga Sulangkar Hakim, Aurel Hania Auliya, Alika Hendral Veno Hesti Dwi Astuti Hidayat, Cep Hilman Nur Iga Intani Descatherine Muslimah Iis Ristiani Ipaldi, Muhamad Irpan Jauhar Helmie Juhara, Nasisca Fitria Kamilah, Anita Kartono Kartono Kayla Andini Putri kayla, Nadira Kintara, Ikhsan Kirana Utami, Tanti Koerniatmanto Soetoprawiro Kuswandi Kuswandi Kuswandi Kuswandi Kuswandi Kusworo, Fuji Raihan Azhari Lananda, Ardelia Lira Sari Iskandar M. Mahdor Al Idrus M. Rendi Aridhayandi Makmur, Acumen Mala Nurseha Mia Amalia Muhamad Akbar Fauzi Mutakin Muhamad Fahreza Ramdhi Nadiyana, Delis Nazilah, Siti Nia Kurniawati Novita MZ Nur Aulia, Widi Nur, Himan Nurmala Nurmala Nurmariam, Yuli Octaviani Suryanto, Salsa Padlilah Padlilah Permatasari, Ira Pramesti Agustiani, Arda Putri Triyana Putri, Ira Putri, Kayla Andini Raisha Hanifah Azahra Ramadani, Azzahra Salsabila Ribut Baidi Rizal, Desca Mochamad Rusman Sandi, Chintia Saptaning Ruju Paminto Sekha Anggita Maulidina Siti Rahma R Suci Lestari Suprihantoro, Ikhwan Susilawati, Eli Tarisah, Atasa Tarya Sonjaya Taufik, Muhamad Syamsul Tita Supartika Trini Handayani Triyana, Putri Usep Saepuloh Zen Vina Nurviyani Yolanda Assyar Yudiansyah, Fakhrian Yuyun Yulianah Zuber Zuber