Articles
TINDAK TUTUR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR
Nabila Aulia;
Dita Zahrotul Nadhifah;
Dede Indra Setiabudi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 1 No. 2 (2021): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jurdikbud.v1i2.297
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur yang yang di gunakan oleh siswa dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan ialah Studi Kepustakaan (Library Research). merupakan suatu studi yang digunakan dalam mengeumpulkan informasi dan data dengan bantuan berbagai macam material yang ada di perpustakaan seperti dokumen, buku, majalah, jurnal dan sebagainya. Adapun langkah-langkah dalam penelitian kepustakaan adalah pemilihan topik, eksplorasi informasi, menentukan fokus penelitian, pengumpulan sumber data, persiapan penyajian data dan penyusunan laporan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat secara teoritis dan praktis. Manfaat secara teoritis, dapat memberikan sumbangan pragmatik mengenai jenis-jenis tindak tutur yang digunakan oleh siswa dalam kegiatan belajar berdasarkan maksud penuturnya. Manfaat secara praktis, dapat dimanfaatkan dan memberikan sumbangan bagi siswa agar dapat menguasai tindak tutur yang baik agar dapat mengekspresikan kemampuan berbahasanya dengan tepat dan sesuai situasi maupun kondisi.
ANALISIS KELAYAKAN BUKU AJAR TARTIL KARYA CHUDORI AHMAD BERDASARKAN KURIKULUM 2013
Anisa Nur Rahma;
Nurajizah;
Dede Indra Setiabudi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 1 No. 2 (2021): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jurdikbud.v1i2.298
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan buku ajar tartil yang ditulis oleh Chudori Ahmad menyesuaikan dengan kurikulum 2013. Saya menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, karena metode yang dipilih ini berhubungan dengan tujuan penelitian sekaligus untuk menjabarkan perumusan masalah yang diteliti. Kemudian, teknik pengumpulan data menggunakan observasi dengan cara menganalisis langsung terhadap buku ajar tartil yang ditulis oleh Chudori Ahmad. Aspek kelayakan yang diamati yakni kelayakan isi, bahasa, penyajian, dan kegrafikan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar tartil yang ditulis oleh Chudori Ahmad layak dipakai oleh peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran serta tampilan keseluruhan skor dari masing-masing aspek ialah 40 dari skor maksimalnya 40, juga untuk rata-rata kategori pun termasuk kriteria yang sangat baik. Jadi, buku ajar tartil tingkat Sekolah Dasar oleh Chudori Ahmad sudah memenuhi standar aspek kelayakan yang sesuai dengan Kurikulum 2013. Demikian ketentuan keberhasilan dalam penelitian ini bisa dilihat rinciannya pada tiap-tiap bab yang telah diuraikan peneliti.
ANALISIS KETERAMPILAN BERBAHASA DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER
Fety Fatiah Rahmah;
Anisa Mawadah;
Dede Indra Setiabudi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 2 (2022): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i2.320
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berbahasa dan kemampuan komunikasi matematis siswa yang di tinjau berdasarkan gender. kemampuan komunikasi matematis yang akan diteliti adalah kemampuan komunikasi dalam bentuk kemampuan menggambar (drawing), Ekspresi matematika (mathematical expression), dan menulis (written texts). Dan keterampilan berbahasa yang akan diteliti adalah keterampilan menulis dan berbicara. Subjek dalam penelitian ini sebanyak satu siswa laki-laki (LL) dan satu siswa perempuan (PP) Yayasan Gemah Ripah Kuningan Kelas III. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan Analisis data untuk mendeskripsikan hasil penyelesaian soal tertulis mengenai keterampilan berbahasa dan komunikasi matematis. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan Teknik tes, wawancara, observasi dan pengkajian dokumen. Hasil penelitian adalah: dalam komunikasi matematis, siswa laki-laki lebih baik dalam kemampuan visualisasi serta pengorganisasian informasi dan perempuan lebih teliti dalam merepresentasikan ide matematis. Lalu dalam keterampilan berbahasa, siswa perempuan lebih verbal ketimbang siswa laki-laki. Namun siswa laki-laki lebih baik dalam menjaga kontak mata dengan lawan bicara ketimbang siswa perempuan.
UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT GANTAR MELALUI KEGIATAN SENAM PAGI DI PUSKESMAS GANTAR
Fara Dhiyah Hasni;
Aidi Agung Sani;
Moch. Irfan Malindo;
Irvan Iswandi;
Dede Indra Setiabudi
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 3 (2022): September : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/khatulistiwa.v2i3.467
Gymnastics is a body exercise that is chosen and created deliberately and planned, systematically arranged with the aim of forming and developing a harmonious whole. Gymnastics is one of the most popular sports in society. The results of the morning gymnastics activities in the public health field carried out by KKN Kelompok Garuda students which were carried out on Friday, August 05, 2022 in Gantar Village, Gantar District, Indramayu Regency. Maintaining physical health is very important for humans, especially during this COVID-19 pandemic. By doing morning exercise activities, it can provide good benefits for the human body and is one way for us to keep our immune system strong and avoid various viruses including the covid- 19 virus. As has been done by the people in Gantar Village who take part in morning exercises and feel better after doing morning exercises.
REFLEKSI GURU DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERDASARKAN HASIL PISA (PROGRAMME FOR INTERATIONAL STUDENT ASSESSMENT)
Arsy Mutiara Rihada;
Ratih Soko Aji Jagat;
Dede Indra Setiabudi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 1 No. 2 (2021): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jurdikbud.v1i2.293
Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan pentingnya upaya-upaya pengembangan kualitas pembelajaran seorang guru di dalam kelas. Metode yang digunakan yaitu studi kepustakaan dengan mengumpulkan serta menelaah beberapa jurnal, buku, dan dokumen-dokumen serta sumber-sumber data atau informasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan tahun 2000 sampai dengan tahun 2018, Indonesia pada bidang matematika, membaca dan sains tidak mengalami kenaikan skor rata-rata yang bermakna serta dalam pemerolehan peringkat Indonesia selalu menduduki 10 negara terbawah. Pada bidang membaca, 6% siswa PISA Indonesia memiliki kemampuan membaca pada level 1c, bidang sains 35% siswa masih berada di kelompok keterampilan 1a dan 17% di tingkat bawah serta bidang matematika 43% siswa berada di tingkat 1a; 37% dalam 1b; 16% dalam 1c; dan 4% siswa tidak mencapai level 1c. Pun berdasarkan survei PISA ditemukan beberapa 3 permasalahan utama pendidikan di Indonesia tingginya yaitu persentase siswa yang berprestasi rendah, tingginya tingkat siswa mengulang kelas, dan besarnya angka ketidakhadiran siswa di dalam kelas. Merujuk pada 3 permasalahan tersebut, maka refleksi sangat diharapkan muncul dari kalangan akademisi seperti guru serta pemerintah dalam menerapkan kebijakan-kebijakannya.
STRATEGI BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF SEBAGAI PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA
Luqman Hakim;
Sarah Aini Amara Luthfiyah;
Dede Indra Setiabudi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 1 No. 2 (2021): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jurdikbud.v1i2.294
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak serta pengaruh model pembelajaran kooperatif terhadap pembentukan karakter siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualiatif dengan menggunakan pendekatan berbasis kepustakaan yakni mencari referensi melalui artikel dan sumber lainnya yang dipandang relevan dan representatif. Hasil dan pembahasan menunjukkan strategi belajar merupakan rencana dalam melakukan kegiatan pembelajaran yang dapat dilakukan guru dan peserta didik agar tujuan pembelajaran tercapai secara efektif dan efisien. Strategi pembelajaran harus dipahami dan dikuasai oleh guru guna tercapainya tujuan pendidikan karakter yang diinginkan. Guru diharapkan sudah mempersiapkan perangkat pembelajaran seperti RPP, strategi, pendekatan, model, metode serta media pembelajaran sebagai bekal dalam pembentukan karakter siswa khususnya pada jenjang sekolah dasar. Model kooperatif yang kami gunakan pada penelitian ini diharapkan dapat berpengaruh baik dalam membentuk karakter siswa yang sesuai pada tujuan pendidikan.
PERAN PSIKOLOGI PENDIDIK DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SEKOLAH
Syakillah Fi Ismi;
Zulfa Nazifah Ramadhanti;
Dede Indra Setiabudi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 1 No. 2 (2021): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jurdikbud.v1i2.295
Pencapaian efektivitas proses pendidikan yang dilakukan melalui pengamatan perilaku individu tertentu yang bertujuan untuk menemukan berbagai fakta pendidikan, generalisasi dan teori yang diperoleh melalui metode ilmiah tertentu merupakan definisi dari psikologi pendidikan yang dikemukakan oleh Pupu Saeful Rahmat, (Rahmat, 2018). Berdasarkan hal tersebut pentingnya seorang pendidik memahami psikologi pendidikan dalam proses pembelajarannya. Bedasarkan uraian di atas penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran psikologi pendidik dalam proses pembelajaran, meliputi psikologi pendidik, ruang lingkup psikologi pendidikan dan pentingnya guru memahami psikologi pendidikan.Penulisan ini menggunakan metode studi literatur (library research) melalui data sekunder. Pendidik diharapkan lebih memahami psikologi pendidikan agar membentuk karakter psikologi pendidik yang baik dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini seutuhnya berdasarkan dari hasil analisis, data-data sekunder yang dapat dipercaya dan dijadikan sumber pemikiran, analisis dari berbagai studi literatur terkemuka, media cetak maupun online yang pada akhirnya muncul sebuah gagasan pendidik merupakan agen peradaban yang mampu membnetuk dan menciptakan budaya masyarakat ke arah yang lebih positif.
TINDAK TUTUR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR
Nabila Aulia;
Dita Zahrotul Nadhifah;
Dede Indra Setiabudi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 1 No. 2 (2021): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jurdikbud.v1i2.297
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur yang yang di gunakan oleh siswa dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan ialah Studi Kepustakaan (Library Research). merupakan suatu studi yang digunakan dalam mengeumpulkan informasi dan data dengan bantuan berbagai macam material yang ada di perpustakaan seperti dokumen, buku, majalah, jurnal dan sebagainya. Adapun langkah-langkah dalam penelitian kepustakaan adalah pemilihan topik, eksplorasi informasi, menentukan fokus penelitian, pengumpulan sumber data, persiapan penyajian data dan penyusunan laporan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat secara teoritis dan praktis. Manfaat secara teoritis, dapat memberikan sumbangan pragmatik mengenai jenis-jenis tindak tutur yang digunakan oleh siswa dalam kegiatan belajar berdasarkan maksud penuturnya. Manfaat secara praktis, dapat dimanfaatkan dan memberikan sumbangan bagi siswa agar dapat menguasai tindak tutur yang baik agar dapat mengekspresikan kemampuan berbahasanya dengan tepat dan sesuai situasi maupun kondisi.
ANALISIS KELAYAKAN BUKU AJAR TARTIL KARYA CHUDORI AHMAD BERDASARKAN KURIKULUM 2013
Anisa Nur Rahma;
Nurajizah;
Dede Indra Setiabudi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 1 No. 2 (2021): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jurdikbud.v1i2.298
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan buku ajar tartil yang ditulis oleh Chudori Ahmad menyesuaikan dengan kurikulum 2013. Saya menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, karena metode yang dipilih ini berhubungan dengan tujuan penelitian sekaligus untuk menjabarkan perumusan masalah yang diteliti. Kemudian, teknik pengumpulan data menggunakan observasi dengan cara menganalisis langsung terhadap buku ajar tartil yang ditulis oleh Chudori Ahmad. Aspek kelayakan yang diamati yakni kelayakan isi, bahasa, penyajian, dan kegrafikan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar tartil yang ditulis oleh Chudori Ahmad layak dipakai oleh peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran serta tampilan keseluruhan skor dari masing-masing aspek ialah 40 dari skor maksimalnya 40, juga untuk rata-rata kategori pun termasuk kriteria yang sangat baik. Jadi, buku ajar tartil tingkat Sekolah Dasar oleh Chudori Ahmad sudah memenuhi standar aspek kelayakan yang sesuai dengan Kurikulum 2013. Demikian ketentuan keberhasilan dalam penelitian ini bisa dilihat rinciannya pada tiap-tiap bab yang telah diuraikan peneliti.
ANALISIS KETERAMPILAN BERBAHASA DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER
Fety Fatiah Rahmah;
Anisa Mawadah;
Dede Indra Setiabudi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 2 (2022): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i2.320
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berbahasa dan kemampuan komunikasi matematis siswa yang di tinjau berdasarkan gender. kemampuan komunikasi matematis yang akan diteliti adalah kemampuan komunikasi dalam bentuk kemampuan menggambar (drawing), Ekspresi matematika (mathematical expression), dan menulis (written texts). Dan keterampilan berbahasa yang akan diteliti adalah keterampilan menulis dan berbicara. Subjek dalam penelitian ini sebanyak satu siswa laki-laki (LL) dan satu siswa perempuan (PP) Yayasan Gemah Ripah Kuningan Kelas III. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan Analisis data untuk mendeskripsikan hasil penyelesaian soal tertulis mengenai keterampilan berbahasa dan komunikasi matematis. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan Teknik tes, wawancara, observasi dan pengkajian dokumen. Hasil penelitian adalah: dalam komunikasi matematis, siswa laki-laki lebih baik dalam kemampuan visualisasi serta pengorganisasian informasi dan perempuan lebih teliti dalam merepresentasikan ide matematis. Lalu dalam keterampilan berbahasa, siswa perempuan lebih verbal ketimbang siswa laki-laki. Namun siswa laki-laki lebih baik dalam menjaga kontak mata dengan lawan bicara ketimbang siswa perempuan.