Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Midwifery Journal

PEMBERIAN KOMPRES DAUN KUBIS DINGIN MENGURANGI PEMBENGKAKAN PAYUDARA IBU POST PARTUM Andari, Yuli; Sari, Dewi Yulia; Astriana, Astriana; Iqmy, Ledy Octaviani
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 4 (2021): Volume 1 Nomor 4, Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i4.5172

Abstract

Background The highest percentage of exclusive breastfeeding coverage is in West Nusa Tenggara (87.35%), while the lowest percentage is in Papua (15.32%), while Lampung Province is in eleventh place with a percentage achievement of 64.98%. One of the things that can cause obstacles in exclusive breastfeeding is the presence of problems in the breast. One of the most common breast problems is breast milk dam or breast engorgement. Interventions to relieve the symptoms of breast engorgement are urgently needed. Strategies to reduce breast swelling non-pharmacologically can be done with acupuncture, traditional breast care (hot compresses combined with massage), cabbage leaves.The purpose of this study is to know the effect of giving cold cabbage leaf compresses to breast swelling of postpartum mothers in the Long Bandar Lampung Health Center Work Area in 2021.Methods This type of research is quantitative, the research design is pre-experimental method with a One group pretest – posttest design approach, the object of research is the effect of giving cold cabbage leaf compresses to breast swelling in postpartum mothers. Data analysis used univariate, bivariate t-test dependent.Result The average breast swelling of post partum mothers before being given cold cabbage compresses with a mean of 4.00 after being given cold cabbage compresses with a mean of 0.77.Conclusion it can be interpreted that there is an effect of giving cold cabbage leaf compresses to breast swelling of postpartum mothers in the work area of the Panjang Bandar Lampung Public Health Center in 2021.Suugestion It is expected that health workers in order to provide good counseling and information about the benefits of non-pharmacological treatment in dealing with the problem of breast engorgement in post partum mothers, especially for mothers with primiparas where these mothers do not understand correctly about how to breastfeed both for primiparous mothers to avoid the occurrence of breast milk dams.Keywords : Cold Cabbage Leaf Compress, Breast Swelling, Post Partum Mother  ABSTRAKLatar Belakang Persentase tertinggi cakupan pemberian ASI eksklusif terdapat pada Nusa Tenggara Barat (87,35%), sedangkan persentase terendah terdapat pada Papua (15,32%), sedangkan Provinsi Lampung berada pada urutan ke sebelas dengan pencapaian persentase 64.98%. Salah satu hal yang dapat menyebabkan hambatan dalam pemberian ASI eksklusif adalah adanya permasalahan pada payudara. Salah satu permasalahan pada payudara yang sering terjadi adalah bendungan ASI atau pembengkakan payudara. Intervensi untuk meringankan gejala pembengkakan payudara sangat dibutuhkan. Strategi untuk mengurangi pembengkakan payudara secara non farmakologis dapat dilakukan dengan akupuntur, perawatan payudara tradisional (kompres panas dikombinasikan dengan pijatan), daun kubis. Tujuan penlitian ini diketahui pengaruh pemberian kompres daun kubis dingin terhadap pembengkakan payudara ibu post partum di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang Bandar Lampung Tahun 2021.Metode jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian metode pra Eksperimental dengan pendekatan One group pretest – posttest design, objek penelitian adalah pengaruh pemberian kompres daun kubis dingin terhadap pembengkakan payudara pada ibu post partum. Analisa data menggunakan univariat, bivariat uji t-tes dependen. \Hasil Rata-rata pembengkakan payudara ibu post partum sebelum diberi kompres kubis dingin dengan mean4,00 sesudah diberi kompres kubis dingin dengan mean 0,77.Kesimpulan  ada pengaruh pemberian kompres daun kubis dingin terhadap pembengkakan payudara ibu post partum di wilayah kerja puskesmas panjang bandar lampung tahun 2021.Saran petugas kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan dan informasi yang baik tentang manfaat pengobatan non farmakologi dalam menangani masalah pembengkakan payudara pada ibu post partum, terutama bagi ibu dengan primipara dimana ibu tersebut belum memahami secara benar tentang cara pemberian ASI baik bagi ibu primipara untuk menghindari terjadinya bendungan ASI.Kata Kunci     : Kompres Daun Kubis Dingin, Pembengkakan Payudara, Ibu Post Partum 
PEMBERIAN JUS SEMANGKA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA WANITA USIA SUBUR Evizar, Evizar; Astriana, Astriana; Yuviska, Ike Ate; Sunarsih, Sunarsih
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 3 (2021): Vol 1.No.3 September 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i3.5197

Abstract

Background High blood pressure is an increase in blood pressure in the arteries. In general, hypertension is an asymptomatic condition, in which abnormally high pressure in the arteries causes an increased risk of stroke, aneurysm, heart failure, heart attack, and heart damage. In 2018 women of childbearing age (WUS) at the Rajabasa Inpatient Health Center there were 148 people of which 46 (31.08%) had hypertension.The purpose is to know that there is an effect of giving watermelon juice on reducing blood pressure in women of childbearing age in Rajabasa Inpatient, South Lampung Regency in 2019.This type of research is quantitative, the research design is pre-experimental method with one group pretest posttest approach. The sample is 30 people, with purposive sampling technique. Data analysis with dependent T-test test.The results showed that the average blood pressure before the intervention was 150.97 mmHg/93.23 mmHg and the average blood pressure after the intervention was 132.90 mmHg/86.33 mmHg.The conclusion is that there is an effect of giving watermelon juice on reducing blood pressure in women of childbearing age in Rajabasa Inpatient, South Lampung Regency in 2019. The results of the t-test obtained p value 0.000 < (0.05).It is recommended for health workers, especially midwives, to give watermelon juice as an alternative to lower blood pressure.Keywords: Blood pressure, watermelon juice.  ABSTRAK Latar Belakang Tekanan darah tinggi merupakan suatu peningkatan tekanan darah di dalam arteri. Secara umum, hipertensi merupakan suatu keadaan tanpa gejala, di mana tekanan yang abnormal tinggi di dalam arteri menyebabkan meningkatnya risiko terhadap stroke, aneurisma, gagal jantung serangan jantung, dan kerusakan jantung. Pada tahun 2018 wanita usia subur (WUS) di Puskesmas Rawat Inap Rajabasa terdapat 148 orang dimana 46 (31,08%) mengalami hipertensi.Tujuan diketahui ada Pengaruh Pemberian Jus Semangka Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Wanita Usia Subur di Rawat Inap Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019.Jenis Penelitian Kuantitatif, rancangan penelitian metode pra eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest. Sampel sebanyak 30 orang, Dengan teknik sampling purposive sampling. Analisa data dengan uji T-test dependent.Hasil penelitian menunjukan rata-rata tekanan darah sebelum intervensi 150,97 mmHg/93,23 mmHg dan rata-rata tekanan darah setelah intervensi sebesar 132,90 mmHg/86,33 mmHg.Kesimpulan diketahui Ada Pengaruh Pemberian Jus Semangka Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Wanita Usia Subur di Rawat Inap Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019. Hasil uji t didapat p value 0,000 < α (0,05).Disarankan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan agar memberikan jus semangka sebagai salah satu alternatif menurunkan tekanan darah.Kata Kunci      : Tekanan darah, jus semangka. 
Pemberian Sari Daun Pepaya Berpengaruh Terhadap Penurunan Nyeri Haid Pada Remaja Sari, Rani Nadila; astriana, astriana; Anggraini, Anggraini
MIDWIFERY JOURNAL Vol 2, No 3 (2022): Volume 2 Nomor 3,September 2022
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v2i3.5170

Abstract

Background In Indonesia, desminorrhea is also a complaint that is often found in young women. According to Ernawati et al (2010) in a study of 50 students in Semarang, it was found that the incidence of mild desminorrhea was 18%, moderate desminorrhea was 62% and severe desminorrhea was 20%. Based on the results of the study, the incidence of dysmenorrhea in Lampung Province was quite high, the results showed that 54.9% of women experienced dysmenorrhea. The discomfort from dysmenorrhea will affect the individual emotionally and physically so that action or treatment is needed to overcome pain during menstruation. this. The part of papaya that provides the most benefits is that papaya leaves can reduce the pain of dysmenorrhea or menstrual pain reliever which functions as an analgesic. The purpose of this research is to know the intensity of giving papaya leaves to reduce menstrual pain in adolescent girls in Purwoadi Village, Central Lampung in 2021. MethodsThis type of quantitative research with the research design of Pre Experimental Design method with the design of One Group Pretest Posttest on the effect of giving papaya leaves to adolescent girls with research subjects are teenage girls who are menstruating and the object of this research is menstrual pain. The research location was carried out in Purwoadi Village, Central Lampung in 2021. Result The average intensity of menstrual pain before being given papaya leaves to adolescent girls was 7.47, which means that some of the girls experienced severe dysmenorrhea pain. The average intensity of menstrual pain in the second measurement after being given papaya leaves to adolescent girls with a mean of 6.17, which means that some of the girls experienced moderate dysmenorrhea pain. The average intensity of menstrual pain on the 3rd measurement after being given papaya leaves to adolescent girls with a mean of 1.137, which means that some young girls experience mild dysmenorrhea pain. The results of the Wilcoxon statistical test obtained a p-value of 0.000 (<0.05) Conclusion which means that there is an effect of giving papaya leaves on reducing menstrual pain in adolescent girls in Purwoadi Village, Central Lampung in 2021. The results of this study can be used as new insights about the benefits of papaya leaf decoction. in the field of health in reducing menstrual pain. Suggestions to reduce dysmenorrhea pain during menstruation by using herbal drinks such as papaya leaf decoction Keywords: Papaya Leaves Against Menstrual Pain Reduction in Teenage Girls ABSTRAK Latar Belakang Di Indonesia desminore juga merupakan keluhan yang sering ditemukan pada wanita usia muda. Menurut ernawati dkk (2010) dalam penelitian pada 50 orang mahasiswa disemarang ditemukan kejadian desminore ringan sebanyak 18% desminore sedang 62% dan desminore berat 20%. Berdasarkan hasil penelitian, angka kejadian dismenore di Provinsi Lampung cukup tinggi, hasil penelitian didapatkan kejadian sebanyak 54,9% wanita mengalami dismenorea, Rasa ketidak nyaman dari dismenore akan mempengaruhi secara emosional dan fisik secara individu sehingga diperlukannya tindakan ataupun pengobatan untuk mengatasi rasa sakit saat menstruasi ini. Bagian dari pepaya yang paling banyak memberi manfaat adalah daun papaya dapat mengurangi nyeri dismenore atau pereda nyeri haid yang berfungsi sebagai analgesik. Tujuan penlitian ini diketahui intensitas pemberian daun pepaya terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri di di Desa Purwoadi, Lampung Tengah tahun 2021. Metode Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian metode Pre Experimental Design dengan rancangan One Group Pretest Posstest mengenai pengaruh pemberian daun papaya pada remaja putri dengan Rani Nadila Sari, Astriana,Anggraini, Ike Ate Yuviska 122 subjek penelitian adalah remaja putri yang mengalami menstruasi dan objek penelitian ini adalah nyeri haid . lokasi penelitian dilakukan Di Desa Purwoadi, Lampung Tengah tahun 2021. Hasil Rata-rata intensitas nyeri haid sebelum diberikan daun pepaya pada remaja putri dengan maean 7,47 yang artinya sebagian remaja putri mengalami nyeri disminore berat. Rata-rata intensitas nyeri haid pada pengukuran ke 2 setelah diberikan daun pepaya pada remaja putri dengan maean 6,17 yang artinya sebagian remaja putri mengalami nyeri disminore sedang. Rata-rata intensitas nyeri haid pada pengukuran ke 3 setelah diberikan daun pepaya pada remaja putri dengan maean 1,137 yang artinya sebagian remaja putri mengalami nyeri disminore ringan. Hasil uji statistik wilcoxon didapat nilai p-value 0,000 (<0.05) Kesimpulan terdapat pengaruh pemberian daun papaya terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri di Desa Purwoadi, Lampung Tengah Tahun 2021. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai wawasan baru tentang manfaat rebusan daun pepaya dibidang kesehatan dalam mengurangi nyeri haid. Saran mengurangi nyeri disminore saat menstruasi dengan menggunakan minuman herbal seperti minuman rebusan daun pepaya Kata Kunci : Daun Pepaya Terhadap Penurunan Nyeri Haid Pada Remaja Putri
Pengaruh Rangsangan Puting Susu Terhadap Lamanya Persalinan Kala I Fase Aktif Pada Multigravida R, Leni Novaria; Kurniasari, Devi; Astriana, Astriana; Putri, Ratna Dewi
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i1.5020

Abstract

Background : Prolonged labor is labor that lasts more than 24 hours in primigravidas, and more than 18 hours in multigrades, which is one of the leading causes of maternal and newborn mortality. Interventions that can be done to increase uterine contractility include acupressure, artificial membrane rupture and nipple stimulation. Nipple stimulation is a technique that can encourage an initial contraction by doing a circular motion, rubbing or gently massaging the area around the nipple. Purpose : The purpose of the study was to determine the effect of nipple stimulation on the duration of active phase I labor in multigravida in the Work Area of the Rawapitu Tulang Bawang Health Center in 2021.Methods : This type of quantitative research with a true experimental approach. The population of this study was 95 multigravida mothers with a sample of 30 people, of which 15 people will be experimented with and 15 people will be the kontrol  group. The object of this research is nipple stimulation and duration of active phase I labor in multigravida. The research was carried out in the Rawapitu Tulang Bawang Health Center in June - July 2021. The data was collected using partographs and observation sheets. Data analysis was univariate and bivariate.Result : The results of the study the average length of labor in the intervention group was 148.6 hours/minute while the average length of labor in the kontrol  group was 170.5 hours/minute. Conclusion There is an effect of nipple stimulation on the duration of active phase I labor in multigravida in the Rawapitu Tulang Bawang Health Center Work Area in 2021 with a p-value = 0.010. Suggestion: It is hoped that for the next pregnancy the patient can use nipple stimulation as an effort to increase contractions. Keywords: first stage of labor, nipple stimulation, and multigravida ABSTRAK Latar Belakang : Persalinan lama adalah persalinan yang berlangsung lebih dari 24 jam pada primigradiva, dan lebih dari 18 jam pada multigradiva, dengan angka kejadian 4,3%. Intervensi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kontraktilitas uterus antara lain dengan stimulasi puting susu.Tujuan : Tujuan penelitian diketahui pengaruh rangsangan puting susu terhadap lamanya persalinan kala I fase aktif pada multigravida di Wilayah Kerja Puskesmas Rawapitu Tulang Bawang tahun 2021.Metode : Penelitian kuantitatif rancangan quasi eksperimen. Populasi ibu bersalin multigravida sebanyak 95 orang dengan sampel sebanyak 30 orang, dimana sebanyak 15 orang diberikan intervensi dan 15 orang sebagai kelompok kontrol. Objek penelitian rangsangan puting susu dan lamanya persalinan kala I fase aktif pada multigravida. Penelitian telah dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Rawapitu Tulang Bawang pada bulan Juni - Juli 2021. Pengumpulan data menggunakan partograf dan lembar observasi. Analisis data secara univariat dan bivariat.Hasil : Hasil penelitian rata-rata lamanya persalinan kelompok intervensi adalah 138,6 menit sedangkan rata-rata lamanya persalinan kelompok kontrol adalah 156,6 menit.Kesimpulan Ada pengaruh rangsangan puting susu terhadap lamanya persalinan kala I fase aktif pada multigravida di Wilayah Kerja Puskesmas Rawapitu Tulang Bawang tahun 2021 dengan nilai p-value = 0,000. Saran : Diharapkan puskesmas menerapkan asuhan sayang ibu dengan membuat standar prosedur operational (SPO) rangsangan putting susu menjadi SPO tetap di wilayah kerja Puskesmas. Kata Kunci : rangsangan puting susu, persalinan kala I fase aktif, multigravida
Pemberian Inhalasi Aromatherapy Lavender Mempengaruhi Nyeri Menstruasi Pada Remaja Putri Irlinia, Rantika Resti; Susilawati, Susilawati; Astriana, Astriana; Evrianasari, Nita
MIDWIFERY JOURNAL Vol 2, No 1 (2022): Volume 2 nomor 1, Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v2i1.6478

Abstract

Background Menstrual pain is a medical condition that occurs during menstruation which causes pain in the abdomen and back that can bother daily activities, and it needs treatment. Lavender contains of antispasmodic and antivirus. Its nature is warm; pleasant oils that can reduce nervousness, anxiety, as well as lifting depression. Lavender includes very mild emmenagogue (smooth menstruation), chest tightness, pain after giving birth, vaginal discharge, periods during illness, pre-menstrual syndrome. Based on the results of a pre-survey which conducted in March 2019 at SMAN 14 Bandar Lampung, 36 adolescent girls experienced dysmenorrhea during menstruation. The purpose of this study is to know the Effect of Lavender Aromatherapy Inhalation on Menstrual Pain of Adolescent Girls at SMAN 14 Bandar Lampung in 2019.Methods This is quantitative research with pre-experimental method and one group pretest-posttes design approach. The population of this research are all adolescent girls in SMAN 14 Bandar Lampung. 43 adolescent girls who experience menstruation, but only 36 adolescent girls who meet the inclusion criteria are used as the sample of this research. In determining the sample, the researcher use purposive sampling. Then,  T-test is used to analyze the data.Results showed that the average menstrual pain before the intervention was 5.44, the average menstrual pain after the intervention was 2.97.Conclusion  the significance value was obtained p value 0,000 <(0.05). It means that there is an Effect of Lavender Aromatherapy Inhalation on Menstrual Pain of Adolescent Girls at SMAN 14 Bandar Lampung in 2019.Suggestion It is recommended for health workers, especially midwives to provide lavender aromatherapy as an alternative for easing adolescent girls' menstrual pain..Keywords: Menstrual Pain, Lavender Aromatherapy ABSTRAK Latar Belakang Nyeri menstruasi adalah kondisi medis yang terjadi pada saat haid atau menstruasi yang ditandai dengan nyeri atau rasa sakit di daerah perut dan panggung yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan memerlukan pengobatan. Kandungan lavender yaitu antispasmodic, antivirus, dan Sifat lavender termasuk hangat, minyak yang menyenangkan yang mampu mengurangi kegugupan, kecemasan, sekaligus mengangkat depresi. Lavender termasuk emmenagogue sangat ringan (melancarkan menstruasi), dada sesak, sakit setalah melahirkan, keputihan, periode selama sakit, sindrom pra-mentruasi. Berdasarkan hasil pre-survey yang dilakukan pada bulan Maret 2019 di SMAN 14 Bandar Lampung didapatkan 36 remaja putri mengalami disminorea pada saat menstruasi.Tujuan dari penelitian ini diketahui Pengaruh Pemberian Inhalasi Aromatherapy Lavender Terhadap Nyeri Menstruasi Pada Remaja Putri di SMAN 14 Bandar Lampung  Tahun 2019.Metode Jenis penelitian kuantitatif, dengan rancangan penelitian metode pre eksperimen dengan menggunakan pendekatan one group pretest-posttes design. Populasi seluruh remaja putri di SMAN 14 Bandar Lampung sebanyak 43 remaja putri yang mengalami menstruasi, sample 36 remaja putri yang memenuhi kriteria inklusi.teknik pengambilan sampel purposive sampling, analisa data menggunakan uji T-Test.Hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata nyeri menstruasi sebelum intervensi sebesar 5.44, rata-rata nyeri menstruasi sesudah diberikan intervensi sebesar 2,97, dan nilai signifikansinya didapatkan p value 0,000< a (0,05)Kesimpulan ada Pengaruh Pemberian Inhalasi Aromatherapy Lavender Terhadap Nyeri Menstruasi Pada Remaja Putri di SMAN 14 Bandar Lampung Tahun 2019.Saran bagi tenaga kesehatan khususnya bidan agar memberikan aromaterapi lavender sebagai salah satu alternative untuk penurunan nyeri menstruasi pada remaja putri.                                                                        Kata Kunci : Nyeri Menstruasi, Aromaterapi Lavender  
Pengaruh Kompres Hangat Dengan Penurunan Keluhan Nyeri Pinggang Ibu Hamil TM III Wulandari, Dianisa Retno; Astriana, Astriana; Yantina, Yuli; Lathifah, Neneng Siti
MIDWIFERY JOURNAL Vol 5, No 1 (2025): Volume 5, Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v5i1.20043

Abstract

In the adaptation process, it is not uncommon for mothers to experience discomfort even though it is physiological but still needs to be given a prevention and treatment. Some of the discomforts in the second and third trimesters include frequent urination 50%, vaginal discharge 15%, constipation 40%, flatulence 30%, leg swelling 20%, leg cramps 10%, headache 20%, striae gravidarum 50%, hemorrhoids 60%, 60% shortness of breath and 70% back pain (Astuti, 2009; Ni'amah, 2020). The purpose of the study was to know the effect of warm compresses on reducing low back pain complaints of pregnant women TM III in the Tanjung Bintang Health Center Work Area in 2021.This type of research is quantitative, pre-experimental method with a one group pretest – posttest design approach. The population in this study were pregnant women TM III working area of Tanjung Bintang Public Health Center, 52 people, total sampling technique, data analysis using univariate, and bivariate using dependent t-test experiment.The average low back pain of pregnant women TM III before being given warm compresses in the Tanjung Bintang Health Center Work Area in 2021 for 52 respondents, with a mean of 5.60 standard deviations of 1.159 standard errors of 0.161 and a min-max value of 4-8. The average low back pain for pregnant women TM III after being given warm compresses in the Tanjung Bintang Public Health Center in 2021 for 52 respondents, with a mean of 2.75 standard deviations of 1.186 standard errors of 0.164 and a min-max value of 0-6. The results of the statistical test using the dependent test obtained a p-value of 0.000 (0.05<0.05) which means that there is an effect of warm compresses on reducing low back pain complaints of pregnant women TM III in the Tanjung Bintang Health Center Work Area in 2021. in TM III pregnant women who experience low back pain. Keywords : Warm Compress, Back Pain, Pregnant Women  ABSTRAK Dalam proses adaptasi tidak jarang ibu akan mengalami ketidaknyamanan meskipun hal itu adalah fisiologis namun tetap perlu diberikan suatu pencegahan dan perawatan. Beberapa ketidaknyamanan trimester II dan III diantaranya sering buang air kecil 50%, keputihan 15 %, konstipasi 40%, perut kembung 30%, bengkak pada kaki 20%, kram pada kaki 10%, sakit kepala 20%, striae gravidarum 50%, hemoroid 60%, sesak nafas 60% dan sakit pinggang 70% (Astuti, 2009; Ni’amah, 2020). Tujuan penelitian diketahui pengaruh kompres hangat dengan penurunan keluhan nyeri pinggang ibu hamil TM III di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Bintang Tahun 2021.Jenis penelitian kuantitatif,  metode pra eksperimen dengan pendekatan one group pretest – posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil TM III Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Bintang, sebanyak 52 orang, teknik sampling total sampling, analisa data menggunakan univariat, dan bivariat menggunakan uji eksperimen t-tes dependen.Rata-rata nyeri pinggang ibu hamil TM III sebelum diberi kompres hangat di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Bintang Tahun 2021 terhadap 52 responden, dengan mean 5,60 standar deviasi 1,159 standar eror 0,161 dan nilai min-max 4-8. Rata-rata nyeri pinggang ibu hamil TM III sesudah diberi kompres hangat di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Bintang Tahun 2021 terhadap 52 responden, dengan mean 2,75 standar deviasi 1,186 standar eror 0,164 dan nilai min-max 0-6. Hasil uji statistik menggunakan tes-dependen didapat nilai p-value 0.000 (α<0.05) yang artinya terdapat pengaruh kompres hangat dengan penurunan keluhan nyeri pinggang ibu hamil TM III di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Bintang Tahun 2021. Dapat diaplikasikan sebagai pertimbangan secara rasional untuk pendekatan pada ibu hamil TM III yang mengalami nyeri pinggang. Kata Kunci : Kompres Hangat, Nyeri Pinggang, Ibu Hamil  
Prenatal Yoga Mempengaruhi Kualitas Tidur Ibu Hamil Aulya, Shaqilla Ikhfa; Yantina, Yuli; Astriana, Astriana
MIDWIFERY JOURNAL Vol 4, No 3 (2024): Volume 4, Nomor 3 September 2024
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v4i3.17507

Abstract

The decrease of sleeping quality on pregnant women may cause an absence of detoxification in the body at nights. Most pregnant women experienced sleeping difficulty and there were only few women, 1.9%, who was not awake at night during their the third trimester. One of therapies to reduce the sleeping difficulty is yoga. This study was to identify the effect of prenatal yoga on sleeping quality of pregnant women at Krakatau Clinic of Kemiling of Bandar Lampung in 2020.  This was a quantitative study with quasi experiment approach. The population comprised the whole pregnant women registered at the clinic. The population was 26 pregnant women. The sampling technique was total population. The samples were divided into two groups. The data collection technique was conducted through questionnaires. The research was conducted in July 2020. The analysis was through univariate and bivariate (T-Test).  The result indicated that the mean of sleeping quality of trimester III pregnant women before the intervention was 9.69 and after the intervention was 5.77. On the other side, the mean of sleeping quality on trimester III pregnant women on the first measurement was 9.54 and 8.08 on the second measurement. There was effect of prenatal yoga on sleeping quality of pregnant women at Krakatau Clinic of Kemiling of Bandar Lampung in 2020 (p value 0.000 < α = 0.05) as indication of sleeping quality improvement 3.923. The women are suggested to do prenatal yoga based on the training session. The midwives are suggested to give information on the yoga technique to gain better sleeping quality. Keywords         : prenatal yoga, sleeping quality, pregnancy ABSTRAKPenurunan kualitas tidur pada wanita hamil, mengakibatkan  tidak terjadinya proses detoksifikasi organ-organ tubuh, terutama pada malam hari. Tujuan Sebagian besar wanita hamil mengalami gangguan tidur dan hanya 1,9% saja wanita yang tidak terbangun pada malam hari selama kehamilan trimester ketiga, slah satu terapi yang dapat dilakuka untuk mengurangi gangguan tidur adalah dengan yoga. Diketahui pengaruh prenatal Yoga terhadap kualitas tidur ibu hamil di Klinik Krakatau Kemiling Bandar Lampung tahun 2020.Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasy eksperimen.  populasi seluruh ibu hamil. Jumlah populasi sebanyak 26 ibu, jumlah sampel sebanyak 26, tehnik sampel secara total populasi, dibagi menjadi 2 kelompok. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner. Penelitian telah dilaksanakan bulan Juli tahun 2020. Analisa data secara univariat dan bivariat (uji t).Hasil penelitian diketahui mean kualitas tidur pada ibu TM III sebelum pemberian intervensi dengan skor 9,69 dan sesudah intervensi prenatal yoga dengan skor 5,77.  Diketahui mean kualitas tidur pada ibu TM III sebelum pemberian intervensi 9,54 dengan kualitas tidur minimal 7 dan maximal 13. dan sesudah intervensi prenatal yoga sebesar 8,08 dengan kualitas tidur minimal 6 dan maximal 12.  Ada Pengaruh prenatal Yoga terhadap kualitas tidur ibu hamil di Klinik Krakatau Kemiling Bandar Lampung tahun 2020. (p-value 0,000 < α = 0,05) peningkatan kualitas tidur yang lebih baik yaitu sebesar 3,923. Saran ibu hamil melakukan senam yoga sesuai anjuran dan pembuatan SOP di klinik serta Memberi informasi kepada ibu tentang teknik peningkatan kualitas tidur dengan  senam yoga  Kata Kunci : Prenatal yoga, kualitas tidur, kehamilan